Revelation 11, Pembahasan No.7 in Indonesian Language. Seri kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 17, Oleh Chris

dokumen-dokumen yang mirip
Revelation 11, Study No. 39 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 39, oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 13 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 13, oleh Chris

Revelation 11, Study No. 22 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 22,oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 18 in Indonesian Language. Seri kitab Wahyu, Pembahasan No. 18, oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 16 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 16, oleh Chris

Revelation 11, Study No. 9 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 9, oleh Chris McCann.

Revelation 11, Study No. 37 in Indonesian Langguage. Seri kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 37, oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #7 oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 21 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 21 oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 2, oleh Chris McCann. Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #34 oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #33 oleh Chris McCann

Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

Siapakah Yesus Kristus? (4/6)

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #12 oleh Chris McCann

Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #32 oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 14 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pemahaman No. 14, oleh Chris

Revelation 11, Study No. 30 in Indonesian Language. Seri kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 30, oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #20 oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 6 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 6, oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #11 oleh Chris McCann

Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #36 oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #22 oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 19 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 19, oleh

Revelation 11, Study No. 36 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal11, Pembahasan No. 36, oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 23 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pemahaman No. 23, oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 38 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No.38, oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #38 oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 15 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu, Pasal 11, Pembahasan No. 15, oleh Chris

Revelation 11, Study No. 33 in Indonesian Language. Seri kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 33, oleh Chris McCann

Roh Kudus. Penolong dan Penghibur HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikatmalaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.

SAUDARA BELAJAR BERJALAN

1 Yohannes 1. 1 Yohannes 2

Revelation 11, Study No. 20 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu, Pembahasan No. 20, oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 27 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 27, oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 12 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 12, oleh Chris. McCann

Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #44 oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 41 in Indonesian Language. Seri kitab Wahyu, Pembahasan No. 41, oleh Chris McCann

Baptisan. Mencuci Bersih Dosa HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Basuh Kaki. Mendapat Bagian dalam Tuhan HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #17 oleh Chris McCann

KEBENARAN SEDERHANA untuk yang BARU PERCAYA. (Pertanyaan dan Jawaban)

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI

Allah Adalah Pola Bagi Hidup Kita

INJIL YESUS KRISTUS BAGI DUNIA

Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #42 oleh Chris McCann

FIRMAN ALLAH. Ujian. Nama Alamat Kota Bangsa Kode Pos. Nilai. Lipat pada garis-garis ini

FIRMAN ALLAH Ujian. Nama Alamat Kota Bangsa Kode Pos. Nilai. Lipat pada garis-garis ini

Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #24 oleh Chris McCann

Siapakah Yesus Kristus? (2/6)

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika

Revelation 11, Study No. 11 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 11, oleh Chris

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #19 oleh Chris McCann

KEBENARAN SEDERHANA untuk ORANG PERCAYA BARU (Pertanyaan dan Jawaban)

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #9 oleh Chris McCann

Hari Sabat. Hari Perhentian yang Kudus HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB. Kasih Allah Untuk Orang Berdosa

Yesus Itu Adalah Hakim Agung. ketika dunia ini berakhir, yaitu di akhir zaman, akhir segala sesuatu. " Tetapi

Revelation 11, Study No. 25 in Indonesian Langguage. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 25 oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #23 oleh Chris McCann

Setiap Orang Membutuhkan Pengajaran

KARUNIA TUHAN UNTUK KESELAMATAN

Pekerja Dalam Gereja Tuhan

Apa yang dimulai dengan ketaatan sederhana pada panggilan Yesus akhirnya mengubah hidup mereka, dan pada puncaknya, mengubah dunia.

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #45 oleh Chris McCann

SURAT PERTAMA Dari Rasul YOHANES

Pertanyaan Alkitab (24-26)

Pelajaran Tiga. Yesus Adalah Mesias. Dari kitab Injil Yohanes, kita membaca, " Andreas mula-mula bertemu dengan

Gereja. Tubuh Kristus HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Revelation 11, Study No. 29 in Indonesian Langguage. Seri kitab Wahyu pasal 11, Pemahaman No. 29, oleh Chris McCann

Selamat malam dan selamat datang di pemahaman Alkitab. EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu. Malam ini kita akan

Yesus Adalah Korban Pendamaian Manusia. ingin mengikuti kehendak dan kemauan hati diri sendiri. Hal-hal yang dikejar

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #2 oleh Chris McCann

1 Yohanes. 1 1 Kami memberitakan kepadamu tentang. 2 1 Anak-anakku, aku menuliskan ini. Yesus Pembela Kita

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika

Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 4, oleh Chris McCann. Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #40 oleh Chris McCann

2. "Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. " Kolose 4:5.

