PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

dokumen-dokumen yang mirip
PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA PURWOKERTO

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI


PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI SUKOHARJO BULAN DESEMBER 2015 INFLASI 0,96 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA PURWOKERTO

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ INFLASI DI KOTA SRAGEN Bulan Januari 2017 Inflasi 1,10 persen

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA PURWOKERTO

Pada bulan Agustus Perkembangan harga berbagai komoditas sangat bervariasi. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Magelang, pada bulan Agustus te

http.//sragenkab.bps.go.id

Pada bulan Maret 2016 Perkembangan harga berbagai komoditas sangat bervariatif. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Magelang, pada bulan Maret

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA PURWOKERTO

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI KOTA PURWODADI AGUSTUS 2016 DEFLASI 0,54 PERSEN

BPS KABUPATEN PEMALANG

BPS KABUPATEN PEMALANG

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA PURWOKERTO

BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN MAGELANG

BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG

BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN PROVINSI RIAU

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

http.//sragenkab.bps.go.id

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA KEBUMEN BULAN MARET 2017 DEFLASI 0,10 PERSEN

BERITA RESMI STATISTIK

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI


PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI KOTA PURWODADI SEPTEMBER 2016 INFLASI 0,04 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN OKTOBER 2011 KOTA PEKANBARU MENGALAMI INFLASI 0,54 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI KOTA PURWODADI APRIL 2016 DEFLASI 0,40 PERSEN

Pada bulan Perkembangan harga berbagai komoditas bervariatif. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Magelang, pada bulan terjadi deflasi sebesar

Inflasi tingkat Nasional sebesar 0,39 persen dengan inflasi tahun kalender 1,67 persen, dan inflasi year on year

BPS KOTA TEGAL PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA TEGAL BULAN FEBRUARI 2017 INFLASI 0,32 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI SUKOHARJO BULAN JUNI 2015 INFLASI 0,46 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA PURWOKERTO

BERITA RESMI STATISTIK

No. 01/3307/2017, 9 Mei 2017

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN MEI 2007 INFLASI SEBESAR 0,07 PERSEN


PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ INFLASI

Transkripsi:

No. 01/07/72/Th. XIV, 01 Juli 2011 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JUNI 2011 INFLASI SEBESAR 0,21 PERSEN Pada bulan Juni 2011 di Kota Palu terjadi inflasi sebesar 0,21 persen, dengan indeks dari 130,72 pada Mei 2011 menjadi 130,99 pada Juni 2011. Dari 66 kota, tercatat 65 Kota mengalami inflasi dan 1 Kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ambon 3,76 persen dan terendah terjadi di Padang Sidempuan 0,04 persen. Sementara satu-satunya Kota yang mengalami deflasi adalah Tanjung Pinang -0,57 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks hampir pada semua kelompok pengeluaran, seperti: Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,30 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,02 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,80 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 1,57 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,40 persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,09 persen. Sedangkan Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau mengalami penurunan indeks sebesar -0,11 persen. Laju inflasi tahun kalender (Juni 2011) sebesar 1,78 persen, sementara laju inflasi year on year (Juni 2011 terhadap Juni 2010) sebesar 7,20 persen. Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Juni 2011 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS pada bulan Juni 2011 terjadi inflasi sebesar 0,21 persen, dengan indeks dari 130,72 pada Mei 2011 menjadi 130,99 pada Juni 2011. Laju inflasi tahun kalender (Juni 2011) sebesar 1,78 persen, sementara laju inflasi year on year (Juni 2011 terhadap Juni 2010) sebesar 7,20 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks hampir pada semua kelompok pengeluaran, seperti: Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,30 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,02 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,80 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 1,57 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,40 persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,09 persen. Sedangkan Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau mengalami penurunan indeks sebesar -0,11 persen. 1

