Perizinan Usaha Lembaga Keuangan Mikro

dokumen-dokumen yang mirip
LAMPIRAN IV SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 16/SEOJK.03/2015 TENTANG BANK PERKREDITAN RAKYAT

LAMPIRAN IV SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 46 /SEOJK.03/2016 TENTANG BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH

Direktorat Komunikasi dan Hubungan Internasional Otoritas Jasa Keuangan TTD

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ) LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (LKM) DIREKTORAT LEMBAGA KEUANGAN MIKRO

WILAYAH KERJA KANTOR PUSAT DAN KANTOR BANK INDONESIA DALAM PELAKSANAAN PENYIMPANAN SEKURITAS, SURAT YANG BERHARGA DAN BARANG BERHARGA

ALAMAT KANTOR BANK INDONESIA

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 12 / POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2002 NOMOR 104

WILAYAH KERJA KANTOR PUSAT DAN KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA DALAM PELAKSANAAN PENITIPAN SEMENTARA SURAT YANG BERHARGA DAN BARANG BERHARGA

JURISDICTION OF BANK INDONESIA HEAD OFFICE AND BANK INDONESIA OFFICE (KBI)

WILAYAH KERJA KANTOR PUSAT DAN KANTOR BANK INDONESIA. No Nama Kantor Alamat Kantor Wilayah Kerja

2 dan Luas Cakupan Wilayah Usaha Lembaga Keuangan Mikro) (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 321, Tambahan Lembaran Negara Republik I

No. 11/ 7 /DPM Jakarta, 13 Maret 2009 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK DI INDONESIA

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR : 4/8/PBI/2002 PERSYARATAN DAN TATA CARA MEMBAWA UANG RUPIAH KELUAR ATAU MASUK GUBERNUR BANK INDONESIA,

Lampiran SE EKSTERN No.6/ 22 /DLN tgl. 10 Mei Lampiran 1

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

INFORMASI UPAH MINIMUM REGIONAL (UMR) TAHUN 2010, 2011, 2012

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Lampiran Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 5/14/DPNP tanggal 11Juli 2003

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN REPUBLIK INDONESIA,

DAFTAR UNDANGAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI YANG MENERIMA SERTIFIKAT AKREDITASI TAHUN 2017

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 31 JANUARI 2017 JAM 16:00 WIB FIX)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA,

Lampiran Surat Edaran Bank Indonesia No. 6/35/DPBPR tanggal 16 Agustus 2004

DAFTAR UNDANGAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI YANG MENERIMA SERTIFIKAT AKREDITASI TAHUN 2017

LIST PENGADILAN TINGGI YANG SUDAH KIRIM SOSIALISASI ( PER TANGGAL 31 JANUARI 2017 JAM 14:10)

2016, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 1 FEBRUARI 2017)

Berikut tempat uji kompetensi pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2014 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR :3/18/PBI/2001 TENTANG PERSYARATAN DAN TATA CARA MEMBAWA UANG RUPIAH KELUAR ATAU MASUK WILAYAH REPUBLIK INDONESIA

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 16 FEBRUARI 2017)

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA

DAFTAR KUOTA PELATIHAN KURIKULUM 2013 PAI PADA MGMP PAI SMK KABUPATEN/KOTA

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN LOKASI

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAMPIRAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 31 /POJK.05/2016 TENTANG USAHA PERGADAIAN

d. proyeksi keuangan secara bulanan untuk tahun pertama dan secara tahunan untuk dua tahun berikutnya, sejak BPR melakukan kegiatan operasional; dan

LIST PENGADILAN TINGGI YANG SUDAH KIRIM SOSIALISASI ( PER TANGGAL 27 JANUARI 2017 )

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34 /POJK.05/2015 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN MODAL VENTURA

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA

1.1. UMUM. Statistik BPKH Wilayah XI Jawa-Madura Tahun

RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN MODAL VENTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Kodifikasi Peraturan Bank Indonesia. Non Bank. Persyaratan dan Tata Cara Membawa Uang Rupiah Keluar atau Masuk Wilayah Pabean Republik Indonesia

KEPUTUSAN MENTER! AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 118 TAHUN 2014 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PROVINSI

PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK TAHUN 2007 TENTANG

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 28/POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan: 1. Perusahaan adalah perusahan pembiayaan dan perusaha

Kode Cabang. Jam Operasional. Nama Kantor. No. Urut. Regional I/ Medan. Regional II/ Palembang

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

WALIKOTA TEGAL PERATURAN WALIKOTA TEGAL NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN

KEMENTERIAN AGAMA R.I.

