LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA SUKSES MULIA DESA KALITENGAH KECAMATAN PANCUR TAHUN 2021

dokumen-dokumen yang mirip
ANGGARAN DASAR (AD) BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DESA TEGALMULYO KECAMATAN KEMALANG KABUPATEN KLATEN PENDAHULUAN

PERATURAN DESA MEKARJAYA KECAMATAN CILELES KABUPATEN LEBAK NOMOR : 02 TAHUN 2016 TENTANG. PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes)

ANGGARAN DASAR (AD) BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DESA UJUNG TEBU KECAMATAN CIOMAS KABUPATEN SERANG PENDAHULUAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KETAPANG,

PEMERINTAH KABUPATEN ASAHAN SEKRETARIAT DAERAH Jalan Jenderal Sudirman No.5 Telepon K I S A R A N

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KARANGANYAR,

PERATURAN DESA PURO KECAMATAN KARANGMALANG KABUPATEN SRAGEN NOMOR 7 TAHUN 2016

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG

PEMERINTAH KABUPATEN TABALONG KECAMATAN TANTA KANTOR DESA WARUKIN Jln. Penghulu Soegeng-Warukin, Kec. Tanta, Kab. TabalongKode Pos 71561

KEPALA DESA JOJOGAN KECAMATAN WATUKUMPUL KABUPATEN PEMALANG PERATURAN DESA JOJOGAN NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI BENGKAYANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2011 NOMOR 12 SERI E PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANTEN,

PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK PERATURAN DAERAH KABUPATEN TRENGGALEK NOMOR 13 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN WONOGIRI

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI

KAB GRESIK _2015 DI _BATU

PERATURAN DESA ( PERDES ) NOMOR 07 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes)

BUPATI SEMARANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG NOMOR 7 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

GUBERNUR JAWA TENGAH

PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG. TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes)

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BURU NOMOR 33 TAHUN 2007 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BURU,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN GROBOGAN NOMOR 13 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

BAB III METODOLOGI ANALISIS

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BARRU TAHUN 2011 NOMOR 11 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BARRU NOMOR 11 TAHUN 2011 TENTANG

PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT NOMOR 10 TAHUN 2007 TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO

DESA TEGALREJO KABUPATEN BANYUWANGI PERATURAN DESA TEGALREJO NOMOR TAHUN 2015 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN

LEMBARAN DAERAH KOTA CILEGON TAHUN : 2012 NOMOR : 14 PERATURAN DAERAH KOTA CILEGON NOMOR 14 TAHUN 2012 TENTANG

2. Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan Mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam

PERATURAN DESA SIDOREJO NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG. PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA ( BUMDes ) TAHUN ANGGARAN 2016

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG. PEDOMAN PENDIRIAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes)

penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan bagi kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIAMIS NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SANGGAU NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN PERUSAHAAN DAERAH PUSAKA DARANANTE

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT

STANDAR OPERASIONAL DAN PROSEDUR PENGELOLA BUMDES (SOP PENGELOLA)

1,111,984, ,724,096 Persediaan 12 8,546,596, f, ,137, ,402,286 2h, 9 3,134,250,000 24,564,101,900

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 21 TAHUN 2006 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEMBRANA,

PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 11 TAHUN 2012

PROVINSI KALIMANTAN TENGAH BUPATI KATINGAN PERATURAN BUPATI KATINGAN NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG

11 LEMBARAN DAERAH Oktober KABUPATEN LAMONGAN 17/E 2006 SERI E PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR 20 TAHUN 2006 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT NOMOR 5 TAHUN 2011

BUPATI TAPIN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TAPIN NOMOR 05 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

PETUNJUK TEKNIS I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang dan Permasalahan

BUPATI SOLOK SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN SOLOK SELATAN NOMOR 8 TAHUN 2016

BUPATI SOLOK SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN SOLOK SELATAN NOMOR 7 TAHUN 2016

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA NOMOR : 6 TAHUN 2008 SERI D PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA NOMOR: 6 TAHUN 2008

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK

BUPATI PATI PERATURAN DAERAH KABUPATEN PATI NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

BUPATI SAMPANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN SAMPANG NOMOR : 2 TAHUN 2011 TENTANG

PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 3 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG. BADAN USAHA MILIK DESA ( BUMDes ) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

LEMBARAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT NOMOR 3 TAHUN 2012

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUNINGAN NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANTUL

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN DESA BANJARAN KECAMATAN BANJARAN KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA BANJARAN

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

NO SERI. E PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NO SERI. E

PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN DESA JATILOR KECAMATAN GODONG PERATURAN KEPALA DESA JATILOR NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG

Catatan 31 Maret Maret 2010

WALIKOTA SERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH KOTA SERANG NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DAERAH

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

KABUPATEN SRAGEN PERATURAN KEPALA DESA PURO NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN USAHA MILIK DESA PURO

-2- salah satu penyumbang bagi penerimaan Daerah, baik dalam bentuk pajak, dividen, maupun hasil Privatisasi. BUMD merupakan badan usaha yang seluruh

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 24 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

BUPATI MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 11 TAHUN 2010 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BREBES NOMOR 2 TAHUN 2017 T E N T A N G DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BREBES,

BUPATI BANYUMAS PROVINSIJAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUMAS NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA

PEMERINTAH KABUPATEN SUMENEP

PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO

PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG

BUMDES NOMOR 4 TAHUN 2014 PERATURAN DESA LIMPAKUWUS TENTANG

BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes)

QANUN ACEH NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG PEMBENTUKAN BANK ACEH SYARIAH BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG

PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NOMOR 3 TAHUN 2009 TENTANG

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 48 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN, TATA CARA PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

SAMBUTAN KEPALA DESA

Menimbang : a. Mengingat : 1.

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE/GCG)

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BULELENG NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEUANGAN DESA DAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI SIAK PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIAK NOMOR 18 TAHUN 2007 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SIAK,

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. III. 1. Sejarah Singkat Perkembangan Perusahaan. PI adalah perusahaan yang berbadan hukum CV (Commanditaire

2013, No d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BEKASI TAHUN 2010 NOMOR 2 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BEKASI NOMOR : 2 TAHUN 2010 TENTANG PEMBENTUKAN P.T. BEKASI PUTERA JAYA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG

BUPATI MERANGIN PROVINSI JAMBI PERATURAN DAERAH KABUPATEN MERANGIN NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DAERAH

BUPATI LOMBOK UTARA PERATURAN BUPATI LOMBOK UTARA NOMOR TAHUN 2013 TENTANG PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan Ruang Lingkup 2 BAB II KERANGKA UMUM PENYAJIAN 3 BAB III MATERI LAPORAN TAHUNAN 4

P E R A T U R A N D A E R A H

Transkripsi:

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA SUKSES MULIA DESA KALITENGAH KECAMATAN PANCUR TAHUN 2021 BERDIRI TANGGAL 18 DESEMBER 2018 DASAR HUKUM : PERDES NOMOR 07 TAHUN 2018 Sekretariat : Desa Kalitengah RT 03 RW 04 Kecamatan Pancur Kab. Rembang Kode Pos 59262

KATA PENGANTAR Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang maha Esa, karena atas berkah, rahmat dan ridlo-nya, maka Pelaporan Pertangungjawaban Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) SUKSES MULIA dapat disusun dan diselesaikan dengan baik. Pelaporan pertangunggjawaban pengelolaan ini digunakan sebagai wujud tanggung jawab pengelola BUMDes Sukses Mulia dalam menjalankan tugasnya selama satu tahun periode tahun 2020 Melalui pelaporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran perjalanan pengelolaan BUMDes Sukses Mulia dalam mengembangkan usaha-usahanya. Serta sebagai bahan evaluasi dalam membuat kegiatan di tahun berikutnya. Kami sampaikan terima kasih atas segala dukungan dan kerjasama kepada semua pihak yang berperan dalam kegiatan BUMDes Sukses Mulia semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati seluruh pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kalitengah, Januari 2021 Pengelola BUMDes Sukses Mulia SUMARSONO

DAFTAR ISI COVER KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang B Visi C Misi D Dasar Hukum E Profil Bumdes Sukses Mulia BAB II PERKEMBANGAN KEGIATAN BUMDES A Pengalian Potensi B Pembentukan Unit Usaha C Penyertaan Modal Desa D Perkembangan Unit Usaha BAB III REALISASI DAN RENCANA BUMDES SUKSES MULIA A Pelaksanaan Pengelolaan B Realisasi Kerja Pengurus Bumdes Tahun ini C Rencana Kerja Pengurus Bumdes D Permasalahan BAB IV LAPORAN KEUANGAN A Laporan Laba/Rugi B Neraca C Laporan Perubahan Modal D Laporan Arus Kas BAB V PEMBAGIAN LABA AKHIR TAHUN Sesuai AD/ART & Hasil Musyawarah BAB VI PENUTUP Lampiran

