Memperoleh Manfaat dari Pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis



dokumen-dokumen yang mirip
Bagaimana Saya Menjadi Sebagian dari Gereja Tuhan

Pekerja Dalam Gereja Tuhan

Setiap Orang Membutuhkan Pengajaran

BAPA SURGAWI BERFIRMAN KEPADA SAUDARA

Saudara Tidak Membutuhkan Meja Tulis

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI

Penelaahan yang Bersifat Ibadah

Pelayanan Mengajar Bersifat Khusus

Apakah Allah Akan Mengatakan Kepadaku Apa yang Harus Kulakukan Selanjutnya?

Setiap Orang Bisa Menjadi Pengajar

DOA. Prinsip: Doa dimulai dengan hubungan kita dengan Tuhan.

Mencari Keterangan Tentang Yesus

Dengarkanlah Allah Agar Hidup Selamanya

Roh Kudus. Penolong dan Penghibur HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Diberikan Allah dengan senang hati.

Pertanyaan Alkitab (24-26)

Dikutip dari ALKITAB Terjemahan Baru (TB) LAI 1974

Pelayanan Mengajar itu Penting

Saudara Membutuhkan Berita

Hubungan Kita Dengan Allah

-AKTIVITAS-AKTIVITAS

Pikirlah tentang Allah Bila. Saudara Berdoa

Siapakah Yesus Kristus? (3/6)

Pembaptisan Air. Pengenalan

Alkitab. Persiapan untuk Penelaahan

Alasan untuk Mempelajari Alkitab

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Mengikuti Teladan Kristus Memperkembangkan Karunia Saudara

Gereja. Tubuh Kristus HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Bisa. Mengajar. Merupakan Pelayanan

Spiritual Hunger 2 - Kelaparan Roh 2 Center of Attention - Pusat Perhatian

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB. Kasih Allah Untuk Orang Berdosa

Bagaimana Berjalan Dalam Roh Bagian ke-2

Pakailah Firman Allah Bila Saudara Berdoa

Karunia Karunia Pelayanan Lainnya: 1 Melayani Mengajar Menasihati

Yohanes 1. Buku Pembimbing: Injil Yohanes

Bergabunglah dengan Saudara yang Lain Bila Berdoa

Surat Yohanes yang pertama

Saya Dapat Menjadi Pekerja

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika

KEBENARAN SEDERHANA untuk yang BARU PERCAYA. (Pertanyaan dan Jawaban)

Pernikahan Kristen Sejati (2/6)

I M A N Bagian ke-1. Bahkan, ketika Yesus menderita kesakitan di atas kayu salib, para pencemooh-nya masih terus menuntut tanda.

APAKAH SAUDARA INGIN BERTUMBUH?

oleh Gereja Iuhan Apayang Dilakukan untuk Allah

1 1 Dari Paul, Silwanus, dan Timotius.

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari...

Pola Tuhan Bagi Para Pekerja

Yesus Adalah Pencipta Alam Semesta. Kita dengan senang memandang keindahan dunia ini dan menikmati hasilnya

Apa yang Seharusnya Kita Doakan?

Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Kalender Doa Oktober 2016

Seri Kedewasaan Kristen (6/6)

Level 3 Pelajaran 3. MUKJIZAT MEMULIAKAN ALLAH Oleh Andrew Wommack

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika

Siapakah Yesus Kristus? (5/6)

Siapakah Yesus Kristus? (4/6)

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB PENGUASA. penguasa/otoritas dalam agama. Kita bahkan tidak bisa setuju tentang ejaan untuk

PERINTAH YESUS DITURUTI (KISAH 2) contoh orang yang secara tepat menuruti pengaturan Yesus.

Gereja Menyediakan Persekutuan

Basuh Kaki. Mendapat Bagian dalam Tuhan HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Seri Kedewasaan Kristen (3/6)

Rencana Allah untuk Gereja Tuhan

Mempraktekkan Ibadah

Yesus Memakai Metode-metode yang Baik

Mempertimbangkan Pendekatan Saudara

Surat Yohanes yang pertama

Hukum Allah. Hormatilah ayahmu dan ibumu. Jangan membunuh. Jangan Berzinah. Jangan Mencuri.

KEBAIKAN RAHASIA (Perbuatan-perbuatan Tersembunyi), 10 November 2012

Kehidupan Yang Dipenuhi Roh

Singa adalah lambang kerajaan, kalau singa sudah mengaum maka raja sedang memperdengarkan suaranya.

