IKAN MAS (Cyprinus carpio)

dokumen-dokumen yang mirip
Praktikum Biologi Vertebrata. Rizka Apriani Putri, M.Sc /

ASISTENSI II PRAKTIKUM BIOLOGI VERTEBRATA. Rizka Apriani Putri, M.Sc FMIPA UNY

KATAK HIJAU DAN IKAN MAS. (Rana cancrivora dan Cyprinus carpio)

Setelah menyelesaikan praktikum mahasiswa praktikan dapat:

CACING TANAH (Lumbricus terrestris)

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN AIR. Pengaruh Nikotin dan Alkohol Terhadap Laju Alir Darah Ikan Mas (Cyprinus Carpio Linn)

SYSTEMA CARDIOVASCULARE (Sistem Peredaran)

LAPORAN PRAKTIKUM ANATOMI HISTOLOGI HEWAN. ANATOMI EKSTERNAL DAN INTERNAL IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

Morfologi dan Anatomi Dasar Kelinci

MODUL VI PENGAMATAN ORGAN-ORGAN HEWAN

A. Sistem Sirkulasi pada Hewan Sistem difusi Sistem peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup 2. Porifera

Morfologi dan Anatomi Dasar Unggas

Fungsi. Sistem saraf sebagai sistem koordinasi mempunyai 3 (tiga) fungsi utama yaitu: Pusat pengendali tanggapan, Alat komunikasi dengan dunia luar.

ICHTIOLOGY (BIO327) Sistem Peredaran Darah

IKAN BAWAL HITAM (Parastromateus Niger) MAKALAH ICTHYOLOGI

SYSTEMA NERVOSUM (Sistem saraf)

SYSTEMA DIGESTORIUM (Sistem pencernaan) Struktur dan Fungsi Umum Ontogeni a. Tractus Digestivus (Saluran pencernaan)

PEMERIKSAAN KEADAAN LUAR

PRINSIP BIOENERGETIKA PADA HEWAN

IDENTIFIKASI IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

IDENTIFIKASI IKAN. Ani Rahmawati Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian UNTIRTA. Mata Kuliah Iktiologi

I. TUJUAN PRAKTIKUM. Kode MPB05 Fapet GALLUS-GALLUS BANKIVA AYAM

Jenis jaringan hewan ada empat macam, yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf.

STRUKTUR JANTUNG. Achmad Farajallah, Sirkulasi kedua1

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN

BAB VI SISTEM PEREDARAN DARAH

Morfologi Ikan BENTUK TUBUH

PERBANDINGAN SISTEM SIRKULASI PADA HEWAN VERTEBTARA

SISTEM SIRKULASI DAN JANTUNG

PANDUAN PRAKTIKUM VERTEBRATA

Otak dan Saraf Kranial. By : Dyan & Aulia

Bahan Ajar Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar TAKSONOMI VERTEBRATA. Pisces: Evolusi Kelas Agnatha

BAB IX SISTEM KOORDINASI SISTEM SYARAF SISTEM ENDOKRIN

Sistem Saraf. Dr. Hernadi Hermanus

KATAK HIJAU Rana cancrivora

Sistem Pencernaan Pada Hewan

Ciri-ciri dan Pola Perkembangan Tubuh Hewan Vertebrata

AYAM ( Gallus gallus bankiva )

Ciri-ciri dan Pola Perkembangan Tubuh Hewan Vertebrata

CREATIVE THINKING. MANUSIA DAN ILMU PENGETAHUAN Panca Indra

BAB VII SISTEM UROGENITALIA

BAB VII SISTEM PERNAPASAN

SISTEM PEREDARAN DARAH PADA IKAN

UPT Balai Informasi Teknologi LIPI Pangan & Kesehatan Copyright 2009

ANATOMI DAN FISIOLOGI

Sistem Ekskresi Manusia

Sistem Respirasi Pada Hewan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB PENGANTAR TENTANG TUBUH MANUSIA

SNI : Standar Nasional Indonesia. Induk Ikan Mas (Cyprinus carpio Linneaus) strain Majalaya kelas induk pokok (Parent Stock)

EMBRIOLOGI HEWAN TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN EMBRIO KATAK

SNI : Standar Nasional Indonesia. Induk ikan lele dumbo (Clarias gariepinus x C.fuscus) kelas induk pokok (Parent Stock)

Kode MPB06 Fapet CLASSIS : MAMALIA OVIS ARIES (DOMBA) I. TUJUAN PRAKTIKUM

biologi SET 15 SISTEM EKSKRESI DAN LATIHAN SOAL SBMPTN ADVANCE AND TOP LEVEL A. ORGAN EKSKRESI

BAB III SISTEM KOORDINASI (SARAF)

