TUGAS ELEARNING ADMINIS TRASI BISNIS Dosen: Putri Taqwa Prasetyaningrum

dokumen-dokumen yang mirip
TUGAS E-LEARNING ADMINISTRASI BISNIS

Universitas Mercu Buana Yogyakarta Fakultas Teknologi Informasi Program Studi Sistem Informasi

Prodi Sistem Infomasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Tugas E-learning Administrasi Bisnis

1. Berikan gambaran anggaran beserta penjelasannya mengenai mekanisme penyusunan anggaran!

Tugas KONSEP DASAR PENGANGGARAN (Pertemuan ke 12)

:Adrianus Nola Pali. Nim : :Sistem Informasi. :Elearning Administrasi Bisnis. 1.A.Gambaran umum tentang Anggaran

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II BAHAN RUJUKAN

Minggu-1. Gambaran Umum Tentang Budget. Penganggaran Perusahaan. Administrasi Bisnis. By : Dra. Ai Lili Yuliati, MM

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Anggaran Ellen, dkk (2002;1) Pengertian Anggaran Ellen, dkk (2002;1)

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II BAHAN RUJUKAN. memiliki ciri khas tersendiri, oleh karena anggaran perusahaan tersebut

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II BAHAN RUJUKAN

Karakteristik Penganggaran

Tugas E-learning Administrasi Bisnis. DI Susun oleh : Joko Purnomo

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II BAHAN RUJUKAN. Penyusunan anggaran merupakan proses pembuatan rencana kerja untuk

TINJAUAN PUSTAKA. Dengan semakin luas dan rumitnya masalah-masalah yang ada pada. perusahaan, maka ruang lingkup dan tugas yang dipikul oleh manajemen

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Gambaran Umum Tentang Anggaran Pengertian Anggaran

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II BAHAN RUJUKAN. terpenting yang sangat diperlukan oleh manajemen perusahaan terutama yang

BAB II BAHAN RUJUKAN. Berikut ini beberapa pengertian tentang anggaran atau Budget yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II BAHAN RUJUKAN

ISI DAN PEMBAHASAN. Penganggaran adalah penciptaan suatu rencana kegiatan yang dinyatakan

27/01/2015 AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK. Akuntansi Manajemen Sektor Publik PENDAHULUAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB ll TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

KONSEP DASAR SISTEM PENGGARAN MENYELURUH

BAB II BAHAN RUJUKAN

GAMBARAN UMUM TENTANG BUDGET

BAB II DASAR TEORI Anggaran Definisi Anggaran. Anggaran menurut Henry Simamora (1999) merupakan suatu

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Gambaran Umum Tentang Anggaran Pengertian Anggaran

BAB I PENDAHULUAN. Dalam era globalisasi saat ini persaingan-persaingan antar perusahaan

BAB II BAHAN RUJUKAN. Anggaran adalah suatu rencana keuangan periodik yang disusun

BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Anggaran Pengertian Anggaran

BAB II FUNGSI ANGGARAN DALAM PERUSAHAAN. satuan kuantitatif. Penyusunan anggaran sering diartikan sebagai

Pengertian ruang lingkup anggaran perusahaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II BAHAN RUJUKAN

PERTEMUAN KE-4 ANGGARAN BERDASARKAN FUNGSI DAN AKTIFITAS STANDAR UNIT

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan tumbuh dan berkembang seiring dengan semakin. meningkatnya aktivitas yang dijalankan oleh perusahaan.

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proses adalah

KOMP. PERANGGARAN 1. Materi 1 PENGENALAN PERANGGARAN

ANGGARAN PENJUALAN. Diajukan sebagai Tugas Kelompok pada Mata Kuliah Penganggaran Perusahaan

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. 1. Manfaat Anggaran bagi Manajemen Perusahaan

Penganggaran Perusahaan

DAFTAR ISI ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR Latar Belakang Penelitian Identifikasi Masalah Tujuan Penelitian 5

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis terhadap

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA TEBING TINGGI

Anggaran Perusahaan. Disusun oleh : Dadang Hendra Winata ( ) Indra Kusuma Putra ( ) MP 14 B UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

BAB II BAHAN RUJUKAN. memerlukan suatu tindakan yang hati-hati dan cermat, sehingga dalam setiap

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. diperoleh dan dipakai selama periode waktu tertentu. jangka waktu tertentu dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang.