Seri Iman Kristen (6/10)

BUKU KESATU HIDUP BARU DI DALAM KRISTUS KEMANUSIAAN-NYA

Apa yang dimulai dengan ketaatan sederhana pada panggilan Yesus akhirnya mengubah hidup mereka, dan pada puncaknya, mengubah dunia.

Datanglah kepada Allah dalam Cara yang Tepat Bila Saudara Berdoa

o Mengerti cara unik yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Anak Allah. BAPA ALLAH ROH KUDUS

Ikutilah Yesus! Pelayanan Orang Kristen. Bagian. Sastra Hidup Indonesia

Gereja Membaptis Orang Percaya

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #11 oleh Chris McCann

Gereja Memberitakan Firman

INJIL YESUS KRISTUS BAGI DUNIA

Allah Menjadikan Saudara Sebagaimana Adanya

Pdt. Gerry CJ Takaria

Alkitab menyatakan Allah yang menaruh perhatian atas keselamatan manusia. Anggota Keallahan bersatu dalam upaya membawa kembali manusia ke dalam

Pertumbuhan Dalam Masyarakat

Apakah Allah Mengharapkan Terlalu Banyak?

Hari Sabat Bagian 1 Mengungkapkan Karakter Yahuwah

Pekerja Dalam Gereja Mula-Mula

Buku yang Diberikan Allah kepada I(ita

28 Oktober 3 November Pengingat dari Yehuwa Dapat Dipercaya November Cintailah Pengingat dari Yehuwa. Edisi Cetakan Besar BAGIAN 1

1 Tesalonika 1. 1 Tesalonika 2

Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 1, oleh Chris McCann. Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible

Level 3 Pelajaran 6. RAJA DAN KERAJAAN-NYA Oleh Don Krow

Bagaimana Berjalan Dalam Roh Bagian ke-3

Para Pekerja Saling Memerlukan

Pdt. Gerry CJ Takaria

BAPTISAN ROH KUDUS. Baptisan Roh Kudus Baptism in the Holy Spirit Halaman 1

Menemukan Rasa Aman Sejati

Tahun C Hari Minggu Biasa III LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Neh. 8 : 3-5a

Allah Adalah Pola Bagi Hidup Kita

Transkripsi:

Memperoleh Manfaat dari Pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis

HIKMAH APA YANG DAPAT SAUDARA PETIK DARI TELADAN Hamba-Hamba Yehuwa di Masa Lalu? Musa ragu-ragu pada mulanya, tetapi merelakan diri digunakan oleh Allah Paulus logis, persuasif Filipus penginjil yang bergairah Apolos pembicara yang fasih, tetapi bersedia menerima nasihat be-in

Gadis Israel tanpa gentar menyatakan imannya Natan mencapai hati Raja Daud Petrus mengabar dengan perasaan yang dalam Ester berbicara dengan respek yang dalam Yeremia memperlihatkan keyakinan

Memperoleh Manfaat dari Pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis Aku, Yehuwa, adalah Allahmu, Pribadi yang mengajarkan hal-hal yang bermanfaat bagimu, Pribadi yang membuat engkau melangkah di jalan yang harus kautempuh. Yes. 48:17. (Nama siswa) ˇ

Daftar Isi Halaman Selamat Mengikuti Sekolah Pelayanan Teokratis... 5 Menyenangi Firman Allah... 9 Perhatikan Cara Kamu Mendengarkan... 13 Saudara Dapat Meningkatkan Daya Ingat... 17 Kerahkan Diri Saudara untuk Membaca... 21 Belajar Itu Bermanfaat... 27 Cara Melakukan Riset... 33 Membuat Rangka... 39 Mempersiapkan Tugas Siswa untuk Sekolah Teokratis... 43 Mempersiapkan Khotbah bagi Sidang... 47 Mempersiapkan Ceramah Umum... 52 Meningkatkan Kesanggupan sebagai Pengajar... 56 Cara Mengembangkan Keterampilan Bercakap-cakap... 62 Mengetahui Caranya Memberi Jawaban... 66 Berkomunikasi lewat Surat... 71 Jadilah Progresif Buatlah Kemajuan... 74 Program Peningkatan Kesanggupan sebagai Pengkhotbah dan Pengajar... 78 Lembar Nasihat Saudara... 79 Gunakan Beragam Latar Adegan... 82 Berita yang Harus Kita Umumkan... 272 Petunjuk bagi Pengawas Sekolah Teokratis... 282 Indeks... 286 2001 WATCH TOWER BIBLE AND TRACT SOCIETY OF PENNSYLVANIA Hak Cipta Dilindungi Memperoleh Manfaat dari Pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis Penerbit SAKSI-SAKSI YEHUWA INDONESIA Jakarta, Indonesia Cetakan 2012 Publikasi ini tidak diperjualbelikan, dan tersedia sebagai bagian dari pekerjaan pendidikan Alkitab sedunia yang ditunjang oleh sumbangan sukarela. Kecuali disebutkan sumbernya, semua ayat dikutip dari Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru. Benefit From Theocratic Ministry School Education Indonesian (be-in) Made in Japan Dibuat di Jepang

