PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

dokumen-dokumen yang mirip
PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III 2014

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008

EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I 2014 TUMBUH 6,5 PERSEN

PERTUMBUHAN EKONOMI JAMBI TAHUN 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2014

BADAN PUSAT SATISTIK PROPINSI KEPRI

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

BERITA RESMI STATISTIK

PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,2 %

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO. PDRB Gorontalo Triwulan III-2013 Naik 2,91 Persen

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2008

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20

No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008

BPS PROVINSI MALUKU PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU PDRB MALUKU TRIWULAN IV TAHUN 2013 TUMBUH POSITIF SEBESAR 5,97 PERSEN

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2008

PERKEMBANGAN PDRB Triw I-2009 KALSEL

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TAHUN 2013

BPS PROVINSI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007

BADAN PUSAT STATISTIK

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN I-2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2013

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-2010

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2012

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TRIWULAN IV TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TRIWULAN I- 2013

ESI TENGAH. sedangkan PDRB triliun. konstruksi minus. dan. relatif kecil yaitu. konsumsi rumah modal tetap. minus 5,62 persen.

Tabel PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan 2000 di Kecamatan Ngadirejo Tahun (Juta Rupiah)

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013

BERITA RESMI STATISTIK

Transkripsi:

No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014 PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Tahun 2013 mencapai 6,13 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan IV tahun 2013, yang diukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000, mengalami pertumbuhan sebesar 1,39 persen dibandingkan dengan triwulan III tahun 2013, dan apabila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (triwulan IV tahun 2012) mengalami pertumbuhan 3,77 persen. Ekonomi Riau tanpa migas, pada triwulan IV tahun 2013 mengalami pertumbuhan sebesar 2,33 persen dibandingkan dengan triwulan III tahun 2013, dan apabila dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2012, ekonomi tumbuh 6,01 persen. Perekonomian Riau yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan IV tahun 2013 mencapai Rp. 138.336,51 milyar, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp. 28.016,65 milyar. Apabila dalam penghitungannya tidak termasuk migas, nilai PDRB harga berlaku dan PDRB harga konstan 2000 masing-masing sebesar Rp. 91.734,43 milyar dan Rp. 15.590,19 milyar. ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan IV 2013 terjadi pada semua sektor ekonomi, tertinggi pada sektor Industri Pengolahan sebesar 8,46 persen dan terendah di sektor Pertambangan dan Penggalian yaitu sebesar 1,14 persen. Sektor Industri Pengolahan juga menjadi penyumbang tertinggi sumber pertumbuhan yaitu 0,98 persen. ekonomi Riau tanpa migas pada triwulan IV 2013 juga hampir terjadi pada semua sektor ekonomi, tertinggi pada sektor Industri Pengolahan sebesar 10,49 persen dan terendah sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran sebesar 2,23 persen. pertumbuhan terbesar berasal dari sektor Industri Pengolahan dan sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan, kedua sektor ini masing-masing memberikan sumber pertumbuhan sebesar 1,76 persen. Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014 1

