Belajar dasar codeigniter framework

dokumen-dokumen yang mirip
Mengenal Codeigniter (CI) Framework

Bab 8 Pengenalan Code Igniter

Pemrograman Web Berbasis Framework. Pertemuan 4 : Konsep MVC : Controller. Hasanuddin, S.T., M.Cs. Prodi Teknik Informatika UAD

FRAMEWORK CODEIGNITER

PHP dan Framework CodeIgniter

CODEIGNITER 3. Belajar Mandiri. Zamah Sari

Sering kita mendengar tentang MVC Framework PHP tetapi kurang mengerti belum arti dari

I. Pengenalan Play Framework

Materi 2 E-Commerce Lanjut (CodeIgniter) 3 SKS Semester 7 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2015 Nizar Rabbi Radliya

Framework CodeIgniter Part 1

Framework Codeigniter. Sebuah Panduan dan Best Practice

Pengembangan Aplikasi Menggunakan Framework Code Igniter 3 Level Basic. Helmy Faisal Muttaqin, S.Kom, M.T

Bagian II Dasar-Dasar CodeIgniter

Object-Oriented Programming Sederhana Dengan PHP

IKG3A3 / Software Project II

Membuat Template dengan Bootstrap pada Codeigniter

Pengantar. Persyaratan Sistem. Cara Menginstall

PRAKTIKUM. Rekayasa Web. Modul 2: CRUD CodeIgniter Part I. Laboratorium Teknik Informatika Universitas Pasundan

CodeIgniter.

E-Book PEMROGRAMAN CLIENT SERVER BERBASIS PHP DENGAN FRAMEWORK CODEIGNITER. Disusun Oleh: Arfian Hidayat, S.Kom

Cara Menginstal Dan Mengkonfigurasi DHCP Server Di Windows Server 2003

E-Book PEMROGRAMAN CLIENT SERVER BERBASIS PHP DENGAN FRAMEWORK CODEIGNITER. Disusun Oleh: Arfian Hidayat, S.Kom

MENGHILANGKAN INDEX.PHP PADA FRAMEWORK CODEIGNITER

Pemrograman Web Berbasis Framework. Pertemuan 7 : Keamanan Aplikasi. Hasanuddin, S.T., M.Cs. Prodi Teknik Informatika UAD

Framework untuk web yang dibuat dalam bentuk Web Berbasis Model-View-Controller (MVC)

BERKENALAN DENGAN MODEL CODEIGNITER

Pemrograman Web Berbasis Framework. Pertemuan 8 : Penanganan File dan Image. Hasanuddin, S.T., M.Cs. Prodi Teknik Informatika UAD

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. pendekatan perancangan sistem berorientasi objek. Perancangan sistem

MEMBUAT PAGINATION PADA FRAMEWORK CODEIGNITER

Mengenal Framework Codeigniter

Pemrograman Web Berbasis Framework. Pertemuan 5 : Konsep MVC : View. Hasanuddin, S.T., M.Cs. Prodi Teknik Informatika UAD

TUTORIAL CODEIGNITER Langkah Tepat menjadi Web Developer Handal, menguasai CodeIgniter, jalan membuat aplikasi berbasis website lebih mudah

Bab 5 CodeIgniter (CI)

Pertemuan 1. Pengenalan Code Igniter dan Pengaksesan Controller

Harry Yunanto

Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Kajian Pustaka

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PEMROGRAMAN WEB. Disusun Oleh: Lelly Hidayah Anggraini, S.Kom, M.Cs

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

BAB I PENDAHULUAN... I-1

Tutorial Pemrograman PHP Berbasis MVC Menggunakan Framework CodeIgniter dan Doctrine Bagian 1 Setup dan Instalasi

BAB III PERANCANGAN APLIKASI

Cara Install WordPress Offline di Localhost XAMPP. Jackson Sihite. Abstrak. Pendahuluan.

