MODUL 3 PHP. (String, File, Upload)

dokumen-dokumen yang mirip
Membuka dan Menutup File


MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

PEMOGRAMAN WEB II MODUL. Oleh: CHALIFA CHAZAR MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG

File dan Direktori PHP. Pemrograman Internet

Pendahuluan Anda akan mempelajari operator untuk menggabungkan string dan fungsi - fungsi untuk memanipulasi string.

MODUL 8.1 WEB PROGRAMMING : PHP 4

MODUL 1 HTML. (HyperText Mark-Up Language)

1. Percobaan 1 2. Percobaan 2

Fungsi-fungsi String di PHP

MODUL 3 HTML. (HyperText Mark-Up Language) Sub : Tabel & Form

Pertemuan 7 File dan Direktori

MODUL 1 PHP. (Variabel, Tipe Data, Operator)

A. Tujuan B. Dasar Teori 1. Pemrosesan Form 2. Konsep Penggunaan Tag <form> pada HTML

MODUL 5 JAVA SCRIPT. Sub : PENGENALAN

Web Programming. Pengenalan PHP

Pemrograman PHP Lanjut. Ahmad Zainudin, S.ST Pemrograman Internet

STRUKTUR DASAR PHP ASUMSI 02/10/2014

Pengenalan Perancangan Web 2017

DAY 11 OPERASI STRING LAPORAN RESMI. Day 11 Operasi String. Dini Yuniasri D4 Teknik Informatika B

Pemrograman Web Week 2. Team Teaching

MODUL 4 PHP PART 1 (PENGENALAN PHP + VARIABEL)

Chapter 2. Tipe Data dan Variabel

PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:

PHP File Upload.

LAPORAN RESMI PEMROGRAMAN WEB

MODUL 2 INTERNET PROGRAMMING : PHP (2)

LAPORAN RESMI PEMROGRAMAN WEB

PERTEMUAN KE 1 PENGENALAN DASAR PHP

PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR)

Modul 5. Membuat Formulir Pada Template. Disusun oleh. Sri Siska Wirdaniyati JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

Fungsi. Tujuan Intruksional. Function 10/1/2015. Fungsi untuk string. Memahami cara membuat dan pemafaatan fungsi. Sesi 4

BAB 5 MEMAHAMI METHOD GET DAN POST PADA PHP

PERTEMUAN 2 PEMROGRAMAN WEB LANJUT- Pokok Bahasan :

MODUL 2 Review Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017

Formulir. Menyisipkan / membuat formulir, lakukan salah satu cara berikut : Insert Forms Insert Bar, pilih kategori Forms

Perangkat Lunak Pengembangan Web

Pertemuan 2. Muhadi Hariyanto

2. DASAR TEORI 2.1 PHP5

Modul 1. Variabel dan String

DASAR DASAR PHP. Purnomo Saputro. ABSTRAK

HTML (HyperText Markup Language)

Form Mampu membuat form dan dan mengirim data ke halaman lain Pengaturan Validasi dan keamanan form. Sesi 5

PERTEMUAN 13. PHP (Array, File Handling)

1. Praktikan mampu mendeskripsikan cara pengiriman data ke server melalui form. 3. Praktikan mengetahui Control Text dan penggunaannya pada form

Kholid Fathoni EEPIS ITS Surabaya

Variabel dan Tipe data Javascript

Fungsi fungsi tambahan dalam PHP Session dan Cookie

Pengenalan PHP Contoh penulisan file PHP :

Tag dasar yang akan kita gunakan untuk membuat form di HTML adalah tag form, input, textarea, select dan option.

Modul Praktikum Desain Web 2015

MODUL. Variabel. Workshop Programming

MODUL 10 PENGENALAN PHP. (Variabel, Operator, struktur control)

Pemrograman Web Berbasis Framework. Pertemuan 8 : Penanganan File dan Image. Hasanuddin, S.T., M.Cs. Prodi Teknik Informatika UAD

Laporan Resmi Pemrograman Web Day 11

MODUL 1 INTERNET PROGRAMMING : PHP 1

MODUL 2 PHP INTRO PHP INTRO

Laporan Bengkel Web II Modul 5

Kapita Selekta (KBKI82127, 2 sks) Materi : Penanganan Form

Laporan Bengkel Web II Modul 6

Form identik dengan formulir

Desain Web. MODUL 2 Desain Form

Atribut ACTION tempat menspesifikasikan URL yang akan digunakan sebagai pemroses field input form.

