B A B XII HAK DAN KEWAJIBAN NEGARA

dokumen-dokumen yang mirip
Mata Kuliah Kewarganegaraan HAK DAN KEWAJIBAN WARGANEGARA

Hak dan Kewajiban Warganegara

Hak dan Kewajiban Warga Negara

Pengertian kewarganegaraan dibedakan menjadi dua, yaitu :

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Hak dan Kewajiban Warga Negara

WARGANEGARA DAN KEWARGANEGARAAN

WARGA NEGARA DAN KEWARGANEGARAAN WARGA NEGARA, PENDUDUK, DAN BUKAN PENDUDUK

Aji Wicaksono S.H., M.Hum. Modul ke: Fakultas DESAIN SENI KREATIF. Program Studi DESAIN PRODUK

Hak dan Kewajiban Warga Negara

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Objek Pendidikan Kewarganegaraan Kep Dirjen Pend Tinggi No. 267/DIKTI/KEP/2000 meliputi :

Pendidikan Kewarganegaraan

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA. Modul ke: 06Teknik. Fakultas. Yayah Salamah, SPd. MSi. Program Studi MKCU

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Modul ke: KEWARGANEGARAAN. Hak dan Kewajiban Warga Negara. Fakultas Teknik. Program Studi Teknik Elektro

WARGA NEGARA. Drs. H. M. Umar Djani Martasuta, M.Pd

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR.. TAHUN.. TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KASUS KASUS KEWARGANEGARAAN

KEWARGANEGARAAN. Modul ke: 06FEB HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA. Fakultas SYAMSUNASIR, S.SOS., M. M. Program Studi Management

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Kewarganegaraan. Pengembangan dan Pemeliharaan sikap dan nilai-nilai kewarganegaraan. Uly Amrina ST, MM. Kode : Semester 1 2 SKS.

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

KEWARGANEGARAAN IDENTITAS NASIONAL

Waktu : 6 x 45 Menit (Keseluruhan KD)

ASSALAMUALAIKUM WR WB

KEDUDUKAN WARGA NEGARA & PERWAGA- NEGARAAN DI INDONESIA

(Negara dan Kedaulatan)

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG KEWARGANEGARAAN DI INDONESIA. 1. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa asli dan orang-orang bangsa lain

HUKUM KEWARGANEGARAAN H. BUDI MULYANA, S.IP., M.SI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Rumusan Masalah

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Civic Education. Pendidikan Kewarganegaraan

KEWARGANEGARAAN IDENTITAS NASIONAL

MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA MENJAGA KESEIMBANGAN ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA ( WNI )

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA

HUKUM KEWARGANEGARAAN H. BUDI MULYANA, S.IP., M.SI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Angket Motivasi Belajar. 1) Isilah identitas nama anda dengan lengkap dan benar. 2) Bacalah dengan seksama butir pertanyaan

Kewarganegaraan dan Hak Asasi Manusia

PERUNDANG-UNDANGAN UNDANGAN NGR.

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

WARGA NEGARA DAN KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA

7 Karakteristik Warga Negara Demokratis

WARGA NEGARA. Makalah. Disusun Guna Memenuhi Tugas. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan. Dosen Pengampu : Yuli Nur Khasanah.

Program Bela Negara Sebagai Perwujudan Hak Dan Kewajiban Warga Negara. Dalam Penyelenggaraan Pertahanan Negara. Oleh: Zaqiu Rahman *

BAB I PENDAHULUAN. instansi vertikal yang melaksanakan tugas dekonsentrasi pusat di Provinsi

Kata Pengantar.. i. Daftar Isi..ii. Bab I : A) Pendahuluan 1. A) Pengertian Hak, Kewajiban dan Warga Negara...3

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang. Indonesia merupakan negara hukum yang menyadari, mengakui, dan

KUNCI SOAL ULANGAN HARIAN II TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017

STATUS PERKAWINAN INTERNASIONAL DAN PERJANJIAN PERKAWINAN. (Analisis Kasus WNI Yang Menikah Dengan Warga Negara Prancis di Jepang)

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

KEWARGANEGRAAN WARGA NEGARA AMYARDI, SH, SE, MM. Modul ke: Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi S1 Manajemen.

