WALIKOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA,

dokumen-dokumen yang mirip
WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR : KEP.16/MEN/2004 TENTANG

PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 67 TAHUN 2009 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BERAU BUPATI BERAU,

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN Nomor : KM 6 Tahun 2004 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM. 72 TAHUN 2014 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 45 Tahun : 2016

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 60 TAHUN 2007 TENTANG

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BULUNGAN.

PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 22 TAHUN 2010 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN TANGERANG

BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL. BABI KETENTUAN UMUM Pasal 1

WALIKOTA PROBOLINGGO

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

BERITA DAERAH KOTA DEPOK NOMOR 8 TAHUN 2016 WALIKOTA DEPOK. PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALIKOTA DEPOK NOMOR 8 TAHUN 2016

BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

2017, No Nomor 177, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4925); 2. Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2010 tentang Badan Nasio

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG PAKAIAN DINAS KEPALA DAERAH, WAKIL KEPALA DAERAH DAN KEPALA DESA

GUBERNUR SUMATERA BARAT

2015, No perkembangan dan kebutuhan organisasi saat ini sehingga perlu ditinjau kembali dan dilakukan penyesuaian; c. bahwa berdasarkan pertimba

NOMOR : 12 TAHUN 2010

GUBERNUR PROVINSI PAPUA

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU

PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PAKAIAN DINAS DAN ATRIBUT PEMERINTAH DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LEBAK,

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 2008 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Powered by TCPDF (

BUPATI KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI KEDIRI NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 36 TAHUN 2010 TENTANG. PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL Dl LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR : 25 TAHUN 2005 SERI : E PERATURAN BUPATI MAJALENGKA NOMOR : 25 TAHUN 2005 TENTANG

GUBERNUR JAMBI PERATURAN GUBERNUR JAMBI NOMOR 7 TAHUN 2014

2 Serta Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 135 Tahun 2

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG

- 1 - PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 68 TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI SUKAMARA PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 02 TAHUN 2010 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUKAMARA

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

MODEL, BENTUK, PENGGUNAAN, UKURAN, ATRIBUT, DAN KELENGKAPAN PAKAIAN DINAS PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

2014, No PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL KANTOR KESEHATAN PELABUHAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN. Nomor : KM 6 Tahun 2004 TENTANG

KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG

GUBERNUR PROVINSI PAPUA

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI BALI

PAKAIAN DINAS HARIAN (PDH)

PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 102 TAHUN 2012

KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI SERUYAN PERATURAN BUPATI SERUYAN NOMOR 14 TAHUN 2013 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SERUYAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

SALINAN. Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 6,nomor 5494);

Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat

MODEL, ATRIBUT DAN KELENGKAPAN PAKAIAN DINAS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 44 TAHUN 2017 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG

- 1 - BUPATI KOLAKA TIMUR PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERATURAN BUPATI KOLAKA TIMUR NOMOR TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 77 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI SINJAI PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 22 TAHUN 2013 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SINJAI

- 2 - PDL I WANITA BERJILBAB

2016, No Indonesia Tahun 2006 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4658); 3. Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2007 ten

PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 16 TAHUN 2016 TENTANG PAKAIAN DINAS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN,

2 2. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 167, Tambahan Lembaran Negara Republik I

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 74 TAHUN 2013 TENTANG

WALIKOTA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 54 TAHUN 2007

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG

KEPALA BADAN SAR NASIONAL

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 9 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG

A. MODEL PAKAIAN DINAS. 1. PDH warna Khaki a. PDH warna khaki pria KETERANGAN :

WALIKOTA KUPANG PERATURAN WALIKOTA KUPANG NOMOR 5 TAHUN 2010

MEMUTUSKAN: 1. Ketentuan pasal 1 ditambah satu angka setelah angka 22 yaitu angka 23, sehingga pasal 1 berbunyi sebagai berikut: Pasal 1

PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 67 TAHUN 2009 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BERAU BUPATI BERAU,

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 5 TAHUN 2017 TENTANG

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA BADAN KARANTINA PERTANIAN NOMOR : /Kpts/OT.160/K/02/2017 TANGGAL : Februari 2017

DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI, Menimbang

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL

W A L I K O T A Y O G Y A K A R T A PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI WALIKOTA YOGYAKARTA,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

W A L I K O T A M A T A R A M

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

BUPATI MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT PERATURAN BUPATI MAJENE NOMOR 49 TAHUN 2017 TENTANG

BHUMI PURA WIRA WIBHAWA PENJAGA PINTU GERBANG NEGARA

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (Lembaran Negara Repu

4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82,

DEMO : Purchase from to remove the watermark. Bagian Ketiga Tanda Pangkat. Pasal 31

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG

PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI MAROS NOMOR 13 TAHUN TENTANG

