Visual Basic 6.0 For Beginners

dokumen-dokumen yang mirip
Visual Basic 6.0 For Beginners

Visual Basic 6.0 For Beginners

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Apa itu Operator?

Visual Basic 6.0 For Beginners

Visual Basic 6.0 For Beginners

Struktur Data II. Bekerja Dengan Form.

Variabel merupakan tempat untuk menyimpan nilai sementara dari suatu perhitungan. Untuk mendeklarasikan sebuah variabel digunakan pernyataan :

Visual Basic 6.0 For Beginners

MODUL II VARIABEL DAN TIPE DATA. Dalam pemrograman ada saatnya anda perlu memasukkan sebuah nilai sementara saat

Visual Basic 6.0 For Beginners

Pertemuan 2 Bahasa Visual Basic Aplication

VISUAL PROGRAMMING 2. bangdanu.wordpress.com. By: Danu Wira Pangestu

BAB-2 : TIPE DATA, VARIABEL DAN OPERATOR

Variabel, Tipe Data, dan Operator. Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0

Pengenalan Visual Basic

Variabel, Operator Dan Ekspresi. Agus Priyanto, M.Kom

P5 Variabel, Tipe Data dan Operator

VISUAL BASIC 6.0 PEMROGRAMAN KOMPUTER. Visual Basic

Modul Praktikum Ke-2

VARIABEL, OPERATOR DAN EKSPRESI

MODUL II. OBJECK, PROPERTY, METHOD dan EVENT

Visual Basic 6.0 For Beginners

PENGGUNAAN DATA DAN VARIABEL

MODUL-MODUL PRAKTIKUM VB.

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Mengenal Data dan Variabel.

BAB V MENGGUNAKAN OPERATOR VISUAL BASIC.NET

MODUL 3 PRAKTIKUM PEMROGRAMAN VISUAL VARIABEL, TIPE DATA, DAN OPERATOR PADA VB.NET

.::BAB II.::MENGENAL PASCAL

PRAKTIKUM 2. Variabel, Tipe Data dan Operator. Tipe data dan variabel. - Microsoft Visual Studio 2010

Lecturer: Abdusy Syarif. Undergraduate Course Informatics Engineering Dept. Universitas Mercu Buana. Tipe Data

JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA

MODUL VI Penggunaan Struktur Kontrol Pengulangan

Visual Basic 6.0 For Beginners

PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE I REPRESENTASI DATA

KONSTANTA, VARIABEL, TIPE DATA dan OPERATOR

PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE I REPRESENTASI DATA

STRUKTUR KENDALI PERULANGAN

Program Kalkulator Sederhana Menggunakan VB

[Tutorial VB6] Bab 4 Penggunaan Data dan Variabel

MODUL 2 PERANCANGAN INTERFACE

Danu Wira Pangestu

Tipe Data dan Variabel. Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom

Algoritma Pemrograman 2 B

Latihan 2 Memahami memasukan data dengan komponen Text, dan mengambil hasil input untuk ditampilkan pada sebuah label

PENGGUNAAN DATA DAN VARIABEL KOMPUTER APLIKASI AKUNTANSI V PRODI AKUNTANSI - UNIKOM

Gambar 2.1. Komponen yang digunakan. Gunakan komponen-komponen seperti pada gambar 2.1 untuk membuat form pada gambar 2.2.

Tipe Data dan Operator dalam Pemrograman

VISUAL BASIC 6.0 SETYO BUDI, M.KOM

2. TINJAUAN PUSTAKA. Microsoft Visual Basic 6.0 memiliki banyak keistimewaan dalam penggunaannya yaitu :

Variabel dan Tipe data Javascript

PEMROGRAMAN KOMPUTER KODE MODUL: TIN 202 MODUL V PENGENALAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

1. Fungsi Kata. private sub kata() { label1.text = "STT" } 2. button1_click { kata() } 2. button1_click

MODUL PRAKTIKUM. ALGORITMA dan PEMROGRAMAN 2

Chapter 2. Tipe Data dan Variabel

Andy Prasetyo Utomo, S.Kom Pemrograman Terstruktur (Visual Basic 6.0)

Bentuk umum penulisan rumusannya, adalah sebagai berikut :

