POKOK POKOK PERUBAHAN ISI PROSPEKTUS HMETD

dokumen-dokumen yang mirip
OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Penyusunan Prospektus Penawaran Umum Terbatas Dalam Rangka Penerbitan HMETD

- 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

2017, No Tahun 2011 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5253); MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGA

- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan te

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG BENTUK DAN ISI PROSPEKTUS DAN PROSPEKTUS RINGKAS DALAM RANGKA

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 77 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN MENGENAI BENTUK DAN ISI PERNYATAAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN PUBLIK

PERATURAN NOMOR IX.C.3 : PEDOMAN MENGENAI BENTUK DAN ISI PROSPEKTUS RINGKAS DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM

PERATURAN NOMOR IX.B.1 : PEDOMAN MENGENAI BENTUK DAN ISI PERNYATAAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN PUBLIK

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-43/PM/2000 TENTANG

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-49/PM/1996 TENTANG PEDOMAN MENGENAI BENTUK DAN ISI PERNYATAAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN PUBLIK

LAMPIRAN: Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor : Kep- 67/BL/2007 Tanggal : 13 April 2007 PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI DAERAH

-2- MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PENGGABUNGAN USAHA ATAU PELEBURAN USAHA PERUSAHAAN TERBUKA. BAB I KETENTUAN UMUM

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 30 /SEOJK.04/2016 TENTANG BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

PT WAHANA PRONATURAL TBK. Check List SEOJK/30/2016 Laporan Tahunan

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN /SEOJK.04/20.. TENTANG BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-38/PM/1996 TENTANG LAPORAN TAHUNAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL,

SOSIALISASI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 32 TAHUN 2015 TENTANG PENAMBAHAN MODAL PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK

-2- dengan tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi, beberapa penyederhanaan terutama informasi yang sifatnya historis diperlukan dengan tuj

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 74 /POJK.04/2016 TENTANG PENGGABUNGAN USAHA ATAU PELEBURAN USAHA PERUSAHAAN TERBUKA

- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-56/PM/1996 TENTANG PEDOMAN MENGENAI BENTUK DAN ISI PROSPEKTUS DALAM RANGKA

Penawaran Umum Terbatas Dalam Rangka HMETD

DAFTAR ITEM PENGUNGKAPAN WAJIB DAN PENGUNGKAPAN SUKARELA

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PENAMBAHAN MODAL PERUSAHAAN TERBUKA TANPA MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAH

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PENGGABUNGAN USAHA ATAU PELEBURAN USAHA PERUSAHAAN TERBUKA

-2- dengan tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi, beberapa penyederhanaan terutama informasi yang sifatnya historis diperlukan dengan tuj

LAMPIRAN: Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor : Kep- 68/BL/2007 Tanggal : 13April 2007 PROSPEKTUS RINGKAS DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI DAERAH

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 38 /POJK.04/2014 TENTANG

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

2 menetapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penjaminan Penyelesaian Transaksi Bursa; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang

1. Sampul muka, samping, dan belakang 2. Setiap halaman. 2. Pandangan atas prospek usaha perusahaan yang disusun oleh direksi.

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR : KEP- 22 /PM/2004 TENTANG PEDOMAN BENTUK DAN ISI PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM REKSA DANA

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN NOMOR IX.E.2 : TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA UTAMA

- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 26/POJK.04/2014 TENTANG. Penjaminan Penyelesaian Transaksi Bursa DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2017, No Tahun 2011 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5253); MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGA

Penambahan Modal Tanpa Memberikan HMETD

2015, No Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 111, Tambahan

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2008

Yth: 1. Direksi Bank Umum Syariah 2. Direksi Bank Umum Konvensional yang Memiliki Unit Usaha Syariah di tempat

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 64, Tambahan

PERATURAN NOMOR I-D: TENTANG PENCATATAN SERTIFIKAT PENITIPAN EFEK INDONESIA (SPEI) DI BURSA

PERATURAN NOMOR IX.A.7 : TANGGUNG JAWAB MANAJER PENJATAHAN DALAM RANGKA PEMESANAN DAN PENJATAHAN EFEK DALAM PENAWARAN UMUM

- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 1 /POJK.05/ TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN LEMBAGA PENJAMIN

30 Juni 31 Desember

ISI PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU

DAFTAR ISI PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN TAHUNAN PT INDOFARMA (Persero) Tbk. Halaman BAB I PENDAHULUAN: 1 1. Latar Belakang 2. Tujuan 3.

INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V ( PUT V ) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ( HMETD )

2017, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PEDOMAN PENERBITAN DAN PELAPORAN EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF. BAB I KETENTUAN UMUM

PT GARUDA METALINDO Tbk

PT PENYELENGGARA PROGRAM PERLINDUNGAN INVESTOR EFEK INDONESIA

PERATURAN NOMOR IX.A.7 : TANGGUNG JAWAB MANAJER PENJATAHAN DALAM RANGKA PEMESANAN DAN PENJATAHAN EFEK DALAM PENAWARAN UMUM

SOSIALISASI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 31 TAHUN 2015 TENTANG KETERBUKAAN ATAS INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL OLEH EMITEN ATAU PERUSAHAAN

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 5 %.

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-08/PM/2000 TENTANG

- 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 33 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN

RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN MODAL VENTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2009

2017, No menetapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Prinsip Kehati-hatian dalam Kegiatan Penyertaan Modal; Mengingat : 1. Undang-Undan

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 28/POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan: 1. Perusahaan adalah perusahan pembiayaan dan perusaha

2016, No Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 111, Tambahan

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN

PT Bank MNC Internasional Tbk. Kegiatan Usaha Utama: Bergerak dalam bidang usaha jasa perbankan Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia

PROFITABLE G R O W T H PT LINK NET

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 14/14/PBI/2012 TENTANG TRANSPARANSI DAN PUBLIKASI LAPORAN BANK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23 /POJK.04/2016 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF

2017, No Indonesia Nomor 3608); 2. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 64 /POJK.04/2017 TENTANG DANA INVESTASI REAL ESTAT BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 52 /POJK.04/2017 TENTANG DANA INVESTASI INFRASTRUKTUR BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF

- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Transkripsi:

SOSIALISASI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 33 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN ISI PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENAMBAHAN MODAL PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU Jakarta, Maret 2016 1

Pokok Perubahan o Sistematika pengaturan lebih terstruktur berdasarkan urutan bab-bab dalam prospektus o Mengakomodir perkembangan praktek pengungkapan, misal backdoor listing melalui rights issue, keterangan pembeli siaga, penyetoran modal dalam bentuk selain uang tunai (inbreng) o Harmonisasi dengan pengungkapan prospektus dengan Asean Disclosure Standards dan praktek negara lain yang relevan 2

POKOK POKOK PERUBAHAN ISI PROSPEKTUS HMETD 3

KETENTUAN UMUM Pasal 5 (1) Perusahaan Terbuka harus mengungkapkan seluruh bagian yang terdapat dalam Prospektus dan menyusun Prospektus sesuai urutan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini (2) Pengungkapan seluruh bagian yang terdapat dalam Prospektus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikecualikan, jika pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan oleh Perusahaan Terbuka 4

BENTUK PROSPEKTUS Informasi pada bagian kulit muka Prospektus Daftar isi Ringkasan Prospektus Penawaran Umum Penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Pernyataan utang Ikhtisar data keuangan penting Analisis dan pembahasan oleh manajemen Faktor risiko Kejadian penting setelah tanggal laporan Akuntan Keterangan tentang Perusahaan Terbuka, kegiatan usaha, serta kecenderungan dan prospek usaha Ekuitas Kebijakan dividen Perpajakan Keterangan mengenai Pembeli Siaga dan/atau calon Pengendali Perusahaan Terbuka (jika ada) Keterangan tentang Perwaliamanatan, dalam hal penerbitan HMETD untuk Efek bersifat utang yang dapat atau wajib dikonversi menjadi saham Keterangan tentang penanggung, dalam hal penerbitan HMETD untuk Efek bersifat utang yang dapat atau wajib dikonversi menjadi saham Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal serta profesi lain Tata cara pemesanan saham dan/atau Efek Bersifat Ekuitas lainnya dan Penyebarluasan Prospektus dan formulir pemesanan pembelian saham dan/atau Efek Bersifat Ekuitas lainnya 5

Kulit Muka/Dalam Prospektus Pasal 7 dan 8 pernyataan yang menyatakan pemegang saham utama akan melaksanakan atau tidak melaksanakan HMETD yang dimiliki dan informasi nama pihak yang akan menerima pengalihan HMETD (jika ada) Bentuk dan jumlah objek penyetoran dalam hal penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang, nama lengkap Pihak yang bertindak sebagai Pembeli Siaga/calon Pengendali (jika ada) dalam hal Prospektus mencantumkan nama pihak yang membantu Perusahaan Terbuka dalam penyusunan Prospektus, pihak dimaksud harus membuat pernyataan bahwa telah memberikan persetujuan tertulis mengenai pencantuman nama pihak tersebut dalam Prospektus dan tidak mencabut persetujuan tersebut 6

