Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa

dokumen-dokumen yang mirip
Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa. Oleh : Abu Ukasyah

3 Wasiat Agung Rasulullah

Tanda-Tanda Cinta Nabi Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam

Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan

Keutamaan Bulan Dzul Hijjah

Bukti Cinta Kepada Nabi

Memperhatikan dan Menasihati Pemuda Untuk Shalat

Hak-hak Persaudaraan (Ukhuwah) Sesama Muslim

Koreksi Ritual di Bulan Rajab

????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? *** Fitnah Akhir Zaman

Allah Itu Maha Indah dan Mencintai Keindahan

Luasnya Rahmat (kasih sayang) Allah Subhanahu wa Ta ala

Berani Berdusta Atas Nama Nabi? Anda Memesan Sendiri Tempat di Neraka

Mensyukuri Nikmat Al Quran

Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan

Kemuliaan Seorang Hamba Terletak Pada Ibadahnya

Taat Kepada Pemimpin Kaum Muslimin

*** Bahaya Vonis Kafir

Bahaya Zina dan Sebab Pengantarnya

Kekhususan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Yang Tidak Dimiliki Oleh Umatnya

Takwa dan Keutamaannya

Menjauhi Sifat Munafik

Malu Kepada Allah. Khutbah Pertama:

Renungan bagi Musafir

Macam-Macam Dosa dan Maksiat

Menerima dan Mengamalkan Kebenaran

Barang Dagangan Yang Haram Diperjual-Belikan

Berhati-Hati Dalam Menjawab Permasalahan Agama

*** 30 TAHUN ANDA BERUJUNG SURGA ATAUKAH NERAKA

*** Keadilan Islam ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Gaya Hidup Islami dan Jahili

Renungan Pergantian Tahun

Memahami Maksud dan Tujuan Persaudaraan Seiman

Kewajiban Seorang Muslim Terhadap Alquran

?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Mengenal Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah

Urgensi (Pentingnya) Tauhid dan Pembagiannya. Urgensi (Pentingnya) Tauhid dan Pembagiannya

Khotbah yang Menggelisahkan

*** Syarat Amal Diterima

Tegakkan Shalat Dengan Berjamaah

Khutbah Jumat: Peringatan dari Bahaya Godaan Harta

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya

Dosa-dosa Besar Yang Dianggap Biasa

Jika Beragama Mengikuti Kebanyakan Orang

Kehidupan Seorang Pembelajar

Cahaya di Wajah Orang-Orang Yang Memahami Ilmu Agama

Motivasi Agar Istiqomah

Gunakan Lisan Untuk Kebaikan

Sebab-sebab Penyakit Hati

Umrah dan Haji Sebagai Penebus Dosa

*** Tunaikanlah Amanah

Jadilah Pembuka Pintu Kebaikan

Kewajiban Menunaikan Amanah

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Hadits-Hadits Yang Menjelaskan Tentang Kenikmatan Iman

Dunia Yang Membuat Lupa Mati

Perayaan Tahun Baru Islam

Wahai Pemuda Menikahlah!