KODE KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DAN KANTOR PELAYANAN PAJAK NO UNIT KANTOR KODE 1.

DAFTAR ALAMAT KANTOR GUBERNUR SE INDONESIA

DAFTAR KANTOR PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) PENERIMA PENGALIHAN PENGELOLAAN KLBI DALAM RANGKA KREDIT PROGRAM

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,

Indeks Harga Konsumen di 66 Kota (2007=100),

ALOKASI ANGGARAN SATKER PER PROVINSI MENURUT SUMBER PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI TAHUN 2011 PADA UNIT ESELON I PROGRAM

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG

Dalam rangka pengembangan kapasitas pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara tahun 2015, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

KAWASAN PERKEBUNAN. di sampaikan pada roundtable pengembangan kawasan Makasar, 27 Februari 2014

DESKRIPTIF STATISTIK GURU PAIS

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam P

BKN. Kantor Regional. XIII. XIV. Pembentukan. Pencabutan. PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

LAMPIRAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 51 /SEOJK.05/2017 TENTANG PENDAFTARAN, PERIZINAN USAHA, DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PERGADAIAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN

PENGUMUMAN Penerimaan Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Tahun 2011

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

REKAPITULASI PENGISIAN DATA KINERJA PENELITIAN PERGURUAN TINGGI NEGERI SAMPAI DENGAN TANGGAL 23 JULI 2013

Jumlah No. Provinsi/ Kabupaten Halaman Kabupaten Kecamatan 11. Provinsi Jawa Tengah 34 / 548

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 1 /POJK.05/ TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN LEMBAGA PENJAMIN

UNDANGAN PEMASUKAN PENAWARAN Nomor : 005/PAN-PPBJ/KPAN/III/2011

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P.16/Menhut-II/2013 TENTANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 1995 TENTANG PEMBENTUKAN PENGADILAN TINGGI AGAMA DI BENGKULU, DI PALU, DI KENDARI, DAN DI KUPANG

DAFTAR LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN RI NOMOR

NOMOR : 36 TAHUN 2015 TANGGAL z 9 SEPTEMBER2OlS BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

Buku ini bertujuan untuk memberikan gambaran kinerja Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sepanjang tahun 2016.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN KEUANGAN. Tata kerja. Panitia urusan piutang negara.

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA

PERSEROAN TERBATAS (PT) - LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (LKM) SOLUSI PELESTARIAN DANA BERGULIR PNPM-MD

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA

EVALUASI TEPRA KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TIMUR OKTOBER 2016

DAFTAR LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN R.I. NOMOR : 31/M-DAG/PER/7/2007 TANGGAL : 20 Juli 2007

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Komunikasi dan I

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 5/POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN LEMBAGA PENJAMINAN

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NAMA DAN KODE KANTOR PELAYANAN PAJAK NO. N A M A KODE KANWIL/KPP KANWIL DJP NANGGROE ACEH 010

DAFTAR LOKASI DAN JADWAL UJIAN SELEKSI TES KOMPETENSI DASAR (TKD) CPNS KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014

2. KANTOR CABANG JAKARTA SELATAN Grand Panglima Polim Kav Jl. Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan 12160

Daftar Instansi Pemerintah Daerah Yang Mendapatkan Formasi Khusus Tenaga Dokter PTT 2014 Keadaan sampai dengan 12 Agustus 2014

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG LEMBAGA KEUANGAN MIKRO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG NOMOR /POJK.05/2014 TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO

UANG PENGINAPAN, UANG REPRESENTASI DAN UANG HARIAN PERJALANAN DINAS KELUAR DAERAH DAN DALAM DAERAH

KEPALA BADAN PENGAW ASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN,

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR (Indikator Makro)

Transkripsi:

Perizinan Usaha Lembaga Keuangan Mikro A. PERIZINAN USAHA LKM Sebelum menjalankan kegiatan usaha, LKM harus memiliki izin usaha dari OJK. Perizinan Usaha LKM dibagi menjadi 2 (dua), yaitu: 1. Permohonan Izin Usaha LKM Baru, bagi LKM yang berdiri sejak Undang-Undang LKM berlaku (berdiri sejak tanggal 8 Januari 2015). 2. Permohonan Izin Usaha LKM Melalui Pengukuhan, bagi LKM yang telah berdiri dan beroperasi sebelum Undang-Undang LKM berlaku (telah berdiri dan beroperasi sebelum tanggal 8 Januari 2015). B. PERMOHONAN IZIN USAHA LKM BARU 1. Permohonan disampaikan melalui Kantor Regional / Kantor OJK / Direktorat LKM sesuai tempat kedudukan LKM. 2. Kelengkapan dokumen permohonan izin usaha LKM, yaitu: a. Akta pendirian PT/Koperasi bagi LKM/LKMS termasuk anggaran dasar berikut perubahannya (jika ada) yang telah disahkan/disetujui oleh instansi berwenang atau diberitahukan kepada instansi yang berwenang. b. Daftar susunan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS), disertai dengan: 1) 1 (satu) lembar pas foto terbaru ukuran 4x6 cm; 2) fotokopi tanda pengenal berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; 3) daftar riwayat hidup; 4) surat pernyataan bermeterai dari Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS bagi LKM Syariah yang menyatakan: a) tidak tercatat dalam daftar kredit macet di sektor jasa keuangan; b) tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana di bidang usaha jasa keuangan dan/atau perekonomian berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; c) tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana kejahatan berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dalam 5 (lima) tahun terakhir; d) tidak pernah dinyatakan pailit atau menyebabkan suatu badan usaha dinyatakan pailit berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dalam 5 (lima) tahun terakhir; e) tidak merangkap jabatan sebagai Direksi pada LKM lain bagi Direksi; f) tidak merangkap jabatan sebagai Dewan Komisaris lebih dari 2 (dua) LKM lain bagi Direksi; dan g) tidak merangkap jabatan sebagai Dewan Komisaris lebih dari 3 (tiga) LKM lain bagi Dewan Komisaris; 5) surat keterangan atau bukti tertulis memiliki pengalaman operasional di bidang lembaga keuangan mikro atau lembaga jasa keuangan lainnya paling singkat 1 (satu) tahun bagi salah satu Direksi; 6) surat keterangan atau bukti tertulis memiliki pengalaman operasional di bidang lembaga keuangan mikro syariah atau lembaga jasa keuangan syariah lainnya paling singkat 1 (satu) tahun bagi salah satu Direksi, bagi LK M yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah; c. Data pemegang saham/anggota berikut rincian kepemilikan saham/data anggota. d. Surat rekomendasi pengangkatan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dari Dewan Syariah Nasional ( DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) bagi yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah. e. Struktur organisasi dan kepengurusan, sistem dan prosedur kerja. f. Rencana kerja untuk 2 (dua) tahun pertama yang paling kurang memuat: 1) data mengenai jumlah lembaga keuangan mikro lainnya pada wilayah kerja LKM yang bersangkutan; 2) rencana kegiatan usaha LKM yang memuat proyeksi Simpanan dan penyaluran Pinjaman atau Pembiayaan serta langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan dalam mewujudkan rencana dimaksud; 3) uraian mengenai potensi ekonomi pada wilayah kerja LKM yang bersangkutan;