BAGIAN PENAWARAN UMUM Pasal 11 Uraian RUPS yang menyetujui penambahan modal dengan HMETD Keterangan tentang HMETD uraian mengenai penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang (jika ada) yang paling sedikit memuat atau mengungkapkan: Keterangan tentang objek penyetoran Ringkasan hasil penilaian dari Penilai, antara lain kesimpulan nilai dan pendapat kewajaran atas transaksi penyetoran Keterangan tentang waran yang menyertai penambahan modal dengan HMETD 7

BAGIAN PENAWARAN UMUM Pasal 11lanjutan dalam hal saham dan/atau Efek Bersifat Ekuitas lainnya yang akan diterbitkan memiliki sifat yang sama dengan saham yang dicatatkan di Bursa Efek, mengungkapkan: Historis kinerja saham di Bursa Efek yang berisi harga tertinggi, harga terendah, dan total volume perdagangan, setiap bulan dalam periode 12 bulan terakhir sebelum PP disampaikan kepada OJK; dan Informasi mengenai penghentian perdagangan saham Perusahaan Terbuka yang terjadi dalam 3 (tiga) tahun terakhir, atau sejak dicatatkan jika dicatatkan kurang dari 3 (tiga) tahun di Bursa Efek (jika ada) 8

BAGIAN PENGGUNAAN DANA Pasal 13 Keterangan tentang penggunaan dana setelah dikurangi dengan biayabiaya dibuat secara rinci seperti pengembangan sarana yang ada, diversifikasi, penambahan modal kerja dan sebagainya keterangan mengenai sumber dana lain yang akan digunakan untuk membiayai suatu kegiatan apabila dana hasil Penawaran Umum tidak mencukupi Dalam hal tidak terdapat Pembeli Siaga atau Pembeli Siaga hanya berkomitmen untuk mengambil sebagian sisa saham dan/atau Efek Bersifat Ekuitas, mengungkapkan: - Urutan prioritas penggunaan dana apabila dana yang diperoleh tidak mencukupi untuk mendanai seluruh rencana penggunaan dana; dan - Risiko dan rencana manajemen dalam hal dana yang diperoleh dari Penawaran Umum tidak sesuai rencana 9

BAGIAN PENGGUNAAN DANA Pasal 14 Dalam hal terdapat Pihak yang melakukan penyetoran modal dalam bentuk selain uang yang dapat mengakibatkan Pihak tersebut menjadi Pengendali baru Perusahaan Terbuka dan meningkatkan ekuitas Perusahaan Terbuka sebesar 100% (seratus persen) atau lebih, Prospektus harus paling sedikit memuat atau mengungkapkan: Setoran modal berbentuk saham perusahaan lain : 1) laporan keuangan perusahaan lain tersebut; 2) informasi keuangan proforma yang diperiksa Akuntan; 3) informasi tentang faktor risiko; 4) keterangan tentang perusahaan lain tersebut; 5) kegiatan dan prospek usaha, dan 6) pendapat dari segi hukum perusahaan lain tersebut; dan/atau Setoran modal berbentuk aset, informasi yang harus diungkapkan berupa keterangan mengenai aset tersebut serta risiko dan prospek usaha atas penggunaan aset tersebut 10

BAGIAN PERNYATAAN UTANG Pasal 15 pinjaman yang diterima oleh Perusahaan Terbuka dan/atau Perusahaan Anak, dan/atau pinjaman yang diterima untuk kepentingan Perusahaan Terbuka dan/atau Perusahaan Anak yang material ada atau tidak adanya pelanggaran atas persyaratan dalam perjanjian kredit yang dilakukan oleh Perusahaan Terbuka atau Perusahaan Anak dalam Kelompok Usaha Perusahaan Terbuka yang berdampak material terhadap kelangsungan usaha Perusahaan Terbuka ada atau tidak adanya keadaan lalai atas pembayaran pokok dan/atau bunga pinjaman setelah tanggal laporan keuangan terakhir sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, termasuk perkembangan terakhir dari negosiasi dalam rangka restrukturisasi utang tidak terdapat pembatasan yang merugikan hak-hak pemegang saham publik 11

BAGIAN IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING Pasal 17 Data keuangan 2 (dua) tahun terakhir ditambah interim (jika ada) yang meliputi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya, serta laporan arus kas; Dalam hal terdapat data keuangan periode interim, pengungkapan disajikan dengan perbandingan periode interim yang sama dari tahun buku sebelumnya (tidak harus diaudit), kecuali untuk laporan posisi keuangan bentuk dan isi laporan sebagaimana pada huruf c harus sama dengan yang disajikan dalam laporan keuangan rasio keuangan Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan harus konsisten dengan laporan keuangan Perusahaan Terbuka termasuk nama pos yang digunakan 12