Jangan Kau Tunda Apalagi Sampai Kau Tinggalkan Shalat

Ikutilah Sunnah dan Jauhilah Bid'ah

Pengobatan dan Pemurnian Akidah

Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan

Meraih Surga dengan Sabar dan Syukur

Bismillahirrahmanirrahim

Kekeliruan Sebagian Umat Islam di Bulan Rajab

Keutamaan Puasa Ramadhan

Mempraktikkan Akhlak Terpuji Dalam Kehidupan

Dosa Memutuskan Hubungan Kekeluargaan

Urgensi Tauhid. Urgensi Tauhid KHUTBAH JUM'AT PERTAMA

Musibah, Akibat dari Maksiat

Persiapan Menuju Hari Akhir

Menjauhi Perbuatan Dosa

Perdamaian Itu Lebih Baik

Shalat Berjamaah Tidak di Rumah

Metode Bijak Memperbaiki Aib

Adillah dalam Memperlakukan Anak

Begitu Singkatnya Umur Manusia

Jangan Taati Ulama Dalam Hal Dosa dan Maksiat

Adab dan Keutamaan Hari Jumat

Memahami Takdir Secara Adil

Peringatan Agar Tidak Tertipu dengan Kenikmatan Dunia

Mengapa Musibah Selalu Datang Menimpa Kita

Memacu Diri Agar Istiqomah Beribadah

Aktualisasi Makna Hijrah

Pengaruh Shalat dan Maksiat Terhadap Rezeki

Janganlah Berlaku Zalim

Kewajiban Pemerintah dan Rakyat

Bahaya Menyebarkan Isu

Dan kemarahan itu sering menimbulkan perkara-perkara negatif, berupa perkataan maupun perbuatan yang haram.

Kultum Ramadhan: Menjalin Cinta Abadi Dalam Rumah Tangga

DI BULAN SUCI RAMADHAN

Shalat Adalah Kewajiban Yang Sudah Ditentukan Waktunya

Engkau Bersama Orang Yang Kau Cintai

Nilai Harta Seorang Muslim

Betapa Ngerinya Neraka

Beribadah Kepada Allah Dengan Mentauhidkannya

*** Mengingat Kematian

Carilah Rezeki Yang Halal dan Jauhi Yang Haram

????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Kedudukan Dua Kalimat Syahadat Dalam Syariat Islam

Transkripsi:

Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa Oleh : Abu Ukasyah??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????. Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta ala yang telah mempertemukan kita dengan bulan yang mulia ini. Bulan yang penuh keberkahan, bulan yang banyak dinantikan oleh hambanya yang beriman. Bulan yang memiliki banyak keistimewaan, seperti malam lailatul qadar yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sesungguhnya puasa itu memiliki banyak adab sebagai penyempurnanya. Adab-adab tersebut terbagi dua: adab-adab yang wajib yang harus diperhatikan dan dijaga oleh orang yang berpuasa, dan adab-adab sunnah yang selayaknya dikerjakan. Di antara adab yang wajib adalah orang yang berpuasa juga harus melaksanakan berbagai ibadah lain yang telah Allah wajibkan, baik itu berupa perkataan maupun perbuatan. Salah satu contoh yang paling penting adalah shalat wajib, yang merupakan rukun Islam yang paling mendasar setelah dua kalimat syahadat. Ia wajib diperhatikan dengan menjaga rukun, kewajiban, syarat dan waktu pelaksanaanya di masjid secara berjamaah. Ini merupakan bagian dari ketakwaan yang juga menjadi alasan diwajibkannya puasa atas ummat ini. Menyia-nyiakan shalat akan meniadakan ketakwaan dan menyebabkan terjadinya hukuman. Ada orang yang berpuasa tetapi meremehkan shalat berjamaah, padahal hal itu merupakan kewajibannya. Apabila Allah telah memerintahkan pelaksanaan shalat berjamaah dalam kondisi peperangan dan 1 / 6

