ENGLISH DEBATE OLIMPIADE BRAWIJAYA 2014 I. PERSYARATAN PESERTA UNTUK MASING-MASING FAKULTAS a. Setiap fakultas dapat mengirimkan 3 orang/team perwakilannya, tidak ada ketentuan khusus untuk jumlah putra ataupun putri. b. Setiap Peserta mengirimkan Pas Foto 3 X 4 Berwarna, sebanyak 3 lembar. c. Semua peserta diwajibkan mematuhi segala jenis peraturan. d. Penyerahan formulir pendaftaran paling lambat pada saat TM. Saat TM akan ada pengundian nomor peserta dan topik yang diambil langsung oleh peserta atau yang mewakili. e. Apabila peserta tidak hadir dalam TM dan tidak ada yang mewakili. Maka, panitia memiliki hak untuk menentukan nomor dan berita kepada peserta yang tidak hadir II. SISTEM PERATURAN dan PERTANDINGAN PERATURAN UMUM PERTANDINGAN (GUIDELINE FOR DEBATERS) A. PENGERTIAN 1.`Debat merupakan kegiatan memperjuangkan argumen tim dengan cara menyampaikan bukti-bukti yang kuat dan relevan agar argumen tim menang. 2. Meyakinkan juri/adjudicator bahwa argumen tim adalah argumen yang valid, kuat, dan benar. B. PESERTA Peserta debat disebut dengan DEBATERS Debat bahasa inggris terdiri dari 2 tim yang saling berlawanan, 1. Tim positif (affirmative/government team). Tim positif adalah tim yang mendukung/setuju dengan topik(motion).
2. Tim negatif (opposition team). Tim negatif adalah tim yang menentang atau tidak setuju dengan topik yang diperdebatkan. Dalam setiap tim terdiri dari 3 debaters, yaitu: - Pembicara pertama (first speaker) - Pembicara kedua (second speaker) - Pembicara ketiga (third speaker) Ada juga yang disebut dengan reply speaker yang nantinya akan memberikan dan menyampaikan reply speech (overview debate) yang diambil dari pembicara pertama atau pembicara kedua. C. PENJURIAN Dalam debat bahasa inggris, jumlah juri selalu ganjil untuk menghindari adanya seri. Juri dalam debat disebut adjudicator. Dalam debat bahasa inggris ada juga yang disebut dengan chairperson yaitu orang yang memimpin jalannya debat, dan ada juga time keeper yaitu orang yang bertugas menghitung waktu bicara debaters. Standar waktu bicara untuk tiap debater adalah 7 menit. D. TOPIK DEBAT Topik yang diperdebatkan dalam debat bahasa inggris disebut MOTION. Motion biasanya diawali dengan, THW (This House Would...) THBT (This House Believe That...) Apabila motion diawali dengan dengan THW, hal tersebut menunjukkan proposal debate, maksudnya adalah peserta debat harus memberikan argumen yang disertai dengan solusi dan langkah-langkah yang harus dilakukan (peserta harus mengajukan proposal) dalam solusi tersebut. Apabila motion diawali dengan THBT maka debat itu adalah philosophical debate, maksudnya adalah dalam debat itu nantinya hanya
akan memperdebatkan bahwa sesuatu hal (yang disebutkan dalam motion tersebut) benar atau salah, baik atau tidak, signifikan atau tidak, tanpa memberikan langkah-langkah atau solusi penyelesaian. Baik motion THW maupun THBT, semua argumen harus selalu disertai dengan bukti-bukti dan fakta-fakta yang relevan dan kuat serta contoh-contoh yang relevan. Motion ada yang bisa langsung diperdebatkan dan ada juga yang harus didefinisikan terlebih dahulu. Contoh-contoh motions; - THW stop importing rice - THW ban alchoholic drinks - THBT homeschooling is not good, dsb E. CARA MENDEFINISIKAN MOTION Mendefinisikan motion maksudnya adalah mendeskripsikan motion agar lebih jelas dan lebih fokus atau lebih spesifik. Yang berhak mendefinisikan motion adalah affirmative team (tim positif). Sedangkan tim negatif hanya berhak menyetujui atau menentang definisi tersebut. Apabila tim negatif menyetujui definisi itu maka debat akan dilanjutkan sesuai dengan motion yang telah didefinisikan tersebut. Perlu diketahui oleh semua