KISI UAS PPKN 20 Desember 2014

RechtsVinding Online Konsep Kewarganegaran Ganda Tidak Terbatas (Dual Nasionality) Dalam Sistem Kewarganegaraan Di Indonesia

UU NO. 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN RI

KEWARGANEGARAAN HAK DAN KEWAJIBAN WARGANEGARA. Modul ke: 09Fakultas FASILKOM. Program Studi Teknik Informatika

Hak Azasi adalah hak yang dimiliki manusia yang telah diperoleh dan dibawanya bersama dengan kelahiran atau kehadirannya di dalam kehidupan

Muchamad Ali Safa at INSTRUMEN NASIONAL HAK ASASI MANUSIA

asas kewarganegaraan BAB I PENDAHULUAN

ISSN : Keywords : citizenship, children. Staf Pengajar STMIK Sinar Nusantara Surakarta. Jurnal Ilmiah SINUS.57

UU NO. 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN RI PENDAHULUAN Pemerinta h RI pada tanggal 1 Agustus 2006 telah mensahkan UU No.

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA

AMANDEMEN II UUD 1945 (Perubahan tahap Kedua/pada Tahun 2000)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2002 TENTANG PERTAHANAN NEGARA

TUGAS KEWARGANEGARAAN LATIHAN 3

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 18/PUU-XV/2017 Daluwarsa Hak Tagih Utang Atas Beban Negara

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2002 TENTANG PERTAHANAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

NOMOR 3 TAHUN 2002 TENTANG PERTAHANAN NEGARA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Unit 2 Hakikat Warga Negara serta Hak dan Kewajiban Warga Negara. Purnama Syaepurohman. Pendahuluan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2002 TENTANG PERTAHANAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERKAWINAN CAMPURAN DAN AKIBAT HUKUMNYA. Oleh : Sasmiar 1 ABSTRACT

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2002 TENTANG PERTAHANAN NEGARA

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) II 2016

MAKALAH PERSAMAAN KEDUDUKAN WARGA NEGARA. Untuk memenuhi Salah Satu Tugas Mata Pelajaran PKN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2002 TENTANG PERTAHANAN NEGARA BESERTA PENJELASANNYA

Hak dan Kewajiban Sebagai Warga Negara Oleh: Nahrowi STKIP PGRI PGRI BLITAR

2008 di Lt.6 (Dit. Jen. Administrasi Hukum Umum) Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pertanyaan sebagai berikut : 1. Berdasarkan Undang-Undang

ANALISIS UUD 1945 SEBELUM DAN SESUDAH AMANDEMEN. Pasal 19 s/d 37. Tugas untuk memenuhi Mata Kulia Pendidikan Kewarganegaraan

UNDANG - UNDANG DASAR REPUBLIK INDONESIA Pembukaan

IKHTISAR MATERI UAS KELAS X IRISAN MATERI KURIKULUM 2013 DAN KTSP

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN

IKHTISAR MATERI UAS KELAS X IRISAN MATERI KURIKULUM 2013 DAN KTSP

KENISCAYAAN DWI KEWARGANEGARAAN DI INDONESIA DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN NEGARA DAN NKRI (KERUGIAN DAN KEUNTUNGAN DALAM PENERAPAN DWI KEWARGANEGARAAN)

SISTEM PEREKONOMIAN. By : Angga Hapsila, SE. MM

ANATOMI KEAMANAN NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat, suami istri memikul suatu tanggung jawab dan kewajiban.

P R E S I D E N REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2002 TENTANG PERTAHANAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

NEGARA, HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA, KEWARGANEGARAAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 56 TAHUN 1999 TENTANG RAKYAT TERLATIH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

NOMOR 56 TAHUN 1999 TENTANG RAKYAT TERLATIH

UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN PEMBUKAAN ( P r e a m b u l e )

Transkripsi:

B A B XII HAK DAN KEWAJIBAN NEGARA A. Pengertian Warga Negara Dalam UUD 1945 Amandemen tentang warga negara dan Penduduk diatur dalam pasal 26 dan pasal 27. Dalam pasal 26 mengatur apa yang telah dimaksud Warga Negara yaitu orang orang Bangsa Indonesia asli dan orang orang Bangsa lain yang disyahkan dengan UU sebagai WNI. Penduduk ialah WNI dan WNA yang bertempat tinggal diindonesia. Selanjutnya diatur dengan UUNo. 12tahun 2006 tentang kewarga negaraan RI. Pasal 27 ayat 1 : Mengatur tentang persamaan kedudukan WNI dalam hukum dan Pemerintahan dan wajib menjujung hukum dan pemerintahan tanpa kecualinya. ayat 2 : Tiap-tiap WN berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Ayat 3 : Setiap WN berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan bela negara. Selanjutnya upaya bela negara diatur dalam UUNo. 3 tahun 2002 tentang Pertahana Negara. Dalam UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara a. Pasal 9 ayat (1) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara. Pasal 9 ayat (2) Keikut sertaan warga negara dalam upaya belanegara, sebagaimanaa dimaksud dalam ayat 1, diselenggarakan melalui : a. Pendidikan kewarganegaraan ; b. Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib ; c. Pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atausecara wajib ; dan

