Penerbit Lintang Fajar

dokumen-dokumen yang mirip
DIAN TRIA YUNITA TULISAN HATI. Penerbit Nulisbuku

Hanya Lima. Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra. Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah)

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta

Musim Semi Merah. Dyaz Afryanto

Segala sesuatu yang harus diketahui tentang. Home. schooling INDAH HANACO

MUHAMMAD AJIB. 20 Rahasia Mudah Hilangkan GUGUP DAN GEMETAR saat BERBICARA DIDEPAN Banyak Orang. Penerbit PLONG

ANTOLOGI. Kopi Tubruk

#RainbowProject: ORANGE. A Way To Sunset NULIS BUKU CLUB PALEMBANG NULIS BUKU CLUB UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta Lingkup Hak Cipta Pasal 2 (1) Hak cipta merupakan hak eksklusif bagi pencipta

Arian Sahidi. a novel Tuhan, Aku Kembali. Nulisbuku.com

Mantan. Itu. Pengalaman

LUKISAN JIWA PEREMPUAN

KAU YANG HIDUP DALAM KATA-KATA

Pemilik jiwa yang sepi

101 Ide. Multifungsi. Ruang Luar Kaya Manfaat. Rahasia di Balik Dinding: Manfaatkan dan Optimalkan Sesuai Kebutuhan

DEWI HASTUTI. Namaku Hartini

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta

2 Andika Pratama. Sanksi Pelanggaran Pasal 72. Undang-Undang Nomor 19 Tahun Tentang Hak Cipta

RUMAH DUTA REVOLUSI MENTAL KOTA SEMARANG. Diversi : Alternatif Proses Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku

Renjana dalam Bejana. Kumpulan Cerita Pendek. Nabila Budayana

KISAH KISAH YANG HAMPIR TERLUPAKAN

"Ya ampun ini anak pikirannya makan terus. Hahahaha," jawab Ricky "Yah keliatan kali dari pipi Ki. Hahaha," timpal Cella Persahabatan yang nyaris

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

STRATEGI PEMBELAJARAN

cs maulana Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com

AndaiKita Haldep_AndaiKita.indd 1 6/22/2017 9:22:58 AM

Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta Barangsiapa dengan sengaja atau tanpa hak melakukan perbuatan

BUNGA MAWAR MILIK SALSA

Random. Akan Membuka Mata

Abiyasha dkk. Ketetapan Hati. Sebuah kumpulan cerita pendek

AKHIR PERJALANAN. ( Kisah Tentang Kehidupan ) Aghana V Idents. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Menggugat, Mengasah Rasa INDONESIA

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta Lingkup Hak Cipta Pasal 2: 1. Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta

HANYA KAMU BAB 1 AMANDA

2 Ketika Dewi Takut Hantu. Muhammad Ery Zulfian, dkk

Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta 1. Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan

Analisis dan Perencanaan Stuktur Beton Bertulang

Curhatan Calon Psikologi

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

NADIA AKU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Tiga Judul Tentang Langit. Tentang Awan. Linda Astri D. W.

Diana Palmer THE WINTER SOLDIER SANG PRAJURIT MUSIM DINGIN

Incomplete. Happiness

(3) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta. Secara Komer sial di pidana dengan pidana penjara

Super Vision, Super Action!

- ephy - Catatan dan Novela. dalamceritasaja.blogspot.com

Mate. A novel by Rahma Nurdin

Bimo, Ra, Kenapa lagi sama calon lakimu itu duhai Syaqilaku sayang? godaku. Ojo ngenyeklah. Hahaha. Iya, iya. Bimo kenapa? Tadi aku nggak sengaja

SINOPSIS. Universitas Darma Persada

1 Tesalonika 1. 1 Tesalonika 2

Wenny Hulukati ISBN :

Kata Mereka tentang KUMCER Pasir

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

PERANCANGAN FILM KARTUN

Persahabatan Itu Berharga. Oleh : Harrys Pratama Teguh Sabtu, 24 Juli :36

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang HAK CIPTA

Hi, Dad. Untaian Cinta yang Tak Terucap DHARMA MULYA

I. Arga ( tentang Dia dan Dia )

Sanksi Pelanggaran Pasal 72: Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta

Mendesain 3 Dimensi Secara Cepat dengan AutoCAD 2008

Mudah Membuat Referensi & Bibliografi

Pekerjaan. Menghargai kelebihan orang lain merupakan wujud sikap memiliki harga diri

Puzzle-Puzzle Fiksi. Inilah beberapa kisah kehidupan yang diharapkan. menginspirasi pembaca

HUKUM EKONOMI AGUNG EKO PURWANA, SE, MSI.

