PRAKTIKUM 12 APPLICATION LAYER (DNS)

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL 3 APLIKASI WEB

MODUL 4. DNS (Domain Name System)

PRAKTIKUM 13 APPLICATION LAYER (SNMP)

MEMBANGUN DNS MENGGUNAKAN IPv6

A I S Y A T U L K A R I M A

PRAKTIKUM 11 APPLICATION LAYER

Konfigurasi DNS & Web Server

DNS SERVER LINUX DEBIAN 8.5

Konfigurasi Dns Server

KONFIGURASI DNS DEBIAN LENNY DI VIRTUALBOX

PRAKTIKUM 13 DYNAMIC DNS

MODUL 6 STATIC ROUTING

DNS SERVER. Jaringan Komputer

-KONFIGURASI DNS SERVER UBUNTU SERVER

Praktikum 3. Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:

Pembahasan UPK Paket 1

MODUL 4 PC ROUTER. Gambar 1 Komunikasi dua komputer

A.3. Tool network traceroute Untuk mengecek koneksi digunakan protokol ICMP dengan perintah ping atau traceroute.

PRAKTIKUM 3 Dynamic Host Configuration protocol pada Linux (Ubuntu) dan Windows 1. Praktikum 4. Dynamic Host Configuration Protocol

REMOTE ACCESS DNS SERVER

PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN KOMPUTER. DNS SERVER (Domain Name System) Oleh : Idris Winarno

JOB SHEET. PRAKTIK MATA PELAJARAN Troubleshooting Jaringan PAKET KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN KELAS XII

1 BAB I DOMAIN NAME SERVER (DNS)

Setup DNS di Debian 7.x.x

~ Q u i c k N o t e s ~

1. Konfigurasi DHCP server.

MODUL 6 PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER DNS SERVER. Oleh:

MEMBUAT WEB SERVER DENGAN DEBIAN 6 SQUEEZE VIA VIRTUAL BOX

PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN KOMPUTER DHCP SERVER

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ADMINISTRASI MANAJEMEN JARINGAN DNS SERVER

DNS SERVERS. 1. Lakukan login sebagai root pada terminal #su

KONFIGURASI PROXY & MAIL SERVER DENGAN DEBIAN 5 BERBASIS VMWARE

MODUL 7 NAT dan PROXY

APPLICATION LAYER. Pengertian Application layer Service application layer (HTTP, DNS, SMTP)

Pengantar Open Source dan Aplikasi Jaringan Komputer di Sistem Operasi Linux. Rusmanto at gmail.com Rusmanto at nurulfikri.ac.id

1. Anda harus login dulu ke server anda dengan menggunakan root 2. Kemudian cek apakah paketnya sudah terinstall atau tidak dengan perintah berikut

MODUL 4 KONFIGURASI FIREWALL [TCP WRAPPER]

Konfigurasi DNS, MAIL dan WEBMAIL SERVER pada Debian 5.3 Jobsheet and Tutorial Oleh Ahmad Sanusi, S.Sos.I

Membuat DNS Server di Debian 5 (Lenny)

MUHAMMAD ZEN SAMSONO HADI, ST. MSc.

IP Subnetting dan Routing (1)

MODUL 3 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. DHCP Server. Oleh: Nani Setyo Wulan S.Pd. Nelyetti S.Kom.

PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG

TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Mengenalkan pada mahasiswa tentang konsep dasar firewall 2. Mahasiswa mampu melakukan proses filtering menggunakan iptables

Bab 3 Setting DNS Server

KONFIGURASI DNS SERVER. Dengan Ubuntu Server

TUTORIAL KONFIGURASI FIREWALL DENGAN DEBIAN SERVER

KONFIGURASI DEBIAN SERVER

Modul 3 Server Web dan DNS

DNS (DOMAIN NAME SERVER) DI DEBIAN 6 BERBASIS TEKS di VirtualBox

Membuat DNS (Domain Name Server) di Debian6 dengan virtualbox dan Clientnya Komputer Host OS windows 7. Oleh : Nama : Arse Irawhan Ardhitia

Management Server. Aditya Mahendra Saputra KA34

Jaringan Komputer MODUL 7. Tujuan

VINCENSIUS YUDHISTIRA LINDUNG S. FB :