Tabel 1 Inflasi Juni 2011, Tahun Kalender 2011, dan Year on Year Juni 2011 di Kota Palu menurut Kelompok Pengeluaran (2007 = 100) IHK IHK IH K IH K Inflasi Laju Inflasi Inflasi Kelom pok Pe ngelua ran Jun i 2010 D es 2010 M ei 2 011 Juni 201 1 bulan Juni ta hun Kal end er T ahun ke tahun 2011 *) 2011 **) ***) [1] [2] [3] [4 ] [ 5] [ 6] [7] [8 ] U m u m 122,1 9 128,70 130,72 130, 99 0,21 1,78 7,20 1 B ahan Makanan 143,9 8 156,68 151,72 152, 17 0,30-2,88 5,69 2 M akanan Jadi, minuman, Rokok dan Temba kau 3 P erumaha n, Air, Listrik, Gas dan B ahan bakar 132,9 0 139,05 148,72 148, 56-0,11 6,84 11,78 116,8 3 123,28 127,71 127, 73 0,02 3,61 9,33 4 S andang 117,5 5 119,71 120,29 121, 25 0,80 1,29 3,15 5 K ese hatan 115,3 9 116,05 116,05 117, 87 1,57 1,57 2,15 6 P endid ikan, Rekreasi, dan Olah raga 119,8 2 129,52 128,95 129, 47 0,40-0,04 8,05 7 Tra nsp or, Kom unikasi, dan Ja sa K euangan 99,5 7 101,75 103,49 103, 58 0,09 1,80 4,03 KET : *) Persentase perubahan IHK bulan Juni 2011 terhadap IHK bulan Mei 2011 **) Persentase perubahan IHK bulan Juni 2011 terhadap IHK bulan Desember 2010 ***) Persentase perubahan IHK bulan Juni 2011 terhadap IHK bulan Juni 2010 Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Kelompok Makanan selama bulan Juni 2011 antara lain: ikan layang, beras, ikan selar, tomat buah, ikan ekor kuning, cumi-cumi, cabe merah, ikan mujair, bawang putih, kacang hijau, bawang merah, ikan baronang, buncis, daun singkong, ikan katamba, telur ayam ras, sawi hijau, kacang tanah, gula merah, terong panjang, kacang merah/joglo, kol putih/kubis, ikan bubara, ikan kembung/gembung, tauge/kecambah, lada/merica, ikan asin belah, ikan kakap merah, susu bubuk, minuman ringan, binte, dan minuman kesegaran. Sementara untuk Kelompok Non Makanan sabun mandi, emas perhiasan, bedak, biaya akademi/perguruan tinggi, pemeliharaan/service, sandal anak, hand body lotion, kemeja pendek katun, sarung katun, pensil hitam, lemari pakaian, sepatu, pembasmi nyamuk spray, pembersih lantai, sabun cair/cuci piring, obat gosok, majalah remaja, pengharum cucian/pelembut, handuk, dan magic com. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga Kelompok Makanan adalah: tepung terigu, susu untuk balita, emping mentah, susu rendah lemak, ikan tongkol, ikan mas, udang basah, daging ayam ras, jeruk nipis/limau, bayam, udang kering (ebi), apel, kentang, labu siam/jipang, kacang panjang, pisang, ikan teri kering, pepaya, minyak goreng, nangka muda, tomat sayur, jagung manis, kangkung, ketimun, minyak kelapa, wortel, kelapa, ikan teri basah, ikan bandeng, cabe rawit, ikan cakalang, dan gula pasir. Sementara untuk Kelompok Non Makanan adalah tas tangan wanita, sabun detergen bubuk, mesin cuci, bensin, dan sepatu. 2

