3.PHP . PHP

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL 8 WEB PROGRAMMING : PHP 3


PHP HTML : SESSION PHP COOKIES

Tag dasar yang akan kita gunakan untuk membuat form di HTML adalah tag form, input, textarea, select dan option.

A. Tujuan B. Dasar Teori 1. Pemrosesan Form 2. Konsep Penggunaan Tag <form> pada HTML

File dan Direktori PHP. Pemrograman Internet

Pengenalan Script. Definisi HTML

Kapita Selekta (KBKI82127, 2 sks) Materi : Penanganan Form

Bab 5 FORM. A. Maksud Dan Tujuan 1. Maksud

Formulir. Menyisipkan / membuat formulir, lakukan salah satu cara berikut : Insert Forms Insert Bar, pilih kategori Forms

PHP File Upload.

Atribut ACTION tempat menspesifikasikan URL yang akan digunakan sebagai pemroses field input form.

Pengenalan Perancangan Web 2017

Pemrograman Web Week 2. Team Teaching

PENGANTAR KOMPUTER DAN TI 2C PERTEMUAN 6 FORM & INPUT HTML

Web Programming. Elfan Nofiari. IF-ITB/EN/Mar-05 IF3292 Web Programming. Page 1

Materi 2 Komputer Aplikasi IT (KAIT) 2 SKS Semester 1 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya nizar.radliya@yahoo.com

PHP HTML : SESSION - COOKIES

PERTEMUAN 1. Kompetensi Dasar : Menjelaskan konsep dasar dan teknologi Webpage

MODUL 3 HTML. (HyperText Mark-Up Language) Sub : Tabel & Form

MODUL 8.1 WEB PROGRAMMING : PHP 4

[FORM AND FRAME] PEMROGRAMAN WEB MODUL [ O L E H : Y U N I T A P R A S T Y N I N G S I H, S. K O M ]

Perancangan & Pemprograman WEB. Pertemuan 4 Materi Formulir &Latihan HTML

WEB DINAMIS 1 PENANGANAN FORM. Agustina Purwatiningsih., S.Kom

Muhammad Zen Samsono Hadi, ST. Msc.

Modul 5. Membuat Formulir Pada Template. Disusun oleh. Sri Siska Wirdaniyati JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

PANDUAN MENGGUNAKAN WEB INTRANET DAN PERUSAHAAN

Upload File dengan Metode AJAX

RIO ANDRIYAT KRISDIAWAN, M.KOM

MODUL 3 PHP. (String, File, Upload)

Pengenalan JavaScript

MODUL III MEMBUAT FORM DAN HALAMAN WEB DENGAN FRAME

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

Form Mampu membuat form dan dan mengirim data ke halaman lain Pengaturan Validasi dan keamanan form. Sesi 5

KEGIATAN BELAJAR I I. MENGENAL E MAIL

KURSUS ONLINE JASA WEBMASTERS

10.1 Menggunakan FTP

BUKU MANUAL PENGGUNA WEB MAIL WONOGIRIKAB.GO.ID

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Fungsi fungsi tambahan dalam PHP Session dan Cookie

BAB III IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI WEB LOG

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman PHP7 untuk Pemula

Perangkat Lunak Pengembangan Web

2 Jangan terlalu banyak mengutip. Perlakukan secara pribadi. Jangan gunakan huruf kapital. Jangan Membicarakan Orang Lain. Jangan gunakan CC.

Form identik dengan formulir

TASK 5 JARINGAN KOMPUTER

Pertemuan 7 File dan Direktori

2. DASAR TEORI 2.1 PHP5

BAB 2 LANDASAN TEORI

HTTP Protocol Ketika sebuah alamat web (atau URL) yang diketik ke dalam web browser, web browser melakukan koneksi ke web service yang berjalan pada

Mengenal PHP dan Web Server

1. Praktikan mampu mendeskripsikan cara pengiriman data ke server melalui form. 3. Praktikan mengetahui Control Text dan penggunaannya pada form

Review Pemrograman Web I

MODUL XIV WEB BROWSER. A. MAKSUD 1. Maksud Memperkenalkan Internet kepada mahasiswa 2. Tujuan Mahasiswa dapat menggunakan internet, dan membuat .