Pengenalan Linux Konfigurasi TCP/IP

DATABASE SERVER WEB SERVER SUBDOMAIN

ADMINISTRASI JARINGAN DEBIAN SERVER

Modul 8 Cisco Router RIP

Bab V DNS pada IPV6 Iljitsch van Beijnum

SMK PASUNDAN 2 BANDUNG

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ADMIN DAN MANAJEMEN JARINGAN Mail Server

eth0 server --> (public) eth1 server --> eth0 router -->

JOOBSHEET ADMINISTRASI SERVER

Makalah Administrasi Jaringan Komputer

TRANSPORT LAYER. Aplikasi dan Operasi pada TCP dan UDP

KOMUNIKASI DATA & JARINGAN KOMPUTER (TUTORIAL DNS SERVER)

LAPORAN MEMBUAT WEB SERVER DENGAN SISTEM OPERASI UBUNTU Oleh : Hendro Wijayanto ( ) Danang Kurniawan ( )

Modul 5 Cisco Router

TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Mengenalkan pada mahasiswa tentang konsep dasar firewall 2. Mahasiswa mampu melakukan proses filtering menggunakan iptables

Routing IP adalah proses pengiriman data dari satu host dalam satu network ke host

Mata Pelajaran : Materi Kompetensi Tahun Pelajaran 2011/2012. : Membangun PC Router dan Internet Gateway (edisi.1)

DNS SERVER, WEB SERVER, FTP SERVER, PROXY SERVER

Network Address Translation (NAT)

Internet Protocol (IP)

PEMBAHASAN PAKET 1 SOAL UJIAN PRAKTIK KEJURUAN TKJ TP by blogtkj.com

Pertemuan 1: Pengkabelan

TKJ Instruktur : Warjana, S.Pd. & Rohmadi H., S.Pd., M.T.

Mengkonfigurasi system Firewall sebagai Internet gateway pada system operasi Debian 6.0

Load Balancing Server

Worksheet. Instalasi Bind9 pada Debian I SMK NEGERI 1 TAPIN SELATAN

Installasi IPRoute2 dapat dilakukan dengan cara : # apt-get install iproute

Konfigurasi Jaringan di Linux. Rolly Yesputra rollyyp.wordpress.com WA

INSTALASI DNS SERVER-WEBSERVER-PROXY SERVER-FTP SERVER

Modul 11 INSTALL DAN KONFIGURASI NTP SERVER

Domain Name System. Febby muhammad ilham. Abstrak

Modul 7 Protokol Dynamic Routing : RIP

LAPORAN PROJECT UAS ADVANCED NETWORKING MEMBANGUN MAIL SERVER MENGGUNAKAN POSTFIX PADA LINUX DEBIAN. Tugas untuk memenuhi nilai UAS Jarkom Lanjut

Domain Name Service (DNS)

: Konfigurasi Network, install paket2 dan konfigurasi DNS

Gambar 1. Langkah-langkah VPN

Membuat Web Server di Linux

Membangun PC Router dan Proxy Server

Internet Protocol (IP) address

MODUL 8 STREAMING SERVER

Gambar 1. Topologi Soal Paket 1

MEMBANGUN DNS, MAIL DAN WEBMAIL SERVER. Pengetikan password tidak ditunjukkan demi keaamanan. Maka ketik saja password sampai selesai kemudian ENTER

Membangun Network Services di Linux

D dan E tidak digunakan, karena diperuntukan untuk penelitian. Penomoran netmask dapat disingkat, misalkan dapat disingkat menjadi /24

3. Salah satu tipe jaringan komputer yang umum dijumpai adalah. a. Star b. Bus c. WAN d. Wireless e. Client-server

Network Address Translation (NAT)

Transkripsi:

PRAKTIKUM 12 APPLICATION LAYER (DNS) I. Tujuan 1. Mahasiswa memahami konsep aplikasi DNS. 2. Mahasiswa mampu membangun dan mengkonfigurasi DNS II. Peralatan Yang Dibutuhkan 1. Beberapa komputer yang berfungsi sebagai server. 2. Beberapa komputer yang berfungsi sebagai client. 3. Hub/switch sebagai penghubung jaringan. 4. Kabel jaringan secukupnya. III. Dasar Teori DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain. DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat e-mail. DNS menghubungkan kebutuhan ini. Penggunaan nama sebagai pengabstraksi alamat mesin di sebuah jaringan komputer yang lebih dikenal oleh manusia mengalahkan TCP/IP, dan kembali ke jaman ARPAnet. Dahulu, setiap komputer di jaringan komputer menggunakan file HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIR International), yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama (secara teknis, file ini masih ada - sebagian besar sistem operasi modern menggunakannya baik secara baku maupun melalui konfigurasi, dapat melihat Hosts file untuk menyamakan sebuah nama host menjadi sebuah alamat IP sebelum melakukan pencarian via DNS). Namun, sistem tersebut diatas mewarisi beberapa keterbatasan yang mencolok dari sisi prasyarat, setiap saat sebuah alamat komputer berubah, setiap sistem yang hendak berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan update terhadap file Hosts. Dengan berkembangnya jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan: sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubaha tersebut secara dinamis. Inilah DNS. Paul Mockapetris menemukan DNS di tahun 1983; spesifikasi asli muncul di RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah memproposikan beberapa tambahan dari protokol inti DNS.