BUPATI BANDUNG BARAT

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BADUNG

BUPATI PATI PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PATI NOMOR 31 TAHUN 2O16 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN BUPATI PATI

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P.14/Menhut-II/2014 TENTANG

Transkripsi:

1 SALINAN WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 7 TAHUN 2005 TENTANG PAKAIAN SERAGAM DINAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN PADA DINAS TENAGA KERJA DAN MOBILITAS PENDUDUK KOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan pasal 3 Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep.24 / MEN / 2003 tentang Pedoman Pakaian Seragam Dinas, Lambang, Tanda Pangkat dan Tanda Jabatan di lingkungan Pengawasan Ketenagakerjaan Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota yang telah diubah dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep. 71 / MEN / V / 2004, maka bagi pejabat Struktural dan Fungsional yang memiliki legitimasi pengawas ketenagakerjaan di Propinsi dan Kabupaten/Kota, dalam menjalankan tugas pengawasan ketenagakerjaan wajib menggunakan pakaian seragam pengawas ketenagakerjaan; b. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a, perlu menetapkan Peraturan Walikota Surabaya tentang Pakaian Seragam Dinas Pengawas Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Kota Surabaya. Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Kota Besar Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur / Jawa Tengah / Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1965; 2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang Pernyataan berlakunya Undang-undang Pengawasan Perburuhan Tahun 1948 Nomor 23 dari Republik Indonesia untuk seluruh Indonesia; 3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok - pokok Kepegawaian yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999; 4. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;

2 5. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan; 6. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah; 7. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP/24/MEN/2003 tentang Pedoman Pakaian Seragam Dinas, Lambang, Tanda Pangkat dan Tanda Jabatan di lingkungan Pengawasan Ketenagakerjaan Pusat,Propinsi dan Kabupaten/Kota yang telah diubah dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor:KEP 71/MEN/V/2004; 8. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP. 145/MEN/IX/2004 tentang Penunjukan Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan; 9. Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 3 Tahun 2001 tentang Organisasi Dinas Kota Surabaya; 10. Keputusan Walikota Surabaya Nomor 70 Tahun 2001 tentang Rincian Tugas dan Fungsi Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Kota Surabaya. MEMUTUSKAN Menetapkan : PERATURAN WALIKOTA SURABAYA TENTANG PAKAIAN SERAGAM DINAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN PADA DINAS TENAGA KERJA DAN MOBILITAS PENDUDUK KOTA SURABAYA. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Kota Surabaya; 2. Pemerintah Daerah, adalah Pemerintah Kota Surabaya. 3. Kepala Daerah, adalah Walikota Surabaya; 4. Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk adalah Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Kota Surabaya;

3 5. Jabatan Struktural, adalah kedudukan yang menunjukkan tugas,tanggung jawab, wewenang dan hak seseorang Pegawai Negeri Sipil dalam rangka memimpin suatu satuan organisasi negara; 6. Jabatan Fungsional, adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seseorang Pegawai Negeri Sipil dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi keahlian dan/atau ketrampilan untuk mencapai tujuan organisasi; 7. Pakaian Seragam Dinas, adalah pakaian yang dipakai dalam melaksanakan tugas kedinasan pegawai pengawas ketenagakerjaan; 8. Pakaian Seragam Dinas Upacara, adalah pakaian yang dipakai pada setiap penyelenggaraan upacara nasional; 9. Lambang Unit, adalah atribut yang dipergunakan oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Kota Surabaya; 10. Tanda Jabatan, adalah tanda pejabat struktural dan fungsional pegawai pengawas ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Kota Surabaya; 11. Lambang Daerah, adalah Lambang Daerah Kota Surabaya. BAB II PAKAIAN SERAGAM DINAS DAN KELENGKAPANNYA Pasal 2 Pejabat Struktural dan Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan di Lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk wajib memakai pakaian seragam dinas beserta kelengkapan dan atributnya. Pasal 3 Pakaian Seragam Dinas dan kelengkapannya sebagaimana dimaksud dalam pasal 2, terdiri dari: a. Pakaian Seragam Dinas Harian; b. Pakaian Seragam Dinas Upacara. Pasal 4 (1) Pakaian Seragam Dinas Harian dan kelengkapannya sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 huruf a, ditetapkan sebagai berikut :

