TIPS & TRIKS WAHHH!!!! Decky.

dokumen-dokumen yang mirip
Laporan Praktikum. Anggota kelompok : Dayanni Vera Versanika Ichtiar Testament Gea Rizal Putra Ramadhan

DOMAIN NAME SYSTEM (DNS)

MEMBUAT MAIL SERVER DENGAN WINDOWS SERVER 2003

DOMAIN NAME SYSTEM (DNS)

DHCP SERVER DENGAN MENGGUNAKAN CLIENT WINDOWS XP 1. KONFIGURASI TCP/IP PADA WINDOWS 2000 SERVER

FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP) SERVER

Written by mangthjik riche Wednesday, 05 August :01 - Last Updated Monday, 31 August :17

INSTALASI ACTIVE DIRECTORY

FTP Server. Konfigurasi Server Konfigurasi FTP. 1. Klik Menu Start All Programs Control Panel Add/Remove Program

A. Membuat Active Directory dan User

INSTALLASI DHCP (DYNAMIC HOST CONFIGURATION PROTOCOL)

DHCP Server Administrator

Konfigurasi IP Address berikut langkah-langkah untuk mengkonfigurasi IP Address:

BAB IV PEMBAHASAN. dapat dilakukan dengan memasukkan IP address sesuai dengan IP address yang telah

Langkah langkah instalasi dan konfigurasi web Server

Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Internet

Step By Step IIS By Prihastomo

DNS Server Administrator

Instalasi Aplikasi server Menggunakan ClarkConnect

MAKALAH MEMBANGUN JARINGAN TANPA HARDDISK DENGAN THINSTATION. Oleh : IWAN SETIAWAN NRP :

tipe VPN yang dipakai adalah Remote Access VPN.

Praktikum Pertemuan 4 DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol)

SPESIFIKASI YANG DISARANKAN Processor Pentium 133 Pentium 166 RAM 128 MB 256 MB Harddisk 2 GB dengan space bebas minimal 1 GB SPESFIKASI MINIMUM

MEMBANGUN WEB SERVER PADA JARINGAN LOKAL (LAN) DENGAN WINDOWS 2000 SERVER

Membuat FTP di Windows Server 2003

Web Server Administrator

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. adalah CD/DVD IPCop dan komputer yang digunakan tehubung dengan

JARINGAN KOMPUTER LANJUT TUGAS

1. Tutorial Setting mail-server pada windows 2003 server

WINS Server Administrator

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

INSTALLASI ACTIVE DIRECTORY(AD)

D H C P (Dynamic Host Configuration Protocol)

MODUL B.1 INSTALASI JARINGAN KABEL UTP

INSTALLASI WINS (Windows Internet Name Service)

KONFIGURASI FTP MENGGUNAKAN WINDOWS 2003 TUGAS MANAGEMEN LAN. Oleh: ERIN CARINA PROGRAM STUDI DIII MANAJEMEN INFORMATIKA

Maka akan tampil jendela Internet Information Services (IIS) Manager. Kemudian klik Web Sites Membuat folder data

Proses booting saat instalasi Endian firewall

Puji Oktaviany Judul : DHCP. Deskripsi Modul : Memahami DHCP dan Konfigurasi DHCP Server

IMPLEMENTASI METODE CLIENT SERVER DENGAN MENGGUNAKAN WINDOWS SERVER 2003 TUGAS AKHIR NUSYE RAHMADIAN AMELIA

Tutorial Konfigurasi Kabel Jaringan Ethernet

Konfigurasi Dan Instalasi Jaringan( TCP/IP ) Di Windows Server 2003

ACTIVE DIRECTORY INSTALASI ACTIVE DIRECTORY. Modul Mata Kuliah Laboratorium Jaringan Komputer

LAMPIRAN. Pilih Option pertama yaitu Visual Studio.NET Prerequisites untuk menginstal

A. INSTALLASI SOFTWARE

Manual Book SID-SEKOLAH Manual Book SID-SEKOLAH

Laporan Instalasi dan Konfigurasi Windows Server 2003

BAB 4 PERANCANGAN DAN EVALUASI

A. INSTALLASI SOFTWARE

4. Pilih direktori tempat penyimpanan lalu klik Lanjut. A. INSTALLASI SOFTWARE 1. Masukkan CD Program ke dalam CD ROM

LAMPIRAN. Cara instalasi dan konfigurasi komponen SNMP dan WMI. Untuk dapat menjalankan aplikasi 3MP Asset Monitoring pada sistem operasi

2. Klik add/remove programs - add/remove windows component

2.2 Active Directory. Instalasi Active Directory

I. INSTALLASI SOFTWARE

Modul Mata Kuliah Laboratorium Jaringan Komputer (Teknik Informatika UNIKOM)

Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS

OLEH : NUR RACHMAT.

