Percobaan 6 Exception

dokumen-dokumen yang mirip
PERCOBAAN 6 EXCEPTION

PRAKTIKUM 6 EXCEPTION

Topik. Penanganan Eksepsi. Menangkap Eksepsi. Catch Secara bertingkat. Melontarkan Eksepsi. Melontarkan kembali Eksepsi.

Pemrograman Berorientasi Obyek. Exception Handling. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Exception Handling. Topik

PRAKTIKUM 17 MENANGANI EXCEPTION

Pemrograman Berbasis Objek. Exception Handling. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Exception. Oleh: Mike Yuliana PENS-ITS

Sesi 8. Event Handling & Exception Handling. Tujuan Intruksional

Exception adalah penanda bahwa kondisi/kejadian yang tidak diinginkan telah terjadi pada program kita. Ada 2 jenis exception (+1 Error):

Tujuan Intruksional. Mampu menjelaskan tentang event handling Mampu menjelaskan tentang method Mampu menggunakan event handling Mampu membuat method

A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Mengetahui cara menangani exception dengan cara melempar exception. 2. Mengetahui cara membuat sendiri class exception.

Pemrograman Berorientasi Object

Exception Handling. Oleh : Agus Priyanto, M.Kom

public class Test { int i = 6; int j = 3; System.out.println(i/j); } Output :

Exception Handling. Prepared by Viska Mutiawani. 1

PERTEMUAN III OBJEK DAN CLASS TUJUAN PRAKTIKUM

IKG2I4 / Software Project I

Exception Handling Lanjutan

1. Apa yang harus dilakukan oleh programmer untuk menangani user-defined exception? Menuliskan exception sebagai start method

Sukses. Kesalahan pada URL. File tidak lengkap. Kesalahan umum

Modul 4 Exception, I/O, dan Operasi File

EXCEPTION HANDLING. Bug : kesalahan yang merupakan kelemahan dari perancangan atau implementasi

Definisi Eksepsi (exception)

Praktikum 9 Exception Handling

IF PEMROGRAMAN LANJUT EXCEPTION. Oleh : Andri Heryandi, M.T.

Penanganan Kesalahan

Variabel tersebut seharusnya bisa dideklarasikan didalam try block dan block catch

03/04/2018. Pemrograman Berorientasi Object

Waktu Sisa : 0:43:4. Sukses. Kesalahan pada URL. File tidak lengkap. Kesalahan umum. Mengerjakan finally. Diluar block

EXCEPTION. 2. Pada kondisi bagaimana klausa finally tidak akan dieksekusi? Kode didalam block try memiliki statement return

PERTEMUAN 3 OBJEK DAN CLASS

PRAKTIKUM I EXCEPTION HANDLING

PRAKTIKUM PEMROGRAMAN OBJEK DENGAN JAVA MODUL KE-5 EXCEPTION HANDLING

Tidak ada satupun dari pilihan di atas yang benar karena checked exception tidak bisa ditulis

Praktikum Exception Handling

MODUL 9 EXCEPTION HANDLING

Penjebakan Eksepsi. Nur hasanah, M.Cs

Pemrograman Lanjut Exception Handling PTIIK

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET PEMROGRAMAN 2

Bahasa Pemrograman 2.

Pemrograman Berorientasi. Exception Handling

PEMROGRAMAN JAVA : EXCEPTION

4/11/2013. Topik. Exceptions dan Assertions Pengenalan Pemrograman 2. Topik. Topik EXCEPTIONS. Class Error dan Exception

Exception Handling and Multithreading

MODUL 7 - EXCEPTION HANDLING

1.Tujuan. 2. Latar Belakang

BAB Tujuan. 2.2 Apa itu Exception? Pendahuluan Error dan Exception Classes

Abstract Class dan Interface. Viska Mutiawani, M.Sc

EXCEPTION HANDLING. 1. Mampu menangani eksepsi 2. Mengetahui dan memahami tentang multithreading 3. Dapat membuat program tentang exception handling

Polymorphism. Materi ke-8 Pemrograman Berbasis Objek

1. Manakah jawaban yang benar,pada saat Anda mengcompile dan menjalankan class berikut ini:

2. Pilih instruksi yang dapat digunakan dalam method actionperformed untuk membedakan antara tombol buttonone dan buttontwo.