Pemrograman Visual. Oleh: Danu Wira Pangestu, S.Kom. bangdanu.wordpress.com

Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dala

Modul-1 Review. Pemograman Web TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG

BAB 2 LANDASAN TEORI

Teori Algoritma TIPE DATA

Modul Praktikum Ke-1

MODUL 2 Review Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017

DASAR PHP. Oleh : Devie Rosa Anamisa

BAB II LANDASAN TEORI

KURSUS ONLINE JASA WEBMASTERS

BAB 2 LANDASAN TEORI

Materi. Tipe, Variabel dan Operator Algoritma Pemrograman PENULISAN ALGORITMA PENULISAN ALGORITMA 15/03/2010 NAMA DAN EKSPRESI

Cepat Mahir Visual Basic 6.0. Cepat Mahir Visual Basic 6.0. Bab 10 Penggunaan Kontrol Array. Krisna D. Octovhiana

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Mengenal Struktur Kontrol.

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA. Kusnawi, S.Kom, M.Eng

Bab 7 Komponen Dasar Visual Basic 29 BAB VII KOMPONEN DASAR VISUAL BASIC TUJUAN PRAKTIKUM

MODUL 2 SELECTION & LOOPING PADA FORM

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

Oleh : Fiftin Noviyanto

I. JUDUL Array. Pengertian Array. Deklarasi Array PRAKTIKUM 6 ARRAY II. TUJUAN. III. ALAT DAN BAHAN - Microsoft Visual Studio 2010

Bab 2 Konsep Dasar Pemrograman BASIC

Algoritma Pemrograman

MODUL. Variabel. Workshop Programming

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Apa itu Array?

TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI

BAB III PEMROGRAMAN PADA SOFTWARE MICROSOFT VISUAL BASIC dan data-data yang saling terelasi yang memerintahkan apa yang harus

Keterangan : Integer Long : tipe data untuk angka bulat Single, Double : tipe data untuk angka pecahan/desimal Currency : tipe data untuk angka mata

PEMROGRAMAN DASAR. Visual Basic 6

RINGKASAN PEMROGRAMAN QUICK BASIC

1. Integer Interger adalah data numerik yang tidak mengandung pecahan, dan disajikan dalam memori komputer sebagai angka bulat. Mengacu pada obyek

Pertemuan ke-3. Statemen input/output Struktur Kontrol Keputusan

STRUKTUR DATA. Data di kategorikan menjadi : 1. Tipe data tunggal : Integer, Boolean dan Kara 2. Tipe data majemuk : String ( Untai )

Tujuan / Sasaran :Mahasiswa dapat mempraktekkan penggunaan repatition/ perulangan

OPERASI DAN OPERATOR LOGIKA

BAB II Tipe Data pada PHP

STRUKTUR KENDALI PERCABANGAN

Excel untuk Aplikasi. Gunawan Wibisono. Dibantu penyusunan oleh Yohanes Handoko

For variabel = nilai_awal To nilai_akhir [Step langkah] <Proses dalam pengulangan> Next variable

Digunakan untuk menyeleksi suatu KONDISI, hasil seleksi hanya bernilai Benar (True) atau Salah (False) If val(txtnilaiakhir) > 65 Then

BAB 2 LANDASAN TEORI

Transkripsi:

Visual Basic 6.0 For Beginners Febryan Hari Purwanto fharipurwanto@gmail.com Chapter 5 Operator Matematika Dalam pemrograman kita tidak hanya sekedar mempelajari bahasa pemrogramannya saja, banyak hal yang harus dipelajari seperti salah satunya adalah Operator Matematika. Dalam bahasa pemrograman Operator Matematika dapat diartikan sebagai symbol yang digunakan untuk melakukan operasi terhadap nilai data. Operator dalam bahasa pemrograman dapat berupa karakter ataupun berupa kata khusus yang melambangkan satu operasi tertentu, misalnya operator untuk operasi penjumlahan (+), pengurangan( ),pembagian(/),perkalian(*) dan sebagainya. 1. Operator Aritmatika Operator Matematika yaitu operator yang digunakan untuk operasi matematis terhadap suatu nilai data. Ada beberapa operator aritmatika yang dapat digunakan dalam pemrograman antara lain : Operasi Simbol Contoh Pangkat ^ 4 ^ 2 = 16 Perkalian * 4 * 2 = 8 Pembagian / 5 / 2 = 2,5 Pembagian Integer \ 5 \ 2 = 2 Sisa Bagi Mod 4 Mod 2 = 0 Penjumlahan + 4 + 2 = 6 Pengurangan 4 2 = 2 Penggabungan String & 4 & 2 = 42