4 a. Untuk laki-laki terdiri dari : 1. Kemeja lengan pendek warna coklat muda dengan dua buah saku di atas kanan dan kiri memakai penutup dan diberi kancing serta di atas pundak diberi lidah pendek dan diberi kancing; 2. Celana panjang warna coklat tua tanpa lipatan di bawah, dua saku di belakang kanan dan kiri terbuka serta memakai ikat pinggang; 3. Ikat pinggang dari kanvas berwarna hitam,dengan gesper terbuat dari kuningan berwarna emas dan diberi lambang; 4. Sepatu kulit bertali berwarna hitam; 5. topi lapangan untuk operasional warna coklat tua b. Untuk perempuan terdiri dari : 1. Kemeja lengan pendek warna coklat muda dengan dua buah saku di atas kanan dan kiri memakai penutup dan diberi kancing serta di atas pundak diberi lidah pendek dan diberi kancing; 2. Rok warna coklat tua paling tinggi 2 cm di atas lutut dengan rempel belahan di belakang sebelah bawah dan memakai ikat pinggang; 3. Ikat pinggang dari kanvas berwarna hitam,dengan gesper terbuat dari kuningan berwarna emas dan diberi lambang; 4. Sepatu kulit berwarna hitam; 5. topi lapangan untuk operasional warna coklat tua; (2) Pakaian seragam dinas upacara dan kelengkapannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf b ditetapkan sebagai berikut : a. Untuk laki-laki terdiri dari : 1. Kemeja lengan panjang warna putih berdasi yang dilengkapi jas berwarna coklat muda dengan model dua saku di atas kanan dan kiri dan dua saku dibawah kanan dan kiri, di atas pundak diberi lidah berkancing dan diberi ikat pinggang; 2. Celana panjang warna coklat tua tanpa lipatan di bawah, dua saku kanan dan kiri, dua saku dibelakang kanan dan kiri terbuka serta memakai ikat pinggang

5 3. topi ped warna coklat tua. b. Untuk perempuan terdiri dari : 1. Kemeja lengan panjang warna putih berdasi yang dilengkapi jas berwarna coklat muda dengan model dua saku di atas kanan dan kiri dan dua saku di bawah kanan dan kiri, di atas pundak diberi lidah berkancing dan diberi ikat pinggang; 2. Rok berwarna coklat tua paling tinggi 2 cm di atas lutut dengan rempel belahan belakang sebelah bawah dan memakai ikat pinggang; 3. topi ped warna coklat tua. Pasal 5 Bentuk model pakaian seragam dinas dan kelengkapannya dimaksud dalam Pasal 4 adalah sebagaimana dinyatakan dalam lampiran I. BAB III ATRUBUT PAKAIAN SERAGAM DINAS Pasal 6 Atribut pakaian seragam dinas pegawai pengawas ketenagakerjaan terdiri dari : a. tanda pangkat; b. tanda jabatan; c. lambang; d. tanda papan nama; Pasal 7 (1) Tanda pangkat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a ditetapkan sebagai berikut: a. Untuk upacara meliputi : 1. Tanda pangkat untuk golongan I terdiri dari golongan I/a sampai dengan golongan I/d; 2. Tanda pangkat untuk golongan II terdiri dari golongan II/a sampai dengan golongan II/d;

6 3. Tanda pangkat untuk golongan III terdiri dari golongan III/a sampai dengan golongan III/d; 4. Tanda pangkat untuk golongan IV terdiri dari golongan IV/a sampai dengan golongan IV/e. b. Untuk Dinas lapangan atau harian meliputi : 1. Tanda pangkat untuk golongan I terdiri dari golongan I/a sampai dengan golongan I/d; 2. Tanda pangkat untuk golongan II terdiri dari golongan II/a sampai dengan golongan II/d; 3. Tanda pangkat untuk golongan III terdiri dari golongan III/a sampai dengan golongan III/d; 4. Tanda pangkat untuk golongan IV terdiri dari golongan IV/a sampai dengan golongan IV/e. (2) Tanda pangkat upacara dipasang di atas pundak kanan dan kiri sedangkan tanda pangkat dinas lapangan atau harian di pasang pada krah baju sebelah kanan dan kiri. Pasal 8 (1) Tanda jabatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 huruf b terdiri dari : a. Tanda jabatan struktural; b. Tanda jabatan fungsional; (2) Bagi pejabat struktural yang berlatar belakang pegawai pengawas ketenagakerjaan memakai tanda jabatan struktural dan tanda jabatan fungsional; (3) Bagi pejabat struktural yang berlatar belakang bukan pegawai pengawas ketenagakerjaan hanya memakai tanda jabatan struktural; (4) Tanda jabatan struktural dipakai di saku kanan tengah dan tanda jabatan fungsional dipakai di atas saku kiri.