A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Organisasi ekonomi perdesaan menjadi bagian penting sekaligus masih menjadi titik lemah dalam rangka mendukung penguatan ekonomi perdesaan. Oleh karenanya diperlukan upaya sistematis untuk mendorong organisasi ini agar mampu mengelola aset ekonomi strategis di desa sekaligus mengembangkan jaringan ekonomi demi meningkatkan daya saing ekonomi perdesaan. Dalam konteks demikian, BUM Desa pada dasarnya merupakan bentuk konsolidasi atau penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi desa. Beberapa agenda yang bisa dilakukan antara lain: pengembangan kemampuan SDM sehingga mampu memberikan nilai tambah dalam pengelolaan aset ekonomi desa, mengintegrasikan produk-produk ekonomi perdesaan sehingga memiliki posisi nilai tawar baik dalam jaringan pasar, mewujudkan skala ekonomi kompetitif terhadap usaha ekonomi yang dikembangkan, menguatkan kelembagaan ekonomi desa, mengembangkan unsur pendukung seperti perkreditan mikro, informasi pasar, dukungan teknologi dan manajemen, prasarana ekonomi dan jaringan komunikasi maupun dukungan pembinaan dan regulasi. BUM Desa merupakan instrumen pendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi. Pendayagunaan potensi ini terutama bertujuan untuk peningkatan kesejahteran ekonomi warga desa melalui pengembangan usaha ekonomi mereka. Disamping itu, keberadaan BUM Desa juga memberikan sumbangan bagi peningkatan sumber pendapatan asli desa yang memungkinkan desa mampu melaksanakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat secara optimal. Memperhatikan beberapa hal tersebut diatas, maka Desa Kalitengah pada tanggal mendirikan Badan Usaha Milik Desa atau yang sering disebut BUMDes dan di beri nama SUKSES MULIA Dengan didirikannya BUMDes SUKSES MULIA tersebut kedepannya diharapkan mampu memanfaatkan potensi dan aset desa untuk membangun kesejahteraan warga desa Kalitengah karena bukan lagi program topdown atau paket program dari pemerintah daerah atau pusat, melainkan pembangunan desa yang digerakkan oleh kekuatan warga. Pada awal pendiriannya BUMDes SUKSES MULIA bermodalkan nol rupiah atau modal dengkul. Walaupun demikian bukan berarti BUMDes ini akan mandul, melainkan mampu berkembang dengan pesat. Hal ini dibuktikan dengan berkembangnya unit-unit usaha baru yang dikelola oleh BUMDes Sukses Mulia serta meningkatnya aset yang

dimiliki. Semua itu tidak lepas dari pada penggalian potensi diawal berdiri dalam menentukan unit operasional didasarkan pada sumber daya manusia dan sumber daya alam juga tak kalah penting adalah sumber daya Tuhan sebagai dasar pokok dalam mengembangkan usaha. Kondisi ini dijadikan sebagai dasar pembuatan laporan pertanggung jawaban oleh pengelola dalam pengelolaan BUMDes Sukses Mulia B. Visi Visi dari pendirian BUMDes SUKSES MULIA yaitu MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA KALITENGAH BERKELANJUTAN MELALUI PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM SENTRA PERDAGANGAN,JASA DAN PELAYANAN UMUM. C. Misi BUMDes SUKSES MULIA mempunyai misi sebagai berikut : a. Memanfaatkan SDA dan SDM Desa Kalitengah. b. Pengembangan ekonomi Desa Melalui Potensi Desa Kalitengah c. Meningkatkan ketahanan ekonomi dengan menggalakkan usaha ekonomi kerakyatan melalui program setrategis di bidang produksi pertanian, pemasaran, usaha kecil dan menengah, serta pariwisata d. Mengembangkan jaringan kerjasama ekonomi dengan berbagai pihak. e. Mengelola dana program yang masuk ke Desa bersifat dana bergulir terutama dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pengembangan usaha ekonomi desa. D. Dasar Hukum Untuk dapat menjalankan kegiatan usaha, BUMDes Sukses Mulia berpedoman pada: 1. UU No. 32 Tahun 2004 pasal 213 tentang BUMDes; 2. UU No. 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM); 3. UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa pasal 87 dan 88; 4. PP No. 43 tahun 2014 dan PP No. 47 tahun 2015 tentang Perubahan PP No. 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Desa, khususnya BAB VIII tentang BUM Desa pasal 132 terkait dengan pendirian BUM Desa; 5. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia No.4 Tahun 2015 Tentang Pendirian, Pengurusan, dan Pengelolaan, dan Pembubaran Bumdes;

