Integrasi Program BLI dalam RKP 2017

dokumen-dokumen yang mirip
Perjalanan Penyusunan Renstra BLI Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi

Rencana Strategis Pusat Data dan Informasi Tahun

KEBIJAKAN PROGRAM PSKL DUKUNGAN KEGIATAN LITBANG TAHUN 2017 JULI, 2016

Proses penyusunan RPPI Kebijakan Penyusunan dan Profil RPPI Arahan Pimpinan untuk RPPI Implikasi RPPI terhadap IKK Rekomendasi dan Tindak

KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL PEDOMAN SERIAL MULTILATERAL MEETING II

SUPLEMEN, RENCANA KERJA 2015 (REVISI) : PENYIAPAN LANDASAN PENCAPAIAN SASARAN PEMBANGUNAN KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

LAPORAN KINERJA. Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Tahun 2017

PADA MUSRENBANG RKPD KABUPATEN BANGKA

PENGUKURAN KINERJA PEMBANGUNAN BIDANG LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN UNTUK RPJMN PENDEKATAN DUKUNGAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

Tahun terakhir RPJMN

KERANGKA KERJA RPPI PENGEMBANGAN PUSLITBANG KUALABLING

Keselarasan antara RPJMD dengan RPJMN DISAMPAIKAN PADA MUSRENBANG RPJMD KABUPATEN KAMPAR PERIODE

PENGEMBANGAN ORGANISASI UNIT PELAKSANA TUGAS (UPT) LINGKUP BADAN LITBANG DAN INOVASI PASCA LAHIRNYA KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

KERANGKA KERJA RPPI PENGEMBANGAN

Mekanisme Pembahasan Musrenbangnas dalam Rangka Penyusunan RKP 2017

IPTEK Litbang Lingkungan dan Laboratorium

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN INOVASI DAN DAYA SAING DAERAH BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH

PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KUALITAS LINGKUNGAN UNTUK PENGUATAN TUPOKSI UNIT PELAKSANA TUGAS (UPT) DI BALITBANG DAN INOVASI

RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2016 TEMA : MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR UNTUK MEMPERKUAT FONDASI PEMBANGUNAN YANG BERKUALITAS

PENGEMBANGAN PEMBINAAN LABORATORIUM LINGKUNGAN DI DERAH KEDEPAN. Wahyu Marjaka Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

PENGEMBANGAN PEMBINAAN LABORATORIUM LINGKUNGAN DI DERAH KEDEPAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

Kebijakan Pengembangan SDM, Iptek dan Budaya Maritim dalam Mendukung Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Wahyu Marjaka Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KEHUTANAN DAN POSISI IPTEK HASIL LITBANG KEHUTANAN DI ERA PEMERINTAHAN BARU

ARAH KEBIJAKAN RENCANA INDUK KELITBANGAN OLEH KEPALA BALITBANG PROV. SUMBAR BUKITTINGGI, TANGGAL 25 APRIL 2018

MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN (Dalam miliar Rupiah) Prioritas/ Rencana Prakiraan Rencana.

PENGANTAR. Jakarta, 29 Agustus 2016 KEPALA BADAN, Dr. Ir. Bambang Soepijanto, MM NIP

Implementasi PUG Badan Litbang Kehutanan

PENANGANAN KONFLIK SOSIAL DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL

BAPPEDA Planning for a better Babel

KEYNOTE SPEECH Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi e-planning DAK Fisik

ARAH KEBIJAKAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) DALAM RANCANGAN RKP 2017

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA,


RANCANGAN AWAL RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2010

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH RKPD PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2017 DAN INOVASI PROSES PENYUSUNAN DOKUMEN RKPD

