STANDAR KOMPETENSI DOKTER KONSIL KEDOKTERAN Indnesian Medical Cuncil Jakarta 2006
STANDAR KOMPETENSI DOKTER
Edisi Pertama, 2006 Cetakan Pertama, Npember 2006 Perpustakaan Nasinal : Katalg Dalam Terbitan (KDT) Standar Kmpetensi Dkter.-- Jakarta : Knsil Jakarta : Knsil Kedkteran Indnesia, 2006 105 hlm. ; 17.5 x 24 cm ISBN 979-15546-4-1 1. Kedkteran - - Studi dan pengajaran 610.71 Penerbit : Knsil Kedkteran Indnesia Jalan Hang Jebat III Blk F3 Telpn : 62-21-7206623, 7254788, 7206655 Fax : 62-21-7244379 Jakarta Selatan ii Standar Kmpetensi Dkter
KATA SAMBUTAN KETUA KONSIL KEDOKTERAN Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kemajuan yang pesat dalam bidang ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan dan teknlgi ilmu kedkteran menuntut tersedianya sumber daya manusia yang handal dan terampil serta prfesinal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di lain pihak, tersedianya alat dan teknlgi yang canggih akan mudah memperleh infrmasi dengan cepat sehingga masyarakat sebagai pengguna sadar akan hak-haknya disamping kewajiban-kewajiban yang harus ia penuhi. Perlu kita sadari bahwa akhir-akhir ini dirasakan peningkatan keluhan masyarakat baik di media elektrnik maupun media cetak terhadap tenaga dkter dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kita memahami bahwa pelayanan kesehatan merupakan prses hilir, baik buruknya pelayanan kesehatan ditentukan prses dari hulu, yaitu pendidikan prfesi kedkteran dan menjunjung etika kedkteran. Semua ini tentu tidak terlepas dari bagaimana prses pendidikan yang dijalani tenaga kesehatan tersebut sehingga benar-benar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sebelum terjun di tengah-tengah masyarakat. Buku Standar Kmpetensi Dkter ini merupakan bagian dari Standar Pendidikan Prfesi Dkter. Buku Standar Pendidikan Prfesi Dkter serta Standar Kmpetensi disusun sebagai standar dalam penyelenggaraan pendidikan kedkteran. Kepada tim penyusun dan para kntributr, kami ucapkan selamat dan penghargaan atas dedikasi dan terbitnya buku Standar Kmpetensi Dkter ini. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Jakarta, Nvember 2006 Hardi Yusa, dr., SpOG, MARS Ketua Knsil Kedkteran Indnesia Standar Kmpetensi Dkter iii
KATA SAMBUTAN KETUA KONSIL KEDOKTERAN Assalamu'alaikum Wr. Wb, Puji dan Syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, bimbingan, petunjuk dan kekuatan-nya kepada kita semua, atas selesainya buku Standar Kmpetensi Dkter. Knsil Kedkteran menyambut gembira dengan di terbitkannya buku Standar Kmpetensi Dkter, yang merupakan hasil karya dan kerja keras semua stakehlders, yang di fasilitasi leh Knsil Kedkteran Indnesia; dan kemudian disahkan leh Knsil Kedkteran Indnesia sesuai dengan amanah Undang-Undang RI N. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedkteran. Prses penyusunannya juga memakan waktu yang cukup lama dan melibatkan seluruh stakehlders antara lain Organisasi Prfesi (IDI), Assiasi Institusi Pendidikan Kedkteran Indnesia (AIPKI), Ikatan Rumah Sakit Pendidikan Indnesia (IRSPI), Majelis Klegium Kedkteran Indnesia (MKKI), Klegium Dkter Indnesia (KDI), Departemen Kesehatan dan Departemen Pendidikan Nasinal. Standar Kmpetensi Dkter ini sesungguhnya merupakan bagian dari Standar Pendidikan Prfesi Dkter. Buku ini mengacu pada perkembangan terkini dari paradigma pendidikan dkter, yang diuraikan lebih rinci untuk kemudahan dalam penyusunan kurikulum pendidikan dkter. Selain dari itu, Standar Kmpetensi Dkter ini dapat dimanfaatkan leh institusi pendidikan kedkteran, Departemen Pendidikan Nasinal, rganisasi prfesi, klegium, rumah sakit pendidikan, dan Departemen Kesehatan sebagai acuan dalam mengatur kewenangan praktik kedkteran, untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di tanah air kita. Sebagai Ketua Knsil Kedkteran, saya mengucapkan selamat dan penghargaan yang tinggi kepada Divisi Pendidikan Knsil Kedkteran Indnesia, Assiasi Institusi Pendidikan Kedkteran Indnesia (AIPKI), Para Dekan Fakultas Kedkteran, Majelis Klegium Kedkteran Indnesia (MKKI), Klegium Dkter Indnesia (KDI), Ikatan Dkter Indnesia (IDI), Ikatan Rumah iv Standar Kmpetensi Dkter
Sakit Pendidikan Indnesia (IRSPI), Departemen Kesehatan dan Departemen Pendidikan Nasinal, terutama kepada mereka yang duduk dalam Kelmpk Kerja Pendidikan Divisi Pendidikan Knsil Kedkteran yang selama ini telah bekerja keras menyusun standar kmpetensi dkter ini Semga buku Standar Kmpetensi Dkter ini bermanfaat bagi kita semua dan segala upaya yang telah dilakukan ini akan bermanfaat dalam upaya mencapai tujuan kita bersama Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Prf. Dr. Farid Anfasa Melek, dr, SpOG (K) Ketua Knsil Kedkteran Registrar Standar Kmpetensi Dkter v
KATA PENGANTAR Undang-Undang Nmr 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedkteran pasal 26 ayat (2) huruf a menyatakan bahwa standar pendidikan prfesi dkter disusun leh assiasi institusi pendidikan kedkteran dan ayat (3) menyatakan assiasi institusi pendidikan kedkteran atau kedkteran gigi dalam menyusun standar pendidikan prfesi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a berkrdinasi dengan rganisasi prfesi, klegium, assiasi rumah sakit pendidikan, Departemen Pendidikan Nasinal, dan Departemen Kesehatan. Pada bulan Oktber 2005, Assiasi Institusi Pendidikan Kedkteran Indnesia (AIPKI) menyerahkan draft pertama Standar Pendidikan Prfesi Dkter dan Standar Kmpetensi Dkter. Penyusunan Standar Kmpetensi Dkter dimulai dari draft pertama ini yang dikembangkan dengan mengacu pada perkembangan terkini paradigma pendidikan dkter ditinjau dari aspek empiris, aspek kerangka knsep maupun dari aspek legalitas. Draft pertama terdiri dari area kmpetensi dan penjabarannya ke dalam kmpetensi inti, kmpnen kmpetensi dan hasil pembelajaran; serta dilengkapi dengan daftar masalah, daftar penyakit dan daftar keterampilan klinis. Departemen Pendidikan Nasinal memberi masukan dengan menyerahkan rancangan Kurikulum Inti Pendidikan Dkter Indnesia ke III (KIPDI III) kepada Divisi Standar Pendidikan Knsil Kedkteran. Melalui serangkaian pertemuan yang melibatkan seluruh institusi pendidikan kedkteran, seluruh klegium spesialis, Klegium Dkter Indnesia, Ikatan Rumah Sakit Pendidikan, Departemen Kesehatan, Departemen Pendidikan Nasinal yang difasilitasi leh Knsil Kedkteran Indnesia sejak bulan Oktber 2005 hingga Nvember 2006, telah berhasil disusun Standar Kmpetensi Dkter ini. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap semua pihak yang telah bekerja keras untuk ikut serta menyusun Standar Kmpetensi Dkter ini. Kami menyadari bahwa Standar Kmpetensi Dkter ini masih jauh dari sempurna, karena itu standar ini akan selalu disempurnakan secara berkala berdasarkan masukan dari berbagai pihak maupun dari bukti-bukti empiris. vi Standar Kmpetensi Dkter
Kami mhn maaf apabila selama prses penyusunan Standar Kmpetensi Dkter ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Semga di masa yang akan datang, prses penyusunan standar kmpetensi dapat berlangsung lebih baik. Akhir kata, semga Standar Kmpetensi Dkter ini bermanfaat bagi institusi pendidikan kedkteran, Departemen Pendidikan Nasinal, rganisasi prfesi, Klegium, rumah sakit pendidikan, Departemen Kesehatan maupun masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan dkter dan bermanfaat pula sebagai acuan dalam memberikan wewenang praktik, sehingga pelayanan kesehatan yang bermutu, efisien, efektif, adil dan merata dapat diwujudkan di tanah air kita. Jakarta, Nvember 2006 Penyusun Standar Kmpetensi Dkter vii
viii Standar Kmpetensi Dkter
DAFTAR ISI Sambutan Ketua Knsil Kedkteran Indnesia... Sambutan Ketua Knsil Kedkteran... Kata Pengantar... Daftar Isi... SK Pengesahan Standar Kmpetensi Dkter... Ucapan Terima Kasih... iii iv vi ix xi xiii Bab I : Pendahuluan... 1. Rasinal... 2. Landasan Hukum... 3. Pengertian Standar Kmpetensi Dkter... 4. Manfaat Standar Kmpetensi Dkter... 1 1 1 2 5 Bab II : Kebijakan Pembangunan Kesehatan di Indnesia... Bab III. : Sistematika Standar Kmpetensi Dkter... 1. Pendahuluan... 2. Sistematika... 3. Lampiran... Bab IV. : Standar Kmpetensi Dkter... A. Area Kmpetensi... B. Kmpnen Kmpetensi... C. Penjabaran Kmpetensi... Daftar Kepustakaan... 7 11 11 11 12 15 15 15 17 35 Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Daftar Masalah (Keluhan/Gejala)... Daftar Penyakit... Daftar Keterampilan Klinis... 37 43 83 Standar Kmpetensi Dkter ix
x Standar Kmpetensi Dkter
KEPUTUSAN KONSIL KEDOKTERAN NOMOR 21A/KKI/KEP/IX/2006 TENTANG PENGESAHAN STANDAR KOMPETENSI DOKTER KONSIL KEDOKTERAN, Menimbang : a. bahwa telah disusun standar kmpetensi dkter leh Knsil Kedkteran Indnesia bersama dengan Klegium Dkter Indnesia (KDI)Assiasi Institusi Kedkteran Indnesia (AIPKI), dan Institusi Rumah Sakit Pendidikan Indnesia (IRSPI) sesuai dengan pasal 7 ayat (2) undang-undang Nmr 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedkteran beserta penjelasannya; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan sebagai pelaksanaan dari Pasal 8 huruf c Undang- Undang Nmr 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedkteran, dipandang perlu mengesahkan Standar Kmpetensi Dkter Gigi dengan Keputusan Knsil Kedkteran Indnesia; Mengingat : 1. Undang-Undang Nmr 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indnesia Tahun 1992 Nmr 100, Tambahan Lembaran Negara Republik Indnesia Nmr 3495); Menetapkan : 2. Undang-Undang Nmr 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasinal (Lembaran Negara Republik Indnesia Tahun 2003 Nmr 78, Tambahan Lembaran Negara Nmr 4301); 3. Undang-Undang Nmr 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedkteran (Lembaran Negara Republik Indnesia Tahun 2004 Nmr 116, Tambahan lembaran Negara Republik Indnesia Nmr 4431); M E M U T U S K A N : Kesatu : KEPUTUSAN KONSIL KEDOKTERAN TENTANG PENGESAHAN STANDAR KOMPETENSI DOKTER. Standar Kmpetensi Dkter xi
Kedua : Mengesahkan Standar Kmpetensi Dkter yang merupakan acuan dalam penyelenggaraan pendidikan prfesi dkter. Ketiga : Standar Kmpetensi Dkter sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kedua diperuntukkan bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan prfesi dkter antara lain institusi pendidikan kedkteran, rumah sakit pendidikan, lembaga pemerintah dan swasta, mahasiswa, badan akreditasi dan pihak-pihak lain yang terkait. Keempat : Standar Kmpetensi Dkter merupakan standar minimal yang harus dimiliki pada saat menyelesaikan pendidikan kedkterannya. Kelima : Dalam melaksanakan prakteknya serang dkter setidaknya memiliki kmpetensi rata-rata dkter yang sekualifikasi pada situasi dan kndisi yang sebanding. Keenam : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 28 September 2006 KONSIL KEDOKTERAN HARDI YUSA, dr, Sp.OG, MARS KETUA, xii Standar Kmpetensi Dkter
UCAPAN TERIMA KASIH Knsil Kedkteran Indnesia menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu, dimulai dari usulan draf-1 (pertama) hingga diterbitkannya buku Standar Kmpetensi Dkter ini. Kntributr Prf. Dr. F.A. Melek, dr., Sp.OG (K) Ketua Knsil Kedkteran Prf. Dr. Biran Affandi, dr., Sp.OG (K) Ketua Divisi Standar Pendidikan Prfesi Dkter Prf. Wigun Prdjsudjadi, dr., PhD, Sp.PD, KGH, Divisi Standar Pendidikan Prfesi Dkter Titi Savitri Prihatiningsih, dr., MA, MMed.Ed, PhD Ketua Sub Pkja Pendidikan Dkter Prf. Dr. Hardyant Sebn, dr., Sp.KK (K) - Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter M. Djauhari Widjajakusumah, dr., PFK Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter Sugit Wndireks, dr., MS - Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter Siti Oetarini Sri Widd, dr., Sp.PA - Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter Dasar Prf. Asril Aminullah, dr., Sp.A (K) Ketua Sub Pkja Pendidikan Dkter Spesialis Prf. Dr. Paul Tahalele, dr., Sp.B Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter Spesialis Prf. Anwar Yusuf, dr., Sp.P (K) - Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter Spesialis Achmad Rudiyant, dr., Sp.PD, KEMD - Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter Spesialis Dr. Meliana Zailani, dr., MARS - Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter Spesialis Ddi Firmanda, dr., Sp.A - Anggta Sub Pkja Pendidikan Dkter Spesialis Mulyn Sedirman, dr., Sp.B, Sp.OT Ketua Sub Pkja CPD Suryn S.I. Sants, dr., Sp.OG Anggta Sub Pkja CPD Dr. Ratna Sitmpul, dr., Sp.M Anggta Sub Pkja CPD Hardi Yusa, dr., Sp.OG, MARS Ketua Knsil Kedkteran Indnesia Parni Hardi Wakil Ketua Knsil Kedkteran Indnesia Standar Kmpetensi Dkter xiii
Emmyr Faizal Meis, drg., MARS - Wakil Ketua Knsil Kedkteran Indnesia Prf. Dr. Rsje Rsita Oewen, drg., Sp.KGA Ketua Knsil Kedkteran Gigi Prf. Dr. Retn Hayati Sugiart, drg., SKM, Sp.KGA Ketua Divisi Standar Pendidikan Prfesi Dkter Gigi Afi Savitri Sarsit, drg., Sp.PM Divisi Standar Pendidikan Prfesi Dkter Gigi Bambang Guntur Hamurwn, dr., Sp.M Ketua Divisi Registrasi, Knsil Kedkteran Ieke Irdjiati SA, dr., MPH - Divisi Registrasi, Knsil Kedkteran I Putu Suprapta, drg., MSc Ketua Divisi Registrasi, Knsil Kedkteran Gigi Dr. Oediyani Sants, drg., MS - Divisi Registrasi, Knsil Kedkteran Gigi Prf. Dr. M. Mulyhadi Ali, dr., Sp.FK Ketua Divisi Pembinaan, Knsil Kedkteran Tini S Hadad, SE Divisi Pembinaan, Knsil Kedkteran Kresna Adam, drg., Sp.BM - Ketua Divisi Pembinaan, Knsil Kedkteran Gigi Adrijati Rafly, Dra. Divisi Pembinaan, Knsil Kedkteran Gigi Abidinsyah Siregar, dr., DHSM, MKes Sekretaris Knsil Kedkteran Indnesia Prf. Dr. Hardyant Sebn, dr., SpKK (K) Ketua Assiasi Institusi Pendidikan Kedkteran Indnesia M. Djauhari Widjajakusumah, dr., PFK - Ketua Klegium Dkter Indnesia Syahrul, dr., SpS - Dekan FK Universitas Syiah Kuala, Aceh Prf. T. Bahri Anwar, dr., SpJP (K) - Dekan FK Universitas Sumatera Utara H. Andi Zainal, dr., SpPD, KGEH - Dekan FK Universitas Riau Prf. Fadil Oenzil, dr., PhD,SpGK - Dekan FK Universitas Andalas, Padang Zarkasih Anwar, dr., SpA (K) - Dekan FK Universitas Sriwijaya, Palembang Dr. Efrida Warganegara, dr., SpMK, Mkes - Dekan FK Universitas Lampung Meinaldi Rasmin, dr., SpP (K), FCCP - Dekan FK Universitas Indnesia,Jakarta Prf. Dr. Dinan S. Bratakesemah, dr., SpOG (K) - Dekan FK Universitas Padjadjaran, Bandung A. Ann Surendr, dr., PAK - Dekan FK Universitas Dipnegr, Semarang HM. Mambdyant, dr., Sp, SH, MMR - Dekan FK Universitas Jenderal Sudirman, Purwkert Prf. Dr. Hardyant Sebn, dr., SpKK (K) - Dekan FK Universitas Gajah Mada, Ygyakarta Dr. H.A.A. Subijant, dr., MS - Dekan FK Universitas 11 Maret, Surakarta Prf. Dr. H.M.S. Wijadi, dr., SpTHT (K) - Dekan FK Universitas Airlangga, Surabaya xiv Standar Kmpetensi Dkter
Harijant, dr., MSPH - Dekan FK Universitas Brawijaya, Malang Wasis Prajitn, dr., SpOG - Dekan FK Universitas Jember Chris Adhiyant, dr., MSc - Dekan FK Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta H. Teddy Rchantr, dr., SpOG - FK Universitas Jambi I.G.N. Anm Murdhana dr., - Dekan FK Universitas Udayana, Bali H. Hasyim Fachir, dr., SpS - Dekan FK Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin Emil Bachtiar Merad, dr., SpP - Dekan FK Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur Prf. Dr. Wahyuning Ramelan, dr., SpAnd - Dekan FK Universitas Tanjung Pura, Kalimantan Barat Irawan Yusuf, dr., PhD Dekan FK Universitas Hasanudin, Makasar Prf. Dr. S.M. Waruw, dr., SpA (K) - Dekan FK Universitas Sam Ratulangi, Manad H. Dddy Ari Kumby, dr., SpOG(K) - Dekan FK Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat Paulina Watfa, dr., SpR - Dekan FK Universitas Cendrawasih, Jayapura Dr. RM. Nugrh Abikusn, dr., MSc Dekan FK Universitas Trisakti, Jakarta Hj. Riyani Wikaningrum, dr., DMM, MSc - Dekan FK Universitas Yarsi, Jakarta Tm Surjadi, dr., MPH - Dekan FK Universitas Tarumanegara, Jakarta Satya Jewana, dr., SpKJ (K) - Dekan FK Universitas Katlik Atmajaya, Jakarta Angkasa Sebayang, dr., MS - Dekan FK Universitas Kristen Indnesia, Jakarta Djap Hadi Susant, dr., - Dekan FK Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta Buddy HW Uty, dr., MARS - Dekan FK Universitas Veteran, Jakarta Prf. Dr. F.X. Budhiant Suhadi, dr., - Dekan FK Universitas Pelita Harapan, Banten Syafri Guricci, dr., MSc - Dekan FK Universitas Muhammadyah Jakarta Prf. Dr. H. Wahyu Karhiwikarta, dr., SpKO, AIF - Dekan FK Universitas Malahayati, Lampung H. Jj R Nr, dr., - Dekan FK Universitas Jenderal Ahmad Yani, Cimahi Surja Tanurahardja, dr., MPH, DTM&H - Dekan FK Universitas Maranatha, Bandung Prf. Dr. Herri S Sastramihardja, dr., SpFK (K) - Dekan FK Universitas Islam Bandung Prf. Dr. Sedjn Aswin, dr., - Dekan FK Universitas Muhammadyah Surakarta
Prf. Masrin Munir, dr., SpTHT-KL - Ketua Klegium Telinga, Hidung, Tenggrk dan KL Prf. Djk Rahardj, dr., SpB, SpU - Ketua Klegium Urlgi Indnesia Samin, dr., SpS (K) - Ketua Klegium Neurlgi Prf. Dr. Dede Kusmana, dr., SpJP - Ketua Klegium Ilmu Penyakit Jantung & Pembuluh Darah Prf. Dr. Siti Aisah, dr., SpKK (K) - Ketua Klegium Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Prf. Mardin Marseti, dr., SpM (K) - Ketua Klegium Ofthalmlgi H. Budi Sampurna, dr., SH, SpF Ketua Klegium Kedkteran Frensik Indnesia Prf. Dr. Triyn KSP, dr., SpRad. - Ketua Klegium Radilgi Indnesia Prf. Farid Nur Mantu, dr., SpBA - Ketua Klegium Bedah Anak Prf. Padm Santjj, dr., SpBS - Ketua Klegium Bedah Syaraf Bisn, dr., SpBP,- Ketua Klegium Bedah Plastik Indnesia Prf. Med Puruhit, dr., SpBTKV - Ketua Klegium Bedah Thraks & Kardivaskuler Prf. Dr. Djk Resadi, dr., SpB, SpOT - Ketua Klegium Bedah Orthpaedi Indnesia Dr. Rustadi Ssrsumihardj, dr., MS, DMM, SpPK - Ketua Klegium Patlgi Klinik Prf. Dr. Imam Supardi, dr., SpMK - Ketua Klegium Mikrbilgi Klinik Agnes Kurniawan, dr., PhD, SpParK - Ketua Klegium Parasitlgi Klinik Prf. Semilah Sastramidjj, dr., SpGK - Ketua Klegium Gizi Klinik Prf. Dr. Armen Muchtar, dr., SpFK - Ketua Klegium Farmaklgi Klinik Prf. I Made Nasar, dr., SpPA (K) - Ketua Klegium Patlgi Anatmi Prf. Sasant Wibisn, dr., SpKJ (K) - Ketua Klegium Psikiatri Indnesia Dr. Angela B. Tulaar, dr., SpRM (K) - Ketua Klegium Ilmu Kedkteran Fisik & Rehabilitasi Dr. Sumakmur PK, dr., MSc, SpOK - Ketua Klegium Kedkteran Okupasi Ott Maulana, dr., SpKK, SpKL - Ketua Klegium Kedkteran Kelautan Indnesia Sleh Nugraha, dr., SpKP - Ketua Klegium Kedkteran Penerbangan Indnesia Prf. Dr. Jhan S Masjhur, dr., SpPD-KE - Ketua Klegium Kedkteran Nuklir Indnesia Prf. Dr. Wahyuning Ramelan, dr., SpAndr - Ketua Klegium Andrlgi xvi Standar Kmpetensi Dkter
