RSJD Dr. RM. SOEDJARWADI

dokumen-dokumen yang mirip
S U R A B A Y A 60175

KEMENTERIAN PARIWISATA

2 Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846); 2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelaya

FORMULIR PERMOHONAN INFORMASI NO. Pendaftaran ( diisi petugas )*:...

BUPATI BANGLI BUPATI BANGLI,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR. Yogyakarta, 3 Januari 2017 Kepala BKPP DIY. Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si. NIP

2 Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4846); 2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembara

BUPATI BERAU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 37 TAHUN 2014 TENTANG

2011, No Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 1

MONITORING DAN EVALUASI PENERAPAN UU KIP DI PEMERINTAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA BARAT TAHUN 2016 KELENGKAPAN STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 132/PMK.01/2012 TENTANG

PPID UTAMA MONITORING DAN EVALUASI PENERAPAN UU KIP DI PPID PEMBANTU DAN SATKER PENDIDIKAN TAHUN 2017 KELENGKAPAN STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK

WALIKOTA MADIUN WALIKOTA MADIUN,

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 70 TAHUN 2011 TENTANG TATA KELOLA LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN

TATA CARA MEMPEROLEH INFORMASI

Lampiran 1. Standar Operasional Prosedur Layanan Informasi Publik DJKI

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI,

PERATURAN BUPATI TANGERANG

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

PANDUAN PENGELOLAAN PELAYANAN INFORMASI DAN DOKUMENTASI

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

BUPATI PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR

OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi. Dasar Hukum

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

WALIKOTA PARIAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN WALIKOTA PARIAMAN NOMOR 15 TAHUN 2017 TENTANG

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

PELAYANAN INFORMASI PUBLIK POLTEKKES KEMENKES BENGKULU URUSAN KEHUMASAN

BUPATI BATANG PERATURAN BUPATI BATANG NOMOR 34 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK PEMERINTAH KABUPATEN BATANG

TUJUAN. Disahkan. Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahur RUANG LINGKUP

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI PEMALANG PERATURAN BUPATI PEMALANG NOMOR 9 TAHUN 2013 TENTANG

Maklumat Pelayanan Informasi Publik. Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan

SOP LAYANAN INFORMASI PUBLIK STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK BALAI JARINGAN INFORMASI & KOMUNIKASI (BJIK BPPT)

PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) SMK SMAK PADANG

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 123 TAHUN 2015 TENTANG

2011, No Tata Cara Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 3

TATA CARA MEMPEROLEH INFORMASI PUBLIK

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KOMISI INFORMASI

KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 351 TAHUN 2011 TENTANG DAN PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 70 TAHUN 2011 TENTANG

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 N

KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 351 TAHUN 2011 TENTANG PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 70 TAHUN 2011 TENTANG KEPUTUSAN

LAMPIRAN : PERATURAN WALI KOTA BANDUNG NOMOR : 1340 TAHUN 2017 TANGGAL : 29 Desember 2017

SOP PERMINTAAN INFORMASI

2016, No Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Le

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 N

Standar Operasional Prosedur (SOP) LAYANAN PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN PUBLIK (PPID) KEMENTERIAN AGAMA

Standar Layanan Informasi Publik

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN PUBLIK (PPID) UNIT KANWIL KEMENAG SUMSEL

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI KPU KABUPATEN PURWOREJO

BERITA DAERAH KOTA SALATIGA NOMOR 28 TAHUN 2011 PERATURAN WALIKOTA SALATIGA NOMOR 28 TAHUN 2011 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK

BUPATI BELITUNG PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 32 TAHUN 2014 TENTANG

- 1 - MENTERI DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA

FORMULIR PERMINTAAN INFORMASI PUBLIK

LAMPIRANl PERATURAN JAKSA AGUNG RI N omor : PER-032/ AjJ.Aj08j2010. Tanggal : 25 Agustus 2010 DAFT AR INFORMASI

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PERMOHONAN INFORMASI PUBLIK DI BPTU-HPT SEMBAWA

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 42 TAHUN 2017

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KOMISI INFORMASI

WALIKOTA BUKITTINGGI PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN WALIKOTA BUKITTINGGI NOMOR 7 TAHUN 2017

BUPATI TUBAN PERATURAN BUPATI TUBAN NOMOR 59 TAHUN 2015

BUPATI SLEMAN PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR 29 TAHUN 2013 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA,

BENTUK DAN FORMAT FORMULIR DALAM PENGELOLAAN DAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI LINGKUNGAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BANDUNG

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR. Jakarta, Mei Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