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

SLHD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015

TAHUN PANDUAN PENYUSUNAN PROGRAM DAN ANGGARAN

RENCANA KERJA 2015 DAN PENELITIAN INTEGRATIF

PELAKSANAAN RPJMN BIDANG SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP DAN DUKUNGAN RISET

Struktur Organisasi Kementerian Kehutanan. 3 September 2014

USULAN STRUKTUR KELEMBAGAAN KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Kebijakan Perencanaan dan Penganggaran Kemristekdikti Tahun Anggaran 2019

LAPORAN KINERJA BADAN LITBANG DAN INOVASI TAHUN 2015

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SOSIALISASI USULAN APBN TAHUN 2OI8 DALAM APLIKASI E-MUSRENBANG BAPPENAS 2O17. KEPALA BAPPEDA KABUPATEN KAMPAR Ir. AZWAN, M.Si

REVIEW RENCANA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN INTEGRATIF (RPPI) BIDANG PENGELOLAAN HUTAN


KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL

RPJMN dan RENSTRA BPOM

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Konsultasi Regional Kementerian PUPR Tahun 2016

KEBIJAKAN DAK TAHUN 2018

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2018 TENTANG PERCEPATAN PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN DAERAH ALIRAN SUNGAI CITARUM

Konsep Penelitian Kualitas Lingkungan (Udara) dalam Membangun IKLH

PAPARAN MENTERI PPN/KEPALA BAPPENAS

2018, No Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahu

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU

RPPI 10 KUALITAS LINGKUNGAN UNTUK IKLH DAN ISTM

Kursus pelatihan untuk pembuat kebijakan tentang produktivitas dan kondisi kerja UKM RENCANA AKSI STRATEGIS ASEAN UNTUK PENGEMBANGAN UKM

MENTERI NEGARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL,

ARAHAN KEPALA BADAN LITBANG DAN INOVASI PADA EVALUASI KINERJA 2015 RENSTRA BADAN LITBANG INOVASI

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2018 TENTANG PERCEPATAN PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN DAERAH ALIRAN SUNGAI CITARUM

ARAH KEBIJAKAN DAN ISU STRATEGIS NASIONAL

DEBIROKRATISASI SEBAGAI TANTANGAN UTAMA DALAM IMPLEMENTASI RENSTRA SEKRETARIS JENDERAL

Bappeda Provinsi Sumatera Selatan

Strategi UKM Indonesia

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013

BAB IV. LANDASAN SPESIFIK SRAP REDD+ PROVINSI PAPUA

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBIK INDONESIA. NOMOR : P.15/Menhut-II/2013 TENTANG

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 165 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN TUGAS DAN FUNGSI KABINET KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

VISI, MISI & SASARAN STRATEGIS

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (Lembaran Negara Republik

Outline. Kebijakan Kerjasama dan Rancangan Perjanjian Kerjasama Badan Litbang dan Inovasi

Transkripsi:

Integrasi Program BLI dalam RKP 2017 Kepala Bagian Program dan Kerjasama Sekretariat BLI Rapat Konsolidasi Program BLI Jakarta 29 Februari 2016 Outline Urgensi Posisi Renstra BLI Penguatan Pengembangan Tindak Lanjut 1

Urgensi RKP 2017 dengan format baru (money follow program) BLI sebagai pendukung eselon 1 teknis KLHK Paket Implementasi IPTEK BLI melalui Pengembangan menjadi penting dalam RKP 2017 2

Posisi Renstra BLI RPJMN RENSTRA KLHK RENSTRA BLI mendukung RENSTRA ES 1 RENSTRA ES 1 KLHK RENSTRA Lainnya ES 1 KLHK RENSTRA Lainnya ES 1 KLHK RENSTRA Lainnya ES 1 KLHK Lainnya KLHK Lainnya 3

