Smart Control Distribusi Air Menggunakan Variable Frequency Drive

dokumen-dokumen yang mirip
KONSERVASI ENERGI DENGAN KENDALI SISTEM PEMOMPAAN AIR MENGGUNAKAN VARIABLE FREQUENCY DRIVE

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. relevan dengan perangkat yang akan dirancang bangun yaitu trainer Variable Speed

KAJIAN PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK DENGAN PEMASANGAN INVERTER PADA MOTOR FAN MENARA PENDINGIN RSG - GAS

BAB I. PENDAHULUAN A.

PENGATURAN KECEPATAN DAN POSISI MOTOR AC 3 PHASA MENGGUNAKAN DT AVR LOW COST MICRO SYSTEM

Pemodelan Dinamik dan Simulasi dari Motor Induksi Tiga Fasa Berdaya Kecil

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT

ANALISIS PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK PADA MOTOR INDUKSI SATU PHASA DENGAN MENGGUNAKAN INVERTER

BAB III PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA. Dalam system tenaga listrik, daya merupakan jumlah energy listrik yang

Dampak Perubahan Putaran Terhadap Unjuk Kerja Motor Induksi 3 Phasa Jenis Rotor Sangkar

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PENGEREMAN DINAMIK PADA MOTOR INDUKSI TIGA FASA

BAB II LANDASAN TEORI

STUDI PENGARUH PERUBAHAN TEGANGAN INPUT TERHADAP KAPASITAS ANGKAT MOTOR HOISTING ( Aplikasi pada Workshop PT. Inalum )

DC-DC Step-Up Converter Rasio Tinggi Kombinasi Charge Pump dan Boost Converter untuk Catu Daya Motor Induksi pada Mobil Listrik

KONTROL MOTOR INDUKSI BERBASIS INDIRECT FIELD- ORIENTED CONTROL DAN OPTIMASI FAKTOR DAYA UNTUK SISTEM POMPA TENAGA SURYA

ANALISA HARMONISA DAN PENGARUHNYA TERHADAP TORSI ELEKTROMAGNETIK PADA MOTOR INDUKSI JENIS ROTOR BELIT PADA SISTEM PEMAKAIAN SENDIRI PT PJB GRESIK

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

PENGUJIAN PERFORMANCE MOTOR LISTRIK AC 3 FASA DENGAN DAYA 3 HP MENGGUNAKAN PEMBEBANAN GENERATOR LISTRIK

Karakteristik Kerja Paralel Generator Induksi dengan Generator Sinkron

RANGKAIAN OPTIMAL UNTUK MOTOR INDUKSI 1 FASE BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 PADA APLIKASI POMPA AIR

BAB I PENDAHULUAN. Pada suatu kondisi tertentu motor harus dapat dihentikan segera. Beberapa

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ANALISA EFISIENSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA PADA POMPA SIRKULASI PENDINGIN GENERATOR DI PT. PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG

Mesin AC. Motor Induksi. Dian Retno Sawitri

Gambar 3.1 Wiring Diagram Direct On Line Starter (DOL)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya

Elektronika Daya dan Electrical Drives. AC & DC Driver Motor

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Air dingin ( Chiller water ) merupakan air dingin yang di hasilkan

Pemodelan Konverter AC DC Tiga Fasa Dua Arah Pada Sepeda Listrik Menggunakan Metode SPWM

BAB I PENDAHULUAN. memindahkan fluida dari suatu tempat yang rendah ketempat yang. lebih tinggi atau dari tempat yang bertekanan yang rendah ketempat

ANALISIS HARMONISA YANG DIHASILKAN CYCLOCONVERTER DENGAN BERBAGAI PARAMETER

SISTEM PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA BERBASIS PID TERTALA NICHOLS ZIEGLER SKRIPSI

Elektronika daya. Dasar elektronika daya

MODUL 3 TEKNIK TENAGA LISTRIK PRODUKSI ENERGI LISTRIK (1)

MAKALAH SEMINAR KERJA PRAKTEK ANALISA PENGHEMATAN POMPA AIR DIHOTEL SANTIKA SEMARANG. Jalan Prof. Sudharto S.H Tembalang, Semarang