debaters bahwa yang diperdebatkan adalah theme line, bukan definisi ataupun motion debat. (theme line akan dijelaskan lebih lanjut) Jika tim negatif tidak setuju dengan definisi yang diajukan oleh tim positif, maka tim negatif harus menentang definisi tersebut dan memberikan definisi baru yang benar. Tindakan menentang definisi yang disampaikan oleh tim positif ini dinamakan dengan CHALLENGE DEFINITION. Akan tetapi tim negatif harus benar-benar teliti dan hati-hati sebelum melakukan CHALLENGE DEFINITION ini, karena definisi yang bisa ditentang hanyalah definisi yang, - TRUISTIC: definisi yang sudah benar dan tidak dapat diperdebatkan lagi
- TAUTOLOGICAL/ CIRCULAR: definisi yang berputar-putar sehingga tidak jelas poinnya - SQUIRELLING: definisi yang tidak ada kaitannya dengan topik - TIME AND PLACE SETTING: definisi yang mengambil setting background dengan waktu yang tidak tepat, misalnya mengambil kejadian yang sudah sangta tidak up to date, sehingga sulit diperdebatkan. Untuk mendefinisikan motion, kita harus mengambil kata kunci yang penting dari motion tersebut dan mendefinisikannya sesuai dengan topik yang aktual yang bisa diperdebatkan. Misalnya, kita memiliki motion THW ban alchoholic drinks. Disini ada dua kata penting, yakni ban dan alchoholic drinks, kita harus mendefinisikan kata tersebut tidak sekedar definisi berdasarkan kamus. Ban (melarang=prohibit=not allow) maksudnya melarang yang bagaimana dan seperti apa. Kemudian kata alchoholic drinks juga harus didefinisikan, tidak hanya sekedar minuman beralkohol saja tetapi juga perlu disertakan dengan minuman beralkohol dengan kadar...%, dengan disertai ALASAN POKOK yang merupakan IDE POKOK atau yang biasa disebut dengan THEME LINE. THEME LINE ini menjawab dari pertanyaan MENGAPA. Mengapa suatu hal harus dilarang, mengapa hal harus dihentikan, mengapa suatu hal tidak harus dilarang, dsb. Theme line inilah yang akan diperdebatkan dalam debat bahasa inggris. INGAT: Definisi dari tim positif harus JELAS, LOGIS sesuai motion, dan bisa diperdebatkan/ada untuk diperdebatkan (debatable). F. ARGUMEN Setiap argumen yang baik harus selalu memuat A-R-E-L, yaitu Assertion: kalimat berisi pernyataan dari argumen yang akan disampaikan. Reasoning: alasan yang mendukung pernyataan argumen. Evidence: bukti-bukti dan fakta-fakta yang mendukung argumen dan alasannya.
Link back: mengaitkan kembali dengan pokok bahasan (theme line) G. REBUTTLE Rebuttle adalah sanggahan dari argumen lawan, yang harus di-rebut adalah argumen pokok dari tim lawan. Rebutlle biasanya berdasarkan pada: - Fakta yang salah (error facts) - Bukti yang tidak relevan (irrelevan proof) - Hal-hal yang tidak masuk akal (illogical) POI (Point Of Information) POI adalah sebutan yang digunakan untuk debaters lawan (opposition) memberikan opini, pertanyaan atau klarifikasi terhadap apa yang sedang di bicarakan oleh debater yang sedang speech. H. JOB DESCRIPTIONS OF DEBATERS AFFIRMATIVE TEAM First speaker: - Menyampaikan motion - Memberikan background (latar belakang munculnya suatu motion) background ini dikaitkan dengan berita aktual yang berkaitan dengan motion) - Menyampaikan definisi dari motion - Menyampaikan room of debate (apa yang akan diperdebatkan dalam debat nanti) - Menyampaikan stance dari timnya (posisi dari timnya, apakah setuju atau tidak setuju dengan topik, tim positif akan selalu setuju dengan theme line, sedangkan tim negatif tidak setuju) - Menyampaikan theme line - Menyampaikan team split (pembagian kerja tim) - Menyampaikan argumen pokok - Menyimpulkan dan mengaitkan dengan topic
