KRITERIA PEMILIHAN MATERI PELAJARAN

dokumen-dokumen yang mirip
Materi Pembelajaran. standar isi pembelajaran merupakan kriteria minimal tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran

PENGERTIAN MATERI PEMBELAJARAN JENIS-JENIS MATERI PEMBELAJARAN

PENGERTIAN MATERI PEMBELAJARAN

Pengertian Bahan Ajar Bahan ajar atau materi pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan, sikap dan keterampilan yang harus dipelajari

Memilih dan mengembangkan Materi Pembelajaran 90

MATA KULIAH DESAIN PEMBELAJARAN DAN PENYUSUNAN MATERI PEMBELAJARAN (INSTRUCTIONAL MATERIALS)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

PENGINTEGRASIAN MATERI PENGURANGAN RESIKO BENCANA KE DALAM PEMBELAJARAN

MODEL PEMBELAJARAN DAN OBJEK PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Edisi Oktober D A Y A N T W U T

BAB II. TINJAUAN FIKIH MTs, IMPLEMENTASI DAN PENGEMBANGANNYA. 1. Pengertian dan Ruang Lingkup fikih MTs.

PENDAHULUAN. Bahan Ajar sebagai Sumber Belajar. Modul Bahan Ajar PJJ PGSD

MAKALAH PENGANTAR PENDIDIKAN MATERI SEBAGAI FAKTOR PENDIDIKAN

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KREATIVITAS BERPIKIR

JURNAL LOGIKA, Vol XVII, No 2, Agustus 2016 ISSN:

UNIT 4 PERENCANAAN PEMBELAJARAN IPA. Lia Yuliati PENDAHULUAN

dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, bahan ajar harus digunakan 1. Pemilihan Bahan Ajar dalam Pembelajaran Berbasis Kompetensi

Memilih Metode Pembelajaran Matematika

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Kajian Teori

BEGITU PENTINGKAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR BAGI GURU? Ikbal Barlian Dosen Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Sriwijaya

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. manusia yang berakal dan berhati nurani. Kualifikasi sumber daya manusia (SDM) yang

Karya ini kami dedikasikan kepada: Alm. K. H. Ahmad Dahlan Alm. Prof. DR. HAMKA, sumber inspirasi dan teladan kami.

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Memilih Metode Pembelajaran Matematika

UNIT 5 MERANCANG PEMBELAJARAN MATEMATIKA

BAB 1 PENDAHULUAN. mencapai tujuan pendidikan (Kurniasari, 2007:1). Seorang guru harus

PENYUSUNAN RENCANA PEMANFAATAN DAN PRODUKSI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN. Beni Asyhar Program Studi Tadris Matematika STAIN Tulungagung

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai pendidikan yang. diselenggarakan sebelum pendidikan dasar, memiliki kelompok sasaran anak

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

KARAKTERISTIK SISWA SD KELAS RENDAH DAN PEMBELAJARANNYA

RPP Tematik Kelas 1 SDN 1 Pagerpelah Halaman: 1

II. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR

BAB I PENDAHULUAN. emosional yang serasi, selaras, dan seimbang. Di Sekolah Menengah Kejuruan

Hakikat belajar dan pembelajaran

PROGRAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR KELAS I - SEMESTER 1

Perilaku gerak dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: (1) kontrol gerak, (2) pembelajaran

MANFA NFA TUJUAN PEMBELAJARAN

BAB II KAJIAN TEORI. Morgan, dkk (dalam Walgito, 2004: 167) memberikan definisi mengenai

Pengembangan Bahan Ajar Dalam Kaitan dengan Implementasi KTSP

BAB I PENDAHULUAN. Adakalanya seorang siswa mengalami kesulitan walaupun dia telah

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Bagaimana memilih bahan ajar? Prinsip Kecukupan. Cakupan Bahan Ajar. Urutan Penyajian Bahan Ajar

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Kegiatan Belajar-3 Belajar Berbasis Aneka Sumber

BAB II KAJIAN PUSTAKA

PEMBELAJARAN MATEMATIKA di SD

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Standar Kompetensi : 1. Memahami kondisi ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi.

