غ ي ر ة ( Agama Ghirah dalam (ي ف ال ي دي ين Materi Tatsqif Tamhidi
Kerangka Materi Definisi Dalil-dalilnya Sikap Apatis Dampak Hilangnya Ghirah Manusia Paling Tinggi Ghirahnya Contoh ghirah: nasionalisme positif dan ghirah terhadap keluarga Ghirah karena Allah
Definisi Ghirah adalah kecemburuan yang berakar dari agama, atau ketersinggungan, karena agamanya didurhakai yang ada dalam hati seseorang Ghirah merupakan unsur jiwa untuk menjaga kehidupan dan keshalihan hati Ghirah adalah bagian dari iman
Dalilnya ل ع ن ال ذ ين ك ف ر وا م ن ب ن ي إ س ر ائ يل ع ل ى ل س ان د او ود و ع يس ى اب ن م ر ي م ذ ل ك ب م ا ع ص و ا و ك ان وا ي ع ت د ون )78( ك ان وا ل ي ت ن اه و ن ع ن م ن ك ر ف ع ل وه ل ب ئ س م ا ك ان وا ي ف ع ل ون )79( ت ر ى ك ث ير ا م ن ه م ي ت و ل و ن ال ذ ين ك ف ر وا ل ب ئ س م ا ق د م ت ل ه م أ ن ف س ه م أ ن س خ ط ا لل ع ل ي هم و ف ي ال ع ذ اب ه م خ ال د ون )80( Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. (5:78-80)
Awal Kehancuran Bani Israil إين أ و ل م ا د خ ل الن ق ص ع ل ى ب ي ن إيس ر ا يئ يل ك ان الر ج ل ي ل ق ى الر ج ل ف ي ق ول : ي ا ه ذ ا ات يق ا لل و د ع م ا ت ص ن ع ف يإن ه ل ي يل ل ك ث ي ل ق اه ي من ال غ ي د ف ل ي ن ع ه ذ ل ي ك أ ن ي ك ون أ ك ي يل ه و ش يريب ه و ق ي عيد ه ف ل م ا ف ع ل وا ذ ل ي ك ض ر ب ا لل ق ل وب ب ع يض يهم بيب ع ض " ث ق ال : }ل ي عن ال ي ذين ك ف ر وا يم ن ب ي ن إيس ر ائييل ع ل ى ل ي س ا ين د او د و ي عيس ى اب ين م ر ي { إي ل ق و ل ي يه }ف ا ي سق ون { ]املائدة: 81[ ث ق ال :»ك ل و ا لل ي ل ت أ م ر ن بي ال م ع ر و يف و ل ت ن ه و ن ع ين ال م ن ك ير و ل ت أ خ ذ ن ع ل ى ي د ي الظ ا ي لي و ل ت أ ط ر ن ه ع ل ى ا ل يق أ ط را و ل ت ق ص ر ن ه ع ل ى ا ل يق ق ص ر ا«
Sesungguhnya kekurangan yang mulamula dialami oleh kaum Bani Israil ialah bilamana seorang lelaki bertemu dengan lelaki lain (dari kalangan mereka), maka ia berkata kepadanya, "Hai kamu, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah dosa yang kamu lakukan itu, sesungguhnya perbuatan itu tidak halal bagimu." Kemudian bila ia menjumpainya pada keesokan harinya, maka hal tersebut tidak mencegahnya untuk menjadi teman makan, teman minum, dan teman duduknya. Setelah mereka melakukan hal tersebut, maka Allah memecahbelah hati mereka; sebagian dari mereka bertentangan dengan sebagian yang lain. Kemudian Rasulullah Saw. membacakan firmannya: Telah dilaknati orangorang kafir dari Bani Israil melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam. (Al- Maidah: 78) sampai dengan firmannya: orang-orang yang fasik. (AlMaidah: 81). Kemudian Rasulullah Saw. bersabda: Tidak, demi Allah, kamu harus amar ma'ruf dan nahi munkar, dan kamu harus mencegah perbuatan orang yang zalim, membujuknya untuk mengikuti jalan yang benar atau kamu paksa dia untuk mengikuti jalan yang benar. (HR. Bukhari)
Dalil Lain ع ن أ ي ب س ي عيد ا ل د يري ق ال : س ي ع ت ر س و ل ا لل ي ص ل ى ا لل ع ل ي يه و س ل م ي ق ول :»م ن ر أ ى ي من ك م م ن ك ر ا ف ل ي غ ي ي ه بيي ي د ي ه ف يإن ل ي س ت ي طع ف بيل ي س ان يي ه ف يإن ل ي س ت ي طع ف بيق ل بي ي ه و ذ ل ي ك أ ض ع ف ا ل ي ي ا ين «ر و اه م س ل ي م.. Dari Abu Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu Anhu yang berkata, aku dengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya, jika ia tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika tidak mampu, maka dengan hatinya dan itulah iman yang paling lemah. (Diriwayatkan Muslim)
