MATERI 5 Procedure. Pendeklarasian suatu procedure pada program : PROGRAM Judul_Program; PROCEDURE Nama_Prosedur; BEGIN. {Statemen prosedur} END.

dokumen-dokumen yang mirip
PROCEDURE. Bentuk Umum : PROGRAM judul_program ; PROCEDURE judul_prosedur ; Begin Statement prosedur ; End ; Begin Statement program utama ; end.

Sesi/Perkuliahan ke: VI Tujuan Instruksional Khusus : 4. Pokok Bahasan : Deskripsi singkat : Referensi :

PROSEDUR DAN FUNCTION

BAB I TUJUAN DAN LANDASAN TEORI

dengan menyebutkan judul prosedurnya. dalam bentuk prosedur-prosedur. diperlukan.

IT132 Dasar-Dasar Pemrograman. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

Pertemuan 3 Prosedur dan Fungsi

Algoritma Pemrograman

MATERI 4 PENYELEKSIAN KONDISI

Universitas gunadarma. pascal. Bab 4- bab 10. Hana Pertiwi S.T

SUB PROGRAM : PROSEDUR & FUNGSI. Konsep Pemrograman

Subprogram. Definisi

Algoritma Pemrograman

Contoh Prosedur tanpa parameter: uses crt; var i:byte;

PROCEDURE DAN FUNCTION PROCEDURE. Parameter dalam Prosedur: C/: PROGRAM CONTOH_2; VAR p,l,t,vol,panj : real;

Perulangan Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs. Pertemuan 3. Algoritma dan Struktur Data. PT. Elektronika FT UNY

Algoritma Pemrograman

PROCEDURE DAN FUNCTION

Procedure bertujuan untuk membagi-bagi sebuah program menjadi beberapa sub program, sehingga program menjadi lebih sederhana dan efisien.

OPERASI STRING. Delete(var s:string;index:integer;count:integer);

Dasar Komputer & Pemrograman 2A

Procedure. Pertemuan 6 Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma 2015

Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa mampu menjelaskan teknik pemrograman menggunakan Modul.

IT132 Dasar-Dasar Pemrograman. Ramos Somya

Catatan Kuliah PAM 282 Pemrograman Komputer II

Sesi/Perkuliahan ke: VII

Algoritma Pemrograman

POKOK BAHASAN - 2 PEMROGRAMAN MODULAR

Materi ke-4 Praktikum Algoritma dan Pemrograman kelas Matematika PEMROGRAMAN MODULAR

Prosedur merupakan modul program yang mengerjakan instruksi spesifik dan menghasilkan efek netto. Efek netto diketahui dengan membandingkan keadan awa

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PEMROGRAMAN PASCAL * (TK) KODE / SKS: KK /2 SKS

FUNGSI. Blok fungsi juga diawali dengan kata cadangan Begin dan di akhiri dengan kata cadangan End dan titik koma.

ALGORTIMA DAN PEMROGRAMAN

menunjukkan tipe hasil dari fungsi. sqr, succ dan sebagainya. buat sendiri.

BAB V S U B R U T I N STMIK AMIKOM PURWOKERTO

Perulangan. Bentuk Proses. 1. Perulangan For positif contoh 1 : perulangan positif untuk satu statement :

Algoritma Pemrograman

Modul Algoritma dan Pemograman Rismira Andriyani, S.Kom i

MATERI 2 JENIS-JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA

- KONSEP MODULAR Pengertian Konsep Modular memecah program ke dalam modul-modul. Contoh modul yang sering digunakan adalah : Prosedur & Fungsi

Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa mampu menjelaskan teknik pemrograman menggunakan Modul.

PERTEMUAN - 3 PEMROGRAMAN MODULAR

Prosedur dan Fungsi di Turbo Pascal

Algoritma Pemrograman

PROSES PENJUALAN BUKU

Algoritma Pemrograman

Teori Algoritma. Struktur Algoritma

Procedure. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN

SUBPROGRAM (SUBRUTIN)

Algoritma Pemrograman

Pengenalan Pascal. Tujuan Pembelajaran

Algoritma Pemrograman

PEMROGRAMAN DASAR ( PASCAL ) PERTEMUAN I

PROSEDUR DAN FUNGSI. Altien Jonathan Rindengan, S.Si., M.Kom

Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Rahmady Liyantanto. S1 Teknik Informatika-Unijoyo

Struktur Data. Belajar Struktur Data Menggunakan Pascal Pertemuan-5

Algoritma Pemrograman

Bab 12 Prosedure dan Fungsi

STRUKTUR KENDALI. Memanfaatkan struktur kendali untuk kasus komputasi

Scope Variable. Sebuah variabel di dalam sebuah fungsi memiliki jangkauan tertentu. Skop variabel terdiri dari:

Algoritma Pemrograman

ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA 1

Algoritma Pemrograman

ARRAY. Larik / array adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe yang sama.

