Materi 6 Layer 3 Network

dokumen-dokumen yang mirip
NETWORK LAYER & ROUTER

WIDE AREA NETWORK & ROUTER. Budhi Irawan, S.Si, M.T, IPP

TK 2134 PROTOKOL ROUTING

KONSEP DASAR JARINGAN KOMPUTER

MODUL 2 INSTALASI JARINGAN DAN SUBNETING

Materi 7 Layer 4 Transport

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Dedicated Router, Access Layer, Distribution Layer, dan Core Layer

NETWORK LAYER MATA KULIAH: JARINGAN KOMPUTER DISUSUN OLEH: MAYLANI LESTARI ( ) DANDO RIDWANTO LUKMAN HAKIM LUKMAN SUDIBYO RICKY MARDHANI 3KA19

Networking BAB 5 ROUTER. 5.1 Router

Hierarki WAN & Dedicated Router

Lapisan Jaringan (Network Layer)

PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum.

BAB 2 LANDASAN TEORI. klasifikasi jaringan komputer, topologi jaringan, protokol jaringan, Internet, firewall,

Materi 3 Konsep. Jaringan Komputer

Pertemuan I. Pengenalan Jaringan Komputer. Program Studi TEKNIK INFORMATIKA

1. Menggunakan model OSI dan TCP/IP dan protokol-protokol yang terkait untuk menjelaskan komunikasi data dalam network. 2. Mengidentifikasi dan

PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum.

Peralatan yang terhubung ke segmen jaringan terdefinisi sebagai networking devices

BAB III LANDASAN TEORI. Jaringan computer merupakan sekelompok computer otonom yang saling

ROUTER. Budhi Irawan, S.Si, M.T

Rangkuman Bab I Konsep Jaringan. Jaringan adalah kumpulan dari komputer yang saling terhubung dan berkomunikasi. Menurut

Peralatan Jaringan Collision Domain

BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN BARU. masalah yang dihadapi pada jaringan yang sudah ada. Jaringan baru yang akan dibuat

PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKTIKUM ET3100 PRAKTIKUM TEKNIK TELEKOMUNIKASI 3: JARINGAN KOMPUTER

BAB 4 PERANCANGAN DAN EVALUASI. 4.1 Perancangan Jaringan Komputer dengan Menggunakan Routing Protokol OSPF dan GLBP

Dedicated Router. Mata Pelajaran : Diagnosa WAN Senin, 3 September 2012 Nilai/Paraf :

Internetworking / WAN (Wide Area Network)

Pengertian TCP IP, Konsep Dasar Dan Cara Kerja Layer TC IP

Peralatan Jaringan Cisco Icons and Symbols. Networking Devices. (Perangkat Jaringan)

Mata pelajaran ini memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai konsep dasar dan design jaringan komputer.

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI. melakukan pengiriman dan penerimaan (meski path itu berupa wireless). (Tittel,

PENGANTAR JARINGAN KOMPUTER. Oleh : Dahlan Abdullah Web :

BAB 1 PENDAHULUAN. yang berbeda agar bisa melakukan komunikasi antar device di dalam jaringan

3. Salah satu tipe jaringan komputer yang umum dijumpai adalah... A. Star B. Bus C. WAN D. Wireless E. Client-server

DASAR-DASAR NETWORKING MODEL-MODEL REFERENSI

BAB 1 PENDAHULUAN. protokol - protokol lain, yang merupakan protokol-protokol kunci dalam

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

JARINGAN KOMPUTER DAN PRODUK PERANGKAT KERAS INTERNET

SOFTWARE & PROTOKOL JARINGAN

MODUL SISTEM JARINGAN KOMPUTER MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN

BAB 3 METODOLOGI. PT. Vektordaya Mekatrika memiliki struktur organisasi seperti yang ditunjukan pada bagan dibawah ini :

Cara Kerja Router. Tatik yuniati. Abstrak.

Rahmady Liyantanto liyantanto.wordpress.com

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

IMPLEMENTASI PENGATURAN DAN PRIORITAS BANDWIDTH DENGAN HIERARCHICAL TOKEN BUCKET BERBASISKAN GUI PADA LINUX SERVER CLEAROS

A. TUJUAN PEMBELAJARAN:

ROUTING. Melwin Syafrizal Daulay, S.Kom.,., M.Eng.