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dengan perangkat keras dan perangkat lunak. Berikut adalah spesifikasi

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 364 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Oktober 2004 Sinopsis singkat:

Cara Menginstal Dan Mengkonfigurasi DHCP Server Di Windows Server 2003

3. Instalasi Operating System

Langkah-langkah pembuatan website dengan Instalasi secara online

Resume. Pelatihan Membuat PC Router Menggunakan ClearOS. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah. Lab. Hardware

Untuk Terminal Services diperlukan instalasi, sedangkan untuk Remote Desktop hanya diperlukan aktivasi program terserbut.

Manual Book SID RENTAL BUKU, by Manual Book SID RENTAL BUKU, by

A. INSTALLASI SOFTWARE

MODUL 1 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan

Bertukar Data dengan Wireless LAN

Manual Book SID-KOPERASI Manual Book SID-KOPERASI

BAB IV ANALISIS KERJA PRAKTEK. ruangan yaitu ruangan marketing dan Gudang. Dimana untuk bagian Marketing

Awali.org & Awali.or.id

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI ADMINISTRASI SERVER DEB-003 STRUKTUR MODUL ADMINISTRASI LINUX DEBIAN SQUEEZE DASAR-DASAR JARINGAN DEB.

Manual Book SID-RETAIL Pro Manual Book SID-RETAIL Pro

PETUNJUK PEMAKAIAN SOFTWARE

6. Jika langkah di atas dijalankan dengan benar, user akan masuk ke halaman login seperti gambar di bawah

A. INSTALLASI SOFTWARE

INSTALLATION GUIDE INSTALLATION GUIDE. PT.Technomatic Cipta Mandiri. IT division: Jl. Cikutra Baru Raya No.2 Bandung-40124

TUTORIAL KONFIGURASI TP-LINK

VIRTUALISASI MIKROTIK ROUTEROS MENGGUNAKAN VIRTUALBOX

M. Choirul Amri

Membuat Server pada Windows 2003 Server

- Lampiran Installasi dan konfigurasi komputer client

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI

2.1 Instalasi Joomla Secara Lokal

Panduan Instalasi Galileo Desktop Versi 2.5

PETUNJUK PEMAKAIAN SOFTWARE

9) File-file yang ada di CD ROM akan diload ke dalam memori selama proses instalasi ini. Selanjutnya layar Welcome To Set Up Windows akan tampil.

Cara Sharing Printer (Windows XP)

MEMBANGUN JARINGAN INFRASTRUKTUR MENGGUNAKAN WINDOWS SERVER 2003 TUGAS AKHIR DEDEK FELANI

TUTORIAL KONFIGURASI FTP SERVER DI DEBIAN 6

Menginstall server dengan CD Server Installation

SCYLLA-Pro Software Release SCLPRO PETUNJUK INSTALASI

BAB IV HASIL DAN ANALISA

Tugas Pengantar Sistem Operasi Dual Booting pada Virtual Box

MODUL 14 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN

TUGAS PRAKTIKUM PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI MODUL 2

INSTALATION DEBIAN 6.0 SQUEEZE

I SMK NEGERI 1 TAPIN SELATAN. Worksheet. DHCP Server K A L I M A N T A N S E L A T A N, 71181

[HOW TO SETUP AX SERVER]

Transkripsi:

TIPS & TRIKS WAHHH!!!! http://www..com Decky

TIPS & TRIKS : WAHHH!!!! Hak Cipta 2008 pada penulis Hak Cipta dilindungi Undang-Undang. Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun, baik secara elektronis maupun mekanis, termasuk memfotocopy, merekam atau dengan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin tertulis dari Penulis dan Penerbit. ISBN 978-979-1090-11-7 Cetakan pertama : Maret 2008 Publisher Web Site http://www.jasakom.com/ Contact PO Box 6179 JKB Fax : 021-56957634 HP : 0888-1911091 Email admin@jasakom.com Ketentuan pidana pasal 72 UU No. 19 tahun 2002 1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000.00 (lima miliar rupiah). 2. Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)

Kata Pengantar Saya tidak akan membocorkan sedikitpun materi yang ada di dalam buku ini, karena saya ingin Anda merasakan sendiri kejutan yang ada di dalam buku ini dan membuat buku ini penuh MISTERI,. Secara umum, buku ini disusun dengan campuran antara konsep dan tutorial, sehingga menuntun Anda ke jalan yang benar untuk memahami materi dalam buku ini. Buku ini terdiri dari dua bagian yang saling tidak berhubungan satu sama lainnya, sehingga Anda tidak perlu membaca buku ini dari bagian awal sampai dengan bagian akhir, tetapi Anda boleh membaca mulai dari salah satu bagian yang Anda sukai saja. Semoga buku ini bisa memuaskan rasa ingin tahu Anda selama ini dan semoga Anda bisa mendapat manfaat yang besar setelah membaca buku ini. Selamat membaca dan mempraktekkan ilmu yang telah Anda peroleh melalui buku ini. Buku ini memang masih jauh dari sempurna, tetapi yang saya harapkan bukanlah kesempurnaan dari sebuah buku, melainkan ilmu yang bisa saya bagi kepada pembaca sekalian. Jika Anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik dan cacian untuk buku ini, Anda bisa menghubungi saya melalui email : decky_xtitanium@yahoo.co.id. Pesan terakhir adalah, banyaklah berlatih dan jangan pernah jera untuk mencoba, karena tidak semua kesuksesan dan keberhasilan diraih pada percobaan pertama. Jakarta, 07 July 2007 Salam hangat selalu, Decky * Rules are Made to be Broken *

Daftar Isi Bagian 1. Instalasi Sistem Operasi dengan RIS...1 BAB 1. Pendahuluan RIS... 3 1. Ethernet card yang mendukung PXE... 5 2. Windows Server Operating System... 6 Windows 2000 Components... 7 3. DNS Server... 7 Setting IP Static... 8 4. Active Directory... 9 5. DHCP Server... 10 6. RIS Services... 10 BAB 2. DNS Server... 11 Instalasi DNS... 11 Setting IP Static... 12 DNS Zone... 13 Konfigurasi DNS... 15 BAB 3. Active Directory... 21 Lalu apa hubungannya Actice Directory dengan Domain Controller?... 22 Instalasi Active Directory... 23 Bab 4. DHCP Server... 37 Konsep DHCP Server... 37 Instalasi DHCP Server Pada Windows 2000... 39 Scope... 40 Setting DHCP... 41 VII

BAB 5. Remote Installation Services... 51 Installasi RIS... 52 Setting RIS... 52 BAB 6. Instalasi Client dan Neraka Jebakan... 61 Neraka Jebakan... 65 1. NoRepartition dengan Wizard... 66 2. CARA MANUAL... 74 Tips n Tricks... 76 Bagian 2. All-In-One-CD...81 BAB 7. File.ISO... 83 BAB 8. Membuat All-In One Boot CD... 89 Multi-Boot Image Dengan MagicISO... 103 Apakah perjalanan ini berakhir??... 110 BAB 9. Multi-Boot Menu Dengan BootScriptor... 111 Mengapa Multi-Boot Menu, bukannya Multi Boot-Image?.111 Splash Image... 116 Scripting... 117 Bagaimanakah cara menggunakannya?... 129 Burn burn burn... 131 BAB 10. Optimizing... 133 Bagaimana cara kerjanya?... 133 Lalu apa yang dilakukan oleh proses optimizing ini?... 134 Singkirkan sampah sampah... 135 CD Image... 145 01. Menu StartUp... 147 02. Menu Configuration... 148 03. Menu Creation... 153 Yang terakhir... 155 VIII

SOURCE CODE UNTUK BUKU INI BISA DI-DOWNLOAD DI HTTP://WWW.JASAKOM.COM (bagian penerbitan buku)