SMH2D3 Web Programming. 7 BAB V PHP SESSION & COOKIES. H a l IDENTITAS. Kajian Teknik pemrograman menggunakan PHP

TAG HTML LANJUT Tujuan Instruksional :

JENIS-JENIS APLIKASI UNTUK SERVER MENGADMINISTRASI SERVER DALAM JARINGAN. Pembahasan: Habib Ahmad Purba. 0 P a g e

1. Mahasiswa mampu membuat form pada dokumen HTML. 2. Mahasiswa memahami cara penggunaan dari fasilitas Form pada halaman dokumen HTML

Membuat Newsletter Menggunakan WordPress

BAB-12 MEMBUAT FORM HTML

PANDUAN MENGGUNAKAN LUMAJANGKAB.GO.ID

Penggunaan Teknologi Komputer di Bidang Perbankan. Disusun Oleh : : M. Agus Munandar : P

BAB III LANDASAN TEORI. berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi. Contoh aplikasi

PHP & MYSQL. Universitas Komputer Indonesia 2004 Taryana. S

Web Programming (WP) Step 2 [ HTML & PHP BASIC]

Budi Setyono Pengantar Internet 1/31

BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM APLIKASI JAVA VIDEO CONFERENCE. 1. Prosesor 500 MHz atau lebih tinggi, MB RAM minimum, 3. 1 MB free hardisk space

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM

BAB 5 MEMAHAMI METHOD GET DAN POST PADA PHP

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB PHP INTRODUCTION

MODUL PRATIKUM - 05 PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

MODUL 2 HTML LANJUT. (Tabel, Form, dan Frame) Mampu menjelaskan table, frame, form, image, hyperlink pada HTML Lanjut dan membuat aplikasinya

Pengenalan Komputer dan Internet

TUTORIAL PHP MYSQL Langkah Tepat menjadi Web Developer Handal, menguasai PHP dan MySQL, jalan terbaik membuat website dan aplikasi berbasis web

FTP SERVER MAIL SERVER WEBMAIL

INSTALLATION GUIDE INSTALLATION GUIDE. PT.Technomatic Cipta Mandiri. IT division: Jl. Cikutra Baru Raya No.2 Bandung-40124

Prak. E-Bussiness & E-Commerce HTML. (HyperText Markup Language) RAHMADY LIYANTANTO liyantanto.wordpress.com

Panduan Web Desain Menggunakan Editor Macromedia Dreamweaver 8

Pengembangan E-learning dengan Moodle

1. Membuka Webmail Untuk membuka webmail, kita menggunakan browser (Internet Explorer atau Firefox) dan mengetikkan alamat

HTML FORM. Praktikum III

Cara Penggunaan KEMENHUB :

Soal Remedial Prakarya-1

Mahasiswa memahami Pengertian, fungsi, aplikasi untuk menjalankan JavaScript, cara menjalankan kode, cara memasukkan kode JavaScript ke dalam HTML

BAB 2 LANDASAN TEORI. saling berinteraksi / bekerja sama membentuk suatu sistem kerja. Komputer berfungsi. Beberapa komponen komputer yaitu :

Mengenal dan Mengedit HTML

Keamanan Web Server. Pertemuan XI WEB HACKING

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG CONTOH KASUS. Diktat Mata Kuliah Aplikasi Teknologi Online Oleh : Andri Heryandi

C. Ms Powerpoint D. Notepad E. Ms Acces

Script PHP dan MySQL J A M K E E M P A T

MODUL 5 GET & POST Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017

MENGUPLOAD WEBSITE KE SERVER HOSTING

Pertemuan Ke-5 Client Side Scripting (JavaScript) S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1

ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB

PENGENALAN INTERNET. Pertemuan X Konsep Internet Kegunaan Internet Sejarah Internet

Dasar-dasar Web dan HTML Minggu I. Pemrograman Web - Rosa Ariani Sukamto

Pemrograman PHP Lanjut. Ahmad Zainudin, S.ST Pemrograman Internet

Transkripsi:

3.PHP E-MAIL PHP Email - FORM SEND E-MAIL PHP UPLOAD _ FORM UPLOAD PROSES SIMPAN FILE YG DIUPLOAD Pemrosesan Upload File Lebih Lanjut PHP E-Mail Salah satu cara untuk membantu seorang pengunjung suatu website agar dapat membantu mempublikasikan/menyebarkan informasi tentang keberadaan suatu web adalah dengan menyediakan fasilitas untuk membantu mengirimkan email kepada teman yang dikenalnya supaya dapat mengetahui website yang baru saja dikunjunginya cukup bagus untuk dikunjungi, sayang kalau belum sempat melihat. Email dengan interface web dan pengiriman otomatis tentang informasi suatu artikel atau situs web dapat dibuat dengan mudah. PHP menyediakan fasilitas ini. Untuk dapat melakukan pengiriman email dengan menggunakan PHP maka harus dipastikan terlebih dahulu bahwa anda mempunyai server yang berfungsi untuk mengirimkan email disebut dengan server SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). To send email in a PHP script use the mail function. Mail(string to, string subject, string message,[,string additional_headers [,string additional_parameters]]) KETERANGAN string to, = Kepada : Alamat yang dituju. string subject, : Subject/Judul dari pesan yang akan ditampilkan/dimunculkan dalam E-mail penerima string message, = Isi pesan, bila diclick subject/judul pesan, oleh penerima akan mincul ini pesan [,string additional_headers [,string additional_parameters]] : Bersifat optional, bila ada data lain, bias berupa file, dll ATAU, Bisa ditulis : Mail( kepada, subejk, isipesan, datalain ) This sends an email to the email address in to, with subject subject and message message. OR You can also set additional mail headers

and parameters to mail : $Result = mail(steve@ispname.com, Web mail, $_REQUEST[ message ]); OR : Can also Writted with attachments $result = mail( steve@chooseanisp.com, Web mail, $_REQUEST[ message ],$headers); Message is retrieved from html form Additional email headers like the following may be specified. [,string additional_headers [,string additional_parameters]] = DataLain : Bersifat optional, bila ada data lain, bias berupa file, dll $result = mail( steve@chooseanisp.com, Web mail, $_REQUEST[ message ],DataLain); Examp : cc ( carbon copy ) bcc ( blind carbon copy ) These are set with the additional_headers parameter. $headers.= cc:.$_request[ cc ]. \r\n ; $headers.= bcc:.$_request[ bcc ]. \r\n ; $result = mail( steve@chooseanisp.com, Web mail, $_REQUEST[ message ],$headers); Kirim Email dengan SMPT *nix Pada lingkungan *nix maka server SMTP menggunakan software sendmail. Software yang akan digunakan ini telah didefinisikan pada php Mail(string to, string subject, string message,[,string additional_headers [,string additional_parameters]]) OR : Can also Writted with attachments Mail( kepada, subejk, isipesan, datalain ) Contoh : ini_set( SMTP, 172.16.1.1 ); ini_set( sendmail_form, $dari ); mail( $kepada, $subjek, $pesan ); Contoh ini menunjukkan kemampuan dari PHP untuk menggunakan suatu server SMTP yang didefinisikan untuk mengirimkan email dari komputer server web kita dengan menggunakan PHP.

Jika anda menggunakan *nix sebagai sistem operasi dan server webnya maka init_set() tidak harus dituliskan, karena defaultnya sudah mengacu kepada dirinya sendiri, dengan asumsi bahwa dirinya (server) sudah mempunyai SMTP server berupa sendmail. Contoh ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan digabungkan dengan form untuk isian email dari browser web. Kirim Email dengan SMTP Windows NT/2000 Khusus untuk digunakan pada server web MS IIS pada Windows NT/2000 yang telah dipasang server SMTP-nya. Ini menggunakan cara yang tricky akal-akalan, karena SMTP pada Windows NT atau Windows 2000 server tidak dapat diakses langsung seperti halnya SMTP pada lingkungan *nix. Setiap email yg akan dikirim oleh Windows NT Server atau W2000 Server akan disimpan dg nama message.eml di direktori c:\inetput\mailroot\pickup Directoyr ini adalah direktori default hasil instalasi. Definisi direktori ini mungkin berbeda dg definisi yg ada pada server SMTP anda, tetapi ini adalah direktori default hasil instalasi, apabila tidak ada perubahan yang dilakukan oleh administrasi sistem anda. Ini dapat dikembangkan dengan dikombinasikan form isian agar tujuan dan isi komentarnya juga dapat berubah-ubah seusai dengan kebutuhan, Contoh : Perhatikan script PHP dibawah ini yg bernama : mail_01.php hanya menun jukan kemampuan mengirimkan email dari PHP dengan menggunakan server SMTP pada Windows NT4 Server dan Windows 2000 Server. Nama script : mail01.php <!DOCTYPE HTML PUBLIC -//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN > <head> <title>demo Send Email - #2</title> </head> <h1>demo Send Email</h1> Menggunakan SMTP pada Windows NT4/2000 Server Langsung menulis pada direktori pengiriman filenya <hr> <? $file = fopen( c:\inetput\mailroot\pickup\message.eml, w ); fwrite( $file, To:betha@hotmail.com\r\n ); fwrite( $file, From:Who Am I me@localhost.com\r\n );

