Teori dan Pemikiran Ekonomi. SEI Minggu ke-2

dokumen-dokumen yang mirip
Pertemuan ke-4 KONSUMSI DAN INVESTASI

SISTEM EKONOMI

II. TEORI EKONOMI MAKRO KLASIK

1. Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis a. Frederich List ( ) 1) Masa berburu dan mengembara 2) Masa beternak dan bertani

Teori Pertumbuhan Ekonomi

Oleh: Hendry Wijaya, SE., M.Si.

BAB II. Teori Klasik dan Keynes mengenai Penentuan Tingkat Kegiatan Ekonomi Negara

Teori-teori Alternatif dan Arti Pembangunan

Kerangka Belajar Ekonomi Makro Pandangan Klasik, Keyness dan Sesudahnya

BAB I. KONDISI KETENAGAKERJAAN dan DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI. Uji Kompetensi

TEORI UTAMA PEMBANGUNAN

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

PANDANGAN AHLI EKONOMI KLASIK

Materi 2 Ekonomi Mikro

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Pengertian Ekonomi Makro

PEREKONOMIAN 4 SEKTOR (PEREKONOMIAN TERBUKA) : RUMAH TANGGA + PERUSAHAAN + PEMERINTAH + PERDAGANGAN LUAR NEGERI

Matakuliah : J 0034/Ekonomi Makro Tahun : 2005 Versi : Revisi 3. Pertemuan 3 Pemikiran Makro Ekonomi Klasik

UANG DAN INSTITUSI KEUANGAN PENAWARAN UANG PROGDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG

PERTUMBUHAN EKONOMI,PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI, DAN KRISIS EKONOMI

BAB II STUDI KEPUSTAKAAN. Dalam bab ini akan diuraikan mengenai landasan teori yang menjadi dasar


BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pandang yang berbeda oleh para ekonom. Boediono (1999) mengemukakan bahwa

BAB I PENDAHULUAN. Cita-cita bangsa Indonesia dalam konstitusi negara adalah untuk

Pertumbuhan ekonomi wilayah

MAKALAH PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA. Oleh

Ekonomi. untuk SMA/MA Kelas XI Semester 1. Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Inung Oni Setiadi Irim Rismi Hastyorini. Dibuat oleh:

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

EKONOMI PEMBANGUNAN PERTANIAN

Jenis-Jenis Inflasi. Berdasarkan Tingkat Keparahan;

TINJAUAN PUSTAKA. Pembangunan secara tradisional diartikan sebagai kapasitas dari sebuah

TEORI PEMBANGUNAN KLASIK. Andri Wijanarko,SE,ME

Sistem Ekonomi. Mukhaer Pakkanna. STIE Ahmad Dahlan Jakarta. STIE AHMAD DAHLAN JAKARTA

MAKRO EKONOMI. Agung Mustofa Sri Retno Wahyuni Vicha Ratih D. Yoga Purohmana Jasa

Prof. Dr. Almasdi Syahza, SE., MP Peneliti dan Pengamat Ekonomi Pedesaan Blog:

Universitas Bina Darma

Didasarkan kepemilikan asset. Sistem ekonomi kapitalis Sistem ekonomi sosialis Sistem ekonomi campuran (kapitalis sosialis)

Development) dengan pertumbuhan ekonomi (Economic Growth), diantaranya

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang pernah dilakukan di Indonesia. tenaga kerja dengan variabel pertumbuhan ekonomi.