d. Pengabdian sesuai dengan profesi. Pasal 9 ayat (3) Ketentuan mengenai pendidikan kewarganegaran, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, dan pengabdian sesuai dengan profesi diatur dengan undangundang. b. Penjelasan pasal 9 UU No. 3 Tahun 2002 Ayat (1) Upaya bela negara adalah sikap dan perilaku warganegara yang dijiwai oleh kecintaannya kepadda Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara. Upaya bela negara, selain sebagai kewajiban dasar negara, juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa. Ayat (2) huruf a : Dalam pendidikan kewarganegaraan sudah tercakup pemahaman tentang kesadaran bela Negara. huruf b : Cukup jelas huruf c : Cukup jelas huruf d : Yang dimaksud dengan pengabdian sesuaui dengan profesi adalah pengabdian warga negara yang mempunyai profesi tertentu untuk kepentingan pertahanan negara termasuk dalam menanggulangi dan/atau memperkecil akibat yang ditmbulkan oleh perang, bencana alam, atau bencana lainnya. Ayat (3) : Cukup jelas Pengertian warga negarasecara umum adalah penduduk sebuah negara atau bangsa berdasarkan keturunan, tempat lahir dan sebagainya, yang memiliki kewajiban dan hak penuh sebagai seorang warga negara dari negara itu.(kamus Besar Bahasa Indonesia, 1994 : 1125)

B. Hak dan Kewajiban Dalam Bela Negara Hak secara umum adalah sesuatu yang sepatutnya diterima seseorang setelah ia memenuhi kewajiban. Sedangkan kewjiban adalah sesuatu yang seharusnya dan wajib dilakukan seseorang dengan legitimasi yang berlaku dalam masyarakat ataupun dalam hukum. Hak dan kewajiban warga negara terhadap negara diatur dalam UUD 1945 dan aturan hukum lainnya yang merupakan tindak lanjut dari UUD 1945. Hak warga negara adalah sesuatu yang dapat dimiliki oleh warga negara dari negaranya, seperti hak untuk hidup secara layak dan aman, pelayana dan hak lain yang diatur dalam UU. Kewajiban warga negara terhadap negaranya adalah kewajiban untuk membela negara dan mentaati UU. Prinsip utama dalam penentuan hak dan kewajiban warga negara adalah terlibatnya warga negara, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui perwakilan dalam setiap perumusan hak dan kewajiban tersebut, sehingga warga negara sadar dan memperlakukan hak dan kewajiban sebagai bagian dari kehidupannya. (Supriatnoko, 2008 : 170) Hak warga Negara Hak warga negara dari negaranya diatur dalam UUD 1945, yaitu : 1. Pasal 27 ayat 2 pekerjaan yang layak 2. Pasal 27 ayat 3 membela negara 3. Pasal 28 hak berpendapat 4. Pasal 29 kemerdekaan memeluk agama 5. Pasal 30 ayat 1 hak dalam pertahanan keamanan negara 6. Pasal 31 ayat 1 hak mendapat pengajaran 7. Pasal 32 ayat 1 hak mengembangkan dan memajuka kebudayaan 8. Pasal 33 hak ekonomi atau untuk mendapatkan kesejahteraan sosial 9. Pasal 34 fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara Kewajiban warga Negaraa Kewajiban warga negara tehadap negaranya diatur pula dalam UUD 1945 yaitu :