Prf. Amir Muslim Malik, dr., PhD - Dekan FK Universitas Baiturrahmah,Padang H. Taufiq R. Nasihun, dr., Mkes - Dekan FK Universitas Islam Sultan Agung, Semarang Riana Rahmawati, dr.,mkes - Dekan FK Universitas Islam Indnesia,Ygyakarta Erwin Santsa, dr., SpA, Mkes - Dekan FK Universitas Muhammadyah Ygyakarta Prf. H.M. Aris Widd, dr., MS, PhD, SpFK - Dekan FK Universitas Islam, Malang Fathni Sadani, dr., - Dekan FK Universitas Muhammadyah Malang H. Sepratiknj BS, dr., - Dekan FK Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya Sartn, dr., SpPD - Dekan FK Universitas Hang Tuah, Surabaya Adi Rahmat, dr., Mkes - Dekan FK Universitas Islam, Sumatera Utara Prf. Dr. A.A. Depary, dr., DTM&H, SpPark - Dekan FK Universitas Methdis Indnesia, Medan Prf. T.M.A. Chalik, dr., SpOG - Dekan FK Universitas Abulyatama, Aceh H. Abdul Razak Datu, dr., PhD - Dekan FK Universitas Muslim Indnesia, Makasar Fanani, dr., SpRad - Dekan FK Universitas Islam Al-Azhar, Nusa Tenggara Barat Dr. Fachmi Idris, dr., MKes Wakil dari Pengurus Besar Ikatan Dkter Indnesia Prf. Dr. Sedart Rnatmdj, dr., SKM, MSc Wakil dari Pengurus Besar Ikatan Dkter Indnesia Prf. Nuzirwan Acang, dr., Sp.PD IDI Wilayah Sumatera Barat Prf. Dr. Winsy Warrw, dr., Sp.KK IDI Wilayah Sulawesi Utara Pranawa, dr., Sp.PD, KGH IDI Wilayah Jawa Timur Bantuk Hadiyant, dr., Sp.OG IDI Wilayah Jawa Tengah Wawang S. Sukarya, dr., Sp.OG (K), MARS IDI Wilayah Jawa Barat Mhamad Isa, dr., Sp.P IDI Wilayah Kalimantan Selatan M. Basir Palu, dr., SpA, MHA IDI Wilayah Sulawesi Selatan Prf. Wigun Prdjsudjadi, dr., PhD, SpPD, KGH Ketua Klegium Ilmu Penyakit Dalam Prf. Dr. Aryn J Puspnegr, dr., SpB, KBD - Ketua Klegium Ilmu Bedah Indnesia Arwin A.P. Akib, dr., SpA (K) Ketua Klegium Ilmu Kesehatan Anak Indnesia Prf. Dr. Biran Affandi, dr., SpOG (K) Ketua Klegium Obstetri dan Gineklgi Indnesia Prf. Anwar Yusuf, dr., SpP (K) Ketua Klegium Paru Indnesia Prf. A. Resli A Thaib, dr., SpAn (K) Ketua Klegium Anestesilgi Standar Kmpetensi Dkter xvii
Hari Tilars, dr., SpKO Ketua Klegium Kedkteran Olah Raga Serars Hardjsuwit, dr., Sp.B, Sp.BTK Wakil dari Majelis Klegium Kedkteran Indnesia Prf. H.M. Djakaria, dr., Sp.Rad. Wakil dari Majelis Klegium Kedkteran Indnesia Dr. Sett, dr., MKes Ketua Ikatan Rumah Sakit Pendidikan Indnesia Asjikin Iman Hidajat, dr., MHA Kepala Pusat Prfesi Tenaga Kesehatan Departemen Kesehatan Chliq Amin, SE, MM - Kepala Pusat Perencanaan & Pendayagunaan Tenaga Kesehatan DepKes Ratna Dewi Umar, dr., MARS - Direktur Bina Yanmedik Dasar Departemen Kesehatan Ratna Rsita Hendardji, dr., MPH Direktur Bina Yanmedik Spesialistik Departemen Kesehatan Prf. Dr. Mpu Kank, dr., Sp.PA Wakil dari Departemen Pendidikan Nasinal Lukman H Makmun, dr., Sp.PD, KKV Wakil dari Departemen Pendidikan Nasinal Merdias Almatsier, dr., SpS - Ketua Majelis Kehrmatan Disiplin Kedkteran Indnesia (MKDKI) Yudhi Prayudha, dr., MPH - Kepala Dinas Kesehatan Prpinsi Jawa Barat Tim Kurikulum Assiasi Institusi Pendidikan Kedkteran Indnesia Sekretariat - Minart Riyadi - Zahrtiah Akib Lukman - Hendrastuti Pertiwi - Ressi Arisandi - Maman Budiman - Murtini - Wahyu Winart - Slihin xviii Standar Kmpetensi Dkter
BAB I PENDAHULUAN 1. Rasinal Sejak tahun 1982, pendidikan dkter di Indnesia mengacu pada 'Kurikulum Inti Pendidikan Dkter Indnesia' atau KIPDI I yang menitikberatkan pada penguasaan disiplin ilmu. Sesuai dengan percepatan perkembangan ilmu kedkteran dan kesehatan, telah disepakai bahwa KIPDI akan diperbarui setiap 10 tahun. Pada tahun 1994, KIPDI II diterbitkan dan masih menitikberatkan pada penguasaan disiplin ilmu sehingga gambaran dkter yang akan dihasilkan belum terinci secara eksplisit. Standar Kmpetesensi Dkter disusun untuk memperbarui KIPDI II tahun 1994 yang sudah saatnya diganti. Frmat Standar Kmpetensi Dkter berbeda dengan KIPDI sebelumnya, karena menyesuaikan dengan perkembangan peraturan terkini yang tercantum pada SK Mendiknas N.045/U/2002, Undang-Undang RI Nmr 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, Undang-Undang RI Nmr 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedkteran, dan Peraturan Pemerintah Nmr 19 tahun 2005 tentang Standar Nasinal Pendidikan. 2. Landasan Hukum Standar Kmpetensi Dkter ini disusun dalam rangka memenuhi amanah Undang-Undang RI Nmr 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedkteran pasal 8 yang mengatakan bahwa Knsil Kedkteran Indnesia memiliki wewenang untuk mengesahkan standar kmpetensi dkter dan dkter gigi. Pasal 26 undang-undang tersebut menyatakan lebih lanjut bahwa Standar Pendidikan Prfesi Kedkteran disusun leh Assiasi Institusi Pendidikan Kedkteran Indnesia dan berkrdinasi dengan rganisasi prfesi, klegium, ikatan rumah sakit pendidikan, Departemen Pendidikan Nasinal dan Departemen Kesehatan. Oleh karena itu prses penyusunan Standar Kmpetensi Dkter ini melibatkan berbagai pihak pengandil secara intensif melalui serangkaian Standar Kmpetensi Dkter 1
pertemuan yang difasilitasi leh Divisi Standar Pendidikan Prfesi, Knsil Kedkteran Indnesia. Undang-Undang RI N. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 35 tentang Standar Nasinal Pendidikan mengatakan bahwa standar pendidikan nasinal digunakan acuan dalam mengembangkan kurikulum, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengellaan, dan pembiayaan. Standar nasinal pendidikan terdiri atas standar isi, prses, kmpetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengellaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. Pasal 38 ayat (3) mengatakan bahwa Kurikulum pendidikan tinggi dikembangkan leh perguruan tinggi yang bersangkutan dengan mengacu pada standar nasinal pendidikan untuk setiap prgram studi. Standar Kmpetensi Dkter ini merupakan standar nasinal keluaran prgram studi dkter dan telah divalidasi leh Perkumpulan Dkter Keluarga Indnesia, Klegium Dkter Indnesia, Klegium-Klegium Spesialis terkait serta seluruh Bagian atau Departemen terkait dari seluruh institusi pendidikan kedkteran di Indnesia yang berjumlah 52 (lima puluh dua). Draft standar kmpetensi telah didistribusikan ke seribu alamat di seluruh Indnesia untuk mendapat masukan. SubPkja Pendidikan Dkter yang dibentuk leh Knsil Kedkteran Indnesia dengan SK Nmr 09/KKI/III/2006, mengkmpilasi seluruh masukan, melakukan 'judgement', dan memperbaiki draft. Draft terakhir dirapatkan secara plen leh Knsil Kedkteran Indnesia. Standar Kmpetensi Dkter ini merupakan satu kesatuan dengan Standar Pendidikan Prfesi Dkter. Standar Kmpetensi Dkter adalah standar utput atau keluaran dari prgram studi dkter. 3. Pengertian Standar Kmpetensi Dkter Menurut SK Mendiknas N. 045/U/2002 kmpetensi adalah 'seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seserang sebagai syarat untuk dianggap mampu leh masyarakat dalam melaksanakan tugas- 2 Standar Kmpetensi Dkter
tugas di bidang pekerjaan tertentu'. Elemen-elemen kmpetensi terdiri dari : a. Landasan kepribadian b. Penguasaan ilmu dan keterampilan c. Kemampuan berkarya d. Sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai e. Pemahaman kaidah berkehidupan masyarakat sesuai dengan keahlian dalam berkarya. Epstein and Hundert (2002) memberikan definisi sebagai berikut : Prfessinal cmpetence is the habitual and judicius use f cmmunicatin, knwledge, technical skills, clinical reasning, emtins, values, and reflectin in daily practice t imprve the health f the individual patient and cmmunity. Carracci, et.al. (2002) menyimpulkan bahwa : Cmpetency is a cmplex set f behavirsbehaviurs built n the cmpnents f knwledge, skills, attitude and cmpetence as persnal ability. Dari beberapa pengertian di atas, tampak bahwa pengertian kmpetensi dkter lebih luas dari tujuan instruksinal yang dibagi menjadi tiga ranah pendidikan, yaitu pengetahuan, psikmtr dan afektif. Tabel 1 memperlihatkan beda pkk antara tujuan instruksinal dengan pernyataan kmpetensi. Standar Kmpetensi Dkter 3
Table 1. Differences between instructinal bjectives and Cmpetency Statement (Wilkersn, 2002) Instructinal Objectives States an aspect f knwledge, skill r attitude t be acquired Generally discipline specific Cntext-free Prfessinal values unaddressed Defines knwledge, skill r attitude separately Cmpetencies Integrates related knwledge, skill and attitude bjectives Draws frm multiple disciplines relevant t practice Related t an actual task in the fieldcntextualised Driven by prfessinal practices and values Defines a level f ability fr an bservable utcme Dengan dikuasainya standar kmpetensi leh serang prfesi dkter, maka yang bersangkutan akan mampu : - mengerjakan tugas atau pekerjaan prfesinya - mengrganisasikan tugasnya agar pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan - Segera tanggap dan tahu apa yang harus dilakukan bilamana terjadi sesuatu yang berbeda dengan rencana semula - Menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk memecahkan masalah di bidang prfesinya - Melaksanakan tugas dengan kndisi berbeda Dengan telah ditetapkannya keluaran dari prgram dkter di Indnesia berupa standar kmpetensi, maka kurikulum prgram studi pendidikan dkter perlu disesuaikan. Mdel kurikulum yang sesuai adalah kurikulum berbasis kmpetensi. Artinya, pengembangan kurikulum berangkat dari kmpetensi yang harus dicapai mahasiswa. 4 Standar Kmpetensi Dkter
4. Manfaat Standar Kmpetensi Dkter Adanya Standar Kmpetensi Dkter merupakan tnggak yang bersejarah bagi perkembangan pendidikan dkter di Indnesia. Berikut ini beberapa manfaat dari Standar Kmpetensi Dkter bagi pihak pengandil terkait. a. Bagi institusi pendidikan kedkteran Sesuai dengan Undang-Undang RI N. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas dan Peraturan Pemerintah N. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasinal Pendidikan yang mengatakan bahwa kurikulum prgram studi menjadi wewenang institusi pendidikan kedkteran, maka Standar Kmpetensi Dkter merupakan kerangka acuan utama bagi institusi pendidikan kedkteran dalam mengembangkan kurikulumnya masing-masing. Sehingga, walaupun kurikulum berbeda, tetapi dkter yang dihasilkan dari berbagai institusi diharapkan memiliki kesetaraan dalam hal penguasaan kmpetensi. b. Bagi Pengguna Standar Kmpetensi Dkter dapat dijadikan kerangka acuan utama bagi Departemen Kesehatan maupun Dinas Kesehatan Prpinsi ataupun Kabupaten dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan, dalam hal ini dkter, agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Dengan Standar Kmpetensi, Depkes dan Dinas Kesehatan sebagai pihak yang akan memberikan lisensi dapat mengetahui kmpetensi apa yang telah dikuasai leh dkter dan kmpetensi apa yang perlu ditambah, sesuai dengan kebutuhan spesifik di tempat kerja. Dengan demikian pihak Depkes dan Dinas Kesehatan dapat menyelenggarakan pembekalan atau pelatihan jangka pendek sebelum memberikan ijin Praktik. Standar Kmpetensi Dkter 5
c. Bagi rang tua murid dan penyandang dana Dengan standar kmpetensi dkter, rang tua murid dan penyandang dana dapat mengetahui secara jelas kmpetensi yang akan dikuasai leh mahasiswa. Hal ini sebagai bentuk akuntabilitas publik d. Bagi mahasiswa Standar Kmpetensi Dkter dapat digunakan leh mahasiswa untuk mengarahkan prses belajarnya, karena mahasiswa mengetahui sejak awal kmpetensi yang harus dikuasai di akhir pendidikan. Dengan demikian prses pendidikan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. e. Bagi Departemen Pendidikan Nasinal dan Badan Akreditasi Nasinal Standar Kmpetensi Dkter dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi kriteria pada akreditasi prgram studi pendidikan dkter. f. Bagi Klegium Dkter Indnesia Standar Kmpetensi Dkter dapat dijadikan acuan dalam menyelenggarakan prgram pengembangan prfesi secara berkelanjutan. g. Bagi Klegium-Klegium Spesialis Standar Kmpetensi Dkter dapat dijadikan acuan dalam merumuskan kmpetensi dkter spesialis yang merupakan kelanjutan dari pendidikan dkter. h. Prgram Adaptasi bagi Lulusan Luar Negeri Standar Kmpetensi Dkter dapat digunakan sebagai acuan untuk menilai kmpetensi dkter lulusan luar negeri. 6 Standar Kmpetensi Dkter
BAB II KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN DI Sistem Kesehatan Nasinal 2004 ditetapkan menurut SK Menkes N. 131/MENKES/SK/II/2004. Sistem Kesehatan Nasinal (SKN) merupakan pedman bagi semua pihak dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan di Indnesia. SKN adalah suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya Bangsa Indnesia secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin derajat kesehatan setinggi-tingginya sebagai perwujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945. Sesuai dengan pengertian SKN, maka subsistem pertama SKN adalah upaya kesehatan. Untuk dapat mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggitingginya perlu diselenggarakan berbagai upaya kesehatan dengan menghimpun seluruh ptensi Bangsa Indnesia. Subsistem upaya kesehatan menghimpun berbagai upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perrangan (UKP) secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya (SK Menkes N. 131/MENKES/SK/II/2004). Yang dimaksud dengan UKP strata pertama adalah UKP tingkat dasar, yang mendayagunakan ilmu pengetahuan dan teknlgi kesehatan dasar yang ditujukan kepada perrangan. Wujud UKP strata pertama adalah berbagai bentuk pelayanan prfessinal seperti praktik bidan, praktik perawat, praktik dkter, praktik dkter gigi, pliklinik, balai pengbatan, praktik bersama, rumah bersalin, dan puskesmas. Dalam UKP strata pertama juga termasuk pelayanan pengbatan tradisinal dan alternatif, serta pelayanan kebugaran fisik dan ksmetika. Pelayanan pengbatan tradisinal dan alternatif yang diselenggarakan adalah yang secara ilmiah telah terbukti keamanan dan khasiatnya (SK Menkes N. 131/MENKES/SK/II/2004). Salah satu cnthnya adalah akupuntur. Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap rang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Untuk mewujudkan tujuan tersebut telah Standar Kmpetensi Dkter 7
diciptakan Visi Indnesia Sehat 2010, yang merupakan cerminan masyarakat, bangsa dan Negara Indnesia dengan ditandai leh penduduknya yang hidup dengan perilaku sehat, dan dalam lingkungan sehat, serta memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata, di seluruh wilayah Negara Kesehatan Republik Indnesia. Gerakan Pembangunan Berwawasan Kesehatan yang telah dicanangkan sejak tahun 1999, merupakan paradigma baru yang dikenal dengan Paradigma Sehat, dan merupakan salah satu strategi pembangunan kesehatan nasinal Indnesia menuju Indnesia Sehat 2010 (Depkes, 2005). Untuk melaksanakan visi tersebut, salah satu misi Depkes adalah meningkatkan kinerja dan mutu upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perrangan (Depkes, 2005). Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan yang berlandaskan paradigma sehat tersebut maka diperlukan lulusan dkter yang dapat berperan serta dan merupakan ujung tmbak dalam upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perrangan (UKP) strata pertama yang mencakup pelayanan kesehatan prfessinal terhadap semua spektrum usia dan semua jenis penyakit sedini mungkin, dan dilaksanakan secara paripurna, hlistik, berkesinambungan serta berkrdinasi dengan prfesi kesehatan lainnya. Oleh karena itu, perlu ada penyesuaian rientasi pendidikan dkter, dari pendidikan yang berbasis penguasaan disiplin ilmu ke pendidikan yang berbasis kmpetensi sesuai dengan kmpetensi yang diperlukan pada upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perrangan (UKP) strata pertama. Sesuai dengan Paradigma Sehat, pada UKM dan UKP strata pertama dibutuhkan pelayanan kesehatan yang memiliki karakteristik sebagai berikut : 1. Pelayanan yang kmprehensif dengan pendekatan hlistik a. Preventif, prmtif, kuratif dan rehabilitatif b. Memandang manusia sebagai manusia seutuhnya 2. Pelayanan yang cntinue a. Mempunyai rekam medis yang diisi dengan cermat 8 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN b. Menjalin kerjasama dengan prfesi dan instansi lain untuk kepentingan pasien agar prses knsultasi dan rujukan berjalan lancar 3. Pelayanan yang mengutamakan pencegahan a. Mendiagnsis dan mengbati penyakit sedini mungkin b. Mengknsultasikan atau merujuk pasien pada waktunya c. Mencegah kecatatan 4. Pelayanan yang krdinatif dan klabratif a. Kerjasama prfesinal dengan semua pengandil agar dicapai pelayanan bermutu dan kesembuhan ptimal b. Memanfaatkan ptensi pasien dan keluarganya septimal mungkin untuk penyembuhan. 5. Penanganan persnal pasien sebagai bagian integral dari keluarga 6. Pelayanan yang mempertimbangkan faktr keluarga, lingkungan kerja, dan lingkungan tempat tinggal. a. Selalu mempertimbangkan pengaruh keluarga, kmunitas, masyarakat dan lingkungannya yang dapat mempengaruhi penyakitnya. b. Memanfaatkan keluarga, kmunitas, dan lingkungannya untuk membantu penyembuhan penyakitnya. 7. Pelayanan yang menjunjung tinggi etika dan hukum 8. Pelayanan yang sadar biaya dan sadar mutu 9. Pelayanan yang dapat diaudit dan dipertanggungjawabkan yang merupakan perwujudan dari adanya : a. Rekam medis yang lengkap dan akurat yang dapat dibaca rang lain b. Standar Pelayanan Medis c. Penggunaan evidence-based medicine untuk pengambilan keputusan d. Kesadaran akan keterbatasan kemampuan dan kewenangan e. Kesadaran untuk mengikuti perkembangan ilmu melalui belajar sepanjang hayat dan pengembangan prfesi berkelanjutan. Untuk dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan seperti dijelaskan di atas, maka diperlukan lulusan dkter dengan kmpetensi yang sesuai dengan peran dan tugas dkter dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan tersebut. Standar Kmpetensi Dkter 9
Standar kmpetensi dkter dirumuskan dengan mengacu pada peran dan tugas dkter dalam memberikan pelayanan kesehatan pada UKM dan UKP strata pertama. 10 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN BAB III SISTEMATIKA STANDAR KOMPETENSI DOKTER 1. Pendahuluan Standar Kmpetensi dkter yang disusun mengacu pada gambaran dkter yang dibutuhkan untuk mencapai Indnesia Sehat 2010 seperti dijelaskan pada Bab II sebelumnya. 2. Sistematika Standar kmpetensi terdiri dari 7 (tujuh) area kmpetensi yang diturunkan dari gambaran tugas, peran dan fungsi serang dkter dalam Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perrangan (UKP) strata pertama. Setiap area kmpetensi ditetapkan definisinya, yang disebut kmpetensi inti. Setiap area kmpetensi dijabarkan menjadi beberapa kmpnen kmpetensi, yang diperinci lebih lanjut menjadi kemampuan. Gambar berikut ini mengilustrasikan penjabaran kmpetensi. Tugas, peran dan fungsi serang dkter dalam UKM dan UKP Strata Pertama Pengembangan Kurikulum Kmpnen kmpetensi yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas, fungsi dan peran serang dkter dalam UKM dan UKP Strata Pertama Pendidikan dkter Kemampuan yang harus dikuasi agar kmpeten dalam melaksanakan tugas, fungsi dan peran serang dkter dalam UKM dan UKP Strata Pertama Standar Kmpetensi Dkter 11