Bagian 1 Instalasi Sistem Operasi dengan RIS

BAB 1. Pendahuluan RIS BAB 1. Pendahuluan RIS BAB 1 Pendahuluan RIS Sudah bukan rahasia dan barang aneh lagi, komputer dengan sistem operasi windows di install ulang. Entah karena kerasukan virus, suka crash, berjalan lambat atau bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali. Berapa kali dalam setahun Anda menginstall kembali sistem operasi Anda? Baiklah, itu hanyalah satu komputer dan digunakan oleh orang yang mengerti komputer pula. Bagaimana dengan perkantoran yang digunakan oleh ratusan orang-orang yang asal menginstall dan menjalankan software? Sebuah perkantoran yang terdiri atas ratusan komputer, bisa dipastikan akan sangat sering melakukan instalasi sistem operasi. Penambahan komputer baru, upgrade komputer lama, harddisk yang rusak, serta berbagai alasan lainnya yang membuat pekerjaan instalasi sistem operasi ini sangat sering dilakukan. Apakah sulit menginstall sistem operasi? tentu tidak. Anda tinggal mencari dan menggunakan CD/DVD Installer. Bagaimana bila komputer tersebut tidak mempunyai CD/DVD ROM? Wah.. ini agak repot karena Anda harus membongkar CD/DVD ROM dari komputer lain dan memasangnya ke komputer yang hendak diinstall, dan setelah selesai instalasi, barulah di bongkar dan kembalikan lagi ke asalnya. Bagaimana bila CD/DVD Installer-nya hilang entah kemana? Saya tidak asal bicara, karena hal-hal remeh semacam ini sangat sering terjadi. 3

AB 1. Pendahuluan RIS BAB 1. Pendahuluan RIS Baiklah, terlepas dari semua kesulitan fisik yang Anda alami, berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menginstall sebuah sistem operasi? Anda menunggu 1 jam hanya untuk menekan tombol enter? Pernahkan Anda menghitung berapa ratus jam yang terbuang percuma hanya untuk urusan remeh begitu? Pembasan pertama kita disini akan membuat hidup Anda menjadi lebih hidup. Jangan hambur-hamburkan waktu Anda yang berharga dengan pekerjaan semacam ini. Tidak tentu saja, solusinya bukanlah pindah kerja namun kita akan menggunakan otomatisasi sehingga pekerjaan instalasi menjadi mudah dan Anda tidak perlu mencari CD/DVD Installer, Anda tidak perlu berurusan dengan CD/DVD yang baret, Anda tidak perlu berurusan dengan komputer yang tidak memiliki CD/DVD ROM, Anda tidak perlu menunggu berjam-jam hanya untuk menekan tombol enter dan yang terpenting Anda tidak menyia-nyiakan hidup Anda hanya untuk menunggu proses instalasi sistem operasi yang cukup lama. Bagaiman semua ini bisa dikerjakan? Apakah mungkin? Yah, dengan instalasi secara remote yang dikenal dengan network booting dan Unattended Instalation semua ini sangat memungkinkan untuk dilakukan. Dengan Unattended Instalation, Anda tidak akan diminta konfirmasi seperti pengaturan regional, bahasa, network, serial number dan lainnya. Anda cukup membuat dan menyediakan sebuah file jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut dan langkah selanjutnya Anda cukup membaca novel sambil menunggu proses instalasi dilakukan. Baiklah, sudah cukup basa basi yang membosankan ini, sekarang, saya akan memulai teknik ini. Komponen komponen yang diperlukan untuk menjalankan misi kita ini adalah : 1. Ethernet Card yang mendukung PXE 2. Windows Server Operating System (Windows 2000 Server atau Windows 2003 Server) 3. DHCP 4. DNS 5. Active Directory 6. Remote Installation Services 4