6. PERDA atau PERBUB Kab. Rembang tentang tata cara pengelolaan Badan Usaha Milik Desa; 7. Peraturan Desa Kalitengah Nomor 07 Tahun 2018 tentang Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) SUKSES MULIA E. Profil Bumdes Sukses Mulia Nama BUMDes : SUKSES MULIA Tanggal Berdiri : 18 Desember 2018 Struktur Organisasi Penasehat : Ansori (Kepala Desa Kalitengah) Pengawas : Sahuri (Ketua BPD) : Suhadi : Imam Santoso Direktur : Sumarsono Sekretaris : Dihar Suwito Bendahara : Yulianti Manager Unit Manager Unit Toko Pertanian : Alfiatun Ni mah W Pengelola Persewaan : Emy Yulianti Simpan Pinjam : Sri Indah Susanti

BAB II PERKEMBANGAN KEGIATAN BUMDES UU No 6 tahun 2014 merupakan tonggak baru bergesernya pusat pembangunan, dimana desa selanjutnya memegang posisi penting dalam pembangunan. Istilah desa membangun menjadi stategis dan nuansa baru bagi masyarakat, karena keberpihakan pembangunan pada yang terpinggirkan. Program pengembangan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berwatak kewirausahaan sosial dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan, merupakan program inisiatif yang dibuat oleh BUMDes Sukses Mulia sebagai upaya mewujudkan desa mandiri berdikari. Kedepannya kegiatan BUMDes ini diharapkan, bisa membantu pemerintahan desa dalam memenuhi kebutuhan dan atau pelayanan terhadap masyarakat secara maksimal disegala bidang. Sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Visi desa mandiri berdikari akan terwujud melalui kegiatan pembentukan unit-unit usaha yang berkesinambungan serta dalam pengelolaan BUMDes. Dalam rangka mengembangkan kegiatan BUMDes Sukses Mulia melakukan hal-hal sebagai berikut : A. Penggalian Potensi Supaya BUMDes Sukses Mulia dapat berkembang dengan pesat, hal yang kritis dan perlu perhatian serius adalah saat identifikasi potensi desa. Ketepatan dalam memilih jenis usaha potensial menjadi salah satu faktor keberhasilan usaha dalam menjalankan BUMDes Sukses Mulia Pada awal berdiri BUMDes Sukses Mulia secara tidak langsung melakukan kegiatan operasional usaha melainkan menggali beberapa potensi yang berada di desa Kalitengah Penggalian potensi ini memakan waktu kurang lebih satu bulan, dikarenakan letak geografis wilayah desa Kalitengah yang terdiri dari 4 dusun dan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani serta sebagaian besar juga merantau ke kotakota besar. Penggalian potensi ini dilakukan antara bulan pertengahan bulan juni dan juli 2020 Setelah didapat beberapa data kemudian, dibuatlah peta konsep dan pilot project di masing-masing tempat yang tentunya dengan memperhatikan sumber daya manusia dan sumber daya alam sebagai pendukung kegiatan dalam menentukan unit usaha.