= Inflasi Pt = Indeks Harga Konsumen tahun-t Pt-1 = Indeks Harga Konsumen tahun sebelumnya (t-1)

EKONOMI POLITIK SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN (ESL 426 )

PENGANTAR EKONOMI PEMBANGUNAN

POLA KEGIATAN PEREKONOMIAN

Departemen Ekonomi Sumber Daya & Lingkungan Fakultas Ekonomi & Manajemen Institut Pertanian Bogor

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 1994 Ekonomi

BAB III SISTEM EKONOMI

VII. SIMPULAN DAN SARAN

TEORI MAKROEKONOMI KLASIK

KONSEP DASAR EKONOMI M. SETIO N 2008

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH TEORI EKONOMI 2 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

LEMBARAN SOAL. 4. Berikut ini adalah indikator pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi

MODUL PEMBELAJARAN MATA KULIAH PEREKONOMIAN INDONESIA (2 SKS) POKOK BAHASAN 1 SISTEM-SISTEM EKONOMI

BAB II TINJAUAN TEORI. landasan teori yang digunakan dalam penelitian yaitu mengenai variabel-variabel

SATUAN ACARA PENGAJARAN ( SAP )

BAB 2 Ilmu Ekonomi Makro

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

Kuliah 6. Paradigma Pentahapan. 4/4/2016 Marlan Hutahaean 1

TEORI KLASIK DAN KANEYSIAN.

SMP kelas 9 - EKONOMI BAB 9. Perkembangan Masyarakat Indonesia Menuju Negara MajuLatihan Soal 9.2

Pengantar Makro Ekonomi. Pengantar Ilmu Ekonomi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Peran Pemerintah dalam Perekonomian

Tugas Resume Hubungan Industrial

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. antara ketimpangan dan pertumbuhan ekonomi. pembangunan ekonomi yang terjadi dalam suatu negara adalah pertumbuhan

BAB I PENDAHULUAN. kestabilan harga. Masalah pertumbuhan ekonomi adalah masalah klasik

SISTEM EKONOMI INDONESIA. Ilmu Hubungan Internasional Semester III

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 1987 Ekonomi

BAB I PENDAHULUAN. fenomena yang relatif baru bagi perekonomian Indonesia. perekonomian suatu Negara. Pertumbuhan ekonomi juga diartikan sebagai

ABSTRAK. Kata kunci: PDB, Kurs, Impor, Utang luar negeri

SISTEM DAN LINGKUNGAN BISNIS. Muniya Alteza

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Indikator Inflasi Beberapa indeks yang sering digunakan untuk mengukur inflasi seperti;.

KESEIMBANGAN AGREGAT DEMAND AGREGAT SUPPLY

08. Tabel biaya dan produksi suatu barang sebagai berikut : Jumlah produksi Biaya tetap Biaya variabel Biaya total 4000 unit 5000 unit 6000 unit

I. PENDAHULUAN. yang menyebabkan GNP perkapita (Gross National Product) atau pendapatan

BAB II LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi. Salah satu indikator yang sangat penting daam menganalisis

KESEIMBANGAN EKONOMI Melihat lebih mendalam keseimbangan Pendapatan Nasional yang ditentukan oleh Pengeluaran Agregat ( Pendekatan Keynesian )

BAB 3 Pendapatan Nasional : Dari Mana Berasal dan Ke Mana Perginya

Model Keseimbangan Pengeluaran Dua Sektor

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

UM UGM Kelompok Ujian : Tes Kemampuan Soshum. Pembahasan Soal. Ekonomi. Untuk Persiapan Ujian Tulis. UM UGM 2015 Oleh Team um.ujiantulis.

II. TINJAUAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS. Produk Domestik Bruto adalah perhitungan yang digunakan oleh suatu

Pengantar Teori Ekonomi dan Moneter

PERMINTAAN DAN PENAWARAN AGREGAT

Analisis Pendapatan Nasional Empat Sektor

Konflik Politik Karl Marx

BAB I PENDAHULUAN. dilaksanakan antara lain melalui pendekatan jumlah uang yang beredar dan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Kebutuhan manusia selalu berkembang sejalan dengan tuntutan zaman, tidak

Kewirausahaan. Persaingan Dalam Pasar Bebas. Reddy Anggara, S.Ikom., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Fakultas Teknik. Program Studi Arsitektur

SEJARAH PEREKONOMIAN

ekonomi Kelas X KONSEP ILMU EKONOMI KTSP & K-13 A. KEBUTUHAN MANUSIA Tujuan Pembelajaran