Tabel 2 Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Kota Palu Juni 2011 (persen) Kelompok Pengeluaran Gambar 1 Perkembangan IHK Kota Palu (2007 =100) Juli 2010 - Juni 2011 Andil Inflasi/Deflasi (%) [1] [2] U M U M 0,21 1. Bahan Makanan 0,08 2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau -0,02 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 0,004 4. Sandang 0,05 5. Kesehatan 0,06 6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga 0,02 7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan 0,01 170 160 150 140 130 120 110 100 90 Jul-10 Agust-10 Sep-10 Okt-10 Nop-10 Des-10 Jan-11 Feb-11 Mar-11 Apr-11 Mei-11 Jun-11 Umum Bhn Makanan Makanan Jadi P erumahan Sandang Kesehatan P endidikan Transpor Pada bulan Juni 2011 kelompok-kelompok pengeluaran memberikan andil inflasi/deflasi sebagai berikut: Kelompok Bahan Makanan 0,08 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok Dan Tembakau sebesar -0,02 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 0,004 persen; Kelompok Sandang 0,05 persen; Kelompok Kesehatan 0,06 persen; Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga 0,02 persen dan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0,01 persen. 3

Gambar 2 Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Di Kota Palu Juni 2011 0,50 0,21 0,00 0,08 0,004 0,05 0,06 0,02 0,01-0,02 1 2 3 4 5 6 7-0,50 Umum 1. B hn.makanan 2. Makanan jadi 3. P erumahan 4. Sandang 5. Kesehatan 6. Pendidikan 7. Transpor URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN 1. Bahan Makanan Kelompok Bahan Makanan pada bulan Juni 2011 mengalami perubahan indeks sebesar 0,30 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 151,72 pada Mei 2011 menjadi 152,17 pada Juni 2011. Dari 11 sub kelompok dalam Kelompok Bahan Makanan, 5 sub kelompok mengalami kenaikan indeks dan 6 sub kelompok mengalami penurunan indeks. Perubahan masing-masing sub kelompok adalah: Subkelompok Padi-padian, Umbi-umbian, dan Hasilnya 1,12 persen, Subkelompok Daging dan Hasil-hasilnya -0,09 persen, Subkelompok Ikan Segar 2,09 persen, Subkelompok Ikan Diawetkan -3,07 persen, Subkelompok Telur, Susu, dan Hasilnya 0,26 persen, Subkelompok Sayur-sayuran -4,69 persen, Subkelompok Kacang-kacangan 1,47 persen, Subkelompok Buah-buahan 3,88 persen, Subkelompok Bumbu-bumbuan -1,02 persen, Subkelompok Lemak dan Minyak -2,20 persen, dan Subkelompok Bahan Makanan Lainnya -0,39 persen. Kelompok Bahan Makanan pada Juni 2011 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,08 persen. Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi antara lain: ikan layang, beras, ikan selar, tomat buah, ikan ekor kuning, cumi-cumi, cabe merah, ikan mujair, bawang putih, kacang hijau, bawang merah, ikan baronang, buncis, daun singkong, ikan katamba, telur ayam ras, sawi hijau, kacang tanah, gula merah, terong panjang, kacang merah/joglo, kol putih/kubis, ikan bubara, ikan 4

kembung/gembung, tauge/kecambah, lada/merica, ikan asin belah, ikan kakap merah, dan susu bubuk. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi antara lain: tepung terigu, susu untuk balita, emping mentah, susu rendah lemak, ikan tongkol, ikan mas, udang basah, daging ayam ras, jeruk nipis/limau, bayam, udang kering (ebi), apel, kentang, labu siam/jipang, kacang panjang, pisang, ikan teri kering, pepaya, minyak goreng, nangka muda, tomat sayur, jagung manis, kangkung, ketimun, minyak kelapa, wortel, kelapa, ikan teri basah, ikan bandeng, cabe rawit, dan ikan cakalang. 2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau pada Juni 2011 mengalami perubahan indeks sebesar -0,11 persen atau terjadi penurunan indeks dari 148,72 pada Mei 2011 menjadi 148,56 pada Juni 2011. Dari 3 sub kelompok dalam kelompok ini, 1 sub kelompok mengalami kenaikan indeks, 1 sub kelompok mengalami penurunan indeks, dan 1 sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks. Perubahan masing-masing sub kelompok adalah: Subkelompok Makanan Jadi 0,06 persen, Subkelompok Minuman Yang Tidak Beralkohol -0,83 persen, dan Subkelompok Tembakau Dan Minuman Beralkohol 0,00 persen. Kelompok ini pada Juni 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan deflasi sebesar -0,02 persen. Komoditi yang menyumbangkan deflasi adalah gula pasir, sementara penyumbang inflasi minuman ringan, binte, dan minuman kesegaran. 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar pada Juni 2011 mengalami perubahan indeks sebesar 0,02 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 127,71 pada bulan Mei 2011 menjadi 127,73 pada Juni 2011. Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini, 2 sub kelompok mengalami kenaikan indeks dan 2 sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks. Perubahan masing-masing sub kelompok adalah: Subkelompok Biaya Tempat tinggal 0,00 persen, Subkelompok Bahan Bakar, Penerangan dan Air 0,00 persen, Subkelompok Perlengkapan Rumah Tangga 0,05 persen, dan Subkelompok Penyelenggaraan Rumahtangga 0,11 persen. Pada Juni 2011 kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,004 persen. Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi adalah komoditi lemari pakaian, pembasmi nyamuk spray, pembersih lantai, sabun cair/cuci piring, pengharum cucian/pelembut, dan magic com. Sementara penyumbang deflasi adalah sabun detergen bubuk dan mesin cuci. 5