4) proyeksi laporan posisi keuangan dan laporan kinerja keuangan 4 (empat) bulanan yang dimulai sejak LKM melakukan kegiatan operasional dan mengacu pada ketentuan mengenai laporan keuangan LKM. g. Fotokopi bukti pelunasan modal disetor atau simpanan pokok, simpanan wajib, dan hibah dalam bentuk deposito berjangka yang masih berlaku atas nama PT/Koperasi LKM/LKMS pada salah satu bank/bank syariah/unit usaha syariah di Indonesia. h. Bukti kesiapan operasional, antara lain berupa: 1) daftar aset tetap (jika ada) dan inventaris; 2) bukti kepemilikan atau penguasaan kantor; dan 3) contoh formulir yang akan digunakan untuk operasional LKM. i. Surat pernyataan bermaterai dari pemegang saham bahwa modal disetor atau simpanan pokok, simpanan wajib, dan hibah : 1) tidak berasal dari pinjaman; dan 2) tidak berasal dari dan untuk tindak pidana pencucian uang. C. PERMOHONAN IZIN USAHA LKM MELALUI PENGUKUHAN : 1. Lembaga Keuangan Mikro yang wajib memperoleh izin usaha melalui pengukuhan sebagai LKM kepada OJK, antara lain Bank Desa, Lumbung Desa, Bank Pasar, Bank Pegawai, Badan Kredit Desa (BKD), Badan Kredit Kecamatan (BKK), Kredit Usaha Rakyat Kecil (KURK), Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK), Bank Karya Produksi Desa (BKPD), Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP), Baitul Maal wa Tamwil (BMT), Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM), dan/atau lembaga -lembaga lainnya yang dipersamakan dengan itu yang telah berdiri dan beroperasi sebelum berlakunya Undang-Undang LKM, serta belum mendapatkan izin usaha berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku, wajib memperoleh izin usaha melalui pengukuhan sebagai LKM kepada OJK paling lambat tanggal 8 Januari 2016. 2. Permohonan izin usaha pengukuhan sebagai LKM disampaikan kepada OJK melalui Kantor Regional / Kantor OJK / Direktorat LKM sesuai tempat kedudukan LKM. 3. Kelengkapan dokumen permohonan izin usaha melalui pengukuhan sebagai LKM: a. Dokumen permohonan sebagaimana persyaratan permohonan izin usaha LKM baru, kecuali: 1) Surat pernyataan bermeterai dari pemegang saham atau anggota bahwa setoran modal: tidak berasal dari pinjaman; dan tidak berasal dari dan untuk tindak pidana pencucian uang. 2) Fotokopi bukti pelunasan modal disetor atau simpanan pokok, simpanan wajib dan hibah. 3) Rencana kerja untuk 2 (dua) tahun pertama. 4) Bukti kesiapan operasional. b. Proyeksi Laporan posisi keuangan dan laporan kinerja keuangan 4 (empat) bulanan yang dimulai sejak LKM melakukan kegiatan operasional untuk 2 (dua) tahun pertama. c. Laporan keuangan tahunan yang paling kurang terdiri dari laporan posisi keuangan dan laporan kinerja keuangan selama 2 (dua) tahun terakhir. d. Laporan posisi keuangan penutupan dan laporan posisi keuangan pembukaan dari LKM yang akan dikukuhkan. e. Kinerja pembiayaan LKM selama 2 (dua) tahun terakhir. 4. Pemenuhan ketentuan modal disetor atau simpanan pokok, simpanan wajib, dan hibah bagi permohonan izin usaha melalui pengukuhan sebagai LKM untuk lembaga-lembaga yang wajib memperoleh izin usaha melalui pengukuhan, dihitung berdasarkan ekuitas bersih yaitu setelah dikurangi penyisihan penghapusan pinjaman atau pembiayaan pada laporan posisi keuangan pembukaan sebagaimana dimaksud pada angka 3 huruf d.

Flow Proses Perizinan LKM D. PENYESUAIAN KEPEMILIKAN LKM HASIL PENGUKUHAN 1. Lembaga yang telah dikukuhkan menjadi LKM wajib memenuhi ketentuan tentang kepemilikan paling lama 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal pengukuhan sebagai LKM dari OJK. 2. Kewajiban pemenuhan ketentuan tentang kepemilikan, antara lain : a. LKM yang berbadan hukum perseroan terbatas, sahamnya paling sedikit 60% (enam puluh persen) wajib dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota atau badan usaha milik desa/kelurahan. b. Sisa kepemilikan saham perseroan terbatas sebagaimana dimaksud pada huruf a dapat dimiliki oleh warga negara Indonesia dan/atau koperasi. c. Kepemilikan setiap warga negara Indonesia atas saham perseroan terbatas sebagaimana dimaksud pada huruf b dilarang melebihi 20% (dua puluh persen). d. LKM dilarang dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung oleh warga negara asing dan/atau badan usaha yang sebagian atau seluruhnya dimiliki oleh warga negara asing atau badan usaha asing. E. PEMBERIAN IZIN USAHA LKM 1. OJK memberikan persetujuan atau penolakan atas permohonan izin usaha dalam jangka waktu paling lama 40 (empat puluh) hari kerja sejak permohonan izin usaha diterima secara lengkap dan benar. 2. LKM yang telah mendapat izin usaha dari OJK wajib melakukan kegiatan usaha paling lambat 4 (empat) bulan setelah tanggal izin usaha ditetapkan. F. KONTAK OJK Satuan Kerja Direktorat Lembaga Keuangan Mikro Gedung Menara Merdeka Jl. Budi Kemuliaan I No 2, Jakarta Pusat 10110 (021) 296 00000 Kantor Regional I Jakarta Menara Radius Prawiro Lantai 2 Kompleks Perkantoran Bank Indonesia Jl. M.H. Thamrin No 2, Jakarta Pusat (021) 296 00000 Ext. 5075 Banjarmasin Jl. Lambung Mangkurat No.15 Banjarmasin 70111 (0511) 671 2009, (0511) 671 2010 Samarinda Jl. Gajah Mada No.1 Samarinda 75122 (0541) 727 2705 Bandar Lampung Jl. Hasanuddin No.38 Wilayah Koordinasi/Kerja Jabodetabek, Banten Jabodetabek, Banten, Kalimantan dan Lampung Provinsi Kalimantan Selatan Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara Provinsi Lampung