SISTEM SIRKULASI PADA HEWAN AIR

MAKALAH SISTEM RESPIRASI PADA IKAN

HASIL DAN PEMBAHASAN

Evolusi, Sistematika, Taksonomi dan Klasifikasi Avertebrata

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. domestikasi dari banteng (Bibos banteng) dan merupakan sapi asli sapi Pulau Bali. Sapi

BAB I PENDAHULUAN. A. LATAR BELAKANG MASALAH Reptilia adalah salah satu hewan kelas vertebrata dalam kelompok hewan yang

Systema Respiratorium (Sistem Pernapasan)

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) VII

PRINSIP BIOENERGETIKA PADA HEWAN

Sistem Otot (Urat Daging)

BAB III SISTEM URAT DAGING

MAKALAH SISTEM RESPIRASI PADA HEWAN VERTEBRATA DAN INVERTEBRATA. (Makalah Struktur Perkembangan Hewan) Oleh Sarah Niati

biologi SET 24 ANIMALIA 4 DAN LATIHAN SOAL SBMPTN ADVANCE AND TOP LEVEL A. FILUM VERTEBRATA a. Kelas Cyclostomata (Agnatha) b.

Karakteristik Organisme Hidup. UNSYIAH Universitas Syiah Kuala 9/28/2016. Tema-tema dalam Mempelajari Kehidupan. Organisasi Biologi

LAJU PEREDARAN DARAH PADA IKAN MAS (Cyprinus Carpio) PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN AIR. Kelompok 5 Kelas B

Praktikum Biologi Fapet Unpad: Bagian Insecta IIa. 1

A. Pernapasan Pada Ikan Bertulang Sejati

Ikan kakap putih (Lates calcarifer, Bloch 1790) Bagian 1: Induk

SNI : Standar Nasional Indonesia. Induk Ikan Nila Hitam (Oreochromis niloticus Bleeker) kelas induk pokok (Parent Stock)

LAPORAN PRAKTIKUM BIOSISTEMATIK HEWAN. Kelas Pisces (Ikan)

Eritrosit Vertebrata

BAB IX SISTEM HORMON

SNI : Standar Nasional Indonesia. Induk ikan gurame (Osphronemus goramy, Lac) kelas induk pokok (Parent Stock)

ORGANISASI KEHIDUPAN. Sel

DIENCEPHALON. Letak: antara telencephalon dan midbrain, dan mengelilingi ventrikel ketiga. Dua struktur utama: Thalamus Hipothalamus

SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 12. RANGKA DAN SISTEM ORGAN PADA MANUSIALatihan soal 12.5

BLOK 4 PERKEMBANGAN SISTEM PERNAFASAN DAN SIRKULASI PADA VERTEBRATA. Dr. drh. Tri Wahyu Pangestiningsih, MP

Sistem Respirasi Manusia L/O/G/O

Sistem Respirasi Pada Hewan

TEORI FENOMENA ORGAN

Annelida. lembab terletak di sebelah atas epithel columnar yang banyak mengandung sel-sel kelenjar

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 5. SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIALatihan Soal 5.1

SISTEM PEREDARAN DARAH DAN KARDIOVASKULAS

BAB VIII SISTEM SYARAF

by Ms. Evy Anggraeny SMA Regina Pacis

SNI : Standar Nasional Indonesia. Induk ikan patin siam (Pangasius hyphthalmus) kelas induk pokok (Parent Stock)

LEMBAR PENGESAHAN Laporan lengkap praktikum Taksonomi Vertebrata dengan judul Aves yang disusun oleh: Nama : Lasinrang Aditia Nim : Kelas

BAB I PENDAHULUAN. 1.3 Tujuan

SISTEM SIRKULASI. Laboratorium Makroanatomi Bagian Anatomi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada

FORMAT LAPORAN KETIK FHA 2017 SAMPUL (Hard Cover) COVER PUTIH COVER (terdapat tulisan sebagai syarat...dst) LEMBAR PENGESAHAN (dosen pengampu dan

OSTEOLOGI AXIALE I D R H. H E R L INA P R AT IWI

LEMBAR PENGESAHAN Laporan lengkap praktikum Taksonomi Vertebrata dengan judul Reptilia yang disusun oleh: Nama : Lasinrang Aditia Nim : Ke

