PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

dokumen-dokumen yang mirip
Tersedia online di EDUSAINS Website: EDUSAINS, 7 (2), 2015,

PENERAPAN GUIDED INQUIRY

Penerapan Integrasi Model Pembelajaran Group Investigation (Gi) dan Inkuiri Terbimbing Berbasis Lesson Study

Rizqi Rakhmania Imastuti 1, Herawati Susilo 2, Balqis 3 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 1

PENERAPAN MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION

THE APPLICATION OF ACTIVE LEARNING STRATEGY INSTANT ASSESSMENT

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DI SEKOLAH DASAR

Cindy Armei Hariyanti 1, Istamar Syamsuri 2, Betty Lukiati 3 Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5, Malang

Jurnal Bio Educatio, Volume 1, Nomor 1, Oktober 2016, hlm ISSN:

PENINGKATAN KETERAMPILAN KERJA ILMIAH SISWA KELAS X MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY ROLE APPROACH BERBASIS LESSON STUDY DI SMA N 16 SEMARANG

Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Malang Jl. Semarang 5 Malang. Keywords: model of problem based learning, critical thinking

Anna Hartati MTs Negeri Barabai Abstract

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER

PENERAPAN TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SDN BLABAK 1 KANDAT KEDIRI

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI ROTATING TRIO EXCHANGE JURNAL. Oleh ALDONA MEYLINA MANALU MUNCARNO DARSONO

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI 003 KOTO PERAMBAHAN

PENERAPAN INKUIRI TERBIMBING PADA HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS VII A SMPN 3 TANJUNG DALAM KONSEP EKOSISTEM

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PERTUKARAN KELOMPOK IMPROVING STUDENT S LEARNING OUTCOMES WITH EXCHANGE GROUPS METHODS

Devi Yuniar 16, Hobri 17, Titik Sugiarti 18

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FLUIDA

STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR JURNAL. Oleh DIAH NURAINI MUNCARNO DARSONO

PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MATERI PENGHANTAR PANAS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS VI SDN JAMBUWER 02 KAB

Mukarromah et al., Penerapan Model Pembelajaran...

Pendahuluan. Keywords: Scramble, time token, motivation learning, learning outcomes.

Evrialiani Rosba* Pendidikan Biologi STKIP PGRI SUMBAR Jalan Gunung Pangilun, Padang (Diterima Agustus 2015, disetujui November 2015) ABSTRACT

Ellinora Simamora ABSTRACT

MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN PKn DENGAN MODEL GROUP INVESTIGATION DI SDN 05 PADANG PASIR KOTA PADANG

Jurnal PTK dan Pendidikan. Chairunnisa Madrasah Aliyah Negeri 3 Banjarmasin

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI REDOKS

Fika Yunifa Efrianingrum, Triwahyudianto, Rofi ul Huda Universitas Kanjuruhan Malang

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION MATA PELAJARAN PKN SD KOTA TEBING TINGGI

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI METODE INKUIRI TERBIMBING DI KELAS V SD NEGERI TERBAHSARI ARTIKEL SKRIPSI

Tjiptaning Suprihati, Mirisa Izzatun Haniyah. Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MELALUI METODE CARD SORT PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KOTA TEBING TINGGI

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS V.A PADA PEMBELAJARAN IPS MELALUI MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS

ARTIKEL PENELITIAN. Oleh RANTI EFRIZAL NPM

JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017,

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Kemampuan Berpendapat

Kholifatul Maghfiroh, Asim, Sumarjono Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang

MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI METODE KERJA LABORATORIUM YANG DILENGKAPI LEMBARAN KERJA SISWA PADA KOMPETENSI DASAR KESETIMBANGAN KIMIA

MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MODUL DALAM MATERI LARUTAN PENYANGGA

BAB III METODE PENELITIAN. umumnya disebut Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menurut Kunandar

PENERAPAN MODEL RME DENGAN MEDIA KONKRET DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V

ARTIKEL ILMIAH HASIL PENELITIAN PENERAPAN MODEL KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA

Aprillia Fitriana 1, Dwi Haryoto 2, Sumarjono 3 Jurusan Fisika FMIPA, Universitas Negeri Malang.