BAB 1. Pendahuluan RIS BAB 1. Pendahuluan RIS Bila Anda merasa bahwa komponen yang harus dimiliki ini terlalu banyak, ada kabar baik buat Anda. Selain komponen pertama yaitu Ethernet Card yang mendukung PXE, semua komponen lainnya sudah tersedia di Windows Server Anda, baik Windows 2000 Server ataupun Windows 2003 Server. Saya tidak akan menjelaskan setiap bagian dari sistem operasi ini secara mendetil dan merinci (maaf mengecewakan!), tetapi saya akan membahas konsep dasarnya disini, karena buku ini bukan buku khusus mengenai Windows Server (semua komponen diatas merupakan komponen utama dalam Windows Server). Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengenai komponen di atas (terutama pada Windows 2003 Server, Active Directory, DHCP dan DNS), saya merekomendasikan Anda sebuah kitab kungfu yang sangat dashyat. Kitab ini bergelar Menguasai Windows Server 2003 yang ditulis oleh S to dan diterbitkan oleh yang sudah mendapat kan predikat Best Seller. Di buku tersebut, dipaparkan dengan gamblang dan sangat mendetil segala konsep tentang Windows 2003 Server, yang pada dasarnya tidak bergitu berbeda dengan Windows 2000 Server. Saya menyarankan Anda untuk membeli dan membaca buku tersebut juga, karena buku tersebut akan sangat membantu Anda dalam memahami materi di sini. Terima kasih S to. 1. Ethernet card yang mendukung PXE Tidak semua ethernet card mendukung PXE terutama ethernet card jaman dulu namun saat ini hampir semua Ethernet Card yang dijual sudah mendukung PXE. PXE yang merupakan kependekan dari PreBoot Execution Environment inilah yang memungkinkan komputer Anda melakukan booting melalui file yang ada di dalam jaringan (Versi PXE minimum haruslah 0.99C). Bila kartu jaringan Anda sudah build-in di dalam motherboard, seperti sebagian besar komputer saat ini, Anda bisa melihat settingan di BIOS mengenai network booting ini. Sebagian menggunakan kata PXE namun ada juga BIOS yang hanya menggunakan kata Network Boot. 5

AB 1. Pendahuluan RIS BAB 1. Pendahuluan RIS Gambar 1.1. Network Bootingn dilihat dari BIOS Apabila Ethernet Card Anda belum bisa mendukung PXE, tidak ada jalan lain selain mengganti Ethernet Card Anda. 2. Windows Server Operating System Sebelumnya, saya sempat mengatakan untuk menginstall sebuah server, yang saya maksud adalah sebuah sistem operasi server, baik itu Microsoft Windows 2000 Server ataupun Microsoft Windows 2003 Server. Saya sendiri menggunakan Microsoft Windows 2000 Server pada saat buku ini ditulis. Anda bebas menggunakan yang mana saja. Pembahasan detail mengenai sistem operasi server ini memang tidak dibahas disini karena terlalu banyak feature yang ada. Buku ini hanya akan memberikan informasi singkat mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan sistem operasi ini. Sebaiknya Anda membeli buku khusus mengenai sistem operasi server baik windows 2000 server maupun windows 2003 server untuk mempelajarinya lebih lanjut. 6

BAB 1. Pendahuluan RIS BAB 1. Pendahuluan RIS Windows 2000 Components Sistem operasi server seperti windows 2000 dan 2003 server, terdiri atas modul-modul yang bisa dengan mudah diaktifkan dan dinonaktifkan. Modul-modul ini umumnya adalah modul yang bisa menambah daya guna atau fungsi dari server seperti menambahkan fungsi webserver, menambahkan fungsi DNS dan DHCP server, menambahkan fungsi berbagi sharing file/printer dan lain sebagainya. Semua ini dilakukan melalui komponen. Gambar 1.2. Windows 2000 Components yang bisa dipilih Anda bisa menginstall Windows 2000/2003 Components ini setelah Anda menginstall Windows. Caranya adalah klik menu Start Menu a Run a ketiklah adminpak.msi (tanpa tanda kutip). Selain dengan cara ini, Anda juga bisa menggunakan menu Control Panel a Add or Remove Programs a Add/Remove Windows Components. 3. DNS Server Setelah Anda selesai menginstall Windows 2000 Server, langkah selanjutnya adalah menginstall DNS atau lebih tepatnya mengkonfigurasikan DNS. DNS adalah kependekan dari Domain Name System. Fungsi dari DNS adalah sebuah layanan yang berguna untuk 7