4. S a n d a n g Kelompok Sandang pada Juni 2011 mengalami perubahan indeks sebesar 0,80 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 120,29 pada Mei 2011 menjadi 121,25 pada Juni 2011. Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini, semua sub kelompok mengalami kenaikan indeks. Perubahan masing-masing sub kelompok adalah: Subkelompok Sandang Laki-Laki 0,38 persen, Subkelompok Sandang Wanita 0,10 persen, Subkelompok Sandang Anak-Anak 0,77 persen, dan Subkelompok Barang Pribadi dan Sandang Lain 2,45 persen. Kelompok ini pada Juni 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,05 persen. Inflasi disumbangkan oleh komoditi emas perhiasan, sandal anak, kemeja pendek katun, sarung katun, sepatu wanita, dan handuk. Sementara penyumbang deflasi tas tangan wanita dan sepatu anak. 5. K e s e h a t a n Kelompok Kesehatan pada Juni 2011 mengalami perubahan indeks sebesar 1,57 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 116,05 pada Mei 2011 menjadi 117,87 pada Juni 2011. Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini, 2 sub kelompok mengalami kenaikan indeks dan 2 sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks. Perubahan masing-masing sub kelompok adalah: Subkelompok Jasa Kesehatan 0,00 persen, Subkelompok Obat-Obatan 0,10 persen, Subkelompok Jasa Perawatan Jasmani 0,00 persen, dan Subkelompok Perawatan Jasmani Dan Kosmetika 3,29 persen. Kelompok ini pada Juni 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,06 persen. Inflasi disumbangkan oleh komoditi sabun mandi, bedak, hand body lotion, dan obat gosok. Sementara penyumbang deflasi tidak ada. 6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga pada Juni 2011 mengalami perubahan indeks sebesar 0,40 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 128,95 pada Mei 2011 menjadi 129,47 pada Juni 2011. Dari 5 sub kelompok dalam kelompok ini, 3 sub kelompok mengalami penurunan indeks dan 2 sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks. Perubahan masing-masing sub kelompok adalah: Subkelompok Jasa Pendidikan 0,58 persen, Subkelompok Kursus-Kursus/Pelatihan 0,00 persen, Subkelompok Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 0,27 persen, Subkelompok Rekreasi 0,08 persen, dan Subkelompok Olahraga 0,00 persen. Kelompok ini pada Juni 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,02 persen. Komoditi yang menyumbangkan inflasi adalah komoditas biaya akademi/perguruan tinggi, pensil hitam, dan majalah remaja. Sementara penyumbang deflasi tidak ada. 6

