KESIMPULAN DAN SARAN

dokumen-dokumen yang mirip
ABSTRAK. vi Universitas Kristen Maranatha

SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT

INTEGRITAS DATA BASE RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. ISKAK TULUNGAGUNG SKRIPSI

Lampiran Checklist Pengendalian Manajemen Operasional. 1 Apakah terhadap seluruh operasi komputer. telah dilakukan penjadwalan sehingga dapat

REKAM MEDIS BERBASIS LOCAL AREA NETWORK (LAN)

4.2.2 Perancangan Input dan Output

PENGENALAN TEKNOLOGI KOMPUTER

BAB I PENDAHULUAN. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Bandung dalam melakukan. manual yaitu dengan menggunakan dokumen. Hal ini mengakibatkan layanan

MAHKAMAH AGUNG BADAN URUSAN ADMINISTRASI PENGADILAN TINGGI SUMATERA UTARA

BAB 4 AUDIT SISTEM INFORMASI APLIKASI PENJUALAN KREDIT PADA PT RODAMAS

Perihal : Proposal Penawaran Sistem Informasi Rumah Sakit/Klinik (SIMKES) GRATIS

PEMELIHARAAN JARINGAN LAN DI KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KOTA CIREBON

MAHKAMAH AGUNG BADAN URUSAN ADMINISTRASI PENGADILAN TINGGI SUMATERA UTARA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB 4 RENCANA IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Penerapan Sistem Basis Data pada PT.Global Health membutuhkan 3 macam spesifikasi

MAHKAMAH AGUNG BADAN URUSAN ADMINISTRASI PROVINSI JAWA BARAT

BAB 1 PENDAHULUAN. tiga strategic business unit yang dimiliki oleh PT. Perkebunan Nusantara X

Hospital Information System. April 2016

Politeknik Negeri Sriwijaya BAB I PENDAHULUAN

BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. bidang supplier Silica Sand dan Pasir Kwarsa. PT. PADUCANDI LESTARI

BAB V PENGUJIAN SISTEM DAN IMPLEMENTASI. komponen sistem yang diimplementasikan dan mengetahui kelemahan dari

Presentasi / Demo Produk. Mesin Antrian Multimedia

ANALISA RESIKO KEAMANAN INFORMASI (INFORMATION SECURITY). STUDI KASUS: POLIKLINIK XYZ

BAB 2 3. TINJAUAN PUSTAKA

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

APLIKASI SISTEM INFORMASI PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN (STUDI KASUS RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG)

BAB III KEGIATAN PADA SAAT KERJA PRAKTEK. Pelaksanaan kerja praktek yang dilakukan pada Sesko TNI, tepatnya pada

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. menghasilkan informasi-informasi yang sesuai dengan kebutuhan administrasi

KEAMANAN SISTEM INFORMASI

PERALATAN DAN MESIN 385 1,969,981, ,177, Mesin Ketik Manual Langewagon (18-27 Inci) Buah

BAB 4 EVALUASI SISTEM INFORMASI PADA PT CATRA NUSANTARA BERSAMA. 4.1 Hasil Evaluasi Terhadap Pengendalian Manajemen

Kementerian Kesehatan RI Ditjen Bina Pelayanan Kesehatan PENGENALAN SIMRS GOS

2016, No layanan Badan Layanan Umum Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Tulungagung pada Kepolisian Negara Republik Indonesia; d. bahwa usulan t

PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

BAB 3 METODOLOGI Langkah Kerja

BAB I PENDAHULUAN. media kabel ataupun tanpa kabel (nirkabel), sehingga memungkinkan pengguna

PEMBUATAN DISASTER RECOVERY PLAN (DRP) BERDASARKAN ISO/IEC 24762: 2008 DI ITS SURABAYA (STUDI KASUS DI PUSAT DATA DAN JARINGAN BTSI)

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN PENGUKURAN RISIKO TI. Sebagaimana individu, perusahaan, dan ekonomi semakin bergantung pada sistem

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Ibnu Muakhori, S.Kom (WA)

Materi 2 Keamanan Sistem Informasi 3 SKS Semester 8 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2015 Nizar Rabbi Radliya

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB III ANALISA SISTEM

r o a d m a p PENGEMBANGAN SDM KOMINFO MAKASSAR BRANCH Jl. Nikel I Blok A No.18 Makassar 90222

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN DI RUMAH SAKIT

Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional

RANSOMWARE. Prof. dr.h.abdul Kadir, Ph.D, Sp. THT-KL(K), MARS. Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

Gambar Menu Login User. Gambar Menu Login jika user belum mengisi User Name. Gambar Menu Login jika User Name salah menginput password

KOMPETENSI DAN PELATIHAN SDM PENGAMPU TI. 10 Urusan. Layanan E-Government

BAB III ELABORASI TEMA

PeGI. Dimensi Infrastruktur

STANDART KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Dewi Wijayanti, S.Kom