1. Pasal 27 ayat 1 wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. 2. Pasal 27 ayat 3 kewajiban membela negara 3. Pasal 30 ayat 1 kewajiban ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. C. Status Kewarganegaraan Kedudukan warganegara dalam Negara Hubungan warga negara dengan Negara terwujud dalam bentuk hak dan kewajiban antara keduanya. Warga negara punya hak dan kewajiban terhadap negara. Sebaliknya negara punya hak dan kewajiban terhadap warganya.jadi warga negara dengan negara punya hubungan timbal balik yang sederajat. Hubungan warga negara dengan negara ini bersifat khusus, sebab mereka yang menjadi warga negaralah yang memiliki hubungan timbal balik. (Winarno, 2009 : 50) 1. Penentuan warga Negara Penentuan kewaganegaraan didasarkan atas kelahiran yaitu Ius Soli dan Ius Sanguinis. Ius Soli artinya kewarganegaraan seseorang ditentukan dari tempat mana orang tersebut dilahirkan. Sedangkan Ius Sanguinis adalah kewarganegaraan seseorang ditentukan berdasarkan keturunan dari orang tersebut. Selain dari ketentuan diatas, dapat juga kewarganegaraan seseorang ditentukan persamaan derajat. a. Asas persamaan hukum didasarkan pandangan bahwa suami istri adalah suatu ikatan yang tidak terpecah sebagai inti dari masyarakat. Dalam hidup bersama suami istri perlu mencerminkan suatu kesatuan yang bulat termasuk dalam masalah kewarganegaraan. Berdasarkan asas ini diusahakan status kewarganegaraan suami dan istri adalah sama an satu. b. Asas persamaan derajat berasumsi bahwa suatu perkawinan tidak menyebabkan status kewarganegaraan suami atau istri. Keduanya memiliki hak yang sama untuk menentukan sendiri kewarganegaraan. Jadi mereka

dapat berbeda kewarganegaraan seperti hak ketika belum berkeluarga. (Winarno, 2009 : 51) Jadi suami-istri yang berbeda kewarganegaraan melakukan ikatan perkawinan yang syah menurut hukum negara, tidak serta merta kehilangan warga negara masng-masing. Jadi mereka kebebasan apakah mau disatukan kewarganegaraannya atau tetap masing -masing kewarganegaraan asal. Jadi jelas disini masalah kewarganegaraan merupakan hak asasi, sehingga undangundang tidak bisa memaksakan peralihan kewarganegaraan salah satu pihak dalam ikatan suami-istri tersebut. Yang menjadi masalah kewarganegaraan adalah munculnya apatride dan bipatride. Apatride adalah orang kehilangan kewarganegaraan. Bipatride adalah orang yang mempunyai dua kewarganegaraan. Bahkan dapat muncul multipatride yaitu orang yang punya kewarganegaraan lebih dari dua negara. Hal ini semuanya dapat terjadi karena penentuan warganegara berdasarkan Ius Soli dan Ius Sanguinis, tiap-tiap negara tidak sama ada yang Ius Solidan ada Ius Sanguinis. Mungkin ada negara yang menganut kedua teori ini. 2. Warga Negara Indonesia Indonesia telah menentukan siapa yang menjadi WNI, yaitu (pasal 26 UUD 1945) Yakni : a. Orang-orang Indonesia asli dan orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang menjadi Warga Negara Indonesia. b. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan warga negara asing. Ketentuan lebih lanjut diatur dalam UU No. 12 tahun 2006 dan UU lainnya asalkan tidak bertentangan ( atau belum diganti) dengan UU 12/2006. Seperti peraturan pelaksanaan UU No. 62/1958 jo UU No./1976. D. Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia Yang dimaksud kewarganegaraan Indonesia menurut UU o. 12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan RI adalah : Pasal 4

a. Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan atau berdasarkan perjanjian pemerintah Indonesia dan negara lain sebelum UU 12 Tahun 2006 berlaku sudah menjadi WNI. b....dst ( silahkan baca UU No. 12 / 2006 ) Sebaliknya WNI yang dimaksud pasal 4 UU No.2 Tahun 2006 bisa kehilangan status WNI-nya disebabkan pasal 23 yaitu : a. Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauan sendiri. b....dst. ( silahkan baca pasal 23 UU No.2 / 2006 ). Orang asing (WNA) dapat menjadi WNI berdasarkan Pasal 8 yaitu Kewarganegaraan Repulik Indonesia dapat juga diperoleh melaluipewarganegaraan (tata cara bagi orang asing untuk memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia dengan cara ajukan permohonan pewarganegaraan sesuai ketentuan yang diatur dalam pasal 9. (silahkan baca UU No.12 / 2006 tentang Kewarganegaraan).

SOAL MANDIRI 1. Sebutkan hak dan kewajiban kita sebagai Warga Negara Indonesia? 2. Apa yang dimaksud dengan : a. Apatride b. Bipatride c. Multipatride 3. Apa yang dimaksud dengan Ius Soli dan Ius Sanguinis? 4. Sebutkan pasal pasal yang mengatur hak warga negara? Jelaskan! (9) 5. Berikan Penjelasan pasal 9 UU No. 3 Tahun 2002! ====================== SELAMAT MENGERJAKAN ===================