Pertemuan 07 Struktur Dasar PHP

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Web I (HTML Lanjut) Oleh: Devie Rosa Anamisa

BAB VII DASAR-DASAR PHP

Modul 1 Pengenalan PHP

Pengenalan Script. Definisi HTML

Bab 2 Struktur Dasar PHP

BAB 4 Array dan Function

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

DASAR PHP. Oleh : Devie Rosa Anamisa

Dasar-dasar Web dan HTML Minggu I. Pemrograman Web - Rosa Ariani Sukamto

JAVA BASIC PROGRAMMING Joobshet

[FORM AND FRAME] PEMROGRAMAN WEB MODUL [ O L E H : Y U N I T A P R A S T Y N I N G S I H, S. K O M ]

HTML (HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE)

PHP Programing. M.M. Ubaidillah. Dasar-dasar PHP. merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.

FUNGSI STANDAR. Dalam pemrograman, termasuk pembuatan web, string merupakan tipe data yang kerap kali dijumpai dalam berbagai kasus.

Pengantar Common Gateway Interface (CGI) dan Perl. - Konsep CGI dan Perl - Lingkungan variabel di Perl - Metode POST dan GET

JavaScript. Pemrograman Web 1. Genap

MODUL 8 WEB PROGRAMMING : PHP 3

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Instalasi XAMPP (Server)

Pengenalan JavaScript

1. #**# merupakan karakter yang terdapat pada type data a. text b. password c. radio d. submit e. file jawaban : b

Pertemuan Ke-5 Client Side Scripting (JavaScript) S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1

Pertemuan 10. PHP (Personal Home Page)

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Syntax HTML. Biasanya digunakan untuk menulis komentar, tidak akan timbul dihalaman web.

Pengertian Situs / Web

Mengelola isi halaman web. Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency

Pemrograman Web (Pertemuan 2) By. Rita Wiryasaputra

Internet Programming Muhammad Zen S. Hadi, ST. MSc.

MODUL 7 WEB PROGRAMMING : PHP (2)

MODUL IX FORM. 9.1 Pendahuluan

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Web Programming (WP) Step 2 [ HTML & PHP BASIC]

Transkripsi:

MODUL 3 PHP (String, File, Upload) Laboratorium Komputer STIMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang 2016

Pertemuan 3 3.1 Tujuan : 1. Mahasiswa dapat memahami dan mengenai String, file dan upload 2. Mahasiswa dapat mengaplikasikan penggunaan String, menggunakan dan melakukan upload 3.2 Materi : 1. Menggunakan String 2. Menggunakan File 3. Upload file 3.3 Menggunakan String Dalam kasus pemrograman string banyak ditemui. Oleh karena itu pengetahuan tentang string sangat diperlukan. Untuk itu PHP menyediakan kebutuhan kebutuhan yang berkaitan dengan string. 1. Menentukan format string PHP menyediakan dua buah fungsi untuk melakukan formatting string yaitu printf() dan sprintf(). Dengan fungsi tersebut anda bisa menampilkan data dengan format format tertentu, yang dianggap sebagai parameter di dalam string. php printf("bilangan bulat : %d<br />", 4); printf("bilangan I : %d, Bilangan II : %d <br />", 4, 7); printf("bilangan riil : %f<br />", 53.26); printf("string : %s<br />", "contohnya ini"); printf("oktal : %o<br />", 16); printf("heksadesimal : %x<br />", 16); printf("heksadesimal : %X<br />", 16); Ketika string diatas ditampilkan ke halaman web, %d akan diganti dengan bilangan 4. %d merupakan format untuk menampilkan bilangan bulat (integer). Format Keterangan %b Menampilakn bilangan integer dalam bentuk biner %c Menampilkan bilangan integer yang disamakan dengan kode ASCII %f Menampilkan bilangan floating point %o Menampilkan bilangan dalam bentuk octal %s Menampilkan String %x Menampilkan bilangan dalam bentuk heksadesimal menggunakan huruf kecil