Cara Meningkatkan Diri Pelajaran Halaman Pelajaran Halaman 1 Pembacaan yang Akurat... 83 2 Kata-Kata Diucapkan dengan Jelas... 86 3 Pelafalan yang Tepat... 89 4 Penyampaian yang Lancar... 93 5 Penempatan Jeda yang Tepat... 97 6 Tekanan Arti yang Tepat... 101 7 Gagasan Utama Ditandaskan... 105 8 Volume Suara yang Cocok... 107 9 Modulasi... 111 10 Antusiasme... 115 11 Kehangatan dan Perasaan... 118 12 Ekspresi Gerak dan Ekspresi Wajah... 121 13 Kontak Visual... 124 14 Kewajaran... 128 15 Penampilan Pribadi yang Baik... 131 16 Penguasaan Diri... 135 17 Penggunaan Mikrofon... 139 18 Penggunaan Alkitab sewaktu Menjawab... 143 19 Penggunaan Alkitab Dianjurkan... 145 20 Ayat-Ayat Diantar dengan Efektif... 147 21 Ayat-Ayat Ditandaskan dengan Tepat... 150 22 Ayat-Ayat Diterapkan dengan Tepat... 153 23 Nilai Praktis Dibuat Jelas... 157 24 Pilihan Kata... 160 25 Penggunaan Rangka... 166 26 Pengembangan Bahan secara Logis... 170 27 Khotbah Ekstemporer... 174 28 Gaya Percakapan... 179 29 Kualitas Suara... 181 30 Memperlihatkan Minat kepada Orang Lain... 186 31 Memperlihatkan Respek kepada Orang Lain... 190 32 Dinyatakan dengan Keyakinan... 194 33 Bijaksana tetapi Tegas... 197 34 Membina dan Positif... 202 35 Pengulangan untuk Menandaskan... 206 36 Tema Dikembangkan... 209 37 Pokok-Pokok Utama Ditonjolkan... 212 38 Kata Pengantar yang Membangkitkan Minat... 215 39 Kata Penutup yang Efektif... 220 40 Keakuratan Pernyataan... 223 41 Mudah Dimengerti oleh Orang Lain... 226 42 Informatif bagi Hadirin Saudara... 230 43 Penggunaan Bahan yang Ditugaskan... 234 44 Penggunaan Pertanyaan secara Efektif... 236 45 Ilustrasi/Contoh yang Bersifat Mengajar... 240 46 Ilustrasi Diambil dari Situasi yang Dikenal... 244 47 Penggunaan Alat Bantu Visual secara Efektif... 247 48 Seni Bertukar Pikiran... 251 49 Memberikan Argumen yang Jitu... 255 50 Upaya untuk Mencapai Hati... 258 51 Waktu yang Akurat, Proporsi yang Tepat... 263 52 Nasihat yang Efektif... 265 53 HadirinDianjurkandan Dikuatkan... 268

Selamat Mengikuti Sekolah Pelayanan Teokratis DI SELUAS bumi, di lebih dari 200 negeri, jutaan siswa memperoleh manfaat setiap minggu dari pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis. Beberapa siswa masih baru. Ada pula yang telah mengikuti sekolah ini selama bertahun-tahun. Sekolah ini diselenggarakan di puluhan ribu lokasi. Di mana pun Saudara berada di bumi ini, sebuah program pendidikan yang seragam telah dipersiapkan bagi Saudara. Orang-orang dari segala usia, kelompok etnik, dan latar belakang pendidikan, sedang menerima bimbingan teokratis ini, tanpa pungutan biaya. Ketika Sekolah Teokratis diperkenalkan di sidang-sidang Saksi-Saksi Yehuwa pada tahun 1943, tujuan sekolah ini dinyatakan sebagai berikut, Untuk mempersiapkan semua orang yang setia, yang telah mendengar Firman Allah dan membuktikan iman mereka, agar dapat mengajar orang lain... supaya mereka masing-masing... lebih diperlengkapi untuk menyatakan di hadapan umum harapan yang ia miliki. (Course in Theocratic Ministry, hlm. 4) Tujuan sekolah ini masih tetap sama hingga hari ini. Sebenarnya, bagaimana kita semua dapat menggunakan sebaik-baiknya karunia berbicara dari Allah? Alkitab menjawab, Biarlah segala yang bernapas memuji Yah. (Mz. 150:6) Saat kita berbuat demikian, kita menyenangkan hati Bapak surgawi kita. Kita membuktikan kepada-nya bahwa hati kita sangat mensyukuri kebaikan dan kasih-nya. Tidak mengherankan, orang-orang Kristen dianjurkan untuk selalu mempersembahkan korban pujian kepada Allah, yaitu buah-buah bibir yang membuat pernyataan tentang namanya di hadapan umum! (Ibr. 13:15) Untuk membantu Saudara mengembangkan kesanggupan dalam menggunakan karunia-karunia