Pengelola dari sistem DNS terdiri dari tiga komponen: * DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi. * recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver, dan mengembalikan jawaban kepada para resolver tersebut * authoritative DNS server yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya) Gambar 1. Sistem kerja DNS IV. Tugas Pendahuluan 1. Bagaimana konsep DNS dalam jaringan komputer 2. Bagaimana aplikasi DNS dalam jaringan yang sesungguhnya 3. Jelaskan perbedaan primary master, secondary master dan caching only. V. Percobaan 1. Bangunlah jaringan seperti berikut : NB: Gambar 2 Jaringan Percobaan

Gunakan dhclient di masing-masing PC untuk mendapatkan IP dari router. 192.168.50.x & y : IP dari router Pilih 192.168.50.x sebagai PC Server Pilih 192.168.50.y sebagai PC Client A. Konfigurasi dengan file : hosts 2. Tambahkan keterangan pada PC Server # vim /etc/hosts 192.168.50.10 www.coba.com # IP PC Server 192.168.50.20 mail.coba.com # IP PC Client 3. Tambahkan keterangan juga pada PC Client # vim /etc/hosts 192.168.50.10 www.coba.com # IP PC Server 192.168.50.20 mail.coba.com # IP PC Client 4. Tes konfigurasi : a. Dari PC Server lakukan ping dengan menggunakan nama : # ping www.coba.com # ping mail.coba.com b. Dari PC Client lakukan ping dengan menggunakan nama : # ping www.coba.com # ping mail.coba.com B. Konfigurasi dengan DNS 5. Pada PC Server a. Instalasi paket DNS (bind9) # apt-get install bind9 b. Cek port yang digunakan oleh DNS : # netstat nlptu grep named c. Buat domain dengan nama : jarkom.com # vim /etc/bind/named.conf => tambahkan di baris paling bawah d. Pindah ke direktori /var/cache/bind dan buat 2 buah file seperti konfigurasi diatas, yaitu : db.jarkom.com dan db.arpa Konfigurasi sebagai berikut : db.jarkom.com, untuk merubah dari nama ke IP Address # cd /var/cache/bind

# vim db.jarkom.com db.arpa, untuk merubah dari IP Address ke nama # vim db.arpa e. Restart aplikasi DNS (bind9) # /etc/init.d/bind9 restart 6. Pada PC Client a. Edit pada file /etc/resolv.conf untuk mensetting client sebagai resolver. # vim /etc/resolv.conf nameserver 192.168.50.10 => arahkan ke DNS Server b. Tes konfigurasi di server sbb : Tranlasi dari nama ke IP Address # nslookup www.jarkom.com # dig www.jarkom.com # host www.jarkom.com # ping www.jarkom.com # ping web.jarkom.com

Tranlasi dari IP Address ke nama Ulangi langkah diatas tapi gantilah nama dengan no IP.

LEMBAR ANALISA Praktikum Jaringan Komputer -1 (Application Layer-DNS) Tanggal Praktikum : Kelas : Nama dan NRP : A. Gambar topologi jaringan beserta informasi IP Address dan interfacenya. KONFIGURASI DENGAN HOSTS B. Catat hasil pada poin 2 dan 3 C. Catat hasil ping pada poin 4 KONFIGURASI DENGAN DNS D. Catat hasil cek port pada poin 5.b. E. Catat hasil konfigurasi di poin 5.d. F. Catat hasil tes konfigurasi dari PC Client dengan tranlasi dari nama ke IP (poin 6.b) F. Catat hasil tes konfigurasi dari PC Client dengan tranlasi dari IP ke nama (poin 6.b)