KOMUNIKASI DATA PADA BANK MUAMALAT



dokumen-dokumen yang mirip
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

VIRTUAL PRIVATE NETWORK SOLUSI JARINGAN LUAS HEMAT UNTUK BISNIS. Huzainsyahnoor Aksad ABSTRAK

BAB 1 PENDAHULUAN. biaya. Akan tetapi permasalahan keamanan masih menjadi faktor utama.

Bab II. Tinjuan Pustaka

ANALISIS PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER

VPN (Virtual Private Network)

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Semua bidang usaha di dunia ini menerapkan teknologi informasi dalam

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Masalah

DAFTAR ISI. BAB 1 PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Rumusan Masalah Batasan Masalah Tujuan Penelitian...

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. menggunakan melalui internet ataupun dilakukan secara face-to-face. Data

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 9: VIRTUAL PRIVATE NETWORK

VPN. Siswa dapat mengetahui jenis-jenis protocol VPN.

1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA ANALISA DAN PERANCANGAN JARINGAN BERBASIS VPN PADA PT FINROLL

BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN DAN EVALUASI. Perancangan jaringan pada PT. EP TEC Solutions Indonesia menggunakan

ANALISIS PERBANDINGAN METODE ENKRIPSI PADA JARINGAN VPN SERVER PPTP (POINT TO POINT TUNNELING PROTOCOL)

ANALISA PERFORMANSI APLIKASI VIDEO CONFERENCE PADA JARINGAN MULTI PROTOCOL LABEL SWITCHING [MPLS] ANITA SUSANTI

BAB I PENDAHULUAN. berkembang seperti penggunaan teknologi internet sebagai pendukung kinerja

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Program Peminatan Jaringan Komputer Skripsi Sarjana Komputer Semester [Genap] tahun 2005/2006

ANALISIS DAN IMPLEMENTASI KEAMANAN JARINGAN VOICE OVER INTERNET PROTOKOL (VOIP) MENGGUNAKAN VPN TUNNELING PPTP DAN L2TP/IPSEC

UKDW BAB I PENDAHULUAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. perangkat software dan hardware untuk mendukung dalam penelitian analisis

Gambar 3.1 Workflow Diagram Gambar 3.2 Penetapan Koneksi Menggunakan Virtual Path Gambar 3.3 Arsitektur Protokol User Network

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. tersebut hanya berada dalam satu lokasi maka akan lebih mudah dalam

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV DISKRIPSI KERJA PRAKTEK

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

JARKOM LANJUT WEEK 11

Vpn ( virtual Private Network )

PERANCANGAN SISTEM Perancangan Topologi Jaringan Komputer VPN bebasis L2TP dan IPSec

Konsep kerja VPN pada dasarnya VPN Membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC. Jika digambarkan kira-kira seperti ini

ABSTRAK. Kata Kunci : GRE, HTTP, IMS, IPsec, L2TP, OPNET Modeler 14.5, Video Call, VoIP, VPN.

Review Implementasi VPN Mikrotik

RANCANG BANGUN DAN ANALISA QOS AUDIO DAN VIDEO STREAMING PADA JARINGAN MPLS VPN

BAB 4 PERANCANGAN DAN EVALUASI

ANALISIS DAN PERANCANGAN VIRTUAL PRIVATE NETWORK STUDI KASUS PT. SURYA DONASIN

Simulasi Jaringan Komputer dengan Cisco Packet Traccer. Kelompok Studi Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 4 Kota Gorontalo KST

Perbandingan Virtual Private Network Protokol Menggunakan Point to Point Tunnel Protocol dan OpenVPN

BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN DAN EVALUASI. untuk membuat WAN menggunakan teknologi Frame Relay sebagai pemecahan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Protocol Sistem Keamanan

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2005/2006

BAB 1 PENDAHULUAN. protokol - protokol lain, yang merupakan protokol-protokol kunci dalam

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM

A I S Y A T U L K A R I M A

Analisis Site to Site Virtual Private Network (VPN) pada PT.Excel Utama Indonesia Palembang

BAB 3: PROTOCOL. Introduction to Networks

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. WIDE AREA NETWORK (WAN) BERBASIS IP VPN PADA PT. SUMALINDO LESTARI JAYA, Tbk

BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK. Aplikasi dan layanan yang menggunakan jaringan komputer terus

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester ganjil tahun 2006/2007 IMPLEMENTASI VIRTUAL PRIVATE NETWORK

Virtual Privat Network (VPN)

MPLS. Sukamto Slamet Hidayat

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Suatu jaringan idealnya dapat menghubungkan antartitik secara any to any.

