Tabung Sinar Katoda (CRT) Tatik yuniati Tatikyuniati10@yahoo.co.id Abstrak Tabung sinar katoda ( CRT ) adalah tabung vakum yang mengandung satu atau lebih senjata elektron (sumber elektron atau emitor elektron) dan fluorescent layar yang digunakan untuk melihat gambar. memiliki sarana untuk mempercepat dan membelokkan berkas elektron (s) ke layar untuk membuat gambar. Gambar dapat mewakili listrik bentuk gelombang ( osiloskop ), gambar ( televisi, monitor komputer ), radar target atau orang lain. CRT juga telah digunakan sebagai perangkat memori, dalam hal ini cahaya tampak yang dipancarkan dari bahan fluorescent (jika ada) tidak dimaksudkan untuk memiliki arti yang signifikan untuk pengamat visual (meskipun pola terlihat di wajah tabung samar dapat mewakili data yang tersimpan ). CRT menggunakan kaca dievakuasi amplop yang besar, dalam (yaitu panjang dari layar wajah depan ke bagian belakang), cukup berat, dan relatif rapuh. Sebagai soal keselamatan, wajah biasanya terbuat dari tebal kaca timah sehingga menjadi sangat menghancurkan-tahan dan untuk memblokir sebagian besar X-ray emisi, terutama jika CRT digunakan dalam produk konsumen.crt sebagian besar telah digantikan oleh teknologi tampilan baru seperti LCD, layar plasma, dan OLED, yang memiliki biaya rendah manufaktur, konsumsi daya, berat badan dan massal.
Pendahuluan Tabung sinar katode (bahasa Inggris: cathode ray tube atau CRT), ditemukan oleh Karl Ferdinand Braun, merupakan sebuah tabung penampilan yang banyak digunakan dalam layar komputer, monitor video, televisi dan oskiloskop. CRT dikembangkan dari hasil kerja Philo Farnsworth yang dipakai dalam seluruh pesawat televisi sampai akhir abad 20, dan merupakan dasar perkembangan dari layar plasma, LCD dan bentuk teknologi TV lainnya. Versi pertama yang menggunakan kathoda panas dikembangkan oleh J.B. Johnson (yang merupakan asal istilah noise Johnson) dan H.W. Weinhart dari Western Electric dan menjadi produk komersial pada 1922. Sinar katoda adalah aliran elektron kecepatan tinggi yang dipancarkan dari katoda yang dipanaskan dari sebuah tabung vakum. Dalam tabung sinar katoda, elektron-elektron secara hati-hati diarahkan menjadi pancaran, dan pancaran ini di defleksi oleh medan magnetik untuk men scan permukaan di ujung pandan (anode), yang sebaris dengan bahan berfosfor (biasanya berdasar atas logam transisi atau rare earth. Ketika elektron menyentuh material pada layar ini, maka elektron akan menyebabkan timbulnya cahaya.