Sasaran Program Tersedianya Iptek bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mendukung Pencapaian Sasaran Strategis Kementerian LHK Indikator Kinerja Program (Trilateral Meeting 2015) - RENSTRA KLHK 15-19 1. Jumlah paket iptek untuk mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup meningkat setiap tahun (S1.P8.IKP) 2. Jumlah paket iptek untuk mendukung peningkatan kontribusi hutan dan lingkungan hidup pada devisa dan penerimaan negara meningkat setiap tahun (S2.P8.IKP) 3. Jumlah paket iptek untuk mendukung peningkatan kontribusi hutan dan lingkungan hidup untuk mendukung keseimbangan ekosistem (S3.P8.IKP) Sasaran-sasaran Kegiatan dalam Program Litbang LHK 1. Tersedianya Sintesa Hasil Penelitian Konservasi Sumber Daya Alam; Produktivitas hutan; Hasil Hutan sebagai alternatif sumber pangan, energi dan obat-obatan 2. Terlaksananya Pengembangan IPTEK di bidang Pengelolaan Hutan 3. Tersedianya Sintesa Hasil Penelitian Peningkatan Nilai Tambah Hasil Hutan 4. Terlaksananya Pengembangan IPTEK di bidang Peningkatan Nilai Tambah Hasil Hutan 5. Tersedianya Sintesa Hasil Penelitian Kualitas Lingkungan 4

Sasaran-sasaran Kegiatan dalam Program Litbang LHK 6. Pengelolaan Laboratorium Rujukan Nasional 7. Terlaksananya Pengembangan IPTEK di bidang Kualitas Lingkungan 8. Tersedianya Sintesa Hasil Penelitian Sosekjak dan Perubahan Iklim 9. Terlaksananya Pengembangan IPTEK di bidang Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim 10. Tersedianya bahan sintesa hasil Penelitian Tematik Unit Litbang LHK di Daerah 11. Terlaksananya Kegiatan Perencanaan Program dan Kerjasama; Evaluasi dan Diseminasi; Administrasi Umum dan Pengelolaan Sarana/Prasarana dan Perlengkapan; serta Pengelolaan Kepegawaian dan Penguatan Hukum serta Organisasi Tata Laksana pada Badan Litbang LHK (Setbadan, 4 Puslitbang, 15 Satker Daerah) BLI Menjaga keselarasan dengan Renstra KLHK dan RKP 2017 Penggunaan IPTEK yang telah dihasilkan untuk peningkatan hasil dan manfaat Pengembangan 5

Penguatan Pengembangan Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran suatu asumsi dan/atau hipotesis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta menarik kesimpulan ilmiah bagi keperluan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengembangan adalah kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bertujuan memanfaatkan kaidah dan teori ilmu pengetahuan yang telah terbukti kebenarannya untuk meningkatkan fungsi, manfaat, dan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada, atau menghasilkan teknologi baru. KEBIJAKAN Penguatan IKK Pengembangan Keg: Litbang Pengelolaan Hutan Jumlah rancangan dan pengelolaan stasiun riset Kehati terintegrasi pada 12 TN serta pengelolaan 4 KHDTK (S3.P8.K1.1.IKK.a) Jumlah capaian paket IPTEK dan persen kemanfaatan IPTEK: Konservasi Keanekaragaman Hayati; Konservasi Sumber Daya Air; Peningkatan Produktivitas Hutan (Kayu dan Hasil Hutan Bukan Kayu); Sumber Pangan Alternatif dari Hutan; Sumber Energi; Obat-obatan Tanaman Hutan (6 Sintesa Hasil Penelitian dan minimal 70% Hasil Penelitian termanfaatkan) (S2.P8.K1.1.IKK.b) Persen capaian paket pengembangan hasil penelitian meningkat setiap tahun (5 Pilot Iptek di KPH dan 1 Paket Pengembangan Iptek) (S3.P8.K1.2.IKK.a) 6