1. Menunjukka n sikap kerjasama, bertanggung jawab, toleran, dan disiplin melalui aktivitas berkesenian

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik KELAS. 1 Semester 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : 4. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi.

PERANGKAT RPP SMK. Melakukan Prosedur Administrasi Perkantoran. Kelas X / 1 ADMINISTRASI PERKANTORAN. SMK Negeri 5 MADIUN [Pick the date] Penyusun:

BAB I PENDAHULUAN. masa yang terjadi sejak anak berusia 0 6 tahun. Masa ini adalah masa yang

Effy Mulyasari Moh Salimi

BAB II KAJIAN TEORI. Gagne menyatakan hasil belajar berupa: 1. Informasi Verbal yaitu kapabilitas mengungkapkan pengetahuan dalam

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat

CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPA SD

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD

BAB II KAJIAN TEORI Metode Pembelajaran Drill And Practice Pengertian Metode Pembelajaran Drill And Practice

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Rizal Faisal, 2013

BAB II KAJIAN PUSTAKA. diperkenalkan lagi hal baru yaitu bilangan yang digunakan untuk menyatakan

BAB II LANDASAN TEORITIS. tujuan kegiatan belajar adalah perubahan tingka laku, baik yang menyangkut pengetahuan,

UNIT 6 : MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG BAIK

Perencanaan dan Pengembangan Program Pembelajaran Matematika

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH

BAB 1 PENDAHULUAN. berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)

BAB II KAJIAN TEORI A.

II. TINJAUAN PUSTAKA. Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah lembaran- lembaran yang berisi tugas

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

BAB I PENDAHULUAN. guru untuk mengetahui dan memperbaiki proses maupun hasil belajar siswa.

BAB I PENDAHULUAN. Pembelajaran pada anak usia dini khususnya Taman Kanak-Kanak (TK)

PENERAPAN POLA LATIHAN BERJENJANG DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA

BAB II KAJIAN PUSTAKA. atau menangkap segala perisitiwa disekitarnya. Dalam kamus bahasa Indonesia. kesanggupan kecakapan, atau kekuatan berusaha.

2.1 Perkembangan anak sekolah dasar. Perkembangan anak usia sekolah disebut juga perkembangan masa

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pembelajaran secara simpel dapat diartikan sebagai produk interaksi

BAB II KAJIAN TEORITIS TENTANG HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BILANGAN BULAT

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Metode (method). Secara harafiah berarti cara. metode atau metodik berasal dari

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Istilah pendekatan (approach) dalam pembelajaran memiliki kemiripan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. memecahkan suatu permasalahan yang diberikan guru.

BAB II KAJIAN PUSTAKA. suatu proses terjadinya peristiwa. Menurut Rusminiati (2007: 2) metode

BAB I PENDAHULUAN. mewujudkan dan menghasilkan peserta didik yang memiliki potensi dalam

BAB I PENDAHULUAN. pendidikan di SD adalah memberikan bekal kemampuan dasar kepada siswa

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM )

III. METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, penelitian

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Transkripsi:

KRITERIA PEMILIHAN MATERI PELAJARAN Sebelum melaksanakan pemilihan bahan ajar, terlebih dahulu perlu diketahui kriteria pemilihan bahan ajar. Kriteria pokok pemilihan bahan ajar atau materi pembelajaran adalah standar kompetensi dan kompetensi dasar. Hal ini berarti bahwa materi pembelajaran yang dipilih untuk diajarkan oleh guru di satu pihak dan harus dipelajari siswa di lain pihak hendaknya berisikan materi atau bahan ajar yang benarbenar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar. Dengan kata lain, pemilihan bahan ajar haruslah mengacu atau merujuk pada standar kompetensi. Setelah diketahui kriteria pemilihan bahan ajar, sampailah pada langkahlangkah pemilihan bahan ajar. Secara garis besar langkah-langkah pemilihan bahan ajar meliputi pertama-tama mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar yang menjadi acuan atau rujukan pemilihan bahan ajar. Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi jenis-jenis materi bahan ajar. Langkah ketiga memilih bahan ajar yang sesuai atau relevan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah teridentifikasi tadi. Terakhir adalah memilih sumber bahan ajar. berikut: Secara lengkap, langkah-langkah pemilihan bahan ajar dapat dijelaskan sebagai A. Mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar Sebelum menentukan materi pembelajaran terlebih dahulu perlu diidentifikasi aspek-aspek standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dipelajari atau dikuasai siswa. Aspek tersebut perlu ditentukan, karena setiap aspek standar kompetensi dan kompetensi dasar memerlukan jenis materi yang berbeda-beda dalam kegiatan pembelajaran. Setiap aspek standar kompetensi tersebut memerlukan materi pembelajaran atau bahan ajar yang berbeda-beda untuk membantu pencapaiannya. 1