fwrite( $file, Subject: Email testing...\r\n ); fwrite( $file, \r\n ); fwrite( $file, Here is the message\r\n ); fwrite( $file, \r\n ); fclose( $file );?> </html> Dan lihat hasilnya dibawah ini, sbb : Gbr. Tampilan output dari Mail01.php Ket : Pada mail_01.php diatas perintah ganti baris diberikan dengan karakter escape \r dan \n, hal ini disebabkan karena tanda ganti baris pada Windows atau DOS adalah dengan CR (carriage return chr(13)) dan LF (Line Feed chr(10)), sedangkan pada *nix standarnya hanya menggunakan \n saja. Jika menggunakan \n saja pada saat menuliskan ke dalam file message.eml selalu dianggap sebagai badmail. FORM SEND E-MAIL CONTOH : Kirim Email dengan Form Web Menggabungkan form isian dengan dokumen dan PHP untuk mengirimkan masukan dari form isian dengan menggunakan mail(). Nama script : form_email.html <!DOCTYPE HTML PUBLIC -//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN > <head> <title>demo Form untuk Send Email</title></head>

<h1>demo Form untuk Send Email</h1> <hr> <form action= send_email.php method= get > <table> <tr> </tr> <tr> </tr> <tr> </tr> <tr> </tr> <tr> <td>kepada</td> <td>:</td> <td><input type= text name= kepada Size= 30 ></td> <td>subjek</td> <td>:</td> <td><input type= text name= subjek Size= 50 ></td> <td>pesan</td> <td>:</td> <td><textarea name= pesan rows= 5 Size= 45 ></td> <td>dari</td> <td>:</td> <td><input type= text name= dari Size= 30 ></td><textarea></td> <td>&nbsp:</td> <td></td> <td> <input type= submit value= Kirim > <input type= reset value= Ulangi > <td> </tr> </table> </form></body></html> Dan hasilnya sbb : Nama script : send_email.php

<!DOCTYPE HTML PUBLIC -//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN > <head> <title>demo Send Email</title> </head> <h1>demo Send Email</h1> <hr> Kepada : <?ehco $kepada;?> Subjek : <?echo $subjek;?> Pesan : <?echo $pesan;?> Dari : <?echo $dari;?> <? ini_set( SMTP, 172.16.1.1 ); ini_set( sendmail_form, $dari ); mail( $kepada, $subjek, $pesan );?> Telah dilakukan! </body> </html> Dan Tampilan send_email.php

