MODUL 5 SUBPROGRAM / FUNGSI

dokumen-dokumen yang mirip
Fungsi 2 DASAR PEMROGRAMAN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

A. TUJUAN 1. Memecah program dalam fungsi fungsi yang sederhana. 2. Menjelaskan tentang pemrograman terstruktur.

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET BAHASA PEMROGRAMAN Fungsi : Passing Parameter by Value & Semester 3

VI. FUNGSI. Fungsi Main ( ) Fungsi a ( ) Fungsi b ( ) Fungsi c ( ) Fungsi c1 ( ) Fungsi c2 ( ) Fungsi c3 ( ) Bentuk umumnya :

Sedangkan bentuk umum pendefinisian fungsi adalah : Tipe_fungsi nama_fungsi(parameter_fungsi) { statement statement... }

IT234 ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA FUNGSI

Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++)

Program pendek dan simple = mudah dihandle. Program besar, banyak dan kompleks = tidak

Scope Variable. Sebuah variabel di dalam sebuah fungsi memiliki jangkauan tertentu. Skop variabel terdiri dari:

KONSEP DASAR. menyusunnya menjadi potongan-potongan mudah untuk ditangani dibanding. conquer.

ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA POINTER DAN FUNCTION

/* File program : tukar1.c Untuk melihat pengaruh pemanggilan nilai pada fungsi untuk penukaran dua data */

Bahasa C melengkapi fasilitas modular dengan menggunakan fungsi pada setiap SubProgram. Contoh pembagian program menjadi beberapa subprogram.

SUBPROGRAM (SUBRUTIN)

BAB 6 FUNGSI TUJUAN PRAKTIKUM

FUNGSI & PROSEDUR. Pertemuan ke-12 dan 13

Fungsi DASAR PEMROGRAMAN

Function nama dipisahkan

Fungsi, Parameter, Rekursi

BAB V FUNGSI Tujuan : 5.1 Dasar Fungsi

E STRUKTUR DATA & E PRAKTIK STRUKTUR DATA. Pointer & Function. Alfa Faridh Suni, S.T., M.T. PTIK

Algoritma & Pemrograman #8. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

Praktikum Modul Praktikum ke Judul Materi Tujuan / Sasaran Waktu (lama) Aplikasi yang digunakan

Dasar Pemrograman TIP FTP UB

Kurikulum Qt. { Basic OOP } Chapter 4. Function

MATERI/BAHAN PRAKTIKUM FUNGSI

Konsep Pemrograman. Bab 13. Pointer 3. Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 PENS-ITS. Umi Sa adah

MODUL 10 Fungsi 10.1 Kompetensi 10.2 Alat Dan Bahan: 10.3 Ulasan Teori: Dasar Fungsi Deklarasi Fungsi

12/29/2011 ILKOM IPB 1. Algoritme dan Pemrograman. Address and Pointers. Pointer

PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK

BAB 6. FUNGSI. Tujuan penggunaan fungsi : 1. Program menjadi terstruktur 2. Dapat mengurangi pengulangan kode program.

PROCEDURE DAN FUNCTION

MODUL. Fungsi (Function) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

int fungsi_2() { int main() { fungsi_1(); fungsi_2(); return 0;

MODUL 7 FUNGSI A. Tujuan. B. Petunjuk. C. Dasar Teori

Fungsi DASAR PEMROGRAMAN

Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-11 Function

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 225 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Februari 2005 Sinopsis singkat:

Memudahkan dalam pengembangan program Menghemat ukuran program

Fungsi. Fungsi. Dasar Komputer & Pemrograman 1. dipecah Sub Program. Program. Dasar Komputer & Pemrograman TC22052 Kartika Firdausy - UAD

Program menjadi terstruktur Dapat mengurangi pengulangan kode program. Fungsi dapat diimplementasikan dalam tiga bentuk :

FUNGSI DALAM BAHASA C

MODUL. Pointer. Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

Mengenal Subroutine pada Pemrograman C Dian Wirdasari

Fungsi 1 DASAR PEMROGRAMAN

Untuk mengurangi pengulangan program yang sama agar program menjadi terstruktur, rapi dan lebih mudah dikembangkan.

BAB VIII SUB PROGRAM : Fungsi Tanpa Pengembalian Nilai

Kurikulum Qt. Chapter 4 Function. Fungsi

Algoritma Pemrograman

PROCEDURE DAN FUNCTION

IT132 Dasar-Dasar Pemrograman. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

Algoritma & Pemrograman FUNGSI. Pengampu : Agus Priyanto, M.Kom SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM. Smart, Trustworthy, And Teamwork

Prosedur merupakan modul program yang mengerjakan instruksi spesifik dan menghasilkan efek netto. Efek netto diketahui dengan membandingkan keadan awa

FUNGSI DALAM BAHASA C

Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN

FUNGSI II. Variabel Statis. Sifat variabel statis: Sintaks: static tipe_data nama_variabel; Contoh: static int angka;

SUB PROGRAM P E N G A N TA R P R O G R A M S T U D I. Institut Teknologi Sumatera

Algoritma dan Struktur Data. Pertemuan 5 Pointer

POINTER II. Oleh : Mike Yuliana PENS-ITS

ALGORTIMA DAN PEMROGRAMAN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LABSHEET ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA

MODUL ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. STMIK AMIKOM Yogyakarta. Rajif Agung Yunmar, S.Kom., M.Cs.