Secara skematis, susunan Standar digambarkan seperti berikut ini : Kmpetensi Dkter dapat Area Kmpetensi Kmpetensi Inti Kmpnen Kmpetensi Hasil Pembelajaran atau Kemampuan yang diharapkan di akhir pendidikan Lampiran 1 Daftar Masalah Lampiran 2 Daftar Penyakit Lampiran 3 Daftar Keterampilan Klinis 3. Lampiran Standar kmpetensi ini dilengkapi dengan tiga lampiran, yaitu lampiran 1 daftar masalah, lampiran 2 daftar penyakit dan lampiran 3 daftar keterampilan klinis. Fungsi utama lampiran ini adalah sebagai pedman bagi institusi pendidikan kedkteran dalam mengembangkan kurikulum institusinal. Lampiran memberikan garis besar cakupan dan isi kurikulum sebagai rujukan. Lampiran 1 daftar masalah berisikan berbagai masalah yang akan dihadapi dkter di UKM dan UKP strata pertama dan dkter harus mampu menangani masalah tersebut. Oleh karena itu, institusi pendidikan kedkteran perlu memastikan bahwa selama pendidikan, mahasiswa kedkteran dipaparkan pada masalah-masalah tersebut dan diberi kesempatan berlatih menangani masalah tersebut. 12 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Lampiran 2 daftar penyakit berisikan penyakit-penyakit yang merupakan diagnsis banding dari masalah yang dijumpai pada lampiran 1. Daftar penyakit ini memberikan arah bagi institusi pendidikan kedkteran untuk mengidentifikasikan isi kurikulum. Pada setiap penyakit telah ditentukan tingkat kemampuan yang diharapkan, sehingga memudahkan bagi institusi pendidikan kedkteran untuk menentukan kedalaman dan keluasan (the depth and the breadth) dari isi kurikulum. Lampiran 3 daftar keterampilan klinik berisikan keterampilan klinik yang perlu dikuasai leh dkter di UKM dan UKP strata pertama di Indnesia. Pada setiap keterampilan telah ditentukan tingkat kemampuan yang diharapkan. Daftar ini memudahkan institusi pendidikan kedkteran untuk menentukan materi dan sarana untuk pembelajaran keterampilan klinik. Berikut ini beberapa prinsip pengembangan kurikulum berbasis kmpetensi : 1. Tujuan utama pendidikan dkter adalah mempersiapkan lulusan dkter yang dapat bekerja secara prfesinal pada upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perrangan (UKP) strata pertama. 2. Pendidikan dkter harus memberikan dasar yang kuat untuk melanjutkan ke pendidikan lanjut. 3. Pembelajaran klinik (clinical teaching) pada UKM dan UKP strata pertama perlu diperbanyak. 4. Dianjurkan untuk menerapkan strategi pembelajaran berfkus pada mahasiswa (student-centred learning). 5. Dianjurkan untuk menerapkan integrasi hrisntal dan vertikal pada kurikulum. 6. Standar Kmpetensi Dkter ini meliputi 80% dari ttal kurikulum suatu prgram studi. Standar Kmpetensi Dkter 13
14 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN BAB IV STANDAR KOMPETENSI DOKTER A. Area Kmpetensi: 1. Kmunikasi efektif 2. Keterampilan Klinis 3. Landasan Ilmiah Ilmu Kedkteran 4. Pengellaan Masalah Kesehatan 5. Pengellaan Infrmasi 6. Mawas Diri dan Pengembangan Diri 7. Etika, Mral, Mediklegal dan Prfesinalisme serta Keselamatan Pasien B. Kmpnen Kmpetensi Area Kmunikasi Efektif 1. Berkmunikasi dengan pasien serta anggta keluarganya 2. Berkmunikasi dengan sejawat 3. Berkmunikasi dengan masyarakat 4. Berkmunikasi dengan prfesi lain Area Keterampilan Klinis 5. Memperleh dan mencatat infrmasi yang akurat serta penting tentang pasien dan keluarganya 6. Melakukan prsedur klinik dan labratrium 7. Melakukan prsedur kedaruratan klinis Area Landasan Ilmiah Ilmu Kedkteran 8. Menerapkan knsep-knsep dan prinsip-prinsip ilmu bimedik, klinik, perilaku, dan ilmu kesehatan masyarakat sesuai dengan pelayanan kesehatan tingkat primer Standar Kmpetensi Dkter 15
9. Merangkum dari interpretasi anamnesis, pemeriksaan fisik, uji labratrium dan prsedur yang sesuai 10. Menentukan efektivitas suatu tindakan Area Pengellaan Masalah Kesehatan 11. Mengella penyakit, keadaan sakit dan masalah pasien sebagai individu yang utuh, bagian dari keluarga dan masyarakat 12. Melakukan Pencegahan Penyakit dan Keadaan Sakit 13. Melaksanakan pendidikan kesehatan dalam rangka prmsi kesehatan dan pencegahan penyakit 14. Menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan 15. Mengella sumber daya manusia serta sarana dan prasarana secara efektif dan efisien dalam pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan kedkteran keluarga Area Pengellaan Infrmasi 16. Menggunakan teknlgi infrmasi dan kmunikasi untuk membantu penegakan diagnsis, pemberian terapi, tindakan pencegahan dan prmsi kesehatan, serta penjagaan, dan pemantauan status kesehatan pasien 17. Memahami manfaat dan keterbatasan teknlgi infrmasi 18. Memanfaatkan infrmasi kesehatan Area Mawas Diri dan Pengembangan Diri 19. Menerapkan mawas diri 20. Mempraktikkan belajar sepanjang hayat 21. Mengembangkan pengetahuan baru Area Etika, Mral, Mediklegal dan Prfesinalisme serta Keselamatan Pasien 22. Memiliki Sikap prfesinal 16 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN 23. Berperilaku prfesinal dalam bekerja sama 24. Sebagai anggta Tim Pelayanan Kesehatan yang prfesinal 25. Melakukan praktik kedkteran dalam masyarakat multikultural di Indnesia 26. Memenuhi aspek mediklegal dalam praktik kedkteran 27. Menerapkan keselamatan pasien dalam praktik kedkteran C. Penjabaran Kmpetensi 1. Area Kmunikasi efektif 1.1. Kmpetensi Inti Mampu menggali dan bertukar infrmasi secara verbal dan nn verbal dengan pasien pada semua usia, anggta keluarga, masyarakat, klega dan prfesi lain 1.2. Lulusan Dkter Mampu 1. Berkmunikasi dengan pasien serta anggta keluarganya 1.1. Bersambung rasa dengan pasien dan keluarganya Memberikan salam Memberikan situasi yang nyaman bagi pasien Menunjukkan sikap empati dan dapat dipercaya Mendengarkan dengan aktif (penuh perhatian dan memberi waktu yang cukup pada pasien untuk menyampaikan keluhannya dan menggali permasalahan pasien) Menyimpulkan kembali masalah pasien, kekhawatiran, maupun harapannya Memelihara dan menjaga harga diri pasien, hal-hal yang bersifat pribadi, dan kerahasiaan pasien sepanjang waktu Standar Kmpetensi Dkter 17
Memperlakukan pasien sebagai mitra sejajar dan meminta persetujuannya dalam memutuskan suatu terapi dan tindakan 1.2. Mengumpulkan Infrmasi Mampu menggunakan pen-ended maupun clsed questin dalam menggali infrmasi (mve frm pen t clsed questin prperly) Meminta penjelasan pada pasien pada pernyataan yang kurang dimengerti Menggunakan penalaran klinik dalam penggalian riwayat penyakit pasien sekarang, riwayat keluarga, atau riwayat kesehatan masa lalu Melakukan penggalian data secara runtut dan efisien Tidak memberikan nasehat maupun penjelasan yang prematur saat masih mengumpulkan data 1.3. Memahami Perspektif Pasien Menghargai kepercayaan pasien terhadap segala sesuatu yang menyangkut penyakitnya Melakukan eksplrasi terhadap kepentingan pasien, kekhawatirannya, dan harapannya Melakukan fasilitasi secara prfesinal terhadap ungkapan emsi pasien (marah, takut, malu, sedih, bingung, efria, maupun pasien dengan hambatan kmunikasi misalnya bisu-tuli, gangguan psikis) Mampu merespn verbal maupun bahasa nn-verbal dari pasien secara prfesinal Memperhatikan faktr bipsikssibudaya dan nrman r m a s e t e m p a t u n t u k m e n e t a p k a n d a n mempertahankan terapi paripurna dan hubungan dkter pasien yang prfessinal 18 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Menggunakan bahasa yang santun dan dapat dimengerti leh pasien (termasuk bahasa daerah setempat) sesuai dengan umur, tingkat pendidikan ketika menyampaikan pertanyaan, meringkas infrmasi, menjelaskan hasil diagnsis, pilihan penanganan serta prgnsis. 1.4. Memberi Penjelasan dan Infrmasi Mempersiapkan perasaan pasien untuk menghindari rasa takut dan stres sebelum melakukan pemeriksaan fisik Memberi tahu adanya rasa sakit atau tidak nyaman yang mungkin timbul selama pemeriksaan fisik atau tindakannya Memberi penjelasan dengan benar, jelas, lengkap, dan jujur tentang tujuan, keperluan, manfaat, risik prsedur diagnstik dan tindakan medis (terapi, perasi, prgnsis, rujukan) sebelum dikerjakan Menjawab pertanyaan dengan jujur, memberi knsultasi, atau menganjurkan rujukan untuk permasalahan yang sulit. Memberikan edukasi dan prmsi kesehatan kepada pasien maupun keluarganya Memastikan mengknfirmasikan bahwa infrmasi dan pilihan-pilihan tindakan telah dipahami leh pasien Memberikan waktu yang cukup kepada pasien untuk merenungkan kembali serta berknsultasi sebelum membuat persetujuan Menyampaikan berita buruk secara prfesinal dengan menjunjung tinggi etika kedkteran Memastikan kesinambungan pelayanan yang telah dibuat dan disepakati Standar Kmpetensi Dkter 19
2. Berkmunikasi dengan sejawat Memberi infrmasi yang tepat kepada sejawat tentang kndisi pasien baik secara lisan, tertulis, atau elektrnik pada saat yang diperlukan demi kepentingan pasien maupun ilmu kedkteran Menulis surat rujukan dan lapran penanganan pasien dengan benar, demi kepentingan pasien maupun ilmu kedkteran Melakukan presentasi lapran kasus secara efektif dan jelas, demi kepentingan pasien maupun ilmu kedkteran 3. Berkmunikasi dengan masyarakat Menggunakan bahasa yang dipahami leh masyarakat Menggali masalah kesehatan menurut persepsi masyarakat Menggunakan teknik kmunikasi langsung yang efektif agar masyarakat memahami kesehatan sebagai kebutuhan Memanfaatkan media dan kegiatan kemasyarakatan secara efektif ketika melakukan prmsi kesehatan Melibatkan tkh masyarakat dalam memprmsikan kesehatan secara prfesinal 4. Berkmunikasi dengan prfesi lain Mendengarkan dengan penuh perhatian, dan memberi waktu cukup kepada prfesi lain untuk menyampaikan pendapatnya Memberi infrmasi yang tepat waktu dan sesuai kndisi yang sebenarnya ke perusahaan jasa asuransi kesehatan untuk pemrsesan klaim Memberikan infrmasi yang relevan kepada penegak hukum atau sebagai saksi ahli di pengadilan (jika diperlukan) Melakukan negsiasi dengan pihak terkait dalam rangka pemecahan masalah kesehatan masyarakat 20 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN 2. Area Keterampilan Klinis 2.1. Kmpetensi Inti Melakukan prsedur klinis sesuai masalah, kebutuhan pasien dan sesuai kewenangannya 2.2. Lulusan Dkter Mampu 1. Memperleh dan mencatat infrmasi yang akurat serta penting tentang pasien dan keluarganya Menggali dan merekam dengan jelas keluhan-keluhan yang disampaikan (bila perlu disertai gambar), riwayat penyakit saat ini, medis, keluarga, ssial serta riwayat lain yang relevan 2. Melakukan prsedur klinik dan labratrium Memilih prsedur klinis dan labratrium sesuai dengan masalah pasien Melakukan prsedur klinis dan labratrium sesuai kebutuhan pasien dan kewenangannya Melakukan pemeriksaan fisik dengan cara yang seminimal mungkin menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada pasien Melakukan pemeriksaan fisik yang sesuai dengan masalah pasien Menemukan tanda-tanda fisik dan membuat rekam medis dengan jelas dan benar Mengidentifikasi, memilih dan menentukan pemeriksaan labratrium yang sesuai Melakukan pemeriksaan labratrium dasar Membuat permintaan pemeriksaan labratrium penunjang Menentukan pemeriksaan penunjang untuk tujuan penapisan penyakit Memilih dan melakukan keterampilan terapeutik, serta tindakan prevensi sesuai dengan kewenangannya Standar Kmpetensi Dkter 21
1 3. Melakukan prsedur kedaruratan klinis Menentukan keadaan kedaruratan klinis Memilih prsedur kedaruratan klinis sesuai kebutuhan pasien atau menetapkan rujukan Melakukan prsedur kedaruratan klinis secara benar dan etis, sesuai dengan kewenangannya Mengevaluasi dan melakukan tindak lanjut 3. Area Landasan Ilmiah Ilmu Kedkteran 3.1. Kmpetensi Inti Mengidentifikasi, menjelaskan dan merancang penyelesaian masalah kesehatan secara ilmiah menurut ilmu kedkteran kesehatan mutakhir untuk mendapat hasil yang ptimum. 3.2. Lulusan Dkter Mampu 1. Menerapkan knsep-knsep dan prinsip-prinsip ilmu bimedik, klinik, perilaku, dan ilmu kesehatan masyarakat sesuai dengan pelayanan kesehatan tingkat primer Menjelaskan prinsip-prinsip ilmu kedkteran dasar yang berhubungan dengan terjadinya masalah kesehatan, beserta patgenesis dan patfisilginya. Menjelaskan masalah kesehatan baik secara mlekular maupun selular melalui pemahaman mekanisme nrmal dalam tubuh. Menjelaskan faktr-faktr nn bilgis yang berpengaruh terhadap masalah kesehatan. Mengembangkan strategi untuk menghentikan sumber penyakit, pin-pin patgenesis dan patfisilgis, akibat yang ditimbulkan, serta risik spesifik secara efektif Menjelaskan tujuan pengbatan secara fisilgis dan mlekular 1 Lihat Lampiran 3. Daftar Ketrampilan Klinis 22 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Menjelaskan berbagai pilihan yang mungkin dilakukan dalam penanganan pasien. Menjelaskan secara rasinal dan ilmiah dalam menentukan penanganan penyakit baik klinik, epidemilgis, farmaklgis, fisilgis, diet, lah raga, atau perubahan perilaku Menjelaskan pertimbangan pemilihan intervensi berdasarkan farmaklgi, fisilgi, gizi, ataupun perubahan tingkah laku Menjelaskan indikasi pemberian bat, cara kerja bat, waktu paruh, dsis, serta penerapannya pada keadaan klinik Menjelaskan kemungkinan terjadinya interaksi bat dan efek samping Menjelaskan manfaat terapi diet pada penanganan kasus tertentu Menjelaskan perubahan prses patfisilgi setelah pengbatan. Menjelaskan prinsip-prinsip pengambilan keputusan dalam mengella masalah kesehatan 2. Merangkum dari interpretasi anamnesis, pemeriksaan fisik, uji labratrium dan prsedur yang sesuai Menjelaskan (patfisilgi atau terminlgi lainnya) data klinik dan labratrium untuk menentukan diagnsis pasti. Menjelaskan alasan hasil diagnsis dengan mengacu pada evidence- based medicine. 3. Menentukan efektivitas suatu tindakan Menjelaskan bahwa kelainan dipengaruhi leh tindakan Menjelaskan parameter dan indikatr keberhasilan pengbatan. Menjelaskan perlunya evaluasi lanjutan pada penanganan penyakit. Standar Kmpetensi Dkter 23
4. Area Pengellaan Masalah Kesehatan 4.1. Kmpetensi Inti Mengella masalah kesehatan pada individu, keluarga, ataupun masyarakat secara kmprehensif, hlistik, berkesinambungan, krdinatif, dan klabratif dalam knteks pelayanan kesehatan tingkat primer 4.2. Lulusan Dkter Mampu 1. Mengella penyakit, keadaan sakit dan masalah pasien sebagai individu yang utuh, bagian dari keluarga dan masyarakat Menginterpretasi data klinis dan merumuskannya menjadi diagnsis sementara dan diagnsis banding Menjelaskan penyebab, patgenesis, serta patfisilgi suatu penyakit Mengidentifikasi berbagai pilihan cara pengellaan yang sesuai penyakit pasien. Memilih dan menerapkan strategi pengellaan yang paling tepat berdasarkan prinsip kendali mutu, kendali biaya, manfaat, dan keadaan pasien serta sesuai pilihan pasien Melakukan knsultasi mengenai pasien bila perlu Merujuk ke sejawat lain sesuai dengan Standar Pelayanan Medis yang berlaku, tanpa atau sesudah terapi awal (lihat lampiran 2. Daftar Penyakit) Mengella masalah kesehatan secara mandiri dan bertanggung jawab sesuai dengan tingkat kewenangannya (lihat lampiran 2. Daftar Penyakit) Memberi alasan strategi pengellaan pasien yang dipilih berdasarkan patfisilgi, patgenesis, farmaklgi, faktr psiklgis, ssial, dan faktr-faktr lain yang sesuai Membuat instruksi tertulis secara jelas, lengkap, tepat, dan dapat dibaca 24 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Menulis resep bat secara rasinal (tepat indikasi, tepat bat, tepat dsis, tepat frekwensi dan cara pemberian, serta sesuai kndisi pasien), jelas, lengkap, dan dapat dibaca Mengidentifikasi berbagai indikatr keberhasilan pengbatan, memnitr perkembangan penanganan, memperbaiki dan mengubah terapi dengan tepat Memprediksi, memantau, mengenali kemungkinan adanya interaksi bat dan efek samping, memperbaiki atau mengubah terapi dengan tepat Menerapkan prinsip-prinsip pelayanan dkter keluarga secara hlistik, kmprehensif, krdinatif, klabratif, dan berkesinambungan dalam mengella penyakit dan masalah pasien Mengidentifikasi peran keluarga pasien, pekerjaan, dan lingkungan ssial sebagai faktr yang berpengaruh terhadap terjadinya penyakit serta sebagai faktr yang mungkin berpengaruh terhadap pertimbangan terapi 2. Melakukan Pencegahan Penyakit dan Keadaan Sakit Mengidentifikasi, memberi alasan, menerapkan dan memantau strategi pencegahan tertier yang tepat berkaitan dengan penyakit pasien, keadaan sakit atau permasalahannya (Pencegahan tertier adalah pencegahan yang digunakan untuk memperlambat prgresi dari penyakitnya dan juga timbulnya kmplikasi, misalnya diet pada penderita DM, lah raga) Mengidentifikasi, memberikan alasan, menerapkan dan memantau strategi pencegahan sekunder yang tepat berkaitan dengan pasien dan keluarganya (Pencegahan sekunder adalah kegiatan penapisan untuk mengidentifikasi faktr risik dari penyakit laten untuk memperlambat atau mencegah timbulnya penyakit, cnth pap smear, mantus test) Mengidentifikasi, memberikan alasan, menerapkan dan memantau kegiatan strategi pencegahan primer yang tepat, berkaitan dengan pasien, anggta keluarga dan masyarakat (Pencegahan primer adalah mencegah timbulnya penyakit, misalnya imunisasi) Standar Kmpetensi Dkter 25
Mengidentifikasi peran keluarga pasien, pekerjaan, dan lingkungan ssial sebagai faktr risik terjadinya penyakit dan sebagai faktr yang mungkin berpengaruh terhadap pencegahan penyakit. Menunjukkan pemahaman bahwa upaya pencegahan penyakit sangat bergantung pada kerja sama tim dan klabrasi dengan prfessinal di bidang lain 3. Melaksanakan pendidikan kesehatan dalam rangka prmsi kesehatan dan pencegahan penyakit Mengidentifikasi kebutuhan perubahan perilaku dan mdifikasi gaya hidup untuk prmsi kesehatan pada berbagai kelmpk umur, jenis kelamin, etnis, dan budaya Merencanakan dan melaksanakan pendidikan kesehatan dalam rangka prmsi kesehatan di tingkat individu, keluarga, dan masyarakat Bekerja sama dengan seklah dalam mengembangkan prgram Usaha Kesehatan Seklah (UKS) 4. Menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan Memtivasi masyarakat agar mampu mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat Menentukan insidensi dan prevalensi penyakit di masyarakat serta mengenali keterkaitan yang kmpleks antara faktr psiklgis, kultur, ssial, eknmi, kebijakan, dan faktr lingkungan yang berpengaruh pada suatu masalah kesehatan Melibatkan masyarakat dalam mengembangkan slusi yang tepat bagi masalah kesehatan masyarakat 26 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Bekerja sama dengan prfesi dan sektr lain dalam m e n y e l e s a i k a n m a s a l a h k e s e h a t a n d e n g a n mempertimbangkan kebijakan kesehatan pemerintah, termasuk antisipasi terhadap timbulnya penyakit-penyakit baru Menggerakkan masyarakat untuk berperan serta dalam intervensi kesehatan Merencanakan dan mengimplementasikan intervensi kesehatan masyarakat, serta menganalisis hasilnya Melatih kader kesehatan dalam pendidikan kesehatan Mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan Bekerja sama dengan masyarakat dalam menilai ketersediaan, pengadaan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan masyarakat 5. Mengella sumber daya manusia dan sarana prasarana secara efektif dan efisien dalam pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan kedkteran keluarga Menjalankan fungsi managerial (berperan sebagai pemimpin, pemberi infrmasi, dan pengambil keputusan) Menerapkan manajemen mutu terpadu dalam pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan kedkteran keluarga Mengella sumber daya manusia Mengella fasilitas, sarana dan prasarana 5. Area Pengellaan Infrmasi 5.1. Kmpetensi Inti Mengakses, mengella, menilai secara kritis kesahihan dan kemamputerapan infrmasi untuk menjelaskan dan menyelesaikan masalah, atau mengambil keputusan dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan di tingkat primer Standar Kmpetensi Dkter 27
