MUHNUR SATYAHAPRABU A D V O C A T E

dokumen-dokumen yang mirip
Sengketa Lingkungan PEMICU SENGKETA PENGERTIAN DASAR SENGKETA

DALAM PRESPEKTIF HUKUM ACARA PERDATA INDONESIA. Efa Laela Fakhriah. Hukum sebagai sarana pembaruan masyarakat sebagaimana dikemukakan oleh

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Pelanggaran hak-hak buruh oleh majikan, pelanggaran hak-hak

BAB II PRINSIP PRINSIP PENAATAN DAN PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN

BAB IV PENUTUP. 1. Gugatan Warga Negara (Citizen Lawsuit/Actio Popularis) adalah suatu gugatan

GUGATAN WARGA NEGARA SEBAGAI MEKANISME PEMENUHAN HAK ASASI MANUSIA DAN HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA

PERKARA NO. 451/PDT. G/ 2012/ PN. JKT BARAT

BAB III PENUTUP. Berdasarkan pembahasan yang telah ditulis pada bab sebelumnya, maka. dapat diambil kesimpulan bahwa dalam hukum positif di Indonesia,

BAB III ANALISIS DAN KAJIAN YURIDIS MENGENAI EUTHANASIA DIPANDANG DARI SEGI HAM

KARAKTERISTIK GUGATAN WARGA NEGARA ( CITIZEN LAWSUIT

PERGESERAN ASAS POINTD'INTERETPOINTD'ACTION DALAM GUGATAN CITIZEN LAW SUIT DAN ACTIO POPULARIS SEBAGAI PEMENUHAN ASAS MANFAAT DALAM PERADILAN PERDATA

Pengantar Memahami Hak Ekosob. M. Dian Nafi PATTIRO-NZAID

Kompetensi. Hukum Dan Hak Asasi Manusia Hak Turut Serta dalam Pemerintahan (HTSdP) Hak Turut Serta dalam Pemerintahan. hukum dengan HTSdP.

PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN HIDUP

BAB 10 PENGHAPUSAN DISKRIMINASI DALAM BERBAGAI BENTUK

PERTANYAAN Bagaimanakan kasus Marbury vs Madison Apa alasan John Marshall membatalkan Judiciary Act. Bagaimana pemikiran Yamin tentang Yudisial Review

BAB III PENUTUP. Bantuan Hukum bagi paralegal maka dapat disimpulkan :

I. Gambaran Umum Legal Standing

7. Surat No. B-1123/M.Ses tentang Penambahan Wakil Pemerintah untuk membahas RUU BPJS

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 032 TAHUN 2016 TENTANG

Berita buruk bagi lingkungan: berkomplotnya mafia peradilan dengan korporasi perusak hutan! ---Analisis terhadap putusan-putusan Kallista Alam---

CONTOH SOAL DAN JAWABAN UKG PKN SMP Berikut ini contoh soal beserta jawaban Uji Kompetensi Guru PKn SMP

RINGKASAN PERMOHONAN Perkara Nomor 129/PUU-XII/2014 Syarat Pengajuan Calon Kepala Daerah oleh Partai Politik dan Kedudukan Wakil Kepala Daerah

KUASA HUKUM Muhammad Sholeh, S.H., dkk, berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 20 Oktober 2014.

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan bahasa Indonesia. Kasus ini dilatarbelakangi perjanjian pinjam

Makalah Peradilan Tata Usaha Negara BAB I PENDAHULUAN

PENGGUGAT KONTRAK KARYA FREEPORT TAK PUNYA LEGAL STANDING

KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

-1- PENJELASAN ATAS QANUN ACEH NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG KOMISI KEBENARAN DAN REKONSILIASI ACEH

MK & SISTEM KEKUASAAN. Riana Susmayanti, SH. MH

Bab II HAK HAK ATAS TANAH. A. Dasar Hukum Hak-Hak Atas Tanah menurut UUPA. I. Pasal pasal UUPA yang menyebutkan adanya dan macamnya hak hak atas

Eksistensi Lembaga Class Action (Gugatan Perwakilan Kelompok) Dalam Hukum Positif di Indonesia

Tugas dan Wewenang serta Dasar Hukum Lembaga Negara

I. PEMOHON Imam Ghozali. Kuasa Pemohon: Iskandar Zulkarnaen, SH., MH., berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 15 Desember 2015.