KEMENTERIAN PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERTAHANAN NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG

PPID PEMBANTU STANDAR OPERASIONAL PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DINAS PEKERJAAN UMUM CIPTA KARYA DAN TATA RUANG PROVINSI JAWA TIMUR

FORMULIR PERMOHONAN INFORMASI No. Pendaftaran :...*

Standar Operasional Prosedur (SOP) PELAYANAN PERMOHONAN INFORMASI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) UTAMA KOTA DEPOK

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGELOLAAN DAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI LINGKUNGAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA MADIUN

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 81 TAHUN 2011 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI PEMBANTU

FORMULIR PERMOHONAN INFORMASI (RANGKAP DUA) No. Pendaftaran (diisi petugas)* :...

TENTARA NASIONAL INDONESIA PERATURAN PANGLIMA TENTARA NASIONAL INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2012 TENTANG

Transkripsi:

KEPUTUSAN DIREKTUR NOMOR : 488.3 / / 2014 TENTANG : STANDAR PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI DIREKTUR RSJD DR. RM. SOEDJARWADI Menimbang : a. bahwa dalam upaya memberikan pelayanan informasi publik yang bermutu di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi, diperlukan Standar Pelayanan Informasi Publik; b. bahwa pemberlakuan Standar Pelayanan Informasi Publik sebagaimana dimaksud dalam pertimbangan huruf a, perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik 2. 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit; Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik 4. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jawa Tengah; 5. Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 821.2/623/2013 Tanggal 26 April 2013 Tentang Pengangkatan/Penunjukan Dalam Jabatan Struktural Eselon III Di Provinsi Jawa Tengah. MEMUTUSKAN Menetapkan : Pertama : Memberlakukan Standar Pelayanan Informasi Publik di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi sebagaimana terlampir yang merupakan bagian tak terpisahkan dari keputusan ini; Kedua Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan adanya keputusan yang baru. : Segala sesuatu akan dirubah dan ditinjau kembali apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini. Ditetapkan di : Klaten Pada tanggal : 1 Oktober 2014 Direktur RSJD Dr. RM. Soedjarwadi dr. TRI KUNCORO

Lampiran KEPUTUSAN DIREKTUR Nomor : 488.3/ /2014 Tanggal : 1 Oktober 2014 STANDAR PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI 1) Dasar Hukum a) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik b) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit; c) Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik d) Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jawa Tengah; 2) Pemohon Informasi Publik Pemohon Informasi Publik adalah warga negara dan/atau badan hukum Indonesia yang mengajukan permohonan Informasi Publik berdasarkan ketentuan yang berlaku. 3) RSJD Dr. RM. Soedjarwadi yang menyelenggarakan pelayanan Informasi Publik adalah Badan Publik yang merupakan SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah 4) Operasional pelayanan informasi publik Pelaksanaan/operasional pelayanan informasi publik didukung oleh Anggota Tim Teknis Layanan Informasi Publik antara lain : Koordinator Operasional/Sekretariat PPID. Petugas/Penanggung jawab Bidang meliputi : a. Customer service/petugas khusus layanan informasi publik b. Petugas Pengumpulan, Pengelola, klasifikasi informasi dan dokumentasi data elektronik c. Petugas Pengelola Klasifikasi Informasi, Pendokumentasian dan pengarsipan d. Petugas layanan penyelesaian pengaduan/keberatan atas layanan informasi publik

5) Media Layanan Informasi Publik Untuk memenuhi dan melayani permintaan dan kebutuhan pemohon/pengguna informasi publik, PPID melalui anggota Tim layanan informasi melakukan pelayanan langsung dan pelayanan melalui media antara menggunakan Surat tercatat, telepon, faksimile, email dan website. 6) Waktu layanan informasi publik Dalam memberikan layanan informasi kepada pemohon informasi, PPID menetapkan waktu pemberian pelayanan informasi. Waktu pemberian layanan informasi di RSJD Dr RM Soedjarwadi dilaksanakan pada Hari Kerja (Senin sampai Sabtu) dengan rincian: Senin - Kamis: 08.30-14.00 WIB Jumat: 08.30-11.00 WIB Sabtu: 08.30 12.30 7) Biaya/tarif Layanan informasi publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dalam menyediakan informasi publik kepada pemohon yang dipenuhi permohonannya tidak memungut biaya administrasi. Pemohon informasi hanya dikenai biaya untuk penggandaan atau perekaman informasi/dokumen sesuai harga yang berlaku umum yang akan difasilitasi oleh petugas back office PPID. Untuk memperoleh dokumen/informasi pemohon juga dapat menyediakan sendiri CD atau flash disk untuk perekaman data atau informasi. 8) Tata Cara Permohonan Informasi Publik a) Tertulis: Pemohon mengisi formulir permohonan yang disediakan oleh petugas atau membuat surat permohonan sesuai dengan ketentuan. Membayar biaya salinan dan/atau biaya pengiriman sesuai dengan standar biaya perolehan Informasi Publik b) Tidak Tertulis: Menyampaikan identitas lengkap pemohon kepada petugas termasuk nomor kontak yang dapat dihubungi. Menyampaikan rincian informasi yang dibutuhkan Menyampaikan tujuan penggunaan informasi yang dibutuhkan Menyampaikan cara memperoleh informasi (melihat, membaca, mendengar, mencatat, atau meminta salinan dokumen) Menyampaikan cara mendapatkan salinan informasi (mengambil langsung, surat tercatat (pos/kurir), faksimili, email)