Tutorial Codeigniter : Membuat multiple language dengan Language Class

PEMOGRAMAN WEB II MODUL. Oleh: CHALIFA CHAZAR MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG

Written by Administrator Wednesday, 15 June :49 - Last Updated Thursday, 20 December :10

1.1 XAMPP. XAMPP cocok untuk pengguna Windows dan Linux, meskipun terdapat versi untuk Mac, tapi umumnya pengguna Mac menggunakan

Membuat CRUD Sederhana pada Framework Laravel

Instalasi Web Server WAMP 5 versi Pemrograman Web

Pemrograman Web Berbasis Framework. Pertemuan 6 : Konsep MVC : Model. Hasanuddin, S.T., M.Cs. Prodi Teknik Informatika UAD

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNOLOGI FRAMEWORK PERTEMUAN KE 1

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta 1. Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Codelgnite (CI) aplikasi sumber terbuka yang berupa framework PHP

Cara Koneksi Database di Dreamweaver CS3

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. perangkat keras yang dibutuhkan pengguna maupun pengembang web serta penjelasan

PENDAHULUAN. Halo IDCHoster

Fungsi Insert Data dalam CRUD (CREATE READ UPDATE DELETE) di Codeigniter

Makalah Seminar Kerja Praktek

Mengembangkan Component Joomla Oleh : Garry B.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Manajemen File Sederhana Dengan PHP

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. Sistem informasi penjualan dan pembelian Tissue SMART NARENA

Perancangan dan Implementasi Sistem Perizinan Online Menggunakan Framework Codeigniter (Studi Kasus : Dinas Kesehatan Kota Salatiga) Artikel Ilmiah

Wordpress : Membuat Situs di PC Sendiri

BAB III LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan dibahas dasar-dasar teori yang berkaitan dengan pembangunan sistem.

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. a. Spesifikasi piranti keras pada local server: Processor : Intel Pentium IV 1.8 Ghz

3 BAB III LANDASAN LANDASAN TEORI

Web Server A. DASAR TEORI

Pemrograman Web Week 1. Team Teaching

MODUL JOOMLA! oleh: Putu A. Widhiartha dan Made J. Wiranatha BAB II INSTALASI JOOMLA

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. Pada bab ini dijelaskan tentang proses produksi tentang pembuatan website

Bab 2 Tinjauan Pustaka

BAB I PENDAHULUAN. media pembelajaran itu adalah e-learning. E-learning merupakan suatu teknologi informasi

BAB 3 LANDASAN TEORI. Pada bab 3 ini akan membahas mengenai landasan. teori mengenai data, sistem informasi, sistem informasi

TUTORIAL CODEIGNITER Langkah Tepat menjadi Web Developer Handal, menguasai CodeIgniter, jalan membuat aplikasi berbasis website lebih mudah

PRAKTIKUM. Rekayasa Web. Modul 6: Restful API Server & Client Codeigniter. Laboratorium Teknik Informatika Universitas Pasundan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. sebuah sistem pencarian lokasi kuliner berbasis mobile web untuk wilayah

Pendahuluan. Pemrograman Internet Ahmad Zainudin, S.ST, M.T

UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS : ILMU KOMPUTER PROGRAM STUDI : SISTEM INFORMASI

Makalah Seminar Kerja Praktek

Perancangan & Pemprograman WEB

Pengenalan Script. Definisi HTML

MEMBUAT QR CODE DENGAN PHP

Membangun Aplikasi Berbasis Web Dengan CodeIgniter Framework. Helmy Faisal Muttaqin

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI LAPORAN TUGAS AKHIR MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA BERBASIS FRAMEWORK CODEIGNITER

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. : Multi sistem operasi, bisa Windows, Linux, Mac OS, maupun Solaris

MODUL 3 DASAR-DASAR PHP

Web Programming (WP) m telp : Rolly Yesputra

BAB 2. Membuat Halaman Web Sederhana. Materi

Sistem Informasi Akademik Berbasis Framework Codeigniter Pada SMA Muhammadiyah 6 Palembang MenggunakanMetode (HMVC)