PRAKTIKUM 8 SUB PROGRAM

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman

I. KATA PENGANTAR. Modul Algoritma Pemrograman. Modul Ke-4 - Hal 1

Function. Pertemuan 7 Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma 2015

STRUKTUR BAHASA PEMROGRAMAN

PROCEDURE DAN FUNCTION PADA ALGORITMA

Algoritma Pemrograman

Dasar Pemrograman TIP FTP UB

I. KATA PENGANTAR. Modul Algoritma Pemrograman. Modul Ke-6 - Hal 21

Memulai Pemrograman Pascal dengan Delphi Console 1. Buka aplikasi delphi 2. Pilih File New Other Console Application

MI1264 DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

III STATEMEN IF KONDISI TUNGGAL DAN GANDA A. IF TUNGGAL. XI_Sem.1 SMA Sedes Sapientiae Bedono

4.1 Struktur Rancangan Puncak-Turun dengan Procedure

Belajar itu, Tidak harus menunggu materi dari guru Inisiatif Mencari itulah BELAJAR.

Algoritma Pemrograman

Procedure. Pertemuan 10 Algoritma Pemrograman

Bab II Algoritma dan logika

Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi

JENIS-JENIS DATA DAN STATEMEN INPUT OUTPUT

Algoritma,Flowchart, Konsep

Indentifier, Keywords, Variable, Tipe Data dan Operator. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

ALGORITMA PERULANGAN

Komentar Program. Komentar program dapat diletakkan dimanapun di dalam program. pembatas (* dan *).

December 11 PROSEDUR AKHMAD BILYYASIF.

Algoritma Pemrograman

PENDAHULUAN. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

Algoritma & Pemrograman #8. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

Program Studi Teknik Mesin S1

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN PASCAL. Fight #1 PENGENALAN PASCAL, VARIABEL, TIPE DAN KONSTANTA.

STACK/TUMPUKAN. R. Denny Ari Wibowo, S.Kom STMIK BINA NUSANTARA JAYA LUBUKLINGGAU

Pertemuan 2 Operasi String

Konsep Dasar Pemrograman Pascal

PRAKTIKUM 4 STATEMENT KENDALI

Transkripsi:

MATERI 5 Procedure Procedure merupakan suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai subprogram (program bagian). Procedure dipanggil dan digunakan di dalam blok program yang lainnya dengan menyebutkan judul procedurenya. Procedure banyak digunakan pada program yang terstruktur, karena : 1. Merupakan penerapan konsep program modular, yaitu memecah-mecah program yang rumit menjadi program-program bagian yang lebih sederhana dalam bentuk prosedur-prosedur. 2. Untuk hal-hal yang sering dilakukan berulang-ulang, cukup dituliskan sekali saja dalam procedure dan dapat dipanggil atau dipergunakan sewaktu-waktu bila diperlukan. Pendeklarasian suatu procedure pada program : PROGRAM Judul_Program; BEGIN END. PROCEDURE Nama_Prosedur; BEGIN END. {Statemen prosedur} {Program Utama} Berikut adalah contoh program sederhana dengan menggunakan procedure : Program Prosedur_1; procedure Writeln ('-----------'); Writeln('PENJUMLAHAN'); R. Denny Ari Wibowo, S.Kom hal. 1

Parameter Dalam Procedure Nilai di dalam suatu modul program Pascal sifatnya adalah lokal, artinya nilai tersebut hanya dapat digunakan pada modul atau unit program yang bersangkutan saja, tidak dapat digunakan pada modul atau unit program yang lainnya. Program Prosedur_2; procedure Writeln ('-----------'); procedure Jumlah; Var X, Y : byte; Write ('Masukkan X = '); Readln(X); Write ('Masukkan Y = '); Readln(Y); Writeln ('Hasil = ', X+Y); Writeln('PENJUMLAHAN'); Jumlah; Pada contoh program diatas, variable X dan Y bersifat variabel lokal, dalam arti kedua variabel tersebut hanya berlaku pada procedure yang bersangkutan, yaitu procedure jumlah. Kedua variabel tersebut tidak dapat digunakan pada procedure lain. atau pada program utama. Pengiriman Parameter Secara Nilai Bila parameter dikirim secara nilai, parameter formal di procedure akan berisi nilai yang dikirimkan, yang kemudian bersifat lokal di procedure. Bila nilai parameter formal di procedure tersebut berubah, tidak akan mempengaruhi nilai parameter nyata (nilai parameter nyata tetap, tidak berubah). Pengiriman secara nilai ini merupakan pengiriman searah, yaitu dari parameter nyata ke parameter formal, yang tidak dikirimkan balik dari parameter formal ke parameter nyata. Parameter-parameter yang digunakan dengan pengiriman secara nilai ini disebut dengan parameter nilai. R. Denny Ari Wibowo, S.Kom hal. 2