5.2. Lulusan Dkter Mampu 1. Menggunakan teknlgi infrmasi dan kmunikasi untuk membantu penegakan diagnsis, pemberian terapi, tindakan pencegahan dan prmsi kesehatan, serta penjagaan, dan pemantauan status kesehatan pasien Menggunakan teknlgi infrmasi dan kmunikasi (internet) dengan baik Menggunakan data dan bukti pengkajian ilmiah untuk menilai relevansi dan validitasnya Menerapkan metde riset dan statistik untuk menilai kesahihan infrmasi ilmiah Menerapkan keterampilan dasar pengellaan infrmasi untuk menghimpun data relevan menjadi arsip pribadi Menerapkan keterampilan dasar dalam menilai data untuk melakukan validasi infrmasi ilmiah secara sistematik Meningkatkan kemampuan secara terus menerus dalam merangkum dan menyimpan arsip 2. Memahami manfaat dan keterbatasan teknlgi infrmasi Menerapkan prinsip teri teknlgi infrmasi dan kmunikasi untuk membantu penggunaannya, dengan memperhatikan secara khusus ptensi untuk berkembang dan keterbatasannya 3. Memanfaatkan infrmasi kesehatan Memasukkan dan menemukan kembali infrmasi dan database dalam praktik kedkteran secara efisien Menjawab pertanyaan yang terkait dengan praktik kedkteran dengan menganalisis arsipnya Membuat dan menggunakan rekam medis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan 28 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN 6. Area Mawas Diri dan Pengembangan Diri 6.1. Kmpetensi Inti Melakukan praktik kedkteran dengan penuh kesadaran atas kemampuan dan keterbatasannya Mengatasi masalah emsinal, persnal, kesehatan, dan kesejahteraan yang dapat mempengaruhi kemampuan prfesinya Belajar sepanjang hayat Merencanakan, menerapkan dan memantau perkembangan prfesi secara berkesinambungan 6.2. Lulusan Dkter Mampu 1. Menerapkan mawas diri Menyadari kemampuan dan keterbatasan diri berkaitan dengan praktik kedkterannya dan berknsultasi bila diperlukan Mengenali dan mengatasi masalah emsinal, persnal dan masalah yang berkaitan dengan kesehatannya yang dapat mempengaruhi kemampuan prfesinya Menyesuaikan diri dengan tekanan yang dialami selama pendidikan dan praktik kedkteran Menyadari peran hubungan interpersnal dalam lingkungan prfesi dan pribadi Mendengarkan secara akurat dan bereaksi sewajarnya atas kritik yang membangun dari pasien, sejawat, instruktur, dan penyelia Mengella umpan balik hasil kerja sebagai bagian dari pelatihan dan praktik Mengenali nilai dan keyakinan diri yang sesuai dengan praktik kedkterannya Standar Kmpetensi Dkter 29
2. Mempraktikkan belajar sepanjang hayat Mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan yang baru. Berperan aktif dalam Prgram Pendidikan dan Pelatihan Kedkteran Berkelanjutan (PPPKB) dan pengalaman belajar lainnya Menunjukkan sikap kritis terhadap praktik kedkteran berbasis bukti (Evidence-Based Medicine) Mengambil keputusan apakah akan memanfaatkan infrmasi atau evidence untuk penanganan pasien dan justifikasi alasan keputusan yang diambil Menanggapi secara kritis literatur kedkteran dan relevansinya terhadap pasiennya Menyadari kinerja prfessinalitas diri dan mengidentifikasi kebutuhan belajarnya 3. Mengembangkan pengetahuan baru Mengidentifikasi kesenjangan dari ilmu pengetahuan yang sudah ada dan mengembangkannya menjadi pertanyaan penelitian yang tepat Merencanakan, merancang, dan mengimplementasikan penelitian untuk menemukan jawaban dari pertanyaan penelitian. Menuliskan hasil penelitian sesuai dengan kaidah artikel ilmiah Membuat presentasi ilmiah dari hasil penelitiannya 7. Area Etika, Mral, Mediklegal dan Prfesinalisme serta Keselamatan Pasien 7.1. Kmpetensi Inti Berperilaku prfessinal dalam praktik kedkteran serta mendukung kebijakan kesehatan 30 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Bermral dan beretika serta memahami isu-isu etik maupun aspek mediklegal dalam praktik kedkteran Menerapkan prgram keselamatan pasien 7.2. Lulusan Dkter Mampu 1. Memiliki Sikap prfesinal Menunjukkan sikap yang sesuai dengan Kde Etik Dkter Indnesia Menjaga kerahasiaan dan kepercayaan pasien Menunjukkan kepercayaan dan saling menghrmati dalam hubungan dkter pasien Menunjukkan rasa empati dengan pendekatan yang menyeluruh Mempertimbangkan masalah pembiayaan dan hambatan lain dalam memberikan pelayanan kesehatan serta dampaknya Mempertimbangkan aspek etis dalam penanganan pasien sesuai standar prfesi Mengenal alternatif dalam menghadapi pilihan etik yang sulit Menganalisis secara sistematik dan mempertahankan pilihan etik dalam pengbatan setiap individu pasien 2. Berperilaku prfesinal dalam bekerja sama Menghrmati setiap rang tanpa membedakan status ssial Menunjukkan pengakuan bahwa tiap individu mempunyai kntribusi dan peran yang berharga, tanpa memandang status ssial Berperan serta dalam kegiatan yang memerlukan kerja sama dengan para petugas kesehatan lainnya Mengenali dan berusaha menjadi penengah ketika terjadi knflik Memberikan tanggapan secara knstruktif terhadap masukan dari rang lain Standar Kmpetensi Dkter 31
Mempertimbangkan aspek etis dan mral dalam hubungan dengan petugas kesehatan lain, serta bertindak secara prfessinal Mengenali dan bertindak sewajarnya saat klega melakukan suatu tindakan yang tidak prfesinal 3. Berperan sebagai anggta Tim Pelayanan Kesehatan yang Prfesinal Berperan dalam pengellaan masalah pasien dan menerapkan nilai-nilai prfesinalisme Bekerja dalam berbagai tim pelayanan kesehatan secara efektif Menghargai peran dan pendapat berbagai prfesi kesehatan Berperan sebagai manager baik dalam praktik pribadi maupun dalam sistem pelayanan kesehatan Menyadari prfesi medis yang mempunyai peran di masyarakat dan dapat melakukan suatu perubahan Mampu mengatasi perilaku yang tidak prfesinal dari anggta tim pelayanan kesehatan lain 4. Melakukan praktik kedkteran dalam masyarakat multikultural di Indnesia Menghargai perbedaan karakter individu, gaya hidup, dan budaya dari pasien dan sejawat Memahami hetergenitas persepsi yang berkaitan dengan usia, gender, rientasi seksual, etnis, kecacatan dan status ssial eknmi 5. Aspek Mediklegal dalam praktik kedkteran Memahami dan menerima tanggung jawab hukum berkaitan dengan : Hak asasi manusia Resep bat 32 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Penyalahgunaan tindakan fisik dan seksual Kde Etik Kedkteran Indnesia Pembuatan surat keterangan sehat, sakit atau surat kematian Prses di pengadilan Memahami UU RI N. 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedkteran Memahami peran Knsil Kedkteran Indnesia sebagai badan yang mengatur praktik kedkteran Menentukan, menyatakan dan menganalisis segi etika dalam kebijakan kesehatan 6. Aspek keselamatan pasien dalam praktik kedkteran Menerapkan standar keselamatan pasien : 1. Hak pasien 2. Mendidik pasien dan keluarga 3. Keselamatan pasien dan kesinambungan pelayanan 4. Penggunaan metda peningkatan kinerja untuk melakukan evaluasi dan prgram peningkatan keselamatan pasien 5. Peran kepemimpinan dalam meningkatkan keselamatan pasien 6. Mendidik staf tentang keselamatan pasien 7. Kmunikasi yang merupakan kunci bagi staf untuk mencapai keselamatan pasien Menerapkan 7 (tujuh) langkah keselamatan pasien : 1. Bangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien 2. Memimpin dan mendukung staf 3. Integrasikan aktifitas pengellaan risik 4. Kembangkan sistem pelapran 5. Libatkan dan berkmunikasi dengan pasien 6. Belajar dan berbagi pengalaman tentang keselamatan pasien 7. Cegah cidera melalui implementasi sistem keselamatan pasien Standar Kmpetensi Dkter 33
34 Standar Kmpetensi Dkter
DAFTAR KEPUSTAKAAN Carracci, C., Wlfsthal, S.D., Englander, R., Ferentz, K., and Martin, C. (2002) Shifting Paradigms: Frm Flexner t Cmpetencies, Academic Medicine, Vl. 77, N.5. Cre Cmmitee, Institute fr Internatinal Medical Educatin. (2002) Glbal minimum essential requirements in medical educatin, Medical Teacher, Vl. 24, N. 2, 2002, pp. 130 135 Departemen Kesehatan (1999). Rencana Pembangunanan Kesehatan Menuju Indnesia Sehat 2010. Jakarta: Departemen Kesehatan Departemen Kesehatan (2004). Sistem Kesehatan Nasinal. Jakarta: Departemen Kesehatan Departemen Kesehatan (2005). Rencana Strategis Departemen Kesehatan 2005-2009. Jakarta: Departemen Kesehatan. Departemen Pendidikan (2002). SK Mendiknas N. 045/U/2002 tentang Kurikulum Pendidikan Tinggi, Jakarta: Depdiknas Epstein and Hundert (2001) in Kruithff, M. (2006) Is PBL cmpatible with Cmpetency-based Curriculum? A paper presented in the Natinal Scientific Meeting n Medical Educatin, Denpasar 5-7 June 2006. Unpublished. General Medical Cuncil (2003). Tmrrws Dctrs. Metz, JCM., Verbeek-Weel, AMM., Huisjes, HJ. (2001) Blue Print 2001: Training f Dctrs in the Netherlands Adjusted bjectives f undergraduate medical educatin in the Netherlands. Standar Kmpetensi Dkter 35
36 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Lampiran 1 Daftar Masalah (Keluhan/Gejala) Dalam melaksanakan praktik kedkteran, dkter berangkat dari keluhan atau masalah pasien atau masalah klien. Melalui penelusuran riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, pemeriksaan tambahan, serta karakteristik pasien, keluarga dan lingkungannya, dkter melakukan analisis terhadap masalah kesehatan tersebut untuk kemudian menentukan tindakan dalam rangka penyelesaian masalah tersebut. Daftar ini berisikan masalah, keluhan atau gejala yang banyak dijumpai pada tingkat pelayanan kesehatan primer berdasarkan alasan yang membawa pasien atau klien mendatangi dkter atau pelayanan kesehatan. Selama pendidikan dkter, mahasiswa perlu dipaparkan pada berbagai masalah, keluhan atau gejala tersebut, serta perlu dilatih bagaimana menyelesaikan masalah tersebut. Semakin banyak terpapar leh berbagai jenis masalah, keluhan atau gejala yang akan dijumpai di pelayanan kesehatan primer, lulusan dkter diharapkan memiliki kemampuan penyelesaian masalah yang lebih baik. Daftar masalah ini dibagi menjadi dua, yaitu daftar masalah individu dan daftar masalah kmunitas. Daftar masalah individu perlu dikuasai leh lulusan dkter, karena merupakan masalah dan keluhan yang paling sering dijumpai pada tingkat pelayanan kesehatan primer. Daftar masalah individu berisikan keluhan, gejala maupun hal-hal yang membuat individu sebagai pasien atau klien mendatangi dkter atau institusi pelayanan kesehatan. Daftar masalah kmunitas berisikan daftar masalah yang dirasakan leh masyarakat di sekitar tempat dkter praktik dan berptensi dapat menimbulkan masalah kesehatan di tingkat individu, keluarga dan masyarakat. Daftar ini tidak menunjukkan urutan priritas masalah kesehatan. A. Daftar Masalah Individu Demam Kejang Diare Batuk sesak napas sakit tenggrk sakit kepala Sakit dada Gatal-gatal Nyeri perut Masalah yang sering dijumpai Standar Kmpetensi Dkter 37
15 KONSIL KEDOKTERAN Perut kembung Muntah Sulit Buang Air Besar atau sembelit Nyeri sendi Sakit punggung Pusing Kulit kuning Kulit bersisik Kulit merah dan nyeri Kulit berminyak Luka bakar Benjlan leher Wajah kaku Mata merah Mata gatal Mata berair Mata nyeri Belekan Gangguan penglihatan Timbilan Kelilipan Sakit telinga Kpken (telinga bernanah) Tuli Telinga gatal Pilek (ingusan) Mimisan Bersin-bersin Gangguan penciuman Sakit dan sulit menelan Mulut kering Bau mulut Sakit gigi Sariawan Bibir pecah-pecah Bibir sumbing Batuk (kering, berdahak, darah) Berdebar-debar ASI tidak keluar Benjlan payudara Luka puting Payudara mengencang Retraksi kulit dan puting Benjlan perut 38 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Perut kram Sendawa Cegukan Nyeri ulu hati Nyeri sesudah makan Kelainan tinja (lendir, nanah, darah) Ambein Nyeri saat BAB Gatal daerah anus Perdarahan saat BAB Nyeri daerah anus Nyeri saat buang air kecil Anyang-anyangan Sering buang air kecil pada malam hari Kencing mengedan Kencing tidak puas Retensi urin Inkntinensia urin Akhir kencing menetes Pancaran kencing menurun Kencing bercabang Waktu kencing preputium melembung/ballning Frekuensi urin Disuria Nkturia Urgensi Stranguria Kencing merah (hematuria) Kencing campur udara (pnematuria) Faecaluria Darah pada muara uretra Hemspermia Anuria Pliuria Oliguria Perubahan warna urin Nyeri buah zakar Buah zakar tidak teraba Disfungsi ereksi Keputihan Vagina (gatal, nyeri, rasa terbakar) Gangguan menstruasi Gangguan menjelang menpause Gangguan menpause Standar Kmpetensi Dkter 39
Patah tulang Nyeri sendi Sendi (kaku, bengkak, kelainan bentuk) Nyeri pinggang Nyeri tt Gerakan terbatas Bengkak pada kaki dan tangan Kaku pada pagi hari Pusing dan pusing sebelah Hilang kesadaran Epilepsi Kejang Kesemutan Gerakan tidak teratur Gangguan gerak dan krdinasi Gangguan tt Gangguan jalan Lumpuh Gangguan bicara Pelupa Perubahan perilaku (termasuk perilaku agresif) Stress Depresi Cemas Susah tidur Pemarah Ngamuk Penurunan fungsi berpikir Perubahan emsi dan md Gangguan fungsi seksual Pelecehan seksual Perksaan Tanda-tanda kehamilan Hiperemesis Nyeri perut waktu hamil Perdarahan vagina waktu hamil Anyang-anyangan waktu hamil Kaki bengkak waktu hamil Kntrasepsi Sulit punya anak Kehamilan tidak diinginkan Persalinan prematur Ketuban pecah dini Berat lahir rendah 40 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Kurang gizi pada balita Tidak nafsu makan pada balita Lecet pada pantat Cengeng Gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada balita Kecelakaan pada balita Kejang demam Penyalahgunaan bat Gangguan belajar Tidak mau minum bat pada anak-anak Kelelahan Pingsan Perdarahan per vaginam Perdarahan trauma Perdarahan spntan Muntah darah Batuk darah Penurunan berat badan drastis Obesitas Gangguan kmunikasi Nyeri dada Nyeri punggung Discharge urethra Gangguan perilaku B. Daftar Masalah Kmunitas Keluarga Berencana - Kesehatan reprduksi - Krdinasi di tingkat lapangan - Kntrasepsi mantap (suntik, pil, dst) Kesehatan Ibu dan Anak - Angka kematian ibu - Angka kematian bayi Gizi - Gizi buruk - Ssial eknmi Masalah yang sering dijumpai Standar Kmpetensi Dkter 41
Penyakit-penyakit diare dan penyakit infeksi lain - Flu burung - HIV Aids - New emerging disease Imunisasi - Pli - Hepatitis B Pelayanan Kesehatan - Revitalisasi psyandu - Plindes - Revitalitasi puskesmas - Pembiayaan pelayanan kesehatan (bantuan langsung tunai, JPKM, asuransi kesehatan, dan sebagainya). - Tidak ada krdinasi yang baik antara puskesmas dengan rumah sakit. Sistem belum berjalan dengan baik Kesehatan Lingkungan * Bencana alam (banjir, gempa,) * Bencana buatan manusia (limbah, tanah lngsr, kebakaran hutan, banjir lumpur panas) * Sanitasi * Pariwisata (travel medicine) Lain-lain Medical errr Infeksi nskmial Medical negligence Kejadian tidak diharapkan (KTD) Keselamatan pasien Masalah-masalah rganisasi pelayanan kesehatan - Gaji rendah - Disiplin rendah - Medical supplies kurang - Dana terbatas - Kualitas SDM terbatas - Data terbatas (kurang lengkap) - Infrmasi ilmiah terbatas - Pengbatan tidak rasinal - Regulasi Pelayanan Kesehatan - Tidak melaprkan penyakit KLB - Tidak berizin 42 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Lampiran 2 Daftar Penyakit Daftar penyakit merupakan penyakit-penyakit yang dipilih menurut beban penyakit yang timbul berdasarkan perkiraan data kesakitan, data kematian serta case fatality rate di Indnesia pada tingkat pelayanan primer, tingkat keseriusan prblem yang ditimbulkan dan efeknya terhadap individu, keluarga dan masyarakat. Lulusan Dkter yang akan bekerja di tingkat pelayanan primer harus mempunyai tingkat kemampuan yang memadai agar mampu merujuk, membuat diagnsis yang tepat, memberi penanganan awal atau memberi penanganan tuntas. Oleh karena itu, pada setiap penyakit yang dipilih, ditetapkan tingkat kemampuan yang diharapkan akan dicapai di akhir pendidikan dkter berdasarkan perkiraan kewenangan yang akan diberikan ketika bekerja di tingkat pelayanan kesehatan primer, sesuai dengan kndisi rata-rata di Indnesia. Apabila setelah lulus, dkter akan bekerja di daerah yang terpencil dengan kndisi pelayanan kesehatan yang minimal atau di daerah khusus sehingga membutuhkan kemampuan yang lebih, diharapkan pihak yang berwenang dapat memberikan pembekalan sebelum penempatan dkter. Daftar penyakit dikelmpkkan menurut sistem, rgan dan tahapan usia. Berikut ini tingkat kemampuan yang diharapkan akan dicapai di akhir pendidikan. Tingkat kemampuan yang diharapkan dicapai pada akhir pendidikan dkter Tingkat Kemampuan 1 Dapat mengenali dan menempatkan gambaran-gambaran klinik sesuai penyakit ini ketika membaca literatur. Dalam krespndensi, ia dapat mengenal gambaran klinik ini, dan tahu bagaimana mendapatkan infrmasi lebih lanjut. Level ini mengindikasikan verview level. Bila menghadapi pasien dengan gambaran klinik ini dan menduga penyakitnya, Dkter segera merujuk. Tingkat Kemampuan 2 Mampu membuat diagnsis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaanpemeriksaan tambahan yang diminta leh dkter (misalnya : pemeriksaan labratrium sederhana atau X-ray). Dkter mampu merujuk pasien secepatnya ke spesialis yang relevan dan mampu menindaklanjuti sesudahnya. Tingkat Kemampuan 3 3a. Mampu membuat diagnsis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaanpemeriksaan tambahan yang diminta leh dkter (misalnya : pemeriksaan labratrium sederhana atau X-ray). Dkter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan, serta merujuk ke spesialis yang relevan (bukan kasus gawat darurat). Standar Kmpetensi Dkter 43