SISTEM EKONOMI INDONESIA

BAB II LANDASAN TEORI. ekonomi sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti keluarga,

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 1992 Ekonom

BAB IV. KERANGKA PEMIKIRAN. Bab ini merupakan rangkuman dari studi literatur dan kerangka teori yang

EVALUASI BELAJAR TAHAP AKHIR NASIONAL TAHUN 2000 EKONOMI

Fungsi Konsumsi Keynes

Transkripsi:

Teori dan Pemikiran Ekonomi SEI Minggu ke-2

Sub Pokok Bahasan Mazhab Klasik Teori Pertumbuhan Ekonomi Pancasila

Mazhab Klasik Dasar filsafat; perekonomian yang didasarkan pada sistem bebas berusaha (Laissez Faire) adalah self-regulating, artinya mempunyai kemampuan untuk kembali ke posisi keseimbangan secara otomatis. Pemerintah tidak perlu campur tangan dalam perekonomian. Di Pasar Barang sifat self-regulating ini dicerminkan oleh adanya proses yang otomatis membawa kembali ke posisi GDP yang menjamin full-employment, apabila karena sesuatu hal perekonomian tidak pada posisi ini. Landasan dari keyakinan ini adalah; 1) Berlakunya hukum Say yang menyatakan bahwa Supply creates its own demand, 2) Anggapan bahwa semua harga fleksibel

Dalam sistem standar kertas, tidak ada proses otomatis yang menstabilkan tingkat harga. Disini kaum klasik melihat satusatunya peranan makro pemerintah, yaitu mengendalikan jumlah uang beredar sesuai dengan kebutuhan transaksi masyarakat. Di dalam sistem standar emas, ada mekanisme otomatis yang menjamin kestabilan harga. Disini peranan pemerintah tidak dianggap perlu, sebab jumlah uang (emas) yang beredar akan otomatis menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat. Di Pasar Luar Negeri, mekanisme otomatis menjamin keseimbangan neraca perdagangan melalui: 1) Mekanisme Hume, dalam sistem standar emas, atau 2) Mekanisme kurs devisa mengambang, dalam sistem standar kertas. Campur tangan pemerintah tidak diperlukan.

Gelar Adam Smith sebagai Bapak Ilmu Ekonomi bukan berasal dari keaslian gagasannya atau teknik analisis ekonomi yang dirintisnya, tetapi berkaitan dengan visi Adam Smith tentang Kapitalisme sebagai sebuah sistem ekonomi yang membuat keadaan orang menjadi lebih baik. The Wealth of Nations menganalisis apa yang menyebabkan standar hidup nasional meningkat dan menunjukkan bagaimana kepentingan diri dan persaingan berperan dalam pertumbuhan ekonomi

Adam Smith mengidentifikasi Tiga Unsur: 1. Kebebasan (freedom): hak untuk memproduksi dan menukar memperdagangkan) produk, tenaga kerja, dan kapital. 2. Kepentingan diri (self-interest): hak seseorang untuk melakukan usaha sendiri dan membantu kepentingan diri orang lain. 3. Persaingan (competition): hak untuk bersaing dalam produksi dan perdagangan barang dan jasa. yang akan menghasilkan harmoni alamiah dari kepentingan buruh, pemilik tanah, dan kapitalis. Kepentingan jutaan orang akan menghasilkan masyarakat yang stabil dan makmur tanpa perlu diarahkan oleh negara secara terpusat. Doktrin tentang kepentingan diri ini sering disebut invisible hand.