Algoritma Pemrograman

Algoritma dan Struktur Data

Konsep Pemrograman. Bab 8. Fungsi 2. Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 PENS-ITS. Umi Sa adah

MODUL ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. STMIK AMIKOM Yogyakarta. Rajif Agung Yunmar, S.Kom., M.Cs.

SUB PROGRAM : PROSEDUR & FUNGSI. Konsep Pemrograman

Subprogram (dalam Bahasa C++ + Flowchart)

Algoritma Pemrograman

MEMBUAT KELAS SENDIRI. Dewi Sartika, M.Kom

POKOK BAHASAN - 2 PEMROGRAMAN MODULAR

MODUL PRAKTIKUM BAHASA PEMROGRAMAN TESTRUKTUR MODUL 8 POINTER

OPERASI PERNYATAAN KONDISI

8.1 FUNGSI, DEKLARASI DAN DEFINISI NYA

Pemrograman Dasar M E T H O D / F U N G S I

December 11 PROSEDUR AKHMAD BILYYASIF.

Fungsi (II) Parameter pada fungsi Jenis variabel pada fungsi

PRAKTIKUM 7 FUNGSI 1

Procedure. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

What Is a Function and Why Use One?

A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang prinsip dasar fungsi. 2. Menjelaskan tentang.parameter formal dan parameter aktual

Kurikulum Qt. Chapter 5 Pointer dan References. Agenda. Apa itu Pointer? Memory Komputer. Mengambil Alamat Memory dari Variabel

Fungsi. Tim PHKI Modul Dasar Pemrograman Fakultas Ilmu Komputer UDINUS Semarang

10.1 DASAR FUNGSI PADA BAHASA C

# SEVEN PROCUDURE & FUNCTION

SIFAT - SIFAT DAN MANFAAT FUNGSI

SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009

Tabel Informasi. Hal di atas dapat dilakukan dengan menambah dan mengambil atribut identifier yang digunakan pada program, melalui tabel informasi.

Prosedur dan Fungsi di Turbo Pascal

POINTER DASAR PEMROGRAMAN

Algoritme dan Pemrograman

BAB VII. FUNCTION. A. Pengantar Function. #include <iostream.h> #include <conio.h> { clrscr(); // detail function

Algoritme dan Pemrograman

Fungsi (Function) Pendahuluan. Objektif. Bahan Bacaan

Fungsi 2. Ekohariadi FT Unesa

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN (TURBO C)

Imam Fahrur Rozi. Algoritma dan Pemrograman FUNGSI BAG. 2

5. Fungsi. S. Indrianii L, M.T

SUB PROGRAM (FUNGSI)

Transkripsi:

MODUL 5 SUBPROGRAM / FUNGSI Program komputer yang dibuat untuk menyelesaikan permasalahan umumnya berukuran besar. Cara terbaik untuk menangani program besar adalah menyusunnya dari potongan-potongan program yang berukuran kecil-kecil (disebut modul) merupakan konsep dari pemrograman terstruktur yaitu pemrograman yang menitikberatkan pada pemecahan masalah yang kompleks menjadi masalah yang sederhana. Program yang terdiri dari modul/subprogram/prosedur/routine lebih mudah ditangani dibanding dengan program yang terdiri dari banyak sekali baris. Modul program dalam C disebut fungsi (function) Fungsi adalah blok dari kode yang dirancang untuk melakukan tugas khusus. Tujuan pembuatan fungsi : - program menjadi terstruktur - menghemat kode program karena dapat mengurangi duplikasi kode - fungsi dapat dipanggil dari program atau fungsi yang lain - mempersingkat/memperpendek panjang program - mempermudah cek kesalahan PENDEKLARASIAN DAN PENDEFINISIAN FUNGSI - Fungsi harus dideklarasikan di dalam program pemanggil/program utama, dengan tujuan supaya program pemanggil mengenal nama fungsi tersebut serta cara mengaksesnya. - Deklarasi fungsi diakhiri ; - Fungsi didefinisikan dengan diawali tipe data keluaran fungsi (di depan nama fungsi), defaultnya adalah integer. - Pendefinisian fungsi tidak diakhiri ; - Aturan pemberian nama fungsi sama dengan aturan penulisan variabel - Blok fungsi diawali dengan dan diakhiri dengan Bentuk : tipe_data nama_fungsi (daftar parameter) Keterangan : daftar parameter : berisi variabel dan tipe variabel yang berfungsi sebagai masukan untuk fungsi tersebut. Masukan tersebut akan diproses untuk menghasilkan nilai tertentu sesuai dengan tipe data fungsi. contoh : int tukar (int x, int y) VARIABEL GLOBAL, VARIABEL LOKAL, VARIABEL STATIK VARIABEL GLOBAL Variabel yang dideklarasikan di luar blok fungsi dan bersifat dikenali oleh semua bagian program. Data-data yang tersimpan dalam sebuah variabel dapat diakses di setiap blok fungsi Disarankan untuk tidak digunakan, karena variabel ini dapat men-sharing-kan data dan dapat diubah secara tidak sengaja oleh suatu blok fungsi, sehingga nilainya bisa berubah. VARIABEL LOKAL Variabel yang dideklarasikan dalam suatu blok fungsi tertentu dan hanya dikenal oleh blok fungsi tersebut. Variabel lokal akan dihapus dari memori jika proses sudah meninggalkan blok letak variabel lokalnya.