B. Pembentukan Unit Usaha Pembentukan unit-unit usaha di BUMDes Sukses Mulia didasarkan pada peta konsep yang telah dibuat dalam penggalian potensi. Unit-unit tersebut dijabarkan dalam kegiatan sistem kerja BUMDes Sukses Mulia sebagai berikut : 1. Kerjasama Dalam bentuk kerjasama Bumdes Sukses mulia belum melakukan kerjasama dengan pihak lain karena keterbatasan dari anggaran sehingga Bumdes Sukses Mulia hanya melakukan pemasaran dengan rekan bumdes yang lain baik mencontoh dan berbagi ilmu dalam pengembangan dan kemajuan Bumbes Sukses Mulia 2. Pemberdayan Potensi Desa Potensi yang berada di desa Kalitengah dikelola secara mandiri dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, diantaranya : a. Persewaan toko kuliner Desa Kalitengah yang di kelola Bumdes di persewaan ini adalah sewa perbulan siapa saja yang menempati atau berjualan di toko kuliner tersebut sedangkan biaya listrik dan air di bebankan oleh penyewa toko kuliner. b. Toko pertanian Karena banyaknya permintaan masyarakat akan obat pertanian di Desa Kalitengah sehingga Bumdes Sukses Mulia membuat toko pertanian dengan menjual obat pertanian baik 3. Kemandirian Keuangan Pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan perekonomian masyarakat dikelola secara mandiri yang hasilnya bisa dinikmati kembali oleh masyarakat dengan bentuk usaha Simpan Pinjam Syariah. Unit bagian ini modalnya didapat dari beberapa pendiri yang menaruh saham serta jumlah dan ketentuannya dengan syarat tertentu dalam pe diatur sendiri. Pembagian SHU anngotanya hanya didasarkan dari perputaran unit ini saja.

C. Penyertaan Modal Desa Pada bulan Desember 2019 desa menyertakan modal sebesar Rp. 50.000.000,00.(Lima Juta Rupiah) Modal penyertaan ini sebagai aset desa yang terpisahkan didalam BUMDes D. Perkembangan Unit Usaha Berdasarkan potensi dan unit usaha yang dijalankan BUMDes Sukses Mulia maka unit usaha yang dapat berkembang dengan pesat, hal perlu perhatian serius adalah melakukan analisis terhadap kelayakan usaha yang sudah dijalan maupun rencana unit usaha. Analisis perkembangan unit usaha tersebut dapat di uaraikan sebagai berikut : 1. Unit Usaha Toko Tani a. Analisis Manajenen dan SDM b. Analisis SDA c. Analisis Produksi d. Analisis Pasar & Pemasaran e. Analsis Keuangan 2. Unit Usaha Sewa Toko 3. Unit Usaha Simpan Pinjam BAB III Realisasi Dan Rencana BUMDES SUKSES MULIA A. Pelaksanaan Pengelolan Dalam pelaksanaan pengelolaan usaha kegiatan BUMDes Sukses Mulia memegang prinsip Good Corporate Governance (GCG), yaitu : 1. Transparansi. Sebelum melaksakan pengambilan keputusan selalu berkoordinasi dengan komisaris dan anggota pengelola. Terutama dalam penjalinan kerjasama dan arah kebijakan lainya. Hal ini untuk menjaga keterbukaan kegiatan. Selain itu, melaporkan arus kas kepada komisaris secara berkala tiap akhir bulan. Juga kepada pihak-pihak yang terkait untuk mengetahui perkembangan aset Bumdes Sukses Mulia Supaya masyarakat mengetahui kegiatan yang telah dilakukan adalah kegiatan kerjasama dengan Perangkat Desa dalam artian kepada admin SID Desa sehingga setiap pelaoran apapun agar di

masukan ke dalam website Desa Yang sudah ada sejak lama agar pelaporan pertanggung jawaban bisa di lihat maupun bisa di akses oleh sipapun yang memiliki link web tersebut. 2. Kemandirian Kemandirian yang dilakukan oleh pengelola BUMDes Sukses Mulia dengan memperhatikan 3 prinsip kerja, yaitu : a. Mempertinggi Kompetensi Selalu berupaya menambah pengetahuan tentang ke BUMDes an agar dapat melakukan kegiaatan secara maksimal. Salah satu bentuk kegiatannya adalah mengikuti diklat pelatihan BUMDes yang diselenggarakan oleh Dinas Dinpermades Kabupaten Rembang sebagai peserta perwakilan dari Kabupaten Renbang Selain itu, melakukan kegiatan mandiri, dengan cara membaca buku-buku yang berkaitan dengan desa dan atau sekitar permasalahan BUMDes. Serta brosing internet mengenai kegiatan-kegiatan BUMDes. b. Memperbanyak Kolaborasi Untuk dapat mengembangkan usaha, pengelola BUMDes Sukses Mulia berusaha memperbanyak kerjasama-kerjasama dengan berbagai pihak dengan sistem saling menguntungkan. Selain itu, juga sebagai sarana memperluas jaringan pasar. c. Memperkecil Kompetisi Banyak usaha-usaha atau pendirian badan Usaha disekitar BUMDes Skses Mulia bukanlah ancaman kelangsungan hidup lembaga. Karena pada prinsipnya semua rezeqi yang mengatur Tuhan Yang Maha Kuasa. Berdirinya usaha atau badan usaha tersebut, sebagai peluang bagi BUMDes Sukses Mulia dalam menjalin kerjasama. Prinsip pengembangan BUMDes tersebut diatas sebagai wujud sikap keprofesionalan dalam pengelolaan BUMDes Sukses Mulia agar tidak berbenturan dengan berbagai kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku dan prinsip- prinsip korporasi yang sehat. 3. Akuntabel Adanya BUMDes Sukses Mulia desa Kalitengah sebagai lokomotif pengembangan perekonomian desa dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat serta sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes) yang nantinya digunakan kembali untuk pembangunan desa. Dalam pelaksanaannya selalu berkoordinasi dengan kepala desa selaku komisaris serta melaporkan arus kas dan atau kegiatan secara berkala merupakan wujud pertanggung jawaban pengelola terhadap kegiatan BUMDes Sukses Mulia 4. Pertanggung jawaban