BAB II JARINGAN LOCAL AREA NETWORK (LAN) Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang berjumlah

Sekumpulan komputer berjumlah banyak yg berada di lokasi yg sama atau berbeda namun saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya.

a. Local Area Network (LAN)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Modul 1 Konsep Komunikasi Data

A I S Y A T U L K A R I M A

DASAR JARINGAN KOMPUTER

Tujuan Muliplexing Jenis Teknik Multiplexing Segmentasi jaringan segregasi jaringan

Nuri Budi Hangesti /22

Network Device. 1. Switch

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

network Layer Pengalamatan di Komputer Pengalamatan Logik

Modul 3. Praktikkum Subnetting. A. Tujuan

METODE PENELITIAN. B. Pengenalan Cisco Router

Protokol Jaringan JARINGAN KOMPUTER. Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom

Gambar 1.1 Jaringan peer-to-peer

BAB 15 KEAMANAN JARINGAN DENGAN FIREWALL

TUGAS JARKOM. *OSI Layer dan TCP/IP* A. OSI layer

Rancang Bangun VLAN untuk Segmentasi Jaringan pada Cyber Campus Laboratory Universitas Stikubank

Penganalan Routing dan Packet Forwarding

RIP dan Static Routing

BAB II. Kelebihan DNS server

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

LANDASAN TEORI. keras komputer. Istilah jaringan komputer sendiri juga dapat diartikan sebagai

Lapisan OSI Dan Mcam-Macam Layer

Jaringan Komputer dan Komunikasi Data. Agus Aan Jiwa Permana, S.Kom, M.Cs

LAPORAN NETWORK LAYER

Pertemuan III. Referensi Model TCP/IP

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Disain tersebut menjadi sedemikian sukses di masa itu sehingga Xerox, Intel dan Digital Equipment Corporation (DEC) mengeluarkan standar Ethernet

Penelusuran Data Melalui Jaringan Internet

Gambar 1 : Simple Data Transfer

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

JARINGAN KOMPUTER JARINGAN KOMPUTER

RANCANG BANGUN TESTBED

IP Subnetting dan Routing (1)

TUGAS AKHIR ICT BRIDGE : MENGHUBUNGKAN ANTAR SISTEM JARINGAN SEJENIS

Pemrograman Jaringan

3. Salah satu tipe jaringan komputer yang umum dijumpai adalah. a. Star b. Bus c. WAN d. Wireless e. Client-server

BAB III LANDASAN TEORI. Packet Tracer adalah sebuah perangkat lunak (software) simulasi jaringan

SISTEM KOMUNIKASI DATA DAN JARINGAN KOMPUTER

TK 2134 PROTOKOL ROUTING

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

JARINGAN KOMPUTER S1SI AMIKOM YOGYAKARTA

LEMBAR SOAL. Kelas / Kompentensi Keahlian : XII/ TKJ Hari / Tanggal : Sabtu, 10 Maret 2012 : WIB

Server Sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer

TUGAS RESUME PAPER KEAMANAN KOMPUTER IDENTITAS PAPER ANALISIS PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI FIREWALL DAN TRAFFIC FILTERING MENGGUNAKAN CISCO ROUTER

TUGAS KEAMANAN JARINGAN OSI LAYER DIDIET RISTHA ARDIANSYAH NRP

S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO. Disampaikan Dalam Rangka Pengabdian Masyarakat PROGRAM STUDI

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Transkripsi:

Materi 6 Layer 3 Network Missa Lamsani Hal 1

Network Layer Network layer bertanggung jawab untuk memindahkan data dari jaringan satu ke jaringan lain (internetwork). Pengalamatan Network layer digunakan untuk menentukan tujuan data saat sebuah data berpindah antar jaringan. Missa Lamsani Hal 2