Kini, Oleh-oleh tidak hanya makanan dan batik

Tekadku Karena Mimpiku

berani ikut pameran industri rumahan, raih banyak keuntungan Lusiana Trisnasari

Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta 1. Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan

MERAIH UNTUNG LEWAT BISNIS FOREX

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

It s a long story Part I

Anam Rufisa. Catatan Anak Kelinci. Penerbit. Ana Monica Rufisa

BELAJAR MUDAH DENGAN PHOTOSHOP

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SUPER MEMORY : Kini Anda Pun Bisa Memilikinya

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Wedding With Converse

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika

BAB II PENGATURAN ATAS PERLINDUNGAN TERHADAP PENULIS BUKU

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) KEWARGANEGARAAN

Ruang Rinduku. Part 1: 1

Tiga Belas Ribu Empat Ratus Lima Puluh Rupiah

Buku BI 3 (12 des).indd 1 16/12/ :41:24

Ya sudah aku mau makan mie saja deh hari ini, kebetulan aku lagi pengen makan mie pakai telur ceplok.

Dr. Suranto, M.Pd. TEORI BELAJAR PEMBELAJARAN KONTEMPORER

Pada suatu hari saat aku duduk di bangku sudut sekolah, tiba-tiba seseorang menepuk pundakku dari belakang.

Penyunting: DR. Harsanto Nursadi, S.H., M.Si. PUTUSAN PENGADILAN TERKAIT SENGKETA TANAH DI INDONESIA

Cetakan 1, Januari 2016

Ade Novitania. What IS Love? Book Making. Penerbit

Penerbit

KAPAN KAWIN? Ringgo Agus Rahman

.satu. yang selalu mengirim surat

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap.

Transkripsi:

Penerbit Lintang Fajar

Terima Kasih dan Maaf 100 Cerita 100 Kata Copyright 2015 oleh Aditya Prahara Desain Sampul : Indri Wulandari & Aditya Prahara Desain Isi : Indri Wulandari Penerbit Lintang Fajar Jl. Kotta Blater, Jember Diterbitkan melalui: NulisBuku www.nulisbuku.com Cetakan Pertama, Desember 2015 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta Lingkup Hak Cipta Pasal 2: 1. Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketentuan Pidana Pasal 72: 1. Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 49 Ayat (1) dan Ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). 2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak cipta atau hak terkait sebagai dimaksud pada Ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Cerita 100 Kata Pengantar Penulis Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya saya berhasil menerbitkan buku pertama saya. Proses penyelesaian buku ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Setidaknya saya butuh hampir empat tahun untuk membuat buku ini sampai ke tangan pembaca. Mungkin beberapa dari pembaca bertanya-tanya, apa maksud 100 Cerita 100 Kata? Atau kenapa hanya 100 kata? Semua ini bermula pada awal tahun 2011, ketika saya masih kelas 2 SMA di Jember, saat saya masih sangat bersemangat untuk belajar Sastra. Sore itu saya berniat pergi ke sebuah toko buku di kota kelahiran saya untuk sekedar membaca karena tak punya uang untuk membelinya. Sampel buku yang tidak terbungkus plastik adalah sasaran saya untuk membaca. Namun, niat saya itu berubah ketika saya menuju rak Sastra dan berjumpa dengan buku yang berjudul 100 Kata karya Andi F. Yahya bersama rekan-rekannya. Saya membaca sampelnya sekilas dan langsung membuat saya membatin, Saya harus beli buku ini. Begitu menariknya buku itu sehingga saya merelakan uang makan saya untuk membelinya. Saya pun mulai membaca tulisannya satu per satu. Dalam sekejap, buku itu membuat saya takjub. Coba

bayangkan, bagaimana mungkin penulis bisa menyampaikan pesan atau maksud hanya ke dalam tulisan 100 kata? Itulah kemampuan yang dimiliki oleh para penulis buku ini. Mereka mampu menyampaikan sebuah kisah beserta pesannya hanya dengan 100 kata! Bagi saya cerita 100 kata ini merupakan variasi baru dalam menulis prosa. Tak ayal, saya pun terpancing untuk ikut menulisnya. Di bulan Februari 2011, tulisan Meminjam menjadi cerita 100 kata pertama yang saya tulis untuk kemudian masuk blog pribadi saya. Karena begitu takjubnya, saya pun akhirnya ketagihan untuk menulis cerita 100 kata lagi sehingga melahirkan cerita-cerita lainnya. Hingga di penghujung tahun 2015 ini, lengkaplah berjumlah 100. Ada berbagai macam tema yang saya tulis di buku ini. Ada tentang cinta, teman, keluarga, guru, masyarakat dan lain sebagainya. Inspirasi saya dapat dari berbagai tempat. Ada yang saya alami sendiri, cerita teman, dan juga dari berita. Problemnya pun beragam, ada tentang pencopetan, pengalaman percintaan, guru yang menyampaikan hal kurang pas, lelucon dalam pertemanan, obrolan di keluarga, sampai korban ulah pikiran kotor alias koruptor (kalau kata Warkop). Dari hal-hal itu cerita lantas saya bumbui dengan fiksi sehingga menjadi buku ini. Saya menganggap momen-momen yang saya alami itu harus saya abadikan lewat tulisan. Akan sangat disayangkan bila akhirnya berlalu begitu saja. Kendati demikian, tetap saja ada momen penting yang justru tidak sukses saya tiwikramakan menjadi sebuah tulisan.