PENERAPAN GUIDED INQUIRY

Prakoso et al., Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar IPA Biologi...ister

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING

PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DI SEKOLAH DASAR. Oleh. Ramadhani

Lukluk Ibana 1, Pujiastuti 2, Iis Nur Asyiah 3 PENDAHULUAN

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI UPW SMK NEGERI 1 JEMBER MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA PEMELAJARAN IPS MELALUI METODE PROBLEM SOLVING DI SD NEGERI 03 KOTO KACIAK MANINJAU

ARTIKEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan suatu wahana untuk mengembangkan semua

PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR JURNAL. Oleh DITA ERWIDIYA RAPANI HERMAN TARIGAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SUB MATERI KETELADANAN ROSULULLAH SAW PERIODE MEKAH. Oon Rehaeni.

HURIYAH Program Studi Magister Pendidikan IPS Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

Akhmad Suyono *) Dosen FKIP Universitas Islam Riau

QUANTUM, Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, Vol.5, No.2, Oktober 2014, hlm

ARTIKEL SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menyelesaikan Program Sarjana (S1) Pendidikan Matematika. Oleh:

IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DI KELAS VII.B SMP NEGERI 10 KOTA BENGKULU

Annisa Rachma 1, Sunarmi 2, Murni Saptasari 3. Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang

Noorhafizah dan Rahmiliya Apriyani

PENDEKATAN RESOURCE BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU JURNAL. Oleh

ARTIKEL PENELITIAN PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V-A DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SD NEGERI 09 KAYU ARO KOTA PADANG

Trio Ageng Prayitno 1* Pendidikan Biologi, Program Studi Pendidikan Biologi IKIP Budi Utomo, Malang

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN SCIENTIFIC DAN MEDIA GRAFIS JURNAL. Oleh AZKA FALAIH RIZQIYANA SARENGAT DARSONO

Amelia dan Syahmani. Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Melalui Pendekatan Scientific 32

Murniati 1,sainab 2. Kata Kunci : Hasil Belajar Kognitif, IPA Terpadu, Model Pembelajaran Aktif, dan Quiz Team

Rosyidatul Nur Laily Universitas Muhammadiyah Jember, Jl. Karimata No

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION

PENERAPAN MODEL PBL PADA MATA PELAJARAN TEKNIK KERJA BENGKEL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK

Erfitra Rezqi Prasmala 1. Malang 65112: Telp , ABSTRACT ABSTRAK

Kintan Limiansi 1), Sri Endah Indriwati 2) 1) Prodi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA

UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION

PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN OPERASI ALJABAR. EDI MULYADIN

Mubashiroh et al., Penerapan...

PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI PENERAPAN INKUIRI TERBIMBING DI KELAS X

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN IPA DENGAN METODE DEMONSTRASI BERBANTU MEDIA GAMBAR PADA KELAS IV SDN LOMPIO. Oleh.

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS II SDN SIDOTOPO WETAN I SURABAYA

P2M STKIP Siliwangi Jurnal Ilmiah UPT P2M STKIP Siliwangi, Vol.3, No.1, Mei 2016

MODEL GROUP INVESTIGATION

Sherli Malinda, Nyoman Rohadi dan Rosane Medriati

PENERAPAN METODE INKUIRI DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Dita Tria Putri, Made Sukaryawan, Bety Lesmini Universitas Sriwijaya

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS SISWA DALAM MATERI ATURAN SINUS DAN COSINUS MELALUI METODE INQUIRY DI KELAS X IPA.1 SMA NEGERI 1 MUARO JAMBI

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS. (Jurnal Skripsi)

Oleh. I Putu Budhi Sentosa, NIM

Transkripsi:

JURNAL PEDAGOGIA ISSN 2089-3833 Volume. 5, No. 1, Februari 2016 PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DIPADU STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MELALUI LESSON STUDY (LS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MAN 3 MALANG Diyah Ayu Widyaningrum Dosen Program Studi Pendidikan Biologi IKIP Budi Utomo Malang Jalan Simpang Arjuno 14-B Malang Surel: uyumuyum17@yahoo.com Abstrak Berdasarkan observasi pembelajaran Biologi di MAN 3 Malang, secara garis besar kegiatan pembelajaran Biologi masih menggunakan model ceramah sehingga pembelajaran cenderung pasif. Diperlukan proses pembelajaran yang inovatif, menarik dan menyenangkan melalui penerapan PBL dipadu STAD berbasis Lesson Study (LS). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan PBL dipadu STAD berbasis LS. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah-langkah PTK melalui LS meliputi perencanaan, pelaksanaan terintegrasi dengan observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan 2 siklus, jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Meningkatnya kualitas pembelajaran setiap pertemuan dalam setiap siklus dan meningkatnya persentase keterlaksanaan pembelajaran dari siklus 1 ke siklus 2, yaitu sebesar 75,6% (siklus 1) dan 95,6% (siklus 2). (2) Meningkatnya aktivitas belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 dengan persentase aktivitas belajar siswa 50% (siklus 1) dan 100% (siklus 2). (3) Meningkatnya hasil belajar kognitif siswa dari siklus 1 sebesar 65% ke siklus 2 sebesar 100%. (4) Hasil belajar afektif siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 65% ke siklus 2 sebesar 100%. (5) Hasil belajar psikomotorik siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 50% ke siklus 2 sebesar 100%. Kata kunci: PBL, STAD, Lesson Study, Aktivitas, Hasil Belajar Abstract According to the observation in Biology class at MAN 3 Malang, the general process of learning activity still used lecturing method. In response to this, the learning situation which is innovative, interesting, and joyful through problem based learning with lesson study based STAD is necessary to apply. This study aimed to know the improvement of learning activity and achievement through problem based learning with lesson study based STAD. This was a classroom action research which had 4 steps: planning, implementing, observing, and reflecting. This used 2 cycles. The data were both qualitative and quantitative. The result is described as follows. (1) the learning quality improved in each cycle, and the increased percentage of conducted learning activities from cycle 1 to cycle 2 was from 75.6% to 95.6%. (2) the increase of students activities from cycle 1 to cycle 2 was from 50% to 100%). (3) the increase of the students cognitive skill was 65% in cycle 1 to 100% in cycle 2. (4) the increase of affective skill was 65% in cycle 1 to 100% in cycle 2. (5) the increase of psychomotoric skill was 50% in cycle 1 to 100% in cycle 2. Keywords: PBL, STAD, Lesson Study, Activity, learning outcome PENDAHULUAN Pada struktur kurikulum 2013, Kompetensi Inti merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap tingkat kelas atau program yang menjadi landasan pengembangan kompetensi dasar. Kompetensi Inti yang dimaksud mencakup: sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan yang berfungsi sebagai pengintegrasi muatan pembelajaran, mata pelajaran atau program dalam mencapai Standar Kompetensi Lulusan (Permendikbud, 2013). Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di MAN 3 Malang kelas X pada tanggal 7 Agustus 2015, diketahui bahwa pembelajaran masih menggunakan Page 27

Diyah Ayu Widyaningrum, Penerapan Model Problem Based learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) melalui Lesson Study (LS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa MAN 3 Malang model ceramah, kondisi seperti ini membuat proses pembelajaran menjadi pasif karena siswa hanya mendengarkan apa yang dijelaskan guru, siswa masih takut untuk mengemukakan pendapat, dan menjawab ketika guru bertanya, padahal salah satu kompetensi yang harus dicapai siswa adalah sikap sosial. Kegiatan pembelajaran yang pasif mengakibatkan siswa kurang mengembangkan tingkat berpikir kognitifnya untuk level yang lebih tinggi. Kegiatan diskusi di kelas masih jarang dilakukan, siswa masih ada yang melakukan aktivitas yang lain ketika ada teman yang menjawab pertanyaan guru, ada beberapa siswa yang berbicara sendiri dengan teman sebangkunya ketika ada teman yang maju untuk mempresentasikan jawaban. Salah satu alternatif pemecahan dari permasalahan di atas adalah penerapan model pembelajaran inovatif yaitu perpaduan antara model Problem Based Learning (PBL) dengan model Student Teams Achievement Division (STAD). Problem Based Learning merupakan metode pembelajaran yang memberikan permasalahan pada siswa, membuat mahir dalam memecahkan masalah dan memiliki strategi belajar sendiri serta memiliki kecakapan berpartisipasi dalam tim. Proses pembelajarannya menggunakan pendekatan sistematik untuk memecahkan masalah atau tantangan yang nanti diperlukan dalam karir dan kehidupan sehari-hari. Student Team Achievement Division (STAD) merupakan salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang dipandang cukup efektif untuk mengembangkan kerjasama dan dialog dalam kelompok. Model ini menekankan pada kerjasama kelompok dan tanggung jawab individu dalam kelompok. Model PBL dapat dipadukan dengan model STAD. Perpaduan ini diharapkan menjadi sebuah model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Ada tiga hal yang dapat dijadikan alasan mengapa model PBL dipadu STAD diharapkan dapat meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa. Pertama, adanya penyajian permasalahan autentik dan bermakna yang ada di sekitar siswa diharapkan akan merangsang keterampilan berpikir siswa. Kedua, siswa bekerja di dalam kelompok. Hal ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk bekerjasama, berdialog, mengembangkan aktivitas dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam Page 28