MODUL 10 DASAR KONVERSI ENERGI LISTRIK. Motor induksi

ANALISIS PERBANDINGAN TORSI START

BAB I PENDAHULUAN. lainnya. Contohnya yaitu beban beban nonlinier, terutama peralatan listrik berbasis

Perbaikan Faktor Daya Motor Induksi 3 fase menggunakan Mikrokontroler 68HC11

Rancang Bangun Inverter Tiga Phasa Back to Back Converter Pada Sistem Konversi Energi Angin

Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan IV 2016 ISBN Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

ek SIPIL MESIN ARSITEKTUR ELEKTRO

Tim PPM: Dr. Istanto Wahyu Djatmiko Muhammad Ali, ST., MT. Drs. S u n o m o, MT. Yuwono Indro Hatmojo, S.Pd., M.Eng. Nopa Widiyanto, A.Md.

PENGATURAN TEGANGAN DAN FREKUENSI GENERATOR INDUKSI MENGGUNAKAN VSI UNTUK SISTEM TIGA FASA EMPAT KAWAT

APLIKASI VSD DALAM MENGATASI MASALAH WATER CUT DAN GAS YANG BERLEBIH PADA SUMUR ESP

PENGUJIAN UNJUK KERJA VARIABEL SPEED DRIVE VF-S9 DENGAN BEBAN MOTOR INDUKSI 3 FASA 1 HP

SISTEM PENGENDALIAN MOTOR SINKRON SATU FASA BERBASIS MIKROKONTROLER

BAB II MOTOR INDUKSI TIGA PHASA

POMPA. yusronsugiarto.lecture.ub.ac.id

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Standby Power System (GENSET- Generating Set)

Alexander et al., Perancangan Simulasi Unjuk Kerja Motor Induksi Tiga Fase... 1

PENGARUH FREKUENSI PADA KECEPATAN MOTOR INDUKSI MENGGUNAKAN VARIABLE SPEED DRIVE DI AREA BAG SHIP LOADER (BSL) PT.

ANALISIS PERBANDINGAN REGULASI TEGANGAN GENERATOR INDUKSI PENGUATAN SENDIRI TANPA MENGGUNAKAN KAPASITOR KOMPENSASI DAN DENGAN MENGGUNAKAN KAPASITOR

BAB I PENDAHULUAN. Motor listrik dewasa ini telah memiliki peranan penting dalam bidang industri.

Momentum, Vol. 10, No. 2, Oktober 2014, Hal ISSN

LAPORAN TUGAS AKHIR. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Menyelesaikan Program Pendidikan Diploma III

PENGATURAN KECEPATAN KIPAS ANGIN DENGAN TEKNOLOGI INVERTER FAN CONTROLLING BASED ON INVERTER TECHNOLOGY

BAB III PERANCANGAN ALAT

Sistem Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Rotor Belitan Menggunakan DC Chopper

Simulator Otomatisasi Chilled Water Pump pada Sistem Pendingin Terpusat

BAB II LANDASAN TEORI

PERBANDINGAN PENGARUH TAHANAN ROTOR TIDAK SEIMBANG DAN SATU FASA ROTOR TERBUKA : SUATU ANALISIS TERHADAP EFISIENSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA

BAB IV ANALISA DATA. berpengaruh terhadap biaya listrik, dengan langkah langkah sebagai berikut :

Hamzah Ahlul Fikri Jurusan Tehnik Elektro, FT, Unesa,

PENGHEMATAN ENERGI PADA INDUSTRI SEMEN Studi Kasus : Pemasangan VSD S pada Fan

Pembuatan Modul Inverter sebagai Kendali Kecepatan Putaran Motor Induksi

Voltage sag atau yang sering juga disebut. threshold-nya. Sedangkan berdasarkan IEEE Standard Voltage Sag

Pengaruh Bentuk Gelombang Pembawa Terhadap Harmonisa pada Inverter Satu Fasa

ANALISA PENGARUH SATU FASA ROTOR TERBUKA TERHADAP TORSI AWAL, TORSI MAKSIMUM, DAN EFISIENSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA

BAB IV BAHASAN UTAMA

Politeknik Negeri Sriwijaya. Laporan Akhir BAB I PENDAHULUAN

Penghematan Energi pada Kompresor Menggunakan Variable Speed Drive (VSD)

