BAB IX SISTEM HORMON

dokumen-dokumen yang mirip
Makalah Ikhtiologi Sistem Endokrin pada Ikan

Peristiwa Kimiawi (Sistem Hormon)

SISTEMA ENDOKRINUM (= SISTEM ENDOKRIN)

BAB VII SISTEM UROGENITALIA

SISTEM ENDOKRIN PADA IKAN

ICHTIOLOGY (BIO327) Sistem Peredaran Darah

B. SISTEM HORMON / ENDOKRIN

Jenis hormon berdasarkan pembentuknya 1. Hormon steroid; struktur kimianya mirip dengan kolesterol. Contoh : kortisol, aldosteron, estrogen,

Rijalul Fikri FISIOLOGI ENDOKRIN

SISTEM ENDOKRIN MANUSIA SMA REGINA PACIS JAKARTA

1. Kelenjar Hipofi sis (Pituitari)

FISIOLOGI SISTEM ENDOKRIN

SISTEM ENDOKRIN. Oleh Dr. KATRIN ROOSITA, SP.MSi. DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT, FEMA, IPB

BAB V ENDOKRINOLOGI A. PENDAHULUAN

BAB VI SISTEM PEREDARAN DARAH

Fungsi tubuh diatur oleh dua sistem pengatur utama: Sistem hormonal/sistem endokrin Sistem saraf

Anatomi sistem endokrin. Kerja hipotalamus dan hubungannya dengan kelenjar hormon Mekanisme umpan balik hormon Hormon yang

HORMON. OLEH dr. Hamidie Ronald, M.Pd, AIFO

SISTEM PEREDARAN DARAH PADA IKAN

PERISTIWA KIMIAWI (SISTEM HORMON)

SISTEM ENDOKRIN. Struktur kelenjar endokrin

BAB I PENDAHULUAN. 1.3 Tujuan

PRINSIP BIOENERGETIKA PADA HEWAN

BAGIAN 1 PENGANTAR ENDOKRINOLOGI UMUM

Jenis jaringan hewan ada empat macam, yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf.

Hormon-Hormon Dan Kelenjar-Kelenjar Hormon

b. Badan pankreas Merupakan bagian utama dan letaknya di belakang lambung dan vertebra lumbalis pertama. c. Ekor pankreas Merupakan bagian yang

PROFIL HORMON TESTOSTERON DAN ESTROGEN WALET LINCHI SELAMA PERIODE 12 BULAN

HUBUNGAN HIPOTALAMUS-HIPOFISE- GONAD. Oleh: Ir. Diah Tri Widayati, MP, Ph.D Ir. Kustono, M.Sc., Ph.D.

SISTEM ENDOKRIN. Dr. Donny Yawah Kursus Pembantu Veterinar Institut Kluang, JOHOR

SISTEM ENDOKRIN HISTOLOGI VETERINER FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA drh. Herlina Pratiwi, M.Si

GINJAL KEDUDUKAN GINJAL DI BELAKANG DARI KAVUM ABDOMINALIS DI BELAKANG PERITONEUM PADA KEDUA SISI VERTEBRA LUMBALIS III MELEKAT LANGSUNG PADA DINDING

BAB XIV. Kelenjar Hipofisis

TUGAS 3 SISTEM PORTAL

FISIOLOGI HORMON STRUKTUR KELENJAR ENDOKRIN STRUKTUR KELENJAR ENDOKRIN

D. Uraian Pembahasan. Sistem Regulasi Hormonal 1. Tempat produksinya hormone

SISTEM ENDOKRIN. Drh. Herlina Pratiwi

10/17/2009 KONSEP DASAR. Kelenjar dalam sistem endokrin

Endocrinology. dr. Prasetio Kirmawanto, M. Kes

PRINSIP BIOENERGETIKA PADA HEWAN

Sistem Hormon BIO 3 A. PENDAHULUAN B. KELENJAR ENDOKRIN C. KELENJAR HIPOFISIS SISTEM HORMON. materi78.co.nr