3b. Mampu membuat diagnsis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaanpemeriksaan tambahan yang diminta leh dkter (misalnya : pemeriksaan labratrium sederhana atau X-ray). Dkter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan, serta merujuk ke spesialis yang relevan (kasus gawat darurat). Tingkat Kemampuan 4 Mampu membuat diagnsis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaanpemeriksaan tambahan yang diminta leh dkter (misalnya : pemeriksaan labratrium sederhana atau X-ray). Dkter dapat memutuskan dan mampu menangani prblem itu secara mandiri hingga tuntas. Cardivascular Cardiac disrders Angina pectris 1 2 3A 3B 4 Unstable angina 1 2 3A 3B 4 Mycardial Infarctin 1 2 3A 3B 4 Imminent Mycardial Infarctin 1 2 3A 3B 4 Cardiac aneurysm 1 2 3A 3B 4 Heart failure 1 2 3A 3B 4 Cardirespiratry arrest 1 2 3A 3B 4 Mitral stensis 1 2 3A 3B 4 Mitral regurgitatin 1 2 3A 3B 4 Artic stensis 1 2 3A 3B 4 Artic regurgitatin 1 2 3A 3B 4 Other valvular heart diseases 1 2 3A 3B 4 VSD 1 2 3A 3B 4 ASD 1 2 3A 3B 4 Sinus tachycardia 1 2 3A 3B 4 Supraventricular tachycardia 1 2 3A 3B 4 Atrial fibrillatin 1 2 3A 3B 4 Atrial flutter 1 2 3A 3B 4 Supraventricular extrasystle 1 2 3A 3B 4 Ventricular extrasystle 1 2 3A 3B 4 BBB 1 2 3A 3B 4 Other arrhythmias 1 2 3A 3B 4 Endcarditis 1 2 3A 3B 4 Pericarditis 1 2 3A 3B 4 Mycarditis 1 2 3A 3B 4 Cardimypathy 1 2 3A 3B 4 44 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Arta-arteries disrders Essential hypertensin 1 2 3A 3B 4 Secndary hypertensin 1 2 3A 3B 4 Pulmnary hypertensin 1 2 3A 3B 4 Raynaud's disease 1 2 3A 3B 4 Arterial thrmbsis 1 2 3A 3B 4 Carctatin f the arta 1 2 3A 3B 4 Burger's disease 1 2 3A 3B 4 Arterial emblism 1 2 3A 3B 4 Athersclersis 1 2 3A 3B 4 Subclavian steal syndrme 1 2 3A 3B 4 Artic aneurysm 1 2 3A 3B 4 Dissecting aneurysm 1 2 3A 3B 4 Claudicati 1 2 3A 3B 4 Cardigenic shck 1 2 3A 3B 4 Septic shck 1 2 3A 3B 4 Hypvlemic shck 1 2 3A 3B 4 Veins Varices (primary, secndary) 1 2 3A 3B 4 Obstructed venus return 1 2 3A 3B 4 Deep vein thrmbsis 1 2 3A 3B 4 Thrmbphlebitis 1 2 3A 3B 4 Lymph vessels Lymphangitis 1 2 3A 3B 4 Lymphadenitis 1 2 3A 3B 4 Lymphedema, primary and secndary 1 2 3A 3B 4 Respiratry Uncmplicated Pulmnary Tuberculsis 1 2 3A 3B 4 TBC with HIV 1 2 3A 3B 4 TBC with pneumthrax 1 2 3A 3B 4 Acute Brnchitis 1 2 3A 3B 4 Brnchilitis 1 2 3A 3B 4 Brnchial asthma 1 2 3A 3B 4 Status asmaticus 1 2 3A 3B 4 Lung emphysema 1 2 3A 3B 4 Atelectasis 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 45
Brnchiectasis 1 2 3A 3B 4 COPD 1 2 3A 3B 4 SARS 1 2 3A 3B 4 Pneumnia 1 2 3A 3B 4 Avian influenzae 1 2 3A 3B 4 Lung abscess 1 2 3A 3B 4 Pulmnary emblism 1 2 3A 3B 4 Lung infarctin 1 2 3A 3B 4 Pleurisy TBC 1 2 3A 3B 4 Pleurisy Cancer 1 2 3A 3B 4 Pleurisy Lupus 1 2 3A 3B 4 Pneumthrax 1 2 3A 3B 4 Cystic fibrsis 1 2 3A 3B 4 Aspiratin pneumnia 1 2 3A 3B 4 Gastrintestinal Muth Cleft lip and palate 1 2 3A 3B 4 Micrgnatia and macrgnatia 1 2 3A 3B 4 Leukplakia 1 2 3A 3B 4 Candidiasis 1 2 3A 3B 4 Muth ulcers (aphthus, herpes) 1 2 3A 3B 4 Glssitis 1 2 3A 3B 4 Esphagus Esphageal atresia 1 2 3A 3B 4 Achalasia 1 2 3A 3B 4 Crrsive lesins f esphageus 1 2 3A 3B 4 Esphageal varices 1 2 3A 3B 4 Esphageal rupture 1 2 3A 3B 4 Reflux esphaghitis 1 2 3A 3B 4 Diaphragma Diaphramatic hernia 1 2 3A 3B 4 Hiatus hernia 1 2 3A 3B 4 46 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Abdminal wall and herniae Inguinal hernia, direct and indirect 1 2 3A 3B 4 Femral hernia Bedah 1 2 3A 3B 4 Epigastric hernia 1 2 3A 3B 4 Incisinal hernia 1 2 3A 3B 4 Umbilical hernia 1 2 3A 3B 4 Acute abdmen Peritnitis 1 2 3A 3B 4 Abscess in puch f Duglas 1 2 3A 3B 4 Ileus 1 2 3A 3B 4 Perfratin 1 2 3A 3B 4 Salphingitis 1 2 3A 3B 4 Acute appendicitis 1 2 3A 3B 4 Appendicular abscess 1 2 3A 3B 4 Mesenteric lymphadenitis 1 2 3A 3B 4 Stmach and dudenum Gastritis 1 2 3A 3B 4 Gastric/dudenal ulcer 1 2 3A 3B 4 Gastrintestinal bleeding 1 2 3A 3B 4 Zllinger-ellisn syndrme 1 2 3A 3B 4 Mallry-weiss syndrme 1 2 3A 3B 4 Gastrenteritis 1 2 3A 3B 4 Liver Fatty liver 1 2 3A 3B 4 Hepatitis A 1 2 3A 3B 4 Uncmplicated Hepatitis B 1 2 3A 3B 4 Active Hepatitis C 1 2 3A 3B 4 Cirrhsis hepatis 1 2 3A 3B 4 Amebic liver abscess 1 2 3A 3B 4 Liver failure 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 47
Gall bladder, bile duct and pancreas Chle(dch)lithiasis 1 2 3A 3B 4 Acute chlecystitis 1 2 3A 3B 4 Hydrps f gall bladder 1 2 3A 3B 4 Empyema f gall bladder 1 2 3A 3B 4 Pancreatitis 1 2 3A 3B 4 Jejunum, ileum Intestinal atresia 1 2 3A 3B 4 Meckel's diverticulum 1 2 3A 3B 4 Umbilical fistula, mphalcele-gastrschisis 1 2 3A 3B 4 Malrtatin 1 2 3A 3B 4 Enteritis 1 2 3A 3B 4 Cln Irritable bwel syndrme 1 2 3A 3B 4 Necrtizing enterclitis 1 2 3A 3B 4 Diverticulsis/diverticulitis 1 2 3A 3B 4 Clitis 1 2 3A 3B 4 Rectal, anal prlapse 1 2 3A 3B 4 Prctitis 1 2 3A 3B 4 Hemrrhids 1 2 3A 3B 4 (peri)anal abscess 1 2 3A 3B 4 Fistula 1 2 3A 3B 4 Anal fissure 1 2 3A 3B 4 Pedriatrics Esphageal atresia 1 2 3A 3B 4 Intestinal atresia 1 2 3A 3B 4 Anal atresia 1 2 3A 3B 4 Diapragmatic hernia (cngenital) 1 2 3A 3B 4 Pylric stensis 1 2 3A 3B 4 Gastr-esphageal reflux 1 2 3A 3B 4 Gastr-enteritis 1 2 3A 3B 4 Gastr-enteritis dengan dehidrasi 1 2 3A 3B 4 Wrms 1 2 3A 3B 4 Dehydratin 1 2 3A 3B 4 Malabsrbsin 1 2 3A 3B 4 Fd intlerance 1 2 3A 3B 4 48 Standar Kmpetensi Dkter
Acute abdmen 1 2 3A 3B 4 Ileus 1 2 3A 3B 4 Peritnitis tuberculsis 1 2 3A 3B 4 Peritnitis pancreatitis 1 2 3A 3B 4 Intussussceptin 1 2 3A 3B 4 Malrtatin 1 2 3A 3B 4 Umbilical hernia 1 2 3A 3B 4 Meckell's diverticulum 1 2 3A 3B 4 Crhn's disease 1 2 3A 3B 4 Ulcerative clitis 1 2 3A 3B 4 Hirschsprung's disease 1 2 3A 3B 4 Biliary atresia 1 2 3A 3B 4 Hepatitis 1 2 3A 3B 4 Reye's syndrme 1 2 3A 3B 4 Cirrhsis f the liver 1 2 3A 3B 4 Fd allergy 1 2 3A 3B 4 Nefrurlgi Acute renal failure 1 2 3A 3B 4 Chrnic renal failure 1 2 3A 3B 4 Nephrtic syndrme 1 2 3A 3B 4 Acute glmerulnephritis 1 2 3A 3B 4 Chrnic glmerulnephritis 1 2 3A 3B 4 Interstitial nephritis 1 2 3A 3B 4 Renal clic 1 2 3A 3B 4 Urinary stne diseases r urinary calculi withut clic 1 2 3A 3B 4 Plycystic kidneys symptmatic 1 2 3A 3B 4 Urinary tract infectin 1 2 3A 3B 4 Acute tubular necrsis 1 2 3A 3B 4 Hrse she kidney 1 2 3A 3B 4 Uncmplicated Pyelnephritis 1 2 3A 3B 4 Urinary incntinence 1 2 3A 3B 4 Ncturnal and diurnal enuresis 1 2 3A 3B 4 Prstatitis 1 2 3A 3B 4 Male genitalia Hypspadia 1 2 3A 3B 4 Epispadia 1 2 3A 3B 4 Undescended testes/cryptrchidism 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 49
15 KONSIL KEDOKTERAN Retractile testes 1 2 3A 3B 4 Trsin f testis 1 2 3A 3B 4 Epididymitis 1 2 3A 3B 4 Spermatcele 1 2 3A 3B 4 Variccele 1 2 3A 3B 4 Hydrcele 1 2 3A 3B 4 Phimsis 1 2 3A 3B 4 Paraphimsis 1 2 3A 3B 4 Ruptur uretra 1 2 3A 3B 4 Ruptur kandung kencing 1 2 3A 3B 4 Ruptur ginjal 1 2 3A 3B 4 Striktura uretra 1 2 3A 3B 4 Priapismus 1 2 3A 3B 4 Penyakit peirni 1 2 3A 3B 4 Ekstrphia vesicae 1 2 3A 3B 4 Infertility 1 2 3A 3B 4 Erectin disrders 1 2 3A 3B 4 Ejaculatin disrders 1 2 3A 3B 4 Vulva Vulvitis 1 2 3A 3B 4 Dystrphy f vulva 1 2 3A 3B 4 Cyst f barthlin, abscess f barthlin's gland 1 2 3A 3B 4 Abscess f hair fllicle r sebaceus gland 1 2 3A 3B 4 Cndylmata acuminata 1 2 3A 3B 4 Vagina Cngenital malfrmatins 1 2 3A 3B 4 Vaginitis 1 2 3A 3B 4 Bacterial vaginsis 1 2 3A 3B 4 Cyst f gartner 1 2 A 3B 4 Cystcele 1 2 3A 3B 4 Rectcele 1 2 3A 3B 4 Entercele 1 2 3A 3B 4 Fistula (vesic-vaginal, ureter-vaginal, rectvaginal fistula) 1 2 3A 3B 4 Freign bdy 1 2 3A 3B 4 50 Standar Kmpetensi Dkter
Cervix Cervicitis 1 2 3A 3B 4 Plyps 1 2 3A 3B 4 Nabthian cyst 1 2 3A 3B 4 Bdy f the uterus Cngenital malfrmatins 1 2 3A 3B 4 Uterine prlaps 1 2 3A 3B 4 Hematclps 1 2 3A 3B 4 Endmetrisis 1 2 3A 3B 4 Adnexae Salpingitis 1 2 3A 3B 4 Adhesins 1 2 3A 3B 4 Ovarian cyst 1 2 3A 3B 4 Plycystic varian disease 1 2 3A 3B 4 Carcinma f vary 1 2 3A 3B 4 Ectpic pregnancy 1 2 3A 3B 4 Trsin tumur / varian cyst 1 2 3A 3B 4 Rupture f varian cyst / tub - varian abscess 1 2 3A 3B 4 Uterine bleeding at vulatin 1 2 3A 3B 4 Breasts Inflammatins 1 2 3A 3B 4 Mastpathy 1 2 3A 3B 4 Hematlgy Aplastic/hypplastic anemia 1 2 3A 3B 4 Irn deficiency anemia 1 2 3A 3B 4 Macrcytic anemia 1 2 3A 3B 4 Hemlytic anemia 1 2 3A 3B 4 Hemglbinpathy 1 2 3A 3B 4 Anemia assciated with chrnic diseases 1 2 3A 3B 4 Plycytemia 1 2 3A 3B 4 Thrmbcytpenia 1 2 3A 3B 4 Thrmbcytsis 1 2 3A 3B 4 Hemphilia 1 2 3A 3B 4 Vn willebrand's disease 1 2 3A 3B 4 DIC 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 51
15 KONSIL KEDOKTERAN Agranulcytsis 1 2 3A 3B 4 Haemrhelgic disrders 1 2 3A 3B 4 Antiphsphlipid syndrme 1 2 3A 3B 4 Immunlgy Autimmune rheumatlgical and autimmune rthpedic disrders Uncmplicated SLE 1 2 3A 3B 4 Cmplicated SLE 1 2 3A 3B 4 Sclerderma 1 2 3A 3B 4 Plyarteritis ndsa 1 2 3A 3B 4 Vasculitis Lupus 1 2 3A 3B 4 Plymyalgia rheumatica 1 2 3A 3B 4 Rheumatid arthritis 1 2 3A 3B 4 Immunlgical/allergic reactins Anaphylactic reactin 1 2 3A 3B 4 Rheumatic fever 1 2 3A 3B 4 Juvenile chrnic arthritis 1 2 3A 3B 4 Hench-schenlein purpura 1 2 3A 3B 4 Erythema multifrme 1 2 3A 3B 4 Atpy 1 2 3A 3B 4 Steven jhnsn's syndrme 1 2 3A 3B 4 Transplantatin immunlgy 1 2 3A 3B 4 Immundeficiency -HIV 1 2 3A 3B 4 Genetics/newbrn/chrmssal diserder) Genetics/cngenital disrders Dwn's syndrme 1 2 3A 3B 4 Turner's syndrme 1 2 3A 3B 4 Klinefelter's syndrme 1 2 3A 3B 4 Gnadal xy-dysgenesis 1 2 3A 3B 4 Testicular feminizatin 1 2 3A 3B 4 Fragile x syndrme 1 2 3A 3B 4 PKU (Phenyl Ketnuria) 1 2 3A 3B 4 Galactsemia 1 2 3A 3B 4 52 Standar Kmpetensi Dkter
Glycgen strage disease 1 2 3A 3B 4 Other strage diseases 1 2 3A 3B 4 Spina bifida 1 2 3A 3B 4 Anencephaly 1 2 3A 3B 4 Hydrcephalus 1 2 3A 3B 4 Cleft palate and/r lip 1 2 3A 3B 4 Marfan's syndrme 1 2 3A 3B 4 Disrders f newbrns Hypthermia 1 2 3A 3B 4 Bacteraemia and septicemia 1 2 3A 3B 4 Respiratry stress syndrme 1 2 3A 3B 4 Brnchpulmnary dysplasia 1 2 3A 3B 4 Aspiratin pneumnia 1 2 3A 3B 4 Pneum thrax 1 2 3A 3B 4 Apnea attacks 1 2 3A 3B 4 Jaundice f newbrn 1 2 3A 3B 4 Severe nenatal jaundice (kern icterus) 1 2 3A 3B 4 Hypglycemia 1 2 3A 3B 4 Child f diabetic mther 1 2 3A 3B 4 Nenatal cnvulsin 1 2 3A 3B 4 Necrtizing enterclitis 1 2 3A 3B 4 Retinpathy f prematurity 1 2 3A 3B 4 Anemia 1 2 3A 3B 4 Rhesus incmpatibility 1 2 3A 3B 4 Bld grup incmpatibility 1 2 3A 3B 4 Vitamine k defficiency 1 2 3A 3B 4 Cerebral hemrrhage 1 2 3A 3B 4 Cnjuctivitis 1 2 3A 3B 4 Infectin f umbilicus 1 2 3A 3B 4 Sudden infant death syndrme (sids) 1 2 3A 3B 4 Endcrine, metablic disrder and nutritin Endcrinlgical disrders IDDM 1 2 3A 3B 4 NIDDM 1 2 3A 3B 4 Cmplicatin f DM (acute and chrnic) 1 2 3A 3B 4 Hypglycemia 1 2 3A 3B 4 Diabetes incipidus 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 53
15 KONSIL KEDOKTERAN Acrmegaly, gigantism 1 2 3A 3B 4 Grwth hrmne deficiency 2 3A 3B 4 Hyperparathyridism 1 2 3A 3B 4 Hypparathyridism 1 2 3A 3B 4 Hyperthyridism 1 2 3A 3B 4 Hypthyridism 1 2 3A 3B 4 Thyriditis 1 2 3A 3B 4 Cushing's disease 1 2 3A 3B 4 Adrenal crtex failure 1 2 3A 3B 4 Primary hyperaldsteridism 1 2 3A 3B 4 Phaechrmcytma 1 2 3A 3B 4 Preccius puberty 1 2 3A 3B 4 Testicular feminizatin syndrme 1 2 3A 3B 4 Hypgnadism 1 2 3A 3B 4 Adrengenital syndrme 1 2 3A 3B 4 Addisn's disease 1 2 3A 3B 4 Multiple endcrinlgical neplasia (men syndrme) 1 2 3A 3B 4 Tumr with ectpic prductin f hrmne 1 2 3A 3B 4 Nutritinal deficiency Marasmus 1 2 3A 3B 4 Kwashirkr 1 2 3A 3B 4 Vitamin deficiencies 1 2 3A 3B 4 Errr f metablism Hyperlipprteinemia 1 2 3A 3B 4 Prphyria 1 2 3A 3B 4 Gut 1 2 3A 3B 4 Obesity 1 2 3A 3B 4 Central and peripheral neural system Lss f cnsciusness Metablic Encephalpathy 1 2 3A 3B 4 Cmatus 1 2 3A 3B 4 Brain death 1 2 3A 3B 4 54 Standar Kmpetensi Dkter
Headache Tensin headache 1 2 3A 3B 4 Migraine 1 2 3A 3B 4 Cranial arteritis 1 2 3A 3B 4 Trigeminal neuralgia 1 2 3A 3B 4 Cluster headache 1 2 3A 3B 4 Cardi Vascular Diseases TIA 1 3A 3B 4 Cerebral infarctin 1 2 3A 3B 4 Intracerebral hematma 1 2 3A 3B 4 Subarachnid hemmrhage 1 2 3A 3B 4 Hypertensive encephalpathy 1 2 3A 3B 4 Cranial nerve and brain stem lesins Bels palsy 1 2 3A 3B 4 Brain stem lesins 1 2 3A 3B 4 Disrder f vestibular system Menier's disease 1 2 3A 3B 4 Benign parxysmal psitinal vertig 1 2 3A 3B 4 Vertig Central 1 2 3A 3B 4 Memry deficit Vascular dementia 1 2 3A 3B 4 Alzheimer's disease 1 2 3A 3B 4 Pick's disease 1 2 3A 3B 4 Mvement Disrders Parkinsn's disease 1 2 3A 3B 4 Tremr 1 2 3A 3B 4 Secndary parkinsnism 1 2 3A 3B 4 Huntingtn disease 1 2 3A 3B 4 Chrea sydenham 1 2 3A 3B 4 Dystnia 2 Hemifacial spasm 2 Standar Kmpetensi Dkter 55
15 KONSIL KEDOKTERAN Epilepsy and ther seizures Fcal epilepsy 1 2 3A 3B 4 Generalized epilepsy 1 2 3A 3B 4 Absence seizure 1 2 3A 3B 4 Status epilepticus 1 2 3A 3B 4 Narclepsy 1 2 3A 3B 4 Sleep apnea syndrme 1 2 3A 3B 4 Demyelinatin diseases Multiple sclersis 1 2 3A 3B 4 Optic neurmyelitis (Devic's disease) 1 2 3A 3B 4 Diseases f spine and spinal crd Amytrphic lateral sclersis (ALS) 1 2 3A 3B 4 Cmplete spinal transectin 1 2 3A 3B 4 Brwn sequard syndrme 1 2 3A 3B 4 Cauda equina syndrme 1 2 3A 3B 4 Neurgenic bladder 1 2 3A 3B 4 Syringmyelia 1 2 3A 3B 4 Myelpathy 1 2 3A 3B 4 Drsal rt syndrme 1 2 3A 3B 4 Medulla cmpressin acute 1 2 3A 3B 4 Radicular syndrme/hnp 1 2 3A 3B 4 Spndilitis TB 1 2 3A 3B Neurmuscular diseases and neurpathy Hrner syndrme 1 2 3A 3B 4 Carpal tunnel syndrme 1 2 3A 3B 4 Tarsal tunnel syndrme 1 2 3A 3B 4 Neurpathy 1 2 3A 3B 4 Perneal palsy 1 2 3A 3B 4 Guillain Barre syndrme 1 2 3A 3B 4 Myasthenia gravis 1 2 3A 3B 4 Plymysitis 1 2 3A 3B 4 Duchenne muscular dystrphy 1 2 3A 3B 4 Neurfibrmatsis (vn reckling hausen disease) 1 2 3A 3B 4 56 Standar Kmpetensi Dkter
Infectius diseases Meningitis 1 2 3A 3B 4 Encephalitis 1 2 3A 3B 4 Malaria cerebral 1 2 3A 3B 4 Tetanus 1 2 3A 3B 4 Cerebral Txplasmsis 1 2 3A 3B 4 Tuberculma 1 2 3A 3B 4 Brain abscess 1 2 3A 3B 4 HIV AIDS 1 2 3A 3B Cngenital disrders Hydrcephalus 1 2 3A 3B 4 Spina bifida 1 2 3A 3B 4 Phenyl ketnuria 1 2 3A 3B 4 Pediatrics neurlgic disrders Meningitis 1 2 3A 3B 4 Encephalitis 1 2 3A 38 4 Cerebral abscess 1 2 3A 3B 4 Epilepsi 1 2 3A 3B 4 Infantile spasms 1 2 3A 3B 4 Petit mal epilepsy 1 2 3A 3B 4 Febrile cnvulsin 1 2 3A 3B 4 Duchene muscular dystrphy 1 2 3A 3B 4 Plimyelitis 1 2 3A 3B 4 Cerebral palsy 1 2 3A 3B 4 Kernicterus 1 2 3A 3B 4 Mental Retardatin 1 2 3A 3B 4 Autism 1 2 3A 3B 4 ADHD 1 2 3A 3B 4 Neurbehaviur Disrders Amnesia Pasca trauma 1 2 3A 3B 4 Afasia 2 2 3A 3B 4 MCI (Mild Cgnitive Impairment) 1 2 3A 3B 4 VCI (Vascular Cgnitive Impairment) 2 Standar Kmpetensi Dkter 57
Trauma CNS Epidural hematm 1 2 3A 3B 4 Subdural hematm 1 2 3A 3B 4 SAH (Sub Arachnid Hemrrhage) 1 2 3A 3B 4 Trauma Medula Spinalis 1 2 3A 3B 4 Tumr CNS Tumr primer 1 2 3A 3B 4 Tumr sekunder 3B Pain Nyeri Nsiseptif 1 2 3A 3B 4 Nyeri neurpatik 1 2 3A 3B 4 Gangguan visual Buta mendadak 1 2 3A 3B 4 Diplpia 1 2 3A 3B 4 Visual field disrders 1 2 3A 3B 4 Ear, nse and thrat Ears, hearing and equilibrium Inflammatin f auricle 1 2 3A 3B 4 Herpes zster ticus 1 2 3A 3B 4 Pre-auricular fistula 1 2 3A 3B 4 Freign bdy in ear 1 2 3A 3B 4 Wax (serumen) 1 2 3A 3B 4 Otitis externa 1 2 3A 3B 4 Acute titis media 1 2 3A 3B 4 Otitis media serus (glue ear) 1 2 3A 3B 4 Chrnic titis media 1 2 3A 3B 4 Perfrated tympanic membrane 1 2 3A 3B 4 Bullus myringitis 1 2 3A 3B 4 Otsclersis 1 2 3A 3B 4 Tymphansclersis 1 2 3A 3B 4 Chlesteatma 1 2 3A 3B 4 Presbyacusis 1 2 3A 3B 4 Mastiditis 1 2 3A 3B 4 Labyrinthitis 1 2 3A 3B 4 Benign pstural vertig 1 2 3A 3B 4 Mtin sickness 1 2 3A 3B 4 58 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Meniere's diseases 1 2 3A 3B 4 Vestibular neuritis 1 2 3A 3B 4 Acustic neurma 1 2 3A 3B 4 Acute acustic trauma 1 2 3A 3B 4 Ear, ther trauma 1 2 3A 3B 4 Perceptive hearing lss 1 2 3A 3B 4 Cnductive hearing lss 1 2 3A 3B 4 Cngenital deafness 1 2 3A 3B 4 Facial palsy r paralysis 1 2 3A 3B 4 Nses and sinuses Epistaxis 1 2 3A 3B 4 Furuncle f nse 1 2 3A 3B 4 Acute rhinitis (cmmn cld) 1 2 3A 3B 4 Vasmtr rhinitis 1 2 3A 3B 4 Allergic rhinitis 1 2 3A 3B 4 Chrnic rhinitis 1 2 3A 3B 4 Rhinitis medicamentsa 1 2 3A 3B 4 Acute frntal sinusitis 1 2 3A? 3B 4 Acute maxillary sinusitis 1 2 3A 3B 4 Acute ethmiditis 1 2 3A 3B 4 Chrnic sinusitis 1 2 3A 3B 4 Deviatin f nasal septum 1 2 3A 3B 4 Chanal atresia 1 2 3A 3B 4 Freign bdy in nse 1 2 3A 3B 4 Larynx and pharynx Pharyangitis 1 2 3A 3B 4 Tnsilitis 1 2 3A 3B 4 Hypertrphy f adenids 1 2 3A 3B 4 Pseud-crp acute epigltitis 1 2 3A 3B 4 Neck Medial and lateral branchial cyst and fistula 1 2 3A 3B Cystic hygrma 1 2 3A 3B Trticllis 1 2 3A 3B Standar Kmpetensi Dkter 59
Thyrid glad and parathyrid glands Cyst 1 2 3A 3B 4 Gitre 1 2 3A 3B 4 Hyperthyridism 1 2 3A 3B 4 Hyperparathyridism 1 2 3A 3B 4 Hypparathyridism 1 2 3A 3B 4 Trachea Aspiratin 1 2 3A 3B 4 Freign bdies 1 2 3A 3B 4 Tracheitis 1 2 3A 3B 4 Eye Cnjunctiva Cnjunctiva, freign bdy 1 2 3A 3B 4 Cnjunctivitis, allergy 1 2 3A 3B 4 Cnjunctivitis, viral 1 2 3A 3B 4 Cnjunctivitis, bacterial 1 2 3A 3B 4 Pterygium 1 2 3A 3B 4 Subcnjunctival haemrrhage 1 2 3A 3B 4 Eyelids Blepharitis 1 2 3A 3B 4 Hrdelum 1 2 3A 3B 4 Chalazin 1 2 3A 3B 4 Eyelid laceratin 1 2 3A 3B 4 Entrpin 1 2 3A 3B 4 Trichiasis 1 2 3A 3B 4 Lagphtalms 1 2 3A 3B 4 Epicanthus 1 2 3A 3B 4 Ptsis 1 2 3A 3B 4 Eyelid retractin 1 2 3A 3B 4 Xanthelasma 1 2 3A 3B 4 Lacrimal apparatus Dacryadenitis 1 2 3A 3B 4 Dacrycystitis 1 2 3A 3B 4 Dacrystensis 1 2 3A 3B 4 Lacrimal duct, laceratin 1 2 3A 3B 4 60 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Sclera Scleritis/episcleritis 1 2 3A 3B 4 Crnea Ersin 1 2 3A 3B 4 Crnea, freign bdy 1 2 3A 3B 4 Burn 1 2 3A 3B 4 Keratitis 1 2 3A 3B 4 Kerat-cnjunctivitis sicca 1 2 3A 3B 4 Crneal edema 1 2 3A 3B 4 Crneal dystrphy 1 2 3A 3B 4 Keratcnus 1 2 3A 3B 4 Eyeball Endphtalmitis 1 2 3A 3B 4 Micrphtalms 1 2 3A 3B 4 Buphtalms 1 2 3A 3B 4 Anterir chamber Hyphaema 1 2 3A 3B 4 Hyppyn 1 2 3A 3B 4 Iris and ciliary bdy Iridcyclitis, iritis 1 2 3A 3B 4 Tumur f iris 1 2 3A 3B 4 Glaucma Glaucma, cngenital 1 2 3A 3B 4 Simple glaucma 1 2 3A 3B 4 Acute glaucma 1 2 3A 3B 4 Secndary glaucma 1 2 3A 3B 4 Lens Cataract 1 2 3A 3B 4 Aphakia 1 2 3A 3B 4 Psudaphakia (artificial lens) 1 2 3A 3B 4 Lens dislcatin 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 61
Refractin and accmmdatin Hypermetrpia 1 2 3A 3B 4 Mypia 1 2 3A 3B 4 Astigmatism 1 2 3A 3B 4 Presbypia 1 2 3A 3B 4 Anismetrpia 1 2 3A 3B 4 Visin and visual fields Amblypia 1 2 3A 3B 4 Diplpia 1 2 3A 3B 4 Suppresin 1 2 3A 3B 4 Night-blindness 1 2 3A 3B 4 Sctma 1 2 3A 3B 4 Hemianpia, bitempral and hmnymus 1 2 3A 3B 4 Lss f visin and blindness 1 2 3A 3B 4 Retina Retinal detachment 1 2 3A 3B 4 Retina, vessel cclusin r bleeding 1 2 3A 3B 4 Degeneratin f macula, age dependent 1 2 3A 3B 4 Retinpathy f prematurity (rp) 1 2 3A 3B 4 Diabetic retinpathy 1 2 3A 3B 4 Hypertensive retinpathy 1 2 3A 3B 4 Chrid Chriretinitis 1 2 3A 3B 4 Vitreus fluid Vitreus haemmrrhage 1 2 3A 3B 4 Optic disc and ptic nerve Optic disc cupping 1 2 3A 3B 4 Papilledema 1 2 3A 3B 4 Optic atrphy 1 2 3A 3B 4 Optic neurpathy 1 2 3A 3B 4 Optic neuritis 1 2 3A 3B 4 62 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Skin Eczematus dermatitis Cntact dermatitis irritant 1 2 3A 3B 4 Cntact dermatitis allergica 1 2 3A 3B 4 Atpic dermatitis (kecuali recalcitrant) 1 2 3A 3B 4 Nummular dermatitis 1 2 3A 3B 4 Lichen simplex chrnicus 1 2 3A 3B 4 Napkin eczema 1 2 3A 3B 4 Erythr-squamus lesins Psriasis vulgaris 1 2 3A 3B 4 Plamplantar pustulsis 1 2 3A 3B 4 Sebrrheic dermatitis 1 2 3A 3B 4 Pityriasis rsea 1 2 3A 3B 4 Disrders f skin eccrine and sebaceus glads Acne vulgaris 1 2 3A 3B 4 Rsacea 1 2 3A 3B 4 Hidradenitis suppurativa 1 2 3A 3B 4 Periral dermatitis 1 2 3A 3B 4 Miliaria 1 2 3A 3B 4 Viral skin infectins Verruca vulgaris 1 2 3A 3B 4 Cndylma accuminata 1 2 3A 3B 4 Mlluscum cntagisum 1 2 3A 3B 4 Herpes zster 1 2 3A 3B 4 Bacterial infectins Impetig 1 2 3A 3B 4 Ulcerative impetig (ecthyma) 1 2 3A 3B 4 Superficial flliculitis 1 2 3A 3B 4 Furuncle, carbuncle 1 2 3A 3B 4 Erythrasma 1 2 3A 3B 4 Erysipelas 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 63