ketakutan, maka pada saat tentram tentu lebih ditekankan. Disebutkan dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, ia berkata:???????????????????????:????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? Ada pria buta yang mengadu kepada Nabi shollallahu alaihi wa sallam, ya Rasulullah, aku tidak mempunyai penuntun yang membimbingku ke masjid, Beliau lalu memberinya keringanan untuk tidak hadir shalat berjamaah, Namun, tatkala dia hendak pergi, Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam memanggilnya kembali, lalu bertanya, apakah engkau mendengar panggilan shalat? Dia menjawab, Ya, Beliau bersabda: Maka penuhilah panggilan tersebut. (HR. Muslim) Lihatlah, betapa Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam tidak memberi keringanan terhadap pria tersebut, padahal dia orang buta yang tidak mempunyai penuntun. Orang yang meninggalkan shalat berjamaah telah menyia-nyiakan suatu kewajiban sekaligus menghalangi dirinya sendiri dari kebaikan yang banyak, berupa berlipat gandanya kebaikan. Dia juga tidak mendapatkan keuntungan sosial yang didapat dari berkumpulnya kaum muslimin ketika pelaksanaan shalat berjamaah seperti tentramnya rasa persatuan, cinta, nilai pendidikan, bantuan kepada pihak yang membutuhkan, dan lain sebagainya. Ada juga orang yang benar-benar melampaui batas di dalam masalah shalat, sampai-sampai dia shalat di luar waktu yang ditentukan disebabkan tidurnya. Sebagian ulama berkata: Barangsiapa yang mengakhirkan shalat di luar waktunya tanpa adanya udzur syar I, maka shalatnya tersebut tidak diterima meskipun ia melakukannya sebanyak seratus kali. Sholat yang dilakukan di luar waktu yang ditentukan itu tidak sesuai dengan perintah Nabi shollallahu alaihi wa sallam. Oleh karena itu, shalatnya tertolak dan tidak diterima. Adab-adab berikutnya yaitu harus menjauhi perkara yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Contohnya, dia tidak boleh berdusta. Dan yang dimaksud dengan dusta adalah memberikan kabar yang tidak sesuai dengan realita. Perbuatan dusta yang paling besar adalah dusta atas nama Allah dan RasulNya, seperti menisbatkan halal dan haramnya suatu perkara kepada Allah atau Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam tanpa ilmu. Firman Allah: Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta ini halal dan ini haram, untuk mengada-ngadakan kebohongan kepada Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-ngadakan kebohongan terhadap Allah tidaklah beruntung. (Itu adalah) kesenangan yang sedikit, dan bagi mereka adzab yang pedih. (QS. An-Nahl: 116-117) Beliau shollallahu alaihi wa sallam bersabda:??????????????????????????????????????????????????????????????. 2 / 6

Barangsiapa yang sengaja berdusta atas namaku, maka hendaklah ia mempersiapkan tempat duduknya di Neraka. (HR. Al-Bukhari dan Muslim) Orang yang berpuasa juga wajib menjauhi ghibah, yaitu menyebutkan sesuatu yang tidak disukai dari saudaranya tanpa sepengetahuannya, baik itu memang benar ataupun tidak, dan baik itu berkaitan dengan bentuk fisiknya dalam rangka untuk menyebarkan aib atau menghinanya, ataupun berkaitan dengan tingkah lakunya. Larangan terhadap ghibah juga disebutkan didalam Alquran. Sampai-sampai Allah menyerupakan perbuatan ghibah dengan gambaran yang paling buruk, yaitu seperti seorang yang memakan daging saudaranya yang telah menjadi bangkai. Nabi shollallahu alaihi wa sallam juga mengabarkan bahwa ketika beliau naik ke langit (pada peristiwa Isra dan Mi raj), beliau melalui sekelompok orang yang mempunyai kuku-kuku dari tembaga, mereka mencakari wajah dan dada mereka dengan kuku tersebut. Beliau bertanya:???????????????????????????????? :??????????????????????????????????????????????????????????????????????????? Siapakah mereka itu wahai Jibril? Jibril menjawab, Mereka adalah orang-orang yang memakan daging manusia (berbuat ghibah) dan menodai kehormatan mereka. (HR. Abu Dawud). Orang yang berpuasa juga wajib menjauhi namimah, yaitu menukil perkataan seseorang tentang orang lain untuk merusak hubungan baik di antara keduanya. Perbuatan ini masuk ke dalam kategori dosa besar. Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam bersabda, Orang yang sering melakukan namimah tidak akan masuk Surga. (Muttafaq alaihi). Di dalam shahih al-bukhari dan Shahih Muslim ada riwayat dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu, ia berkata, Suatu ketika Nabi berjalan melewati dua kuburan lalu bersabda, Kedua penghuni kuburan ini sedang diadzab, dan mereka berdua diadzab dengan sebab dua perkara: yang pertama menerima adzab dengan sebab tidak bersuci setelah buang air kecil, dan yang kedua dengan sebab melakukan namimah. (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Ingatlah, barangsiapa menceritakan perkataan jelek mengenai orang lain kepadamu, maka ia juga akan menceritakan perkataanmu kepada orang lain, maka berhati-hatilah. Pelaku puasa juga wajib menjauhi tipu daya dalam seluruh mu amalah, baik itu di dalam jual beli, sewamenyewa, kerajinan tangan, pegadaian, ataupun selainnya. Perbuatan ini termasuk dosa besar, Nabi shollallahu alaihi wa sallam telah berlepas diri dari pelakunya. Beliau bersabda,???????????????????????? 3 / 6