Network Layer Protokol yang tidak memiliki network layer hanya bisa digunakan untuk jaringan kecil. Protokol ini biasanya hanya menggunakan pengalamatan fisik (MAC address) untuk mengidentifikasi komputer pada jaringan. Masalah yang timbul pada pendekatan ini adalah saat jaringan tersebut berkembang dalam jumlah, sehingga terjadi kesulitan untuk mengorganisasikan. Sebagai contoh mengatur nama komputer sehingga tidak terjadi duplikasi adalah hal yang sulit. Selain itu akan timbul broadcast data yang memboroskan kinerja jaringan. Missa Lamsani Hal 3

Network Layer Protokol yang mendukung network layer menggunakan pengalamatan secara hirarki yang mengijinkan alamat unik dan batasan wilayah, dan metode untuk pemilihan jalur saat data ingin berhubungan dengan jaringan lain. Pengalamatan secara hirarki menjadikan informasi dapat melewati antar jaringan, dan melakukannya secara efisien. Jaringan telepon adalah contoh jaringan yang menggunakan pegalamatan hirarki. System telepon menggunakan kode are untuk mengelompokkan are secara letak geografis, dan nomor telepon sebagai nomor node pada letak geografis tersebut. Peralatan jaringan memerlukan pengalamatan yang memperbolehkan proses penerusan paket data melalui internetwork (jaringan-jaringan yang berbeda). Missa Lamsani Hal 4

Segmentasi Ada dua alasan penting mengapa multiple network diperlukan : Berkembangnya ukuran sebuah jaringan Berkembangnya jumlah jaringan Missa Lamsani Hal 5

Segmentasi Perkembangan sebuah LAN, MAN, WAN membutuhkan sebuah metode untuk membagi-bagi jaringan besar tersebut menjadi jaringan-jaringan kecil. Hal ini disebuat dengan network segments. Dengan segmentasi maka menjadikan setiap grup-grup jaringan membutuhkan sebuah pengalamatan yang berbeda yang mengidentifikasikan jaringannya. Missa Lamsani Hal 6

Hubungan Antara Jaringan atau Segment yang Berbeda Internet adalah kumpulan dari segment-segment jaringan yang berhubungan, bertujuan untuk sharing informasi Sebagai contoh kita memiliki jaringan yang bernama jaringan Universitas gunadarma. Di dalamnya terdapat website www.gunadarma.ac.id. Kemudian di Amerika ada jaringan yang namanya jaringan MIT. Suatu saat seorang siswa yang menggunakan komputer pada jaringan MIT ingin melihat isi dari website www.gunadarma.ac.id. Bagaimana caranya agar komputer di MIT bisa mengakses halaman web www.gunadarma.ac.id di Depok? Caranya adalah dengan menghubungkan jaringan Universitas Gunadarma ke salah satu ISP di jakarta dan MIT menghubungkan diri ke ISP di Amerika. Missa Lamsani Hal 7

ISP ISP adalah sebuah perusahaan yang memberikan akses intrenet dan menghubungkan segment-segment jaringan. Peralatan yang digunakan oleh ISP adalah alat yang bekerja pada Network Layer yaitu router. Missa Lamsani Hal 8

Network Layer Device Router adalah internetworking device yang bekerja pada OSI layer 3 (network layer). Router-router tersebut saling menghubungkan segment-segment jaringan. Router melewati paket data berdasarkan informasi network layer. Router membuat keputusan berdasarkan pengalamat logika (pengalamatan network layer secara hirarki) dan menentukan jalur terbaik. Router mengambil paket data dari sebuah jaringan LAN dan kemudian meneruskan ke LAN yang berbeda sesuai dengan tujuan paket data tersebut. Missa Lamsani Hal 9

Segmentasi dengan Router Missa Lamsani Hal 10

Segmentasi dengan Router Pada Gambar 1 terdapat 4 buah jaringan yaitu jaringan A, B, C, D. Ke empat jaringan ini saling berhubungan dengan router di tengah. Dengan keadaan demikian jika sebuah komputer ingin mengakses komputer pada jaringan yang sama maka paket data tidak perlu dikirim ke computer yang bukan pada jaringan tersebut karena dibatasi oleh router. Missa Lamsani Hal 11