Pembahasan Tabung sinar katoda pada pesawat televisi 14 inch Versi paling awal CRT adalah sebuah dioda katoda-dingin, sebuah modifikasi dari tabung Crookes (sinar-x) dengan layar dilapisi fosfor, kadang kala dipanggil tabung Braun. Versi pertama yang menggunakan kathoda panas dikembangkan oleh J.B. Johnson (yang merupakan asal istilah noise Johnson) dan H.W. Weinhart dari Western Electric dan menjadi produk komersial pada 1922. Sinar katoda adalah aliran elektron kecepatan tinggi yang dipancarkan dari katoda yang dipanaskan dari sebuah tabung vakum. Dalam tabung sinar katoda, elektron-elektron secara hati-hati diarahkan menjadi pancaran, dan pancaran ini di defleksi oleh medan magnetik untuk men scan permukaan di ujung pandan (anode), yang sebaris dengan bahan berfosfor (biasanya berdasar atas logam transisi atau rare earth. Ketika elektron menyentuh material pada layar ini, maka elektron akan menyebabkan timbulnya cahaya. Untuk lebih jelasnya kita bisa melihat pada salah satu contoh gambar berikut:
Cara kerjanya adalah mula mula katoda tabung dipanaskan oleh pin heater ( sekitar 6VAC) hingga elektron mudah ditembakkan, elektron ini diarahkan oleh magnetik D-Y yoke ke arah permukaan tabung yg dilapisi oleh fosfor (RGB: Red Green Blue) Elektron elektron ini akan ditembakkan sesuai dengan input pada kaki kaki katoda Tabung gambar dalam hal ini yang berhubungan langsung dengan bagian ini adalah IC Video Amp / Transistor penguat akhir pada PCB CRT. Apabila lapisan katoda dipanasi,maka permukaan katoda akan dengan mudah melepaskan elektron elektronnya (atom yang bermuatan negatif ) dalam teori listrik yang bisa berpindah atau bergerak adalah electron. Lihat pada gambar dibawah untuk lebih jelasnya :
Bagian Electron Guns akan menembakkan elektron sesuai inputan dan apabila Elektron ini bertabrakan dengan lapisan fosfor yang berada dibagian depan CRT ( screen) Fosfor yg tertembak elektron akan berpendar maka kita melihat warna di depan TV tabung. Elektron elektron ini tentu saja tidak asal asalan ditembakkan begitu saja namun terlebih dahulu didefleksikan oleh Deflection yoke.itulah proses dasar pembentukan gambar pada TV. Secara teori, CRT dan LCD memiliki perbedaan di mana CRT menggunakan elektron yang ditembakkan ke layar sehingga mewarnai menjadi suatu gambar. LCD memiliki cahaya di belakang yang konstan di mana intensitas kecerahan menjadi berbeda karena adanya penutupan/penghalangan dari molekul untuk sinar yang melewati panel. Sekilas tentang LCD (Liquid Crystal Display) juga dikenal sebagai LCD adalah suatu jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD sudah digunakan di berbagai bidang misalnya dalam alat-alat elektronik seperti televisi, kalkulator ataupun layar komputer. Pada LCD berwarna semacam monitor terdapat banyak sekali titik cahaya (pixel) yang terdiri dari satu buah kristal cair sebagai sebuah titik cahaya. Walau disebut sebagai titik cahaya, namun kristal cair ini tidak memancarkan cahaya sendiri. Sumber cahaya di dalam sebuah perangkat LCD adalah lampu neon berwarna putih di bagian belakang susunan kristal cair tadi. Titik cahaya yang jumlahnya puluhan ribu bahkan jutaan inilah yang membentuk tampilan citra. Kutub kristal cair yang dilewati arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring.
Penutup Tabung sinar katoda ( CRT ) adalah tabung vakum yang mengandung satu atau lebih senjata elektron (sumber elektron atau emitor elektron) dan fluorescent layar yang digunakan untuk melihat gambar. memiliki sarana untuk mempercepat dan membelokkan berkas elektron (s) ke layar untuk membuat gambar. Gambar dapat mewakili listrik bentuk gelombang ( osiloskop ), gambar ( televisi, monitor komputer ), radar target atau orang lain Versi paling awal CRT adalah sebuah dioda katoda-dingin, sebuah modifikasi dari tabung Crookes (sinar-x) dengan layar dilapisi fosfor, kadang kala dipanggil tabung Braun. Versi pertama yang menggunakan kathoda panas dikembangkan oleh J.B. Johnson (yang merupakan asal istilah noise Johnson) dan H.W. Weinhart dari Western Electric dan menjadi produk komersial pada 1922 Referensi http://id.wikipedia.org/wiki/tabung_sinar_katoda http://sugengriadi87.blogspot.com http://elektronika-dasar.web.id
Biografi Nama Jurusan Tempat tinggal Alamat Email : Tatik yuniati : Komputer Akutnasi : Pasar kemis, tangerang : tatikyuniati10@yahoo.co.id