BAGIAN ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN Pasal 19 Analisis kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir Bahasan mengenai operasi per segmen operasi (jika ada) dikaitkan dengan kondisi keuangan Perusahaan Terbuka secara keseluruhan Bahasan mengenai likuiditas Perusahaan Terbuka Bahasan mengenai sumber dan jumlah arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan serta pola arus kas dikaitkan dengan karakteristik dan siklus bisnis Perusahaan Terbuka Bahasan mengenai pembatasan yang ada terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana kepada Perusahaan Terbuka dan dampak dari adanya pembatasan tersebut terhadap kemampuan Perusahaan Terbuka dalam memenuhi kewajiban pembayaran tunai Bahasan mengenai komitmen investasi barang modal yang material yang 13 dilakukan

BAGIAN ANALISIS DAN PEMBAHASANlanjutan Pasal 19 Bahasan mengenai risiko fluktuasi kurs mata uang asing atau suku bunga acuan pinjaman dan pengaruhnya terhadap hasil usaha atau keadaan keuangan Perusahaan Terbuka pada masa yang akan datang Bahasan dalam hal laporan keuangan yang mengungkapkan peningkatan yang material dari penjualan atau pendapatan bersih, yang meliputi pembahasan tentang sejauh mana kenaikan tersebut dapat dikaitkan dengan kenaikan harga, volume atau jumlah barang atau jasa yang dijual, atau adanya produk atau jasa baru, disertai uraian mengenai penyebab kenaikan harga atau volume tersebut Bahasan mengenai dampak perubahan harga terhadap penjualan dan pendapatan bersih Perusahaan Terbuka serta laba operasi Perusahaan Terbuka selama 2 (dua) tahun terakhir atau selama Perusahaan Terbuka menjalankan usaha jika berdirinya kurang dari 2 (dua) tahun, serta dampak inflasi dan perubahan kurs valuta asing, jika material 14

BAGIAN ANALISIS DAN PEMBAHASANlanjutan Pasal 19 Bahasan terkait perubahan kebijakan akuntansi dalam jangka waktu 2 (dua) tahun terakhir atau sejak berdirinya bagi perusahaan yang berdiri kurang dari 2 (dua) tahun buku Bahasan mengenai kebijakan pemerintah dan institusi lainnya dalam bidang fiskal, moneter, ekonomi publik, dan politik yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kegiatan usaha dan investasi Perusahaan Terbuka dan Perusahaan Anak yang tercermin di laporan keuangan Bahasan mengenai jumlah pinjaman yang masih terutang pada tanggal laporan keuangan terakhir, kebutuhan pinjaman musiman, analisis jatuh tempo pinjaman, fasilitas pinjaman dari perbankan, pembatasan penggunaan pinjaman dan jaminan Bahasan mengenai investasi barang modal yang dikeluarkan dalam rangka pemenuhan persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup (jika ada) 15

BAGIAN FAKTOR RESIKO Pasal 21 Risiko utama yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha Perusahaan Terbuka Risiko usaha yang bersifat material baik secara langsung maupun tidak langsung yang dapat mempengaruhi hasil usaha dan kondisi keuangan Perusahaan Terbuka, antara lain persaingan, perubahan teknologi, kelangkaan sumber daya, pasokan bahan baku Risiko umum yang timbul antara lain karena kondisi perekonomian secara makro dan global, perubahan kurs valuta asing, kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku terkait bidang usaha Perusahaan Terbuka, tuntutan atau gugatan hukum, ketentuan negara lain Pasal 22 Pengungkapan faktor risiko dilakukan secara rinci disertai uraian tentang dampak masing-masing risiko terhadap kinerja Perusahaan Terbuka 16

BAGIAN KETERANGAN PERUSAHAAN TERBUKA, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA Pasal 24 Keterangan Perusahaan Terbuka: Permodalan dan pemegang saham kepemilikan saham dan struktur permodalan terakhir posisi Perusahaan Terbuka dan Perusahaan Anak dalam Kelompok Usaha Perusahaan Terbuka dalam bentuk diagram dan presentase kepemilikannya keterangan tentang Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, dan/atau pemegang saham utama Pengurus dan pengawasan: nama dan DRH Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka serta Sekretaris Perusahaan, Komite Audit &/ komite lainnya Keterangan ringkas tentang Perusahaan Anak yang material serta kegiatannya Perkara yang mempunyai dampak material terhadap kelangsungan usaha, kegiatan usaha dan/atau operasional Perusahaan Terbuka (jika ada); Perjanjian penting 17