Pertangungajawaban pengelolaan disesuaikan dengan peraturan perundangundangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat supaya kegiatan berjalan secara maksimal serta kelangsungan usaha BUMDes berjalan secara kontinyu. Selain membuat laporan secara berkala kepada kepala desa atau Komisaris juga dibuatnya laporan pertanggung jawaban pada akhir tahun kegiatan. Laporan ini dibuat selain sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam pengelolaan juga sebagai bahan evaluasi kegiatan yang sudah berjalan di BUMDes Sukses Mulia 5. Kewajaran Pengelolan BUMDes Sukses Mulia dilakukan secara wajar, artinya pengelola dalam menjalankan usaha atau kegiatan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tidak dibuat-buat atau direkayasa, semua kegiatan dalam bentuk riel atau nyata. B. Realisasi Kerja Pengurus Bumdes Tahun ini Kebijakan - kebijakan yang telah ditempuh BUMDes Sukses Mulia adalah sebagai berikut : 1. Melakukan kerjasama dengan pihak Pemdes, sebagaimana telah dijelaskan pada BAB II poin B. Kerjasama ini dilakukan dikarenakan pada awal berdiri belum mempunyai modal. Dengan sistem kerjasama yang saling menguntungkan, BUMDes secara perlahan mendapatkan pemasukan secara kontinyu. a. Membantu KPMD dalam memberdayakan masyarakat dengan menggandeng KPMD sebagai pengelola BUMDes Sukses Mulia b. Membantu Pemerintah Desa dalam membuat Transparansi Anggaran sehingga masyarakat dapat mengetahui secara terbuka tentang pengelolaan keuangan desa. C. Rencana Kerja Pengurus Bumdes 1. Program Kerja Pada Tahun 2022 pengelola BUMDes Sukses Mulia merencanakan beberapa program, diantaranya : 1. Menjalin kerjasama dengan perbankan guna memperlancar pelayanan dan kegiatan masyarakat, yaitu : a. Bank BPD Jateng dalam pelayanan Pajak Bumi Bangunan dan lain-lain. b. Bank BNI 46, dalam penyaluran PKH, Rumah Pangan Kita (RPK), dan lain-lain yang menyangkut tentang transaksi perbankan serta pelayanan masyarakat agar mendapatkan kemudahan dalam akses kegiatan perbankan.

c. Bank BRI dengan Pelayanan BRI Link 2. Bersama Pemerintah Desa membuat kantor dan atau outlet BUMDes 3. Mengembangkan jaringan dengan membantu dan menjalin kerjasama dengan BUMDes- BUMDes lain sebagai wujud sesarengan mbangun desa Kalitengah 4. Hal-hal yang bersifat isidental yang belum masuk dalam program kerja serta berpotensi memajukan BUMDes Sukses Mulia dan kegiatannya dapat dimasukkan dalam program kerja tahun berjalan 2. Rencana Pendapatan & Biaya D. Permasalahan BUMDes Sukses Mulia belum mempunyai kantor tersendiri. Selama ini masih menumpang di kantor desa Kalitengah sehingga pelayanan kegiatan belum bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. Hal ini menjadi permasalah pokok dalam memberikan pelayanan supaya tercipta kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan usaha. BAB IV Laporan Keuangan A. Laporan Laba/Rugi 1. Laporan Laba/Rugi Per 31 Desember 2021 2. Penjelasan B. Neraca 1. Neraca Per 31 Desember 2021 2. Penjelasan C. Laporan Perubahan Modal 1. Laporan Perubahan Modal Per 31 Desember 2021 2. Penjelasan D. Laporan arus kas dan jelaskan capaiannya 1. Laporan Arus Kas Per 31 Desember 2021 2. Penjelasan