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan pada Juni 2011 mengalami perubahan indeks sebesar 0,09 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 103,49 pada Mei 2011 menjadi 103,58 pada Juni 2011. Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini, 1 sub kelompok mengalami kenaikan indeks, 1 sub kelompok mengalami penurunan indeks, dan 2 sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks. Perubahan masing-masing sub kelompok adalah: Subkelompok Transpor -0,01 persen, Subkelompok Komunikasi dan Pengiriman 0,00 persen, Subkelompok Sarana Dan Penunjang Transpor 0,90 persen, dan Subkelompok Jasa Keuangan 0,00 persen. Kelompok ini pada Juni 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,01 persen yang disumbangkan oleh komoditi pemeliharaan/service, sementara penyumbang deflasi adalah bensin. INFLASI TAHUNAN Laju inflasi tahun kalender (Juni 2011) sebesar 1,78 persen, sementara laju inflasi year on year (Juni 2011 terhadap Juni 2010) sebesar 7,20 persen. Tabel 3 Perbandingan Inflasi Bulanan, Tahun kalender, Year on Year Tahun 2009 2011 Inflasi 2009 2010 2011 1. Juni 0,35 0,96 0,21 2. Laju Inflasi Tahun Kalender 1,27 0,18 1,78 3. Laju Inflasi Year on Year 8,25 4,59 7,20 7

Gambar 3 Perbandingan Inflasi Bulanan 2009-2011 1,50 0,50 Januari Februari Maret April Mei Juni -0,50-1,50 200 9 2010 2011 Gambar 4 Perbandingan Laju Inflasi Kalender (Juni to Juni) 2009-2011 3,00 2,00 1,00 0,00 Des-Jan Des-Feb Des-Mar Des-April Des- Mei Des-Juni -1,00 200 9 2010 2011 8

Gambar 5 Perbandingan Laju Inflasi Tahunan (Year On Year) 2009-2011 12,00 10,00 8,00 6,00 4,00 2,00 0,00 Jan-Jan Feb-Feb Mar-Mar April-April Mei-Mei Juni-Juni 2009 Thdp 2008 2010 Thdp 2009 2011 Thdp 2010 PERBANDINGAN NASIONAL DAN ANTAR KOTA DI KAWASAN TIMUR Pada bulan Juni 2011 secara nasional terjadi inflasi sebesar 0,55 persen. Laju inflasi tahun kalender (Juni 2011) sebesar 1,06 persen, sementara laju inflasi year on year (Juni 2011 terhadap Juni 2010) sebesar 5,54 persen. Dari 66 kota, tercatat 65 Kota mengalami inflasi dan 1 Kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ambon 3,76 persen dan terendah terjadi di Padang Sidempuan 0,04 persen. Sementara satu-satunya Kota yang mengalami deflasi adalah Tanjung Pinang -0,57 persen. Pada Kawasan Timur Indonesia, dari 14 Kota tercatat semua Kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ambon 3,76 persen dan terendah terjadi di Manado sebesar 0,07 persen. 9

Tabel 4 Perbandingan Indeks dan Inflasi Juni 2011 Kota-Kota di Kawasan Timur Indonesia (2007=100) K O T A [1] Juni IH K Inflasi (%) Laj u In flasi (%) Y on Y [2] [3] [4] [5] 1 AMBON 133,69 3,76 4,27 10,00 2 SORONG 145,12 2,35 0,27 5,05 3 MANOKWARI 138,51 1,09 0,30 3,81 4 KENDAR I 132,76 0,76 4,04 7,53 5 WAT AM PONE 140,86 0,71 1,96 6,80 6 GORONTALO 128,43 0,60 1,04 7,11 7 JAYAPU RA 125,03 0,60 1,82 3,93 8 TERNATE 129,17 0,59 1,89 6,76 9 MAKASSAR 127,18 0,55 1,40 6,58 1 0 PALOPO 134,64 0,55 1,86 5,11 1 1 MAMUJU 130,74 0,29 2,47 6,18 1 2 PAREPARE 128,39 0,25 0,17 4,84 13 PALU 130,99 0,21 1,78 7,20 1 4 MANAD O 125,09 0,07-0,14 5,15 NA SION AL 10