1 BAB I PENDAHULUAN. energi alternatif yang dapat menghasilkan energi listrik. Telah diketahui bahwa saat

BAB II MOTOR INDUKSI 3 FASA

SINGUDA ENSIKOM VOL. 7 NO. 2/Mei 2014

BAB II LANDASAN TEORI

peralatan-peralatan industri maupun rumah tangga seperti pada fan, blower, pumps,

JOB SHEET MESIN LISTRIK 2. Percobaan Medan Putar dan Arah Putaran

RANCANGAN BANGUN PENGUBAH SATU FASA KE TIGA FASA DENGAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA

MODIFIKASI ALTERNATOR MOBIL MENJADI GENERATOR SINKRON 3 FASA PENGUAT LUAR 220V/380V, 50Hz. M. Rodhi Faiz, Hafit Afandi

ANALISIS PENGARUH JATUH TEGANGAN TERHADAP KINERJA MOTOR INDUKSI TIGA FASA ROTOR BELITAN (Aplikasi pada Laboratorium Konversi Energi Listrik FT-USU)

PENGGUNAAN MOTOR LISTRIK 3 PHASA SEBAGAI GENERATOR LISTRIK 1 PHASA PADA PEMBANGKIT LISTRIK BERDAYA KECIL

Perencanaan dan Pembuatan Modul Inverter 3 Phase Sebagai Suplai Motor Induksi Pada Pengembangan Modul Praktikum Pengemudi Listrik (Sub Judul Hardware)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Pradesa, et al., Pengendalian Motor Induksi Tiga Fasa dengan Sumber Inverter menggunakan JST

BAB II LANDASAN TEORI. mobil seperti motor stater, lampu-lampu, wiper dan komponen lainnya yang

1 BAB I PENDAHULUAN. listrik. Di Indonesia sejauh ini, sebagian besar kebutuhan energi listrik masih disuplai

Analisis Pengaruh Perubahan Tegangan Terhadap Torsi Motor Induksi Tiga Fasa Menggunakan Simulasi Matlab

Teknik Tenaga Listrik(FTG2J2)

BAB I PENDAHULUAN. panas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar menjadi energi mekanik, dan

PERANCANGAN MODEL PREDICTIVE TORQUE CONTROL (MPTC) UNTUK PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 PHASA DENGAN ROBUST STATOR FLUX OBSERVER

PEMANFAATAN ENERGI MATAHARI MENGGUNAKAN SOLAR CELL SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF UNTUK MENGGERAKKAN KONVEYOR

BAB II MOTOR INDUKSI TIGA PHASA

BAB 1 PENDAHULUAN. adalah rectifier, converter, inverter, tanur busur listrik, motor-motor listrik,

PENGARUH ARUS HARMONISA PADA UNJUK KERJA SISTEM OPEN- LOOP VARIABLE SPEED DRIVE MOTOR INDUKSI MENGGUNAKAN INVERTER

PENGARUH BENTUK GELOMBANG SINUS TERMODIFIKASI (MODIFIED SINE WAVE) TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR INDUKSI SATU FASA

Transkripsi:

Smart Control Distribusi Air Menggunakan Sofyar 1, Eka Firmansyah 2, Suharyanto 3 Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM h.sofyar@gmail.com, suharyanto@ugm.ac.id, eka.firmansyah@ugm.ac.id Abstrak Penurunan sejumlah energi yang diperlukan pada suatu proses atau sistem dapat membantu menurunkan permintaan kebutuhan energi secara global dan juga membantu lingkungan karena mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Pompa sentrifugal digunakan pada perusahaan air minum untuk proses pengolahan dan pendistribusian air ke konsumen. Variable frequency drive menawarkan kontrol secara cerdas untuk pompa sentrifugal tersebut, yang dapat menghemat energi listrik yang perlukan dalam pengoperasiannya. Kata kunci variable frequency drive, pompa sentrifugal, penghematan energi I. PENDAHULUAN Suatu bagian terbesar dari daya listrik pada sebuah pembangkit dikonsumsi oleh penggerak listrik. Pompa digunakan secara luas pada industri untuk proses pendinginan dan pelayanan lubrikasi, mentransfer fluida untuk suatu proses, dan untuk menyediakan gaya gerak dalam sistem hidrolik. Sistem perpompaan sebanyak hampir 20% dari kebutuhan energi listrik dunia dan antara 25-50% dari energi yang digunakan dalam operasi industri [1]. Pompa memiliki dua kegunaan utama: memindahkan cairan dari satu tempat ketempat yang lainnya (misalnya air dari aquifer bawah tanah ketangki penyimpanan air), dan mensirkulasikan cairan sekitar sistim (misalnya air pendingin atau pelumas yang melewati mesin-mesin dan peralatan) [2]. Pompa submersible merupakan pompa efisien yang prinsip kerjanya sama dengan pompa sentrifugal, dimana impeler yang berputar mengubah energi kinetik menjadi tekanan atau kecepatan yang diperlukan untuk memompa fluida. Variable frequency drive (VFD) menawarkan respon yang sangat baik pada sistem pemompaan. Penurunan flow atau aliran dengan VFD, daya yang dihabiskan motor sangat berkurang. Sehingga sejumlah daya yang signifikan dapat dihemat dengan bantuan VFD [1]. II. DASAR TEORI A. Di industri, variable frequency drive (VFD) biasa dihubungkan dengan inverter. Pengontrol kecepatan ini juga dikenal dengan nama lain seperti, variable speed drive (VSD), adjustable speed drive (ASD), dan variable voltage variable frequency drive (VVVF) [3]. VFD adalah peralatan yang digunakan untuk memvariasikan kecepatan dari motor induksi 3-phasa. Dia bekerja mengatur frekuensi dari suplai daya ke motor. Kecepatan motor induksi berbanding langsung dengan frekuensi suplai. Sehingga perubahan frekuensi, kecepatan sinkron dan kecepatan motor dapat dikontrol dibawah dan diatas kecepatan beban penuh normal [4]. Kontrol frekuensi variabel dibawah nilai frekuensi umumnya dilakukan dengan penurunan tegangan phase mesin, bersama-sama dengan frekuensi pada suatu cara yang mana fluk dijaga konstan. Dengan demikian kontrol frekuensi variabel menggunakan peralatan elektronika daya untuk mengubah frekuensi dari daya input ke motor, dengan demikian mengontrol kecepatan motor. Tiga bagian dasar dari VFD, yaitu: rectifier, dc bus, dan inverter [4]. Gambar 1. Skema Umum Rangkaian Daya Inverter Gambar 1, memperlihatkan tiga bagian dasar dari VFD dimana: Rectifier/Penyearah: Berfungsi untuk mengubah tegangan AC 3-phase ke DC. Tegangan AC 3-phase dimasukan kebagian rectifier yang terdiri dari sekelompok diode. Suatu gelombang penuh, rectifier solid-stade mengubah daya 50 Hz dari standard 380, 460, 575 Volt atau suplai kebutuhan lebih tinggi ke tegangan DC yg tetap atau yg dapat diatur. DC Bus atau Rangkaian Intermediate (DC Link): Menggunakan Kapasitor dan reaktor DC untuk menjadikan ripple tegangan DC menjadi lebih stabil. Inverter: Inverter mengambil tegangan dari bus DC dan menggunakan pulse width modulation (PWM), mengirim signal yang muncul ke motor sebagai AC. Conference on Information Technology, Information System and Electrical Engineering 299