Barangsiapa yang menipu kami, maka ia tidak termasuk dari golongan kami. Dan dalam lafazh yang lain: Barangsiapa yang menipu maka ia tidak termasuk dari golonganku. (HR. Muslim). Tipu daya itu akan menghilangkan amanah dan kepercayaan manusia. Dan setiap penghasilan yang didapat dari tipu daya adalah penghasilan yang haram dan kotor, tidak akan menambah pemiliknya kecuali hanya semakin jauh dari Allah. Semoga Allah subhanahu wa Ta ala menjadikan kita termasuk orang-orang menjalankan ibadah puasa dengan benar, dan semoga puasa yang kita lakukan diterima Allah Subhanahu wa Ta ala.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? [KHUTBAH KEDUA]??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????. Berikutnya, pelaku puasa juga wajib untuk menjauhi segala bentuk dan jenis alat musik yang menjerumuskan seseorang dalam kelalaian dan itu semua adalah haram. Dosa dan keharamannya akan bertambah jika diiringi nyanyian pembangkit hawa nafsu yang dilagukan dengan suara yang indah. Firman Allah, Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan Allah itu olok-olokana. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan. (QS. Luqman: 6) Telah shahih dari Ibnu Mas ud, ketika beliau ditanya tentang ayat ini, beliau menjawab: Demi Allah, tidak ada yang berhak diibadahi melainkan hanya Dia, hal itu adalah nyanyian. 4 / 6

Nabi shollallahu alaihi wa sallam telah memberi peringatan untuk berhati-hati dari alat-alat musik dan beliau menyertakan penyebutannya bersama zina. Beliau bersabda,???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? Akan datang beberapa golongan dari ummatku yang menghalalkan zina, sutera, khamer dan alat-alat musik. (HR. Al Bukhari) Kata al-hir artinya adalah kemaluan, maksudnya adalah zina. Dan makna menghalalkanny adalah melakukannya tanpa peduli, seperti layaknya orang yang menghalalkan. Hal ini terjadi di zaman kita ini, ada sebagian orang yang memainkan alat musik atau mendengarkannya seolah-olah itu adalah perkara yang halal. Banyak kaum muslimin yang lebih senang mendengarkan musik dibandingkan mendengarkan al-quran, hadits dan perkataan ahli ilmu, yang mengandung penjelasan hukum-hukum syariat sekaligus berbagai hikmahnya. Jabir radhiallahu anhu berkata, Jika engkau berpuasa, maka hendaklah pendengaranmu, penglihatanmu, dan lisanmu juga berpuasa dari dusta serta perkara-perkara yang diharamkan. Janganlah menyakiti tetangga, dan hendaklah engkau menghiasi diri dengan kewibawaan dan ketenangan. Jangan sampai hari puasamu sama dengan hari ketika engkau tidak berpuasa.??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? 5 / 6

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org) Khotbah Jumat - Khutbah Jum'at Terbaik???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????. Sumber: http://alsofwah.or.id Kata kunci: Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa Download Naskah Materi Khutbah Jum at [download id="172"] Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR. SPONSOR hubungi: 081 326 333 328 DONASI hubungi: 087 882 888 727 Donasi dapat disalurkan ke rekening: 8610185593 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur 6 / 6