2017, No kewajiban negara untuk memastikan bahwa perempuan memiliki akses terhadap keadilan dan bebas dari diskriminasi dalam sistem peradilan

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 50/PUU-X/2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Kepentingan Umum

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 20/PUU-X/2012 Tentang Peralihan Saham Melalui Surat Kesepakatan Bersama

RESUME PERMOHONAN PERKARA Nomor 063/PUU-II/2004

PENDEKATAN HAK ASASI MANUSIA TERHADAP FCTC. Ifdhal Kasim

Hak Beribadah di Indonesia Oleh: Yeni Handayani * Naskah diterima: 4 Agustus 2015; disetujui: 6 Agustus 2015

HAK GUGAT ORGANISASI (LEGAL STANDING) PADA PERKARA HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN DI NDONESIA ABSTRAK

HAK AZASI MANUSIA. Materi Perkuliahan Ilmu Politik FH Unsri. Vegitya Ramadhani Putri, MA, LLM

KEJAHATAN SEKSUAL Lindungi Hak Korban. Masruchah Komnas Perempuan 11 Januari 2012

II. OBJEK PERMOHONAN Pengujian materiil Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (UU 2/2004).

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 18/PUU-IX/2011 Tentang Verifikasi Partai

BAB I PENDAHULUAN. disabilitas yang tidak menyadari dengan potensi yang mereka miliki. Sudah

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 52/PUU-XIV/2016 Penambahan Kewenangan Mahkamah Kontitusi untuk Mengadili Perkara Constitutional Complaint

SILABUS PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENINGKATAN PEMAHAMAN HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA PUSAT PENDIDIKAN PANCASILA DAN KONSTITUSI

P U T U S A N NOMOR :380/PDT/2015/PT. BDG DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA,

Pertanggungjawaban Perusahaan dalam Kasus Lingkungan Hidup. Dewi Savitri Reni (Vitri)

Komisi Nasional HAM kerangka hukum dan mekanisme penegakan hukum HAM. Dr. Herlambang P Wiratraman Fakultas Hukum Universitas Airlangga 26 Mei 2015

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN NEGARA PP&PA. Strategi Nasional. Sosial Budaya.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 26/PUU-XV/2017 Pembatalan Putusan Arbitrase

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 23/PUU-XIV/2016 Perselisihan Hubungan Industrial

BAB III PENUTUP. 1. Asas persamaan perlakuan dan pelayanan bagi Narapidana belum. pelayanan bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 24/PUU-XV/2017 Penyelesaian Perselisihan Kepengurusan Partai Politik

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 72/PUU-XV/2017

KOMPETENSI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA DALAM SISTEM PERADILAN DI INDONESIA

BAB 3 ANALISA PUTUSAN 3.1. DUDUK PERKARA PT AYUNDA PRIMA MITRA MELAWAN PT ADI KARYA VISI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2009 TENTANG PELAYANAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Perihal : Replik Penggugat dalam Perkara Perdata Nomor 168/ Pdt. G/ 2013/ PN.Jkt.Pst [REPLIK ATAS EKSEPSI DAN JAWABAN PERTAMA TERGUGAT I]

Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya: Pengantar

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK TERLANTAR MELALUI CITIZEN LAWSUIT

SISTEM BARU PENGADAAN TANAH DAN TANTANGAN PROGRAM PEMBANGUNAN PRESIDEN BARU Oleh: Chairul Umam *

KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, JAKSA AGUNG, DAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA AKSI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA INDONESIA TAHUN

LEGAL OPINI: PROBLEM HUKUM DALAM SK NO: 188/94/KPTS/013/2011 TENTANG LARANGAN AKTIVITAS JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA (JAI) DI JAWA TIMUR

BAB I PENDAHULUAN. Hak asasi manusia ( selanjutnya disingkat dengan HAM ) adalah seperangkat hak yang

Pajak Kontemporer Peradilan Pajak

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 25/PUU-XVI/2018

Kuasa Hukum Badrul Munir, S.Sg., SH., CL.A, dkk, berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 2 April 2015.

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2009 TENTANG PELAYANAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Jakarta, 6 Agustus Kepada Yang Terhormat:

SKRIPSI. Diajukan Guna Memenuhi Sebagai Salah Satu Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Hukum. Oleh : Nama : Adri Suwirman.