KUALITAS LAYANAN. Budhi Irawan, S.Si, M.T

Penganalan Routing dan Packet Forwarding

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI VIRTUAL PRIVATE NETWORK DENGAN PROTOKOL PPTP PADA CISCO ROUTER 2901 (STUDI KASUS PRODI TEKNIK INFORMATIKA UNTAN)

BAB I PENDAHULUAN. IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI ETHERNET OVER IP (EoIP) TUNNEL Mikrotik RouterOS PADA LAYANAN VoIP DENGAN JARINGAN CDMA 1

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang

Analisa Perbandingan Pengaruh Penggunaan Protokol Tunneling IP Security dengan Protokol Tunneling Layer 2 Tunneling Protocol

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA ANALISIS DAN PERANCANGAN JARINGAN PADA PT. METROTECH JAYA KOMUNIKA MENGGUNAKAN VPN

BAB III TOPOLOGI JARINGAN FRAME RELAY DAN VPN IP PT. TELKOM INDONESIA

WIDE AREA NETWORK & ROUTER. Budhi Irawan, S.Si, M.T, IPP

Muhammad Taufik Roseno ABSTRAK. Kata-kunci: Virtual Private Network, Tunneling, PPTP, L2TP, IPSec ABSTRACT

Analisa Perbandingan Pengaruh Penggunaan Protokol Secure Soket Layer (SSL) Dan Protokol Point To Point Protocol (PTTP) Terhadap Quality Of Service

JARINGAN KOMPUTER JARINGAN KOMPUTER

BAB III IMPLEMENTASI VPN PPTP,IPSec DAN L2TP

PROPOSAL IMPLEMENTASI JARINGAN ANTAR KOTA MENGGUNAKAN PROTOKOL VPN DAN DYNAMIC ROUTING OSPF

Solusi Virtual Private Network sebagai alternatif Jaringan Skala Luas (WAN)

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap tahun 2006/2007

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Fakultas Ilmu Komputer. Program Studi Teknik Informatika. Skripsi Sarjana Komputer. Semester Ganjil tahun 2005/2006

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODE PENELITIAN. sebelumnya yang berhubungan dengan VPN. Dengan cara tersebut peneliti dapat

Jaringan Komputer Pendahuluan

BAB III METODOLOGI 3.1 Metodologi (Diagram alir kerangka berpikir) Gambar 3.1

Tunnel dan Virtual Private Network

Dedicated Router. Mata Pelajaran : Diagnosa WAN Senin, 3 September 2012 Nilai/Paraf :

FIREWALL NUR FISABILILLAH, S.KOM, MMSI

MODUL 7 VPN PADA CISCO ROUTER

TUGAS KEAMANAN JARINGAN VPN DI LINUX

BAB 1 PENDAHULUAN UKDW

Makalah Seminar Kerja Praktek IMPLEMENTASI TEKNOLOGI JARINGAN Virtual LAN (VLAN) PT. TELKOM DIVRE IV SEMARANG

BAB II TINJAUAN TEORITIS

BAB 4 PERANCANGAN DAN UJI COBA. untuk menghadapi permasalahan yang ada pada jaringan BPPT adalah dengan

Jaringan Komputer I. Materi 9 Protokol WAN

~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~

BAB 2 LANDASAN TEORI

Studi Perbandingan Performa QoS (Quality of Service) Tunneling Protocol PPTP Dan L2TP Pada Jaringan VPN Menggunakan Mikrotik

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III PEMBAHASAN. 3.1 Local Area Network ( LAN ) Pada PT. Kereta Api Indonesia Bandung

Transkripsi:

KOMUNIKASI DATA PADA BANK MUAMALAT DISUSUN OLEH : Fitra Monowiansah (09061001039) M. Ikhsan (09061001040) Yogie Haryadi (09061001041) Fuji PN Simbolon (09061001042) Yosi Arfandi (09061001043) Eko Prasetyo (09071001042) SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Komunikasi data pada Bank Muamalat I. Defenisi Umum Bank Lembaga keuangan yang menjalankan fungsi intermediasi dengan menghimpun dana masyarakat berbentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit dan pembiayaan kepada masyarakat. Bisnis standar industri perbankan : 1. Simpanan dan investasi 2. Pembiayaan dan perkreditan 3. Jasa perbankan dan Lalu-lintas Giro II. Sejarah Pendirian Bank Berawal dari lokakarya MUI tentang Riba dan Bunga Bank pada tahun 1990 yang menghasilkan rencana konkrit pendirian bank syariah. Didukung oleh pemerintah kala itu, MUI dan ICMI mendirikan Bank Muamalat dengan peran serta ratusan ribu ummat Islam Jawa Barat. Bank Umum Syariah dipelopori oleh Bank Muamalat yang resmi berdiri dan mulai beroperasi pada 1 November 1991 dan beroperasi pada 1 Mei 1992. Landasan hukum pertama adalah UU no 7/1992 yang mengakomodir bank bersistem bagi hasil. Memiliki landasan hukum UU No 10/1998 mengenai Perbankan. Total asset perbankan syariah sampai Desember 2003 adalah Rp. 7,9 Triliun. Saat ini selain Bank Muamalat ada Bank IFI Syariah, Danamon Syariah, BRI Syariah, Mandiri Syariah, BNI Syariah, HSBC Syariah, Bukopin syariah institusi.

Berdiri dalam 3 bentuk dasar : a. Badan usaha independen b. Badan usaha subsidiari (perusahaan anak) c. Unit Usaha Syariah (unit usaha internal) III. Jaringan Usaha Bank Muamalat 1 Kantor Pusat 35 Kantor Cabang/Kantor Wilayah 9 Kantor Cabang Pembantu 73 Kantor Kas 14 Terminal ATM Bank Muamalat 46 Gerai Muamalat > 8.700 Terminal ATM Aliansi 18.000 Merchant dan EDC Aliansi IV. Teknologi Komunikasi Data 1. Topologi Jaringan Di Kantor Cabang Palembang Topologi yang digunakan adalah topologi star. Masing-masing work station terhubung langsung ke switch dan switch terhubung ke router. Di cabang palembang seluruh workstation hanya terhubung ke satu switch baik itu berada di lantai 1, lantai 2 dan lantai 3. Dengan topologi star ini memungkinkan penggunaan kabel LAN yang digunakan dengan jumlah yang sangat besar.

Lantai 1 Lantai 2 ` ` switch Router Printer Kantor Cabang Palembang ` Lantai 3 2. Komunikasi Data Dari Cabang Palembang Ke Pusat Jakarta Ada 3 buah teknologi yang digunakan sebagai sarana komunikasi data dari cabang-cabang ke kantor pusat Bank Muamalat diantaranya : i. Frame Relay (Sebagai Jalur Primary/utama) - Provider yang digunakan adalah LINTASARTA. - Dari Kantor Cabang palembang Ke LINTASARTA terhubung secara point to point dengan Wireless,wireless dari Kantor cabang palembang yang berlokasi di jalan Letkol Iskandar Komplek Ilir Barat Permai Blok D no.64-65 Palembang mengarah langsung ke LINTASARTA yang berlokasi di jl. Sudirman tepatnya depan RSUP (Rumah Sakit Umum Palembang). - FRS merupakan data-only service. Service ini hanya diperuntukkan bursty data traffic, dan tidak menyediakan fasilitas untuk timesensitive real-time traffic seperti video atau suara. Dua term penting yang perlu diketahui consumer adalah committed information rate (CIR), yaitu jaminan data rata-rata yang dikontrak, dan committed burst size (CBS, juga dinotasikan dengan Bc),

jumlah bit maksimum yang dapat ditransfer selama interval waktu T. Relasi antara besaran-besaran tersebut. - FRS memiliki banyak kegunaan untuk teknologi interkoneksi LAN. Pertama keuntungan tradisional dari packet switching pada FRS, koneksi fisik jaringan tunggal memotong pembiayaan hardware dan jalur, bandwidth on-demand mensupport pola traffic yang bursty, dan proses charges hanya terjadi saat proses transfer data. - Frame informasi yang besarnya variabel dapat mengakomodasi berbagai jenis embedded paket LAN, seperti tampak pada gambar di bawah. Ini merupakan keuntungan dari FRS yang bisa digunakan sebagai bridges atau router. - FRS tidak sensitif terhadap jarak, sehingga cocok untuk koneksi metropolitan. Sepanjang semua node termasuk ke dalam satu cloud, tidak ada inter-exchange carriers dimasukkan ke dalam biaya jalur dan biayanya murni tergantung pada bandwidth. ii. VPN (Virtual Private Network), jalur cadangan (delay) - Provider yang digunakan TELKOM - VPN merupakan perpanduan antara teknologi tunneling dan enkripsi. - Dengan perpaduan kedua teknologi diatas membentu sebuah komunikasi VPN yang aman dan efisien. Aman berarti data anda tetap terjaga kerahasian dan keutuhannya, idak sembarang pihak dapat menangkap dan membaca data anda meskipun data anda lalu-lalang di jalur komunkasi publik. - Untuk membuat sebuah tunnel, diperlukan sebuah protokol pengaturnya sehingga tunnel secara logika ini dapat berjalan dengan baik bagaikan koneksi point-to-point sungguhan. tunneling protocol yang paling umum dan paling banyak digunakan terdiri dari tiga jenis di bawah ini:

1. Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP) L2TP adalah sebuah tunneling protocol yang memadukan dan mengombinasikan dua buah tunneling protocol yang bersifat proprietary, yaitu L2F (Layer 2 Forwarding) milik Cisco Systems dengan PPTP (Point-to-Point Tunneling Protocol) milik Microsoft. 2. IP Security Protocol (IPSec) IPSec adalah sebuat pilihan tunneling protocol yang sangat tepat untuk digunakan dalam VPN level korporat. IPSec merupakan protokol yang bersifat open standar yang dapat menyediakan keamanan data, keutuhan data, dan autentikasi data antara kedua peer yang berpartisipasi di dalamnya. 3. Generic Routing Encapsulation (GRE) Protokol tunneling yang satu ini memiliki kemampuan membawa lebih dari satu jenis protokol pengalamatan komunikasi. Bukan hanya paket beralamat IP saja yang dapat dibawanya, melainkan banyak paket protokol lain seperti CNLP, IPX, dan banyak lagi. Namun, semua itu dibungkus atau dienkapsulasi menjadi sebuah paket yang bersistem pengalamatan IP. Kemudian paket tersebut didistribusikan melalui sistem tunnel yang juga bekerja di atas protokol komunikasi IP. Secara garis besar teknik enkripsi terbagi atas dua jenis, yaitu: 1. Symmetric Encryption Symmetric Encryption dikenal juga dengan nama sebutan secret key encryption. Enkripsi jenis ini banyak digunakan dalam proses enkripsi data dalam volume yang besar. Selama masa komunikasi data, perangkat jaringan yang memiliki kemampuan enkripsi jenis ini akan mengubah data yang berupa teks murni (cleartext) menjadi berbentuk teks yang telah diacak atau istilahnya adalah ciphertext. Teks acak ini tentu dibuat dengan

menggunakan algoritma. Teks acak ini sangat tidak mudah untuk dibaca, sehingga keamanan data Anda terjaga. 2. Asymmetric Encryption Enkripsi jenis ini sering disebut sebagai sistem public key encryption. Proses enkripsi jenis ini bisa menggunakan algoritma apa saja, namun hasil enkripsi dari algoritma ini akan berfungsi sebagai pelengkap dalam mengacakan dan penyusunan data. Dalam enkripsi jenis ini diperlukan dua buah kunci pengaman yang berbeda, namun saling berkaitan dalam proses algoritmanya. Kedua kunci pengaman ini sering disebut dengan istilah Public Key dan Private Key. iii. VSAT Menggunakan teknologi satelit. VSAT digunakan untuk kantor Bank Muamalat didaerah yang terpencil. 3. Server Terpusat di Kantor Pusat Jakarta Terdiri dari dua jenis Server : a. Server Core Banking - Server Utama, yang bertugas untuk Aplikasi Banking seperti : tabungan, giro dan pembiayaan. b. Server Farm

- Software pendukung seperti : FTP, Antivirus, dll. 4. Sistem Komputerisasi - KIBLAT (Software dengan bahasa Informix) - WEB Teller. V. Layanan Jasa Yang Diberikan o Real Time Online sejak 1994 o Transfer & Inkaso (lokal & overseas) o Layanan ATM sejak 1997 o RTGS (Real Time Gross Settlement) Sistem transfer antar rekening bank secara Real Time, terbagi menjadi dua : 1. Eksternal (Nasabah yang ingin mentransfer dananya ke bank lain melalui bank muamalat dengan mengisi slip yang disediakan). 2. Internal (Nasabah yang ingin mentransfer dananya ke sesama bank muamalat. o Standing Instruction o Payment Poin (telpon, pajak, ZIS, dll) o LC (Leased Circuit) o Money Changer o dll