Ch t ap 7 er Operating System (OS)

dokumen-dokumen yang mirip
Dukungan Sistem Operasi :

DASAR KOMPUTER. Dukungan Sistem Operasi

Sistem Operasi Pertemuan 7 Pengelolaan Memory. H u s n i Lab. Sistem Komputer & Jaringan Teknik Informatika Univ. Trunojoyo

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER Aditya Wikan Mahastama

Hanif Fakhrurroja, MT

MANAJEMEN MEMORI SISTEM OPERASI

Manajemen Memori (P ( ertemuan ke ert -12) Oktober 2014

MANAJEMEN MEMORI. Manajemen Memori 1

SISTEM OPERASI ISG2B3 MANAJEMEN MEMORI. Agus Setiawan Program Studi Sistem Informasi Fakultas Rekayasa Industri Telkom University

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

1/3/2013. Konsep Dasar memori

membagi-bagi memori untuk mengakomodasi banyak proses menjamin agar setiap proses yang ready dapat segera memanfaatkan processor

Understanding Operating Systems Fifth Edition

RESUME SISTEM OPERASI MAIN MEMORI

Tujuan Pembelajaran. Memahami proses swapping Memahami proses alokasi memori berurutan (Contiguous Memori Allocation)

Managemen Memori 2016

Mahasiswa dapat memahami konsep dasar deskripsi dan kontrol pada proses

1. Address Binding. Sebuah program ditempatkan dalam disk dalam bentuk berkas biner Sebelum dieksekusi, sebuah program harus ditempatkan di memori.

SMK MUHAMMADIYAH 4 JAKARTA TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SISTEM OPERASI MENEJEMEN MEMORI

Tahun Akademik 2014/2015 Semester II. DIG1I3 - Instalasi dan Penggunaan Sistem Operasi

Operating System. Manajemen Memori. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si

Fungsi Manajemen Memori

Praktikum 13. Manajemen Memori 1 ALOKASI MEMORI POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI:

I. Struktur Sistem Operasi

Deskripsi Penjadwalan Proses

Bab 8: Manajemen Memori. Latar Belakang

1. Helga Hiwy 2. Erni Gombo 3. Imelda Florensia 4. Claudio Wayong 5. Vedra Simbala. Published By Stefanikha69

Alokasi Memori. Kelompok Rakhmat Adhi Pratama X 2. Akhda Afif Rasyidi Muhamad Ilyas

Mahasiswa dapat memahami konsep dasar deskripsi dan kontrol pada proses

memuat banyak proses dalam suatu waktu Sebelum masuk ke memori, suatu proses harus menunggu dalam antrian

MEMORI VIRTUAL. Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga. Politeknik Indramayu. TIKB1023/Sistem Operasi/MSB 1

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

Keuntungan Virtual Memory

Sistem Operasi Komputer. Pertemuan VIII Manajemen Memori

Sistem Operasi. Memory Management. Part 1 of 2

Bab 8. Memori Virtual POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 8.1 LATAR BELAKANG

Alamat Logika dan Fisik

DESKRIPSI PENJADWALAN PROSES

adil efisiensi waktu tanggap (response time) turn arround time throughput

slide - Manajemen Proses, meliputi : konsep proses, metode penjadualan proses, komunikasi antar proses, sinkronisasi proses dan deadlock.

Sistem Operasi 9. Virtual Memory. Antonius Rachmat C, S.Kom, M.Cs

Rencana Perkuliahan Sistem Operasi CSG3E3 2015/2016

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Process Control Block (PCB) Masing-masing proses Direpresentasikan oleh Sistem Operasi dengan menggunakan Process Control Block (PCB),

Operating System. Scheduling. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si

Memori Virtual (Virtual Memory) Heri Kurniawan OS-Genap 2007/2008

SISTEM OPERASI Makalah Tentang Virtual Memory

Konsep dasar memori virtual

Konsep Proses. Proses adalah suatu program yang sedang diesekusi (running) Pada saat proses berlangsung :

Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta

MODUL 5 MANAJEMEN PROSES (2) (PENJADWALAN PROSES)

Memory Management. Memory Ch. 8. Latar Belakang. Main-Memory Management

PENGELOLAAN MEMORY AGUS PAMUJI. SISTEM OPERASI - Pengelolaan Memory

Manajemen Memori. Latar Belakang Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik Swapping Alokasi berurutan Paging Segmentasi Segmentasi dengan Paging

Nama : Didit Jamianto NIM : Kelas/Prodi : 22 / TI. Tugas Sistem Operasi

Andi Gustanto M / Kelas 22 / TI

Sistem Operasi. Teknologi Informasi

Memori Virtual. Program membutuhkan kapasitas yang lebih besar dari kapasitas memori fisik gunakan Virtual Memory! Virtual memory

Sistem Operasi Pertemuan 2 Sistem Operasi. (Pengenalan) H u s n i Lab. Sistem Komputer & Jaringan Teknik Informatika Univ.