I. dan Struktur Ekonomi Menurut Lapangan Usaha Perekonomian Riau yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan IV tahun 2013 mencapai Rp. 138.336,51 milyar, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp. 28.016,65 milyar. Apabila migas dikeluarkan dari perekonomian Riau, nilai PDRB harga berlaku dan PDRB harga konstan 2000 masing-masing sebesar Rp. 91.734,43 milyar dan Rp. 15.590,19 milyar. a. Ekonomi Riau Triwulan IV Tahun 2013 Perekonomian Riau dengan migas triwulan IV tahun 2013 mengalami pertumbuhan sebesar 1,39 persen dibanding triwulan sebelumnya. terjadi di semua sektor lapangan usaha. Laju pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor Bangunan sebesar 7,25 persen. Sementara laju pertumbuhan terendah pada sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 0,23 persen. Kedua sektor tersebut masing-masing memberikan sumber pertumbuhan sebesar 0,32 persen dan 0,10 persen. Tabel 1 Laju PDRB Riau Menurut Lapangan Usaha (Dengan Migas) Triwulan IV 2013 dan Januari Desember 2013 Lapangan Usaha Thd Trw IV 2012 Trw III 2013 2013 2012 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan 5,70 0,96 1,17 0,20 4,48 0,75 2. Pertambangan dan Penggalian 1,14 0,50 0,23 0,10-1,47-0,67 3. Industri Pengolahan 8,46 0,98 1,92 0,23 6,97 0,80 4. Listrik,Gas dan Air Bersih 3,28 0,01 0,91 0,00 3,82 0,01 5. Bangunan 7,97 0,36 7,25 0,32 6,68 0,28 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran 2,23 0,26 2,92 0,33 5,62 0,61 7. Pengangkutan dan Komunikasi 4,94 0,18 0,39 0,01 7,84 0,28 8. Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan 4,76 0,08 1,11 0,02 8,21 0,13 9. Jasa - Jasa 7,58 0,45 2,95 0,18 7,16 0,41 PDRB 3,77 3,77 1,39 1,39 2,61 2,61 Ekonomi Riau dengan migas triwulan IV tahun 2013, mengalami pertumbuhan sebesar 3,77 persen dibanding triwulan IV tahun sebelumnya (y-to-y). ekonomi terjadi di semua sektor lapangan usaha. Laju pertumbuhan ekonomi tertinggi pada sektor Industri Pengolahan sebesar 8,46 persen. Sementara sektor Pertambangan dan Penggalian yang tumbuh sebesar 1,14 persen, merupakan sector dengan laju pertumbuhan terendah. Kedua sektor tersebut masing-masing memberikan sumber pertumbuhan sebesar 0,98 persen dan 0,50 persen. 2 Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014

Grafik 1 Laju dan PDRB Riau Triwulan IV 2013 (Dengan Migas) q-to-q Menurut Lapangan Usaha persen 8 7 7.25 6 5 4 3 2 1 0 2.92 2.95 1.92 1.11 1.17 0.91 0.2 0.39 0.23 0.1 0.23 0.32 0.33 0 0.01 0.02 0.18 Pertanian Pertambangan Industri LGA Konstruksi Perdagangan Angkutan Keuangan Jasa-Jasa Laju Tabel 2 Laju PDRB Riau Menurut Lapangan Usaha (Tanpa Migas) Triwulan IV 2013 dan Januari Desember 2013 Lapangan Usaha Thd Trw IV 2012 Trw III 2013 2013 2012 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan & Perikanan 5,70 1,76 1,17 0,36 4,48 1,42 2. Pertambangan dan Penggalian 2,90 0,06 0,74 0,01 4,50 0,09 3. Industri Pengolahan 10,49 1,76 2,29 0,40 8,08 1,38 4. Listrik,Gas dan Air Bersih 3,28 0,01 0,91 0,00 3,82 0,02 5. Bangunan 7,97 0,65 7,25 0,58 6,68 0,53 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran 2,23 0,47 2,92 0,59 5,62 1,14 7. Pengangkutan dan Komunikasi 4,94 0,33 0,39 0,03 7,84 0,52 8. Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan 4,76 0,15 1,11 0,03 8,21 0,25 9. Jasa - Jasa 7,58 0,82 2,95 0,32 7,16 0,77 PDRB 6,01 6,01 2,33 2,33 6,13 6,13 Ekonomi Riau tanpa migas pada triwulan IV tahun 2013 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 2,33 persen. Sektor Bangunan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,25 persen dengan sumber pertumbuhan sebesar 0,58 persen. Sementara sektor Pengangkutan dan Komunikasi mengalami pertumbuhan terendah sebesar 0,39 persen, dan menyumbang 0,03 persen sebagai sumber pertumbuhan. Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014 3