Superficial fungal infectins Tinea capitis 1 2 3A 3B 4 Tinea barbae 1 2 3A 3B 4 Tinea faciale 1 2 3A 3B 4 Tinea crpris 1 2 3A 3B 4 Tinea manus 1 2 3A 3B 4 Tinea unguinum 1 2 3A 3B 4 Tinea cruris 1 2 3A 3B 4 Tinea pedis 1 2 3A 3B 4 Tinea versiclr 1 2 3A 3B 4 Muccutaneus candidiasis 1 2 3A 3B 4 Insect bites and infestatins Pediculsis capitis 1 2 3A 3B 4 Pediculsis pubis 1 2 3A 3B 4 Scabies 1 2 3A 3B 4 Insect bites reactins 1 2 3A 3B 4 Vesicbullus diseases Pemphigus vulgaris 1 2 3A 3B 4 Pemphigid 1 2 3A 3B 4 Dermatitis herpetifrmis 1 2 3A 3B 4 Txic epidermal necrlysis 1 2 3A 3B 4 Stevens-jhnsn's disease 1 2 3A 3B 4 Allergic skin diseases Urticaria 1 2 3A 3B 4 Angiedema 1 2 3A 3B 4 Allergic vasculitis 1 2 3A 3B 4 Autimmune diseases Dermatmysitis 1 2 3A 3B 4 Systemic sclersis 1 2 3A 3B 4 Sclerderma/mrphea 1 2 3A 3B 4 Lupus erythematsus 1 2 3A 3B 4 64 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Disrders f hairs Alpecia areata 1 2 3A 3B 4 Andrgenic alpecia 1 2 3A 3B 4 Trichtillmania 1 2 3A 3B 4 Telgen eflluvium 1 2 3A 3B 4 Disrders f keratinizatins Ichthysis vulgaris 1 2 3A 3B 4 Other nnifectius inflammatry skin disrders Lichen planus 1 2 3A 3B 4 Granulma annulare 1 2 3A 3B 4 Mrphea 1 2 3A 3B 4 Lichen sclersus er atrphicus 1 2 3A 3B 4 Drug reactins Exanthematus drug eruptin 1 2 3A 3B 4 Fixed drug eruptin 1 2 3A 3B 4 Pigmentary disrders Vitilig 1 2 3A 3B 4 Melasma 1 2 3A 3B 4 Albinism 1 2 3A 3B 4 Pst-inflammatry hyperpigmentatin 1 2 3A 3B 4 Pst-inflammatry hyppigmentatin 1 2 3A 3B 4 Infectius and trpical diseases Lcalized infectins and abscesses Infectins f the hand Parnychia 1 2 3A 3B 4 Suppurative tensynvitis 1 2 3A 3B 4 Human bite 1 2 3A 3B 4 Infectins f the head and neck Suppurative partitis 1 2 3A 3B 4 Suppurative cervical adenitis 1 2 3A 3B 4 Peritnsilar abscess 1 2 3A 3B 4 Ludwig's angina 1 2 3A 3B 4 Bezld abscess 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 65
Gram-psitive ccci Staphylcccal and streptcccal infectins Superficial infectins, including flliculitis, hidradenitis suppurativa, carbuncle. 1 2 3A 3B 4 Ostemyelitis 1 2 3A 3B 4 Staphylcccal pneumnia 1 2 3A 3B 4 Staphylcccal bacteremia 1 2 3A 3B 4 Streptcccal infectin Rheumatic fever 1 2 3A 3B 4 Sinusitis, titis media, mastiditis, pertnsilar abscess - THT 1 2 3A 3B 4 Rheumatic heart disease 1 2 3A 3B 4 Gram-negative ccci Meningcccal infectin (neur) Meningitis (neur) 1 2 3A 3B 4 Naspharyngitis 1 2 3A 3B 4 Gncccal infectins Gnrrhea 1 2 3A 3B 4 Gram-negative bacilli Urinary tract infectin (UTI) 1 2 3A 3B 4 Typhid fever 1 2 3A 3B 4 Dysentry bacilli 1 2 3A 3B 4 Chlera 1 2 3A 3B 4 Pertussis 1 2 3A 3B 4 Plague (Pes) 1 2 3A 3B 4 Chancrid 1 2 3A 3B 4 Txin prducing bacteria Diphteria (THT) 1 2 3A 3B 4 Tetanus (pediatri) 1 2 3A 3B 4 Mycbacterial diseases Tuberculsis kutis 1 2 3A 3B 4 Leprsy 1 2 3A 3B 4 Lepra reactin 1 2 3A 3B 4 66 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Spirchetal diseases Syphilis 1 2 3A 3B 4 Yaws 1 2 3A 3B 4 Leptspirsis 1 2 3A 3B 4 Deep fungal infectins Actinmycsis 1 2 3A 3B 4 Chrmblastmycsis 1 2 3A 3B 4 Madurmycsis 1 2 3A 3B 4 Viral infectins Influenza 1 2 3A 3B 4 avian influenza (THT) 1 2 3A 3B 4 Viral gastrenteritis 1 2 3A 3B 4 Plimyelitis 1 2 3A 3B 4 Rabies 1 2 3A 3B 4 Mrbilli 1 2 3A 3B 4 Varicella 1 2 3A 3B 4 Herpes zster 1 2 3A 3B 4 Herpes simplex 1 2 3A 3B 4 Mumps 1 2 3A 3B 4 CMV infectins 1 2 3A 3B 4 Dengue hemrrhagic fever (DHF) 1 2 3A 3B 4 HIV-AIDS 1 2 3A 3B 4 Prtzal infectins Amebiasis 1 2 3A 3B 4 Malaria 1 2 3A 3B 4 Leishmaniasis dan tripansmiasis 1 2 3A 3B 4 Txplasmsis 1 2 3A 3B 4 Giardiasis 1 2 3A 3B 4 Trichmniasis 1 2 3A 3B 4 Wrms infestatins Hkwrm diseases 1 2 3A 3B 4 Strngylidiasis 1 2 3A 3B 4 Ascariasis 1 2 3A 3B 4 Filariasis 1 2 3A 3B 4 Schistsmiasis 1 2 3A 3B 4 Cutaneus larva migran 1 2 3A 3B 4 Taeniasis 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 67
Neplasma Bld and lymph ndes Nn-hdgkin's lymphma 1 2 3A 3B 4 Hdgkin's lymphma 1 2 3A 3B 4 Acute leukemia 1 2 3A 3B 4 Chrnic leukemia 1 2 3A 3B 4 Myeldysplastic syndrmes 1 2 3A 3B 4 Multiple myelma 1 2 3A 3B 4 Langerhans' cell histicytsis 1 2 3A 3B 4 Lung Brnchgenic carcinma 1 2 3A 3B 4 Brnchalvelar carcinma 1 2 3A 3B 4 Neurendcrine tumr (carcinid tumr) 1 2 3A 3B 4 Mesthelima 1 2 3A 3B 4 Head and neck Leukplakia 1 2 3A 3B 4 Plyps 1 2 3A 3B 4 Naspharynx carcinma 1 2 3A 3B 4 Plemphic adenma 1 2 3A 3B 4 Warthins tumr 1 2 3A 3B 4 Gatrintestinal Benign plyps 1 2 3A 3B 4 Squamus cell carcinma 1 2 3A 3B 4 Adencarcinma 1 2 3A 3B 4 Carcinid tumr 1 2 3A 3B 4 Lymphma 1 2 3A 3B 4 Liver - Hepatma Liver cell adenma 1 2 3A 3B 4 Hepatcellular carcinma 1 2 3A 3B 4 Chlangicarcinma 1 2 3A 3B 4 Pancreas Carcinma f the pancreas 1 2 3A 3B 4 68 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Kidney Crtical adenma 1 2 3A 3B 4 Renal cell carcinma 1 2 3A 3B 4 Wilm's tumr 1 2 3A 3B 4 Male genitals Squamus cell carcinma 1 2 3A 3B 4 Seminma 1 2 3A 3B 4 Teratma testis 1 2 3A 3B 4 Benign prstatic hyperplasia 1 2 3A 3B 4 Carcinma f the prstate 1 2 3A 3B 4 Female genitals Cndylma accuminata 1 2 3A 3B 4 Cervical carcinma 1 2 3A 3B 4 Extramammary Paget's disease 1 2 3A 3B 4 Endmetrial hyperplasia 1 2 3A 3B 4 Endmetrial carcinma 1 2 3A 3B 4 Ovarial teratma (dermid cyst) 1 2 3A 3B 4 Ovarian carcinma 1 2 3A 3B 4 Hydatidifrm mle 1 2 3A 3B 4 Chricarcinma 1 2 3A 3B 4 Breast Fibrcystic change 1 2 3A 3B 4 Fibradenma mammae 1 2 3A 3B 4 Phylldes tumr 1 2 3A 3B 4 Breast carcinma 1 2 3A 3B 4 Paget's disease f the breast 1 2 3A 3B 4 Gynecmastia 1 2 3A 3B 4 Endcrine glands Smattrpic adenma 1 2 3A 3B 4 Prlactinma 1 2 3A 3B 4 Thyrid adenma 1 2 3A 3B 4 Thyrid carcinma 1 2 3A 3B 4 Thymus Thymma 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 69
Skin Benign epithelial tumrs 1 Sebrrheic keratsis 1 2 3A 3B 4 Epithelial cyst 1 2 3A 3B 4 Premalignant and malignant epithelial tumrs Actinic keratsis 1 2 3A 3B 4 Bwen's disease 1 2 3A 3B 4 Squamus cell carcinma 1 2 3A 3B 4 Basal cell carcinma 1 2 3A 3B 4 Tumrs f the dermis Xanthma 1 2 3A 3B 4 Hemangima 1 2 3A 3B 4 Lymphangima 1 2 3A 3B 4 Angisarcma 1 2 3A 3B 4 Tumrs f immigrant cells t the skin Mycsis fungides 1 2 3A 3B 4 Mastcytsis 1 2 3A 3B 4 Langerhans' cell histicytsis 1 2 3A 3B 4 Tumrs f melancytic cells Lentig 1 2 3A 3B 4 Nevus pigmentsus 1 2 3A 3B 4 Malignant melanma 1 2 3A 3B 4 Bne and sft tissue Ostema 1 2 3A 3B 4 Osteid stema 1 2 3A 3B 4 Osteblastma 1 2 3A 3B 4 Ostesarcma 1 2 3A 3B 4 Ostechndrma 1 2 3A 3B 4 Chndrblastma 1 2 3A 3B 4 Chndrsarcma 1 2 3A 3B 4 Fibrus dysplasia 1 2 3A 3B 4 Fibrsarcma and mfh 1 2 3A 3B 4 Ewing sarcma 1 2 3A 3B 4 Giant cell tumr 1 2 3A 3B 4 70 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Ganglin cyst 1 2 3A 3B 4 Lipma 1 2 3A 3B 4 Lipsarcma 1 2 3A 3B 4 Fibrmatsis 1 2 3A 3B 4 Desmid tumr 1 2 3A 3B 4 Fibrma 1 2 3A 3B 4 Fribrsarcma 1 2 3A 3B 4 Benign fibrus histicytma 1 2 3A 3B 4 Malignant fibrus histicytma (mfh) 1 2 3A 3B 4 Rhabdmysarcma 1 2 3A 3B 4 Leimyma 1 2 3A 3B 4 Leimysarcma 1 2 3A 3B 4 Synvial sarcma 1 2 3A 3B 4 Central and peripheral nervus system Astrcytma 1 2 3A 3B 4 Oligdendrglima 1 2 3A 3B 4 Ependymma 1 2 3A 3B 4 Medullblastma 1 2 3A 3B 4 Retinblastma 1 2 3A 3B 4 Meningima 1 2 3A 3B 4 Neurfibrma 1 2 3A 3B 4 Schwannma 1 2 3A 3B 4 Psychiatry and mental health Develpmental and behaviral disrders Mental deficiency 1 2 3A 3B 4 Autistic disrder 1 2 3A 3B 4 Disrder f intellectual skills 1 2 3A 3B 4 Disrder f mtr develpment 1 2 3A 3B 4 Disrder f cdinatin 1 2 3A 3B 4 Behavir and attentin disrders 1 2 3A 3B 4 Eating disrders Anrexia nervsa 1 2 3A 3B 4 Bulimia 1 2 3A 3B 4 Pica 1 2 3A 3B 4 Ruminatin in infancy 1 2 3A 3B 4 Gender identity disrder 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 71
Tics Gilles de la turette syndrme 1 2 3A 3B 4 Chrnic mtr f vcal tic disrders 1 2 3A 3B 4 Transient tic disrders 1 2 3A 3B 4 Disrders f excressin Functinal encperasis 1 2 3A 3B 4 Functinal enuresis 1 2 3A 3B 4 Speech disrders Uncrdinated speech 1 2 3A 3B 4 Stammer 1 2 3A 3B 4 Psych-rganic syndrmes and disrders due t drugs Intxicatin 1 2 3A 3B 4 Withdrawal syndrme 1 2 3A 3B 4 Delirium 1 2 3A 3B 4 Dementia 1 2 3A 3B 4 Amnesic syndrme 1 2 3A 3B 4 Other rganic disrders 1 2 3A 3B 4 Misuse f psychactive drugs 1 2 3A 3B 4 Psychsis Schizphrenia 1 2 3A 3B 4 Other psychses including reactive psychsis and puerperal psychsis 1 2 3A 3B 4 Affective disrders Biplar disrders Biplar disrder, manic episde 1 2 3A 3B 4 Biplar disrder, depressive episde 1 2 3A 3B 4 Cyclthymic disrder 1 2 3A 3B 4 72 Standar Kmpetensi Dkter
Uniplar disrders Endgenus depressin, single episde and recurrent 1 2 3A 3B 4 Dysthymic disrder (r neurtic depressin) 1 2 3A 3B 4 Depressive disrder nt therwise classified 1 2 3A 3B 4 Anxiety disrders Panic disrder with agraphbia 1 2 3A 3B 4 Panic disrder withut agraphbia 1 2 3A 3B 4 Agraphbia withut histry f panic disrder 1 2 3A 3B 4 Scial phbia 1 2 3A 3B 4 Simple phbia 1 2 3A 3B 4 Obsessive cmpulsive disrder (neursis) 1 2 3A 3B 4 Pst traumatic stress disrder 1 2 3A 3B 4 Diffuse anxiety disrder 1 2 3A 3B 4 Anxiety disrder nt therwise classified 1 2 3A 3B 4 Smatic disrder Disrder f bdy sensatin 1 2 3A 3B 4 Cnversin disrder (hysterical neursis) 1 2 3A 3B 4 Hypchndriasis (hypchndriacal neursis) 1 2 3A 3B 4 Smatisatin disrder 1 2 3A 3B 4 Smatfrm pain disrder 1 2 3A 3B 4 Undifferentiated smatfrm disrder 1 2 3A 3B 4 Smatfrm disrder nt therwise classified 1 2 3A 3B 4 Dissciative disrders (r hysterical neursis, dissciative frm) Multiple persnality 1 2 3A 3B 4 Fugu states 1 2 3A 3B 4 Psychgenic amnesia 1 2 3A 3B 4 Depersnalisatin disrder r depersnalisatin neursis 1 2 3A 3B 4 Dissciative disrder, nc 1 2 3A 3B 4 Sexual disrders Paraphilia 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 73
Sexual dysfunctins Disrder f sexual desire 1 2 3A 3B 4 Disrder f sexual exitement 1 2 3A 3B 4 Disrder f rgasm 1 2 3A 3B 4 Sexual pain disrders 1 2 3A 3B 4 Sexual dysfuctins, nc 1 2 3A 3B 4 Other sexual disrders Sexual disrders, nc 1 2 3A 3B 4 Sleeping disrders Dyssmnia Insmnia 1 2 3A 3B 4 Hypersmnia 1 2 3A 3B 4 Sleep-wake cycle disturbances 1 2 3A 3B 4 Parasmnia Nightmares 1 2 3A 3B 4 Night terrrs 1 2 3A 3B 4 Sleep walking 1 2 3A 3B 4 Disrder f impulse cntrl 1 2 3A 3B 4 Adjustment disrder 1 2 3A 3B 4 Psychlgical factrs affecting physical cnditin 1 2 3A 3B 4 Persnality disrders Paranid persnality 1 2 3A 3B 4 Schizid persnalinty 1 2 3A 3B 4 Schiztypal persnality 1 2 3A 3B 4 Antiscial persnality 1 2 3A 3B 4 Brderline persnality 1 2 3A 3B 4 Histerinic persnality 1 2 3A 3B 4 Narcisistic persnality 1 2 3A 3B 4 Avidance persnality 1 2 3A 3B 4 Dependent persnality 1 2 3A 3B 4 74 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Obsessive-cmpulsive persnality 1 2 3A 3B 4 Passive-aggressive persnality 1 2 3A 3B 4 Persnality disrders, nc 1 2 3A 3B 4 Side effects f psychactive drug therapy Extrapyramidal side effects (eg. Acute dystnia, tradive dyskenia, parkinsnism) 1 2 3A 3B 4 Antichlinergic side effects 1 2 3A 3B 4 Sedative side effects 1 2 3A 3B 4 Malignant neurleptic syndrme 1 2 3A 3B 4 Other items f knwledge Knwledge f frensic psychiatry 1 2 3A 3B 4 Knwledge f indicatin fr invluntary admissin t hspital 1 2 3A 3B 4 Knwledge f basic principles f methds used by different psychtherapeutic schls (eg. Rgerrian, psychanalytic, etc) 1 2 3A 3B 4 Neurpsychiatric and psychsmatic disrders (pediatrics) Pseudcnstipatin 1 2 3A 3B 4 Encpresis 1 2 3A 3B 4 Anrexia nervsa 1 2 3A 3B 4 Bulemia 1 2 3A 3B 4 Tics, neurpathic behavir 1 2 3A 3B 4 Hyperkinetic syndrme 1 2 3A 3B 4 Primary infantile autism 1 2 3A 3B 4 Disrders f mther-child relatinship 1 2 3A 3B 4 Disrders due t scial deprivatin 1 2 3A 3B 4 Neurtic disrder f chilhd 1 2 3A 3B 4 Breath hlding due t exitement 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 75
Musculskeletal system Bne and jints (pediatrics) Cngenital dislcatin f the hips 1 2 3A 3B 4 Arthritis 1 2 3A 3B 4 Genu varum (bw legs) 1 2 3A 3B 4 Genu valgum (knck knee) 1 2 3A 3B 4 Pes planus 1 2 3A 3B 4 Sclisis 1 2 3A 3B 4 Kyphsis 1 2 3A 3B 4 Lrdsis 1 2 3A 3B 4 Terthes disease 1 2 3A 3B 4 Slipped epiphysis 1 2 3A 3B 4 Osgd-schlatter diseasev 1 2 3A 3B 4 Chndrmalacia patellae 1 2 3A 3B 4 Club ft 1 2 3A 3B 4 Marfan's disease 1 2 3A 3B 4 Ostegenesis imperfecta 1 2 3A 3B 4 Bne cyst 1 2 3A 3B 4 Achndrplasia 1 2 3A 3B 4 Generalized disrders f the musculskeletal system Rickets, stemalacia 1 2 3A 3B 4 Osteprsis? 1 2 3A 3B 4 Fibrus dysplasia? 1 2 3A 3B 4 Paget's disease? 1 2 3A 3B 4 Lcalized disrders f the musculskeletal system Physical verlad 1 2 3A 3B 4 Aseptic necrsis f bne 1 2 3A 3B 4 Ostemyelitis, acute 1 2 3A 3B 4 Arthritis 1 2 3A 3B 4 Trauma f jint cartilage 1 2 3A 3B 4 Trauma f jint capsule 1 2 3A 3B 4 Ganglin 1 2 3A 3B 4 Primary bne tumrs 1 2 3A 3B 4 Bne metastasis 1 2 3A 3B 4 Pathlgical fracture 1 2 3A 3B 4 76 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Degenerative disrders f jints Arthrsis defrmans 1 2 3A 3B 4 Crystal arthrpathy 1 2 3A 3B 4 Rheumatid arthritis 1 2 3A 3B 4 Bechterew disease 1 2 3A 3B 4 Spine Spina bifida 1 2 3A 3B 4 Sacrcccygeal teratma 1 2 3A 3B 4 Sclisis 1 2 3A 3B 4 Kyphsis 1 2 3A 3B 4 Lrdsis 1 2 3A 3B 4 Spndylarthrsis, spndylsis 1 2 3A 3B 4 Spndylitis, spndyldiscitis 1 2 3A 3B 4 Hernia f nucleus pulpsus 1 2 3A 3B 4 Spndyllisthesis 1 2 3A 3B 4 Spndyllysis 1 2 3A 3B 4 Metastases frm elsewhere 1 2 3A 3B 4 Pathlgical fractures 1 2 3A 3B 4 Fractures and dislcatins f spine 1 2 3A 3B 4 Spinal transactin 1 2 3A 3B 4 Pelvic and lwer extremities Cngenital hip dislcatin 1 2 3A 3B 4 Hip dysplasia 1 2 3A 3B 4 Femral head necrsis 1 2 3A 3B 4 Intermittent arthritis f the hip 1 2 3A 3B 4 Fractures f pelvis 1 2 3A 3B 4 Fractures f hip 1 2 3A 3B 4 Dislcatin f hip 1 2 3A 3B 4 Ligamentus lesins f hip 1 2 3A 3B 4 Arthritis f hip 1 2 3A 3B 4 Fractures f femur 1 2 3A 3B 4 Fractures, capsule, tendn and ligament lesins f knee 1 2 3A 3B 4 Lesin f meniscus, medial and lateral 1 2 3A 3B 4 Abnrmal patellear cartilage 1 2 3A 3B 4 Genu varum, genu valgum 1 2 3A 3B 4 Ostechndritis dissecans 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 77
Arthritis f the knee 1 2 3A 3B 4 Achilles tendnitis 1 2 3A 3B 4 Rupture f achilles tendn 1 2 3A 3B 4 Tarsal tunnel syndrme 1 2 3A 3B 4 Instability f ankle 1 2 3A 3B 4 In grwing te nail 1 2 3A 3B 4 Pes planus 1 2 3A 3B 4 Club ft 1 2 3A 3B 4 Claw ft 1 2 3A 3B 4 Hallux valgus 1 2 3A 3B 4 Hammer te 1 2 3A 3B 4 Metatarsalgia 1 2 3A 3B 4 Onychgrypsis 1 2 3A 3B 4 Anismelia 1 2 3A 3B 4 Traumatlgy Birth trauma Caput succedaneum 1 2 3A 3B 4 Brachial plexus injury 1 2 3A 3B 4 Fracture (clavicle, humerus, rib) 1 2 3A 3B 4 Trauma (Tergantung ringan sampai berat) Drwning 1 2 3A 3B 4 Head injury 1 2 3A 3B 4 Burning 1 2 3A 3B 4 Pisning 1 2 3A 3B 4 Suffcatin 1 2 3A 3B 4 Bleeding 1 2 3A 3B 4 Hypvlemic shck 1 2 3A 3B 4 Dislcatin f jaw 1 2 3A 3B 4 Fracture f jaw 1 2 3A 3B 4 Dislcatin f knee 1 2 3A 3B 4 Dislcatin f patella 1 2 3A 3B 4 Prepatellar bursitis 1 2 3A 3B 4 Fractures f tibia 1 2 3A 3B 4 Rib fractures/cntusin 1 2 3A 3B 4 Injury caused by rib fractures 1 2 3A 3B 4 Sternal fractures 1 2 3A 3B 4 Fractures f tes 1 2 3A 3B 4 Crush injury t the heel (in children) 1 2 3A 3B 4 78 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Fractures f fibula 1 2 3A 3B 4 Whiplash 1 2 3A 3B 4 Fractures, capsule, tendn and ligament lesins f ankle 1 2 3A 3B 4 Pneumthrax 1 2 3A 3B 4 Hemthrax 1 2 3A 3B 4 Injury t specific internal rgans, such as liver, kidney, lung, etc 1 2 3A 3B 4 Peripheral nerves Injury f peripheral nerves 1 2 3A 3B 4 Neck, shulder girdle and upper extremities Fractures f shulder 1 2 3A 3B 4 Dislcatin f shulder 1 2 3A 3B 4 Ligamentus lesins f shulder 1 2 3A 3B 4 Instability f shulder 1 2 3A 3B 4 Frzen shulder 1 2 3A 3B 4 Fracture f clavicle 1 2 3A 3B 4 Fracture f humerus 1 2 3A 3B 4 Fracture f radius/ulna 1 2 3A 3B 4 Fractures, capsule, tendn, ligament lesins f elbw 1 2 3A 3B 4 Fractures, capsule, tendn, ligament lesins f wrist 1 2 3A 3B 4 Fractures, capsule, tendn, ligament lesins f fingers and thumb 1 2 3A 3B 4 Lateral epicndylitis (tennis elbw) 1 2 3A 3B 4 Dislcatin f distal radius 1 2 3A 3B 4 Dislcatin f wrist 1 2 3A 3B 4 Prgressive inflammatin f finger fllwing injury 1 2 3A 3B 4 Olecrann bursitis 1 2 3A 3B 4 Carpal tunnel syndrme 1 2 3A 3B 4 Injury t finger tendn, e.g. Butnniere-defrmity 1 2 3A 3B 4 Mallet finger 1 2 3A 3B 4 Dupuytren's cntracture 1 2 3A 3B 4 Nail lss 1 2 3A 3B 4 Subungual hematme 1 2 3A 3B 4 Traumatic vessel injury 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 79
Accidents and emergency neurlgy Head injuries 1 2 3A 3B 4 Diffuse brain damage 1 2 3A 3B 4 Cerebral cncussin and cntusin 1 2 3A 3B 4 Brain death 1 2 3A 3B 4 Extradural hemrrhage 1 2 3A 3B 4 Subdural hemrrhage 1 2 3A 3B 4 Basilar fracture scalp 1 2 3A 3B 4 Acute traumatic spinal transactin 1 2 3A 3B 4 Injury f plexus and peripheral nerves 1 2 3A 3B 4 Reprductin system Infectin during pregnancy/delivery Syphillis 1 2 3A 3B 4 Rubella 1 2 3A 3B 4 CMV infectin 1 2 3A 3B 4 Txplasmsis 1 2 3A 3B 4 AIDS 1 2 3A 3B 4 Gnrrhea 1 2 3A 3B 4 Herpes virus infectin type 2 1 2 3A 3B 4 Hepatitis B 1 2 3A 3B 4 Drugs and harmful substance during pregnancy Mther taking tbacc 1 2 3A 3B 4 Mther taking drugs f addictin 1 2 3A 3B 4 Pregnancy disrders Threatened abrtin 1 2 3A 3B 4 Incmpleted spntaneus abrtin 1 2 3A 3B 4 Cmpleted spntaneus abrtin 1 2 3A 3B 4 Hyperemesis gravidarum 1 2 3A 3B 4 Bld grup incmpatibility 1 2 3A 3B 4 Hydatidifrm mle 1 2 3A 3B 4 Intra-uterine infectin 1 2 3A 3B 4 Pregnancy induced hypertensin 1 2 3A 3B 4 Pregnancy induced diabetes mellitus 1 2 3A 3B 4 Dysmaturity 1 2 3A 3B 4 Placental insufficiency 1 2 3A 3B 4 Placenta previa 1 2 3A 3B 4 80 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Vasa previa 1 2 3A 3B 4 Abrupti placenta - SOL 1 2 3A 3B 4 Cervical incmpetence 1 2 3A 3B 4 Plyhydramnin 1 2 3A 3B 4 Jaundice late in pregnancy 1 2 3A 3B 4 Urinary tract infectin 1 2 3A 3B 4 Pyelitis in pregnancy 1 2 3A 3B 4 Irn dificiency anaemia 1 2 3A 3B 4 Megalblastic anaemia 1 2 3A 3B 4 Dead fetus 1 2 3A 3B 4 Delivery Premature cntractins 1 2 3A 3B 4 Premature delivery 1 2 3A 3B 4 Rupture f uterus 1 2 3A 3B 4 Pstmature infant 1 2 3A 3B 4 Premature rupture f membranes 1 2 3A 3B 4 Unstable lie / malpsitin after 36 weeks 1 2 3A 3B 4 Dystcia, fetal and passage 1 2 3A 3B 4 Malpresentatin f fetus 1 2 3A 3B 4 Prlnged delivery 1 2 3A 3B 4 Primary mild cntractins IMININ 1 2 3A 3B 4 Secndary mild cntractins 1 2 3A 3B 4 Crd presentatin / crd prlapse 1 2 3A 3B 4 Hypxia f fetus 1 2 3A 3B 4 Failure t rtate / incrrect rtatin 1 2 3A 3B 4 Rupture f cervix 1 2 3A 3B 4 Rupture f perineum 1 2 3A 3B 4 Shulder distrtin, infant 1 2 3A 3B 4 Retained placenta 1 2 3A 3B 4 Pstpartum Retained placental tissue 1 2 3A 3B 4 Uterine inversin 1 2 3A 3B 4 Pstpartum haemrrhage 1 2 3A 3B 4 Thrmb emblism 1 2 3A 3B 4 Bld grup incmpatibility 1 2 3A 3B 4 Standar Kmpetensi Dkter 81