Inheritance (Pewarisan) Pengertian dasar inheritance

1. Keyword mana yang memiliki fungsi sama dengan keyword this dan menyediakan reference ke atribut turunan dari objek? super

PEMOGRAMAN JAVA. Yoannita. Tipe Data (ii) : Array Exception Handling

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Paket dan Interface. 15 th week Estu Sinduningrum ST,MT

Overriding. Subclass yang berusaha memodifikasi tingkah laku yang diwarisi dari superclass. Tujuan: subclass memiliki tingkah laku yang lebih

Apa yang menjadi output potongan kode diatas? Error karena tidak ada String yang di-passing kedalam konstruktor Bapak

Array Multidimensi. Pemrograman Dasar. Java

PENANGANAN EKSEPSI. class Exc0 { public static void main (String args[]) { int d = 0; int a = 42 / d; } }

CHAPTER #5 DEBUGGING AND EXCEPTION HANDLING

Menangkap Kesalahan (Error Handling)

E-Book PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK. Disusun Oleh: Arfian Hidayat, S.Kom

Pemograman Java. Yoannita, S.Kom. Argumen Command Line Exception Handling Package

//PROGRAM 9-8. int[] A = new int[5]; // SALAH, karena tidak terdapat. class BanyakEksepsi { indeks ke-5. public static void test(int a, int b) { try {

Cara Membaca File Text di JAVA

PEMAHAMAN DASAR DASAR JAVA

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG

2 TIPE DATA DAN VARIABEL

INHERITANCE AND POLIMORPHISM PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM

Overriding, Overloading, Polymorphism. Pertemuan 10 Pemrograman Berbasis Obyek Dr. Rodiah

KARAKTERISTIK PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (OOP) Pemrograman berorientasi Objek mempunyai karakterisitik sebagai berikut:

Modul Praktikum 4 Pemograman Berorientasi Objek

Obyektif : KONTROL ALUR PROGRAM

Input Nilai tanpa Case String di Java

IT652 Pemrograman Berorientasi Aspek. Ramos Somya

BAB II VARIABEL DAN TIPE DATA

1. Mana diantara pilihan-pilihan berikut ini yang merupakan penulisan loop yang benar?

Pertemuan 2 (2) : Membuat Class dan mengakses Anggota Class

Pemrograman Berorientasi Objek 2

Pemrograman Berorientasi. Class dan Obyek 2

Praktikum. PBO (Kelas K) Oleh : MOHAMMAD SHOLIKIN

PEMROGRAMAN JAVA : VARIABEL DAN TIPE DATA

Algoritma Pemrograman 1

Variabel dengan tipe dasar hanya dapat menyimpan sebuah nilai

MODUL 3. Inheritance, Abstract Class, Interface TUJUAN PRAKTIKUM LANDASAN TEORI. A. Inheritance

IT210 Pemrograman Visual. Ramos Somya

BAB 5 Mendapatkan Input dari Keyboard

PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK

Gambar 1: Hirarki class

Modul Tutorial C# 2 DASAR PEMROGRAMAN C# : STATEMENT DAN OPERATOR ENRICO BUDIANTO MICROSOFT INNOVATION CENTER UNIVERSITAS INDONESIA

Pemrograman I. By : Sri Rezeki Candra Nursari SKS

I/O (Input dan Output)

Modul Praktikum Bahasa Pemrograman 1

BAB 8 Argumen dari Command-line

PRAKTIKUM 8 FILE INPUT OUTPUT

TPI4202 e-tp.ub.ac.id. Lecture 4 Mas ud Effendi

Modul Praktikum Pemrograman

Transkripsi:

Percobaan 6 Exception Pokok Bahasan Penanganan Eksepsi Menangkap Eksepsi Catch Secara bertingkat Melontarkan Eksepsi Melontarkan kembali Eksepsi Klausa Throws Tujuan Belajar Dengan praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat: Dapat memahami cara penanganan Eksepsi Memahamkan cara Menangkap Eksepsi Dapat menjelaskan konsep catch secara bertingkat Memahamkan cara melontarkan eksepsi Memahamkan cara melontarkan kembali eksepsi Dapat menjelaskan tentang klausa throws Praktikum Dasar Programming 2 38

Dasar Teori A. Pemahaman Dasar Eksepsi (exeption) adalah suatu mekanisme yang digunakan oleh beberapa bahasa pemrograman untuk mendeskripsikan apa yang harus dilakukan jika ada suatu kondisi yang tidak diinginkan terjadi. Eksepsi dapat dijumpai saat: Mengakses method dengan argumen yang tidak sesuai Membuka file yang tidak ada Koneksi jaringan yang terganggu Manipulasi operan yang nilainya keluar dari batasan yang didefinisikan Pemanggilan class yang tidak ada Java menyediakan dua kategori besar untuk eksepsi yang disebut sebagai checked exception dan unchecked exception. Checked Exception adalah eksepsi yang diantisipasi oleh programmer untuk dihandle dalam program dan terjadi dikarenakan oleh kondisi luar yang siap muncul saat program berjalan. Misalnya membuka file yang tidak ada atau gangguan jaringan. Unchecked Exception bisa muncul dari kondisi yang merepresentasikan adanya bug atau situasi yang secara umum dianggap terlalu sulit bagi program untuk menghandlenya. Disebut sebagai unchecked karena kita tidak perlu mengeceknya atau melakukan sesuatu jika kondisi ini terjadi. Eksepsi yang muncul dari kategori situasi yang merepresentasikan bug ini disebut sebagai runtime exception. Misalnya mengakses array melebihi size yang dimilikinya. Sedangkan eksepsi yang muncul sebagai akibat dari isu environment software yang ini jarang sekali atau sulit sekali untuk dihandle- disebut sebagai error, misalnya running out memory. Praktikum Dasar Programming 2 39

Jadi, class Exception mendefinisikan kondisi error yang ringan yang dijumpai oleh program. Sedangkan untuk kondisi error yang berat didefinisikan dengan Error. Class Exception adalah sebuah class dasar yang merepresentasikan checked exception. Dalam hal ini, bukannya membiarkan terjadinya penghentian program, sebaliknya Anda harus menuliskan beberapa kode untuk menghandle eksepsi dan berikutnya melanjutkan program. Class Error adalah class dasar yang digunakan untuk kondisi error serius yang tidak terdeteksi. Dalam banyak kasus, Anda harus membiarkan program diterminasi. Class RuntimeException adalah class dasar yang digunakan untuk unchecked exception yang bisa muncul sebagai akibat dari bug program. Pada banyak kasus, Anda harus membiarkan program dihentikan. Ketika dalam program terjadi eksepsi, method yang menemukan error tersebut bisa menghandle sendiri atau melemparkannya ("throw") kembali kepada pemanggilnya untuk memberi sinyal bahwa telah terjadi suatu masalah. Sebagai contoh, Coba jalankan program ini. Apa hasilnya? public class Eksepsi { public static void main (String[] args) { int i = 0; String myarray[] = {"Array pertama", "Array kedua", "Array ketiga" ; while (i < 4) { System.out.println (myarray[i]); i++; Menghandle Eksepsi (Exception Handling) Jika tidak diberikan kode untuk menghandle situasi, maka program akan diterminasi dengan sebuah pesan kesalahan seperti contoh hasil runtime program di atas. Praktikum Dasar Programming 2 40