Membayar biaya salinan dan/atau biaya pengiriman sesuai dengan standar biaya perolehan Informasi Publik 9) Tata Cara Pelayanan Informasi Publik a) Pemohon dapat melihat atau mendengarkan dokumen yang akan diminta sebelum mengajukan permohonan secara resmi guna kepentingan permohonanya, sepanjang dokumen tersebut bukan termasuk informasi yang dikecualikan. b) Petugas menuangkan permohonan dalam formulir permohonan apabila permohonan diajukan secara tidak langsung (melalui perantara sarana komunikasi, seperti surat tercatat, email, faksimili) c) Petugas melakukan klarifikasi apabila permohonan kurang lengkap (3 hari kerja sejak permohonan diterima dalam hal permohonan diajukan secara tidak langsung) d) Petugas melakukan pencatatan pada register permohonan Informasi Publik e) Petugas memberikan tanda terima permohonan (formulir permohonan yang telah diberikan nomor pendaftaran) pada saat permohonan diajukan, apabila permohonan diajukan secara langsung dengan mendatangi Meja Informasi f) Petugas memberikan tanda terima permohonan (formulir permohonan yang telah diberikan nomor pendaftaran) bersamaan surat pemberitahuan tertulis, apabila permohonan diajukan secara tidak langsung (melalui perantara sarana komunikasi, seperti surat tercatat, email, faksimili) g) Dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja: i. Petugas memberikan pemberitahuan tertulis dan salinan informasi yang dimohon apabila permohonan dikabulkan sebagian atau seluruhnya; atau ii. Petugas memberikan Surat Keputusan PPID tentang Penolakan Permohonan Informasi apabila permohonan ditolak h) Petugas dapat memperpanjang pemberian surat pemberitahuan dan pemberian salinan informasi selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja dan tidak dapat diperpanjang apabila: i. RSJD Dr RM soedjarwadi belum menguasai atau mendokumentasikan informasi yang dimohon ii. PPID belum dapat memutuskan apakah informasi yang dimohon termasuk dikecualikan atau tidak. i) Perpanjangan waktu pelayanan sebagaimana dimaksud pada huruf (h) diberitahukan secara tertulis beserta alasannya oleh petugas pada saat alasanalasan perpanjangan waktu pelayanan ditemukan. 10) Tata Cara Mengajukan Keberatan a) Alasan pengajuan keberatan: i. penolakan atas permohonan Informasi Publik dengan alasan pengecualian/informasi rahasia; ii. tidak disediakannya informasi berkala;