INJIL YESUS KRISTUS BAGI DUNIA. melainkan beroleh hidup yang kekal Yohanes 3:16. (Bahasa Indonesian)

1 Tesalonika 1. 1 Tesalonika 2

Filipi 1 Salam Ucapan syukur dan doa Kesaksian Paulus dalam penjara

Revelation 11, Study No. 10 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No.10, oleh Chris McCann

Rencana Allah untuk Gereja Tuhan

Revelation 11, Study No. 24, in Indonesian Langguage. Seri kitab Wahyu pasal11, Pembahasan No. 24, oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #27 oleh Chris McCann

Seri Kedewasaan Kristen (2/6)

Surat Pertama Dari Rasul Yohannes. Educational Courses P.O. Box 0623 Cagayan de Oro 9000 Mindanao, Philippines

Selamat malam dan selamat datang di pemahaman Alkitab. EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu. Malam ini kita akan

Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 1, oleh Chris McCann. Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible

Selamat malam dan selamat datang di pemahaman Alkitab. EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu. Malam ini kita akan

Surat Yohanes yang pertama

Seri Iman Kristen (6/10)

INJIL YESUS KRISTUS. Bagi Dunia

Transkripsi:

Revelation 11, Pembahasan No.7 in Indonesian Language Seri kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 17, Oleh Chris McCann Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu. Malam ini kita akan membicarakan Pembahasan No. 17 dari Wahyu, pasal 11, dan kita terus melihat Wahyu 11:10 dan 11: Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi. Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut Dalam dua pemahaman Alkitab kita yang terakhir kita telah

melihat "para nabi" dalam Alkitab, seperti yang dikatakan di sini: "kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi." Kita pergi ke Perjanjian Lama dan kita lihat dalam 1 Rajaraja, pasal 22, bahwa ada 400 nabi yang menubuatkan pada raja dan orang-orang hal-hal yang ingin didengar dan ada satusatunya nabi yang setia menubuatkan hal-hal yang telah dikatakan Allah padanya. Dan ketika nabi Mikha ini menubuatkan hal-hal yang dikatakan Allah, hal itu merupakan suatu "siksaan" bagi raja Israel dan orang-orang Israel. Kita harus memahami bahwa kata "siksaan" dapat berarti bahwa itu adalah sesuatu yang mengganggu; itu adalah kata yang juga diterjemahkan sebagai "bekerja keras", seperti ketika para murid "bekerja keras" untuk mendayung. Ini bukanlah sebuah kata yang ada hubungannya dengan penyiksaan. Hal ini lebih merujuk pada sebuah kata yang berhubungan dengan kata "jengkel" atau "kesukaran". Jadi nubuat orang percaya sejati dalam jemaat

selama masa kerja gereja adalah sumber iritasi bagi mereka yang berdiam di bumi, seperti nubuat Mikha adalah seorang sumber kejengkelan pada raja Israel. Ini adalah sifat nabi Tuhan yang sejati, orang-orang yang menyatakan kesetiaan dan kejujuran, dari apa yang dikatakan Alkitab. Pernyataan mereka tidak diterima dengan baik, seperti yang kita lihat dalam Injil Lukas. Izinkan saya membacakan hal ini sekali lagi, karena merangkum sangat baik bagaimana nabi yang benar dipandang dan bagaimana nabi-nabi palsu dipandang. Dikatakan dalam Lukas 6: 22 dan 23: Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat. Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi

Coba renungkan hal itu. Allah mengatakan bahwa para nabi, seperti Yeremia, Yesaya dan nabi-nabi lain yang kita baca dalam Alkitab yang adalah orang-orang percaya sejati yang setia pada apa yang dikatakan Allah pada mereka, karena Anak Manusia, mereka dibenci dan hidup dikucilkan dan mereka tercela dan nama mereka ditolak dan dianggap sebagai kejahatan. Perkataan "Karena Anak Manusia" adalah padanan kata dari ungkapan "kerena Firman itu" dan itu adalah apa yang dapat diharapkan ketika Allah menjadikan kita "berdiri teguh" dalam Firman-Nya. Ini tidak berarti bahwa ada sesuatu yang istimewa dalam diri kita, tetapi kita tidak punya tempat lain untuk pergi. Kita mungkin rindu untuk pergi ke tempat lain, tetapi kita tidak bisa karena kita tahu tidak ada kebenaran di tempat lain dan Allah telah mengatur keadaan dalam hidup kita sehingga kita harus mengambil sikap untuk-nya dan Firman-Nya; Ia bergerak di dalam diri kita sehingga kita memiliki kemauan untuk melakukan apa yang berkenan pada-nya. Allah menarik kita pada diri-nya dan Ia tidak akan membiarkan kita pergi. Jikalau kita berpegang teguh pada

Firman Allah, kita melakukan hal ini bukan karena kekuatan kita yang luar biasa. Allah mengerjakan hal ini supaya bisa terjadi dalam diri kita. Bahkan nabi Yeremia, pada suatu saat, berupaya untuk berdiam diri dan tidak berbicara lagi atas nama Tuhan. Namun ia tidak bisa menahan diri. Tidak mungkin bagi seorang percaya sejati untuk menahan diri karena Roh Allah adalah suatu kekuatan di dalam diri kita, karena Ia telah memberi kita jiwa baru yang sudah dibangkitkan dan Ia berdiam di dalam diri kita, sehingga ada kerinduan yang kuat untuk melakukan kehendak Allah. Tentu saja, untuk melakukan kehendak Allah, kita harus mengikuti Firman Allah dan untuk taat dan melakukan apa yang diperintahkan Allah untuk kita lakukan. Jadi, di sini kita melihat bahwa ada kebencian dan dunia mengucilkan kita dan kita menjadi cela di hadapan mereka. Mereka menolak nama kita sebagai sesuatu yang "jahat". Nama

kita dapat menjadi "kata kutukan", hampir sama seperti sebuah kata yang kotor. Saya ingat kembali pada tahun 1980-an ketika saya menjadi seorang pendengar yang cukup baru untuk Radio Keluarga. Saya kenal satu orang perempuan yang pergi kegereja yang sama dan kita juga berkerja ditempat yang sama. Satu hari kita berbicara tentang Radio Keluarga, Pak. Camping dan program Forum Terbuka. Saya ingat dengan jelas, meskipun itu lebih dari 25 tahun yang lalu, bahwa perempuan ini berkata pada saya dengan emosi yang kuat, "Oh, ia adalah laki-laki yang jahat." Ia bahkan mengulanginya, "Ia adalah laki-laki yang begitu jahat." Saya tertegun karena saya merasa justru sebaliknya. Saya merasa bahwa Pak Camping adalah orang yang baik sehingga Allah menggunakannya dan ia seorang yang baik hati dan penuh perhatian. Masalahnya adalah bahwa perempuan ini memiliki perbedaan doktrinal dengan dia dan ia tidak suka dengan cara ia berbicara tentang kutukan Allah dan sikap Pak Camping yang

kuat untuk "rencana pemilihan Allah", namun perempuan ini benar-benar yang salah. Ide-nya tentang Pak Camping sama sekali berbeda dengan saya (atau orang percaya sejati yang lain). Begitulah yang terjadi jika ada seorang anak Allah yang setia pada Firman Allah. Individu-individu yang tidak benar-benar "dilahirkan kembali" dan tidak diberi telinga untuk mendengar, tidak mengerti kebenaran yang diajarkan pada mereka, dan mereka melihat halhal dengan cara yang sangat berbeda. Mereka berpikir sangat negatif terhadap orang-orang yang menyampaikan pesan seperti itu. Telinga mereka sama sekali tidak toleran, misalnya ketika mereka mendengar bahwa seorang perempuan tidak boleh mengajar. Mereka memiliki sikap, "Apakah Anda tidak ketinggalan zaman? Apakah Anda tidak tahu sekarang kita hidup pada abad berapa?" Mereka tidak mengerti bahwa ini adalah Firman Allah dan tidak peduli pada abad berapa kita hidup. Kita hanya ingin setia pada apa yang dikatakan Alkitab. Atau, mereka