6 Selamat Mengikuti Sekolah Pelayanan Teokratis dari Allah guna memuji Yehuwa, kami menyambut Saudara sebagai siswa di Sekolah Pelayanan Teokratis. Meskipun pembacaan untuk umum, seni berkhotbah dan seni mengajar sangat dititikberatkan di sekolah ini, manfaat pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis tidak terbatas sampai di situ saja. Seraya Saudara berpartisipasi, Saudara akan dibantu untuk mengembangkan keterampilan yang berharga, seperti membaca secara pribadi, menyimak dan mengingat, belajar, melakukan riset, menganalisis dan menyusun hasil riset, bercakap-cakap, menjawab pertanyaan, dan menuangkan gagasan ke dalam tulisan. Alkitab dan publikasi yang berdasarkan Alkitab akan menjadi bahan pelajaran serta bahan ulasan dan presentasi di Sekolah Teokratis. Seraya pikiran Saudara menyerap kebenaran-kebenaran Firman Allah yang berharga, Saudara akan belajar berpikir menurut cara berpikir Allah. Alangkah besar manfaatnya dalam setiap aspek kehidupan kita! Tentang nilai dari Firman Allah, seorang pendidik universitas abad ke-20, William Lyon Phelps, menulis, Setiap orang yang memiliki pengetahuan yang saksama tentang Alkitab sebenarnya dapatdikatakanterdidik...sayapercayabahwapengetahuanalkitabtanpa disertai pendidikan tinggi jauh lebih berharga daripada pendidikan tinggi tanpa pengetahuan Alkitab. CORAK SEKOLAH TEOKRATIS Program mingguan yang terdiri dari pembacaan, pelajaran, dan riset yang berpusat pada Alkitab Bimbingan dalam pembacaan untuk umum, seni berkhotbah, dan seni mengajar Partisipasi dalam pembahasan di kelas Kesempatan untuk menyampaikan presentasi di hadapan sidang Bantuan yang bersifat pribadi untuk mendukung Saudara membuat kemajuan Cara Memperoleh Manfaat Sepenuhnya Tentu saja, agar dapat memperoleh manfaat sepenuhnya dari pendidikan di Sekolah Pelayanan Teokratis, Saudara, selaku siswa, harus mengerahkan upaya pribadi. Rasul Paulus mendesak rekan Kristennya Timotius, Pikirkanlah hal-hal ini dengan mendalam; curahkan perhatian penuh padanya, agar kemajuanmu nyata kepada semua orang. (1 Tim. 4:15) Upaya apa saja yang hendaknya Saudara kerahkan? Sedapat mungkin, hadirilah Sekolah Pelayanan Teokratis setiap minggu. Gunakanlah sebaik-baiknya buku pelajaran ini, Memperoleh Manfaat dari Pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis. Tulislah nama Saudara di ruang yang tersedia di halaman muka. Bawalah selalu buku ini saat Saudara mengikuti Sekolah Teokratis. Buku pelajaran ini juga berfungsi sebagai buku latihan. Sewaktu Saudara membaca buku ini dan menemukan buah pikiran yang Saudara rasa cocok dengan kebutuhan Saudara, garis bawahilah itu. Gunakan ruang kosong di tiap-tiap halaman untuk mencatat gagasan-gagasan praktis yang Saudara peroleh selama pembahasan di Sekolah Teokratis.