BAB III SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL BEBAN OPERASIONAL PADA OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) REGIONAL 5 SUMATERA BAGIAN UTARA

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Anggaran sebagai salah satu alat bantu manajemen memegang peranan

BAB II LANDASAN TEORTTIS

BAB 1 PENDAHULUAN. perkembangan teknologi informasi untuk mempertahankan dan mengembangkan

TUGAS ANALISIS DAN ESTIMASI BIAYA

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Akhmad Naruli (2014) melakukan penelitian tentang Analisis Penentuan Harga

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha

KARAKTERISTIK DAN LINGKUNGAN SEKTOR PUBLIK

BAB II BAHAN RUJUKAN

Jurnal FASILKOM Vol.2 No.2, 1 Oktober 2004 PERAN SISTEM INFORMASI DALAM MEMBUAT ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN LABA

BAB II LANDASAN TEORITIS. 1. Pengertian dan Tujuan Penyusunan Anggaran Kas. kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh suatu bank untuk periode waktu

Struktur Organisasi. PT. Akari Indonesia. Pusat dan Cabang. Dewan Komisaris. Direktur. General Manager. Manajer Sumber Daya Manusia Kepala Cabang

PROSEDUR PENYUSUNAN ANGGARAN. ERLINA, SE. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Sumatera Utara

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

BAB III LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PRAKTIK PROSEDUR PENYUSUNAN ANGGARAN KAS DAN PERENCANAAN ARUS KAS PADA BADAN LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI JAWA TENGAH

ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA LANGSUNG PADA PERUSAHAAN ROKOK BAYU RAHARJO GEBOG KUDUS SKRIPSI

Transkripsi:

TUGAS ELEARNING ADMINIS TRASI BISNIS Dosen: Putri Taqwa Prasetyaningrum Dikerjakan oleh : Nama : Rahmat Dwi Saputra Nim : 1 4 1 2 1 0 1 7 Kelas : 21 Pagi Prodi : Sistem informasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas mercubuana Yogyakarta

1. Berikan gambaran anggaran beserta penjelasannya mengenai mekanisme penyusunan anggaran! Anggaran merupakan suatu alat untuk perencanaan dan pengawasan operasi keuntungan dalam suatu organisasi laba dimana tingkat formalitas suatu budget tergantung besar kecilnya organisasi. Untuk melaksanakan tugas di atas, tentu saja diperlukan rencana yang matang. Dengan demikian dari gambaran tersebut dapat terasa pentingnya suatu perencanaan dan pengawasan yang baik hanya dapat diperoleh manajemen dengan mempelajari, menganalisa dan mempertimbangkan dengan seksama kemungkinan-kemungkinan, alternatifalternatif dan konsekwensi yang ada sehingga dapat didefinisikan sebagai berikut: + Menurut Munandar, (1985 : hal 1), pengertian anggaran yaitu: Budget (anggaran) ialah suatu rencana yang disusun secara sistematis yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan. Yang dinyatakan dalam unit (kesatuan) moneter dan berlaku untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang. + Menurut Y. Supriyanto, (1985:227), pengertian anggaran yaitu: Budgeting menunjukkan suatu proses, sejak dari tahap persiapan yang diperlukan sebelum dimulainya penyusunan rencana, pengumpulan berbagai data dan informasi yang diperlukan. Pembagian tugas perencanaan, penyusunan rencana itu sendiri, implementasi dari rencana tersebut, sampai pada akhirnya tahap pengawasan dan evaluasi dari hasil-hasil pelaksanaan rencana.