iii. iv. PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH tidak ditanggapinya permohonan Informasi Publik; permohonan Informasi Publik ditanggapi tidak sebagaimana yang diminta; v. tidak dipenuhinya permohonan Informasi Publik; vi. vii. pengenaan biaya yang tidak wajar; penyampaian Informasi Publik yang melebihi waktu yang diatur. b) Pengajuan keberatan dilakukan dengan cara mengisi formulir yang disediakan oleh petugas atau membuat surat tertulis. c) Keberatan karena alasan sebagaimana dimaksud pada huruf (a) angka i ditujukan kepada Direktur RSJD Dr RM Soedjarwadi dengan melalui PPID/petugas penyelesaian keberatan/sengketa layanan informasi publik RSJD Dr RM Soedjarwadi Kepada Yth. Ka.Sub.Bag TU selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSJD Dr RM Soedjarwadi d/a Petugas Penyelesaian Keberatan atau Sengketa Layanan Informasi Publik RSJD Dr RM Soedjarwadi Jalan Ki. Pandanaran Km.2 Klaten 57425 Telp. 0272-321435 d) Keberatan karena alasan sebagaimana pada huruf (a) angka ii-vii ditujukan kepada Direktur RSJD Dr RM Soedjarwadi (Atasan PPID) : i. Kejaksaan Agung ditujukan kepada Wakil Jaksa Agung: Kepada Yth. Direktur RSJD Dr RM Soedjarwadi d/a Ka.Sub.Bag TU selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSJD Dr RM Soedjarwadi Jalan Ki. Pandanaran Km.2 Klaten 57425 Telp. 0272-321435 e) Surat keberatan memuat informasi tentang: i. nomor pendaftaran permohonan Informasi Publik; ii. tujuan penggunaan Informasi Publik; iii. identitas lengkap Pemohon Informasi Publik yang mengajukan keberatan atau kuasanya; iv. alasan pengajuan keberatan; v. kasus posisi permohonan Informasi Publik; vi. tuntutan keberatan yang dimohonkan; vii. nama dan tanda tangan Pemohon atau kuasanya 11) Tata Cara Pengelolaan keberatan a) Petugas yang menerima formulir permohonan keberatan atau surat permohonan keberatan memberikan tanda terima berupa formulir keberatan (asli).

b) Dalam hal permohonan diajukan melalui surat, petugas menuangkan dalam formulir dan memberikan formulir (asli) sebagai tanda terima yang diberikan c) selambat-lambatnya bersamaan dengan pengiriman surat tanggapan atas keberatan. d) Petugas menyimpan salinan tanda terima sebagaimana dimaksud pada huruf (a) dan huruf (b) sebagai berkas kelengkapan register keberatan. e) Petugas meregister keberatan pada saat permohonan diterima dan memberikan berkas kelengkapan register keberatan (formulir dan/atau surat keberatan) kepada PPID pada hari diterimanya keberatan. f) PPID meneruskan berkas kelengkapan register keberatan (formulir dan/atau surat keberatan) kepada Atasan PPID yang berwenang pada hari diterimanya keberatan. g) Atasan PPID yang bersangkutan menjawab keberatan yang telah diajukan selambat-lambatnya 30 (tigapuluh) hari kerja sejak keberatan diterima oleh petugas h) Jangka waktu pelaksanaan keputusan Atasan PPID dihitung termasuk (tidak melebihi) 30 (tigapuluh) hari kerja sebagaimana pada huruf (f) 12) Laporan Pelayanan Informasi a. Pengelolaan penyelenggaraan pelayanan informasi dilakukan melalui pembuatan laporan harian pelaksanaan tugas pelayanan informasi. Sekretariat PPID membuat laporan hasil pelaksanaan tugas pelayanan informasi sekurangnya 7 hari sekali dan disampaikan kepada PPID; b. Petugas/penanggung jawab Bidang membuat laporan hasil pelaksanaan pelayanan informasi kepada PPID sekurangnya dalam 30 hari sekali; c. PPID melaporkan hasil pelaksanaan pelayanan informasi kepada Direktur RSJD Dr RM Soedjarwadi selaku Atasan PPID sekurangnya dalam 30 hari; d. Laporan hasil pelaksanaan pelayanan informasi memuat: o Gambaran umum kebijakan pelayanan Informasi Publik; o Gambaran umum pelaksanaan pelayanan Informasi Publik, antara lain : Sarana dan prasarana pelayanan Informasi Publik yang dimiliki beserta kondisinya; Sumber daya manusia yang menangani pelayanan Informasi Publik beserta kualifikasinya; Anggaran pelayanan informasi serta laporan penggunaannya; o Rincian pelayanan Informasi Publik masing-masing yang meliputi : Jumlah permohonan Informasi Publik; Waktu yang diperlukan dalam memenuhi setiap permohonan Informasi Publik dengan klasifikasi tertentu; Jumlah permohonan Informasi Publik yang dikabulkan baik sebagian atau seluruhnya, dan

Permohonan Informasi Publik yang dikabulkan baik sebagian atau seluruhnya, dan Keberatan atas layanan informasi. 13) Saran dan Masukan Sampaikan saran dan masukan melalui: Alamat surat :.(Alamat RSJD Dr RM Soedjarwadi/PPID) Telp :..(Nomor kontak RSJD Dr RM Soedjarwadi/PPID) Faksimili :..(Nomor kontak RSJD Dr RM Soedjarwadi/PPID) E-mail :. (Email RSJD Dr RM Soedjarwadi/PPID) Direktur RSJD Dr. RM. Soedjarwadi dr. Tri Kuncoro