APLIKASI Web Server dan MySql menggunakan Xampp

Pemanggilan RESTful Web Service Java dari Client PHP

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN

Mengenal Web Dinamis dan Statis Serta Perbedaanya

Oleh : Hidayat Siddiq Kurniawan CARA INSTALL WORDPRESS DI LOCALHOST DENGAN XAMPP

DOKUMEN UJI PERANGKAT LUNAK. E Learning Tugas (ELT) Dipersiapkan oleh: Program Keahlian Teknik Komputer. Institut Pertanian Bogor

Budi Permana, S.Kom Pendahuluan

Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan

BAB 3 Landasan Teori

Transkripsi:

Belajar dasar codeigniter framework Ramdhan Indra B Dadhan.rpl@gmail.com Abstrak Untuk dapat menggunakan CodeIgniter, tentu kita harus mempelajari dahulu bagaimana membuat sebuah aplikasi berbasis website menggunakan CodeIgniter. Karena bekerja dengan sebuah framework tentu tidak sama dengan bekerja dengan membuat kode secara manual dari nol. Menggunakan framework berarti kita harus mau mempelajari bagaimana melakukan pengembangan website di lingkungan framework tersebut. Kata Kunci:codeigneter,framework Pendahuluan Tujuan utama pengembangan codeigniter adalah untuk membantu developer memahami fitur-fitur yang ada. Manfaatnya mempermudah dalam pengembangan karena Codeigniter sudah tersedia struktur aplikasi yang baik, standard coding (1), best practice (2) dan design pattern (3), dan common function (4). Dengan menggunakan framework kita dapat langsung fokus kepada business process yang dihadapi tanpa harus berfikir banyak masalah struktur aplikasi, standar coding dan lain-lain. Pembahasan Mempersiapkan web sever Seperti yang kita tahu bahwa PHP adalah bahasa pemrograman website yang berjalan disisi server oleh karena itu untuk dapat menjalankan website yang dibuat dengan menggunakan PHP, di komputer harus terinstall aplikasi web server yang mendukung

PHP. Untuk website yang melibatkan basis data sebagai tempat penyimpanan datanya maka tidak perlu bingung karena CodeIgniter juga mendukung berbagai jenis server basis data, yaitu MySQL, MySQLi, MS SQL, PostgreeSQL, Oracle, dan SQLite. CodeIgniter juga bisa dijalankan di semua sistem operasi yang bisa menjalankan aplikasi-aplikasi di atas, baik Windows, Linux, BSD dan yang lainnya. Instalasi CodeIgniter Instalasi CodeIgniter sangat mudah. Meskipun namanya instalasi tetapi karena CodeIgniter adalah aplikasi berbasis website maka sebenarnya yang perlu dilakukan adalah meng-copy folder aplikasi CodeIgniter ke dalam folder htdocs atau DocumentRoot dari web server yang telah diinstall sebelumnya. Berbeda dengan instalasi software pada umumnya. Sebelum melakukan instalasi yang perlu dilakukan pertama kali adalah mendapatkan kode sumber dari CodeIgniter itu sendiri yang dapat didownload di http://www.codeigniter.com/ Selanjutnya letakkan folder hasil ekstrak tadi di DocumentRoot web server, yaitu folder htdocs didalam direktori C:\\apachefriends\xampp bagi yang menggunakan XAMPP di Windows atau /var/www/html bagi yang menggunakan linux (semua tergantung dimana anda menginstall dan mengkonfigurasi webserver). Setelah meletakkan CodeIgniter ke dalam folder htdocs maka akan didapatkan tampilan seperti di bawah ini, artinya CodeIgniter telah sukses berjalan di aplikasi Anda.