Selamat Mengikuti Sekolah Pelayanan Teokratis 7 Sebuah salinan program Sekolah Pelayanan Teokratis akan disediakan secara terpisah. Jadwalnya juga memuat petunjuk penyelenggaraan sekolah ini secara terperinci. Supaya praktis, Saudara dapat menyisipkan jadwal tersebut di buku ini. Sewaktu mempersiapkan bagian-bagian acara Sekolah Teokratis setiap minggu, ingatlah selalu bahwa Alkitab adalah buku pelajaran utama kita. Prioritaskanlah untuk membaca bagian-bagian Alkitab yang akan dibahas setiap minggunya, sesuai jadwal. Jika bahan-bahan lain yang akan dibahas sudah Saudara baca lebih dahulu, itu pun akan sangat bermanfaat. Selama berlangsungnya Sekolah Teokratis, hadirin mungkin diundang untuk berpartisipasi. Manfaatkanlah kesempatan itu sebaik-baiknya. Berpartisipasi dalam pembahasan merupakan faktor penting untuk mengingat hal-hal yang telah Saudara dengar serta menggunakannya dalam kehidupan pribadi Saudara. Tentu saja, semua siswa akan mendapat kesempatan untuk menyampaikan khotbah atau pertunjukan di hadapan sidang. Manfaatkanlah sebaikbaiknya kesempatan itu. Kerahkan diri untuk membuat kemajuan berdasarkan tiap-tiap pokok nasihat khotbah yang ditugaskan kepada Saudara. Saran-saran akan diberikan agar Saudara dapat membuat kemajuan lebih lanjut. Sambutlah bantuan pribadi tersebut. Dalam buku Saudara, catatlah saran-saran spesifik tentang hal-hal yang perlu Saudara lakukan untuk membuat kemajuan. Mengingat betapa sulitnya kita melihat kelemahan kita sendiri, saran-saran dan nasihat yang pengasih dan berdasarkan Alkitab dapat menjadi sumbangsih besar terhadap kemajuan Saudara. Bahkan, saran-saran itu tetap Saudara butuhkan sekalipun Saudara telah bertahun-tahun mengikuti sekolah ini. Ams. 1:5. Inginkah Saudara membuat kemajuan lebih pesat lagi? Jika Saudara selalu berinisiatif, Saudara pasti bisa. Pelajarilah terlebih dahulu bahan-bahan yang akan dibahas oleh tiap-tiap siswa. Jika dibutuhkan pengkhotbah pengganti, Saudara sudah siap untuk mengajukan diri, dan hal itu dapat menambah pengalaman Saudara. Sewaktu siswa-siswa lain menyampaikan khotbahnya, perhatikanlah dengan saksama cara mereka menyampaikan materi khotbahnya. Kita belajar dari satu sama lain. Selain itu, jika keadaan memungkinkan, Saudara dapat mempercepat kemajuan Saudara dengan mempelajari sendiri buku pelajaran ini jauh di muka. Setelah Saudara benar-benar menguasai bahan pelajaran dalam ke-15 pasal berikut, Saudara dapat mulai mempelajari sendiri Program Peningkatan Kesanggupan sebagai Pengkhotbah dan Pengajar, mulai halaman 78. KETERAMPILAN YANG DIBERI PERHATIAN Menyimak dan mengingat Pembacaan pribadi Belajar Melakukan riset Menganalisis dan menyusun hasil riset Seni bercakap-cakap Menjawab pertanyaan Menuangkan gagasan ke dalam tulisan