Adam Smith Mendukung Pemerintahan yang Kuat Namun Dibatasi Adam Smith menulis tentang tiga tujuan pemerintahan, yaitu mengangkat negara dari barbarisme rendah menuju tingkat kemakmuran tertinggi tetapi dengan cara damai, pajak ringan, dan dengan administrasi yang adil dan toleran. Secara spesifik, Adam Smith mendukung (1) perlunya pendanaan yang cukup untuk milisi yang bertugas membela negara, (2) sistem hukum yang bisa melindungi kebebasan, hak milik, dan untuk menjamin perjanjian dan pembayaran utang, (3) pekerjaan publik jalan, kanal, jembatan, pelabuhan, dan proyek infrastruktur lainnya, dan (4) pendidikan umum menyeluruh untuk mengimbangi efek alienasi dan penurunan mental akibat spesialisasi (pembagian kerja) sistem kapitalisme. Secara umum, Adam Smith mendukung tingkat kebebasan maksimum di dalam masyarakat, termasuk diversitas hiburan sepanjang tidak menimbulkan skandal dan ketidaksenonohan

Adam Smith Memperingatkan Bahaya dari Pemerintahan yang Besar Pada saat yang sama Adam Smith sangat kritis terhadap kekuasaan negara. Menurut Adam Smith, politisi biasanya orang munafik yang boros. Adam Smith Mendukung Mata Uang yang Kuat dan Standar Emas Adam Smith juga mencemaskan adanya manipulasi terhadap sistem moneter yang dilakukan oleh pemerintah. Walaupun menolak ide bahwa satu-satunya sumber kekayaan adalah emas dan perak, Adam Smith mendukung sistem moneter yang stabil berdasarkan emas dan perak dan mendukung doktrin perbankan yang bebas. Adam Smith juga menentang teori kuantitas uang yang berpendapat bahwa tingkat harga akan naik atau turun sebanding dengan perubahan dalam persediaan uang. Dalam esainya yang berjudul Digression on Silver Adam Smith menunjukkan bahwa harga sangat bervariasi ketika persediaan perak (uang) meningkat.

Tabungan: Unsur Kunci dalam Pertumbuhan Ekonomi Adam Smith mengusulkan penghematan dan investasi modal sebagai unsur penting dari pandangan makroekonominya. Dalam bab tentang akumulasi kapital di The Wealth of Nations, Adam Smith menandaskan bahwa kunci penting bagi pertumbuhan perekonomian bukan hanya kebijakan pemerintah, lingkungan usaha yang kompetitif dan manajemen bisnis yang sehat, tetapi juga tabungan dan penghematan. Adam Smith menekankan perlunya investasi modal dan mesin penghemat tenaga kerja sebagai elemen vital dalam menaikkan standar hidup bagi orang kebanyakan.

Esensi Model Ekonomi Klasik Empat prinsip umum: Penghematan, kerja keras, kepentingan diri yang baik, dan kedermawanan terhadap orang lain adalah kebajikan dan karena itu harus didukung. Pemerintah harus membatasi kegiatannya pada pengaturan keadilan, memperkuat hak milik privat, dan mempertahankan negara dari serangan asing. Di bidang ekonomi, negara harus mengadopsi kebijakan laissez faire nonintervensi (perdagangan bebas, pajak rendah, birokrasi minimal, dan sebagainya). Standar klasik emas/perak akan mencegah negara mendepresiasi mata uang dan akan menghasilkan lingkungan moneter yang stabil di mana ekonomi dapat berkembang. Sedangkan pokok-pokok pikiran lain dari teori Adam Smith adalah: a. Kebijaksanaan pasar bebas b. Keuntungan merangsang bagi investasi c. Keuntungan cenderung menurun d. Keadaan stasioner

TEORI PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI 1. Mazab historis: Friderik List, Bruno H, Karl Bucher, dan Rostow 2. Mazab Analitis : teori klasik (Adam Smith, Ricardo, Malthus, Karl Marx), neo-klasik (Solow, Swan,Johnson, Meade), dan post keynesian (Harold Domar) 3. Teori pertumbuhan Schumpeter 4. Teori pertumbuhan Kuznets