Second speaker: - Me-rebut argumen pokok first speaker tim negatif - Mengklarifikasi ulang kasus tim positif - Menyampaikan argumen pokok second speoaker - Mengaitkan argumen pokok dengan topik/theme line - Menyimpulkan dan menyampaikan kembali theme line tim positif Third speaker: - Me-rebut argumen pokok second speaker tim negatif - Mengklarifikasi kasus tim positif - Mengulas kembali argumen yang telah disampaikan oleh first dan second speaker tim positif - Menekankan kembali rebutal yang disampaikan oleh first dan second speaker tim positif, sambil terus menentang argumen tim lawan - Memberikan lebih banyak contoh yang relevan dengan topik - Menyimpulkan apa yang disampaikan dan mengaitkan kembali apa yang disampaikan dengan topik - INGAT: pada third speaker tidak boleh ada NEW MATTER (argumen/materi baru). Tugas utama pembicara ketiga adalah: ATTACK and give more examples. (umumnya ¾ dari waktu bicara untuk rebutal) NOTE: yang berhak menyampaikan argumen hanya pembicara 1 dan 2, karena waktu pembicara 1 banyak tersita untuk definisi, background, team split, dsb, maka argumen yang paling inti sebaiknya disampaiakan oleh pembicara 2. NEGATIVE TEAM First speaker:
- Merespon definisi yang disampaikan oleh first speaker tim positif; menyampaikan apakah menerima atau menolak definisi tersebut (accepts or challenges the defiintion) - Rebut / sanggahan argumen yang disampaikan first speaker tim positif - Menyampaikan theme line tim negatif - Menyampaikan team split (pembagian kerja) tim negatif - Menyampaikan argumen pokok - Menyimpulkan dan mengaitkan dengan topik Second speaker: - Me-rebut argumen pokok second speaker tim positif - Rebuild kembali/ tegakkan lagi kasus/ theme line tim negatif - Menyampaikan argumen pokok second speaker negatif - Mengaitkan argumen dengan theme line atau topik - Menyimpulkan dan menyampaikan kembali theme line tim negatif Third speaker: - Rebut argumen yang telah disampaikan oleh tim positif - Menyampaikan kembali theme line/ kasus yang disampaikan tim negatif; mengulas kembali argumen yang telah disampaikan first and second speaker tim positif - Menekankan kembali rebutal yang disampaikan oleh pembicara 1 dan 2 tadi, sambil terus menentang argumen tim lawan - Memberikan lebih banyak contoh yang relevan dengan topik - Menyimpulkan apa yang disampaikan dan mengaitkan kembali apa yang disampaikan. - INGAT, pada third speaker tidak boleh ada NEW MATTER (argumen/materi baru). Tugas utama pembicara ketiga adalah: ATTACK and give more examples. (umumnya ¾ dari waktu bicara untuk rebutal)
REPLY SPEAKER (Pada Negative dan Affirmative) Reply speaker untuk tim positif maupun tim positif memiliki tugas: 1. Overview the debate (mengulas kembali apa isi debat yang telah berlangsung tadi): - Clash of the debate (ketidakcocokan antara tim negatif dengan tim positif tadi, perbedaan pendapat yang terjadi tadi disampaikan) - Menyampaikan argumen apa saja yang telah disampaikan timnya - Menyampaikan argumen apa saja yang telah disampaikan tim lawan - Menyampaikan kelebihan dari argumen timnya dan kelemahan dari argumen tim lawan - Menekankan bahwa argumen timnya lebih bagus dan lebih berhak untuk menang berdasarkan kelebihan argumen timnya tadi. Jangan lupa untuk tetap dikaitkan dengan topik yang diperdebatkan. 2. Reply speech bukanlah rebutal, jadi di sini sudah tidak boleh ada lagi rebutal, maupun hal-hal atau contoh-contoh baru. 3. Yang bisa menjadi reply speaker adalah pembicara pertama atau pembicara kedua. I. TIMING DALAM DEBAT BAHASA INGGRIS Tiap debater diberi waktu 7 menit untuk menyampaikan subtantive speech-nya (watu berbicara pada pembicara 1,2, dan 3). Tapi tidak untuk reply speech, untuk reply speech ini biasanya hanya 5 menit saja. Jadi, untuk masing-masing tim diberi waktu: - First speaker : 7 menit (subtantive speech) - Second speaker : 7 menit (subtantive speech)