I. PENDAHULUAN. sumber daya perairan, baik tumbuh-tumbuhan maupun hewan. Perikanan adalah

Bahan Ajar Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar TAKSONOMI VERTEBRATA. Pisces: Kelas Osteichthyes

JARINGAN DASAR HEWAN. Tujuan : Mengenal tipe-tipe jaringan dasar yang ditemukan pada hewan. PENDAHULUAN

Transkripsi:

IKAN MAS () I. TUJUAN PRAKTIKUM Setelah menyelesaikan praktikum, praktikan diharapkan dapat: a. menyebutkan karakteristik b. menunjukkan apparatus digestorius (saluran pencernaan) c. menunjukkan apparatus respiratorius (saluran pernapasan) d. menunjukkan sistem sirkulasi (sistem peredaran darah) e. menunjukkan sistem neuromuskular (sistem syaraf dan otot) f. menunjukkan apparatus urogenitalis II. LANDASAN TEORITIS Beberapa jenis hewan yang hidup di dalam air sering disebut dengan fishes, Ilmu yang mempelajari tentang hewan tersebut disebut Ichthyology (Greek: ichthyes). Sering juga diberi nama Pisces (bhs. Latin). Kelas penting pada hewan yang hidup di air adalah kelas Agnatha (Lampreys dan Hagfishes), kelas Chondricthyes dan Kelas Osteichthyes. Perbedaan karakteristik antar kelas dapat di lihat pada Buku Elements of Zoology (Storer et al, 1977). Adapun karakteristik pada ikan yaitu diantaranya : 1. Bentuk tubuh panjang dan silindris pada daerah ekor 2. Daerah mulut terdapat pada ventro-anterior 3. Jantung terdiri dari 2 ruang, yaitu 1 atrium dan 1 ventrikel 4. Terdapat 2 ginjal dengan saluran yang berhubungan dengan saluran urogenital 5. Otak berdiferensiasi dengan 10 pasang syaraf cranial 6. Temperatur tubuh bersifat poikilothermis 7. Gonad tunggal, besar, dan tanpa saluran. Sedangkan fertilisasi berlangsung secara eksternal 8. Terdapat insang yang merupakan susunan dari tulang kartilago. Ikan mas termasuk Osteichthyes. Dengan beberapa ciri antara lain : kulit memiliki kelenjar mucous cor memiliki dua ruang (atrium dan ventrikel) respirasi mengandalkan insang memiliki 10 pasang syaraf cranial temperatur tubuh tergantung lingkungan (poikilothermis) bersifat ovipara, dan sebagainya.

A. TAKSONOMI. Phylum Sub-phylum Classis Sub-classis Ordo Sub-ordo Familia Genus Species Varietas : Chordata : Vertebrata : Osteichthyes : Teleostemi : Teleostei : Physestomi : Cyprinidae : Cyprinus : : Flavipinnae B. MORFOLOGI Morfologi atau bentuk luar ikan pada umumnya dibagi menjadi 3 kelompok yaitu (a) bagian kepala (caput), (b) bagian badan (truncus) dan bagian ekor (cauda). Pada bagian kepala pelajarilah organ-organ di daerah rongga mulut (cavum oris), organon visus (mata) beserta bagian-bagiannya seperti cornea, sclera, iris dan lainlainnya, cekung hidung (fovea nasalis) dan tutup insang (apparatus operculare) beserta bagian-bagiannya (operculum, membrana branchiostegalis, radii branchiostegii, dan branchiae). Pada bagian truncus (badan) terdapat sisik (squama) dengan tipe-tipe ctenoid, cycloid, ganoid dan sebagainya. Selain itu terdapat sirip (pinnae), yang terdiri dari pinnae tunggal dan pinnae sepasang. Kemudian terdapat pula linea lateralis atau gurat sisi, yang membujur di sepanjang kedua sisi tubuh sampai ekor. C. SITUS VISCERUM Organ-organ yang terlihat setelah dilakukannya sectio antara lain adalah : Vesica natatoria (gelembung renang), ada 2 bagian anterior dan posterior, warna putih mengkilap, letaknya berdekatan dan sejajar dengan cavum vertebralis, berguna untuk timbul tenggelamnya ikan. Saluran untuk memasukkan dan mengeluarkan udara yang terentang dari oesophagus (batang tenggorok) ke