Kemungkaran Tersembunyi Jika kemungkaran tersembunyi dan seseorang tidak melihatnya, namun mengetahuinya, maka orang tersebut tidak boleh melihatnya dan memeriksa sesuatu yang ia ragukan (di sebagian besar riwayat dari Imam Ahmad) orang tersebut harus membuka sesuatu yang tertutup jika ia hendak membuktikannya (di riwayat lain dari Imam Ahmad)
Jika Mengetahui Tempatnya? Jika seseorang mendengar suara lagu yang diharamkan atau alat-alat hiburan dan ia mengetahui tempat sumber suara tersebut ia harus mengingkarinya, karena kemungkaran telah terbukti ia juga mengetahui tempatnya, yang demikian itu seperti ia melihatnya langsung Itu ditegaskan Imam Ahmad: "Jika ia mengetahui tempat kemungkaran, maka tidak apa-apa ia mengingkarinya.
Kewajiban Mengingkari Kemungkaran dengan Hati Mengingkari kemungkaran dengan hati adalah wajib bagi setiap Muslim di semua kondisi Sedang mengingkarinya dengan tangan dan lidah itu sesuai dengan kemampuan Tentang wajibnya pengingkaran dengan hati banyak hadits yang menyebutkan masalah ini, di antaranya yang diriwayatkan Al-Urs bin Umairah
Riwayat Al-Urs bin Umairah إيذ ا ع يمل يت ا ل ي طيئ ة ي ف ا ل ر يض ك ان م ن ش يهد ه ا ف ك يره ه ا ك م ن غ اب ع ن ه ا و م ن غ اب ع ن ه ا ف ر يضي ه ا ك ان ك م ن ش يهد ه ا 'Jika kesalahan dilakukan di bumi, maka orang yang melihatnya kemudian membencinya seperti orang yang tidak melihatnya dan barangsiapa tidak melihatnya kemudian merestuinya maka seperti orang yang melihatnya
Kesimpulan Jadi, barangsiapa melihat kesalahan kemudian membencinya dengan hati, ia seperti orang yang tidak melihatnya, namun jika ia tidak mampu mengingkarinya dengan lidah dan tangannya. barangsiapa tidak melihat kesalahan kemudian merestuinya, ia seperti orang yang melihatnya dan mampu mengingkarinya namun tidak mengingkarinya Merestui kesalahan-kesalahan termasuk hal-hal diharamkan yang paling buruk dan menyebabkan pengingkaran dengan hati tidak dapat dilaksanakan padahal pengingkaran dengan hati merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan tidak gugur dari siapa pun dalam semua kondisi Ini didukung hadits riwayat Abu Hurairah
Riwayat Abu Hurairah م ن ح ض ر م ع يصي ة ف ك يره ه ا ف ك أ ن ه غ اب ع ن ه ا و م ن غ اب ع ن ه ا ف أ ح ب ه ا ف ك أ ن ه ح ض ر ه ا "Barangsiapa menghadiri maksiat kemudian membencinya, ia seperti orang yang tidak menghadirinya. Dan barangsiapa tidak menghadirinya kemudian menyukainya, ia seperti orang yang menghadirinya
Sikap Apatis Dari beberapa hadits di atas berarti kita tidak boleh bersikap apatis terhadap penistaan agama Setiap ada penistaan terhadap agama harus tergerak hati kita: tersinggung, cemburu (ghirah) Kata-kata yang biasa terlontar dari para apatis Itu bukan urusan saya. Itu hak asasi orang itu, kita tidak boleh mengganggu. Toh dia yang akan menanggung dosanya?!