VARIABEL STATIK Variabel statik sering dipakai sebagai variabel lokal. Beda variabel lokal dan variabel statik adalah variabel lokal akan dihapus dari memori jika proses sudah meninggalkan blok letak variabel lokalnya, sedangkan variabel statik akan dihapus dari memori jika program dimatikan. Contoh : int i,j; /* variabel global */ main () int k,l; /* variabel lokal */ fungsi() static int m,n; /* variabel statik */ PARAMETER FORMAL & PARAMETER AKTUAL (NYATA) Parameter formal adalah variabel yang ada pada daftar parameter dalam definisi fungsi. Parameter aktual (nyata) adalah parameter yang dapat berupa variabel atau konstanta maupun ungkapan yang dipakai dalam pemanggilan fungsi. Cara melewatkan/mengirim parameter ke dalam fungsi : pengiriman parameter dengan nilai (paramater by value) disebut juga parameter masukan - Nilai dari parameter aktual akan disalin ke parameter formal. - Nilai parameter aktual tidak dapat berubah sekalipun nilai parameter formal berubah- ubah Contoh : A,B parameter aktual x, y parameter formal A x B y Pada saat pemanggilan suatu fungsi, misal : A bernilai 20, x juga bernilai 20 B bernilai 30, y juga bernilai 30 pengiriman parameter secara acuan (parameter by reference) disebut juga parameter masukan/keluaran perubahan perubahan yang terjadi pada nilai parameter formal di fungsi akan mempengaruhi nilai parameter aktual. merupakan upaya untuk melewatkan alamat dari suatu variabel ke dalam fungsi dipakai untuk mengubah isi suatu varabel di luar fungsi dengan pelaksanaan pengubahan dilakukan di dalam fungsi FUNGSI YANG MENGEMBALIKAN NILAI Pada dasarnya semua fungsi mengembalikan nilai, tetapi untuk fungsi yang tidak mengembalikan nilai disebut fungsi bertipe void. Untuk mengembalikan nilai sebuah fungsi, digunakan kata return yang diikuti dengan nilai yang akan dikembalikan Dalam sebuah fungsi return bisa mengembalikan beberapa nilai, tetapi setiap kata return hanya bisa mengembalikan sebuah nilai saja.

CONTOH PERMASALAHAN 23 : menggunakan fungsi yang tidak mengembalikan nilai /* Program Duapuluh empat */ /* Program sederhana menggunakan fungsi */ /* yang tidak mengembalikan nilai */

/* Program Duapuluh lima */ /* Program tukar menggunakan fungsi */ /* dengan parameter by value */ #include<stdio.h> #include<conio.h> void tukar(int x,int y); /*deklarasi fungsi*/ main() int a,b; clrscr(); a=80; b=11; printf("nilai sebelum pemanggilan fungsi \n"); printf("a = %i b = %i \n",a,b); tukar(a,b); printf("nilai setelah pemanggilan fungsi \n"); printf("a = %i b = %i \n",a,b); getch(); void tukar(int px,int py) /* definisi fungsi */ int z; z=px; px=p y; py=z; printf("nilai diakhir fungsi \n"); printf("px = %i py = %i \n",px,py); Output program :

Nilai sebelum pemanggilan fungsi a = 80 b = 11 Nilai di akhir fungsi px = 11 py = 80 Nilai setelah pemanggilan fungsi a = 80 b = 11 CONTOH PERMASALAHAN 26 : menggunakan fungsi dengan parameter by reference Algoritma tukar Deklarasi a,b : integer function tukar(input *px,*py : integer) Deskripsi a 80 b 11 write(a,b) tukar(a,b) write(a,b) function tukar(input *px,*py : integer) Deklarasi z : integer Deskripsi z = *px /* Program Duapuluh enam */ /* Program tukar menggunakan fungsi */ /* dengan parameter by reference */ #include<stdio.h> #include<conio.h> void tukar(int *px,int *py);

main() int a,b; clrscr(); a=80; b=11; printf("nilai sebelum pemanggilan fungsi \n"); printf("a = %i b = %i \n\n",a,b); tukar(&a,&b); printf("nilai setelah pemanggilan fungsi \n"); printf("a = %i b = %i \n\n",a,b); getch(); void tukar(int *px,int *py) int z; z=*px; *px=*py; *py=z; printf("nilai diakhir fungsi \n"); printf("*px = %i *py = %i \n\n",*px,*py); Output program : Nilai sebelum pemanggilan fungsi a = 80 b = 11 Nilai di akhir fungsi px = 11 py = 80 Nilai setelah pemanggilan fungsi a = 11 b = 80