JURNAL PEDAGOGIA ISSN 2089-3833 Volume. 5, No. 1, Februari 2016 mencari solusi atas permasalahan yang disajikan. Ketiga, tes/kuis individual bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa telah mencapai kompetensi yang diharapkan dan mencapai hasil yang memuaskan. Penerapan PBL dipadu STAD ini akan diterapkan pada materi Bakteri dan Protista. Penerapan metode yang akan digunakan diperkirakan dapat juga memperbaiki proses pembelajaran yang berlangsung. Perbaikan proses pembelajaran dapat dilakukan dengan menerapkan Lesson Study (LS). Susilo, dkk., (2009) menyatakan bahwa Lesson Study (LS) adalah suatu bentuk utama peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan keprofesionalan guru. Pada saat melaksanakan Lesson study (LS), guru secara kolaboratif mempelajari kurikulum dan merumuskan tujuan pembelajaran dan tujuan pengembangan siswanya, merancang pembelajaran untuk mencapai tujuan, melaksanakan dan mengamati suatu research lesson, dan melakukan refleksi untuk mendiskusikan pembelajaran berikutnya. Tujuan LS dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Beberapa penelitian terdahulu terkait penerapan PBL dan STAD diantaranya penelitian oleh Rusdianto (2010) mengenai penerapan model PBL dipadu strategi kooperatif STAD dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi siswa SMA Negeri 2 Bojonegoro, dan Firdaus (2013) mengenai penerapan PBL dipadu TPS melalui implementasi Lesson Study dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa kelas XI SMAN 5 Malang. Oleh karena itu peneliti tertarik melakukan penelitian yang berjudul Penerapan Model Problem Based learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) melalui Lesson Study (LS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa MAN 3 Malang. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif melalui kegiatan Lesson Study (LS) oleh guru dengan mahasiswa dengan menggunakan pendekatan kualitatif, karena terkait dengan kondisi proses pembelajaran mulai awal sampai penerapan tindakan. Pada penelitian ini terdapat 3 tahapan dalam LS yaitu: (1) plan (perencanaan), (2) do Page 29

Diyah Ayu Widyaningrum, Penerapan Model Problem Based learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) melalui Lesson Study (LS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa MAN 3 Malang (pelaksanaan), (3) see (refleksi). Penelitian dilaksanakan pada minggu kedua Oktober sampai minggu ketiga November 2013 di MAN 3 Malang yang terletak di Jalan Bandung No. 5 Malang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 3 Malang tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 siswa perempuan. Data dari penelitian ini ada 2 jenis berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa data lembar observasi pembelajaran dalam LS dan catatan lapangan. Data kuantitatif berupa data lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar monitoring LS, lembar observasi aktivitas belajar, lembar observasi afektif dan psikomotor dan tes kognitif. Aktivitas siswa diamati selama proses pembelajaran berdasarkan kriteria dalam lembar observasi. Aktivitas siswa yang diamati meliputi aspek menjawab pertanyaan, menganalisis masalah, memecahkan masalah, keterampilan menyiapkan dan melakukan eksperimen atau praktikum, dan diskusi. Hasil belajar siswa yang diamati meliputi tiga ranah yaitu ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotor. Ranah kognitif diperoleh dari hasil tes atau ulangan harian, ranah afektif diperoleh dari hasil pengamatan selama proses pembelajaran dan setelah tindakan tiap siklus selesai dengan penskoran yang tercantum dalam lembar instrumen penilaian afektif dengan rubrik tertentu dan kuisioner, dan untuk ranah psikomotor didapat dari hasil pengamatan selama proses pembelajaran dengan penskoran yang tercantum dalam lembar instrumen penilaian psikomotor dengan rubrik tertentu. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata persentase keterlaksanaan kegiatan pembelajaran yang dilakukan selama siklus 1 sampai siklus 2 mengalami peningkatan, yaitu 75,2% (siklus 1) dan 95,6% (siklus 2) yang masing-masing termasuk dalam kategori berhasil untuk siklus 1 serta sangat berhasil untuk siklus 2. Peningkatan keterlaksanaan pembelajaran selama 3 siklus disebabkan karena pada setiap awal siklus guru selalu mengadakan diskusi perencanaan pembelajaran dan di akhir siklus selalu mengadakan kegiatan refleksi bersama tim LS. Lesson Study merupakan kegiatan pengkajian pembelajaran yang Page 30