Segmentasi dengan Router Tetapi jika misalnya computer A5 ingin mengakses server D2 yang berada pada jaringan yang berbeda maka paket data computer A5 harus melewati router yaitu masuk ke interface A1 kemudian router mempelajari paket tersebut. Setelah membaca tujuan paket tersebut yaitu menuju komputer D2 maka router akan meneruskan paket tersebut keluar router melalui interface yang terhubung ke jaringan D yaitu interface D1. Setelah itu maka D2 dapat menerima paket dari A5. Missa Lamsani Hal 12

Path Determination Determinasi jalur bekerja pada layer 3. Proses ini menjadikan router dapat mengevaluasi jalur untuk mencapai tujuannya yang disebut dengan routing. Proses routing menggunakan informasi tentang topologi jaringan untuk mengambil keputusan jalur maka yang akan dipakainya. Proses path determination adalah proses yang digunakan router untuk memilih loncatan berikutnya agar sebuah paket dapat sampai ke jaringan tujuan Missa Lamsani Hal 13

Path Determination Sebuah router dapat mengambil keputusan berdasarkan jalur terpendek, kepadatan jalur, kecepatan jalur, dan lain-lain Missa Lamsani Hal 14

Pengalamatan pada Network Layer Pegalamatan jaringan membantu router untuk mengidentifikasi jalur-jalur pada network cloud (kumpulan dari jaringan-jaringan dan router yang rumit). Router menggunakan alamat jaringan untuk mengidentifikasi jaringan tujuan yang ingin dicapai oleh sebuah paket data. Missa Lamsani Hal 15

Pengalamatan pada Network Layer Missa Lamsani Hal 16

Pengalamatan pada Network Layer Pengalamat jaringan dibagi menjadi 2 yaitu alamat network dan alamat host. Alamat network digunakan oleh router untuk menentukan lokasi jaringan tertentu. Alamat Host digunakan untuk menentukan port atau komputer tertentu pada lokasi tersebut. Jadi saat sebuah paket data sampai pada router, router menggunakan alamat network untuk menentukan sebuah lokasi atau jaringan tujuan dari paket data tersebut. Pada saat sampai pada jaringan tujuan, barulah digunakan almat host untuk sampai pada komputer tujuan. Missa Lamsani Hal 17

Pengalamatan pada Network Layer Pengalamatan ini serupa dengan penomoran nomor telpon yang terdiri dari kode area (alamat network) dan nomor telepon (alamat host). Tanpa pengalamatan ini proses routing tidak akan pernah terjadi Missa Lamsani Hal 18

Logical addressing & Physical addressing Alamat fisik bisa dianalogikan sebagai nama anda, sedangkan alamat logika sebagai alamat kotak pos anda. Jika anda pindah rumah maka nama anda tidak akan pernah berubah tetapi alamat kotak pos anda akan berubah. Jadi jika anda memindahkan komputer dari sebuah jaringan ke jaringan lain maka alamat fisik tidak akan pernah berubah, sedangkan anda harus mengganti alamat logika sesuai dengan jaringan yang baru. Alamat fisik adalah alamat MAC (alamat yang sudah terdapat di NIC yang tidak dapat dirubah), sedangkan alamat logika adalah alamat IP. Missa Lamsani Hal 19

Logical addressing & Physical addressing Fungsi dari network layer adalah untuk menghasilkan rute terbaik pada internetwork. Untuk menciptakan ini maka dibutuhkan 2 metode pengalamatan yaitu flat addressing (alamat fisik), dan hierarchical addressing (alamat logika). Alamat logika digunakan untuk menentukan sebuah lokasi jaringan, sedangkan alamat fisik digunakan untuk menentukan device tujuan. Dalam proses routing alamat logika akan selalu tetap tetapi alamat fisik akan berubah sesuai dengan kebutuhan. Missa Lamsani Hal 20

Router Komputer memiliki 4 komponen utama yaitu CPU, memori, interface, dan sistem bus. Sebuah router juga memiliki 4 komponen tersebut. Oleh karena itu router juga dapat disebut sebagai komputer, tetapi komputer ini adalah komputer yang memiliki tugas khusus yaitu melakukan proses network layer. Sesuai dengan tujuannya router tidak memiliki komponen seperti audio output, input mouse, dan hal-hal lain yang mendukung GUI (Grafic User Interface) untuk multimedia canggih. Missa Lamsani Hal 21