Indikator Kinerja Kegiatan Keg: Litbang Peningkatan Nilai Tambah Hasil Hutan Jumlah capaian IPTEK dan persen kemanfaatan IPTEK: revitalisasi pemanfaatan energi, pangan dan obatobatan alternative dari hutan; pengolahan hasil hutan; dan keteknikan hutan (3 Sintesa Hasil Penelitian dan minimal 70% Hasil Penelitian termanfaatkan) (S2.P8.K2.1.IKK.a) Jumlah capaian paket pengembangan hasil penelitian meningkat setiap tahun (1 Pilot Iptek di KPH dan 1 Paket Pengembangan Iptek) (S2.P8.K2.2.IKK.a) Indikator Kinerja Kegiatan Keg: Litbang Kualitas Lingkungan dan Pengelolaan Lab Lingkungan Jumlah capaian paket IPTEK dan persen kemanfaatan IPTEK: Kualitas Lingkungan (air, tanah, udara dan kebisingan) untuk IKLH; Kualitas Lingkungan untuk indeks pembangunan berkelanjutan; dan pola konsumsi dan produksi berkelanjutan (3 Sintesa Hasil Penelitian dan minimal 70% Hasil Penelitian termanfaatkan) (S1.P8.K3.1.IKK.a) Jumlah pengelolaan laboratorium rujukan (pengembangan metode pengujian kualitas lingkungan dan metodologi lingkungan) (S1.P8.K3.2.IKK.a) Peningkatan kapasitas pengembangan laboratorium lingkungan di daerah pada 15 provinsi (S1.P8.K3.2.IKK.B) Persen capaian paket pengembangan hasil penelitian meningkat setiap tahun (1 Paket Pengembangan Iptek) (S1.P8.K3.3.IKK.a) 7

Indikator Kinerja Kegiatan Keg: Litbang Sosekjak dan Perubahan Iklim Jumlah capaian paket IPTEK dan persen kemanfaatan IPTEK Sosekjak dan Perubahan Iklim: Sosek, Kebijakan, Pemberdayaan Masyarakat dan resolusi konflik kawasan hutan; Keekonomian dan daya saing industri serta Kebijakan Tata Kelola LHK; Politik dan hukum lingkungan hidup dan kehutanan; (3 Sintesa Hasil Penelitian dan minimal 70% Hasil Penelitian termanfaatkan) (S1.P8.K4.1.IKK.a) Jumlah rekomendasi kebijakan di bidang LHK ( 5 Paket Rekomendasi) (S1.P8.K4.2.IKK.a) Persen capaian paket pengembangan hasil penelitian meningkat setiap tahun (1 Pilot Iptek di KPH, 1 Paket Pengembangan Iptek, serta Demonstration Activity di 10 ekosistem) (S1.P8.K5.1.IKK.b) Indikator Kinerja Kegiatan Keg: Penelitian Tematik Unit Litbang Daerah Keg: Dukungan Manajemen Jumlah bahan sintesa Hasil Penelitian Terintegrasi di Seluruh Satker Balai Besar/ Balai (75 paket) (S3.P8.K5.IKK.a) Persen capaian IPTEK Litbang Unggulan Daerah di Seluruh Satker Balai Besar/ Balai (15 IPTEK) (S3.P8.K5.IKK.b) Jumlah Pengelolaan KHDTK di masingmasing unit Litbang LHK di Daerah (30 KHDTK) (S3.P8.K5.IKK.c) Nilai capaian tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Badan Litbang sesuai kerangka reformasi birokrasi untuk menjamin kinerja yang optimal: "SAKIP" dengan nilai > 82,00 (memuaskan) di tahun 2019 (S3.P8.K6.IKK.a) Istilah keteknikan hutan diusulkan oleh P3HH untuk disesuaikan menjadi Pemanenan Hutan 8