Struktur Sistem Komputer

Virtual Memory Ch. 9. Virtual Memory. SISTIM OPERASI (Operating System) IKI Johny Moningka

Sistem Operasi Pertemuan 3 Deskripsi & Kendali Proses. H u s n i Lab. Sistem Komputer & Jaringan Teknik Informatika Univ.

Virtual Memory. Latar Belakang Demand Paging Pembuatan Proses Page Replacement Alokasi Frame Thrashing Contoh Sistem Operasi

A. Deskripsi Singkat. B. Tujuan Instruksional Umum (TIU) C. Bahasan. SILABUS MATA KULIAH Kode MK: Semester: Bobot SKS: 3. Matakuliah : SISTEM OPERASI

Mahasiswa dapat memahami konsep sistem operasi secara umum

Latar Belakang Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik Swapping Alokasi berurutan Paging Segmentasi Segmentasi dengan Paging

Pengaturan Proses Dalam system operasi. proses

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER

3/30/2016. Manajemen Memori. Manajemen Memori. Manajemen memori pada sistem Monoprogramming Manajemen memori pada sistem Multiprogramming

STRATEGI ALOKASI FRAME

Processes. Processes. SISTIM OPERASI (Operating System) IKI-20230

Rahmady Liyantanto liyantanto.wordpress.com

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Konsep SISTEM OPERASI. Pengenalan Sistem Operasi

Penjadualan CPU. Konsep Dasar Kriteria Penjadualan Algoritma Penjadualan Penjadualan Multiple-Processor Penjadualan Real-Time Evaluasi Algorithm

DASKOM & PEMROGRAMAN. Dani Usman

Sistem Operasi PENGATURAN PROSES

Konsep Dasar Kriteria Penjadualan Algoritma Penjadualan Penjadualan Multiple-Processor Penjadualan Real-Time Evaluasi Algorithm

7. Pengaturan Proses

Cara Kerja Processor. Primo riveral. Abstrak. Pendahuluan.

Arsitektur Komputer Sistem Operasi

Struktur Sistem Komputer

Sistem Operasi. Proses (Process) 2016

Struktur Sistem Komputer. Abdullah Sistem Informasi Universitas Binadarma

Sistem Operasi. Partisi Statis, Partisi Dinamis Sistem Paging dan Segmentasi. Juliansyahwiran, S. Kom, MTI. Modul ke: Fakultas FASILKOM

Bab 3: Proses-Proses. Konsep Proses

KONSEP MULTIPROGRAMMING

Recap. Penjadwalan Proses. Kriteria Penjadwalan Proses. Tipe Tipe Penjadwalan. Penjadwal Jangka Pendek 9/23/2016. Ricky Maulana Fajri

MANAJEMEN MEMORI. Kelompok : Agung Widiyarto( ) Fahrurrozi( ) Reynaldo( Y)

Sistem Operasi 8. Memory Management. Antonius Rachmat C, S.Kom, M.Cs

SISTEM OPERASI ISG2B3. Agus Setiawan Program Studi Sistem Informasi Fakultas Rekayasa Industri Telkom University

Struktur Central Processing Unit Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Memori pada Sistem Linux. Heri Kurniawan OS-Gasal 2009/2010

STRUKTUR SISTEM OPERASI

Operating System: An Overview. Ch. 3: Process Management. Ch. 3: Process Management

MEMORI VIRTUAL. Kelompok Franky Sadar Baskoro S. Yemima Aprilia

MINGGU II DASAR SISTEM OPERASI

MANAJEMEN PROSES. Pointer State proses Keadaan proses: Keadaan mungkin, new, ready, running, waiting, halted, dan juga banyak lagi.

PENGATURAN PROSES. Proses adalah program yang sedangdieksekusi atau sofware yang sedang dilaksanakan.