%X Menampilkan bilangan dalam bentuk heksadesimal menggunakan huruf besar Tabel 3.1 Format String. Sumber : Modul Pemrograman Web (budi, 171:2010) 2. Memperoleh panjang string Panjang suatu string adalah jumlah karakter yang menyusun string. Kita dapat memperoleh panjang string menggunakan fungsi strlen(). php $str1 = "modul praktikum pemasaran berbasis web"; $str2 = "PHP"; echo "\$str1 : $str1 <br />"; printf ("Panjang string : %d", strlen($str1)); echo "<br /> <br />"; echo "\$str2 : $str2 <br />"; printf ("Panjang string : %d", strlen($str2)); Hasilnya 3. Mencari atau mengambil substring di dalam string Pencarian substring dilakukan menggunakan fungsi strstr(), sedangkan pengambilan substring dari suatu string dilakukan menggunakan fungsi substr(). Fungsi strstr() memiliki dua buah parameter yaitu string sumber dan bag string yang akan dicari. Fungsi substr() mempunyai tiga buah parameter : string sumber, indeks awal substring, dan jumlah karakter yang akan diambil. php $str = "Pemasaran"; echo "\$str: $str<br /> <br />"; echo "<strong>mencari substring:</strong>"; $substr = strstr($str, "saran"); if($substr){ echo "subtring \"saran\" ditemukan dalam \$str". "<br /><br />"; else { echo "subtring \"saran\" ditemukan dalam \$str". "dalam\$str<br /><br />"; echo "<strong> mengambil substring</strong><br />"; echo substr($str,2)."<br />"; echo substr($str,2,7);

4. Menghilangkan spasi pada bagian awal dan akhir string Untung memastikan string yang diproses tidak mengandung white space character di bagian awal atau akhir string, kita dapat menggunakan fungsi ltrim() untuk menghilangkan spasi dibagian awal string. Untuk bagian akhir string menggunakan fungsi rtrim(). Untuk menghilangkan di awal dan diakhir gunakan fungsi trim(). php echo "<strong> menggunakan ltrim():</strong><br />"; $str1 = " modul pemasaran berbasis web"; echo "\$str1 : $str1<br />"; echo "panjang karakter : ". strlen($str1); echo "<br />"; $s1 = ltrim($str1); echo "\$s1: $s1<br />"; echo "panjang karakter:". strlen($s1); echo "<br /><br />"; echo "<strong> menggunakan trim():</strong><br />"; $str2 = " modul pemasaran berbasis web "; echo "\$str2 : $str2<br />"; echo "panjang karakter : ". strlen($str2); echo "<br />"; $s2 = ltrim($str2); echo "\$s2: $s2<br />"; echo "panjang karakter:". strlen($s2); 5. Mengganti huruf kecil menjadi besar dan sebaliknya Fungsi stroupper() berguna untuk menjadikan semua karakter di dalam suatu string menjadi huruf capital. Fungsi strtolower() merupakan fungsi kebalikannya. php $nama = "PeMAsAran berbasis Web"; echo "string:". $nama. "<br />"; echo "strtoupper(): ". strtoupper($nama). "<br />";

echo "strtolower(): ". strtolower($nama). "<br />"; 3.4 Menggunakan File Secara umum bekerja dengan file selalu mempunya pola sebagai berikut : Buka File Proses File Tutup File Proses File, berisi perintah-perintah yang digunakan untuk melakukan proses file. Bisa untuk membaca atau menulis ke dalam file A. Membuka File Sintaks : $openthis=fopen( namafile, mode ); $openthis adalah variable file handle B. Menutup File Sintaks : fclose($openthis); Mode Akses File namakota.txt C. Membaca File Menggunakan fgets Membaca file sebagai baris perbaris string (line per line) yang dibatasi dengan jumlah data byte. Sintaks : $var=fgets($openthis,jumlahdatabytes);