Router Sama seperti komputer Router juga memiliki Operating System untuk melakukan prosesnya. Tetapi Operating Sytem dirancang sesuai dengan kebutuhan sebuah router. Jenis router ada 2 yaitu : dedicated router nondedicated Missa Lamsani Hal 22

Dedicated Router Dedicated router adalah sebuah komputer yang dirancang khusus untuk router. Bentuk fisiknya biasanya hanya seperti kotak dengan interface-interface. Interface-interface router tersebut adalah interface jaringan seperti int ethernet, int token ring, int serial (untuk hubungan WAN), int ISDN, dan masih banyak lagi sesuai dengan jenis router tersebut. Untuk melakukan setting pada router dedicated adalah dengan menghubungkan cabel dari router melalui interface console router ke comunication port pada komputer kita (port serial). Kemudian jalankan program terminal emulator (seperti Hyper Terminal pada windows). Setelah itu maka anda akan dapat masuk pada konfigurasi router. Missa Lamsani Hal 23

Dedicated Router Cisco Router 1700 Series Missa Lamsani Hal 24

Dedicated Router Cisco Router 7000 Series Missa Lamsani Hal 25

Dedicated Router Router dedicated memiliki OS sendiri. Sebagai contoh router cisco (produk router yang sangat terkenal) memiliki OS yang bernama IOS (Internetworking Operating System). Missa Lamsani Hal 26

Nondedicated Router Nondedicated router adalah komputer biasa yang memiliki fungsi sebagai router. Biasanya menggunakan PC lama yang dirancang sebagai router. Karakteristik utama dari sebuah PC router adalah memiliki NIC lebih dari satu dan memiliki fungsi forwarding packet pada setiap interfacenya. Missa Lamsani Hal 27

Nondedicated Router PC router atau nondedicated router dapat berjalan diatas sebuah operating system biasa yang mendukung proses routing. PC router pada system operasi linux bebas dari biaya lisensi, linux memberikan fasilitas built-in untuk networking & mutitasking, sistem operasi yang bersifat modular, dan kemampuannya yang handal. Yang dimaksud dengan modular adalah linux seperti OS berbasis UNIX lainya dapat diinstall sesuai dengan kebutuhan. Missa Lamsani Hal 28

Nondedicated Router Seorang pengguna dapat menentukan paketpaket atau modul-modul apa saja yang akan dipasang pada komputer. Dengan kemampuan ini maka dengan linux kita dapat memilih apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung sebuah router. Missa Lamsani Hal 29

Nondedicated Router Untuk menjadikan sebuah PC menjadi router terdapat banyak cara. Diantaranya adalah sebagai berikut : Yang pertama adalah menggunakan fungsi networking linux untuk membuat router. Menggunakan software atau deamon routing yang berjalan diatas sistem operasi linux. Seperti zebra, gated, LRP, dan lain-lain. LRP (Linux Router Project) adalah sebuah sistem yang memungkinkan PC untuk dijadikan router hanya dengan sebuah floppy disk, dan tidak membutuhkan hardisk. Missa Lamsani Hal 30

Nondedicated Router Karena kemampuannya yang terbatas jika dibandingkan dengan dedicated router, maka PC router biasanya digunakan dalam proses segmentasi LAN pada bagian distribusi dan akses. Dimungkinkan dipasang pada lapisan core tetapi biasanya untuk sebuah jaringan yang berskala kecil. Keunggulan PC router yang paling utama adalah biayanya yang murah jika dibandingkan dengan dedicated router Missa Lamsani Hal 31

Referensi: http://teknik-informatika.com/flow-control/ http://maulana.staff.gunadarma.ac.id/ http://www.rijalfadilah.wordpress.com http://www.csi.ucd.ie/staff/jmurphy/networks/csd8 _4-datalink_2.pdf http://ocw.mit.edu/nr/rdonlyres/aeronautics-and- Astronautics/16-36Communication- Systems-EngineeringSpring2003/7D64F769-4B55-4184-B8B0-3800DFB7DC31/0/lec15_16.pdf Missa Lamsani Hal 32

Alhamdulillah. Missa Lamsani Hal 33