Puerperium Mastitis 1 2 3A 3B 4 Cracked nipple 1 2 3A 3B 4 Inverted nipple 1 2 3A 3B 4 Endmetritis 1 2 3A 3B 4 Inflammatin f pelvis (salpingitis, pelviperitnitis, perimetritis etc) 1 2 3A 3B 4 Incntinence f urine 1 2 3A 3B 4 Incntinence f faeces 1 2 3A 3B 4 Deep venus thrmbsis 1 2 3A 3B 4 Thrmbphlebitis 1 2 3A 3B 4 Emblism 1 2 3A 3B 4 Pst-natal psychses 1 2 3A 3B 4 Pst-natal depressin 1 2 3A 3B 4 Subinvlutin f uterus 1 2 3A 3B 4 82 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Lampiran 3 Daftar Keterampilan Klinis Keterampilan adalah kegiatan mental dan atau fisik yang terrganisasi serta memiliki bagian-bagian kegiatan yang saling bergantung dari awal hingga akhir. Dalam melaksanakan praktik dkter, lulusan dkter perlu menguasai keterampilan klinis yang akan digunakan dalam mendiagnsis maupun menyelesaikan suatu masalah kesehatan. Keterampilan klinis ini perlu dilatihkan sejak awal pendidikan dkter secara berkesinambungan hingga akhir pendidikan dkter. Daftar keterampilan klinis dikelmpkkan menurut bagian atau departemen terkait. Pada setiap keterampilan klinik ditetapkan tingkat kemampuan menggunakan Piramid Miller (knws, knws hw, shws, des) yang diharapkan dicapai leh mahasiswa di akhir pendidikan. Berikut ini pembagian tingkat kemampuan menurut Piramid Miller : Tingkat kemampuan 1 Mengetahui dan Menjelaskan Lulusan dkter memiliki pengetahuan teritis mengenai keterampilan ini, sehingga dapat menjelaskan kepada teman sejawat, pasien maupun klien tentang knsep, teri, prinsip maupun indikasi, serta cara melakukan, kmplikasi yang timbul, dan sebagainya. Tingkat kemampuan 2 Pernah Melihat atau pernah didemnstrasikan Lulusan dkter memiliki pengetahuan teritis mengenai keterampilan ini (baik knsep, teri, prinsip maupun indikasi, cara melakukan, kmplikasi, dan sebagainya). Selain itu, selama pendidikan pernah melihat atau pernah didemnstrasikan keterampilan ini. Tingkat kemampuan 3 Pernah melakukan atau pernah menerapkan di bawah supervisi Lulusan dkter memiliki pengetahuan teritis mengenai keterampilan ini (baik knsep, teri, prinsip maupun indikasi, cara melakukan, kmplikasi, dan sebagainya). Selama pendidikan pernah melihat atau pernah didemnstrasikan keterampilan ini, dan pernah menerapkan keterampilan ini beberapa kali di bawah supervisi. Tingkat kemampuan 4 Mampu melakukan secara mandiri Lulusan dkter memiliki pengetahuan teritis mengenai keterampilan ini (baik knsep, teri, prinsip maupun indikasi, cara melakukan, kmplikasi, dan sebagainya). Selama pendidikan pernah melihat atau pernah didemnstrasikan ketrampilan ini, dan pernah menerapkan keterampilan ini beberapa kali di bawah supervisi serta memiliki pengalaman untuk menggunakan dan menerapkan keterampilan ini dalam knteks praktik dkter secara mandiri. Standar Kmpetensi Dkter 83
Internal Medicine: Physical examinatin Level f expected ability General Survey assessment f mental status -1- -2- -3- -4- assessment f apparent state f health -1- -2- -3- -4- assessment f nutritinal cnditin -1- -2- -3- -4- assessment f habitus and psture -1- -2- -3- -4- assessment f respiratin -1- -2- -3- -4- palpatin f pulse -1- -2- -3- -4- measurement f bld pressure -1- -2- -3- -4- measurement f jugular venus pressure -1- -2- -3- -4- measurement f height and weight -1- -2- -3- -4- inspectin and palpatin f skin -1- -2- -3- -4- inspectin f mucus membranes -1- -2- -3- -4- palpatin f lymph ndes -1- -2- -3- -4- Head/neck inspectin f eyes, nse, muth and thrat -1- -2- -3- -4- chvstek s sign -1- -2- -3- -4- palpatin f salivary glands -1- -2- -3- -4- thrat swab -1- -2- -3- -4- palpatin f thyrid gland -1- -2- -3- -4- palpatin f trachea -1- -2- -3- -4- palpatin f cartic arteria -1- -2- -3- -4- The spine inspectin at rest -1- -2- -3- -4- inspectin in mtin -1- -2- -3- -4- percussin fr tenderness -1- -2- -3- -4- palpatin fr tenderness -1- -2- -3- -4- palpatin fr pain n vertical pressure -1- -2- -3- -4- (eg pressing dwn n shulders) assessment f lumbar flexin -1- -2- -3- -4-84 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Thrax inspectin at rest -1- -2- -3- -4- inspectin during respiratin -1- -2- -3- -4- palpatin f respiratry expansin -1- -2- -3- -4- palpatin f tactile fremitus -1- -2- -3- -4- palpatin f apex beat -1- -2- -3- -4- percussin f lungs, lung bases, cardiac size -1- -2- -3- -4- auscultatin f lungs -1- -2- -3- -4- auscultatin f heart -1- -2- -3- -4- inspectin f breasts -1- -2- -3- -4- palpatin f breasts -1- -2- -3- -4- Abdmen Inspectin -1- -2- -3- -4- auscultatin (bwel, sunds, bruits) -1- -2- -3- -4- percussin (especially liver, Traube s area -1- -2- -3- -4- bladder dullness) -1- -2- -3- -4- palpatin (abdminal wall, cln, liver, -1- -2- -3- -4- spleen, arta, rigidity) eliciting abdminal tenderness and rebund -1- -2- -3- -4- tenderness eliciting shifting dullness -1- -2- -3- -4- eliciting a fluid thrill -1- -2- -3- -4- eliciting renal tenderness -1- -2- -3- -4- Perineal examinatin inspectin f perianal area -1- -2- -3- -4- rectal examinatin -1- -2- -3- -4- palpatin f prstate -1- -2- -3- -4- palpatin f puch f Duglas -1- -2- -3- -4- palpatin f adnexae -1- -2- -3- -4- palpatin f sacrum -1- -2- -3- -4- inspectin f glve Examinatin f female genitalia inspectin f vulva, perineum -1- -2- -3- -4- vaginal examinatin: palpatin f vagina, uterus, adnexae -1- -2- -3- -4- Examinatin f male genitalia Inspectin f penis -1- -2- -3- -4- Inspectin and palpatin f scrtum -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 85
Extremities inspectin f skin, nails, muscle tne -1- -2- -3- -4- inspectin f jints -1- -2- -3- -4- assessments f capillary pulse -1- -2- -3- -4- assessments f capillary refill -1- -2- -3- -4- palpatin f arterial pulses -1- -2- -3- -4- detectin f bruits -1- -2- -3- -4- palpatin f skin, tendns, jints -1- -2- -3- -4- assessments f range f mtin f jints -1- -2- -3- -4- examinatin f sensry system -1- -2- -3- -4- examinatin f mnitr system -1- -2- -3- -4- eliciting reflexes: knee reflex, ankle reflex, triceps reflex, biceps reflex, plantar respnse -1- -2- -3- -4- Diagnstic prcedures Venapuncture -1- -2- -3- -4- arterial puncture -1- -2- -3- -4- finger prick -1- -2- -3- -4- preparatin and examinatin f bld film -1- -2- -3- -4- preparatin and examinatin f urinary -1- -2- -3- -4- sediment preparatin and examinatin f sputum -1- -2- -3- -4- preparatin and examinatin f stl -1- -2- -3- -4- Gram stain -1- -2- -3- -4- Ziehl Nielsen -1- -2- -3- -4- X-ray examinatin: plain film -1- -2- -3- -4- X-ray cntrast examinatin -1- -2- -3- -4- CT-scan -1- -2- -3- -4- NMR/MRI -1- -2- -3- -4- scintigraphic examinatin -1- -2- -3- -4- Echgraphy -1- -2- -3- -4- gastric endscpy -1- -2- -3- -4- Prctscpy -1- -2- -3- -4- kidney r liver bipsy -1- -2- -3- -4- tapping ascites -1- -2- -3- -4- pleural tap -1- -2- -3- -4- pathlgical examinatin f bipsy -1- -2- -3- -4- electrcardigraphy -1- -2- -3- -4- exercise ECG testing -1- -2- -3- -4- Phncardilgraphy -1- -2- -3- -4-86 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Dppler examinatin -1- -2- -3- -4- Hlter examinatin -1- -2- -3- -4- cardiac catheterizatin -1- -2- -3- -4- autmatic bld pressure measurement -1- -2- -3- -4- echcardigraphy -1- -2- -3- -4- lung functin tests/spirmetry -1- -2- -3- -4- histamine prvcatin test -1- -2- -3- -4- allergy tests -1- -2- -3- -4- hyperventilatin prvcatin test -1- -2- -3- -4- perfusin/ventilatin scan -1- -2- -3- -4- Brnchscpy -1- -2- -3- -4- jint aspiratin -1- -2- -3- -4- Therapeutic skills t advice a patient abut life-style -1- -2- -3- -4- t prescribe a diet -1- -2- -3- -4- subcutaneus and intramuscular injectin -1- -2- -3- -4- administratin f insulin -1- -2- -3- -4- intravenus cannulatin -1- -2- -3- -4- muth t muth resuscitatin -1- -2- -3- -4- cardiac massage -1- -2- -3- -4- initiate resuscitatin -1- -2- -3- -4- nasgastric tube -1- -2- -3- -4- Cntraventil needle (needle -1- -2- -3- -4- decmpressin) WSD -1- -2- -3- -4- Endscpy -1- -2- -3- -4- bladder catheter -1- -2- -3- -4- renal dialysis -1- -2- -3- -4- sclertherapy fr varicse veins -1- -2- -3- -4- Neurlgy: Skills list Physical examinatin Level f expected ability Cranial nerve functin assessment f sense f smell -1- -2- -3- -4- inspectin f width f palpebral cleft -1- -2- -3- -4- inspectin f pupils (size and shape) -1- -2- -3- -4- pupillary reactin t light -1- -2- -3- -4- pupillary reactin f clse bjects -1- -2- -3- -4- assessment f extra-cular mvements -1- -2- -3- -4- assessment f diplpia -1- -2- -3- -4- assessment f nystagmus -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 87
crneal reflex -1- -2- -3- -4- assessment f visual fields -1- -2- -3- -4- test visual acuity -1- -2- -3- -4- fundscpy assessment f pupil -1- -2- -3- -4- assessment f facial symmetry -1- -2- -3- -4- assessment f strength f tempral and -1- -2- -3- -4- masseter muscles assessment f facial sensatin -1- -2- -3- -4- assessment f facial mvements -1- -2- -3- -4- assessment f taste -1- -2- -3- -4- assessment f hearing (lateralizatin, air -1- -2- -3- -4- and bne cnductin) assessment f swallwing -1- -2- -3- -4- inspectin f palate -1- -2- -3- -4- test gag reflex -1- -2- -3- -4- assessment f sternmastid and trapezius -1- -2- -3- -4- muscles tngue, inspectin at rest -1- -2- -3- -4- tngue, inspectin and assessment f mtr system (e.g. sticking ut) -1- -2- -3- -4- The mtr system inspectin: psture, habitus invluntary -1- -2- -3- -4- mvements assessment f passive stretch -1- -2- -3- -4- assessment f muscle strength -1- -2- -3- -4- assessment f strength f individual muscles -1- -2- -3- -4- Crdinatin inspectin f gait (nrmal, n heels, n -1- -2- -3- -4- tes, hpping in ne place, heel-t-te) shallw knee bend -1- -2- -3- -4- Rmberg s test -1- -2- -3- -4- reactin t a push (balance) -1- -2- -3- -4- pint-t-pint testing: between index finger -1- -2- -3- -4- and nse pint-t-pint testing: heel n ppsite -1- -2- -3- -4- knee, running dwn t big te testing fr dysdiadchkinesis -1- -2- -3- -4- The sensry system assessment f sense f pain -1- -2- -3- -4- assessment f sense f temperature -1- -2- -3- -4- assessment f light tuch -1- -2- -3- -4-88 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN assessment f extinctin phenmenn -1- -2- -3- -4- assessment f vibratin -1- -2- -3- -4- assessment f psitin sense -1- -2- -3- -4- assessment f discriminative sensatins (e.g. steregnsis) -1- -2- -3- -4- Radicullar sensatin disrders Lasègue s sign -1- -2- -3- -4- Higher functins assessment f level f cnsciusness by -1- -2- -3- -4- means f Glasgw cma scale assessment f rientatin -1- -2- -3- -4- assessment f aphasia -1- -2- -3- -4- assessment f apraxia -1- -2- -3- -4- assessment f agnsia -1- -2- -3- -4- assessment f new learning ability -1- -2- -3- -4- assessment f memry -1- -2- -3- -4- assessment f cncentratin -1- -2- -3- -4- Reflexes Physilgical Reflexes tendn reflexes (biceps, reflex, triceps reflex -1- -2- -3- -4- knee reflex, ankle reflex) plantar respnse -1- -2- -3- -4- abdminal reflexes -1- -2- -3- -4- cremaster reflex -1- -2- -3- -4- anal reflex -1- -2- -3- -4- Pathlgical Reflexes Hffmann-Trömner sign -1- -2- -3- -4- Plantar respnse (Babinski Grup) -1- -2- -3- -4- Primitive Reflexes snut reflex -1- -2- -3- -4- rting reflex -1- -2- -3- -4- grasp reflex -1- -2- -3- -4- glabela reflex -4- palmmental Reflex -4- Others detectins f neck stiffness -1- -2- -3- -4- assessment f fntanelles -1- -2- -3- -4- patrick s and cntra Patrick s sign -1- -2- -4- -4- chvstek s sign -1-2- -4- Standar Kmpetensi Dkter 89
Additinal diagnstic investigatins X-ray skull -1- -2- -3- -4- X-ray spine -1- -2- -3- -4- Seldinger angigraphy -1- -2- -3- -4- Myelgraphy -1- -2- -3- -4- Caudgraphy -1-2- -3- -4- CT-scan f cerebrum -1- -2- -3- -4- EEG -1- -2- -3- -4- EMG, EMNG -1- -2- -3- -4- ENG 2- Brain mapping -2 - PET, SPECT -2 visual evked respnse examinatin, -1- -2- -3- -4- BAEP, SSEP digital substractin angigraphy -1- -2- -3- -4- duplex-scan f vessels -1- -2- -3- -4- bipsy f muscle -1- -2- -3- -4- lumbar puncture -1- -2- -3- -4- lumbar puncture, Queckenstedt test -1- -2- -3- -4- MRI, MRA -1- -2- -3- -4- Therapeutic skills Laminectmy -1- -2- -3- -4- therapeutic spinal tap -1- -2- -3- -4- pening the skull -1- -2- -3- -4- surgery fr acustic neurma -1- -2- -3- -4- surgery f pituitary gland -1- -2- -3- -4- surgery fr extradural haemrrhage -1- -2- -3- -4- surgery fr subdural haemrrhage -1- -2- -3- -4- surgery fr cerebral tumur -1- -2- -3- -4- surgery fr carpal/tarsal tunnel syndrme -1- -2- -3- -4- surgery fr intra cerebral aneurysm -1- -2- -3- -4- The spine Inspectin at rest -1- -2- -3- -4- Inspectin in mtin -1- -2- -3- -4- Percussin fr tenderness -1- -2- -3- -4- Palpatin fr tenderness -1- -2- -3- -4- Palpatin fr pain n vertical pressure -1- -2- -3- -4- Assessment f lumbar flectins -1- -2- -3- -4-90 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Psychiatry: Skills list Histry taking Level f expected ability psychiatric histry taking, frm the patient, -1- -2- -3- -4- general psychiatric histry taking, frm the patient, -1- -2- -3- -4- bigraphical details psychiatric histry taking, scial histry -1- -2- -3- -4- psychiatric histry taking, frm a third persn -1- -2- -3- -4- Psychiatric examinatin assessment f cnsciusness -1- -2- -3- -4- assessment f perceptin -1- -2- -3- -4- assessment f rientatin -1- -2- -3- -4- assessment f intelligence -1- -2- -3- -4- assessment f memry -1- -2- -3- -4- assessment f thught (frm and cntents) -1- -2- -3- -4- assessment f affect -1- -2- -3- -4- assessment f md -1- -2- -3- -4- assessment f actins -1- -2- -3- -4- assessment f desire -1- -2- -3- -4- impressin, general, systematic descriptin -1- -2- -3- -4- being aware f persnal reactins evked -1- -2- -3- -4- by seeing a patient assessment f suicidal risk -1- -2- -3- -4- Identifying prblems identifying prblem with the patient alne -1- -2- -3- -4- identifying prblem with the cuple (i.e. -1- -2- -3- -4- with partners) identifying prblem with the family -1- -2- -3- -4- identifying prblem in a crisis situatin -1- -2- -3- -4- identifying prblem after suicide attempt -1- -2- -3- -4- identifying prblem with a grup -1- -2- -3- -4- presenting psychiatric prblem t -1- -2- -3- -4- clleagues Additinal examinatin administering Mini Mental State Exam -1- -2- -3- -4- hme visit -1- -2- -3- -4- psychlgical examinatin -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 91
recgnitin and interpretatin f the -1- -2- -3- -4- repeating patterns in interactin T diagnse mst likely accrding t DSM -1- -2- -3- -4- IIIR main criteria indicatin fr psychiatric hspitalizatin -1- -2- -3- -4- Therapy cnsulting team, participatin in -1- -2- -3- -4- cnsultatin ccupatinal therapy -1- -2- -3- -4- play therapy -1- -2- -3- -4- creative therapy -1- -2- -3- -4- psychmtr therapy -1- -2- -3- -4- electrcnvulsin therapy (ECT) -1- -2- -3- -4- cunselling therapy -1- -2- -3- -4- behaviur therapy -1- -2- -3- -4- psychtherapy -1- -2- -3- -4- hypntherapy -1- -2- -3- -4- Paediatrics: Skills list Histry taking Level f expected ability histry taking frm third party -1- -2- -3- -4- taking a feeding histry -1- -2- -3- -4- histry taking lder child -1- -2- -3- -4- talking with anxius parents/ parents with a very ill child -1- -2- -3- -4- Physical examinatin general physical examinatin with special attentin t age f patient -1- -2- -3- -4- Newbrn and infant assessment f general cnditin, arusal, behaviur, -1- -2- -3- -4- crying lking fr cngenital malfrmatins -1- -2- -3- -4- palpatin f fntanelles -1- -2- -3- -4- mr respnse -1- -2- -3- -4- palmar grasp reflex -1- -2- -3- -4- rting reflex/suck reflex -1- -2- -3- -4- stepping reflexes -1- -2- -3- -4- vertical suspensin psitining -1- -2- -3- -4- asymmetric tnic neck reflex -1- -2- -3- -4- anal reflex -1- -2- -3- -4- examinatin f hips -1- -2- -3- -4-92 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN All ages physical and develpmental assessment -1- -2- -3- -4- assessment f speech and language develpment -1- -2- -3- -4- weight -1- -2- -3- -4- measurement f bdy length -1- -2- -3- -4- measurement f head circumference -1- -2- -3- -4- measurement f bld pressure -1- -2- -3- -4- measurement f temperature -1- -2- -3- -4- measurement f bdy mass index -1- -2- -3- -4- Therapeutic skills, examinatins and peratin f the child prescriptin f fd fr infant, In term a mther can -1- -2- -3- -4- understand assessment f visin -1- -2- -3- -4- ewing test -1- -2- -3- -4- finger prick -1- -2- -3- -4- venepuncture -1- -2- -3- -4- insertin f cannula (peripheral vein) -1- -2- -3- -4- insertin f cannula (central venus) -1- -2- -3- -4- rumple Leed Test -1- -2- -3- -4- intubatin -1- -2- -3- -4- resuscitatin -1- -2- -3- -4- rpharyngeal tube insertin -1- -2- -3- -4- lung functin test, peak flw meter -1- -2- -3- -4- cranial ultrasund -1- -2- -3- -4- EEG -1- -2- -3- -4- lumbar puncture -1- -2- -3- -4- echcardigraphy -1- -2- -3- -4- cardiac catheterizatin -1- -2- -3- -4- Surgery: Skill list Physical examinatin Level f expected ability general physical examinatin -1- -2- -3- -4- digital rectal examinatin -1- -2- -3- -4- bimanual ginjal -1- -2- -3- -4- Orthpaedic examinatin assessment f muscle atrphy -1- -2- -3- -4- determinatin range f mtin f head -1- -2- -3- -4- inspectin shulder / upper extremity -1- -2- -3- -4- test functin f shulder jint -1- -2- -3- -4- test functin f muscles and elbw jint -1- -2- -3- -4- test functin f wrist jint, metacarpal and finger -1- -2- -3- -4- jints inspectin f psture f spine/pelvis -1- -2- -3- -4- inspectin f scapula psitin -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 93