Upaya menghandle eksepsi memungkinkan program untuk menangkap eksepsi, menghandlenya kemudian melanjutkan eksekusi program. Dalam hal ini digunakan statemen try dan catch. Dengan perincian sbb : Blok try adalah kode yang memungkinkan terjadinya pelemparan (throw) eksepsi tertentu Blok catch adalah kode yang akan dieksekusi jika sebuah tipe eksepsi dilemparkan try { //code that might throw a particular exception catch(myexceptiontype myexcept) { //code to execute if MyExceptionType exception is thrown catch(exception otherexcept) { //code to execute if a general Exception exception is thrown Dimungkinkan ada beberapa blok catch setelah sebuah blok try, yang masing-masing akan menghandle tipe eksepsi yang berbeda Statemen finally Statemen finally digunakan untuk mendefinisikan sebuah blok kode yang akan senantiasa dieksekusi jika eksepsi berhasil ditangkap dalam blok catch. Perhatikan contoh di bawah ini public class Eksepsi2 { public static void main(string[] args) { int i = 0; String myarray[] = {"Array pertama","array kedua","array ketiga"; while (i < 4) { try { System.out.println(myarray[i]); i++; catch (ArrayIndexOutOfBoundsException e){ System.out.println("Re-setting Index Value"); i = 0; finally { System.out.println("This is always printed"); Praktikum Dasar Programming 2 41

Pengesetan indeks kembali menjadi 0 mengakibatkan program dieksekusi dalam infinite loop. Kategori eksepsi Di bawah ini adalah hirarki class yang merepresentasikan pengkategorian eksepsi. Dalam hal ini class java.lang.throwable merupakan class parent dari seluruh objek yang bisa dilempar dan ditangkap menggunakan mekanisme exception handling. StackOveflowError Error VirtualMachineError - - - AWTError - - - OutOfMemoryError Throwable ArithmeticException RuntimeException - - - NullPointerException Exception IndexOutOfBoundsException IOException EOFException FileNotFoundException Sehingga dalam contoh di atas terdapat statemen : catch (ArrayIndexOutOfBoundsException e) Praktikum Dasar Programming 2 42

merupakan jenis RuntimeException. Jika Anda tidak hafal jenis eksepsinya secara pasti, bisa mengambil parent classnya. Eksepsi yang umum Java menyediakan beberapa eksepsi yang telah didefinisikan. Beberapa eksepsi yang umum, di antaranya adalah : ArithmeticException hasil dari operasi divide-by-zero terhadap integer Contoh : int i = 12 / 0; NullPointerException mengakses membernya (atribut atau method) ketika reference-nya masih menunjuk ke null, misalnya ketika belum dicreate instance objectnya Contoh : Date d = null; //tanpa membuat instance object System.out.println(d.toString()); NegativeArraySizeException membuat array dengan size yang diset negatif ArrayIndexOutOfBoundsException mengakses array melebihi indeks terbesarnya SecurityException biasanya terjadi pada sebuah browser, ketika class SecurityManager melempar eksepsi kepada applet yang melakukan operasi yang membahayakan host atau file-filenya (tidak berhak mengaksesnya), misalnya mengakses file system lokal, membuka soket ke sebuah host yang berbeda dengan host yang melayani applet, dll Overriding method & eksepsi Ketika meng-override method yang melempar eksepsi, maka method yang mengoverride hanya bisa mendeklarasikan eksepsi yang sama classnya atau subclass dari eksepsi yang dilemparkan oleh metode yang di-override. Perhatikan contoh berikut ini : public class TestA { public void methoda() throws RuntimeException { Praktikum Dasar Programming 2 43

public class TestB1 extends TestA { public void methoda() throws ArithmeticException { Bisa karena ArithmeticException adalah subclass dari RuntimeException public class TestB2 extends TestA { public void methoda() throws Exception { Gagal karena Exception adalah class induk dari RuntimeException Soal Pendahuluan 1. Apa perbedaan antara error dan eksepsi! 2. Apakah try dapat mengandung except dan finally sekaligus??beri contoh programnya! Percobaan Praktikum Dasar Programming 2 44

Latihan 2. cobaexception.java (ArithmeticException - error div by zero try-catch) Praktikum Dasar Programming 2 45

Praktikum Dasar Programming 2 46

Soal Laporan Resmi 1. Apa perbedaan antara keyword throw dengan throws! 2. Jelaskan fungsi pembuatan subclass eksepsi sendiri! Praktikum Dasar Programming 2 47