PHP UPLOAD Updload adalah proses menyalin file dari komputer lokal (tempat kita kerja) ke dalam server, umumnya ke dalam server file. Server file umumnya menggunakan software server FTP. Trend masa kini adalah bagaimana memanjakan pemakai untuk dapat dengan mudah melakukan proses upload dari komputer kerjanya ke dalam server file. Kemudahan pemakaian komputer mengalami revolusi dengan adanya web, semua aplikasi dan fungsi telah berusaha dipindahkan pada platform web ini. Upload file merupakan salah satu fasilitas yang digunakan untuk memudahkan pemakaian melakukan pengiriman file dari komputer lokal ke dalam server, tanpa harus pemakai mengetahui bagaimana seharusnya dilakukan secara manual. Kini cukup, tunjuk dan klik, cari file dari drive dan direktori lokal, kemudian kirim ke dalam server, cukup dengan perintah klik tombol kirim (submit) yang disediakan. Fasilitas upload dengan menggunakan browser juga dimaksudkan untuk memudahkan proses administrasi dan meningkatkan keamanan sistem. Pengelola server tidak harus membuat user id dan password untuk setiap pemakai yang akan diberi hak untuk dapat mengakses dan menaruh file ke dalam server file secara langsung dengan menggunakan program FTP atau yang sejenisnya. Elemen-elemen yang dibutuhkan untuk dapat melakukan upload file via browser maka harus disiapkan : Sebuah form untuk menyajikan tampilan agar pemakai memilih file yang akan diupload File yang akan diupload (dan tentu saja browser yang mendukung fungsi upload) Tempat dalam server yang digunakan untuk menyimpan file yang akan diupload Script untuk menempatkan file ke tempat yang telah ditentukan di dalam server PHP mampu menerima file yang diupload/dikirim dari browser yang komplian (merujuk standarnya) kepada RFC-1867, seperti Internet Explorer 3.0 yang dispatch atau yang lebih baru versinya dan Netscape Navigator 3.0 atau yang lebih baru. Feature ini memungkinkan orang untuk mengupload file teks atau biner. Dengan menggunakan fungsi otentikasi dan manipulasi file PHP, kita dapat mengatur siapa saja yang diijinkan untuk melakukan upload dan manipulasi apa saja yang dapat dilakukan oleh setiap orang yang diijinkan. Catatan:

PHP juga mendukung method PUT untuk upload file yang dilakukan oleh Netscape Computer (editor HTML Netscape) dan software Amaya dari W3C. FORM UPLOAD Pada tag form harus ada atribut enctype=multipart\form-data yang digunakan untuk memberitahu browser dan server bahwa yang dikirimkan bukan hanya data nama file yang dientrikan pada tampilan browser tetapi juga data berupa isi dari nama file yang diacu pada isian form. CONTOH : Lihat script PHP dibawah ini yaitu : script form untuk upload, dgn nama script adalah form_upload.php, harus ada tipe input adalah file, dengan adanya form input ini maka tombol browser akan otomatis muncul. Tombol browse ini disediakan untuk memudahkan pemakai melakukan browse/interface kepada window explorer untuk memilih file yang akan diupload. Nama script formt_upload.php <head> <title>form untuk Input Nama File</title> </head> <h1>input Nama File untuk Upload</h1> Klik tombol Browse untuk memilih! <form enctype= multipart/form-data method= post action= do_upload.php > <input type= hidden name= MAX_FILE_SIZE Value= 10000 > Nama File : <input type= file name= file1 size= 30 > <input type= submit value= Upload> </form> </body> </html> Ket : Pada script PHP diatas, Sebuah variabel dengan nama MAX_FILE_SIZE dengan tipe hidden harus disediakan, isi atribut Value pada variabel MX_FILE_SIZE digunakan untuk mengendalikan besar file maksimum yg akan diupload ke dlm server. MAX_FILE_SIZE harus diletakkan sebelum elemen input dengan tupe= file. Angka pada Value menunjukkan jumlah byte maksimum.

Dan hasilnya sbb : Tampilan form_upload.php PROSES SIMPAN FILE YG DIUPLOAD Data yang dikirim oleh form upload berupa data nama file dan data file yang namanya disimpan dalam text dengan nama file1. Data file akan disimpan dalam direktori server web, kemudian dengan perintah copy PHP memindahkan ke dalam file yang didefinisikan. Contoh: Setiap file yang diupload akan dinamai (rename) dengan nama hasil upload.txt dan disimpan dalam direktori files yang ada dibawah direktori script PHP kita berada. Nama script : do_upload.php <head> <title></title> </head> <h1>simpan file yang diupload!</h1> <!-- <p>nama File : <?echo $file1;?></p> --> <? if ($file1!= none ){ copy( $file1, hasilupload.txt ) or die ( No files! ) ; } else { die ( Tidak ada file yang akan diupload! ) ; }?> </body> </html>

Dan hasilnya : Tampilan : do_upload.php Ket : Sebelumnya pastikan bahwa ada file yang akan diupload seperti contoh berikut. Isi dari nama file dapat diganti dengan yang anda inginkan : Sebelum mencoba, maka pastikan terlebih dahulu bahwa direktori yang akan digunakan untuk menyimpan file sudah didefinisikan bahwa direktori tersebut ditulis oleh server web dengan user anonymous. File yang diupload selalu disimpan dengan nama hasil upload.txt dalam direktori files di bawah direktori dari script PHP kita berada.