AB 1. Pendahuluan RIS BAB 1. Pendahuluan RIS merubah / resolve dari nama domain ke alamat IP ataupun sebaliknya. Tentu akan lebih mudah mengingat www.yahoo.com daripada 66.218.71.88 bukan? Itulah fungsi dari DNS. DNS adalah komponen yang mutlak jika Anda ingin membangun sebuah domain, atau dengan kata lain jika Anda ingin meng-install Active Directory. Anda tidak akan bisa meng-install Active Directory tanpa menginstall DNS terlebih dahulu. Jika Anda belum menginstall DNS ini, ikuti langkah berikut untuk menginstalnya : Klik menu Start a Control Panel a Add or Remove Programs a Add/Remove Windows Components a Components a Networking Services a Details, dan berilah tanda centang pada Domain Name System (DNS), lalu klik OK. Gambar 1.3. Instalasi DNS Server Setting IP Static Karena DNS merupakan komponen penting dalam sebuah domain yang terus digunakan, alamat IP statik menjadi mutlak digunakan. Perubahan alamat IP pada DNS akan menimbulkan banyak masalah karena akan menyebabkan komputer-komputer di jaringan kehilangan tempat bertanya. 8

BAB 1. Pendahuluan RIS BAB 1. Pendahuluan RIS IP static adalah alamat IP yang ditetapkan dan tidak akan berubahubah nilainya, sedangkan IP dinamis adalah IP yang dapat berubah sesuai dengan alamat yang diberikan oleh DHCP Server. Masuklah ke Start Menu a Run a ketiklah ncpa.cpl (tanpa tanda kutip) a pilihlah Ethernet Card yang Anda gunakan a klik kanan a Properties a Internet Protocol (TCP/IP) a Properties a lalu isilah seperti gambar 1.4 berikut : Gambar 1.4. Setting IP Static Selain melalui Run, Anda juga bisa mengakses menu yang sama melalui menu Start a Control Panel a Network Connections a Local Area Connections a Properties a Internet Protocol (TCP/IP) a Properties. 4. Active Directory Saya yakin Anda pasti bingung ketika pertama kali mendengar nama Active Directory karena istilah ini memang membingungkan. Karena pembahasan yang cukup banyak, pembahasan mengenai Active Direktory ini akan dijelaskan pada bab tersendiri. 9

AB 1. Pendahuluan RIS BAB 1. Pendahuluan RIS 5. DHCP Server DHCP yang merupakan kepanjangan dari Dynamic Host Configuration Protocol, adalah suatu layanan yang memungkinkan pengalamatan alamat IP secara otomatis. Penjelasan detail mengenai layanan ini akan dibahas pada bab khusus mengenai DHCP Server. 6.RIS Services RIS adalah komponen inti kita dalam proses menjalankan instalasi sistem operasi Microsoft Windows melalui network booting yang menjadi topik pembahasan pada bagian ini. Penjelasan tentang cara kerja dan pemanfaatannya akan dilakukan pada bab khusus. 10

BAB 2. DNS Server BAB 2. DNS Server BAB 2 DNS Server Jika saya katakan, situs pencari yang bagus adalah 66.218.71.88 dan 216.239.33.99 atau saya katakan situs pencari yang bagus adalah yahoo.com dan google.com. Menurut Anda manakah yang lebih mudah untuk diingat? Belum lagi perubahan IP yang terjadi karena pemindahan ISP atau karena serangan hacker maka Anda harus menghafal banyak sekali angka-angka yang saya yakin tidak ada yang akan senang dengan keadaan seperti ini. Untuk itulah DNS diperkenalkan, untuk merubah alamat IP menjadi nama seperti www. jasakom.com atau www.google.com, dan lain sebagainya. Fungsi DNS server sendiri bukanlah sebagai fungsi tambahan lagi dalam domain windows 2000/2003 karena tata penamaan domain telah menggunakan DNS sepenuhnya. Artinya, Anda tidak akan bisa membuat domain dengan windows 2000/2003 tanpa menggunakan DNS walaupun Anda tidak harus menggunakan DNS dari windows 2000/2003. Instalasi DNS Secara default, DNS tidak akan terinstall pada windows 2000/2003 walaupun untuk menjalankan domain 2003 Anda diharuskan mempunyai DNS. Tentu saja hal ini bukan karena Microsoft sengaja memberikan Anda kerja tambahan, tapi karena dalam satu domain windows 2000/2003 pada dasarnya hanya membutuhkan 1(satu) DNS server jika Anda tidak memikirkan server backup tentunya, sedangkan server Windows 2000/2003 bisa Anda miliki sebanyak-banyaknya. 11

