Uninterruptible Power Supply UPS Oleh: PT. 1
Fungsi UPS Membersihkan utility power dan memelihara tegangan dan frekwensi agar tetap stabil. Agar masalah kelistrikan tersebut tidak menimbulkan gangguan baik pada software maupun hardware selain itu untuk menghindari kerusakan premature pada hardware. 2
Power Quality Power Quality: Beberapa variasi parameter harga nominal tegangan yang ideal meliputi bentuk gelombang, nilai rms dan frekwensi Power Quality adalah tidak munculnya masalah-masalah kelistrikan yang tidak diharapkan Power Quality adalah suatu nilai yang ditetapkan untuk memenuhi keinginan pelanggan 3
9 Jenis Masalah PQ Power failures Line noise Power sags Frequency variations Power surges Switching transients Brownouts Harmonic distortion Overvoltage 4
Keterangan System UPS (Uninterruptible Power System) memproteksi macam-macam perangakat elektronik yang sensitif seperti sbb: Komputer, workstation, Sales terminal, Critical Instrumentation, Telecomunication system, Process Control System, dll. UPS melindungi peralatan tersebut dari berbagai gangguan listrik hingga bila terjadi pemadaman listrik. 5
Komponen Dasar UPS Ada 3 komponen Utama pada UPS yaitu : 1. Rectifier - Charger 2. Inverter 3. Sakelar Pemindah (Transfer switches) 6
Komponen Dasar UPS 1. Rectivier Charger Bagian ini merupakan rangkaian yang dipakai untuk penyerahan dan pengisian baterai. Rangkaian blok rectifier-charger ini akan mensuplai daya yang dibutuhkan oleh inverter dalam kondisi beban penuh dan pada saat itu juga dapat mempertahankan muatan di dalam baterai. Selain itu blok ini harus mempunyai kemampuan mengalirkan daya output sebesar 125-130%. 7
Komponen Dasar UPS 2. INVERTER Kualitas inverter merupakan penentu dari kualitas daya yang dihasilkan oleh suatu sistem UPS. Inverter berfungsi merubah tegangan dari rangkaian rectifier-charger menjadi tegangan AC yang berupa sinyal sinus setelah melalui pembentukan gelombang dan rangkaian filter. Tegangan output yang dihasilkan harus stabil baik amplitudo tegangan maupun frekuensinya, distorsi yang rendah, tidak terdapat tegangan transien. 8
Komponen Dasar UPS 3. Sakelar pemindah (Transfer Switch) Sakelar pemindah dibedakan menjadi dua jenis, yaitu elektromekanikal dan statik. Sakelar elektromekanikal menggunakan relay-relay yang salah satu terminal mendapatkan suplai tegangan dan yang lain dari sistem UPS. Sistem sakelar statis menggunakan komponen semikonduktor, seperti SCR. Penggunaan SCR akan lebih baik karena operasi pemindahan yang dilakukan dengan SCR yang hanya membutuhkan waktu 3 sampai 4 ms, sedangkan pada sakelar elektromekanikal sekitar 50 sampai 100 ms. 9
Berdasarkan topologinya UPS diklasifikasikan menjadi 3 kategori (IEC 62040-3): Passive Standby (Off-line) Line-interactive Klasifikasi UPS Double Conversion (On-Line) 10
Off-line UPS LINEFILTER BATTERY CHARGER AC ~ = = AC ~ SWITCH INVERTER + - Normal operation Backupoperation BATTERY 11
Line-Interactive UPS BYPASS LINE FILTER AVR BATTERY CHARGER AC ~ = = AC ~ SWITCH INVERTER + - Normal operation Backup operation BATTERY 12
On-Line UPS BYPASS RECTIFIER INVERTER = ~ AC = = = = BATTERY CHARGER - CONVERTER + - Normal operation Backup operation BATTERY 13
Memilih UPS yang Tepat 14
Terima Kasih atas perhatiannya PT. LIMAWIRA WISESA Serving is our culture Graha Mas pemuda AA15 JL. Pemuda Jakarta 13220 Tel. 021 4788 2000 (Hunting) Fax. 021 4788 1771 e-mail : info@limawira.co.id http: www.limawira.co.id HP Online: 0811 190 750 15