Gambar 5. Tampilan browser ketika sukses menginstall Codeigniter Konfigurasi CodeIgniter Walaupun CodeIgniter dapat berjalan dengan konfigurasi default, tetapi untuk sebuah aplikasi yang nyata kita harus tetap melakukan konfigurasi, setidaknya pada bagian base_url dan router. Pengaturan base_url dan router sangat berguna ketika proses pengembangan aplikasi yang banyak menggunakan helper dan library. File konfigurasi terletak dalam folder application/config. Adapun file-file yang terdapat dalam direktori tersebut dan sering digunakan antara lain: 1. Config.php. Pada file konfigurasi config.php berisi konfigurasi secara umum mengenai CodeIgniter, seperti peletakkan baseurl, suffix, frontcontroller, serta metode yang digunakan URI dan lain-lain. Adapun konfigurasi-konfigurasi yang perlu diperhatikan adalah : $config[ base_url ] - Konfigurasi ini berisi alamat url sebuah aplikasi. Jika menggunakan helper url maka konfigurasi ini harus di-set dengan benar. Contoh: aplikasi Anda akan diakses dengan menggunakan domain www.contoh.com/app_ci maka pada konfigurasi ini harus diisikan: $config['base_url']="http://localhost/ ci/"; $config[ index_php ] - Konfigurasi ini berisi file yang menjadi frontcontroller. Konfigurasi ini berhubungan dengan base_url.

$config['uri_protocol'] - Konfigurasi ini bertujuan untuk menentukan bagaimana library URI bekerja. CodeIgniter dapat menangkap URI yang di berikan melalui 4 cara yaitu PATH_INFO, QUERY_STRING, REQUEST_URI dan ORIG_PATH_INFO. $config['url_suffix'] - Konfigurasi ini bertujuan untuk menambahkan akhiran pada url. $config['language'] - Secara default CodeIgniter sudah mendukung banyak bahasa/multy language. $config['enable_hooks'] - Konfigurasi ini bertujuan mengaktifkan / menonaktifkan hook pada CodeIgniter. $config['subclass_prefix'] = 'MY_'. Jika kita ingin mengubah/mengextend library CodeIgniter maka library tersebut harus memliki prefik yang sama dengan konfigurasi ini. $config['permitted_uri_chars']. Konfigurasi ini bertujuan untuk keamanan CodeIgniter. $config['log_threshold']. Konfigurasi ini menentukan bagaimana sistem logging CodeIgniter bekerja. $config['log_path']. Dikonfigurasi ini kita dapat menentukan dimana log akan diletakkan. Konfigurasi session. Session di CodeIgniter menggunakan cookies jadi kita dapat mengeset waktu hidup cookies/expire, nama cookies dan lain-lain melalui konfigurasi ini. $config['sess_cookie_name']='nama cookie'; $config['sess_expiration']=7200; $config['sess_encrypt_cookie']=false; $config['sess_use_database']=false; $config['sess_table_name']='session_table'; $config['sess_match_ip']=false;

$config['sess_match_useragent']=true; $config['sess_time_to_update']=300; 2. Autoload.php. Konfigurasi ini bertujuan untuk mementukan sumber daya apa yang akan diload secara otomatis. Contoh : $autoload[ libraries ] menjadi : $autoload['libraries']=array('database','session','pagination') 3. Routes.php. Konfigurasi di file ini bertujuan untuk menentukan kemana routing oleh library route akan dilakukan contoh : $route['default_controller']="welcome"; Hello world Sesuai dengan kebiasaan belajar pemrograman maka kita akan coba memulai dengan menampilkan tulisan Hello World menggunakan CodeIgniter, perlu diingat base URL yang kita gunakan adalah sama dengan yang digunakan dalam instalasi yaitu http://localhost/ci/. Pertama kita buat file untuk controller, misalnya saja kita beri nama coba, oleh karena itu maka nama class-nya adalah class Coba. <?php class Coba extends Controller { function index() { echo "Helo World";?> Simpan kedalam direktori controller kemudian buka alamat http://localhost/ci/index.php/coba/ di web browser.