AB 2. DNS SERVER BAB 2. DNS Server Jika Anda belum menginstall DNS server, ikuti langkah berikut untuk menginstalnya : Klik menu Start a Control Panel a Add or Remove Programs a Add/Remove Windows Components a Components a Networking Services a Details, dan berilah tanda centang pada Domain Name System (DNS), lalu klik tombol OK. Gambar 2.1.. Instalasi DNS Server 12 Setting IP Static Karena DNS memegang peranan yang sangat penting dan menjadi tempat utama untuk bertanya, alamat server DNS haruslah statik dan tidak boleh berubah-ubah. Komputer-komputer client yang hendak mencari domain controller misalnya, akan bertanya terlebih dahulu kepada DNS server, demikian juga ketika komputer client hendak saling berkomunikasi, DNS serverlah tempat untuk bertanya. Bagaimana bila tempat bertanya (DNS Server) ini suka berpindah-pindah alamat? Kemana komputer-komputer client harus mencarinya? Kepada siapa lagi harus bertanya?

BAB 2. DNS Server BAB 2. DNS Server IP static adalah alamat IP yang ditetapkan dan tidak akan berubahubah nilainya, sedangkan IP dinamis adalah IP yang dapat berubah sesuai dengan alamat yang diberikan oleh DHCP Server. Masuklah ke Start Menu a Run a ketiklah ncpa.cpl (tanpa tanda kutip) a pilihlah Ethernet Card yang Anda gunakan a klik kanan, Properties a Internet Protocol (TCP/IP) a Properties a lalu isilah seperti gambar 2.2 berikut : Gambar 2.2. Setting IP Static Selain melalui Run, Anda juga bisa mengakses menu yang sama melalui menu Start a Control Panel a Network Connections a Local Area Connections a Properties a Internet Protocol (TCP/IP) a Properties. DNS Zone Setelah Anda menginstall DNS Server, Anda bisa meng-klik menu Start a Programs a Administrative Tools a DNS. Anda akan melihat 2 sub-menu (Gambar 2.9), yaitu Forward Lookup Zones dan Reverse Lookup Zones. Forward Lookup Zones berguna untuk meresolve atau merubah nama menjadi alamat IP sedangkan Reverse Lookup Zones berfungsi sebaliknya, yaitu dari IP ke nama. 13

AB 2. DNS SERVER BAB 2. DNS Server Gambar 2.3. DNS Sebelum kita memulai konfiguasi DNS Zones ini, mungkin Anda bertanya apa sih Zones itu? Misalkan saya mempunyai domain jasakom.com, kemudian saya membuat lagi sub domain training.jasakom.com dan sub domain lagi windows2003.training.jasakom.com. Sub domain windows2003.training.jasakom.com dikelola oleh teman saya yang ada di australia sedangkan jasakom.com dan training.jasakom.com saya kelola sendiri. Disini saya menggunakan 2 zones yaitu zones yang mengelola jasakom.com dan training jasakom.com sedangkan zone yang satunya lagi yaitu windows2003.training.jasakom.com. DNS Zone merupakan pengelompokan domain dan subdomain (anaknya) dalam area administrasi yang sama. Anda tentu saja mempunyai pilihan untuk menggunakan 1 zone saja atau beberapa zones untuk memudahkan administrasi. Kenapa harus dibagi seperti itu? tentu saja kalau Anda mempunyai sebuah perusahaan yang besar, tugas administrasi bisa menjadi tugas yang sangat berat. Contohnya perusahaan Microsoft, tanpa adanya pembagian zones, semua pengelolaan akan terpusat dan setiap penambahan host yang terjadi harus dilaporkan kepada Microsoft pusat sehingga akan sangat merepotkan. Dengan adanya pembagian zones cabang-cabang Microsoft di seluruh dunia termasuk indonesia bisa mengelola penamaan komputernya dan sub domainnya masing-masing. Bagaimana dengan domain yang berbeda? ingat dengan definisi kita, zones merupakan pengelompokan domain dan subdomainnya (contiguous) yang artinya untuk domain yang berbeda maka otomatis zones akan berbeda pula. 14