8 Selamat Mengikuti Sekolah Pelayanan Teokratis Pertama-tama, pelajarilah tiap-tiap pasal dan kerjakanlah latihan yang tersedia. Terapkanlah dalam pelayanan Saudara hal-hal yang telah Saudara pelajari. Hal itu dapat mempercepat kemajuan Saudara sebagai pengkhotbah dan pengajar Firman Allah. Pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis akan turut mempersiapkan Saudara untuk melakukan hal yang terpenting dalam hidup ini. Karena kehidupan kita hanya dimungkinkan oleh kehendak Allah, memuji Dia merupakan wujud kesadaran kita akan tujuan keberadaan kita. Allah Yehuwa layak mendapatkan pujian yang paling bermutu. (Pny. 4:11) Pendidikan yang kita terima di Sekolah Teokratis merupakan sarana untuk mewujudkannya, dengan demikian kita dapat berpikir jernih, bertindak bijaksana, dan mengkomunikasikan dengan efektif kebenaran yang berharga dari Firman Allah yang terilham. DASAR UNTUK MEMBANGUN Kesanggupan berkomunikasi secara efektif adalah suatu seni. Tidak semua orang menguasainya. Banyak buku pelajaran telah dirancang guna membantu orang-orang meningkatkan kesanggupan itu. Akan tetapi, Sang Pencipta, Pribadi yang menganugerahi manusia kesanggupan berbicara, mengetahui lebih banyak tentang seni berkhotbah dan mengajar dibandingkan dengan instruktur manusia mana pun. Putra satu-satunya yang Ia peranakkan bekerja bersama-nya sebagai Pekerja Ahli sewaktu membuat otak manusia dan alat-alat ucap serta ciptaan lainnya yang menakjubkan. Seraya malaikat dan kemudian manusia tercipta, sang Putra bertindak selaku Firman dari Allah, Pribadi utama yang melaluinya Allah menyampaikan instruksi kepada mereka. (Ams. 8:30; Yoh. 1:1-3) Sang Putra diutus ke bumi sebagai Tuan Yesus Kristus. Tentang dia, catatan terilham mengatakan, Kumpulan orang itu terpukau oleh cara ia mengajar. Dan, orang-orang yang mendengar dia bersaksi, Tidak pernah ada orang lain berbicara seperti itu. (Mat. 7:28; Yoh. 7:46) Lebih dari 40 kali Yesus disebutkan di dalam Injil sebagai Guru, dan itu memang beralasan. Kita dapat belajar banyak darinya tentang seni berkhotbah dan seni mengajar. Alkitab juga berisi catatan tentang bagaimana Yehuwa menggunakan pria dan wanita dari berbagai latar belakang untuk melaksanakan kehendak-nya. Beberapa dari antaranya menyampaikan berita yang singkat tetapi penuh kuasa. Banyak pula yang tidak digunakan untuk berkhotbah di hadapan sejumlah besar hadirin, tetapi mereka dengan setia memberikan kesaksian tentang Allah yang benar dan maksud-tujuan-nya. Tampaknya, kebanyakan dari mereka bukanlah pembicara yang pandai berkata-kata, tetapi Allah memberkati upaya mereka. Kita dapat mengetahuinya dari apa yang Alkitab katakan tentang bagaimana mereka melaksanakan pelayanan mereka. Mz. 68:11. Tentu saja, Alkitab bukanlah buku pedoman berkhotbah. Tetapi, bagi yang membacanya dengan daya pengamatan, Alkitab berisi pemahaman yang berharga tentang seni berkhotbah dan seni mengajar yang efektif. Memperoleh Manfaat dari Pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis berupaya membangun di atas dasar itu.

Menyenangi Firman Allah BERBAHAGIALAH orang yang kesenangannya ialah hukum Yehuwa. Orang seperti itu membaca Firman Allah dengan suara rendah siang dan malam. (Mz. 1:1, 2) Apakah Saudara sudah memiliki kesenangan semacam itu? Bagaimana caranya memperoleh lebih banyak sukacita saat membaca Firman Allah? Dengarkan Yehuwa Berbicara Jangan sekadar membaca kata demi kata. Bayangkan situasi yang sedang Saudara baca. Imajinasikanlah suara orang-orang yang perkataannya dikutip. Sewaktu Saudara membaca pasal-pasal pembukaan Alkitab, dengarlah Yehuwa sendiri mengungkapkan, tahap demi tahap, hal-hal yang Ia lakukan untuk menjadikan bumi ini cocok bagi manusia. Dengarkan seraya Ia memberi tahu Putra-Nya, sang Pekerja Ahli, bahwa waktunya telah tiba untuk menciptakan manusia-manusia pertama. Bayangkan latarnya: Adam dan Hawa memberontak, Allah menyatakan vonis atas mereka dan, setelah itu, Ia mengusir mereka dari Firdaus. (Kejadian, psl. 1-3) Rasakanlah betapa takjubnya sewaktu Saudara membaca bahwa suatu suara dari surga mengidentifikasi Yesus Kristus sebagai Putra Allah, Pribadi yang dikasihi, yang Allah utus untuk menyerahkan kehidupannya bagi umat manusia. (Mat. 3:16, 17) Imajinasikanlah reaksi rasul Yohanes ketika ia mendengar Yehuwa menyatakan, Lihat! Aku membuat segala sesuatu baru. (Pny. 21:5) Ya, membaca Firman Allah dengan cara seperti itu dapat sangat menyenangkan! Jika Saudara terus membaca catatan terilham itu, Saudara akan mengenal Yehuwa sebagai pribadi yang agung dan menakjubkan. Saudara akan sangat tertarik kepada Pribadi itu yang mengasihi kita, berbelaskasihan terhadap kita, menolong kita apabila kita dengan rendah hati terus berupaya melakukan kehendak-nya, dan memperlihatkan kepada kita caranya meraih kesuksesan dalam semua hal yang kita lakukan. Yos. 1:8; Mz. 8:1; Yes. 41:10. Semakin banyak waktu yang Saudara gunakan untuk membaca Alkitab, semakin besarlah kepuasan Saudara seraya Saudara bertumbuh dalam pengetahuan akan kehendak Allah bagi Saudara. Namun, kesenangannya jauh melebihi hal itu. Sewaktu bagian Alkitab yang Saudara baca memuat bantuan yang Saudara butuhkan untuk menangani problem dengan bijaksana, Saudara akan memiliki perasaan yang sama seperti pemazmur yang mengatakan, Pengingat-pengingatmu menakjubkan. Itulah sebabnya jiwaku menjalankannya. (Mz. 119:129) Selain itu, Saudara akan bersukacita seraya memahami prinsip-prinsip Alkitab yang turut membentuk cara berpikir dan hasrat Saudara dengan cara yang saleh. Yes. 55:8, 9. 9