SDP. YG MENDPT TEKANAN CUKUP BERAT

HIPOTALAMUS DAN KELENJAR HIPOFISIS

HORMON REPRODUKSI JANTAN

Anatomi/organ reproduksi wanita

Bahan Ajar Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar TAKSONOMI VERTEBRATA. Pisces: Evolusi Kelas Agnatha

BAB VII RESPON DAN KOORDINASI

Kelenjar Kelamin. Kelenjar Pankreas. Kelenjar Pineal. Plasenta. Kelenjar Timus. Sistem Endokrin. Sumber:

Proses-proses reproduksi berlangsung di bawah pengaturan NEURO-ENDOKRIN melalui mekanisme HORMONAL. HORMON : Substansi kimia yang disintesa oleh

SISTEM SIRKULASI PADA HEWAN AIR


ANATOMI DAN FISIOLOGI

ORGANISASI KEHIDUPAN. Sel

Mahasiswa dapat menjelaskan alat ekskresi dan prosesnya dari hasil percobaan

Created by Mr. E. D, S.Pd, S.Si LOGO

BAB XII. Kelenjar Pankreas

PENDAHULUAN Latar Belakang

1. Bagian sel saraf yang membungkus akson dan berfungsi sebagai isolator adalah

Struktur Ginjal: nefron. kapsul cortex. medula. arteri renalis vena renalis pelvis renalis. ureter

SYSTEMA CARDIOVASCULARE (Sistem Peredaran)

JARINGAN PADA HEWAN & MANUSIA

Kontrol Dari Kecepatan Denyut Jantung

Karakteristik Organisme Hidup. UNSYIAH Universitas Syiah Kuala 9/28/2016. Tema-tema dalam Mempelajari Kehidupan. Organisasi Biologi

Kehidupan. Senyawa kimia dalam jasad hidup Sintesis dan degradasi. 7 karakteristik kehidupan. Aspek kimia dalam tubuh - 2

BAB I PENDAHULUAN. Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit dimana terjadi gangguan

PENDAHULUAN. pemotongan hewan (TPH) adalah domba betina umur produktif, sedangkan untuk

Pembentukan Sistem Syaraf. Laboratorium Embriologi FKH IPB

II. TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Pertumbuhan Ikan Gurami

biologi SET 15 SISTEM EKSKRESI DAN LATIHAN SOAL SBMPTN ADVANCE AND TOP LEVEL A. ORGAN EKSKRESI

Untuk soal Tulislah B jika pernyataan yang diberikan Benar dan S jika salah

PROSES PEMANFAATAN PAKAN PADA TUBUH IKAN

Sistem Ekskresi Manusia

:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dipahami. Ketiga konsep ini saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Ketiga konsep pengertian tersebut adalah :

DIENCEPHALON. Letak: antara telencephalon dan midbrain, dan mengelilingi ventrikel ketiga. Dua struktur utama: Thalamus Hipothalamus

Sistem endokrin. Terdiri atas berbagai kelenjar yang menghasilkan dua jenis zat kimiawi. Neuropeptide Hormon

SISTEM EKSKRESI. - Sistem ekskresi pada uniseluler dan multiseluler. - Pembuangan limbah nitrogen dan CO 2

STRUKTUR JANTUNG. Achmad Farajallah, Sirkulasi kedua1

Sistem Eksresi> Kelas XI IPA 3 SMA Santa Maria Pekanbaru

Tugas Endrokinologi Kontrol Umpan Balik Positif Dan Negatif

Konsep Sel, Jaringan, Organ dan Sistem Organ

sistem regulasi Sistem syaraf

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Sistem Kelenjar Serangga Dr. Akhmad Rizali