Pertemuan #5: Memori dan Memori Virtual

Transkripsi:

Chapter 7 Operating System (OS)

Definisi OS: Suatu program yang mengatur eksekusi eseuspoga program-program poga aplikasi as dan berfungsi sebagai interface antara pengguna komputer dengan hardware komputer

Tujuan dan fungsi Kemudahan OS membuat komputer lebih mudah untuk digunakan Efisiensi OS memungkinkan sumber daya sistem komputer digunakan dengan cara yang efisien Kemampuan berkembang OS harus disusun sedemikian rupa shg memungkinkan pengembangan yang efektif, pengujian, dan penerapan fungsi sistem baru tanpa mengganggu layanan yang telah ada

Layers dan Gambaran Sistem Komputer

Fungsi Sistem Operasi Pembuatan program Eksekusi program Akses ke perangkat I/O Akses terkontrol ke file Akses sistem Deteksi error dan respons Laporan

O/S sebagai Pengatur Sumber Daya

Tipe Sistem Operasi Interaktif Batch Single program (Uni-programming) Multi-programming (Multi-tasking)

Sistem-sistem sistem lama akhir 1940 sampai pertengahan 1950 Tidak ada sistem operasi Program berhubungan langsung dengan hardware Terdapat dua masalah utama: Penjadwalan (Scheduling) Waktu Setup (Setup time)

Sistem Batch Sederhana Program resident monitor Pengguna mengajukan job ke operator Operator mengumpulkan job Monitor mengontrol rangkaian event untuk memproses kumpulan job Setiap job dibuat bercabang agar kembali ke monitor apabila pengolahannya selesai, pada posisi ini monitor akan mulai memuatkan secara otomatis program berikutnya Monitor menangani schedulling

Catatan: Monitor : teknik sistem operasi batch dengan menggunakan potongan software Job : sebuah program tunggal Resident memory : bagian monitor yang berada di memori utama

Job Control Language (JCL) Instruksi untuk Monitor Biasanya diawali oleh $ e.g. $JOB $FTN... $LOAD $RUN... $END Some Fortran instructions Some data

Fitur Hardware yang diperlukan Proteksi Memori Untuk melindungi monitor Timer Untuk mencegah job memonopoli sistem Instruksi istimewa (Privileged instructions) Hanya dieksekusi Monitor e.g. g I/O Interrupts Dibolehkan untuk melepaskan dan mendapatkan kembali kontrol

Sistem Batch Multi-programmed Perangkat I/O sangat lambat Ketika sebuah program menunggu untuk I/O, program lain bisa menggunakan CPU

Single Program

Multi-Programming dengan Dua Program

Multi-Programming dengan Tiga Program

Sistem Pembagian Waktu Mengizinkan pengguna untuk berkomunikasi langsung dengan komputer i.e. Interactive Multi programming mengizinkan sejumlah Multi-programming mengizinkan sejumlah pengguna untuk berkomuniksi dengan komputer

Penjadwalan (Scheduling) Kunci untuk dapat multi-prorgramming Long term Medium term Short term I/O

Penjadwalan Long Term Ditetapkan dimana program diajukan untuk diproses Derajat pengontrolan multi-programming Saat diajukan, sebuah job akan diproses untuk pejadwalan short term (atau akan menukar job untuk penjadwalan medium term)

Penjadwalan Medium Term Bagian dari fungsi penukaran Biasanya berdasarkan pada kebutuhan untuk mengatur multi-programming Jika tidak ada virtual memori, maka pengaturan memori juga sebuah isuue

Penjadwalan Short Term Pengatur pengiriman berita (Dispatcher) Fine grained decisions of which job to execute next i.e. which job actually gets to use the processor in the next time slot

Gerbang Proses

Process Control Block Identifikatassi Gerbang Priori Program counter Memory pointers Data Isi Status I/O Informasi o a laporan a

Elemen-elemen elemen O/S

Proses Penjadwalan Process Request Long-Term Queue Short-Term Queue CPU End I/O I/O Queue I/O I/O Queue I/O I/O Queue

Managemen Memori Uni-program (Program tunggal) Memori dipisah menjadi dua Satu untuk OS (monitor) Satu untuk eksekusi program Multi-program pengguna merupakan bagian dari proses yang pengguna merupakan bagian dari proses yang sedang aktif

Swapping (Penukaran) Masalah: I/O lebih lambat dibandingkan CPU meskipun pada sistem multi-programming, CPU akan mempunyai banyak waktu kosong (tidak bekerja) Solusi: Menambah memori utama Mahal Diutamakan untuk program besar Swapping memindahkan isi memori utama ke memori sekunder

