Mengenal Operasi Dasar SQL
Pendahuluan Bab ini akan membahas cara membuat basis data dan tabel, memasukkan data, melakukan pengubahan struktur tabel dan cara menghapus.
Beberapa DBMS menyediakan pernyataan Create Database untuk menciptakan basis data. Aplikasinya Create Databases binfilm; Mengkoneksikan kesuatu basis data. sebelum kita dapat menggunakan ataupun mengakses tabel kita harus mengkoneksikan dengan basis data bersangkutan.sql92 menyediakan pernyataan CONNECT. CONNECT to Basis_data User nama password; Keterangan : basis_data adalah nama basis data yang akan diakses. nama adalah nama pemakai yang berhak mengakses basis data password adalah kata kunci pemakai. Pada prakteknya banyak DBMS yang tidak mendukung pernyataan tersebut sehingga masiang-masing DBMS memmpunyai perintah sendiri. psql binfilm Progres SQL use bifilm; -- MYSQL
Membentuk Tabel Setelah kita menciptakan basisdata binfilm dan mengkoneksikan basis data tersebut kita tinggal membuat tabel. Perintah membuat tabel CREATE TABLE, strukturnya : CREATE TABLE nama_tabel( nama_kolom_1 tipe_data([ukuran]), nama_kolom_2 tipe_data([ukuran]),.., nama_kolom_3 tipe_data([ukuran])); Contoh : create table infoprib( id_bin char(5), nama Char(25), tgl_lahir date, lokal char(1));
Memasukkan Data Untuk memasukkan data kedalam tabel yang sudah terbentuk menggunakan perintah INSERT, sebagai contoh kita akan memasukkan data bintang film Sharon Stone. INSERT INTO infoprib VALUES ( STONE, Sharon Stone, 1958-03-10, T ); Pernyataan INSERT juga memungkinkan penembahan baris dengan hasnya berberapa baris saja yang diisi, kolom yang tidak disebutkan akan disi NULL. contoh : INSERT Into Infoprib (id_bin,nama) Values ( joni, Joni Indo );
Melihat Isi Tabel Untuk melihat isi tabel pada SQL dengan menggunakan perintah SELECT. Contoh SELECT * From binfilm; Hasilnya : Id_bin nama Tg_lahir lokal STONE Sharone Stone JONi Joni Indo 2 rows 1n Set ( 0.00 sec ) 1958-03-10 NULL T NULL
Mengganti Struktur Tabel Adakalanya kita perlu mengganti struktur tabel baik itu menghapus, menambah ataupun mengganti ukuran. Perintah yang digunakan SQL adalah ALTER TABLE. Contoh : menambah struktur tabel : ALTER Table infoprib ADD Sex char(1); menhapus kolom suatu tabel: ALTER Table infoprib Drop Lokal; mengubah ukuran dan nama kolom tabel : ALTER Table infoprib Change nama nama_ bin char(35);
Mengetahui Daftar Basis Data dan Tabel Secara spesifik SQL tidak mendukung perintah untuk mengetahui daftar basis data ataupun tabel yang terdapat pada suatu basis data. Bila menggunakan program mysql untuk memperoleh daftar basis data pada MySQL, bisa menggunakan perintah berikut pada prompt mysql : mysql>show databases; Database 5 row in set (0.06 sec) mysql> MYSQL TEST Binfilm Bukualmt tmysqltestdb
Dalam menggunakan mysql untuk memperoleh daftar tabel pada MySQL, berikan perintah berikut pada prompt mysql : SHOW TABLES; Untuk melihat struktur tabel, bisa menggunakan : \D nama_tabel pada PostgreSQL atau DESC nama_tabel Field Type Null Key Default Extra Id_bin Char(5) Yes Null Nama_bin Char(35) Yes Null Tgl_lahir Date Yes Null sex Char(1) Yes Null