B. Identifikasi jenis-jenis materi pembelajaran. Sejalan dengan berbagai jenis aspek standar kompetensi, materi pembelajaran juga dapat dibedakan menjadi jenis materi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Materi pembelajaran aspek kognitif secara terperinci dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu: fakta, konsep, prinsip dan prosedur (Reigeluth, 1987). 1. Materi jenis fakta adalah materi berupa nama-nama objek, nama tempat, nama orang, lambang, peristiwa sejarah, nama bagian atau komponen suatu benda, dan lain sebagainya. 2. Materi konsep berupa pengertian, definisi, hakekat, inti isi. 3. Materi jenis prinsip berupa dalil, rumus, postulat adagium, paradigma, teorema. 4. Materi jenis prosedur berupa langkah-langkah mengerjakan sesuatu secara urut, misalnya langkah-langkah menelpon, cara-cara pembuatan telur asin atau cara-cara pembuatan bel listrik. 5. Materi pembelajaran aspek afektif meliputi: pemberian respon, penerimaan (apresisasi), internalisasi, dan penilaian. 6. Materi pembelajaran aspek motorik terdiri dari gerakan awal, semi rutin, dan rutin. C. Memilih jenis materi yang sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar Pilih jenis materi yang sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditentukan. Perhatikan pula jumlah atau ruang lingkup yang cukup memadai sehingga mempermudah siswa dalam mencapai standar kompetensi. Berpijak dari aspek-aspek standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah diidentifikasi, langkah selanjutnya adalah memilih jenis materi yang sesuai dengan aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar tersebut. Materi yang akan diajarkan perlu 2

diidentifikasi apakah termasuk jenis fakta, konsep, prinsip, prosedur, afektif, atau gabungan lebih dari pada satu jenis materi. Dengan mengidentifikasi jenis-jenis materi yang akan diajarkan, maka guru akan mendapatkan kemudahan dalam cara mengajarkannya. Setelah jenis materi pembelajaran teridentifikasi, langkah berikutnya adalah memilih jenis materi tersebut yang sesuai dengan standar kompetensi atau kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Identifikasi jenis materi pembelajaran juga penting untuk keperluan mengajarkannya. Sebab, setiap jenis materi pembelajaran memerlukan strategi pembelajaran atau metode, media, dan sistem evaluasi/penilaian yang berbeda-beda. Misalnya metode mengajarkan materi fakta atau hafalan adalah dengan menggunakan jembatan keledai, jembatan ingatan (mnemonics), sedangkan metode untuk mengajarkan prosedur adalah demonstrasi. Cara yang paling mudah untuk menentukan jenis materi pembelajaran yang akan diajarkan adalah dengan jalan mengajukan pertanyaan tentang kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Dengan mengacu pada kompetensi dasar, kita akan mengetahui apakah materi yang harus kita ajarkan berupa fakta, konsep, prinsip, prosedur, aspek sikap, atau psikomotorik. Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan penuntun untuk mengidentifikasi jenis materi pembelajaran: 1. yang harus dikuasai siswa berupa mengingat nama suatu objek, simbol atau suatu peristiwa? Kalau jawabannya ya maka materi pembelajaran yang harus diajarkan adalah fakta. Contoh: Nama-nama ibu kota kabupaten, peristiwa sejarah, nama-nama organ tubuh manusia. 2. yang harus dikuasai siswa berupa kemampuan untuk menyatakan suatu definisi, menuliskan ciri khas sesuatu, mengklasifikasikan atau mengelompokkan beberapa contoh objek sesuai dengan suatu definisi? Kalau jawabannya ya berarti materi yang harus diajarkan adalah konsep. Contoh : Seorang guru menunjukkan beberapa 3