BAGIAN KETERANGAN PERUSAHAAN TERBUKAlanjutan Pasal 24 Kegiatan usaha Perusahaan Terbuka serta kecenderungan dan prospek usaha: Uraian singkat mengenai kegiatan usaha utama Perusahaan Terbuka atau Kelompok Usaha Perusahaan Terbuka (jika Perusahaan Terbuka merupakan entitas induk); Setiap kecenderungan yang signifikan dalam produksi, penjualan, persediaan, beban, dan harga penjualan sejak tahun buku terakhir yang mempengaruhi kegiatan usaha dan prospek keuangan Perusahaan Terbuka; Setiap kecenderungan, ketidakpastian, permintaan, komitmen, atau peristiwa yang dapat diketahui yang dapat mempengaruhi secara signifikan penjualan bersih atau pendapatan usaha, pendapatan dari operasi berjalan, profitabilitas, likuiditas atau sumber modal, atau peristiwa yang akan menyebabkan informasi keuangan yang dilaporkan tidak dapat dijadikan indikasi atas hasil operasi atau kondisi keuangan masa datang 18

BAGIAN KETERANGAN PERUSAHAAN TERBUKAlanjutan Pasal 24 Kegiatan usaha Perusahaan Terbuka serta kecenderungan dan prospek usaha: Masa berlaku dari hak paten, hak merek, lisensi, waralaba, dan konsesi yang dimiliki dan/atau dikuasai Perusahaan Terbuka dan/atau Perusahaan Anak serta pentingnya hal tersebut bagi Perusahaan Terbuka Besarnya ketergantungan terhadap pemasok tertentu; Besarnya ketergantungan terhadap satu dan/atau sekelompok pelanggan; Besarnya ketergantungan terhadap kontrak dengan pemerintah; Sifat musiman dari kegiatan usaha (jika ada); Keadaan persaingan dalam industri dan kedudukan Perusahaan Terbuka dalam persaingan tersebut (jika ada sumber data yang layak dipercaya); dan Uraian tentang prospek usaha Perusahaan Terbuka dikaitkan dengan industri, perekonomian secara umum, dan pasar domestik atau internasional, yang dapat disertai data pendukung kuantitatif jika ada sumber data yang layak dipercaya 19

BAGIAN KETERANGAN MENGENAI PEMBELI SIAGA DAN/ATAU CALON PENGENDALI PERUSAHAAN TERBUKA Pasal 28 Nama Pembeli Siaga dan/atau calon Pengendali Perusahaan Terbuka; Alamat domisili atau kantor pusat Pembeli Siaga dan/atau calon Pengendali Perusahaan Terbuka; Bidang usaha (jika ada); Status badan hukum (jika ada); Susunan pengurus dan pengawas (jika ada); Struktur permodalan atau informasi yang setara; Penerima manfaat dari calon Pengendali baru (jika ada); Sumber dana yang digunakan oleh Pembeli Siaga dan/atau calon Pengendali Perusahaan Terbuka; Sifat hubungan Afiliasi dengan Perusahaan Terbuka (jika ada); 20

BAGIAN KETERANGAN MENGENAI PEMBELI SIAGAlanjutan Pasal 28lanjutan Keterangan mengenai porsi yang akan diambil oleh Pembeli Siaga dan/atau calon Pengendali Perusahaan Terbuka; Uraian tentang persyaratan penting dari perjanjian pembelian sisa Efek atau persetujuan untuk membeli Efek oleh Pembeli Siaga; dan Uraian tentang persetujuan dari pihak yang berwenang (jika ada) 21

BAGIAN TATA CARA PEMESANAN SAHAM DAN/ATAU EFEK BERSIFAT EKUITAS Pasal 32 Informasi bahwa pihak yang berhak memesan Distribusi HMETD dan tata cara pelaksanaan HMETD Pemesanan pembelian tambahan dan penjatahan Persyaratan pembayaran serta batas waktu pembayaran Bukti tanda terima pemesanan pembelian Kriteria pembatalan pemesanan; Pengembalian uang pemesanan yang mencakup: Tingkat bunga yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan ganti rugi atas keterlambatan pengembalian uang pemesanan dengan menyebutkan persentase tingkat bunga, atau pengukur lainnya; dan Tata cara yang akan digunakan dalam melakukan pengembalian uang pemesanan dan ganti rugi 22

TERIMA KASIH