vesica natatoria bagian posterior disebut ductus pneumaticus (pneumatocysticus). Pelajari bentuk, letak dan ada tidak ductus tersebut. Mesonephros (ginjal ren), terletak antara 2 bagian gelembung renang atau menempel pada vertebrae. Pronephros (ginjal ren), di depan dari vesica natatoria. Cor (jantung) terletak di bagian ventral, perhatikan bagian sinus venosus, atrium, ventrikel, bulbus arteriosus dan truncus arteriosus Gonad, warna kuning atau putih. Pada yang betina berisi telur, pada yang jantan berisi sperma. Letak gonad biasanya di sebelah ventral dari pneumatocyst. Intestinum (usus), tampak berbelit-belit. Hepar (hati liver), warna kemerahan. Vesica fellea (kantung empedu) berwarna hijau tua terletak di sebelah ventral dari lobus dekster hepar. D. PENYELIDIKAN MASING-MASING SISTEM SISTEM DIGESTORIUM Sistem ini terdiri atas dua bagian yaitu tractus digestivus (saluran pencernaan ) dan glandula digestoria (kelenjar-kelenjar pencernaan). Tractus digestivus terdiri atas bagian dan organ-organ sebagai berikut: Cavum oris (rongga mulut), didalamnya terdapat : Lingua (lidah), kecil sekali Dentes (gigi-gigi), terdapat pada tulang os sub pharingiale, yaitu tulang yang terbentuk dari arcus branchialis (lengkung insang) yang terakhir. Jika mengunyah gigi ini akan beradu dengan langit-langit (schlundknopf / schlundknochen / tulang penelan). Oesophagus (batang tenggorok),berbentuk seperti kerucut. Intestinum (usus), berbelit-belit, belum ada pembagian yang jelas. Anus (dubur). Vesica fellea (kandung empedu), di bawah (ventral) dari oesophagus. Glandula digestoria (kelenjar-kelenjar pencernaan makanan), yaitu : Hepar (hati), warna kemerahan. Pancreas, tidak jelas kelihatan.

TRACTUS RESPIRATORIUS (ALAT-ALAT PERNAFASAN) Apparatus respiratorius terdiri atas (1) valvula respiratoria (2) branchiae dan (3) operculum. Pisces bernafas dengan ingsang (branchia). Branchiae mempunyai bagian-bagian : Arcus branchialis, terdiri dari tulang rawan, mempunyai gigi-gigi insang. Hemibranchii (daun insang), keseluruhannya disebut holobranchii. SISTEM SIRKULASI (SISTEM PEREDARAN DARAH) Alat-alat peredaran darah terdiri dari : Cor (jantung), disebelah posterior dari insang, dibatasi dari ruang perut (cavum abdominalis) oleh septum transversum (sekat rongga badan). Cor terbungkus oleh selaput pericardium. Cor terdiri dari : sinus venosus, berdinding tipis atrium, merah coklat ventrikel, merah coklat. Bulbus arteriosus, warna putih. Arteria (pembuluh nadi ) Vena (pembuluh balik) Lien, warna merah coklat, memanjang di daerah intestinum. Arteria dan vena Darah kotor dari seluruh tubuh berkumpul melalui ductus cuvieri, kemudian menuju sinus venosus atrium ventrikel bulbus arteriosus dan aorta ventralis. Aorta ventralis bercabang-cabang sesuai dengan banyaknya insang, dan menuju insang, yaitu arteria branchialis afferent. Arteria ini bercabang-cabang lagi menjadi pembuluh-pembuluh yang lebih kecil (kapiler) pada hemibranchii (daun insang) untuk pengambilan oksigen. Kemudian berkumpul lagi menjadi arteria branchialis efferent. Yang menuju kepala bersatu membentuk aorta carotis, dan ke tubuh bagian belakang aorta dorsalis. Aorta dorsalis bercabang-cabang menuju organ-organ tubuh. Darah yang kembali ke jantung mengalir kembali melalui : Vena cardialis posterior, dari tubuh bagian belakang. Vena cardialis anterior, dari tubuh bagian depan. Vena hepatica dari hepar (hati). Ketiganya bersatu membentuk vena cuvieri dan masuk ke dalam cor.