inspectin f flexin and extensin f back -1- -2- -3- -4- assessment f lumbar flexin -1- -2- -3- -4- palpatin f spine, sacr-iliac jints, back muscles -1- -2- -3- -4- inspectin f gait -1- -2- -3- -4- measurement f length f lwer extremities -1- -2- -3- -4- hip: assessment f flexin and extensin, adductin, -1- -2- -3- -4- abductin and rtatin knee : assessment f cruciate ligaments, cllateral -1- -2- -3- -4- ligaments assessment f menisci -1- -2- -3- -4- feet : inspectin f psture and shape -1- -2- -3- -4- feet : assessment f drsal / plantar flexin, inversin, eversin -1- -2- -3- -4- Examinatin f patient with varicse veins Trendelenburg test -1- -2- -3- -4- Perthes test -1- -2- -3- -4- Examinatin f arterial vascular disrders psture tests f arterial insufficiency -1- -2- -3- -4- reactive hyperaemia test f arterial insufficiency -1- -2- -3- -4- capillary refill -1- -2- -3- -4- Examinatin f abdminal hernia inspectin f grin during increased abdminal -1- -2- -3- -4- pressure palpatin f hernia -1- -2- -3- -4- Examinatin f male genitalia palpatin f penis, testes, epididymis spermatic duct -1- -2- -3- -4- transilluminatin f scrtum -1- -2- -3- -4- urethral swab -1- -2- -3- -4- Accident and emergency first aid -1- -2- -3- -4- assessment f cnsciusness by means f Glasgw -1- -2- -3- -4- cma scale external cardiac massage -1- -2- -3- -4- muth-t-muth/ nse resuscitatin -1- -2- -3- -4- mask ventilatin -1- -2- -3- -4- Intubatin -1- -2- -3- -4- assessment and care external injuries (wunds, -1- -2- -3- -4- bleeding, burns, distrtin, dislcatin, fractures) stp bleeding (direct pressure, pressure pint, -1- -2- -3- -4- pressure bandage) transprt f casualty -1- -2- -3- -4- Heimlich maneuvre -1- -2- -3- -4- apply a bandage -1- -2- -3- -4- fluid rescucitatin -1- -2- -3- -4-94 Standar Kmpetensi Dkter
Additinal examinatin radigraphy (plane films) -1- -2- -3- -4- Arthrgraphy -1- -2- -3- -4- Arterigraphy -1- -2- -3- -4- Scintiscan -1- -2- -3- -4- CT -1- -2- -3- -4- MRI -1- -2- -3- -4- ultrasund -1- -2- -3- -4- Endscpy -1- -2- -3- -4- bipsy -1- -2- -3- -4- Urflwmetry -1- -2- -3- -4- micturating cystgraphy -1- -2- -3- -4- urdynamic examinatin -1- -2- -3- -4- Reflek bulbkaverns -1- -2- -3- -4- Therapeutic skills pre-perative preparatin f perative field fr -1- -2- -3- -4- minr surgery, asepsis, antisepsis, lcal anaesthesia preparatin t watch/t assist in theatre scrub-up, -1- -2- -3- -4- gwn up, put n sterile glves etc) infiltratin anaesthesia -1- -2- -3- -4- lcal nerve blck -1- -2- -3- -4- incisin and drainage f abscess -1- -2- -3- -4- wund cleaning -1- -2- -3- -4- wund debridement with scalpel and scissrs -1- -2- -3- -4- wund stitching -1- -2- -3- -4- wund, remval f sutures -1- -2- -3- -4- wund care fr burns -1- -2- -3- -4- apply a pressure dressing -1- -2- -3- -4- fracture repsitining, clsed -1- -2- -3- -4- fracture stabilisatin (withut plaster) -1- -2- -3- -4- reductin f dislcatin -1- -2- -3- -4- apply a sling -1- -2- -3- -4- nail bed cauterisatin -1- -2- -3- -4- nail remval -1- -2- -3- -4- nasgastric suctin -1- -2- -3- -4- nasgastric insertin -1- -2- -3- -4- urethral catheterizatin in male -1- -2- -3- -4- urethral catheterizatin in female -1- -2- -3- -4- Clean intermitten chatheterizatin (Neurpathic -1- -2- -3- -4- blader) Circumcisin -1- -2- -3- -4- drsumcircumcisin -1- -2- -3- -4- Pungsi suprapubik -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 95
clstmy, changing the bag -1- -2- -3- -4- enema -1- -2- -3- -4- injectin f varices with sclersant -1- -2- -3- -4- venus cannulatin -1- -2- -3- -4- administratin f analgesics -1- -2- -3- -4- t attend nclgical patient regarding scial and psychlgical issues -1- -2- -3- -4- Operative surgery Every dctr shuld have attended the theatre several times t bserve different peratins. This experience shuld give him/her an impressin f what ges in surgery during peratin, wrking with a team, the burden f surgery fr a patient, and the relatinship with pre-and pstperative care. Gynaeclgy / bstetrics : Skills list Gynaeclgy Level f expected ability Physical examinatin general physical examinatin including breast -1- -2- -3- -4- inspectin and palpatin f external genitalia -1- -2- -3- -4- speculum examinatin: inspectin f vagina and -1- -2- -3- -4- cervix bimanual examinatin : palpatin f vagina, cervix, -1- -2- -3- -4- uterine crpus, varies rectal examinatin : palpatin f puch f Duglas, -1- -2- -3- -4- uterus cmbined rect-vaginal septum -1- -2- -3- -4- Additinal diagnstic examinatin genital discharge : smell -1- -2- -3- -4- genital discharge : ph -1- -2- -3- -4- genital discharge : gram stain -1- -2- -3- -4- genital discharge : vaginal swab -1- -2- -3- -4- genital discharge : examinatin with saline -1- -2- -3- -4- genital discharge : examinatin with ptassium -1- -2- -3- -4- hydrxide endcervical swab and cervical scraping -1- -2- -3- -4- clpscpy -1- -2- -3- -4- abdminal ultrasund examinatin f uterus -1- -2- -3- -4- vaginal ultrasund examinatin f uterus -1- -2- -3- -4- curettage -1- -2- -3- -4- suctin curettage -1- -2- -3- -4- laparscpy, diagnstic -1- -2- -3- -4-96 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Additinal diagnstic tests fr sub fertility physical examinatin f male genitalia -1- -2- -3- -4- assessment f results f semen examinatin -1- -2- -3- -4- basal temperature curve, instructin, assessment f -1- -2- -3- -4- results examinatin f cervical mucus, fern test -1- -2- -3- -4- pst-cital test, btaining material, preparing and -1- -2- -3- -4- assessing slide hyster salpinggraphy -1- -2- -3- -4- insufflatin f Fallpian tubes -1- -2- -3- -4- artificial inseminatin -1- -2- -3- -4- Therapy and preventin instructins fr self-examinatin f breasts -1- -2- -3- -4- insertin f pessary -1- -2- -3- -4- insertin f urinary catheter -1- -2- -3- -4- electr-r crycagulatin cervix -1- -2- -3- -4- laparscpy, therapeutic -1- -2- -3- -4- Cntraceptin/ sterillizatin advise abut cntraceptin -1- -2- -3- -4- insertin I.U.D -1- -2- -3- -4- laparscpic sterilizatin -1- -2- -3- -4- Obstetrics Selectin f high-risk pregnancy fr Hspitalizatin/ clinical care -1- -2- -3- -4- Pregnancy attending pregnant wmen -1- -2- -3- -4- inspectin f abdmen f pregnant wman -1- -2- -3- -4- palpatin : fundal height, Lepld s maneuvre, -1- -2- -3- -4- external assessment f psitin assessment f fetal heart rate -1- -2- -3- -4- internal examinatin in early pregnancy -1- -2- -3- -4- pelvic examinatin -1- -2- -3- -4- pregnancy test, urine -1- -2- -3- -4- CTG : perfrmance and interpretatin -1- -2- -3- -4- ultrasund examinatin -1- -2- -3- -4- amnicentesis -1- -2- -3- -4- chrinic bipsy -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 97
Practical bstetrics Nrmal Delivery attending wman in labur -1- -2- -3- -4- CTG : perfrmance and interpretatin -1- -2- -3- -4- bstetric examinatin (assessment f cervix, -1- -2- -3- -4- dilatatin, membranes, presentatin f fetus, descent) artificial rupture f membranes -1- -2- -3- -4- insertin f catheter fr intra-uterine pressure -1- -2- -3- -4- inspectin and supprt f perineum -1- -2- -3- -4- lcal anaesthesia f perineum -1- -2- -3- -4- pudendal anaesthesia -1- -2- -3- -4- epidural anaesthesia -1- -2- -3- -4- episitmy -1- -2- -3- -4- receive/ hld newbrn -1- -2- -3- -4- aspiratin f muth/thrat f newbrn infant -1- -2- -3- -4- recrd Apgar scre -1- -2- -3- -4- clamp crd/separatin f placenta -1- -2- -3- -4- examinatin umbilical crd -1- -2- -3- -4- physical examinatin f newbrn -1- -2- -3- -4- pstpartum : examinatin fundal height, placenta: -1- -2- -3- -4- lse/ retained delivery f placenta -1- -2- -3- -4- examinatin f placenta and umbilical crd -1- -2- -3- -4- measure/estimate lss f bld, after delivery -1- -2- -3- -4- repair f episitmy and laceratins -1- -2- -3- -4- chemical inductin f labur -1- -2- -3- -4- supprt delivery in breech presentatin -1- -2- -3- -4- fetal bld sampling -1- -2- -3- -4- assisted vaginal delivery -1- -2- -3- -4- caesarean sectin -1- -2- -3- -4- manual remval f placenta -1- -2- -3- -4- Puerperium assist and check mther and newbrn -1- -2- -3- -4- assessment f lchia -1- -2- -3- -4- palpatin f psitin f fundus -1- -2- -3- -4- breasts : inspectin, lactatin -1- -2- -3- -4- advice n hygiene -1- -2- -3- -4- discussing cntraceptin -1- -2- -3- -4- inspectin episitmy scar -1- -2- -3- -4- inspectin caesarean sectin scar -1- -2- -3- -4-98 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Dermatlgy: Skills list Physical examinatin Level f expected ability skin, inspectin with magnifying glass -1- -2- -3- -4- skin, inspectin with UVA-light (Wd s lamp) -1- -2- -3- -4- nails, inspectin -1- -2- -3- -4- dermgraphism -1- -2- -3- -4- skin palpatin -1- -2- -3- -4- Terminlgy f skin lesins skin lesins descriptin with primary and secndary changes, as well as size, distributin, expansin and cnfiguratin -1- -2- -3- -4- Additinal examinatin f dermatlgical prblems preparatin and assessment f ptassium hydrxide -1- -2- -3- -4- slide preparatin and assessment f methylen blue slide -1- -2- -3- -4- preparatin and assessment f gram stain -1- -2- -3- -4- urethral swab -1- -2- -3- -4- anal swab -1- -2- -3- -4- parasite identificatin -1- -2- -3- -4- punch bipsy -1- -2- -3- -4- patch test -1- -2- -3- -4- prick test -1- -2- -3- -4- clpscpy fr cndylmata acuminata -1- -2- -3- -4- prctscpy -1- -2- -3- -4- Therapy f skin diseases skin, incisin/ drainage f abscess -1- -2- -3- -4- skin, excisin f tumur -1- -2- -3- -4- crytherapy n tumurs -1- -2- -3- -4- warts, crytherapy -1- -2- -3- -4- acne, treatment f cmednes -1- -2- -3- -4- wund care -1- -2- -3- -4- t apply a dressing -1- -2- -3- -4- varicse veins, cmpressive sclertherapy -1- -2- -3- -4- varicse veins, ambulant cmpressive therapy n -1- -2- -3- -4- venus leg ulcer haemrrhids -1- -2- -3- -4- masking therapy -1- -2- -3- -4- phttherapy -1- -2- -3- -4- Preventin cntact tracing -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 99
Otrhinlarynglgy (ENT): Skills list Diagnstic skills Ears, hearing, equilibrium Level f expected ability inspectin f auricle, psitin f ear and mastid -1- -2- -3- -4- examinatin f external auditry meatus with tscpe -1- -2- -3- -4- examinatin f thympanic membrane with tscpe -1- -2- -3- -4- use f head mirrr -1- -2- -3- -4- use f head light -1- -2- -3- -4- hearing tests, tuning frk examinatin (Weber, Rinne, -1- -2- -3- -4- Schwabach) hearing tests, with whispering vice -1- -2- -3- -4- tne audimetry -1- -2- -3- -4- speech audimetry -1- -2- -3- -4- audilgical examinatin f children -1- -2- -3- -4- pneumatic tscpy (Siegle) -1- -2- -3- -4- perfrmance and interpretatin f tympanmetry -1- -2- -3- -4- vestibular examinatin -1- -2- -3- -4- ewing test -1- -2- -3- -4- electrnystagmgraphy -1- -2- -3- -4- Nse, sinuses inspectin f shape f nse and nstrils -1- -2- -3- -4- assessment f nasal bstructin -1- -2- -3- -4- testing sense f smell -1- -2- -3- -4- anterir rhinscpy -1- -2- -3- -4- transilluminatin f frntal sinuses -1- -2- -3- -4- naspharyngscpy -1- -2- -3- -4- ultrasund f sinuses -1- -2- -3- -4- radilgy f sinuses, interpretatin -1- -2- -3- -4- Muth, thrat, speech, esphagus, neck test taste sensatin -1- -2- -3- -4- inspectin lips and ral cavity -1- -2- -3- -4- inspectin tnsils -1- -2- -3- -4- assessment f mbility f tngue -1- -2- -3- -4- assessment f mbility f hypglssal muscles -1- -2- -3- -4- palpatin f salivary glands (submandibular, partid) -1- -2- -3- -4- inspectin f base f tngue (with laryngscpe) -1- -2- -3- -4- inspectin f naspharynx cavity (with -1- -2- -3- -4- naspharyngscpe, head mirrr and laryngscpe) inspectin f hyppharynx (with laryngscpe/ -1- -2- -3- -4- hyppharyngscpe) thrat swab -1- -2- -3- -4- laryngscpy, indirect -1- -2- -3- -4-100 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN ENT Surgery laryngscpy, direct -1- -2- -3- -4- assessment f vice and speech -1- -2- -3- -4- speech assessment -1- -2- -3- -4- esphagscpy -1- -2- -3- -4- inspectin f neck -1- -2- -3- -4- palpatin f branchial lymph ndes -1- -2- -3- -4- palpatin f thyrid gland -1- -2- -3- -4- Therapeutic skills plitzerizatin test -1- -2- -3- -4- valsalva maneuvre -1- -2- -3- -4- insert cttn wl prbe in ear -1- -2- -3- -4- cleaning external auditry meatus with swab -1- -2- -3- -4- remval f wax with hk r curette -1- -2- -3- -4- syringing the ear -1- -2- -3- -4- paracentesis -1- -2- -3- -4- ear, remval f freign bdy -1- -2- -3- -4- insertin f grmmet -1- -2- -3- -4- t adjust hearing aid -1- -2- -3- -4- stpping a nse bleed -1- -2- -3- -4- packing the nse -1- -2- -3- -4- nse; remving f freign bdy -1- -2- -3- -4- sinus lavage -1- -2- -3- -4- puncture f sinuses -1- -2- -3- -4- antrscpy -1- -2- -3- -4- trachestmy -1- -2- -3- -4- intubatin -1- -2- -3- -4- Every dctr shuld have attended several peratins n the ear, nses and thrat during his training Ophthalmlgy : Skills list General phthalmlgic examinatin Visin Level f expected ability assessment f visin -1- -2- -3- -4- assessment f visin, infant/ child -1- -2- -3- -4- Refractin assessment f refractin, subjective -1- -2- -3- -4- assessment f refractin, bjective (refractmetry keratmeter) -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 101
Visual fields visual fields, Dnders cnfrntatin test -1- -2- -3- -4- visual fields, Amsler panes -1- -2- -3- -4- External inspectin eyelids, inspectin -1- -2- -3- -4- eyelids, inspectin bye eversin f upper lid -1- -2- -3- -4- eyelash, inspectin -1- -2- -3- -4- cnjunctivae, inspectin, including frnix -1- -2- -3- -4- sclerae, inspectin -1- -2- -3- -4- lacrimal apparatus, inspectin -1- -2- -3- -4- lymph ndes, pre-auricular, palpatin -1- -2- -3- -4- Psitin f eyes psitin with crneal reflex images -1- -2- -3- -4- psitin with cver test -1- -2- -3- -4- eye mvements, examinatin -1- -2- -3- -4- bincular visin, assessment -1- -2- -3- -4- Pupils Media Pupils, inspectin -1- -2- -3- -4- Pupils, direct reactin t light and cnvergence -1- -2- -3- -4- media f eye, inspectin by transilluminatin -1- -2- -3- -4- crnea, inspectin -1- -2- -3- -4- crnea, inspectin with flurescein -1- -2- -3- -4- crnea, determinatin f sensatin -1- -2- -3- -4- anterir chamber, inspectin -1- -2- -3- -4- iris, inspectin -1- -2- -3- -4- lens, inspectin -1- -2- -3- -4- slit-lamp examinatin -1- -2- -3- -4- Fundi fundscpy, bringing the fundus int fcus -1- -2- -3- -4- ptic disc, inspectin, discriminatin between nrmal -1- -2- -3- -4- and abnrmal retina vessels, inspectin, discriminatin between nrmal and abnrmal -1- -2- -3- -4- Intra-cular pressure intra-cular pressure, estimatin by palpatin -1- -2- -3- -4- intra-cular pressure, measurement by indentatin -1- -2- -3- -4- tnmeter (Schiötz) r nn-cntact-tnmeter intra-cular pressure, measurement by aplanatin tnmeter -1- -2- -3- -4-102 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Additinal general phthalmlgical examinatin determinatin f refractin after cyclplegia -1- -2- -3- -4- (skiascpy) fundus cntact lens examinatin, e.g. gniscpy -1- -2- -3- -4- measurement f lacrimal prductin -1- -2- -3- -4- measurement f exphthalms (Hertel) -1- -2- -3- -4- lacrimal ducts, rinse thrugh (Anel) -1- -2- -3- -4- Special phthalmlgical examinatin rthptic examinatin -1- -2- -3- -4- perimetry -1- -2- -3- -4- cntact lenses (examinatin) -1- -2- -3- -4- clur visin test -1- -2- -3- -4- electrretingraphy -1- -2- -3- -4- electr-culgraphy -1- -2- -3- -4- eye, visual evked ptentials (VEP/VER) -1- -2- -3- -4- eye, flurescein angigraphy (FAG) -1- -2- -3- -4- eye, echgraphic examinatin: ultrasngraphy -1- -2- -3- -4- (USG) Therapeutic skills eye drps instillatin -1- -2- -3- -4- eye intment applicatin -1- -2- -3- -4- fld cular tissue -1- -2- -3- -4- eye, eversin upper eyelid with swab (remval f -1- -2- -3- -4- freign bdy) t apply eyes dressing -1- -2- -3- -4- eye, remval f cntact lens r eye prsthesis -1- -2- -3- -4- remval f eye lashes -1- -2- -3- -4- crnea, remval f freign bdy and debris -1- -2- -3- -4- Surgical therapy eye, laser therapy -1- -2- -3- -4- cataract, surgery -1- -2- -3- -4- squint, surgery -1- -2- -3- -4- vitrectmy -1- -2- -3- -4- glaucma surgery, trabecultmy -1- -2- -3- -4- crneal transplantatin -1- -2- -3- -4- eye, crycagulatin : e.g. cyclcrycagulatin -1- -2- -3- -4- eyelid surgery (chalazin remval, entrpin, -1- -2- -3- -4- ectrpin, ptsis) detached retina, surgery -1- -2- -3- -4- Standar Kmpetensi Dkter 103
General practice : Skills list The eye Level f expected ability remval f freign bdy (cnjunctiva) -1- -2- -3- -4- remval f freign bdy (crnea) -1- -2- -3- -4- The ear remval f wax syringe -1- -2- -3- -4- remval f freign bdy (by syringing ear) -1- -2- -3- -4- External and internal genitalia endcervical swab -1- -2- -3- -4- examinatin f discharge (taking swab fr culture, preparatin f slide with saline and ptassium hydrxide) -1- -2- -3- -4- The arm drainage f bursa, ganglin -1- -2- -3- -4- t apply a dressing (sling, shulder bandage, finger bandage, hand bandage) -1- -2- -3- -4- The leg treatment f leg ulcers -1- -2- -3- -4- t apply a dressing (leg bandage, ft bandage, ankle bandage, knee bandage) -1- -2- -3- -4- Skin, mucsa and subcutaneus tissue administratin f drugs, intravenus -1- -2- -3- -4- administratin f drugs, intramuscular -1- -2- -3- -4- administratin f drugs, subcutaneus -1- -2- -3- -4- administratin f drugs, intracutaneus -1- -2- -3- -4- applicatin f tpical anaesthetics (drps, spray) -1- -2- -3- -4- administratin f lcal anaesthetics -1- -2- -3- -4- administratin f nerve blck -1- -2- -3- -4- incisin f abscess -1- -2- -3- -4- excisin f warts -1- -2- -3- -4- wund care -1- -2- -3- -4- suture a wund -1- -2- -3- -4- treatment f burns -1- -2- -3- -4- remval f splinter -1- -2- -3- -4- disinfectin -1- -2- -3- -4-104 Standar Kmpetensi Dkter
15 KONSIL KEDOKTERAN Labratry investigatin, bld finger prick -1- -2- -3- -4- determinatin f sedimentatin rate -1- -2- -3- -4- determinatin f Hb -1- -2- -3- -4- determinatin f bld glucse cncentratin -1- -2- -3- -4- mnspt test -1- -2- -3- -4- Labratry investigatin, urine testing fr prtein -1- -2- -3- -4- testing fr glucse -1- -2- -3- -4- testing fr bile -1- -2- -3- -4- testing fr bld -1- -2- -3- -4- preparatin f slide and micrscpy f urine -1- -2- -3- -4- dip slide methd (urine culture) -1- -2- -3- -4- pregnancy test -1- -2- -3- -4- testing fr Sputum -1- -2- -3- -4- labratry investigatin, faeces -1- -2- -3- -4- ccult bld -1- -2- -3- -4- prtza -1- -2- -3- -4- intestinal helminth -1- -2- -3- -4- death certificatin -1- -2- -3- -4- COMMUNICATION AND RECORDING (4) Frmulating rally and in writing Educating, advising and caching f individuals and grups Making a management plan Therapeutic cnsultatin Drug prescriptin Oral and written cmmunicatin with clleagues and ther health care prfessinal (referral, cnsultatin) Reprting and making recrd Infrmatin prcessing and applying (especially frm scientific literature) PUBLIC HEALTH MEDICINE (4) Preventin (vaccinatin plicy included) Recgnitin f hazardus behaviur and life style Perfrming directed medical examinatin Assessment f absent due t illness Perfrmance f envirnmental research Perfrmance f several interventins in the dmain f primary, secndary and tertiary preventin like vaccinatin, peridical medical examinatin, scial medical supprt and management, preventin f accident and set up a prgramme/ plan fr individuals, their envirnment r an institutin. Patient safety Standar Kmpetensi Dkter 105
106 Standar Kmpetensi Dkter