1. Nama : DWI ARSYWENDO NIK : Penggugat I; 2. Nama : BAGUS MAULANA MUHAMMAD NIK :

Memutus Rantai Pelanggaran Kebebasan Beragama Oleh Zainal Abidin

BAB IV PENUTUP. (perkara Nomor: 305/Pdt.G/BANI/ 2014/PNJkt.Utr) adalah sebagai berikut:

Transkripsi:

RAKYAT MENGGUGAT MUHNUR SATYAHAPRABU A D V O C A T E

Sejarah CLS Gugatan Citizen Law Suit ini berkembang pertama di negara common law seperti Amerika Serikat. Ditandai dari gugatan pertama pada tahun 1943 dalam kasus Associated Industries vs Ickes. Pada tahun 1963 Mahkamah Agung Amerika Serikat mengakui legitimasi penyelenggaraan hak publik dalam kasus National Association for the Advancement of colored people v. Button. Pada tahun 1970 gugatan warga negara secara formal diatur dalam ketentuan UU bidang lingkungan hidup, yaitu UU berkaitan dengan polusi udara.

Gugatan actio popularis / CLS Indonesia) (citizen law suit) Di negara Common Law system dikenal sebagai Citizen Law Suit, sedang di Belanda civil law dikenal sebagai Actio Popularis. Adalah suatu gugatan yang dapat diajukan oleh setiap orang terhadap suatu perbuatan melawan hukum, dengan mengatas namakan kepentingan umum, berdasarkan peeraturan perundang-undangan yang mengatur adanya prosedur tersebut.

Gugatan actio popularis (citizen law suit) Secara umum definisi Kepentingan umum adalah kepentingan yang harus didahulukan dari kepentingan pribadi atau individu atau kepentingan lainnya, yang meliputi kepentingan bangsa dan negara, pelayanan umum dalam masyarakat luas, rakyat banyak dan atau pembangunan di berbagai bidang. Penyelenggaraan kepentingan umum merupakan tugas dari pemerintah, sehingga gugatan secara actio popularis pada umumnya ditujukan kepada pemerintah. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa pelayanan umum juga dilaksanakan oleh pihak swasta, sehingga gugatan actio popularis dapat diajukan pula kepada swasta yang ikut menyelenggarakan kepentingan umum tersebut.

Gugatan actio popularis (citizen law suit) Seorang warga negara India mengatasnamakan kepentingan umum menggugat pemerintah India yang melalaikan pengelolaan Sungai Gangga sehingga tercemar sedangkan Sungai Gangga bagi masyarakat Hindu di India merupakan tempat yang suci. Robert Cohen warga negara Amerika Serikat menggugat FDA dan Departement of Health and Human Services karena kedua lembaga tersebut telah melanggar Freedom of Act dengan tidak mempublikasikan pengetahuan kedua lembaga tersebut bahwa RBST (Recombinant Bovine Somatotropin) hormon yang disuntikkan pada sapi-sapi penghasil susu dapat memicu kanker pada manusia, padahal masyarakat AS banyak yang mengkonsumsi susu tersebut tanpa tahu bahayanya.

Gugatan actio popularis (citizen law suit) Gugatan Citizen Law Suit yang dilakukan oleh Munir cs atas Penelantaran Negara terhadap Tenaga Kerja Indonesia Migran yang dideportasi di Nunukan, Kalimantan merupakan Gugatan Citizen Law Suit pertama kali yang dilakukan di Indonesia - Gugatan Citizen Law Suit ini diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara Nomor 28/Pdt.G/2003/PN JKT.PST Gugatan Citizen Law Suit yang dilakukan oleh LBH Jakarta atas Penyelenggaraan Ujian Nasional dengan perkara Nomor 2596/Pdt/2008 tanggal 14 September 2009 Jo Putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Nomor 377/Pdt/2007/PT DKI tanggal 6 Desember 2007 Jo Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor Pdt.G/2008/PN JKT PST; Gugatan Citizen Law Suit Nomor 2801 K/Pdt/2009 tentang Pemilu gugatan Gugatan CLS tersebut berkaitan dengan hilangnya hak penggugat sebagai warga negara untuk memilih dalam Pemilu legislatif disebabkan kesengajaan atau kelalaian dalam pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih (vide Pasal 4 UU 10/2008). Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu bertanggungjawab sepenuhnya dalam pelanggaran hak memilih warga negara dalam Pemilu legislatif beberapa waktu lalu (res ipsa loquitur). Hak untuk memilih dalam Pemilu dijamin dalam konstitusi UUD 1845 dan peraturan perundang-undangan lainnya. Irsyad Thamrin dkk (46 orang) mengatas namakan Rakyat Indonesia menggugat Negara RI (Presiden RI dkk --- 19 instansi) karena Para Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum karena melanggar ketentuan undang-undang dan telah lalai dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak kepada warga negaranya yang berpotensi maupun yang telah menjadi korban bencana alam sehingga mengalami kerugian materiil dan imateriil. Tjandra Tedja dkk (13 orang) mengajukan gugatan kepada Negara RI (Presiden RI dkk) karena Para Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan melakukan perubahan tarif tol dan perubahan sistem transaksi pada jalan tol lingkar luar Jakarta. Tahun 2015 gerakan samarinda menggugat atas kejadian bencana lingkungan karena kegiatan pertambangan di kalimantan Timur