Menghapus Tabel Apabila bermaksud menghapus suatu tabel karena tabel tersebut tidak diperlukan lagi. Dengan langkah tersebut dapat melakukannya dengan pernyataan DROP TABLE. Contoh : DROP TABLE INFOPRIB
Mengenal Kekangan Nilai pada Data 1. Mengatur Agar Data Selalu Diisi Hal tersebut dapat dilakukan dengan menambah kata kunci NOT NULL pada pendefinisian kolom bersangkutan. Contoh : CREATE TABLE infoprib( id_bin CHAR(5) NOT NULL, nama CHAR(25) NOT NULL, tgl_lahir DATE, sex CHAR);
2. Menentukan Kunci Primer Apabila bermaksud menyebutkan kunci primer terhadap suatu kolom maka diperlukan dengan menyertakan PRIMARY KEY pada pendefinisian kolom. Contoh : CREATE TABLE infoprib( id_bin CHAR(5) NOT NULL PRIMARY KEY, nama CHAR(25) NOT NULL, tgl_lahir DATE, sex CHAR);
3. Membuat Kunci Komposit Adakalanya perlu membuat kunci primer yang tersusun lebih dari satu kolom. Membuat dibentuk menggunakan perintah sebagai berikut : CREATE TABLE main ( id_bin CHAR(5) NOT NULL, kode_film CHAR(5) NOT NULL, tahun INTEGER, peran CHAR(25), PRIMARY KEY (id_bin,kode_film));
4. Membuat Nilai yang Unik Sebenarnya kunci primer juga bertindak sebagai penjamin bahwa nilai suatu kolom akan bersifat unik (tidak kembar). Namun, kadangkala diperlukan agar suatu kolom yang tidak berfungsi sebagai kunci primer juga bersifat unik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan kekangan UNIQUE pada kolom bersangkutan. Contoh : CREATE TABLE infoprib( id_bin CHAR(5) NOT NULL PRIMARY KEY, nama CHAR(25) NOT NULL UNIQUE, tgl_lahir DATE, sex CHAR);
PERBEDAAN PRIMAY KEY DENGAN UNIQUE PRIMARY KEY Dalam sebuah tabel, keberadaannya hanya bisa satu kali Kolom-kolom yang menjadi kunci primer tidak boleh berisi NULL UNIQUE Sejumlah kolom yang unik bisa didefinisikan Kolom yang didefinisikan sebagai kolom unik boleh berisi NULL sepanjang kolom tidak di definisikan sebagai NOT NULL
5. Memberi Nilai Bawaan Apabila tidak memberikan suatu nilai pada kolom tertentu (via INSERT) maka kolom tersebut akan diisi dengan NULL. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menambahkan kata kunci DEFAULT pada kolom yang bersangkutan sewaktu tabelo didefinisikan. Contoh : CREATE TABLE infoprib( id_bin CHAR(5) NOT NULL PRIMARY KEY, nama CHAR(25) NOT NULL, tgl_lahir DATE, sex CHAR DEFAULT W );
Pada contoh DEFAULT W pada kolom sex menyatakan bahwa kolom ini tidak diisi secara explisit maka akan diisi dengan huruf W. Contoh : INSERT INTO inforprib (id_bin, nama) VALUES ( DREWB, Drew Barrymore ); Pada kolom sex diisi W secara explisit. Contoh hasil perintah SELECT * FORM infoprib diberikan : Id_bin Nama Tgl_lahir Sex DREWB Drew W
Memvalidasi Nilai Pada saat mendefinisikan sebuah tabel, bisa mengatur agar nilai tertentu saja yang dapat diberikan ke suatu kolom. Hal seperti ini dapat dilakukan dengan memberikan kata kunci CHECK diikuti dengan suatu kondisi pada kolom bersangkutan. Contoh : CREATE TABLE infoprib( id_bin CHAR(5) NOT NULL PRIMARY KEY, nama CHAR(25) UNIQUE, tgl_lahir DATE, sex CHAR DEFAULT W CHECK (sex = W OR sex = P ));