Ekonomi Riau tanpa migas triwulan IV tahun 2013, mengalami pertumbuhan sebesar 6,01 persen dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya (y-to-y). ekonomi terjadi di semua sektor lapangan usaha. Laju pertumbuhan ekonomi tertinggi pada sektor Industri Pengolahan sebesar 10,49 persen (menjadi sumber pertumbuhan 1,76 persen). Adapun sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran tumbuh 2,23 persen (menjadi sumber pertumbuhan 0,47 persen). b. Struktur PDRB Riau Triwulan IV Tahun 2013 Triwulan IV 2013, struktur PDRB dengan migas didominasi oleh sektor Pertambangan dan Penggalian. Kontribusi sektor ini mencapai 32,54 persen terhadap total perekonomian Riau. Kemudian sektor Industri Pengolahan memberi kontribusi 19,93 persen dan sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan memberi kontribusi sebesar 18,47 persen. Selama Januari-Desember, ketiga sektor tersebut juga berperan sebagai leading sector pada struktur ekonomi dengan migas. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sektor pertambangan dan penggalian mengalami sedikit pengurangan kontribusi. Tabel 3 Struktur PDRB Riau Menurut Lapangan Usaha (Dengan Migas) Triwulan IV 2012-2013 dan Januari - Desember 2012-2013 1. Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan Lapangan Usaha Trw IV 2012 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) 17,92 18,47 18,20 18,41 2. Pertambangan dan Penggalian 34,65 32,54 35,56 33,59 3. Industri Pengolahan 19,05 19,93 19,21 19,63 4. Listrik,Gas dan Air Bersih 0,17 0,17 0,18 0,17 5. Bangunan 7,36 7,67 7,08 7,33 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran 11,76 11,92 10,95 11,63 7. Pengangkutan dan Komunikasi 2,05 2,07 2,00 2,08 8. Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan 2,93 2,97 2,81 2,96 9. Jasa - Jasa 4,11 4,28 4,01 4,20 PDRB 100,00 100,00 100,00 100,00 Nilai PDRB (Rp Milyar) 123.371,15 138.336,51 469.073,02 522.241,43 Struktur ekonomi tanpa migas memiliki perbedaan yang signifikan pada kontribusi sektor pertambangan dan penggalian. Dengan migas, sektor ini mampu menjadi kontributor utama. Namun tanpa migas, sektor pertambangan dan penggalian hanya mampu memberikan kontribusi sebesar 2,23 persen pada triwulan IV tahun 2013 atau pada periode Oktober-Desember 2013. Adapun tiga sektor utama ekonomi Riau tanpa migas, yaitu sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan (27,85 persen); sektor Industri Pengolahan (26,09 persen); dan sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (17,97 persen); dengan total kontribusi ketiganya hampir mencapai 72 persen. 4 Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014

Tabel 4 Struktur PDRB Riau Menurut Lapangan Usaha (Tanpa Migas) Triwulan IV 2012-2013 dan Januari Desember 2012-2013 Lapangan Usaha Trw IV 2012 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan 27,92 27,85 28,79 28,23 2. Pertambangan dan Penggalian 2,40 2,23 2,43 2,31 3. Industri Pengolahan 25,45 26,09 26,00 25,97 4. Listrik,Gas dan Air Bersih 0,27 0,25 0,28 0,27 5. Bangunan 11,47 11,57 11,21 11,24 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran 18,32 17,97 17,33 17,83 7. Pengangkutan dan Komunikasi 3,20 3,12 3,16 3,18 8. Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan 4,56 4,47 4,45 4,54 9. Jasa - Jasa 6,41 6,45 6,35 6,43 PDRB 100,00 100,00 100,00 100,00 Nilai PDRB (Rp Milyar) 79.174,41 91.734,43 296.446,97 340.631,03 Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014 5