10 Menyenangi Firman Allah Alkitab menyediakan bimbingan moral yang melindungi kita dari bahaya dan memperlihatkan kepada kita jalan yang benar. Sewaktu kita membacanya, kita merasakan bahwa Yehuwa adalah Bapak yang mengetahui problemproblem yang akan muncul apabila kita menyerah kepada keinginan daging yang tidak sempurna. Ia tidak ingin kita mengalami hal-hal buruk akibat mengesampingkan standar-standar moral-nya yang luhur. Ia menyayangi kita dan menginginkan kita menikmati jalan hidup yang terbaik. Pembacaan Firman-Nya akan membantu kita lebih menghargai betapa diberkatinya kita karena memiliki Dia sebagai Allah dan Bapak surgawi kita. Membaca Alkitab Setiap Hari Tentang orang yang membaca Firman Allah setiap hari, pemazmur berkata, Segala sesuatu yang ia lakukan akan berhasil. (Mz. 1:3) Ya, sekalipun kita tidak sempurna, sekalipun kita hidup dalam sistem Setan yang fasik, dan sekalipun si Iblis berupaya melahap kita, keteraturan membaca dan menerapkan Firman Allah akan membuat kita berhasil dalam segala hal yang menyangkut hubungan kita dengan Yehuwa. Mengingat kita mendapat tekanan dari sistem tua ini, menyerap pikiran Pencipta setiap hari, sekalipun sejenak, dapat memberi kita kekuatan. Beberapa Saudara yang pernah dipenjarakan oleh karena imannya, hanya bisa membaca cuplikan ayat-ayat yang dikutip dalam artikel-artikel surat kabar yang mereka temukan. Mereka mengkliping ayat-ayat tersebut, menghafalnya, dan merenungkannya. Yehuwa memberkati upaya mereka karena telah berbuat sebisa-bisanya untuk memperoleh pengetahuan dari Firman Allah. (Mat. 5:3) Namun, kita pada umumnya memiliki jauh lebih banyak kebebasan. Kita tidak boleh berpikir bahwa membaca sebuah ayat Alkitab secara terburu-buru sekali sehari akan secara otomatis mendatangkan pengaruh yang menakjubkan. Akan tetapi, kita akan menuai berkat apabila kita menata prioritas kita agar dapat membaca sejumlah ayat Alkitab setiap hari, memikirkannya, dan menerapkannya dalam kehidupan kita. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa rencana terbaik pun bisa terganggu. Apabila hal itu terjadi, prioritaskanlah hal-hal yang benar-benar penting. Sebagai contoh, mustahil kita sengaja tidak minum selama satu atau dua hari. Oleh karena itu, tidak soal apa pun yang terjadi dalam kehidupan kita seharihari, kita harus menyediakan waktu untuk memuaskan dahaga kita dengan air kebenaran. Kis. 17:11. Membaca Seluruh Firman Allah Apakah Saudara telah membaca Alkitab secara keseluruhan? Ada yang merasa tidak sanggup apabila membayangkan diri membaca buku Kejadian hingga buku Penyingkapan. Oleh karenanya, banyak orang yang ingin membaca seluruh Alkitab memulainya dengan membaca Kitab-Kitab Yunani Kristen. Mengapa? Mungkin, karena mereka bisa langsung melihat bagaimana

