4 Objektif : Memahami Windows API Membuat Aplikasi Menggunakan 4.1. Mengenal API Aplication Programming Interface (API) adalah salah satu atau beberapa prosedur atau fungsi yang terdapat pada sistem operasi, dimana fungsi-fungsi tersebut dapat diakses oleh bahasa-bahasa pemrograman agar pembuatan program lebih efektif. Secara fisik API ini disimpan dalam sebuah file berekstensi DLL dan terdapat pada direktori sistem pada sistem operasi Windows. File DLL (Dynamic Link Library) tersebut merupakan file library Windows adalah file yang sudah dikompilasi dan dapat digunakan oleh program lain. Selain digunakan oleh sistem operasi Microsoft Windows dalam menjalankan operasinya, biasanya fungsi API ini digunakan untuk melakukan instruksi pemrograman tingkat rendah yang tidak dapat langsung digunakan oleh suatu bahasa pemrograman misalnya untuk mengakses file secara langsung, mengakses jaringan atau mencetak ke printer dan sebagainya. API Fungsi & prosedur Microsoft Windows Kode program Gambar 4.1 Hubungan Windows API dengan Program Pada sistem operasi Pocket PC juga terdapat API yang biasa disebut Windows CE API (kemudian disingkat ). API yang terdapat pada sistem operasi Windows (untuk Halaman 43
desktop) dan API yang terdapat pada sistem operasi Windows CE atau Pocket PC tentunya berbeda dan masing-masing memiliki fungsi-fungsi tersendiri yang berbeda-beda dan kemampuan yang berbeda-beda pula sesuai dengan kebutuhan. Sama halnya dengan Microsoft Visual Basic, pada paket instalasi Embedded Visual Basic kita juga diberi listing fungsi-fungsi dan prosedur-prosedur API berikut parameter dan kegunaanya. Informasi tersebut terdapat pada file WINCEAPI.txt. Kita dapat melihatnya dengan menggunakan program API Text Viewer. Gambar 4.2 Tampilan API Viewer Karena fungsi API merupakan fungsi eksternam, maka diperlukan pendeklarasian dengan menggunakan pernyataan Declare : B.U : [Public] Declare Sub nama Lib "namalib" [Alias "nama_alias"] [([argumen])] [Public] Declare Function nama Lib "namalib" [Alias "nama_alias"] [([argumen])] As tipe Keterangan : nama Nama prosedur (unik). Halaman 44
argumen Susunan variabel yang dipisahkan oleh koma, yang membawa nilai sebagai syarat tambahan untuk menjalankan prosedur tersebut. namalib Nama DLL library yang akan digunakan. nama_alias Nama prosedur pada library tempat dipanggilnya prosedur itu. tipe Tipe data nilai yang dikembalikan oleh fungsi tersebut. 4.2. Contoh: Menjalankan File Suara Berikut ini merupakan contoh program untuk menjalankan file suara dengan menggunakan bantuan fungsi. File yang dibutuhkan adalah Coredll.DLL dan fungsinya adalah : Public Declare Function PlaySound Lib "Coredll" Alias "PlaySoundW" (ByVal lpszname As String, ByVal hmodule As Long, ByVal dwflags As Long) As Long Fungsi ini dapat dilihat dengan menjalankan file API Text Viewer, setelah file WINCEAPI.txt dibuka dan pada API Type dipilih Declare, maka carilah fungsi dengan memasukkan kata kunci PlaySound. Kemudian konstanta yang dibutuhkan adalah : Public Const SND_APPLICATION = &H80 Public Const SND_ASYNC = &H1 Public Const SND_FILENAME = &H20000 Public Const SND_LOOP = &H8 Public Const SND_MEMORY = &H4 Public Const SND_NOSTOP = &H10 Public Const SND_NOWAIT = &H2000 Public Const SND_SYNC = &H0 Halaman 45
Nilai konstanta ini dapat dilihat pada API Text Viewer dengan memilih Constants pada API Type. Langkah pembuatan program ini adalah : Buka program Embedded Visual Basic, lalu buka file Project Baru. Pada menu Project Project1 Properties ubah nilai berikut ini Remote Path \Windows\Start Menu\Programs\Suara.vb Run on Target Pocket PC 2002 Emulation Buka Form1 dan ubah properti berikut ini Name frmsuara Caption Menjalankan File Suara Buatlah sebuah Module baru dengan memilih menu Project Add Module. Lalu beri nama mdlsuara. Tambahkan kode program berikut ini pada mdlsuara. Kode Program 3.1 1. Option Explicit 2. Public Declare Function PlaySound Lib "Coredll" Alias "PlaySoundW" (ByVal lpszname As String, ByVal hmodule As Long, ByVal dwflags As Long) As Long 3. Public Const SND_APPLICATION = &H80 4. Public Const SND_ASYNC = &H1 5. Public Const SND_FILENAME = &H20000 6. Public Const SND_LOOP = &H8 7. Public Const SND_MEMORY = &H4 8. Public Const SND_NOSTOP = &H10 9. Public Const SND_NOWAIT = &H2000 10. Public Const SND_SYNC = &H0 Kemudian buka frmsuara, dan tambahkan kontrol CommandButton dengan mengubah propertinya menjadi : Name cmdapplause Caption Applause Halaman 46
Klik dua kali pada cmdapplause tersebut, lalu tambahkan kode program sehingga akan menjadi seperti ini : Kode Program 3.2 1. Private Sub cmdapplause_click() 2. PlaySound App.Path & "\Applause1.WAV", 0, SND_FILENAME 3. End Sub Pada program ini, file suara yang digunakan adalah Applause1.WAV, file suara tersebut sebelumnya harus diupload terlebih dahulu ke direktori \Windows\Start Menu\Programs\ pada device Pocket PC Emulation (Karena pada konfigurasi diatas, kita mencoba program ini pada Pocket PC Emulation terlebih dahulu). Cara mengupload file telah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya. Apabila tidak mempunyai file Applause.WAV, kita juga bisa menggunakan file lain. Kemudian jalankan dengan menekan icon Start Debug. Apabila program berjalan dengan sempurna dan ingin di upload pada Device Pocket PC yang sebenarnya, maka sebaiknya kita membuat paket instalasinya dan menambahkan file suara tersebut pada Wizar File Tambahan. Cara membuat paket instalasi juga telah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya. Halaman 47