MAZAB HISTORIS F.LIST: terdapat 5 fase pertumbuhan:fase primitif, beternak,pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan. Perkembangan ekonomi terjadi, bila masyarakat dan perorangan bebas berpolitik, dsb. Industri pengolahan harus dikembangkan (proteksi yes) Bruno:perkembangan ekonomi berdasar 3 sistem distribusi: perekonomian - barter, - uang,dan kredit Bucher:3 tahap: produksi untuk kebutuhan sendiri, pertukaran(perekonomian kota),perekonomian nasional Rostow:Masyarakat tradisional, pra take-off, take off, drive to maturity (matang), high mass consumption

MAZHAB ANALITIS Teori pertumbuhan Klasik:pertumbuhan ekonomi liberal karena kemajuan tehnologi dan perkembangan jumlah penduduk. Perekonomian pasar otomatis perekonomian berjalan efisien Adam Smith: adanya spesialisasi produktivitas Ricardo:3 masyarakat ekonomi.:gol.kapitalis, buruh, tuan tanah dan GNP dibagi: upah, sewa, dan keuntungan Malthus: jumlah penduduk > perkembangan kapital dan tabungan yg dihambat oleh permintaan efektif Mill:= Ricardo, dimana pembangunan ekonomi = f (non ekon seperti: adat istiadat dan kepercayaan masyarakat, ada tidaknya gol.masyarakat kreatif, ada tidaknya pengetahuan )

NeoKlasik:Teori Solow:Jangka pendek spt Klasik (pasar,s=i=k,full employment, S=SQ,f.p=f(K,L) Jangka panjang: K=konstan,COR=k/q, SQ=K=I, posisi keseimbangan stabil, share dari K dan L dlm GDB konstan Teori Post Keynesian: pengembangan teori keynes yg terbatas pd jangka pendek, dan teori post keynes adalah jangka panjang, =teori produksi dan kesempatan kerja

TEORI PERTUMBUHAN SCHUMPETER Masuk dlm ekon.klasik, tetapi berbeda dlm jangka panjang, penduduk tidak dianggap sbg aspek sentral dlm pertumbuhan ekonomi tetapi tehnologi Faktor utama pembng ekon adalah proses inovasi dengan para entrepreneur sbg pelakunya Inovasi tehnologi baru---keuntungan lebih (=proft monopo- lis)---proses imitasi---keuntungan monopoli menurun penyebaran tehnologi ke masyarakat Inovasi= produk baru, cara baru, pasar2 baru, bahan mentah baru, industri baru.

TEORI PERTUMBUHAN KUZNETS 3 Pilar perumbuhan.: tehnologi, kelembagaan, dan penyesuaian ideologi (dan perubahan perilaku dan persepsi sosial) 6 ciri: kapital tinggi, produktvitas sdm tinggi, tingginya faktor transformasi struktur ekonomi dan sosial budaya, kemampuan perluasan pasar tinggi, adanya kesadaran bahwa pertumbuhan ekonomi sifatnya terbatas Oleh Chenery &Syrquin dijabarkan: bahwa perubahan2 dlm struktur ekonomi dipandang sbg : proses alokasi sumber2 daya ; proses akumulasi, proses demografis dan distributif

Teori Ekonomi Keynes Keynes berpendapat bahwa sistem Leissez Faire murni tidak bisa dipertahankan. Pada tingkat makro, pemerintah harus secara aktif dan sadar mengendalikan perekonomian ke arah posisi Full Employment -nya, sebab mekanisme otomatis ke arah posisi tersebut tidak bisa diandalkan secara otomatis. Menurut Keynes, situasi makro suatu perekonomian ditentukan oleh apa yang terjadi dengan permintaan agregat masyarakat apabila permintaan agregat melebihi penawaran agregat (atau output yang dihasilkan) dalam periode tersebut, maka akan terjadi situasi kekurangan produksi. Pada periode berikutnya output akan naik atau harga akan naik, atau keduanya terjadi bersama-sama. Apabila permintaan agregat lebih kecil daripada penawaran agregat, maka situasi kelebihan produksi terjadi. Pada periode berikutnya output akan turun atau harga akan turun, atau keduanya terjadi bersama-sama.