Pengaturan Gugatan CLS di Indonesia Di Indonesia belum ada pengaturannya. Hakim tidak boleh menolak perkara yang diajukan dengan alasan belum ada hukumnya (Pasal 16 ayat (1) UU RI Nomor 4 tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman). Hakim wajib menggali, mengikuti, memahami nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat. (Pasal 27 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang Ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman). Pasal 28 UUD Tahun 1945 jo Pasal 65 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pedoman Penanganan Perkara Lingkungan Hidup; Pasal 5 UU RI Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung, bahwa hakim menggali hukumnya dalam masyarakat. Ratifikasi berbagai Covenant International bidang HAM baik Covenant on Civil and Covenant Rights melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005 serta Covenant on Economical, Social and Cultural Right 1966 melalui UU RI Nomor 11 Tahun 2005 tentang Pengesahan International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights (Kovenan Internasional Tentang Hak- Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya). Putusan Mahkamah Agung tentang perkara-perkara yang diajukan berdasarkan gugatan warga negara. Keputusan MA Nomor : 36/KMA/SK/II/2013 tentang Pemberlakuan Pedoman Penanganan Perkara Llingkungan Hidup

Bagaimana dengan CLS Warga Kalteng No Penggugat Tergugat 1 Arie Rompas Presiden Indonesia 2 Kartika Sari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 3 Fatkhurrohman Menteri Pertanian 4 Afandy Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) 5 Lina Tirtayasa Menteri Kesehatan 6 Nordin Gubernur Kalimantan tengah 7 Mariaty DPRD Kalimantan Tengah

Siapa Penggugat dan Dimana Gugatan Di Ajukan Warga yang terkena dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah diajukan di PN Kalimantan Tengah Karena salah satu Tergugat berkedudukan hukum di Palangkaraya

Kenapa CLS Yang Dipilih dan Bukan Gugatan Yang Lain : kebakaran hutan adalah wujud kegagalan pemerintah dalam memenuhi hak konstitusi Warga; merupakan hak warga mengajukan gugatan atas kelalaian atau kegagalan pemerintah memenuhi hak konstitusinya _ pasal 28 H UUD 1945

Bagaimana Proses Gugatan Ini Notifikasi sesuai Keputusan MA jangka waktu notifikasi / somasi tertulis adalah 60 (enam puluh) hari; notifikasi CLS berbeda dengan notifikasi CA Keputusan Mahkamah Agung Keputusan MA Nomor : 36/KMA/SK/II/2013 tentang Pemberlakuan Pedoman Penanganan Perkara Llingkungan Hidup tanggal 10 Maret 2016 Gugatan dimasukkan tanggal 16 Agustus 2016; Mediasi - Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 tahun 2016 tentang mediasi didalam pengadilan (waktunya 300 hari sejak penetapan perintah mediasi dan bisa diperpanjang 30 har) Pembacaan Gugatan Jawaban/ Eksepsi Replik Duplik Pembuktian Kesimpulan Keputusan.

Kenapa penting Gugatan dilayangkan : Problem Lingkungan Hidup bukan saja problem saat ini tetapi ini juga problem masa depan; Tata kelola SDA menjadi kunci pemerintah dalam memenuhi kebutuhan generasi yang akan datang; Kebakaran hutan sudah terjadi sejak awal 1980an dan masif terjadi setiap tahun sejak 1997 sampai kapan negara lalai memenuhi kewajibannya; butuh dukungan media dalam upaya advokasi ini;

TERIMAKASIH