File_teks.php echo "<p align=center><font face=verdana size=4+>"; echo "<b>contoh Penggunaan fgets(); dengan file namakota.txt</b>"; <hr size=1 color=#660099> <font size=2> $filesource="daftarnama.txt"; $openthis=fopen($filesource,"r"); while ($cetak=fgets($openthis,100)) { echo "$cetak<br>"; fclose($openthis); Hasil: Menggunakan fread Pembacaan file dalam mode binary dengan jumlah data yang dibaca per sekali baca adalah jumlahdata. Sintaks : $var=fgets($openthis,jumlahdata); File_teks2.php echo "<p align=center><font face=verdana size=4+>"; echo "<b>contoh Penggunaan fread(); dengan file daftarnama.txt</b>"; <hr size=1 color=#660099> <font size=2> $filesource="namakota.txt"; $openthis=fopen($filesource,"r"); while ($cetak=fread($openthis,20)) { echo "$cetak<br>"; fclose($openthis);

Menggunakan feof Pembacaan file untuk memeriksa apakah data sudah terbaca semua atau belum. Akan mempunyai hasil true jika data sudah terbaca semua sedangkan false jika data belum hapis terbaca. Sintaks : feof($openthis); File_teks3.php echo "<p align=center><font face=verdana size=4+>"; echo "<b>contoh Penggunaan feof(); dengan file namakota.txt</b>"; <hr size=1 color=#660099> <font size=2> $filesource="namakota.txt"; $openthis=fopen($filesource,"r"); while (!feof($openthis)) { $cetak=fgets($openthis,100); echo "$cetak<br>"; fclose($openthis); Menggunakan readfile Membaca seluruh file dan langsung dituliskan ke standar output. Hasil pembacaan berupa jumlah byte yang dibaca yang disimpan ke dalam variabel. Sintaks : readfile( namafile ); File_teks4.php echo "<p align=center><font face=verdana size=4+>"; echo "<b>contoh Penggunaan readfile(); dengan file namakota.txt</b>"; <hr size=1 color=#660099> <font size=2> $filesource="namakota.txt";

$openthis=readfile($filesource); echo "$openthis"; Hasil : Menuliskan Data ke dalam File Perlu diperhatikan dalam menuliskan data, anda harus benar-benar teliti dalam memasukkan mode saat membuka file (pada perintah fopen( namafile, mode );) karena apabila teradi kesalahan maka bisa-bisa data malah akan terhapus. Sintaks : fputs($openthis, data yang akan diisi ); File_teks5.php //Menuliskan Data $filename="namakota.txt"; $openthis=fopen($filename,"w"); $data="ini data yang sudah di masukkan"; fputs($openthis,$data); fclose($openthis); //Membaca Data $filename="namakota.txt"; $openthis=fopen($filename,"r"); $isi=fread($openthis,500); echo "Data Berhasil di masukkan ke dalam file $filename<br>"; echo "Date tersebut adalah : "; echo "$isi"; fclose($openthis); Pemeriksaan File Hal ini digunakan untuk melihat apakah file sudah diproses atau belum Sintaks : $hasil=file_exists( namafile ); File_teks6.php $file1="data1.txt"; $file2="data2.txt"; if (file_exists($file1)) { echo "$file1 sudah ada<p>"; else { echo "$file1 Belum Ada<p>";