B. Sistem Pemompaan Sistem pemompaan bertanggung jawab terhadap hampir 20% kebutuhan energi listrik dunia dan penggunaan energi dalam operasi pabrik industri tertentu 25-50% [14]. Komponen utama dari sistem pemompaan adalah: Pompa Mesin Penggerak: motor listrik, mesin diesel atau sistim udara Pemipaan, digunakan untuk membawa fluida Kran, digunakan untuk mengendalikan aliran dalam sistim Sambungan, pengendalian dan instrumentasi lainnya Peralatan pengguna akhir, yang memiliki persyaratan (misalnya tekanan, aliran) yang menentukan komponen dan susunan sistem pemompaan [5]. Pompa memiliki dua kegunaan utama: Memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat yang lain (misalnya air dari aquifer bawah tanah ke tangki penyimpanan air) Mensirkulasikan cairan sekitar sistem (misalnya air pendingin atau pelumas yang melewati mesin-mesin dan peralatan) [5]. Pompa hadir dalam berbagai ukuran untuk penggunaan yang luas. Pompa-pompa dapat digolongkan menurut prinsip operasi dasarnya seperti pompa dinamik dan pompa pemindahan positif [5]. Pompa dinamik juga dikarakteristikkan oleh cara pompa tersebut beroperasi: impeler yang berputar mengubah energi kinetik menjadi tekanan atau kecepatan yang diperlukan untuk memompa fluida. Terdapat dua jenis pompa dinamik: Pompa sentrifugal, merupakan pompa yang sangat umum digunakan untuk pemompaan air dalam berbagai penggunaan industri. Biasanya lebih dari 75% pompa yang dipasang di sebuah industri adalah pompa sentrifugal [5]. Pompa dengan efek khusus, terutama digunakan untuk kondisi khusus dilokasi industri. Pada prinsipnya, cairan apapun dapat ditangani oleh berbagai rancangan pompa. Jika rancangan pompa digunakan, pompa sentrifugal biasanya yang paling ekonomis diikuti oleh pompa rotary dan reciprocating. C. Motor Induksi Penggunaan motor induksi 3-phasa untuk diaplikasi mesin-mesin telah banyak digunakan pada dunia industri karena mempunyai konstruksi yang sederhana sehingga mudah dalam perawatannya. Kelemahan utama motor induksi 3-phasa adalah arus starting yang cukup tinggi dan torsi awal yang rendah [6]. Motor induksi secara umum dibagi menjadi dua yaitu motor induksi 1- phasa dan motor induksi 3-phasa. Secara prinsip kerja kedua motor ini sama yaitu karena adanya induksi yaitu adanya medan putar pada belitan utama (stator) yang memotong batang-batang rotor sehingga akan timbul induksi pada rotor [6]. Motor induksi 3-phasa bekerja sebagai pengkonversi energi listrik ke energi mekanik yang memberikan torsi elektromagnetik untuk pompa sentrifugal [8]. D. Persamaan Persamaan yang digunakan pada penelitian ini, adalah: Untuk motor induksi [6, 7, 9, 10, 11] Kecepatan sinkron, dimana, f = frekuensi suplai P = jumlah kutub N s = (1) Penghematan Energi [3, 10, 12] Potensi penghematan energi dengan pemasangan VFD dapat diketahui dengan menghitung biaya operasional dari motor induksi yang menggerakan pompa sentrifugal. Dengan mempertimbangkan daya motor induksi (kw), operasi pompa pada kecepatan penuh selama 365 hari dalam setahun, dan 24 jam setiap harinya. Biaya operasional dapat dihitung dengan persamaan: Biaya = daya (kw) waktu operasi (Jam) Atau dengan persamaan: biaya energi/kwh (2) Konsumsi energi rata-rata per hari dengan VFD (E1) Konsumsi energi rata-rata per hari tanpa VFD (E2) = daya waktu (24 Jam) = 3.V.I.Cosθ 24 (3) Penghematan energi per hari dengan VFD = E2 - E1 (4) Penghematan energi per tahun dengan VFD = 365 (E2 - E1) (5) Keuntungan = penghematan energi per tahun dengan VFD biaya unit energi (6) Conference on Information Technology, Information System and Electrical Engineering 300