pikir itu kejam jika ada seorang perempuan yang hidup dalam suatu sebuah hubungan yang penuh kekerasan, dan kita berkata bahwa kita tidak merekomendasi supaya ia bercerai atau tidak mendorongnya untuk berpisah dari suaminya dan membawa anak-anak untuk keluar dari kehidupan pernikahan seperti itu. Hal itu kejam atau keji ketika kita mengatakan pada orang yang bercerai bahwa ia tidak bisa menikah lagi, menurut Firman Allah. Dapatkah Anda melihat bagaimana semua doktrin ini (dan banyak lagi yang lain) diterima oleh seseorang yang memiliki pikiran alami dan telinga seperti orang dunia? Hal ini dapat terdengar begitu keras ketika seseorang mengatakan bahwa Allah telah menetapkan sejak semula orang-orang tertentu dengan pemilihan sesuai dengan kehendak-nya mengenai siapa yang akan diselamatkan dan siapa yang tidak diselamatkan: "Anda tidak adil! Anda tidak memberi orang kesempatan. Kalau begitu, apa bedanya hal itu?" Inilah bagaimana pikiran alami bekerja: ia memberontak

terhadap Firman Allah ketika ia mendengar hal-hal seperti Allah telah mengakhiri masa kerja gereja dan Roh Allah telah meninggalkan gereja dan tidak ada lagi keselamatan yang berlangsung. Ini terdengar begitu mengerikan dan menakutkan: "Jenis pesan seperti apakah yang Anda sampaikan ini? Anda tidak mendukung gereja-gereja. Anda tidak khawatir tentang semua individu yang telah datang ke dalam jemaat? Mengapa Anda tidak mendukung kami dan mendoakan mereka dan mengapa Anda tidak membantu kami dengan keluarga yang baru masuk, dan mengatakan hal-hal yang bertentangan? Apa yang Anda inginkan agar kami lakukan? Apakah Anda ingin kami untuk membawa mereka keluar dari gereja dan kembali ke dunia di bawah kekuasaan Iblis?" Oleh karena kasih karunia Allah, bahwa kita dapat mengerti Firman Allah dan faktanya adalah bahwa banyak orang yang tidak memahami kebenaran Alkitab. Mereka tidak mengerti bahwa Allah-lah yang mengendalikan dan Ia berdaulat atas

semua hal dan kita harus berlutut dan merendahkan diri pada kehendak Allah yang sempurna. Allah berdaulat mengenai siapa yang akan diselamatkan-nya, juga kapan Ia menyelamatkan. Dan sekarang anak Allah berkata, "Allah telah menutup pintu ke surga dan mengakhiri program keselamatan-nya." Bisa Anda bayangkan betapa kejam dan jahatnya hal itu kedengarannya pada orang-orang yang memiliki pikiran alami? Itu pasti melukai hati mereka dan menyiksa mereka. Hal itu pasti sangat mengganggu mereka bahwa mereka harus mendengar hal-hal ini. Mereka tidak bisa mengerti bagaimana kita bisa mempercayai hal seperti itu. "Tidakkah Anda paham bahwa ini berarti bahwa tidak ada orang yang diselamatkan dan bahwa Allah tidak memberikan belas kasihan lagi?" Kemudian mereka melakukan berbagai skenario: "Apakah Anda ingin mengatakan bahwa Allah tidak menyelamatkan dalam hal ini atau dalam kasus lain?" Tetapi, kita hanya bisa mengatakan apa yang diizinkan Alkitab dan itu adalah bahwa Allah telah menepatkan tanggal 21 Mei 2011 sebagai hari kiamat dan sebagai hari Ia menutup pintu surga. Ia telah

meneguhkannya melalui kalender sejarah Alkitab, di mana peristiwa-peristiwa terjadi secara sedemikian rupa sehingga tidak ada keraguan bahwa hal itu terjadi karena "jari Allah". Ini adalah kehendak Allah dan ini adalah hari penghakiman dan tidak ada satupun yang dirubah; tidak ada satu ayatpun didalam Alkitab yang membuktikan kesalahan mengenai kalender Alkitab; dan semua informasi yang kita pelajari sejak saat itu hanya meneguhkan ajaran ini. Orang percaya sejati hanyalah separti penjaga pintu. Kita melakukan apa yang diperintahkan Allah. Kalau Allah mengatakan pada kita untuk membuka pintu lebarlebar pada hari keselamatan, ketika Ia menyelamatkan sejumlah besar orang banyak selama Masa Kesusahan Besar, maka kita berkata, "Baiklah," dan kami sangat bahagia akan hal itu. Kemudian Allah menutup pintu surga dan tidak ada orang yang bisa membukanya dan sekarang kita harus memberitahu orangorang, "Saya minta maaf, tetapi pintu surga sudah tertutup. Allah telah menyelesaikan program keselamatan-nya. Ia sudah menyelamatkan semua orang Ia rencanakan untuk diselamatkan