BAB 2. DNS Server BAB 2. DNS Server Konfigurasi DNS Untuk melakukan konfigurasi zone, klik kanan di domain PUTRA, dan pilih Configure the server. Selanjutnya akan muncul pop up yang menampilkan informasi selamat datang, klik Next. Selanjutnya, pilihlah This is the first DNS server on this network, lalu klik Next. (Gambar 2.4). Gambar 2.4. Menu Pilihan Root DNS Karena Anda harus membuat Forward Lookup Zones, maka pilihlah pilihan pertama, Yes, create a forward lookup zone, lalu klik Next (gambar 1.11) Gambar 2.5. Menu Pilihan Forward Lookup Zone 15

AB 2. DNS SERVER BAB 2. DNS Server Selanjutnya Anda akan dihadapkan diantara 3 pilihan, yaitu Active Directory-integrated, Standard primary dan Standard secondary. Perhatikan, jika Anda belum meng-install Active Directory, pilihan pertama, Active Directory-integrated, akan berwarna abu-abu dan tidak bisa dipilih. Pilihan tersebut hanya akan muncul ketika Active Directory sudah terinstall. Untuk saat ini, pilihlah pilihan kedua, yaitu Standard primary, lalu klik tombol Next. Gambar 2.6. Menu Pilihan Zone DNS 16 Selanjutnya Anda akan diminta untuk meng-input nama Zone Anda. Perhatikan, nama zone harus sama dengan nama domain Active Directory yang akan dibuat nantinya. Anda boleh menggunakan nama domain apa saja, selama Anda tidak terkoneksi ke internet, karena jika nanti Anda terkoneksi ke internet dan ternyata nama domain Anda telah ada pemiliknya, Anda akan benar-benar kesulitan jika ingin meng-akses domain di internet tersebut. Seperti yang Anda lihat, sebagai contoh, saya menggunakan nama putra.app, lalu klik Next.

BAB 2. DNS Server BAB 2. DNS Server Gambar 2.7. Pengisian nama zone Tugas selanjutnya adalah menentukan lokasi dan nama file database DNS, yang secara default akan tersimpan di \WINDOWS\ system32\dns. Pilihlah pilihan pertama, lalu klik Next Gambar 2.8. File text sebagai database DNS Selanjutnya Anda akan ditanya, apakah Anda ingin membuat record Reverse Lookup Zone, dan karena kita tidak menggunakannya saat ini, maka pilihlah, No, do not create a reverse lookup zone, lalu klik tombol Next (gambar 2.9) 17

AB 2. DNS SERVER BAB 2. DNS Server Gambar 2.9. Konfirmasi Pilihan Membuat Reverse Lookup Zone Selesai sudah konfigurasi DNS untuk saat ini. Anda akan mendapatkan hasil akhir konfigurasi yang telah dilakukan. Anda tinggal memeriksa apakah konfigurasi tersebut sesuai dengan keinginan Anda atau tidak. Jika tidak ada masalah, Anda bisa meneruskan d e n g a n m e n g k l i k t o m b o l Finish. Gambar 2.10. Tampilan akhir konfigurasi DNS 18

BAB 2. DNS Server BAB 2. DNS Server Setelah selesai, Anda akan melihat bahwa DNS Anda menjadi lebih berbeda dari sebelumnya, yaitu dengan adanya tambahan beberapa sub menu. Gambar 2.11. DNS setelah di konfigurasi Yang terakhir dan saya yakin bahwa Anda pasti akan menyumpahnyumpahi saya adalah, sebenarnya Anda bisa saja melewatkan bagian konfigurasi secara manual ini karena tugas ini bisa dilakukan secara otomatis ketika Anda menginstall Active Directory nantinya. Saya membahasnya disini karena ingin memberikan Anda sebuah pemahaman tentang bagaimana mensetting DNS server secara manual. Pemahaman ini akan sangat membantu apabila nantinya Anda mendapatkan permasalahan dan hendak mencari solusinya. Semoga Anda belum membuang buku ini. Terima kasih. 19