Install Debian di VirtualBox glebeg@gmail.com ul1n.nuh4@plasa.com ul1n.nuh4@yahoo.co.id http://ul1n.blogspot.com Lisensi Dokumen : Copyleft 2009 s/d kapanpun ul1n.blogspot.com Semua yang berada dalam ul1n.blogspot.com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersil (nonprofit), dengan syarat tidak digunakan untuk hal yang negatif. Hasil dari hal negatif yang berpanduan pada dokumen ul1n.blogspot.com tidak menjadi tanggung jawab penulis. Setelah mesin virtual telah siap. Mari kita install debian di mesin virtual kita. Nggak usah bertele-tele langsung saja jalankan virtualboxnya kemudian jalankan jalankan mesinnya. 1
Dalam installer boot menu pilih Install, tekan enter. Berikutnya pilih bahasa Indonesia. Tekan enter. Dianjurkan memilih tipe keyboard Inggris Amerika. 2
Jangan panik, karena debian kita tidak mendapat IP DHCP dari server. Pilih konfigurasi manual supaya kita dapat menentukan IP sendiri. 3
Untuk kali ini aku pakai IP : 100.100.100.1 255.255.255.0 untuk netmasknya. Agar dapat menggunakan 254 angka IP (untuk lebih jelasnya cari wikipedia). 4
Berhubung tidak ada server yang terhubung. Kita isi saja dengan IP yang tadi. Isilah alamat server dns dengan IP kita sendiri. Alasannya sama dengan sebelumnya. 5
Menurut keterangan diatasnya, kita isikan wordpress.edu Selesai sudah kita setting jaringan. Pilih Jakarta 6
Sekarang kita akan membuat 2 partisi pada harddisk virtual. Pilih Manual Dalam artikel sebelumnya aku membuat harddisk virtual sebesar 5GB. Pilih IDE1 7
Sekali lagi, dari keterangan diatasnya pilih opsi Ya karena harddisk belum pernah digunakan. Pilihlah pir/log dibawah IDE1 8
Kita akan membuat partisi yang pertama sehingga pilih opsi buat partisi baru Partisi pertama sebagai swap. Dimana ukurannya 2 kali dari ram, karena dalam artikel sebelumnya ram yang aku alokasikan sebesar 128 MB sehingga ukuran harddisk swap sebesar 256 MB. 9
Untuk harddisk swap jenis pratisinya bertipe logikal Untuk harddisk swap saya letakkan pada akhir. Tetapi bisa anda tentukan sendiri. 10
Masuklah pada bagian atas yaitu gunakan sebagai Dari yang semula Ext3 kita rubah menjadi ruang swap 11
Klik selesai menyusun partisi jika dirasa sudah sesuai. Barulah kemudian kita membuat partisi sekali lagi dengan masuk ke ruang kosong 12
Seperti langkah sebelumnya pilih buat partisi baru Langsung saja masuk ke lanjutkan. Dikarenakan sisa dari harddisk swap semuanya kita gunakan. 13
Berbeda dengan sebelumnya pilihlah tipe primer Ubahlah penanda untuk dapat boot menjadi hidup 14
Sampai sini proses pemartisian sudah selesai, masuklah ke selesai. Pilih opsi ya untuk menyimpannya dalam harddisk 15
Karena hanya untuk latihan kata isikan root juga Kita isikan kembali kata root 16
Yah karena nantinya digunakan untuk latihan wordpress kita isikan wordpress juga. Bila sebelumnya nama lengkap, disini adalah nama yang digunakan untuk login 17
Untuk lebih mudah di ingat kita isikan dengan wordpress untuk passwordnya Masukkan kembali kata wordpress untuk verifikasi 18
Berhubung hanya menggunakan satu file iso (sama dengan hanya 1 dvd) maka pilih opsi tidak Jaringan cermin atau nama lainnya repository, bisa melalui koneksi internet maupun dvd lengkapnya. Karena kedua media tersebut tidak ada pilihlah tidak 19
Bagian ini terserah anda, kalau mau berpatisipasi pilih saja ya Nantinya debian yang diinstall dioptimalkan dalam performance bukan preference. Pilihlah semua fitur kecuali lingkungan desktop 20
Kasih nama wordpress.edu untuk bagian workgrop Disini diulang kembali mengenai DHCP. Pilih tidak dengan alasan seperti sebelumnya. 21
Karena harddisk 5GB semuanya diperuntukkan debian, pilihlah opsi ya Selesailah sudah proses installasi debian di mesin virtual. Ulin Suka Tidur Informasi Umum -------------------------------------------------- Aktivitas : ------ posting posting posting posting posting, ehehehehehehe nge game nge game nge game nge game maem maem maem maem maem maem bo2k bo2k bo2k bo2k bo2k oh iya... plus bernafas dunk 22