dan Ia tidak menyelamatkan orang lain lagi." Itu kedengarannya sangat mengerikan dan, oleh karena itu manusia duniawi membenci pesan seperti ini dan mereka membenci orang yang membawanya. Pemahaman mereka tentang Allah adalah bahwa Ia tidak akan pernah melakukan hal semacam itu, jadi Anda-lah yang berbuat "jahat". Akibatnya, mereka membenci Anda. Mereka memisahkan diri dari Anda. Mereka mencela Anda dan menolak nama Anda sebagai kejahatan. Hal ini akan terjadi pada Anda karena Anda memegang kebenaran Alkitab dan tetap teguh dalam apa yang dikatakan Alkitab. Tetapi kita menerimanya demi Firman Allah, atau demi Anak Manusia. Selanjutnya dikatakan dalam Lukas 6:24-26: Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu. Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan

berdukacita dan menangis. Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu. Saya pikir kita menyadari tentang apa yang bisa kita lakukan agar orang membicarakan hal yang baik terhadap kita. Jika kita ingin "menyesuaikan diri" dengan dunia dan kita ingin "menyesuaikan diri" dengan gereja-gereja dan dengan orangorang yang jengkel dan tidak senang dengan kita karena kita memegang kebenaran Firman Allah (terutama kebenaran tentang akhir zaman), kita tahu apa yang harus kita lakukan. Kita tahu bagaimana kita bisa mendapatkan "tepukan pada pundak " dan kita tahu apa yang kita harus lakukan agar orang lain mengatakan, "Amin," pada kita dan Anda akan disebut "saudara seiman" oleh banyak orang. Kita bisa menyesuaikan posisi kita; jika kita berhenti menjadi dogmatis; jika kita menjadi lembut dan menyerahkan posisi kita. Jika kata-kata kita akan menjadi serupa seperti kata-kata mereka dan apa yang kita katakan tidak akan

lagi mengganggu atau menyiksa mereka dan jika kita mengatakan hal-hal yang mereka ingin mendengar; jika kita mau menyerah dan membengkokkan doktrin dan berbicara dengan satu suara seperti mereka, maka semua akan berjalan dengan baik. Kita akan mendapati orang lain berbicara baik tentang kita. Mereka akan berkata, "Sungguh seorang percaya yang baik! Sungguh seorang yang menyenangkan! Sungguh seorang yang penuh kasih! Apakah Anda tahu apa yang menjadi keyakinannya? Ia percaya bahwa Allah mengasihi semua orang. Apakah Anda tahu apa posisinya? Ia pikir Allah begitu berbelas kasihan dan penyayang sehingga Ia tidak akan pernah menutup pintu surga. " Sebenarnya, di beberapa kalangan saat ini, hanya ada satu yang harus Anda katakan, yaitu bahwa Allah masih menyelamatkan. Tidak peduli apa pun yang Anda percayai dibidang lain. Mereka akan menepuk punggung Anda dan Anda akan menjadi salah satu dari mereka karena Anda tidak

diidentifikasikan dengan doktrin yang mereka benci yaitu yang menyatakan bahwa pintu surga sudah ditutup. Ya, kita sebagai orang percaya tahu apa yang kita "bisa kita lakukan" karena kita sudah cukup lama tinggal di dalam dunia ini. Apa yang harus kita lakukan di dunia adalah sama dengan apa yang harus kita lakukan di kalangan orang yang mengaku sebagai orang Kristen: Anda tidak membuat riak-riak perbedaan; Anda menyetujui pendapat orang banyak dan mereka akan menerima Anda. Anda akan dikasihi. Dunia mengasihi orang-orangnya sendiri. Jadi ini adalah suatu jalan bagi seseorang yang sedang bergumul dan berpikir betapa sulitnya hidup sebagai orang percaya sejati di dunia ini. Dia bisa memilih hidup seperti dunia dan bergabung dengan massa. Apa yang akan terjadi? Sekarang Anda akan memiliki teman-teman. Sekarang Anda akan memiliki dukungan, setidaknya untuk beberapa tingkatan. Tentu saja, itu semua dangkal. Itu semua sia-sia. Mereka akan memberikan "kata-kata" yang tidak berarti sama sekali dan memberikan "tepukan di punggung", tetapi tidak ada yang kasih sayang yang murni dan