7 Pasal 9 (1) Lambang sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 huruf c terdiri dari : a. Lambang pengawas ketenagakerjaan; b. Lambang Daerah. (2) Lambang pengawas ketenagakerjaan dipakai pada lengan sebelah kanan sedangkan lambang daerah dipakai pada lengan sebelah kiri. Pasal 10 (1) Tanda papan nama sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 huruf d terdiri dari : a. nama pegawai; b. Nomor Induk Pegawai (NIP). (2) Tanda papan nama dipakai di atas saku sebelah kanan. Pasal 11 Bentuk model atribut pakaian seragam dinas pengawas ketenagakerjaan dimaksud dalam pasal 6 adalah sebagaimana dinyatakan dalam lampiran II. BAB IV PENGADAAN.Pasal 12 Biaya pengadaan pakaian seragam dinas sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah BAB V KETENTUAN PENUTUP Pasal 13 Dengan berlakunya Peraturan ini, maka Keputusan Walikota Surabaya Nomor 23 Tahun 2003 tentang Pakaian Dinas bagi Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, tidak berlaku bagi pegawai Pengawas Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Kota Surabaya.

8 Pasal 14 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kota Surabaya. Ditetapkan di Surabaya Pada tanggal 23 Pebruari 2005 WALIKOTA SURABAYA, ttd BAMBANG DWI HARTONO Diundangkan di Surabaya pada tanggal 23 Pebruari 2005 SEKRETARIS DAERAH KOTA SURABAYA, ttd SUKAMTO HADI BERITA DAERAH KOTA SURABAYA TAHUN 2005 NOMOR 6/E Salinan sesuai dengan aslinya an. Sekretaris Daerah Kota Surabaya Kepala Bagian Hukum, HADISISWANTO ANWAR

9 Keterangan : 1. Dasar Hitam 2. Garis tepi/penyekat Perak 3. Strip Perak 4. Tulisan Perak ipakai pada :. Pakaian Dinas Harian (PDH). Pakaian Dinas Upacara (PDU) ada dada sebelah kanan di atas kantong baju PAKAIAN SERAGAM DINAS HARIAN LAKI - LAKI PAKAIAN SERAGAM DINAS HARIAN PEREMPUAN PAKAIAN SERAGAM DINAS UPACARA ( Warna Cokelat Muda) PAKAIAN SERAGAM DINAS UPACARA LAKI LAKI PAKAIAN SERAGAM DINAS UPACARA PEREMPUAN KELENGKAPAN PAKAIAN SERAGAM DINAS UPACARA LAKI - Dipakai pada : a. Pakaian Dinas Harian (PDH) b. Pakaian Dinas Upacara (PDU) pada dada sebelah kanan di atas kantong baju Golongan I /abcd 2. TANDA PANGKAT PAKAIAN DINAS HARIAN 1. Golongan I

10 - Stormband/List : Coklat Susu - Lambang : Coklat Susu Golongan II /abcd - Stormband/List : Kuning Emas - Lambang : Kuning emas Golongan I /abcd - Stormband/List : Coklat Susu - Lambang : Coklat Susu Golongan II /abcd - Stormband/List : Perak - Lambang : Perak Golongan I /abcd - Stormband/List : Kuning Emas - Lambang : Kuning Emas Golongan I /abcd - Stormband/List : Kuning Emas - Lambang : Kuning Emas BENTUK MODEL ATRIBUT PAKAIAN SERAGAM DINAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN 1. TANDA PANGKAT PAKAIAN SERAGAM DINAS UNTUK UPACARA a. Golongan I 2. TANDA PANGKAT PAKAIAN SERAGAM DINAS LAPANGAN ATAU HARIAN a. Golongan I 5. TANDA PAPAN NAMA PEGAWAI PENGAWAS KETENAGAKERJAAN

11 BERITA DAERAH KOTA SURABAYA Nomor : Tahun 2005 Seri : PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 7 TAHUN 2005 TENTANG PAKAIAN SERAGAM DINAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN PADA DINAS TENAGA KERJA DAN MOBILITAS PENDUDUK KOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan pasal 3 Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep.24 / MEN / 2003 tentang Pedoman Pakaian Seragam Dinas, Lambang, Tanda Pangkat dan Tanda Jabatan di lingkungan Pengawasan Ketenagakerjaan Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota yang telah diubah dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep. 71 / MEN / V / 2004, maka bagi pejabat Struktural dan Fungsional yang memiliki legitimasi pengawas ketenagakerjaan di Propinsi dan Kabupaten/Kota, dalam menjalankan tugas pengawasan ketenagakerjaan wajib menggunakan pakaian seragam pengawas ketenagakerjaan; b. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a, perlu menetapkan Peraturan Walikota Surabaya tentang Pakaian Seragam Dinas Pengawas Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Kota Surabaya. Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Kota Besar Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur / Jawa Tengah / Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1965; 2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang Pernyataan berlakunya Undang-undang Pengawasan Perburuhan Tahun 1948 Nomor 23 dari Republik Indonesia untuk seluruh Indonesia; 3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok - pokok Kepegawaian yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999; 4. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;