II. dan Struktur Ekonomi Menurut Komponen Penggunaan Ekonomi Riau, termasuk migas, pada triwulan IV tahun 2013 mengalami peningkatan positif sebesar 1,39 persen dibandingkan dengan triwulan III tahun 2013. pertumbuhan tertinggi berasal dari expor sebesar 1,96 persen. Apabila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (triwulan IV tahun 2012), perekonomian Riau tumbuh 3,77 persen, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi lembaga swasta nirlaba yang tumbuh 9,41 persen dan sumber pertumbuhan tertinggi pada pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 3,12 persen. Perekonomian Riau tanpa migas triwulan IV tahun 2013 mengalami pertumbuhan positif sebesar 2,33 persen terhadap triwulan IIl tahun 2013. tertinggi terjadi pada pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 12,32 persen, sementara sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 1,73 persen. Apabila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (triwulan IV tahun 2012) perekonomian Riau tanpa migas mengalami pertumbuhan sebesar 6,01 persen, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada Pengeluaran Konsumsi Lembaga Swasta Nirlaba sebesar 9,41 persen dan sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,73 persen. Struktur ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan IV tahun 2013 didominasi oleh ekspor 44,91 persen, pengeluaran konsumsi rumah tangga 32,45 persen dan PMTB 25,21 persen. Pada triwulan yang sama tahun sebelumnya, struktur ekonomi Riau juga didominasi oleh ketiga komponen penggunaan tersebut. Struktur ekonomi Riau tanpa migas, pada triwulan IV tahun 2013 didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga yang memiliki kontribusi sebesar 48,93 persen, kemudian disusul oleh ekspor dan PMTB yang berturut-turut memberikan kontribusi sebesar 37,04 persen dan 20,18 persen. a. Ekonomi Riau Triwulan IV Tahun 2013 Laju Ekonomi Riau, termasuk migas, pada triwulan IV tahun 2013 mengalami pertumbuhan positif sebesar 1,39 persen dibandingkan dengan triwulan III tahun 2013. Dirinci menurut komponen penggunaan, pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami peningkatan paling tinggi yaitu sebesar 12,32 persen disusul dengan expor sebesar 3,52 persen serta pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 2,35 persen. (andil) pertumbuhan ekonomi Riau tertinggi berasal dari expor sebesar 1,96 persen dan pengeluaran konsumsi rumah tangga 0,95 persen. Dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (triwulan IV tahun 2012), perekonomian Riau tumbuh 3,77 persen dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi lembaga swasta nirlaba sebesar 9,41 persen. tertinggi pertumbuhan ekonomi Riau tersebut juga berasal dari pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 3,12 persen. 6 Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014

Tabel 5 Laju PDRB Riau Menurut Komponen Penggunaan (Dengan Migas) Triwulan IV 2013 dan Januari-Desember 2013 Komponen Penggunaan Thd Trw IV 2012 Trw III 2013 2013 2012 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Pengel. Konsumsi Rumah Tangga 7,95 3,12 2,35 0,95 7,67 2,96 2. Pengel. Kons. Lemb. Swasta Nirlaba 9,41 0,03 1,12 0,00 7,16 0,02 3. Pengel. Konsumsi Pemerintah 3,44 0,21 12,32 0,67 2,48 0,14 4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 5,39 1,60 2,03 0,61 5,32 1,56 5. Perubahan Stok - -2,52 - -2,29 - -1,73 6. Ekspor 4,83 2,72 3,52 1,96 1,74 0,99 7. Impor 4,25 1,39 1,55 0,51 4,10 1,33 PDRB 3,77 3,77 1,39 1,39 2,61 2,61 Ekonomi Riau tanpa migas tumbuh sebesar 6,01 persen dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya. Pengeluaran konsumsi lembaga swasta nirlaba mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,41 persen, diikuti oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 7,95 persen dan PMTB sebesar 4,70 persen. Dilihat dari sumber pertumbuhan, pertumbuhan ekonomi Riau tanpa migas berasal dari pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,73 persen, PMTB 1,44 persen dan expor 1,05. Tabel 6 Laju PDRB Riau Menurut Komponen Penggunaan (Tanpa Migas) Triwulan IV 2013 dan Januari-Desember 2013 Komponen Penggunaan Thd Trw IV 2012 Trw III 2013 2013 2012 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Pengel. Konsumsi Rumah Tangga 7,95 5,73 2,35 1,73 7,67 5,57 2. Pengel. Kons. Lemb. Swasta Nirlaba 9,41 0,05 1,12 0,01 7,16 0,04 3. Pengel. Konsumsi Pemerintah 3,44 0,38 12,32 1,21 2,48 0,26 4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 4,70 1,44 2,96 0,89 8,11 2,42 5. Perubahan Stok - 0,24 - -0,79 - -0,31 6. Ekspor 2,44 1,05 1,38 0,58 1,82 0,81 7. Impor 5,01 2,88 2,28 1,30 4,56 2,66 PDRB 6,01 6,01 2,33 2,33 6,13 6,13 Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014 7