Pemrosesan Upload File Lebih Lanjut Jika kita melakukan pemrosesan pada file yang diupload dengan menggunakan PHP, maka akan ada bbrp variabel yg dibuat/didefinisikan sendiri oleh PHP, jika proses upload berhasil, yaitu : $varfile nama file temporer dari file yang diupload dan telah disimpan dalam server $varfile_name nama file asli (original) atau path dari file pada sistem pengirim $varfile_size ukuran file yang diupload dalam byte $varfile_type tipe mime file jika diberikan oleh browser informasinya. Sebagai contoh adalah image/gif. $varfile adlh nama dari input dg type= file pd form untuk upload file. Variabel-variabel tersebut akan tersedia apabila option register_globals bernilai on, option ini terletak pada file php3. Jika option track_vars bernilai on, maka variabel-variabel tersebut juga akan tersedia pada array global $HTTP_POST_VARS. Pada PHP4 informasi untuk pemrosesan lebih lanjut file yang diupload sangat berbeda, ada array yang baru yaitu $HTTP_POST_FILES yang disediakan untuk informasi file yang diupload. Tetapi hanya tersedia jika track_vars bernilai on. Isi dari $HTTP_POST_FILES adalah sebagai berikut (asumsi bahwa file yang diupload informasi awalnya pada browser disimpan pada varfile ): $HTTP_POST_FILES[ varfile ][ name ] Nama file asal pada mesin klien $HTTP_POST_FILES[ varfile ][ size ] Ukuran file yang diupload dalam byte $HTTP_POST_FILES[ varfile ][ tmp_name ] Nama file temporer dari file yang diupload yg disimpan dlm server Ket : File yang diupload akan disimpan sementara pada direktori temporer dalam server. File akan diberi nama temporer secara acak oleh server. Server mempunyai sebuah direktori temporer untuk menyimpan file yang diupload.

Nama direktori ini disimpan dalam variabel direktif upload_tmp_dir dalam php. Default direktori server dapat diubah dengan menggunakan variabel environment TMPDTR tempat PHP dijalankan. Fungsi putenv() PHP tidak dapat digunakan untuk mengubah. Variabel environment ini dapat juga digunakan untuk meyakinkan bahwa operasi lain dapat digunakan pada file yang diupload dengan baik. Contoh : Script upload yang pertama memperlihatkan kemampuan untuk upload, tetapi masih sederhana sekali karena nama file hasil upload tidak menggunakan nama file aslinya, tetapi selalu disimpan dengan nama hasilupload.txt dlm direktori files dibawah direktori script PHP kita berada. Untuk dapat menyimpan file dengan nama aslinya maka harus meng gunakan environment variabel yang menyimpan informasi nama aslinya. Nama script : form_upload2.php <head><title>form untuk Input Nama File</title></head> <h1>input Nama File untuk Upload versi 2</h1> Klik tombol Browse untuk memilih! <form enctype= multipart/form-data method= post action= do_upload2.php > <input type= hidden name= MAX_FILE_SIZE value= 10000 > nama File : <input type= file name= file1 size= 30 > <input type= submit value= Upload > </form> </body></html> Script ini menggunakan PHP4 untuk melakukan penyimpanan file dengan nama sesuai dg aslinya, dg menggunakan variabel $HTTP_POST_FILES[ file ][ name ]. Nama script : do_upload2.php <head> <title></title> </head> <h1>simpan file yang diupload!</h1> <? $namafile=$http_post_files[ file1 ][ name ];?> <p>nama File : <?ehco $namafile;?></p> <? if ($file1!= none ){ copy( $file1, files/$namfile ) or die ( No file! ) ; } else { die ( Tidak ada file yang akan diupload ) ; }?> </body></html>