BUPATI SIKKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

4. Pengisian dan pengelolaan data perawatan dan rekam medis

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. perangkat keras maupun perangkat lunak komputer. Penjelasan hardware/software

BAB 4 AUDIT SISTEM INFORMASI. Pada bab ini akan membahas mengenai proses pelaksanaan Audit Sistem

16 Agustus 2011 PENGANTAR KEAMANAN KOMPUTER

APLIKASI ANTRIAN NASABAH BANK MENGGUNAKAN TEKS DAN SUARA BERBASIS JARINGAN WIRELESS LOCAL AREA NETWORK (WLAN) ABSTRAK

ABSTRAK. Kata Kunci : InHealth, MediFirst2000, Pelayanan, PKM, Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Sistem Informasi, SOP

BAB I PENDAHULUAN. memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Beberapa unit

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28/PMK.05/2015 TENTANG

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN

BAB I PENDAHULUAN. Instalasi Gawat Darurat (IGD). Setiap tindakan yang diberikan dokter IGD, selalu

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

KEGIATAN DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN KEHUMASAN YANG DIBIAYAI APBD TAHUN ANGGARAN 2013

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 AUDIT SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG HABIS PAKAI PADA PT. LOKA MAMPANG INDAH REALTY

BAB IV HASIL DAN UJICOBA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dikemukakan arti dari rekam medis itu sendiri. Rekam medis disini diartikan

BAB 4 RENCANA IMPLEMENTASI

Langkah langkah FRAP. Daftar Risiko. Risk

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat dapat dilaksanakan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat.

BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM. Tahap implementasi sistem (system implementation) adalah tahap

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BUPATI SUKOHARJO PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR 70 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN REMUNERASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. desain sistem yang telah dibuat sebelumnya. Diharapkan dengan adanya

PEDOMAN PELAYANAN BAGIAN SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT (SIM-RS) RS. BAPTIS BATU TAHUN 2013 RS BAPTIS BATU JL RAYA TLEKUNG NO 1 JUNREJO - BATU

1-1.

Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware): Memory : 2 Gb. Harddisk : 500 GB. Monitor : 15. Floppy Disk : MB. Keyboard : Ya.

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. 3.1 Sejarah Rumah Sakit Internasional Bintaro

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sesuai dengan sistem informasi akuntansi yang dibangun.

Pengantar Komputer. Keamanan Komputer. Salhazan Nasution, S.Kom

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM. Implementasi yang diterapkan demi terciptanya suatu sistem informasi

SISTEM PENGENDALI DAN PENGAWAS PENGGUNAAN LISTRIK PADA GEDUNG BERTINGKAT BERBASIS WEB

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

TRANSFER PASIEN KE RUMAH SAKIT LAIN UNTUK PINDAH PERAWATAN

Transkripsi:

BAB 4. KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan Dibawah ini adalah kesimpulan dan saran dari hasil analisis yang telah dilakukan di RSGM Marantha. 1. Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM ) memiliki dua jenis aset yaitu aset fisik yang terdiri dari personil, hardware, fasilitas dan penunjang, sedangkan aset logis terdiri dari data/informasi, sistem software sistem operasi dan aplikasi software. 2. Dibawah ini akan menjelaskan tingkat kebutuhan/ asetaset sistem informasi pada RSGM berdasarkan hasil dari penilaian yang telah dilakukan oleh pihak RSGM : a. Aset fisik 1. Penilaian kebutuhan/ aset personil RSGM Tabel 4.1 Tingkat /kebutuhan aset personil RSGM. No Unit Organisasi Tingat 1 Direktur Sangat penting 2 Direksi Pelayanan Sangat penting 3 Direksi Keuangan Sangat penting 4 Dokter Sangat penting 5 Perawat Sangat penting 6 Apoteker Sangat penting 7 Administrasi Sangat penting 8 Sekretaris Cukup penting 9 HRD Cukup penting 105

106 No Unit Organisasi Tingat 10 Marketing Cukup penting 11 Bagian IT Sangat penting 12 Security Cukup penting 2. Penilaian kebutuhan/ aset hardware RSGM. Tabel 4.2 Tingat /kebutuhan aset hardware RSGM No Kategori Perangkat Keras Jenis perangkat keras Perangkat Tingkat 1 Komputer Komputer Notebook Cukup penting Desktop PC 2 Komunikasi Router Router Sangat penting Data Switch Switch Sangat penting Unmanage Kabel UTP Category 6 Sangat penting Wireless Access point Cukup penting CCTV CCTV Terminal Sangat penting CCTV Camera Sangat penting Display Monitor Sangat penting Informasi Kiosk Kiosk Antrian Cukup penting Antrian 3 Telepon Telepon PABX Sangat penting