TRAKTUS UROGENITALIS (ALAT EKSKRESI DAN REPRODUKSI) Bagian ini terdiri dari : 1. Organo uropoetis atau alat-alat ekskresi dan 2. Organogenitalis atau alat-alat reproduksi Organo uropoetis terdiri dari : Mesonephros atau ren (ginjal), terletak dorsal dari ruang perut, sepasang kiri kanan. Ureter, adalah saluran urin dari mesonephros, menuju vesica urinaria Vesica urinaria (kantung air kencing). Sinus urogenitalis Organogenitalis terdiri dari : Gonad sepasang kiri- kanan tubuh, warna kuning putih. Pada yang jantan menghasilkan sperma, dan pada yang betina menghasilkan telur. ENCEPHALON (OTAK) Tulang pada bagian dorsal caput dibuka dengan menyayatnya memakai scalpel. Maka otak akan tampak di dalam cavum cranium (ruang tengkorak). Encephalon terbagi atas telencephalon, diencephlaon, mesencephlaon, metencephalon dan myelencephalon (kemudian tumbuh menjadi medulla oblongata). Dari encephalon keluar 10 pasang nervi cranialis yaitu n. olfactorius, n. opticus, n. oculomotorius, n. trochlearis, n. trigeminus, n. abduscens, n. facialis, n. vestibularis, n. glossopharyngeus dan n. vagus. Bagian-bagian dari otak adalah : Cerebrum (Hemispherium cerebri), otak besar. Di depannya terdapat lobus olfaktorius yang memberi syaraf ke hidung, yaitu nervus olfaktorius, dan berakhir pada ujung yang membulat atau bulbus olfaktorius. Epiphyse (kelenjar), kecil, terletak dorso-caudal dari cerebrum. Mesenchepalon atau lobus opticus, sebagai tonjolan yang bulat. Cerebellum (otak kecil), letaknya di belakang mesenchepalon, memanjang ke arah transversal. Medula oblongata, pada bagian dorsalnya ada lekukan yang berbentuk segi tiga atau fossa rhomboidea, dan melanjutkan diri ke medulla spinalis Medula spinalis (sumsum tulang belakang). Perhatikan juga bagian-bagian lapisan selaput otak, jumlah nervi cranialis, chiasma nervi optici dan lain-lainnya. PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS Pelajari dengan menggunakan mikroskop gambaran sisik (bentuk, tipe dan sebagainya). Phyllum Chordata ditandai dengan adanya khorda atau notochord sebagai rangka poros yang terletak antara saluran pencernaan dan system syaraf. Pada hewan tingkat tinggi khorda tersebut digantikan oleh vertebrae dan memiliki system syaraf tubuler atau medulla spinalis.

Phyllum ini di bagi menjadi 4 subphyllum yaitu hemichordata, urochordata, cephalochordata dan vertebrata. Vertebrata sering juga disebut craniata (memiliki kranium) dan dikelompokan dalam agnatha (tidak berahang) dan gnathostamata (berahang). III. METODE KERJA Praktikum dilakukan secara kelompok. Mahasiswa bekerja dalam kelompok 4 5 orang, mengamati, mencatat, dan melakukan diskusi bersama asisten yang bertugas. Setelah praktikum selesai siswa menyerahkan laporan sementara hasil pengamatan secara kelompok.. 3.1. ALAT DAN BAHAN Alat yang dipergunakan dapat dipinjam dari petugas jaga praktikum. Alat yang harus dipersiapkan adalah: pinset, gunting, bak preparat, pisau, plastik dll. Setelah praktikum selesai alat tersebut harus dikembalikan secara utuh Bahan: setiap kelompok kerja akan mendapatkan 1 ekor ikan 3.2. LANGKAH KERJA 1. Posisi ikan dihadapkan ke arah kiri. 2. Bersihkan sisik ikan, agar dapat dilihat susunan otot (myomer) 3. Sectio mulai dari belakang anus (jangan memotong anus atau papilla urogenitales), kemudian ke dorsal (atas) dan ke depan sampai di belakang apparatus opercularis kemudian ke bawah dan selanjutnya ke belakang sampai cranial atau depan anus. 4. Tulang rusuk dipotong, agar dapat melihat organ-organ bagian dalam. 5. Lakukan pemisahan masing-masing system secara hati-hati agar jaringan organ dan system tidak rusak 6. Gambar masing-masing sistem pada buku lembar kerja dan beri keterangan.

EVALUASI 1. Apa nama latin dari ikan mas? 2. Sebutkan karakteristik dari ikan mas minimal 5! 3. Organ yang berwarna putih mengkilap dan berguna untuk timbul tenggelamnya ikan adalah... 4. Yang termasuk Glandula digestoria (kelenjar-kelenjar pencernaan makanan) yaitu.... 5. Encephalon (otak) pada ikan terbagi atas berapa bagian? Sebutkan! 6. Gambarkan dan sebutkan keterangannya sistem peredaran darah pada ikan mas! Kesalahan terbesar yang dibuat manusia dalam kehidupannya adalah terus-menerus merasa takut bahwa mereka akan melakukan kesalahan -Elbert Hubbad- Selamat Bekerja!!!