BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Video Video adalah teknologi pemrosesan sinyal elektronik mewakilkan gambar bergerak. Aplikasi umum dari teknologi video adalah televisi, dapat juga digunakan dalam aplikasi teknik, saintifik, produksi dan keamanan. Kata video berasal dari kata Latin, Saya lihat. Istilah video juga digunakan sebagai singkatan dari videotape, dan juga perekam video dan pemutar video (http://en.wikipedia.org/wiki/video). 2.2 Hardware Hardware-hardware yang digunakan penulis dalam pembahasan adalah sebagai berikut : 2.2.1 Camcorder Camcorder adalah alat yang mudah dibawa, digunakan untuk merekam video dan audio. Camcorder memiliki video kamera dan perekam suara dalam satu unit. Teknologi sebelumnya, kedua hal tersebut dilakukan dengan alat yang terpisah. Camcorder diproduksi oleh perusahaan seperti Canon, JVC, Sony dan Panasonic. Sejak tahun 1990, camcorder merekam menggunakan digital tape merupakan hal yang biasa, dibandingkan pendahulunya yang menggunakan analogue tape. Pada awal tahun 2000, teknologi camcorder dapat merekam tanpa pita, semua data rekaman dapat disimpan pada optik disk, hard disk dan berbagai macam memory card (http://en.wikipedia.org/wiki/camcorder). 4
5 2.2.2 Firewire FireWire adalah adalah merek dagang Apple sekaligus nama yang paling populer untuk standar kabel data antar-muka berseri IEEE 1394. Sony memperkenalkan IEEE 1394 dengan nama i.link. Meski namanya berbedamenunjuk beda, ketiganya (FireWire, IEEE 1394 dan i.link) sama-sama pada jenis kabel data yang mampu mengirim data dengan kecepatan sangat cepat, sampai padaa rata-rata 400 megabit per detik (Mbps). FireWire diklaim sebagai saluran penghantar data yang paling cepat dan stabil diantara saluran lain seperti USB (http://en.wikipedia.org/wiki/firewire). 2.3 Tampilan Track Dasar Sony Vegas Pro 8.0. Berikut tampilan dasar Sony Vegas Pro 8.0 : Gambar 1. Tampilan dasar Sony Vegas Pro 8.0. Keterangan (Anonim, Sony VEGAS PRO User s Guide 12:18). A. Panel Video Track Nomor : Nomor urut track.
6 Namaa : Nama dari track. Bypass Motion Blur : Menghilangkan efek blur track.. pada satu Track Motion : Menggerakkan satu video track diatas video track lainnya Track FX : Memberikan efek pada satu video track. Automation Settings : Memberi setting otomatis video track. pada satu Mute : Mematikan video track. Solo : Mengaktifkan track pada satu video mematikan track lainnya. track dan Opacity Volume : Mengatur kualitas gambar pada sebuah track.. Composite Track : Melakukan penggabungan track.. Composite Mode : Mengaktifkan penggabungan track. Make Compositing Parent : Menjadikan satu track menjadi track induk dari track lainnya. Make Compositing Child : Menjadikan satu track menjadi anak track dari track induk.
7 B. Panel Audio Track Nomor : Nomor urut track. Namaa : Nama dari track. Arm For Record : Tool siaga untuk merekam suara yang masuk. Invert Track Phase : Membalikkan channel audio kiri dan kanan. Volume and Pan Control. Volume : Untuk mengatur besar kecilnya suara. Pan : Mengatur volume channel audio kiri dan kanan. C. Panel Window Tabs Explorer : Menjelajahi drive yang ada di komputer. Gambar 2. Explorer.
8 Trimmer : Tool untuk memilih bagian dari sebuah clip yang ada. Gambar 3. Trimmer. Project Media : Menampilkan file yang akan digunakan dalam sebuah project. Gambar 4. Project Media.
9 Transitions : Menyisipkan perantara antar gambar. Gambar 5. Transitions. Video FX : Memberikan video efek pada sebuah clip. Gambar 6. Video FX.
10 Media Generator : Menambahkan media clip lainnya, seperti teks, colour bar, dan noise textures. Gambar 7. Media Generators. D. Clip Video Clip Video adalah media di timeline yang berupa gambar. Gambar 8. Clip Video. E. Clip Audio Clip Audio adalah media di timeline yang berupa audio, terbagi dari dua channel kiri dan kanan (Stereo). Gambar 9. Clip Audio.
11 F. Timeline Timeline adalah tempat untuk merangkai klip video dan audio. Gambar 10. Timeline. Time Time adalah petunjuk waktu di timeline. Gambar 11. Time. G. Video Preview Video Preview adalah monitor video yang ada di timeline Gambar 12. Video Preview. Overlays adalah tool untuk menampilkan safe area.
12 Safe Area adalah petunjuk garis aman untuk meletakkan teks pada video. Gambar 13. Safe Area. Preview On External Monitor : Menambahkan monitor preview eksternal seperti TV. Split Screen View : Mengaktifkan split screen FX video dari preview. Preview Quality : Mengatur kualitas preview, terdapat pilihan Draft, Preview, Good, Best. Snapshot : Merekam gambar dari satu frame. Status Preview : Menunjukkan status dari preview. Project Properties : Status setting dari project. Preview : Status scaling monitor preview. Frame : Jumlah garis pada tiap bingkai gambar yang direkam.
13 Display : Status ukuran preview. H. Mixer Mixer adalah : Output keseluruhan dari seluruh track audio. Gambar 14. Mixer. Downmix Outout : Shortcut untuk mendengarkan hasil output audio dalam format mono. Dim Output : Untuk mendengarkan volume minimum dari hasil mixing audio. Insert Assignable FX : Memberikan efek pada audio. Insert Bus : Alternatif routing output audio.
14 Soundcard Selector : Memilih line output dari audio.