if (file_exists($file2)) { echo "$file1 sudah ada<p>"; else { echo "$file2 Belum Ada<p>"; Hasil: 3.5 Melakukan Upload File Upload file adalah menyalin file dari direktori local ke computer server. Tipe File dalam tag <input> Untuk melakukan upload file, kita perlu menggunakan elemen control khusus. Elemen control ini sebenarnya hampir sama seperti elemen TEXT FIELD, hanya saja disebelah kananya terdapat tombol BROWSE yang digunakan untuk menentukan lokasi file yang akan di-upload. Elemen control ini dbuat menggunakan tag <input>, dengan atribut TYPE diisi dengan nilai FILE. <input type = file name = file_user > Perlu diperhatikan bahwa sebelum membuat control diatas, anda perlu membuat elemen HIDDEN CONTROL terlebih dahulu untuk melewatkan nilai dari MAX_FILE_SIZE. MAX_FILE_SIZE adalah suatu variable yang berfungsi untuk menentukan ukuran file maksimum ( dalam satuan byte) yang diperbolehkan dalam proses upload. <input type = hidden name = MAX_FILE_SIZE value = 500000 > Cara kerja dalam proses upload 1. User mengakses halaman web yang berisi from upload 2. User akan memilih file yang akan di-upload 3. Nama file beserta path lengkapnya akan muncul didalam elemen TEXT FIELD 4. Klik melakukan klik terhadap tombol SUMBIT 5. File akan ditransfer ke web server, lalu file tersebut akan bertempat diderektori temporary 6. Kode PHP yang diisi pada bagian ACTION dari form diatas akan memeriksa apakah file tersebut sudah terkirim ke web server atau belum. Jika sudah kode tersebut akan mengeksekusi perintah copy() untuk memindahkan file dari direktori temporary ke direktori sebenarnya (direktori tujuan upload) yang berada didalam web server. 7. Kode PHP memberikan konfirmasi ke user, apakah file berhasil di upload atau tidak. Menentukan lokasi Upload Dalam belajar Upload ini kita menggunakan computer local untuk membuat contoh contoh program. Maka kita perlu melakukan konfigurasi terhadap file php.ini untuk menentukan lokasi mana yang akan dijadikan sebagai direkroti temporary Langkah langkahnya : 1. Buka file php.ini 2. Cari baris yang berisi kode berikut :

Temporary directory for HTTP uploaded files (will use system default if not ; specified). ; http://php.net/upload-tmp-dir upload_tmp_dir = "C:\xampp\tmp" 3. Ubah direktori "C:\xampp\tmp" ke lokasi yang akan anda inginkan (missal : "D:\tmp") jika tidak maka akan tersimpan ke direktori system. Menyiapkan form untuk proses Upload Pada saat membuat form untuk menangani upload, kita perlu menyertakan ENCTYPE pada tag <form>, dan diisi nilainya multipart/form-data. Nilai tersebut menandakan bahwa yang akan dikirim ke server bukan hanya teks yang tertulis tetapi juga isi filenya. <html> <head> <title> form upload</title> </head> <body> <h2> form untuk upload</h2> <ol> <li> Tulis nama file yang akan diupload atau gunakan tombol BROWSE</li> <li> ketika selesai, kilk tombol <strong> Upload File</strong></li> </ol> <hr /> <div align = "center"> <form action = "uploadfile.php" method = "post" enctype = "multipart/formdata"> <input type = "hidden" name = "MAX_FILE_SIZE" value = "500000"><br /> <input type = "file" name = "file_user" size = "60"><br /><br /> <input type = "submit" value = "upload file"> </form> <div> </body> <html> Kode PHP Untuk Proses Upload Setelah form Upload disediakan selanjutnya membuat skrip untuk menjalankan prosesnya. Pada form action menunjuk ke uploadfile.php maka kita akan membuat file tersebut. php $file_user = $_FILES['file_user']['tmp_name']; $namafile = $_FILES['file_user']['name']; $tujuan = "C:\xampp\tmp". $namafile; if ($file_user!= "none") { copy($file_user, $tujuan); echo "<h3> proses upload telah dilakukan</h3>";

echo "\$file_user : $file_user <br />"; echo "\$tujuan : $tujuan "; else { echo "<h3>upload error!</h3>"; echo "anda belum memiliki file untuk diupload"; Melakukan Upload beberapa file sekaligus Setelah anda paham dengan konsep melakukan proses upload, disini anda akan diajak mengembangkan single upload menjadi multi upload dalam satu kali tekan tombol submit. 3.6 Tugas Buatlah sebuah form Data Diri dengan desain anda atau minimal seperti gambar dibawah Ini Kemudian setelah dientrikan datanya maka muncul jumlah karakter nama yang anda entrikan dan nama file yang anda akan upload.