BAB V Pembagian Laba Akhir Tahun Sebagaimana yang telah tertuang dan disepakatiai dalam AD/ART BUMDes maka pembagian Laba dapat dijelaskan sebagai berikut:

BAB VI PENUTUP Laporan ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelola BUMDes Sukses Mulia dalam menjalankan tugasnya selama satu tahun yaitu Tahun 2021 Tentunya pelaporan ini masih banyak kekurangan atau jauh dari kesempurnaan yang dikerjakan oleh pengelola BUMDes Sukses Mulia dalam menjalankan kegiatan usaha dan penataan managemen. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang sifatnya membangun guna meningkatkan kapasitas pelayanan dan pengembangan usaha sangat kami harapkan. Demikianlah laporan pertanggungjawaban ini dibuat, agar menjadi bahan evaluasi untuk perkembangan BUMDES dimasa yang akan datang dan dapat diperguanakan sebagaimana mestinya. Desa Kalitengah 15 Januari 2022 Mengetahui, Ketua BUMDes SUKSES MULIA Sekertaris BUMDes SUKSES MULIA (SUMARSONO) (DIHAR SUWITO) Menyetujui, Kepala Desa KALITENGAH Selaku Komisaris BUMDes SUKSES MULIA (ANSORI)

LAPORAN LABA RUGI BUMDES SUKSES MULIA DESA KALITENGAH KECAMATAN PANCUR KAB. REMBANG Per 31 Desember 2021 4 Pendapatan 4.1 Pendapatan Unit Usaha Toko Tani Rp1,210,000 4.2 Pendapatan Unit Persewaan Toko Kuliner Rp2,082,000 4.3 Pendapatan Unit Simpan Pinjam Rp2,180,000 Total Pendapatan Rp5,472,000 5 Biaya 5.1 Biaya transport belanja unit 5.2 Belanja operasional Rp350,000 5.4 Biaya upah 5.5 Biaya atk Rp50,000 5.6 Honor Pengurus Total Biaya Rp400,000 LABA/ RUGI Rp5,072,000 * Rincian akun menyesuaikan dengan karaketeristik unit usaha bumdes masingmasing Ketua Bumdes Dibuat Kalitengah, 15 Januari 2022 Bendahara SUMARSONO YULIANTI

LAPORAN NERACA BUMDes SUKSES MULIA DESA KALITENGAH KECAMATAN PANCUR KABUPATEN REMBANG Per 31 Desember 2021 Aktiva Passiva 1 Asset 2 Hutang 1.1 Kas Rp9,002,000 2.1 Pinjaman Bank 1.2 Bank Rp24,340,634 1.3 Piutang Rp10,000,000 1.4 Persediaan Rp30,000,000 3 Modal 1.5 Rapat & Akte Rp2,500,000 3.1 Modal disetor APBDes 2019 Rp50,000,000.00 Banprop 2020 Rp19,000,000.00 1.6 Inventaris Rp2,000,000 3.2 Laba ditahan Rp4,270,634.00 1.7 Penyusutan Rp500,000 3.3 Laba berjalan 2021 Rp5,072,000.00 Total Asset Rp78,342,634 Total Passiva Rp78,342,634.00 Kalitengah,15 Jan 2022 SUMARSONO