contoh fawail (maf ul) kemudian siswa diminta untuk mengklasifikasikan atau mengelompokkan mana yang termasuk maf ul muthlaq, maf ul li ajlihi, maf ul ma a, maf ul bihi dll 3. yang harus dikuasai siswa berupa menjelaskan atau melakukan langkah-langkah atau prosedur secara urut atau membuat sesuatu? Bila ya maka materi yang harus diajarkan adalah prosedur. Contoh : cara-cara membuat sabun mandi, cara membaca sajak, cara mengoperasikan komputer, dsb. 4. yang harus dikuasai siswa berupa menentukan hubungan antara beberapa konsep, atau menerapkan hubungan antara berbagai macam konsep? Bila jawabannya ya, berarti materi pembelajaran yang harus diajarkan termasuk dalam kategori prinsip. Contoh :Hubungan hubungan antara penawaran dan permintaan suatu barang dalam lalu lintas ekonomi. Jika permintaan naik sedangkan penawaran tetap, maka harga akan naik. Cara menghitung luas persegi panjang. Rumus luas persegi panjang adalah panjang dikalikan lebar. 5. yang harus dikuasai siswa berupa memilih berbuat atau tidak berbuat berdasar pertimbangan baik buruk, suka tidak suka, indah tidak indah? Jika jawabannya Ya, maka materi pembelajaran yang harus diajarkan berupa aspek afektif, sikap, atau nilai. Contoh: Ali memilih mentaati rambu-rambu lalu lintas meski pun terlambat masuk sekolah setelah di sekolah diajarkan pentingnya mentaati peraturan lalulintas. 6. yang harus dikuasai siswa berupa melakukan perbuatan secara fisik? Jika jawabannya Ya, maka materi pembelajaran yang harus diajarkan adalah aspek motorik Contoh: Dalam pelajaran lompat tinggi, siswa diharapkan mampu melompati mistar 125 centimeter. Materi pembelajaran yang harus diajarkan adalah teknik lompat tinggi. Memilih sumber bahan ajar Setelah jenis materi ditentukan langkah berikutnya adalah menentukan sumber bahan ajar. Materi pembelajaran atau bahan ajar dapat kita temukan dari 4

berbagai sumber seperti buku pelajaran, majalah, jurnal, koran, internet, media audiovisual, dsb. berupa mengingat fakta? Materi Pembelajaran Fakta Contoh:, nama-nama bulan dalam setahun. Kata kunci: Nama, jenis. jumlah, tempat, lambang. berupa mengemukakan definisi, menjelaskan, mengklasifikasikan? Materi Pembelajaran Konsep. Contoh : macam-macam maf ul dan definisnya. Kata kunci: Definisi, klasifikasi, identifikasi, ciri-ciri, aksioma. Pilih kompetensi dasar yang akan diajarkan Apakah kompetensi dasar berupa menjelaskan hubungan antara berbagai konsep, sebab-akibat? Materi Pembelajaran Prinsip. Contoh : Jika permintaan naik, sedangkan penawaran tetap, maka harga akan naik.kata kunci Dalil, rumus, postulat.hubungan, sebab-akibat, jika... maka. berupa menjelaskan langkahlangkah mengerjakan sesuatu prosedur tertentu? Materi Pembelajaran Prosedur. Contoh: Cara mengukur suhu badan menggunakan termometer. Kata kunci: Langkah-langkah mengerjakan tugas secara urut/prosedural Apakah peserta didik diminta untuk memilih sikap tertentu terhadap suatu obyek kejadian? Materi pembelajaran aspek afektif/sikap Contoh: Sikap jujur, motivasi tinggi, minat belajar besar, menjauhi perbuatan tercela, dsb. Kata kunci: Sikap atau nilai Apakah peserta didik diminta melakukan kegiatan menggunakan anggota badan? Materi pembelajaran aspek psikomotorik Contoh:Lompat tinggi,lompat galah, lari 100 meter, berenang, tinju, pencak silat, dsb. Kata kunci: Kegiatan fisik 5