Apa itu Swapping? Antrian Long term proses penyimpanan pada disk Sebuah proses yang dikeluarkan sementara dari memori utama Jika tidak ada proses pada memori utama dalam keadaan ready (i.e. semua I/O di-blocked) OS akan memindahkan proses yang di-block ke antrian, antrian ini adalah proses yang dikeluarkan sementara atau ditunda Pemindahan pada proses ready atau sebuah proses baru Tetapi swapping adalah proses I/O

Pembagian (Partitioning) Membagi memori kedalam bagian-bagian untuk alokasi pemrosesan (termasuk OS) Fixed-sized partitions (Partisi tetap) Membagi memori utama dengan ukuran yang tetap Setiap pproses yang berukuran kecil atau sama dapat menempati sembarang partisi Jika partisi penuh, maka OS dapat men-swap beberapa proses dan memuatkan proses lain Tidak efisien dalam penggunaan memori karena ada fragmentasi internal; jumlah proses aktif tetap

Fixed Partitioning

Partisi Dinamis (1) Partisi yang digunakan memiliki panjang dan jumlah yang berbeda-beda Proses dialokasikan ke dalam partisi yang ukurannya sama dengan proses Terdapat ruang kosong di akhir memori, terlalu kecil untuk digunakan Satu ruang kosong kecil memori terbuang Ketika semua proses di-bloked, OS akan menswap sebuah proses dan menempatkan proses lain

Variable Sized Partitions (2) Proses baru ukurannya mungkin lebih kecil dari proses yang di-swap Akan terjadi ruang kosong lagi Akan menimbulkan banyak ruang kosong Solusi: Koalisi menggabungkan semua ruang kosong menjadi ruang kosong yang besar Kompaksi OS menggeser proses-proses menjadi berada dalam satu blok, sehingga terdapat ruang kosong gyang besar (c.f. disk de-fragmentation)

Effect of Dynamic Partitioning

Relokasi Tidak ada jaminan bahwa proses akan menempati partisi yang sama dalam memori Instruksi terdiri dari alamat Lokasi data Alamat t untuk instruksi i (branching) Alamat logika referensi ke sebuah lokasi memori Alamat t fisik ik lokasi aktual di dalam memori

Paging Memori utama dibagi menjadi ukuran yang sama, chunk kecil - page frames Program dibagi menjadi proses-proses berukuran sama (chunk) - pages Mengalokasikan l k frame semua page ke sebuah proses OS menjaga daftar frame yang bebas Menggunakan page table untuk menunjukkan lokasi semua page proses

Logical and Physical Addresses - Paging

Virtual Memory Tuntutan paging Tidak memuat semua page proses di dalam memori Hanya memuat page seperti yang diminta Page fault Page yang diinginkan i tidak berada dalam memori OS harus men-swap page yang diinginkan Diperlukan untuk men-swap sebuah page agar terdapat ruang kosong Menyelekasi page yang dikeluarkan berdasarkan history

Thrashing Terlalu banyak prose pada memori yang kecil OS terlalu banyak melakukan swapping Kecil atau bahkan tidak ada proses yang selesai Disk menyala sepanjang waktu Solusi Penggunakan k algoritma penempatan yang baik Memperkecil jumlah proses yang bekerja

Catatan Kita tidak memerlukan seluruh proses dalam memori untuk dijalankan Kita dapat dalam pages seperti yang diinginkan Maka kita dapat menjalankan proses lebih besar dari memori yang tersedia Karena proses terjadi di memori utama, maka memori utama disebut real memory Pengguna/programmer akan melihat memori gg /p g yang besar - virtual memory

Struktur Page Table

Segmentasi Paging adakalanya tidak berguna bagi programmer Segmentasi dimungkinkan bagi programmer Biasanya program dan data dialokasikan di segment yang berbeda Segementasi memungkinkan pemrogram menganggap memori terdiri dari kumpulan ruang alamat/segment

Keungguluan segmentasi Menyederhanakan penanganan perkembangan struktur data Memungkinkan program untuk diubah dan dikompilasi ulang secara independen, tanpa relinking dan memuat kembali seluruh program Membiarkan dirinya untuk berbagi pakai proses Memungkinkan e u g a dilakukan a proteksi Beberapa sistem menggabungkan segmentasi dan paging g

Required Reading Stallings chapter 7 Stallings, W. Operating Systems, Internals and Design Principles, Prentice Hall 1998 Loads of Web sites on Operating Systems