Gambar. hello world class Coba extends Controller { Kode diatas berarti kita membuat sebuah class dengan nama Coba yang merupakan sebuah controller. Fungsi index() adalah fungsi yang secara default akan dijalankan saat sebuah controller dijalankan.contoh diatas belum memperlihatkan bagaimana menggunakan MVC karena kita baru menggunakan controller saja. Berikut kode untuk menampilkan Hello World tetapi sudah menggunakan view. Sedikit lakukan perubahan pada file coba.php sebelumnya sehingga menjadi seperti berikut : <?php class Coba extends Controller { function index() { $data['teks'] = "Helo World"; $this->load->view('tampil',$data);?> Jika kita kembali membuka alamat http://localhost/ci/ maka akan keluar error :

Gambar.error karena view belum ada Error tersebut muncul karena fungsi index() kita rubah menjadi seperti berikut : $data['teks'] = "Helo World"; $this->load->view('tampil',$data); Maksudnya string Hello World disimpan kedalam array $data[ teks ] kemudian kita untuk menampilkannya kita memanggil sebuah view dengan nama tampil. Karena itu agar tulisan Helo World dapat ditampilkan, terlebih dahulu kita buat sebuah file dengan nama tampil.php didalam direktori views dengan isi sebagai berikut : <html> <head> <title>contoh Penggunaan Views</title> </head> <body> <?= $teks;?>

</body> </html> Didalam view inilah isi dari array $data[ teks ] ditampilkan dalam baris : <?= $teks;?> Gambar. Contoh pengguna vew Seperti halnya halaman website biasa, sebuah view tentu saja akan dibuat menggunakan HTML, kemudian tampilannya bisa dipercantik dengan memanfaatkan CSS dan JavaScript. Untuk membuat models sama seperti halnya membuat controller, nama class dalam model harus sama dengan nama filenya tetapi dengan huruf pertama adalah huruf besar. Contohnya kita akan membuat sebuah models dengan nama model_coba, sehingga nama class-nya adalah Model_coba dan nama file-nya adalah model_coba.php. Buat sebuah file dengan nama model_coba.php dan simpan kedalam direktori models dengan isi sebagai berikut : <?php Class Model_coba extends Model {

function helo() { $teks = "Helo World"; return $teks;?> Kemudian lakukan perubahan pada file coba.php didalam direktori controller sehingga menjadi sebagai berikut : <?php class Coba extends Controller { function index() { $this->load->model('model_coba','',true); $data['teks'] = $this->model_coba->helo(); $this->load->view('tampil',$data);?> Models yang sudah kita buat dipanggil oleh controller coba dengan $this- >load->model('model_coba','',true);.kemudian kita jalankan fungsi helo() didalam Model_coba dengan $data['teks'] = $this->model_coba >helo();. Setelah itu panggil views dengan $this->load>view ('tampil',$data);.untuk views yang digunakan tetap sama seperti sebelumnya,kemudian buka alamat http://localhost/ci/

Gambar. Hasil dari penggunaan model Bisa dilihat meskipun hasilnya sama saja, tetapi sebenarnya ada perbedaan besar dari pada yang sebelumnya yaitu dengan ditambahkannya penggunaan models. Jika saat menjalankan yang anda dapati adalah error seperti berikut Gambar. Error saat menjalankan controller

Error tersebut menandakan bahwa untuk dapat menggunakan model maka kita harus sudah terkoneksi ke server basis data, bergubung kita belum melakukan konfigurasi untuk basis data yang akan digunakan maka terjadilah error. Jika tetap ingin menjalankan controller coba yang tadi kita buat maka terlebih dahulu lakukan konfigurasi basis data terlebih dahulu. Penutup Demikianlah tulisan yang saya buat tentang framework codeigniter, semoga tulisan yang saya buat berguna bagi pembaca. Semoga Pembaca dapat memahami tentang dasar-dasar framework codeigniter. Referensi http://www.koder.web.id Kumpulan tutorial computer. http://www.iorme.net Biografi Nama saya Ramdhan Indra Bangun saya lahir di tangerang. Hobi saya bermacam-macam. Saya sekarang mahasiswa semester 6 di perguruan tinggi Raharja, jurusan Teknik Informatika. Email FB saya ramdhan.indra7@gmail.com atau alamat rumah saya jl. Veteran kel.babakan kec.tangerang no.89