Dan saya tekankan, 100 tulisan dalam buku ini masing-masing hanya berisikan 100 kata! Tak kurang dan tak lebih. Anda boleh menghitungnya. Sebenarnya saya pun kesulitan untuk bisa menulis hanya dengan 100 kata. Perlu latihan berulang-ulang. Saya masih sering menulisnya melebihi 100 kata. Oleh sebab itu, saya berikan pula bonus berupa tulisan yang melebihi 100 kata di akhir buku ini. Judul Terima Kasih dan Maaf sendiri saya ambil dengan mengadopsi dari salah satu judul cerita 100 kata dalam buku ini. Selain itu, saya merasa ucapan terima kasih dan maaf merupakan ucapan yang acap kali kita ucapkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Interaksi dengan banyak orang tentu membuat kita sering mengucapkannya. Keduanya merupakan ucapan baik yang dapat menjaga hubungan antar sesama menjadi semakin baik. Akhirnya, saya pun harus mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang selama ini mewarnai dan melengkapi hidup saya. Saya juga meminta maaf, kalau saja saya pernah berbuat salah kepada semuanya. Well, buku ini saya persembahkan untuk semuanya dan juga untuk pembaca yang berkenan meluangkan waktunya untuk membaca buku ini. Selamat menikmati! Surabaya, 4 Desember 2015 Aditya Prahara

Sampai di Sini Tadi siang kekasihku mengirim pesan padaku bahwa ia ingin bertemu denganku malam ini, penting katanya. Nampaknya hubungan kami mulai serius. Aku pun bersemangat untuk berjumpa dengan belahan jiwaku. Dua tahun menjalin kasih kami memang jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Aku tiba di tempat yang ditentukannya, dan kulihat ia melambaikan tangan ke arahku. Aku menghampirinya disambut dengan senyum manis di bibirnya. Ingin sekali kucium bibir manis itu. Kau masih mencintaiku, Sayang? tanyanya tibatiba. Tentu saja, Sayangku. Memangnya kenapa? tanyaku balik. Aku sudah tidak. Sampai di sini saja ya kita. Aku terkejut mendengarnya. Mengapa? Aku sudah mencintai perempuan lagi. Maaf, jawabnya lugas.

Nasihat Kurang Pas Sudah kubilang, jangan nongkrong-nongkrong tak jelas. Kena kan akibatnya! bentak ayahku. Kalau nongkrongnya jelas, boleh, Yah? tanyaku. Diam! Masih berani melawan kau! Lagipula, ayah menasihati kalimatnya kurang pas. Ayah sudah ancang-ancang hendak menamparku, tiba-tiba kakakku datang. Ayah urung menampar. Semoga aku mendapat pembelaan. Ini dia anak yang kelayapan terus kerjanya. Tahu rasa, berapa hari kau dipenjara?! Hari gini masih ikutikutan judi adu ayam. Makanya kalau masih kuliah jangan macam-macam! bentak kakakku. Ternyata sama. Jadi judi yang lain boleh? Kalau sudah tidak kuliah boleh macam-macam? balasku. Masih berani melawan! Makanya, Yah, Mas, kalau mau menasihati bikin naskahnya dulu, biar penghayatannya pas!

Makan Bareng Jalanan begitu macet ketika langit sudah gelap. Motorku pun sama sekali tak bisa bergerak. Kulihat ada beberapa anak penjual koran mulai menghampiri mobil yang antri satu per satu. Salah satu dari mereka tiba-tiba menghampiriku. Nasib seorang jomblo, naik motor tidak ada yang dibonceng. Mungkin mereka bisa menghiburku. Bang, koran? tawarnya. Kutaksir ia berusia 10 tahun. Hmm, beritanya nggak menarik, balasku. Tolonglah, Bang. Saya belum makan. Ya sama dong. Saya juga belum makan. Tapi, Abang kan punya motor, jawabnya. Terus? Apa hubungannya? tanyaku. Jual saja motornya. Terus kita makan bareng deh. Daripada nggak ada yang dibonceng. Perih, Bang, ujarnya sambil tersenyum.