kasih yang tulus di dalamnya. Anda dapat memilih hal ini dan memiliki persahabatan dangkal dari dunia, tetapi Anda akan kehilangan Allah. Anda kehilangan Allah dalam Alkitab. Jadi anak Allah bertekun, karena kasih karunia Allah dan karena upaya-nya. Ini semua bukan berasal dari kita. Kita akan berjalan bersama dengan orang lain, seperti yang kita lakukan di masa lalu, tetapi kita tidak bisa melakukan hal itu lagi karena Roh Allah yang tinggal di dalam diri kita tidak akan mengizinkan hal itu dan kita menghargai hal itu. Kita tidak lagi bisa hidup tanpa Allah. Kita tidak bisa hidup sambil menyangkal Allah dan menerima dunia. Kita tidak bisa hidup seperti itu lagi. Ingat, Musa merenungkan hal-hal ini dan Allah menggerakkannya untuk mencatat beberapa hal yang akan kita bahas dalam Ibrani 11:24-27: Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak

puteri Firaun, karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. Ia menganggap penghinaan karena Kristus... Kristus adalah "Firman yang menjadi manusia" sehingga bagian ayat itu dapat dimengerti sebagai penghinaan karena Firman Allah". Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah. Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan Ini adalah posisi dari seseorang yang telah diselamatkan Allah dan dibawa pada-nya. Kita menganggap "penghinaan karena Kristus" sebagai kekayaan yang besar. Ingat apa yang dikatakan dalam Lukas 6, di mana di situ dikatakan bahwa

mereka akan membenci Anda dan memisahkan Anda dari persahabatan mereka? Dikatakan dalam Lukas 6:22 bahwa mereka "akan mencela Anda". Musa menghargai celaan itu karena itu merupakan penghinaan bagi Kristus, sama seperti juga dikatakan, dalam Lukas 6:22: karena Anak Manusia orang membenci kamu, Musa menghargai celaan itu sebagai "kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir. Kita juga harus menyadari bahwa adalah jauh lebih baik menderita untuk sementara waktu dalam penderitaan demi Kristus dan demi Firman daripada menikmati popularitas, persahabatan dan kesenangan dunia dan penerimaan akan diri kita. Jauh lebih baik bagi kita untuk mengalami penderitaan dan terus menunggu dengan sabar waktu Tuhan untuk membawa kita melalui periode waktu dan pencobaan dan kesusahan apa pun yang akan kita lalui. Pembahasan ini telah berjalan pada suatu arah yang saya

tidak rencanakan, tetapi izinkan saya untuk membaca beberapa ayat dalam Markus 8:34-38: Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Sekali lagi, demi Kristus dan demi Injil adalah dua kata yang sama artinya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang

itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus. Akhir ayat terakhir adalah sebuah rujukan ke Hari Penghakiman. Jika kita malu terhadap Firman Allah atau jika kita malu terhadap Kristus (karena Ia adalah Firman yang menjadi daging), maka Ia juga akan malu terhadap kita. Ini adalah ujian yang besar yang telah ditempatkan Allah didalam kehidupan kita, ketika doktrin yang kita bagikan tampaknya begitu kejam untuk manusia alami atau manusia duniawi; mereka tidak mengerti dan respons mereka begitu negatif terhadap proklamasi kebenaran Alkitab. Kalau kita memegang kebenaran ini, terutama di hari ini, tidak ada seorangpun yang akan membantu dan mendukung kita, tidak dari dunia dan jelas tidak dari gereja. Tidak ada seorangpun yang mendukung kita, kecuali Alkitab dan Allah sendiri. Kita harus mengambil posisi kita yang benar, dengan kuasa kasih karunia- Nya yang bekerja di dalam diri kita. Kita menantikan Dia selagi Ia

membawa kita, hari demi hari, melalui pencobaan yang berapi-api sampai "malam" itu berakhir dan hari menjadi terang kembali.