Sikap Rib i bin Amir Rib i bin Amir adalah salah satu utusan tentara Islam yang dikirim ke Rustum Ketika ditanya apakah ia termasuk pimpinan kaum Muslimin, maka ia menjawab bukan, bahkan ia adalah orang biasa Akan tetapi, kami terbiasa jika datang ke suatu negeri seorang diri, maka ia akan memikul beban umat Islam secara keseluruhan di negeri tersebut
Dampak Hilangnya Ghirah Manusia yang tidak memiliki ghirah tak akan mampu lagi menjalani kehidupan dengan benar. Kehidupan akan selalu talbis (campur-aduk) dengan kebathilan Tak jelas lagi posisinya dalam kehidupan Karena, tidak memiliki keberpihakan atas peristiwaperistwa yang terjadi dalam kehidupan ini Padahal, seorang dapat memiliki sifat dan sikap jujur, amanah, saja ah, tadhiyah, zuhud, dan wara adalah buah dari adanya ghirah yang ada dalam diri manusia
Dampak Hilangnya Ghirah Maka, manusia yang sudah hilang ghirahnya, nilainya hidupnya tidak mempunyaii apa-apa. Adanya sama dengan tidak adanya Ibaratnya, seperti mayat, karena tak merasakan apa-apa, ketika berbagai fenomena penyimpangan, penyelewengan, kesesatan, dan kedustaan terhadap agama (din Islam), hatinya tak pernah tersentuh dan menjadi marah
Rasul SAW Manusia Paling Tinggi Ghirahnya أ ت ع ج ب ون ي من غ ي ر ية س ع د و ا لل ي ل ن ا أ غ ي ر ي من ه و ا لل أ غ ي ر ي م ي ن و ي من أ ج يل غ ي ر ية ا لل ي ح ر م الف و ا ي حش م ا ظ ه ر ي من ه ا و م ا ب ط ن Apakah kalian kagum dengan ghirahnya Sa ad? Demi Allah, aku benar-benar lebih memiliki ghirah darinya, dan Allah lebih memiliki ghirah dariku. Oleh karena ghirah Allah itu, diharamkanlah berbagai tindakan keji baik yang nampak maupun yang tersembunyi. (HR. Bukhari-Muslim)
Nasionalisme Bagian dari ghirah terhadap bangsa dan tanah air yang mayoritasny Muslim ini adalah kita cinta tanah air kita Kita yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa mengabaikan sejengkal tanah milik seorang muslim yang terjajah itu adalah tindak kriminal yang tidak akan terampuni, sampai kita mau berbuat dan bisa mengembalikan kemerdekaannya, atau menghancurkan para perampasnya
Ghirah terhadap Keluarga Ghirah terhadap keluarga adalah bagian akhlak yang baik Dengan ghirah ini kita melindungi keluarga kita, mendidik mereka agar tidak terjerumus ke kebodohan, kebatilan, dan kenistaan Kita marah kalau ada yang mengganggu mereka
Ghirah Karena Allah Akan tetapi, kita pun harus hati-hati terhadap ghirah ini Ghirah kita adalah ghirah karena Allah, bukan ghirah karena diri kita atau yang disebut ghirah ) ال غ ي ر ة الط بيي ي عي ة ا ل ي و انيي ة ( hewani tabiat Tanda bahwa ghirahnya karena Allah adalah ghirah karena adanya pelanggaran syari at Allah oleh dirinya atau orang lain