III. METODOLOGI A. Cara Analisis Diagram blok pada gambar 2 memperlihatkan cara analisis yang dilakukan. Pada blok sumber tegangan 3-phasa yaitu tegangan input AC yang berasal dari PLN dengan tegangan phasa ke phasa 380 V dan frekuensi sistem 50 Hz. Pada blok variable frequency drive (VFD) terdiri dari sub bagian, penyearah (rectifier), DC link (bus DC), dan inverter. Pada penyearah tegangan input AC dari sumber tegangan disearahkan menjadi tegangan searah DC oleh penyearah gelombang penuh 3-phasa. Oleh filter tegangan searah tersebut ditapis atau di filter lagi menjadi tegangan DC yang lebih halus. Pada bagian inverter, tegangan searah dari DC link diinputkan ke dalam inverter yang terdiri dari 6 buah IGBT yang merupakan jantung dari inverter tersebut. Keluaran tegangan dari setiap sub bagian dari variable frequency drive akan ditanpilkan dan dianalisis apakah sudah sesuai dengan referensi. 2. Frequency (Hz) 50 3. Pole 2 4. Output (kw) 11 5. Output (HP) 15 6. Speed (rpm) 2870 7. FLC 380V (A) 24,8 8. Motor Efficiency 82,5 9. Power Factor 100% 0.83 10. Diameter (mm) 139,5 11. Panjang (m) 634 12. Berat (kg) 45,5 TABEL II. SPESIFIKASI POMPA SENTRIFUGAL N0 Spesifikasi Keterangan 1. Tipe SP 77-3 Gambar 2. Diagram Blok Analisis Penelitian Pada blok motor induksi yaitu motor asinkron atau motor induksi 3-phasa yang akan menerima input dari keluaran inverter dan mengkonversinya menjadi energi mekanik, selanjutkan digunakan untuk menggerakan pompa sentrifugal. Motor induksi yang digunakan spesifikasinya dapat dilihat pada tabel I. Pada blok akhir yaitu blok pompa sentrifugal (spesifikasinya dapat dilihat pada tabel II). Sebagaimana diketahui konsumsi air bersih oleh konsumen selalu berubahubah, yang mana perubahan ini akan dikuti oleh kerja pompa sentrifugal yang mengikuti perubahannya, ini diindikasikan dengan perubahan tekanan air pada pipa dan kemudian diikuti oleh perubahan kecepatan putar motor induksi. Perubahan kecepatan putar motor induksi ini akan mempengaruhi daya yang dibutuhkan oleh motor tersebut (berdasarkan hukum afinitas) dan selajutnya hasil dari simulasi ini kemudian dibandingkan antara sistem yang dengan yang tanpa VFD. 2. Kapasitas Q (m 3 /H) 100 3. Tekanan p (k Pa) >250 p < 600 4. Head H (m) >22 H < 60 5. Efisiensi (%) 78 B. Potensi Penghematan Potensi penghematan dapat dilihat dari jumlah motor listrik yang digunakan, yaitu pada motor yang memungkinkan adanya perubahan kecepatan putaran motor, seperti motor yang digunakan untuk menyalurkan air dari reservoir ke konsumen/pelanggan, karena adanya perubahan kecepatan motor yang mengikuti besarnya perubahan konsumsi air oleh konsumen/pelanggan. Dengan mempertimbangkan daya motor induksi (kw), operasi pompa pada kecepatan penuh selama 365 hari dalam setahun, dan 24 jam setiap harinya maka dengan menggunakan program simulasi potensi penghematan energi dengan pemasangan VFD dapat diketahui. TABEL I. SPESIFIKASI MOTOR INDUKSI N0 Spesifikasi Keterangan 1. Tipe MS 6000 Conference on Information Technology, Information System and Electrical Engineering 301

IV. HASIL Dengan menggunakan data dari spesifikasi motor induksi dan pompa sentrifugal, serta mengisi nilai-nilai pada setiap parameter blok yang ada pada program simulasi diperoleh hasil keluaran seperti yang diperlihatkan pada gambar 3. manual untuk model simulasi tanpa variable frequency drive. Dengan menggunakan VFD = 0.002361 kwh, berarti konsumsi energi rata- rata per hari (E1) = 0.002361 kwh 24 = 0.056664 kwh. Tanpa VFD = 3.V.I.Cosθ = 3. 380. 24,8. 0.83 = 13.547,962 W = 13,547962 kw, dengan time running 2 detik = 13,547962 kw = 0.0075266 kwh, berarti konsumsi energi rata-rata per hari (E2) = 0.0075266 kwh 24 = 0.180638 kwh Penghematan energi per hari = E2 E1 = 0.180638 kwh 0.056664 kwh = 0.123974 kwh Penghematan energi per tahun = 365 0.123974 kwh = 45,25051 kwh. Bentuk gelombang tegangan, arus dan SPWM keluaran diperlihatkan pada gambar. 5, 6 dan 7. Gambar 3. Model Simulasi dan Hasil Perhitungan Untuk Sistem Dengan Selanjutnya untuk sistem yang tidak menggunakan variable frequency drive (VFD) hasil keluarannya diperlihatkan oleh gambar 4. Gambar 5. Bentuk Gelombang Keluaran Tegangan Sumber Untuk Sistem Dengan Variable Frequenvy Drive Gambar 4. Model Simulasi dan Hasil Perhitungan Untuk Sistem Tanpa Dengan menggunakan VFD = 0.002361 kwh, berarti konsumsi energi rata- rata per hari (E1) = 0.002361 kwh 24 = 0.056664 kwh. Tanpa VFD = 0.04768 kwh, berarti konsumsi energi ratarata per hari (E2) = 0.04768 kwh 24 = 1,14432 kwh. Penghematan energi per hari = E2 E1 = 1,14432 kwh 0.056664 kwh = 1,087656 kwh. Penghematan energi pe rtahun = 365 (E2 E1) = 365 1,087656 kwh = 396,99444 kwh. Hasil diatas dibandingkan dengan perhitungan secara Gambar 6. Bentuk Gelombang Keluaran Arus Sumber Untuk Sistem Dengan Conference on Information Technology, Information System and Electrical Engineering 302