Mekanisme penyusunan anggaran: Penetapan misi. Penetapan filosofi dan misi sebuah perusahaan akan mempengaruhi sikap dari sebuah perusahaan tersebut untuk menyusun perencanaan yang akan mendukung misi tersebut. Tentunya dengan beberapa hal yang disusun secara rinci dan terstruktur untuk dapat mewujudkan misi tersebut. Penetapan Strategi Penetapan strategi dari perusahaan khusunya pada pihak managerial yag menentukan strategi apa yang cocok dan layak digunakan untuk menuju pada goal atau hasil akhir tujuan. Penyusunan program. Dalam penerapan tujuan dan strategi tentu ada hal-hal yang harus dilakukan (program) untuk implementasi suatu strategi untuk mecapai tujuan tersebut. Maka dari itu perusahaan dalam hal inin adalah pihak managemen untuk menyusun program-program untuk merealisasi dan mendukung startegi untuk mencapai suatu tujuan dari sebuah perusahaan. Penyusunan anggaran. Setelah penetapan misi, tujuan, strategi dan program maka yang terakhir adalah menghitung biaya yang akan diperlukan untuk mencapai goal tersebut. Disinilah peran penyusunan anggaran (budgeting) itu sangat lah penting. Untuk mencapai tujuan tersbut tentu sebuah perusahaan akan mengeluarkan sejumlah uang, maka penyusunan anggaran yang baik akan ssangat mendukung keberhasilan sebuah perusahaan tersebut.

2. Sebutkan dan jelaskan tujuan penyususnan anggaran! Untuk menyatakan harapan/sasaran perusahaan secara jelas dan formal, sehingga bisa mengindari kerancuan dan memberikan arah terhadap apa yang hendak dicapai manajemen Untuk mengkomunikasikan harapan manajemen kepada pihak-pihak terkait sehingga anggaran dimengerti, didukung, dan dilaksanakan Untuk menyediakan rencana rinci mengenai aktivitas dengan maksud mengurangi ketidakpastian dan memberikan pengarahan yang jelas bagi individu dan kelompok dalam upaya mencapai tujuan perusahaan. Untuk mengkoordinasikan cara/metode yang akan ditempuh dalam rangka memaksimalkan sumber daya Untuk menyediakan alat pengukur dan mengendalikan kinerja individu dan kelompok, serta menyediakan informasi yang mendasari perlu tidaknya tindakan koreksi.

3. Jelasakan kriteria penyusunan anggaran yang baik! Apakah bila perusahaan telah dapat menyusunan anggarannya dengan baik maka perusahaan bersangkutan dipastikan dapat mencapai tujuan perusahaan? 1. Anggaran memperkirakan keuntungan yang potensial dari unit perusahaan. 2. Dinyatakan dalam istilah moneter, walaupun jumlah moneter mungkin didukung dengan jumlah non-moneter (contoh : unit yang terjual atau diproduksi). 3. Biasanya meliputi waktu selama satu tahun. 4. Merupakan perjanjian manajemen, bahwa manajer setuju untuk bertanggung jawab untuk pencapaian tujuan dari anggaran. 5. Usulan anggaran diperiksa dan disetujui oleh pejabat yang lebih tinggi dari pembuat anggaran. Belum tentu karna perusahaan baru menyusun anggaran tapi belum melakukan tindakan atau melakukan kegiatan proses pencapaian tujuanya tersebut baru hanya sebatas menyusun.

4. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi anggaran! Faktor Internal 1. Data penjualan pada tahun-tahun yang lalu. Data penjualan pada tahu lalu akan menjadi salah satu acuan untuk penyusunan anggaran pada tahun setelahnya, karena beberapa hal yang sama akan didapatka dari data penjualan tahun sebelumnya. 2. Kebijaksanaan perusahaan yang berhubungan dengan masalah harga jual,syarat pembayaran barang yang dijual, promosinya, pemilihan saluran distribusi dan sebagainya. Harga jual, syarat pembayaran barang yang dijual, promosi, pemilihan saluran distribusi adalah suatu kebijakan dari sebuah perusahaan yang tidak terlepas dari beberapa hal yang harus dilihat untuk penyusunan anggaran. Kemungkinan jika terlalu banya birokrasi dalam kebijakan distribusi misalnya akan mengakibatkan biaya pendistribusian sebuah produk dari perusahaan menjadi membengkak. 3. Kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan. Banyaknya produk yang diproduksi oleh sebuah perusahaan akan mengakibatkan biaya produksi menjadi besar, namun hal itu juga akan berbanding lurus dengan pendapatan sebuah perusahaan. Maka dari itu banyak produk yang di produksi olh sebuah perusahaan akan mpengaruhi besar kecilnya anggaran yang dikelurkan oleh perusahaan tersebut. 4. Tenaga kerja yang dimiliki perusahaan Tenaga kerja yang bak adalah jumah tenaga kerja yang relefan terhadap kebutuhan suatu perusahaan. Jika tenaga kerja terlalu banyak dantidak relaan maka akan menyebabkan anggaran yang dikeluakan menjadi besar namun hasil yang didapatkan tidak akan mamapu menutupi kerugian tersebut. 5. Modal kerja yang dimiliki perusahaan. Modal adalah sebuah alat yang paling utama untk menggerakan sebuah perusahaan. dengan adanya modal yang cukup maka perusahaan akan berjalan dengan baik dan penyusunan anggaran tidak perlu berfikir tantang pencarian modal untuk perusahaan baik itu dari Bank atau

dengan hasil dari pejualan sebagin saham perusahaan atau dengan hutang-hutang yang lain. 6. Fasilitas-fasilitas lain yang dimiliki perusahaan. Fasilitas adalah sebuah pendukunag untuk penyusunan anggaran. Sebuah perusahan yang terkomputerisasi dengan sistematis akan menyebabkan kinerja penganggaran akan jauh lebih baik. Faktor Eksternal 1. Keadaan persaingan. Penyusunan anggaran akan berkaitan langsung dengan pesaing karena banyaknya pesaing yang ada maka menyebabkan banyaknya biaya promosi dan pemasaran. 2. Tingkat pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk berkaitan dengan pendapatan dan pangsa pasar yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. 3. Tingkat penghasilan masyarakat. Daya beli suatau masyarakat salah satu faktor utamanya adalah tingkat penghasilan. Semakin banyak pengahasilan sesorang maka daya beli masyarakat akan semakin meningkat. 4. Tingkat penyebaran penduduk. Penduduk perkotaan yang berkumpul lebih padat akan berbeda daya belinya untuk produk-produk dibandingkan dengan penduduk yang hidup di desa yang penyebaran penduduknya masih sedikit. 5. Agama, adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat. Kebiasaan yang dianut oleh sebuah masyarakat akan mengakibatkan masyarakat tersebut enggan atau bahkan akan banyak membeli produkproduk tertentu. 6. Berbagai kebijaksanaan pemerintah, baik dibidang politik, ekonomi, sosial,budaya maupun keamanan. Regulasi yang diberikanpemerintah dan keadaan ekonomi, politik, sosial dan budaya akan sangat berpengaruh terhadap sebuah perusahaan.

5. Sebutkan prinsip-prinsip yang dapat di gunakan sebagai ukuran dalam penyusun anggaran yang baik! Management Involvement Organizational Adaptation Responsibility Accounting Goal Orientation Full communication Realistic Expectation Timeeliness Flexible Application Reward and Punishment

6. Berikan alasan anda mengapa dalam penyusunan anggaran kenggotaan komite anggaran perlu mempertimbangkan semua bagian yang ada dalam perusahaan? Sangat perlu karna dalam penyusunan anggaran perlu koordinasi semua pihak yang bersangkutan agar untuk menyeimbangkan keadaan keuangan yang akan di gunakan menjadi anggaran serta kesepakatan pihak pihak yang lain karena anggaran mencangkup semua urusan pada perusahaan dan anggaran juga menjadi hal penting dalam perusahaan. 7. Bila dalam penyususnan anggaran, perkiraan yang dipakai akurat apakah kelemahan anggaran dapat dihilangkan? Masih belum dapat di hilangkan karena menghilangkan kelemahan anggaran bukan hanya dari penyusunan anggaran yang akurat tetapi juga melihat sektor pasar dan sektor sektor lain yang berpengaruh terhadap kesetabilan anggaran seperti faktor pasar, ekonomi negara dan bahan baku produksi namun setidaknya ini mengurangi ketidak setabilan anggaran perusahaan.