JURNAL PEDAGOGIA ISSN 2089-3833 Volume. 5, No. 1, Februari 2016 dilaksanakan secara kolaboratif oleh sekelompok guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara bertahap dan berkelanjutan (Ibrohim, 2011). Model Problem Based Learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) terhadap Aktivitas Belajar Siswa Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh observer dan analisis data didapatkan hasil bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus 1 sebesar 50% menjadi 100% setelah siklus 2. Sehingga peningkatan aktivitas belajar dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 50%. PBL dipadu STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa karena guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator, pembimbing dan motivator. Guru mengajukan masalah otentik/mengorientasikan siswa kepada permasalahan nyata (real world), memfasilitasi/membimbing (scaffolding) dalam proses penyelidikan, memfasilitasi dialog antara siswa, menyediakan bahan ajar siswa dan memberikan dukungan dalam upaya meningkatkan temuan dan perkembangan intelektual siswa (Sudrajat, 2011). Strategi Problem Based Learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) terhadap Hasil Belajar Siswa Berdasarkan hasil dan analisis data diperoleh persentase ketuntasan belajar siswa pada ranah kognitif secara klasikal meningkat, yaitu sebelum dilaksanakan tindakan ketuntasannya 55% meningkat 10% menjadi 65% setelah tindakan siklus 1 dan setelah tindakan siklus 2 meningkat 35% menjadi 100%. Ranah kognitif terdiri dari 6 aspek, antara lain: (1) mengingat (remember); (2) memahami (understand); (3) mengaplikasikan (aplly); (4) menganalisis (analyze); (5) mengevaluasi (evaluation); dan (6) mencipta (Anderson dan Krathwohl, 2001 dalam Krathwohl, 2002). Peningkatan hasil belajar kognitif siswa berkaitan erat dengaan keterampilan berpikir kritis siswa. Keterampilan berpikir kritis mengacu pada 3 ranah kognitif teratas, yaitu menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6) dan berbanding lurus dengan hasil belajar kognitif siswa, artinya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa akan membuat hasil belajar kognitif siswa mengalami peningkatan. Page 31

Diyah Ayu Widyaningrum, Penerapan Model Problem Based learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) melalui Lesson Study (LS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa MAN 3 Malang Berdasarkan data dan analisis data diperoleh persentase hasil belajar afektif siswa selama proses pembelajaran selama tindakan siklus 1 sebesar 50% dan tindakan siklus 2 sebesar 100% sehingga mengalami peningkatan sebesra 50%. Sikap yang ditumbuhkan oleh siswa melalui pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran PBL dipadu STAD merupakan indikator pencapaian hasil belajar afektif siswa, sehingga pembelajaran dengan menggunakan strategi PBL dipadu STAD dapat meningkatkan hasil belajar afektif siswa. Hasil belajar afektif merupakan kemampuan yang dimiliki siswa setelah melalui proses pembelajaran yang berkenaan dengan sikap, meliputi aktivitas menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan (Permendikbud, 2013). Berdasarkan hasil dan analisis data yang telah didapatkan setelah tindakan siklus 1 dan 2 dapat disimpulkan bahwa penerapan Lesson Study dalam pembelajaran berbasis masalah (PBL) dipadu STAD mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam ranah psikomotorik. Keberhasilan tersebut ditunjukkan oleh peningkatan persentase hasil belajar psikomotorik siswa setelah siklus tindakan 1 dan 2. Peningkatan hasil belajar psikomotorik ditunjukkan dengan peningkatan persentase hasil belajar psikomotorik secara klasikal yaitu sebesar 50% setelah tindakan siklus 1 dan meningkat menjadi 100% setelah tindakan siklus 2. Hasil belajar psikomotor merupakan kemampuan yang dimiliki siswa setelah melalui proses pembelajaran yang berkenaan dengan keterampilan, meliputi mangamati, menaanya, mencoba, menalar, menyaji, dan mencipta (Permendikbud, 2013). Kajian Hasil Penelitian Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) melalui Lesson Study dengan Hasil Penelitian Terdahulu Penerapan model PBL dipadu STAD yang dilakukan oleh peneliti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian Elya Ruslina (2013) menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan kognitif siswa. Hasil penelitian Diah Ayu Eka Fitriana (2012) menunjukkan bahwa penggunaan model PBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian Rusdianto (2010), Yeny Lestari (2010) dan Nonik Nur Mandasari (2012) menunjukkan Page 32