Program Prosedur_3; Var X, Y : Real; procedure Writeln ('-----------'); procedure Jumlah(A,B:Integer); Writeln ('Hasil = ', A+B); Writeln('PENJUMLAHAN'); Write ('Masukkan X = '); Readln(X); Write ('Masukkan Y = '); Readln(Y); Jumlah(X,Y); Perhatikan pendeklarasian variabel pada program diatas. Sedikit berbeda dengan program sebelumnya (yang mengenal variabel lokal), pada program ini variabel dideklarasikan pada program utama. Pendeklarasian variabel ini disebut variabel global, dimana variabel ini berlaku pada seluruh bagian program, baik pada procedure maupun program utama itu sendiri. Program Prosedur_4; Var X, Y, Z : Byte; procedure Jumlah(a,b,c:Byte); C := A + B; Writeln ('Nilai A = ', a); Writeln ('Nilai B = ', b); Writeln ('Nilai C = ', c); Y := 3; Z := 0; Jumlah(X,Y,Z); Writeln ('Nilai X = ', x); Writeln ('Nilai Y = ', y); Writeln ('Nilai Z = ', z); R. Denny Ari Wibowo, S.Kom hal. 3

Pengiriman Parameter Secara Acuan Bila parameter dikirim secara acuan, maka perubahan-perubahan yang terjadi pada nilai parameter formal di procedure akan mempengaruhi nilai parameter nyata. Parameter-parameter ini disebut variable parameter serta dideklarasikan di deklarasi procedure dengan menggunakan kata cadangan Var, dengan format berikut : PROCEDURE Nama_Prosedur (Var A, B, C : Integer); Program Prosedur_5; Var X, Y, Z : Integer; procedure Jumlah(var a,b,c:real); A := A + 1; B := B + 1; C := A + B; Writeln ('Nilai A = ', a); Writeln ('Nilai B = ', b); Writeln ('Nilai C = ', c); Y := 3; Jumlah(X,Y,Z); Writeln ('Nilai X = ', x); Writeln ('Nilai Y = ', y); Writeln ('Nilai Z = ', z); Pengiriman Parameter Sebagian Secara Nilai dan Secara Acuan Pengiriman parameter dapat dicampur sebagaian secara nilai dan sebagaian secara acuan dalam suatu procedure. Parameter yang hanya dibutuhkan pada procedure saja dapat dikirim secara nilai dan yang ingin dikirimkan balik dapat dilakukan secara acuan, dengan format sebagai berikut : PROCEDURE Nama_Prosedur (A, B : Integer ; Var C : Integer); Program Prosedur_6; Var X, Y, Z : Byte; procedure Jumlah(a,b:byte; var c:byte); A := A + 1; B := B + 1; C := A + B; Writeln ('Nilai A = ', a); Writeln ('Nilai B = ', b); Writeln ('Nilai C = ', c); R. Denny Ari Wibowo, S.Kom hal. 4

Y := 3; Jumlah(X,Y,Z); Writeln ('Nilai X = ', x); Writeln ('Nilai Y = ', y); Writeln ('Nilai Z = ', z); Procedure Memanggil Procedure Lainnya Suatu procedure bisa memanggil procedure lainnya, perhatikan contoh berikut : Program Prosedur_7; Var X : Byte; procedure Pro2(X2:Real); Writeln ('Nilai X = ', X2,' ada pada prosedur 2'); procedure Pro1(X1:Integer); Writeln ('Nilai X = ', X1,' ada pada prosedur 1'); Pro2(X1); Writeln ('Nilai X = ', X,' ada pada program utama'); Pro1(X); Procedure Tersarang Procedure tersarang adalah procedure yang berada di dalam procedure yang lain, seperti contoh berikut : Program Prosedur_8; procedure Kesatu; procedure Kedua; Writeln(' ->Prosedur KEDUA ini ada di dalam Prosedur KESATU'); procedure Ketiga; Writeln(' ->Prosedur KETIGA ini ada di dalam Prosedur KESATU'); R. Denny Ari Wibowo, S.Kom hal. 5

Writeln ('Ini Prosedur KESATU'); Kedua; Ketiga; Writeln ('INI PROGRAM UTAMA'); Writeln; Kesatu; PUSTAKA Jogiyanto H. M., Turbo Pascal 5.0, Jilid 1, Andi Offset, Yogyakarta, 1999. R. Denny Ari Wibowo, S.Kom hal. 6

PRAKTEK 1. Buatlah program dengan output sebagai berikut, dengan menggunakan procedure : Program Persegi Panjang Masukkan Panjang =... Masukkan Lebar =... Luas Persegi Panjang Luas =... Keliling Persegi Panjang Keliling =... 2. Buatlah program ulang kata, yang digunakan untuk mengulang kata sesuai kebutuhan user, dengan contoh output sebagai berikut : Masukkan Kata = Siapa Saya Diulang Sebanyak = 3 Siapa Saya Siapa Saya Siapa Saya R. Denny Ari Wibowo, S.Kom hal. 7