HORMON A. HORMON SETEROIDA 1. PROGESTERON

Sistem Endokrin. Herlihy

Gambar tahap perkembangan embrio ikan lele

BAB III SISTEM URAT DAGING

Evolusi, Sistematika, Taksonomi dan Klasifikasi Avertebrata

BAHAN KULIAH STRUKTUR HEWAN JARINGAN DASAR OLEH HERNAWATI NIP JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FPMIPA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

PENDAHULUAN Latar belakang

SISTEM PENCERNAAN. Oleh: dr. Danurwendo Sudomo, Sp.Ok

SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA

JARINGAN DASAR HEWAN. Tujuan : Mengenal tipe-tipe jaringan dasar yang ditemukan pada hewan. PENDAHULUAN

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLatihan Soal 10.5

- - SISTEM EKSKRESI MANUSIA - - sbl1ekskresi

I. PENDAHULUAN. lemak omega 3 yang ada pada ikan (Sutrisno, Santoso, Antoro, 2000).

Keanekaragaman Organisme Kehidupan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. menyusun jaringan tumbuhan dan hewan. Lipid merupakan golongan senyawa

UNIVERSITAS GUNADARMA

Transkripsi:

BAB IX SISTEM HORMON Kelenjar endokrin ikan mencakup suatu sistim yang mirip dengan vertebrae yang lebih tinggi tingkatannya. Namun, ikan memiliki beberapa jaringan endokrin yang tidak didapatkan pada vertebrata yang lebih tinggi, misalnya Badan Stanius yang memiliki fungsi sebagai kelenjar endokrin yang membantu dalam proses osmoregulasi. Kerja hormon menyerupai kerja syaraf, yaitu mengontrol dan mengatur keseimbangan kerja organ-organ di dalam tubuh. Namun, kontrol kerja syaraf lebih cepat dibanding dengan kontrol endokrin. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar yang berasal dari ektodermal adalah protein, peptida, atau derivat dari asam-asam amino, dan hormone yang dihasilkan oleh kelenjar yang berasal dari mesodermal (gonad, korteks ardenal) berupa steroid. A. KELENJAR PITUITARY Kelenjar ini disebut pula hypophysa terletak di bawah dienchephalon. Suatu tangkai yang menghubungkan antara kelenjar ini dengan dienchepalon disebut Infundibulum. Kelenjar ini walaupun kecil, fungsi dan strukturnya merupakan organ tubuh yang sangat rumit dan sulit. Pada stadia embrionik, kelenjar ini berasal dari gabungan elemen neural yang tumbuh ke bawah dari diencephalon dan elemen epithel 91

(kantung Rathke) yang tumbuh ke atas dari bagian dorsal rongga mulut. Pertumbuhan dari hypophysa, berasal dari dua macam organ, yaitu: Neurohypophyse dan Adenohypophyse. Neurohypofise dibentuk dari bagian alas dienchephalon (Infundibulum) sedangkan Adenohypophyse, terbentuk dari perlekukan bagian ektodermal dari rongga mulut embrio (stomodaeum), disebut kantong hypophyse atau kantung Rathke. Hubungannya dengan rongga mulut akan hilang setelah pertumbuhannya selesai. Neurohypophyse memiliki struktur berupa serabut-serabut yang sejajar, berasal dari hypothalamus di dalam otak. Fungsi dari bagian hypophysa ini mengeluarkan horman ke dalam hypothalmus dan diteruskan ke neurohypophyse oleh sel-sel neorosekresi dan masuk ke dalam aliran darah. Adenohypophyse terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu: pars distalis atau lobes anterior, merupakan bagian yang terbesar, lebih konstan dan aktif dari yang lain. Pars intermedia kehadirannya bervariasi dan fungsinya diketahui mengontrol melanophora dan mungkin juga dalam melanogenesis. Neurosekresi dari hypothalamus (oxytocyn dan vasetocyn) disimpan dan dikeluarkan oleh neurohypofise. Sekeresi ini berperan dalam osmoregulasi dan reproduksi. Adenohypophyse mengandung beaneka sel pembuat hormon. Hormon-hormon yang disekresikan oleh pars distalis adalah prolactin ikan (penting dalam pengaturan Na ikan air tawar), hormon 92