JURNAL PEDAGOGIA ISSN 2089-3833 Volume. 5, No. 1, Februari 2016 bahwa penerapan model PBL dipadu STAD sangat efektif untuk meningkatkan motivasi, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir dan hasil belajar siswa. SIMPULAN Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut: (1) Kegiatan Lesson Study (LS) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran setiap pertemuan dalam setiap siklus dan meningkatkan persentase keterlaksanaan pembelajaran dari siklus 1 ke siklus 2, yaitu sebesar 75,6% (siklus 1) dan 95,6% (siklus 2); (2) Penerapan model PBL dipadu STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 dengan persentase aktivitas belajar siswa 50% (siklus 1) dan 100% (siklus 2); dan (3) Penerapan model PBL dipadu STAD dapat meningkatkan hasil belajar konitif siswa dari siklus 1 sebesar 65% ke siklus 2 sebesar 100%. (4) Hasil belajar afektif siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 65% ke siklus 2 sebesar 100%. (5) Hasil belajar psikomotorik siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 50% ke siklus 2 sebesar 100%. SARAN Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui kegiatan LS perlu dikembangkan oleh para guru karena sangat bermanfaat untuk meringankan tugas mengajar, meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran, serta memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk dapat mengikuti kegiatan pembelajaran. Guru yang akan melaksanakan kegiatan LS perlu memahami terlebih dahulu LS dan cara pelaksanaannya dengan benar untuk mengatasi hambatan dalam melaksanakan LS.Guru perlu membiasakan diri untuk merefleksi diri sendiri, lebih terbuka dalam menerima masukan dari observer, serta menghindari masukan yang dapat menyinggung perasaan guru model agar kegiatan LS dapat berjalan dengan lancar. Guru perlu mengubah teknik pembelajaran supaya siswa tidak bosan. Page 33

Diyah Ayu Widyaningrum, Penerapan Model Problem Based learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) melalui Lesson Study (LS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa MAN 3 Malang DAFTAR PUSTAKA Fitriana, Diah Ayu Eka. 2012. Penerapan Pembelajaran Kontekstual Melalui Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Kelas X2 SMAN 6 Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: UM. Ibrohim. 2011. Workshop Lesson Study untuk Mahasiswa, Guru dan Dosen FMIPA Universitas Negeri Malang. Malang: Universitas Negeri Malang. Lestari, Yeny. 2010. Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Dipadu Dengan Metode Student Team Achievement Division ( STAD) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA 5 SMAN 1 Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: UM. Mandasari, Nonik Nur. 2012. PengaruhProblem Based Learning (PBL) Dipadu Student Team Achievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar Siswa Kelas X MA Al Ma arif Singosari. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: UM. Nurhadi., Yasin B., Senduk, A.G. 2004. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: UM Press. Permendikbud, 2013. Standart Proses. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Rusdianto. 2010. Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dipadu Strategi Kooperatif Student Team Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA Negeri 2 Bojonegoro. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang: UM. Ruslina, Elya. 2013. Pembelajaran Kooperatif STAD Berbantuan Multimedia Power Point dan Video Melalui Kegiatan Lesson Study untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Kognitif Siswa Kelas XI IPS Semester 1 SMAN 9 Malang. Tesis tidak diterbitkan. Malang: UM. Sudrajat. 2011. Pembelajaran Berdasarkan Masalah. (Online). http://www.publikasipendidikan.net. Diakses tanggal 10 Desember 2013. Syamsuri, I., Ibrohim. 2008. Lesson Study (Study Pembelajaran). Malang. JICA. Page 34