Teori Ekonomi Keynes (Lanjutan) Inti dari kebijakan makro Keynes adalah bagaimana pemerintah bisa mempengaruhi permintaan agregat (dengan demikian, mempengaruhi situasi makro), agar mendekati posisi Full Employment -nya. Permintaan Agregat adalah seluruh jumlah uang yang dibelanjakan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk membeli barang dan jasa dalam satu tahun. Barang dan jasa diartikan sebagai barang dan jasa yang diproduksikan dalam tahun tersebut (barang bekas atau barang yang diproduksikan tahun-tahun sebelumnya atau barang yang tidak diproduksikan seperti tanah, tenaga kerja dan faktor produksi lain, tidak termasuk dalam pengertian barang dan jasa dimaksud disini). Dalam perekonomian tertutup permintaan agregat terdiri dari 3 unsur: 1) Pengeluaran Konsumsi oleh Rumah Tangga (C) 2) Pengeluaran Investasi oleh Perusahaan (I) 3) Pengeluaran Pemerintah (G), Pemerintah bisa mempengaruhi permintaan agregat secara langsung melalui pengeluaran pemerintah dan secara tidak langsung terhadap pengeluaran konsumsi dan pengeluaran investasi. Z = C + I + G

Teori Ekonomi Keynes (Lanjutan) Masing-masing unsur permintaan agregat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berbeda. Pengeluaran konsumsi tergantung pada pendapatan yang diterima oleh Rumah Tangga dan kecenderungan berkonsumsinya (propincity to consume). Pengeluaran investasi ditentukan oleh keuntungan yang diharapkan (marginal efficiency of capital) dan biaya dana (tingkat bunga). Pengeluaran pemerintah ditentukan oleh proses politik yang kompleks dan dalam teori makro dianggap eksogen. Perubahan dari unsur-unsur permintaan agregat (pengeluaran konsumsi, pengeluaran investasi dan pengeluaran pemerintah) mempengaruhi tingkat permintaan agregat melalui proses berantai atau proses multiplier. Bila unsur ini meningkat dengan Rp. 1 maka tingkat permintaan agregat akan meningkat dengan suatu kelipatan dari Rp. 1. pelipat atau multiplier ini tergantung pada besarnya marginal propensity to consume.

M e r e n c a n a k a n P r o d u k s i Proses Produksi dan Pendapatan Masyarakat Proses Produksi Penghasilan Rumah tangga (Y) Ditabung (S) Dibelanjakan di Pasar Barang (C) Supply Barang & Jasa (Q) Produsen Melihat situasi pasar Y = Q ; Y = C + S ; Q > C Pasar Barang

Sistem Ekonomi Indonesia Sering Juga Disebut: Ek. Campuran/Ek Pancasila/ Demokrasi Ekonomi/ Mekanisme Pasar Terkendali Beberapa Karakteristik SEI : Pemilikan Brg Konsumsi Bebas Terkendali Hak Milik Faktor Produksi Ditangan Negara, Koperasi, Dan Swasta Ada Intervensi Pemerintah Dlm Mempengaruhi Mekanisme Pasar Insentif : Material & Moral

Prinsip dasar ekonomi Pancasila (Mubyarto) Etika (Ethics)/Bermoral Manusiawi (Humanity) Nasionalisme ekonomi (Economic Nationalism) Demokrasi ekonomi ekonomi kerakyatan Keadilan sosial (Social justice)

Karakteristik SE Pancasila (Mubyarto) Roda kegiatan ekonomi digerakkan oleh rangsangan sosial dan moral Ada tekad kuat seluruh bangsa utk mewujudkan kemerataan sosial Ada nasionalisme ekonomi Koperasi merupaka sokoguru ek nasional Ada keseimbangan yg selaras, serasi, dan seimbang dari perencanaan ek nasional dg pelaksanaannya di daerah2

Selesai