107 No Kategori Perangkat Keras 4 Media Pencetak Jenis perangkat keras Perangkat Tingkat Pesawat Telepon Printer Printer Sangat penting Fotocopy Fotocopy Sangat penting 5 Server Sistem UPS UPS 1 b. UPS for user UPS 2 c. Database server d. Domain Controller (DC) Sangat penting 3. Tingat /kebutuhan aset fasilitas RSGM Tabel 4.3 Tingat /kebutuhan aset fasilitas RSGM No Fasilitas Tingkat 1 Bangunan Fisik/Gedung Sangat penting 2 Ruang Rawat Jalan Sangat penting 3 Ruang rawat anak Cukup penting 4 Ruangan Pelayanan Gigi Sangat penting

108 No Fasilitas Tingkat Spesialitic 5 Ruangan Instalasi Gawat Sangat penting Darurat (IGD) 6 Ruang Rawat Inap, ICU, dan Sangat penting Ruang Operasi 7 Fasilitas Penunjang medis Radiologi kedokteran Sangat penting gigi Ambulance RSGM 8 Ruang Server Sangat penting 9 Kursi Sangat penting 10 Televisi Cukup penting 11 Meja Sangat penting 12 Air Conditioner (AC) Sangat penting 4. Penilaian kebutuhan/ aset penunjang RSGM. Tabel 4.4 Tingat /kebutuhan aset penunjang RSGM No Alat Penunjang Tingkat Kepentingan 1 CD Cukup penting 2 FD Sangat penting 3 Kertas Sangat Penting 4 Pulpen Sangat Penting

109 b. Aset Logis 1. Penilaian kebutuhan/ aset Data/Informasi RSGM. Tabel 4.5 Tingat /kebutuhan aset data/informasi RSGM No Data Tingkat 1 Data Pasien Sangat penting 2 Data SDM Sangat penting 3 Data Instansi / Data Ruangan Sangat penting 4 Data Pelayanan / tindakan Sangat penting 5 Data Farmasi Sangat penting 6 Data Alkes (Alat Kesehatan) Sangat penting 7 Data Honor Dokter Sangat penting 8 Data BHP (Bahan Habis Pakai) Sangat penting 9 Data Tarif Sangat penting 10 Data Inventori Umum Sangat penting 11 Data Diagnosa (ICD10) Sangat penting 12 Data COA (Chart of account) Sangat penting 13 Data Penjamin (Asuransi) PKM (Asuransi untuk mahasiswa) PK3 (Asuransi untuk Sangat penting karyawan wanita ) In Health (Asuransi untuk staff )

110 2. Penilaian kebutuhan/ aset Sistem Software/Sistem Operational RSGM. Tabel 4.6 Tingat /kebutuhan aset Software/Sistem Operational RSGM No Kategori Perangkat Lunak Perangkat Lunak Tingkat 1 Database management system and tools SQL Server InforMix Sangat penting Top Speed DB (Clarion) 2 Sistem Operasi MS Windows Sangat penting 2012 Linux Red Hat 3 Bahasa Visual basic 6 Cukup penting Pemrograman 4 Multimedia MS Powerpoint Cukup penting 5 Anti Virus Smadav Avira Cukup penting Avast 6 Lain-lain MS Excel MS Word Cukup penting MS Visio

111 3. Penilaian kebutuhan/ aset Aplikasi software RSGM. Tabel 4.7 Tingat /kebutuhan aset Aplikasi software RSGM No Nama Aplikasi Tingkat 1 Email Sangat penting 2 ProBisnis Sangat penting 3. Sumber ancaman pada RSGM dapat berasal dari bencana alam dan politik, kesalahan manusia, kegagalan fungsi hardware dan software dan ancaman program yang merugikan. 4. Ancaman-ancaman yang dapat terjadi pada RSGM seperti gempa bumi, kebakaran/panas yang berlebihan, banjir, ancaman teroris, pemalsuan data, kesalahan input data, personil yang tidak diawasi, personil yang kurang latihan/training dengan baik, kesalahan atau penghapusan data karena ketidak tahuan, pencurian terhadap aset, pemadaman listrik, korsleting listrik, ketidak stabilan arus listrik, kegagalan fungsi hardware, penyalahgunaan hak akses, hacking, sabotase dan virus. 5. Semua aset pada RSGM telah memiliki kontrol, tetapi ada beberapa aset yang kontrolnya masih kurang memadai atau kurang baik dalam melindungi aset-aset RSGM sehingga masih bisa di bobol oleh ancaman yang kapan saja dapat terjadi.

112 4.2 Saran Pada beberapa aset-aset RSGM yang belum memiliki kontrol, sebaiknya segera diberikan solusi dan pemberian kontrol sebelum terjadi ancaman yang dapat membuat aset RSGM mengalami ancaman yang mengakibatkan kerusakan. Begitu pula pada aset-aset RSGM yang telah memiliki kontrol, walaupun telah memiliki kontrol untuk mencegah ancaman namun ada beberapa aset yang memiliki kontrol yang lemah dan perlu pembenahan yang serius untuk menghindari pembobolan kontrol.