- Third speaker : 7 menit (subtantive speech) - Reply speech : 5 menit (reply speech) Setiap pembicara diberikan waktu maksimal 7 menit, dengan perincian sebagai berikut, - Pada menit ke-6 akan diberikan ketukan sebanyak satu kali - Pada menit ke-7 akan diberikan ketukan sebanyak ldua kali - Dan 20 detik setelah menit ke-7 akan diberikan ketukan tanpa henti - Bagi replayer diberikan waktu maksimal 3 menit, dengan perincian sebagai berikut, - Pada menit ke-2 akan diberikan ketukan sebanyak satu kali - Pada menit ke-3 akan diberikan ketukan sebanyak dua kali - Dan 20 detik setelah menit ke-3, akan diberikan ketukan tanpa henti Timing pada POI 1 menit, time keeper memberi tanda bunyi knok 1 kali, dan POI diperbolehkan. 6 menit, time keeper memberi tanda bunyi knok 1 kali, POI tidak diperbolehkan POI hanya di beri waktu 15 detik, bila sudah 15 detik time keepers say "ORDER" dan time keeper juga yang harus menertibkan debate, misalkan dalam debat ini ada debaters yang POI-nya terlalu sering maka time keepers dan Adju mengatakan ORDER, J. ASPEK YANG DINILAI DALAM DEBAT BAHASA INGGRIS Ada 3 aspek yang dinilai dalam debat bahasa inggris: 1. Manner dinilai 40%, meliputi: Delivery (public-speaking skills): bagaimana cara penyampaian argumen, efektif atau tidak.
Vocal style (volume suara), penggunaan bahasa, penggunaan catatan, kontak mata, gesture (gerakan-gerakan tubuh), posisi berdiri (stance), pakaian, humor, personal attack on opponents 2. Methode dinilai 20%, meliputi: Structure and organization (struktur/ sistematika penyampaian pidato, urut atau tidak mulai dari awal sampai akhir sesuai dengan tugas sebagai first, second atau third speaker) Overtime or undertime? Kemampuan untuk merespon kasus/argumen yang disampaikan lawan 3. Matter dinilai 40%: Materi /isi yang disampaikan dalam speech-nya, apakah relevan atau tidak, berbobot atau tidak. Lomba Debat menggunakan sistem baku tembak. Setiap Tim akan dinilai oleh juri tersebut. Skor tersebut akan diakumulasi dan diperingkat, nilai empat tertinggi akan pergi ke Grand Final. Peraturan untuk kompetisi ini adalah: 1. Singkat, seru, lucu dan komentar yang berkaitan selama berdebat dengan penantang diperbolehkan. Mencela atau perbuatan buruk lainnya tidak diijinkan. Penyalahgunaan atau caci maki maka akan mengakibatkan hilangnya nilai. 2. Peserta tidak diizinkan untuk membawa referensi tertulis atau referensi digital selama perdebatan. Membawa sebuah catatan kecil atau ringkasan diperbolehkan. 3. Pakaian harus rapi dan sopan. 4. Jaket almamater wajib dipakai selama perdebatan. 5. Makan dan merokok tidak diperbolehkan selama acara berlangsung.
6. Pesaing diharapkan untuk menjaga sopan santun dan menghormati panitia dan adjudicator. Mereka yang melanggar akan mendapat sanksi. 7. Jika ada perubahan silahkan konfirmasi ke panitia secepatnya, setidaknya sebelum pertemuan teknis. 8. Setiap peserta harus menghadiri sekurang-kurangnya 60 menit sebelum pertandingan untuk mengetahui situasi. Tidak akan ada waktu tambahan bagi yang datang terlambat. Tim yang tidak datang sampai 15 menit sebelum pertandingan akan dikenakan sanksi 9. Anggota team harus berasal dari fakultas yang sama. Team yang melanggar peraturan ini akan didiskualifikasi. Lain-Lain Hal-hal lain yang belum / tidak tercantum dalam ketentuan ini akan disampaikan pada saatnya sesuai kebutuhan. III. WAKTU dan TEMPAT PERTANDINGAN - Technical Meeting Hari/Tanggal : Selasa, 16 September 2014 Waktu : 15.00 17.00 WIB Tempat : Lobby EM lantai 2 - Pertandingan Hari/Tanggal : Jumat-Sabtu/ 3 4 Oktober 2014 Waktu : 08.00 WIB - selesai Tempat : Gedung Rektorat lt.1