Puslitbang Hutan Puslitbang Hasil Hutan Puslitbang Kualitas & Lab Lingkungan Puslitbang Sosekjak PI UPT Litbang Daerah 1. Konservasi Keanekaragaman Hayati 2. Konservasi Sumber Daya Air 3. Peningkatan Produktivitas Hutan (Kayu & HHBK); 4. Sumber Pangan Alternatif dari Hutan 5. Sumber Energi 6. Obat-obatan Tanaman Hutan 7. Revitalisasi pemanfaatan energi, pangan dan obat-obatan alternative dari hutan 8. Pengolahan hasil hutan; 9. Keteknikan hutan 10. Kualitas Lingkungan untuk IKLH 11. Kualitas Lingkungan untuk indeks pembangunan berkelanjutan 12. Pola konsumsi dan produksi berkelanjutan 13. Sosek, Kebijakan, Pemberdayaan Masyarakat dan resolusi konflik kawasan hutan 14. Keekonomian dan daya saing industri serta Kebijakan Tata Kelola LHK 15. Politik dan hukum LHK Bahan Sintesa RPPI 1 s.d 15 PENGEMBANGAN : 1. Peningkatan Nilai Tambah Kayu dan Perakitan Teknologi 2. Pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) 3. Peningkatan Pemanfaatan Jasa Lingkungan 4. Pengembangan Konservasi Sumber Daya Alam 5. Peningkatan Tata Kelola Kehutanan 6. Integrasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) 7. Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup 8. Mitigasi Perubahan Iklim dan Bencana Alam 9

Posisi Dukungan LHK pada Prioritas Nasional (PRONAS) di Rancangan awal RKP 2017 Multilateral Meeting 23-29 Feb 2016 Kedaulatan Pangan Pembangunan Parawisata Kemaritiman dan Kelautan Percepatan Pertumbuhan Industri dan KEK Pelayanan Kesehatan Perkotaan Kedaulatan Energi Perumahan dan Pemukiman Desa dan Kawasan Persedaan Kemaritiman dan Kelautan 23 Februari 2016 10

Kemaritiman dan Kelautan 23 Februari 2016 Kesehatan 23 Februari 2016 11

Kesehatan 23 Februari 2016 Pendidikan 23 Februari 2016 12

Perumahan dan Pemukiman 23 Februari 2016 Perumahan dan Pemukiman 23 Februari 2016 13

Pembangunan Daerah Tertinggal 24 Februari 2016 Pembangunan Daerah Tertinggal 24 Februari 2016 14

Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan 24 Februari 2016 Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan 24 Februari 2016 15

Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan 24 Februari 2016 Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan 24 Februari 2016 16

Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan 24 Februari 2016 Pembangunan INDUSTRI / KEK 24 Februari 2016 17

Pembangunan INDUSTRI / KEK 24 Februari 2016 Pembangunan INDUSTRI / KEK 24 Februari 2016 18

Kepastian Dan Penegakan Hukum Serta Reformasi Birokrasi 25 Februari 2016 Konsolidasi Demokrasi dan Efektifitas Diplomasi Serta Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban 25 Februari 2016 19

Konektivitas 25 Februari 2016 REVOLUSI MENTAL 26 Februari 2016 20

REVOLUSI MENTAL 26 Februari 2016 KEDAULATAN ENERGI 26 Februari 2016 21

KEDAULATAN ENERGI 26 Februari 2016 KEDAULATAN ENERGI 26 Februari 2016 22

DAERAH PERBATASAN 26 Februari 2016 PM 29 Februari 2016 23

Rancangan Awal PASCA HASIL MULTILATERAL MEETING 23-29 Feb 2016 Penyesuaian terhadap struktur L1 dan L2 Perhatikan arahan Bappenas untuk FCI (Forest Cluster Industry) di KPH Mengusulkan Pilot Projek (Penerapan) IPTEK BLI untuk mendukung Prinas, Protas, Gitas dengan memperhatikan lokus (KPH/KHDTK) Setiap Satker harus Fokus pada komoditi atau isu yang akan di kerjakan melalui Pilot IPTEK Membuat TOR Singkat dilengkapi RAB, untuk dapat dikumpul sampai hari Senin tanggal 29 Maret 2016 malam 24

25