Bandar Lampung 35211 (0721) 486 021, (0721) 486 027 Pontianak Jl. Ahmad Yani No.2 Pontianak 78124 (0561) 570 222 Palangkaraya Jl. Diponegoro No.11 Palangkaraya 73111 (0536) 324 2478, (0536) 324 2479 Kantor Regional II Bandung Jl. Braga No.108 Bandung 40111 (022) 842 81015, (022) 842 81017 Cirebon Jl. Yos Sudarso No.5-7 Cirebon (0231) 202 864 Tasikmalaya Jl. Sutisna Senjaya No.19 Tasikmalaya 46112 (0265) 321181 Kantor Regional III Surabaya d.a Gedung Bank Indonesia Lantai 4, Jl. Pahlawan No.105 Surabaya 60174 (031) 355 1721 Kediri Jl. Brawijaya No.2 Kediri (0354) 741 8058 Malang Jl. Kawi No. 17 Malang 65166 (0341) 363 151 Jember Jl. Gajah Mada No.224 Jember 62133 (0331) 483 859 Denpasar Jl. Letda Tantular No.4 Renon Denpasar 80234 (0361) 849 7074 Kupang Jl. Tom Pello No.2 Kupang (0380) 855 4555 Mataram d.a Gedung Bank Indonesia Prov. Nusa Tenggara Barat Jl. Pejanggik No.2 Mataram 83126 (0370) 630 167 Kantor Regional IV Semarang Jl. Imam Bardjo SH No.4 Semarang (024) 864 49030 Purwokerto Jl. Gerilya No.365 Purwokerto 53144 (0281) 657 8041 Yogyakarta Jl. Ipda Tut Harsono No.12 Yogyakarta (0274) 642 9170, (0274) 642 9171 Solo Jl. Jend. Sudirman No.15 Solo 57111 (0271) 632 268 Tegal Jl. Dr. Sutomo No.55 Tegal (0283) 322 014 Kantor Regional V Medan Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IX Lantai 6 & 7 Jl. Balai Kota No.4 Medan 20111 (061) 456 2115, (061) 456 2128 Provinsi Kalimantan Barat Provinsi Kalimantan Tengah Jawa Barat Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Majalengka Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Pangandaran Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Probolinggo dan Kota Batu Kabupaten Lumajang, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember dan Kabupaten Situbondo Provinsi Bali Provinsi Nusa Tenggara Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat Jawa Tengah dan DI Yogyakarta Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Purbalingga Daerah Istimewa Yogyakarta Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karang Anyar, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonogiri, dan Kota Surakarta Kabupaten Batang, Kabupaten Brebes, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten dan Kota Tegal Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau dan Jambi

Banda Aceh Jl. Cut Meutia No.15 Aceh (0651) 34 209 Padang Jl. Jend. Sudirman No.22 Padang 25128 (0751) 890 033, 890 089, 892 299 Batam Jl. Engku Putri Batam Center Batam 29432 (0778) 463 361 Pekanbaru Jl. Jend. Sudirman No.464 Pekanbaru (0761) 787 4564 Jambi Jl. Jend. Ahmad Yani No.14 Telanaipura Jambi 36122 (0741) 591 2995 Bengkulu Jl. Jend. Ahmad Yani No.1 Bengkulu 38116 (0736) 285 60 Palembang Jl. Jend. Sudirman No.510 Palembang (0711) 354 400, (0711) 354 451 Kantor Regional VI Makassar Jl. Jend. Sudirman No.3 Makassar 90133 (0411) 363 5333, (0411) 368 0023 Palu Jl. Sam Ratulangi No.23 Palu (0451) 421 181 Kendari Jl. Sultan Hasanuddin No.150 Kendari 93122 (0401) 312 655 Manado Jl. 17 Agustus No.56 Manado (0431) 868 102 Ambon Jl. Pattimura No.7 Ambon (0911) 315700 Jayapura Jl. Dr. Sam Ratulangi No.9 Jayapura (0967) 522466 Provinsi Aceh Provinsi Sumatera Barat Provinsi Kepulauan Riau Provinsi Riau Provinsi Jambi Provinsi Bengkulu Provinsi Sumatera Selatan, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sulawesi, Maluku, dan Papua Provinsi Sulawesi Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo, dan Provinsi Maluku Utara Provinsi Maluku Provinsi Papua dan Papua Barat