a. Pangkat ( Eksponen) Pemangkatan atau eksponen banyak digunakan dalam operasi komputer, eksponen mempunyai operator carret(^) dan sintaksnya adalah sebagai berikut : Eksponen = bilanngan1^bilangan2 Eksponen = 5^2 hasilnya = 25 Eksponen = 3^2 hasilnya = 9 Eksponen = 2^ 2 hasilnya = 0,25 b. Perkalian Perkalian digunakan untuk mengalikan dua buah bilangan atau lebih, simbolnya (*) dan sintaksnya dalam pemrograman adalah : Perkalian = bilangan1 * bilangan2 Perkalian = 2 * 2 hasilnya = 4 Perkalian = 5 * 5 hasilnya = 25 c. Pembagian Pembagian digunakan untuk melakukan operasi pembagian terhadap bilangan, simbolnya (/) dan sintaksnya : Pembagian = bilangan1 / bilangan2 Pembagian = 4 / 2 hasilnya = 2 Pembagian = 5 / 2 hasilnya = 2,5 d. Pembagian Integer Pembagian Integer pada dasarnya sama dengan pembagian biasa, tetapi hasil yang diperoleh adalah bilangan integer atau bilangan bulat. Simbolnya (\) dan sintksnya : PembagianInt = bilangan1 \ bilangan2 PembagianInt = 4 \ 2 hasilnya = 2 PembagianInt = 5 \ 2 hasilnya = 2

e. Sisa Bagi (Modulus) Sisa bagi (Mod) digunakan untuk mendapatkan sisa dari pembagian dua buah bilangan, sintaksnya : Sisa = bilangan1 Mod bilangan2 Sisa = 4 Mod 2 hasilnya = 0 Sisa = 5 Mod 2 hasilnya = 1 f. Penjumlahan Penjumlahan (+) digunakan untuk melakukan operasi penjumlahan pada bilangan, sintaksnya : Penjumlahan = bilangan1 + bilangan2 Penjumlahan = 4 + 2 hasilnya = 6 Penjumlahan = 5 + 5 hasilnya = 10 g. Pengurangan Pengurangan ( ) digunakan untuk melakukan operasi pengurangan terhadap bilangan, sintaksnya : Pengurangan = bilangan1 bilangan2 Pengurangan = 4 2 hasilnya = 2 Pengurangan = 5 2 hasilnya = 3 h. Penggabungan String ( Concat ) Penggabungan string, simbolnya (&) digunakan untuk menggabungkan dua buah string. sintaksnya : String = string1 & string2 String = harry & potter hasilnya = harrypotter String = 5 & 6 hasilnya = 56

2. Operator Logika Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan suatu perbandingan tertentu, simbol simbol yang digunakan antara lain : Operasi Simbol Contoh Dan And (4>1) And (1>4) = False Atau Or (4>1) Or (1>4) = True Tidak/Bukan Not Not (1>4) = True Dan Or Not = Operasi bernilai True jika kedua syarat benar = Operasi bernilai True jika salah satu syarat benar = Kebalikan dari, Misalkan jika A = True maka Not A = False 3. Operator Perbandingan Operator Perbandingan digunakan untuk membandingkan nilai nilai data, antara lain : Operasi Simbol Contoh Samadengan = 4=2 hasilnya False Tidak Samadengan <> 4<>2 hasilnya True Lebih Kecil < 4<2 hasilnya False Lebih Besar > 4>2 hasilnya True Lebih Kecil Samadengan <= 4<=2 hasilnya False Lebih Besar Samadengan >= 4>=2 hasilnya True