V. KESIMPULAN Dengan menggunakan model simulasi variable frequency drive (VFD) untuk mengontrol kecepatan putar motor induksi yang menggerakan pompa sentrifugal dapat memberikan gambaran besarnya potensi penghematan energi listrik yang dikonsumsi oleh motor listrik. Gambar 7. Bentuk Gelombang Keluaran SPWM Untuk Sistem Dengan Gambar 8. Bentuk Gelombang Keluaran Tegangan Sumber Untuk Sistem Tanpa Variable Frequenvy Drive DAFTAR PUSTAKA [1] Mr.Priyank Dave, Mr.Kashyap Mokariya, and Mr.Vijay Patel, Energy Conservation in Centrifugal Pump with Including SCADA, PLC and HMI, International Journal of Innovative Research in Science, Engineering and Technology., vol. 2, issue 5, May 2013. [2] Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri, Pompa dan Sistim Pemompaan, United Nations Environment Programme (UNEP), 2006. [3] Neetha John, Mohandas R, and Suja C Rajappan, Energy Saving Mechanism Using s, International Journal of Emerging Technology and Advanced Engineering., volume 3, issue 3, March 2013. [4] Jigar N. Mistry, Hetal D. Solanki, dan Tejas M. Vala, Variable Frequency Drive, International Refereed Research journal., vol. 2, issue 3, 2012. [5] Michel A. Bernier and Bernard Bourret, Pumping Energy and Variable Frequency Drive, ASHRAE Journal, December 1999.. [6] Yusnan Badruzzaman, Pengasutan Konvensional Motor Induksi Tiga Fasa Rotor Sangkar Tupai, Jurnal JTET Vol. 1 No. 1 April 2012. [7] Zuhal, Dasar Tenaga Listrik, Penerbit ITB Bandung, 1991. [8] Hamad Raad Salih, Ali Abdulwahhab Abdulrazzaq, Basarab, and Guzun, Dynamic Modeling of Pump Drive System Utilizing Simulink/Matlab Program, International Research Journal of Engineering and Technology (IRJET), Vol.3, issue 1, Jan-2016. [9] Thida Win, Nang Sabai and Hnin Nandar Maung, Analysis of Variable Frequency Three Phase Induction Motor Drive, World Academy of Science, Engineering and Technology, 2008. [10] Annapurna Birdar and Ravindra G. Patil, Energy Conservation Using, International Journal of Emerging Trends in Electrical and Electronics (IJETEE), Vol. 2, issue 1, April 2013. [11] Tamal Aditya, Research to Study and its Energy Savings, International Journal of Science and Research (IJSR), Vol.2, issue 6, June 2013. [12] Sanjay Dabadgaonkar and Asim Kumar Sen, Controlling of Pump Onboard Ship using with Three-phase Inverter and Three Phase Induction Motor, MIT International Journal of Electrical and Instrumentation Engineering, Vol. 1, No. 2, Aug 2011. Gambar 9. Bentuk Gelombang Keluaran Arus Sumber Untuk Sistem Tanpa Variable Frequency drive Conference on Information Technology, Information System and Electrical Engineering 303