pertumbuhan, carticothropyn (ACTH),gonadothropyn dan thyrotropyn. Kelenjar pituitary sering diberi gelar kelenjar induk(master gland) karena banyak menpengaruhi kegiatan kelenjar lainnya. B. KELENJAR THYROID Semua vertebrata mempunyai kelenjar thyroid. Sebagian besar ikan bertulang sejati dan Cyclostomata terdiri dari folikel-folikel yang relatif menyebar di dekat aorta ventral, arteri branchialis affarent, jantung, insang, kepala ginjal, limp, otak atau mata. Pada Elasmobranchii dan beberapa ikan bertulang sejati thyroid merupakan kelenjar tersendiri yang dikelilingi oleh jaringan pengikat. Hormon thyroid mempunyai beberapa fungsi fisiologik dan beberapa fungsi lainnya yang belum diketahui, namun terbukti bahwa ia mampu mempengaruhi laju konsumsi oksigen, membantu pengendapan guanin dalam kulit, dan mengubah metabolisme nitrogen dan karbohidarat. Ia juga telah diketahui mempengaruhi sistem dan fungsi syaraf dan proses osmoregulasi. C. KELENJAR PARATHYROID Bagian sekresi dari kelenjar parathyroid berdiferensiasi dari epithel kantong farings ketiga dan keempat. Ini berarti kantong-kantong farings mempunyai andil dalam pembentukan jaringan kelenjar. Hormon parathyroid adalah polipetida yang dinamakan parathormon yang berfungsi mengatur kadar kalsium, dan sedikit 93

menentukan kadar fosfor di dalam darah. Kalsium akan menghilang jika dari darah dan terjadi kejang otot jika hormon ini tidak ada. Jaringan kelenjar pada Cylostomata dan bangsa ikan, yang homolog dengan parathyroid telah ditemukan, namum fungsinya belum diketahui pasti. (hildenbran, 1974). D. JARINGAN INTERRENAL (ADRENAL CORTEX) Pada ikan Osteichthyes, jaringan yang ekivalen atau homolog dengan adrenal cortex atau pada vertebrata tingkat tinggi. Strukturnya sama dengan gonad dalam hal produksi hormonnya yang mengandung steroid, dan asal-usul embriologinya. Jaringan korteksnya merupakan derivat dari mesoderm yang membatasi rongga solom dekat tempat berasalnya pematang genital. Pada Elasmobranchia, jaringan ini bentuknya memanjang terletak pada bagian belakang ginjal. Sedangkan pada kelompok-kelompok sel yang tersebar di sepanjang vena cardinalis. Sel-sel yang menyerupai sel adrenocortical didapatkan pada dinding vena cardinalis ikan lamprey. Jaringan interrenal mensekresikan hormon adrenocorticosteroid yang mengontrol proses osmoregulasi dengan cara mempengaruhi ginjal, insang dan saluran gastrointestinal, dan mempengaruhi metabolisme protein dan karbohidrat. Jaringan interrenal pada Cyclostomata, tersebar sepanjang vena cardinalis posterior dan vena 94