Agar lebih memahami tentang Operator Matematika buatlah sebuah program dengan menggunakan Visual Basic 6.0. Langkah pertama buatlah User Interface Seperti di bawah ini : Kemudian atur property tiap objek sebagai berikut : Object Property Value Form1 Operator Matematika Label1 Label2 Label3 Bilangan1 Bilangan2 Hasil Operasi Frame1 Frame2 Frame3 Option1 Option2 Option3 Option4 Option5 Option6 Operasi Aritmatika Operasi Logika Operasi Perbandingan optpangkat ^ optkali * optbagi / optbagiint \ optmod Mod optconcat &

Option7 Option8 Option9 Option10 Option11 Option12 Option13 Option14 Option15 Option16 Option17 optjumlah + optkurang optand And optor Or optnot Not Bilangan1 optsamadengan = opttidaksamadengan <> optbesar > optkecil < optbesarsamadengan >= optkecilsamadengan <= Kemudian copy kode program di bawah ini pada kode editor di Visual basic 6.0, kemudian jalankan program tersebut dan test apakah hasil yang diperoleh sama dengan teori yang telah kita pelajari sebelumnya. Kode Program : Dim Bilangan1 As Single Dim Bilangan2 As Single Dim Hasil As Single Private Sub optand_click() Bilangan1 = IIf(txtBilangan1.Text = "True", 1, 0) Bilangan2 = IIf(txtBilangan2.Text = "True", 1, 0) Hasil = (Bilangan1 And Bilangan2) Private Sub optbagi_click()

Hasil = Bilangan1 / Bilangan2 Private Sub optbagiint_click() Hasil = Bilangan1 \ Bilangan2 Private Sub optbesar_click() Hasil = (Bilangan1 > Bilangan2) Private Sub optbesarsamadengan_click() Hasil = (Bilangan1 >= Bilangan2) Private Sub optconcat_click() Hasil = Bilangan1 & Bilangan2 Private Sub optjumlah_click() Hasil = Bilangan1 + Bilangan2

Private Sub optkali_click() Hasil = Bilangan1 * Bilangan2 Private Sub optkecil_click() Hasil = (Bilangan1 < Bilangan2) Private Sub optkecilsamadengan_click() Hasil = (Bilangan1 <= Bilangan2) Private Sub optkurang_click() Hasil = Bilangan1 Bilangan2 Private Sub optmod_click() Hasil = Bilangan1 Mod Bilangan2 Private Sub optnot_click() Bilangan1 = IIf(txtBilangan1.Text = "True", 1, 0) Hasil = (Not Bilangan1)

Private Sub optor_click() Bilangan1 = IIf(txtBilangan1.Text = "True", 1, 0) Bilangan2 = IIf(txtBilangan2.Text = "True", 1, 0) Hasil = (Bilangan1 Or Bilangan2) Private Sub optpangkat_click() Hasil = Bilangan1 ^ Bilangan2 Private Sub optsamadengan_click() Hasil = (Bilangan1 = Bilangan2) Private Sub opttidaksamadengan_click() Hasil = (Bilangan1 <> Bilangan2)

Penjelasan Kode Program : Dim Bilangan1 As Single Dim Bilangan2 As Single Dim Hasil As Single Mendaklarasikan 3 buah variable dengan nama Bilangan1,Bilangan2 dan Hasil bertipe Single Inisalisasi nilai variable Bilangan1 dan Bilangan2 dari nilai yang diinputkan pada textbox txtbilangan1 dan txtbilangan2 Hasil = Bilangan1 \ Bilangan2 inisialisasi nilai variable Hasil yang diperoleh dari perhitungan antara bilangan1 dan 2, kemudian menampilkan hasilnya pada txthasil Bilangan1 = IIf(txtBilangan1.Text = "True", 1, 0) Bilangan2 = IIf(txtBilangan2.Text = "True", 1, 0) Jika txtbilangan1 diinputkan kata True tanpa tanda kutip maka ubah nilai menjadi 1 jika lainnya maka ubah nilai menjadi 0. Memberi Format sehingga hasil yang ditampilkan pada txthasil berupa nilai True atau False Catatan : Untuk melakukan test pada operator logika, input data yaitu kata True atau False (tanpa tanda kutip) selain itu input data berupa bilangan.