b. Struktur PDRB Riau termasuk migas Nilai nominal PDRB Riau dengan migas triwulan IV/2013 atas dasar harga berlaku mencapai 138.336,51 milyar rupiah, naik sebesar 14.965,36 milyar rupiah dibanding dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (IV/2012). Kontribusi terbesar diberikan oleh komponen ekspor yaitu sebesar 44,87 persen, meskipun kontribusi komponen ini turun 0,04 persen dibanding triwulan IV tahun 2012. Sementara itu, kontribusi terkecil disumbang oleh pengeluaran konsumsi lembaga swasta nirlaba sebesar 0,30 persen. Tabel 7 Struktur PDRB Riau Menurut Komponen Penggunaan (Dengan Migas) Triwulan IV 2012-2013 dan Januari-Desember 2012-2013 Komponen Penggunaan Trw IV 2012 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pengel. Konsumsi Rumah Tangga 31,19 32,45 30,94 32,05 2. Pengel. Kons. Lemb. Swasta Nirlaba 0,30 0,31 0,29 0,31 3. Pengel. Konsumsi Pemerintah 6,43 6,11 5,92 5,6 4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 24,34 25,21 24,47 24,75 5. Perubahan Stok 5,67 4,10 5,04 7,02 6. Ekspor 44,87 44,91 46,76 43,15 7. Impor 12,8 13,10 13,43 12,87 PDRB 100,00 100,00 100,00 100,00 Nilai PDRB (Rp Milyar) 123.371,15 138.336,51 469.073,02 522.241,43 c. Struktur PDRB Riau tanpa migas PDRB Riau tanpa migas triwulan IV/2013 atas dasar harga berlaku sebesar 91.734,43 milyar rupiah, naik sebesar 12.560,02 milyar rupiah dibanding dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (IV/2012). Sama seperti triwulan IV tahun 2012, struktur ekonomi Riau tanpa migas triwulan IV tahun 2013 didominasi oleh tiga komponen yaitu pengeluaran konsumsi rumah tangga, ekspor dan PMTB. Kontribusi ketiga komponen tersebut berturut-turut adalah 48,93 persen, 37,04 persen dan 20,18 persen. 8 Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014

Tabel 8 Struktur PDRB Riau Menurut Komponen Penggunaan (Tanpa Migas) Triwulan IV 2012-2013 dan Januari-Desember 2012-2013 Komponen Penggunaan Trw IV 2012 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pengel. Konsumsi Rumah Tangga 48,59 48,93 48,96 49,14 2. Pengel. Kons. Lemb. Swasta Nirlaba 0,47 0,47 0,47 0,47 3. Pengel. Konsumsi Pemerintah 10,02 9,22 9,36 8,58 4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 20,74 20,18 20,66 20,27 5. Perubahan Stok 0,80 0,97 1,28 1,91 6. Ekspor 38,00 37,04 38,36 36,82 7. Impor 18,62 16,81 19,08 17,9 PDRB 100,00 100,00 100,00 100,00 Nilai PDRB (Rp Milyar) 79.174,41 91.734,43 296.446,97 340.631,03 Berita Resmi Statistik Provinsi Riau No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014 9