lainnya. Pada Teleostei jaringan interrenal menyebar, tetapi selalu membentuk bintik-bintik noda yang terdapat di dekat atau pada kepala ginjal. E. JARINGAN CHROMAFFIN (SUPRARENAL) Jaringan ini banyak tersebar di dalam badan beberapa vertebrata. Sel-sel chromaffin pada ikan bertulang sejati tersebar di sepanjang vena poscardinalis dan dimungkinkan perluasannya tercampur dengan sel interrenal. Jaringan chromaffin pada Elasmobranchii menyatu dengan syaraf simpathetic dan aorta dorsalis, terletak di depan jaringan interrenal. Khromaffin dan jaringan medulla dimasuki serabut preganglion dari sistem syaraf otonom. Syaraf ini dan kelenjar endokrin Adrenal medulla, keduanya sebagai derivat endokterm dari neural krest embrio, dan semuanya menggetahkan adrenalin dan non adrenalin. Jaringan ini mensekresikan adrenalin mengadakan respon terhadap hormon ini dalam berbagai cara, seperti menaikkan kadar gula dalam darah dan menaikkan tekanan darah, konsentrasi melanin dalam melanophora, serta merintangi otot polos. Kerja hormon ini menyerupai sistem kerja syaraf simpathetic, yang mana hormon ini sangat erat hubungannya. Distribusi jaringan khromaffin di dalam tubuh dapat terletak di dekat tetapi terpisah dari jaringan organ interrena, dapat juga tercampur dengan jaringan interrenal atau korteks adrenal. F. KELENJAR ULTIMOBRANCHIAL 95

Kelenjar ini homolog dengan kelenjar parathyroid pada mammalia. Pada ikan bertulang sejati kelenjar ini terletak di bawah esophagus dekat sinus venosus. Pada Elasmobranchii kelenjar ini terletak pada sisi kiri bawah pharynx. Kelenjar ini mensekresikan hormon calcitonin, yang berperan dalam metabolisme kalsium. Ultimobranchial yaitu derivat dari sepasang kantong farings yang paling belakang, dan corpusculus stanus terletak pada bagian posterior dari ginjal Teleostei. G. GONAD Dari struktur dan pertumbuhannya, gonad merupakan kelenjar endokrin. Kelenjar seks ikut dalam sekresi steroid, hal ini sangat penting dalam pemijahan, pembuatan sarang, dan aspekaspek tingkah laku reproduksi lainnya. Estrogen mengontrol pertumbuhan dan perkembangan dari sistem genital betina, dan mengatur sifatsifat seksual sekunder. Sel-sel interstisial dari testis menghasilkan hormon-hormon jantan dan secara keseluruhan dinamakan Androgen. Androgen diperlukan untuk pertumbuhan diferensiasi, dan berfungsinya saluran-saluran genitalia jantan, organ kopulasi, dan tingkah laku seksual dan pemijahan. Semua hormon gonad mempunyai hubungan timbal balik yang kompleks dengan hypophyse. Beberapa ditujukan terhadap fungsi jaringan interrenal atau jaringan korteks atau terhadap aktivitas thyroid atau badan pineal. 96

H. PULAU-PULAU LANGERHANS Pada ikan bertulang sejati biasanya jaringan ini terdapat di pyloric caeca, usus kecil, limpa dan empedu. Jaringan ini menghasilkan insulin yang berperan penting dalam metabolisme karbohidrat dan dalam pengubahan glukosa menjadi glycogen, dan dalam oksidasi glukosa dan pembuatan lemak. I. BADAN PINEAL Organ pineal pada puncak otak atau pada bagian atas dienchepalon merupakan fotoreseptor. Sekresi yang dihasilkan oleh badan pineal adalah melatonin yang mengumpulkan melanin. Bila jaringan ini dihilangkan maka akan membawa perubahan dalam pertumbuhan. Ikan terutama Teleostei, pada ekornya terdapat pembengkakan ventral pada medulla spinalisnya. Secara histologis, pembengkakan ini mempunyai kesamaan dengan neurohypophyse dan dinamakan urohypophysa. Pembengkakan ini diperkirakan mempunyai fungsi endokrin, dalam hal mengatur tekanan osmose di dalam tubuh. J. BADAN STANIUS Kelenjar ini memilik fungsi sebagai kelenjar endokrin yang sekresi sekresinya diduga ikut dalam proses penyesuaian tekanan osmotik lingkungan dengan tekanan osmotik cairan tubuh pada ikan (osmoregulasi). 97