LAPORAN PERUBAHAN MODAL BUMDES SUKSES MULIA DESA KALITENGAH KECAMATAN PANCUR KABUPATEN REMBANG Per 31 Desember 2021 Alokasi Surplus/ Penggunaan surplus bersih Bumdes berdasarkan AD/ART Bumdes No Alokasi % Keterangan 1 Tambahan Modal 30 1,521,600.00 2 Pendapatan Asli Desa 70 3,550,400.00 3 4 * Rincian alokasi menyesuaikan dengan bumdes masingmasing Keterangan Tanggal Nilai Modal awal 31 Desember 2019 69,000,000.00 Modal tambahan Laba ditahan 31 Desember 2020 5072000 Laba tahun berjalan 31 Desember 2021 4270634 Deviden yang dibagi 1 januari 2022 Rp. Laba ditahan per 1 januari 2022 Rp. Modal akhir 1 januari 2022 78,342,634.00 Ketua Bumdes 2022 Kalitengah, 15 Januari Dibuat Bendahara SUMARSONO YULIANTI LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN PENGAWAS I. PENDAHULUAN 1. Dasar Pemeriksaan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa AD/ART BUMDes...Desa... 2. Jenis Pemeriksaan Lengkap 3. Tujuan Pemeriksaan Meneliti kebenaran dan kecermatan yang ada Mengetahui kebijakan yang dilakukan Dewan Direksi dalam

menjalankan usaha sesuai AD/ART dan Program Kerja serta aturan yang berlaku LAPORAN ARUS KAS BUMDES SUKSES MULIA DESA KALITENGAH KECAMATAN PANCUR Per 31 Desember 2021 A. Arus kas operasional Penerimaan Peneirmaan Unit Usaha Bumdes Rp5,072,000 Total penerimaan arus kas Operasional Pengeluaran Biaya Operasional BUMDes Biaya Non Operasional BUMDes Total pengeluaran arus kas Operasional B. Arus Kas Investasi Penerimaan Rp5,072,000 Rp350,000 Rp350,000 Total penerimaan arus kas Investasi Pengeluaran Total pengeluaran arus kas Investasi C. Arus Kas Pendanaan Penerimaan APBDes 2019 Banprop Total penerimaan arus kas Pendanaan Pengeluaran Rp50,000,000 Rp19,000,000 Rp69,000,000 Total pengeluaran arus kas pendanaan Kas Awal Periode Total kenaikan/ penurunan kas Saldo akhir kas Rp69,000,000 Rp9,342,634 Ketua Bumdes Kalitengah 15 Januari 2022 Dibuat Bendahara Bumdes SUMARSONO YULIANTI Mengetahui masalah yang ada dalam bidang organisasi, keuangan dan

usaha 4. Waktu Pemeriksaan Tanggal 26 s.d 31 Desember 20... 5. Periode Pemeriksaan 01 Januari s.d 31 Desember 20... 6. Sasaran a. Bidang Organisasi dan Manajemen b. Bidang Administrasi c. Bidang Permodalan d. Bidang Usah II. HASIL PEMERIKSAAN A. Bidang Organisasi dan Manajemen Contoh Pemeriksaan Terhadap Badan Usaha Milik Desa 1. Buku-buku organisasi : Ada dikerjakan 2. Direksi : Direktur Utama :... Dir. Keuangan :... Dir. Administrasi :... 3. Pengawas : 3 Orang Ketua :... Anggota :... Anggota :... 4. Karyawan :... Orang NAMA JABATAN KETERANGAN 5. Pembagian Kerja a. Dewan Direksi : Ada.. Tertulis.. Dilaksanakan b. Dewan Pengawas : Ada.. Tertulis.. Dilaksanakan c. Karyawan : Ada.. Tertulis.. Dilaksanakan 6. Hubungan Kerja a. Dewan Direksi dan Dewan Pengawas : Baik b. Dewan Direksi dan Karyawan : Baik c. Antar Direksi : Baik B. Bidang Aministrasi 1. Administrasi Organisasi

a. Buku AD/ART : Ada b. Buku Daftar hadir Rapat : Ada dikerjakan c. Buku Notulen Rapat : Ada dikerjakan 2. Administrasi Keuangan a. Buku Kas : Ada dikerjakan b. Buku Pinjaman : Ada dikerjakan C. Bidang Permodalan D. Bidang Usaha III. KESIMPULAN Di uraikan sesuai kondisi Badan Usaha Milik Desa setelah diperiksa oleh dewan pengawas. IV. SARAN SARAN 1. Dalam Bidang Organisasi dan Manajemen Contoh: Tingkatkan kekompakan dalam mengelola BUMDes Usahakan Tupoksi secara baik disemua jajaran Direksi dan Karyawan Tingkatkan data pendukung di semua kegiatan 2. Bidang Usaha Contoh: Tingkatkan kerjasama dengan semua mitra usaha untuk mendapatkan hasil yang lebih baik V. PENUTUP Kata kata penutup hasil pemeriksaan.