Menyenangi Firman Allah 11 buku-buku Alkitab tersebut dapat mereka terapkan guna mengikuti jejak Kristus. Atau, bisa jadi karena Kitab-Kitab Yunani Kristen tidak terlalu tebal hanya kira-kira tiga puluh persen dari seluruh Alkitab. Namun, setelah mereka menamatkan pembacaan ke-27 buku itu, mereka mengarahkan perhatian pada ke-39 buku dari Kitab-Kitab Ibrani dan mulai membaca serta menikmatinya. Sewaktu mereka tamat membaca Kitab-Kitab Ibrani, terbentuklah suatu pola pembacaan Alkitab yang teratur, sehingga mereka melanjutkan pembacaan dengan kembali membaca Kitab-Kitab Yunani Kristen, dan mereka tidak pernah berhenti. Semoga Saudara juga menjadikan pembacaan Firman Allah setiap hari sebagai kebiasaan seumur hidup. Adakah orang di keluarga atau sidang Saudara yang tidak dapat membaca? Mengapa tidak menawarkan diri untuk membacakan Alkitab secara teratur kepada orang itu? Saudara akan mendapatkan manfaat, dan ia pun akan mendapatkan manfaat seraya ia merenungkan apa yang ia dengar dan kemudian menerapkannya dalam kehidupannya Pny. 1:3. Pada waktunya, Saudara mungkin berminat mengadakan proyek-proyek khusus menyangkut pembacaan Alkitab Saudara. Beberapa di antaranya dapat SUKSESKAN PEMBACAAN ALKITAB SETIAP HARI Bagian utama dari pendidikan Sekolah PelayananTeokratis berpusat pada program pembacaan Alkitab. Kami mendesak Saudara untuk mengikuti program pembacaan ini. Beberapa bagian Alkitab dijadwalkan untuk dibaca secara pribadi dan dibahas di Sekolah Teokratis setiap minggu. Secara progresif, hal ini akan memungkinkan Saudara menamatkan pembacaan seluruh Alkitab. Agar pembacaan Alkitab setiap hari menjadi bagian dari kehidupan Saudara, khususkan waktu secara teratur mungkin pada pagi hari, pada tengah hari, pada waktu malam, atau sebelum Saudara tidur. Sekadar membaca beberapa ayat Alkitab sewaktu Saudara kebetulan mempunyai waktu tidak akan menjamin keteraturan. Jika Saudara seorang kepala keluarga, perlihatkan minat pribadi dengan membantu anggota keluarga memperkembangkan rutin yang baik. Membaca Alkitab sekeluarga dapat memberikan dorongan moril bagi anggota-anggota keluarga untuk membaca Alkitab setiap hari secara pribadi. Pembacaan Alkitab setiap hari menuntut disiplin diri. Hasrat untuk membaca Alkitab bukanlah bawaan sejak lahir. Saudara perlu memperkembangkan keinginan yang besar akan Firman Allah. (1 Ptr. 2:2) Seraya Saudara memupuk kebiasaan itu, selera rohani Saudara akan bertumbuh. Selanjutnya, Saudara mulai merasakan keinginan untuk memperluas wawasan dengan proyek-proyek khusus berupa pembacaan dan pelajaran Alkitab dengan tujuan memperdalam pengertian dan penghargaan Saudara atas kekayaan rohani yang telah Yehuwa sediakan bagi kita. Sewaktu Saudara membaca Alkitab, sediakan waktu untuk merenungkan makna hal-hal yang Saudara baca keterangannya tentang Yehuwa, apa pengaruh positifnya terhadap kehidupan Saudara, dan cara Saudara menggunakannya dalam membantu orang lain.

12 Menyenangi Firman Allah menambah penghargaan Saudara atas keterkaitan berbagai bagian Alkitab. Jika Alkitab Saudara mempunyai referensi pinggir, referensi itu dapat menjadi penuntun untuk menemukan latar belakang sejarah dan kisah-kisah lain yang berpadanan. Dengannya, Saudara dapat dibantu untuk memahami keadaan yang menyebabkan ditulisnya berbagai mazmur serta surat-surat yang ditulis oleh para rasul Yesus Kristus. Insight on the Scriptures menyediakan begitu banyak informasi latar tentang orang-orang, tempat-tempat, dan sifat-sifat yang disebutkan dalam Alkitab. Terdapat pula bagan-bagan yang menyoroti penggenapan nubuat Alkitab, menunjukkan raja-raja dan nabi-nabi mana yang hidup sezaman, dan menyebutkan perkiraan waktu terjadinya berbagai peristiwa dalam Alkitab. Seraya Saudara merenungkan hal-hal yang Saudara pelajari, Saudara akan mengerti mengapa keadaan tertentu berkembang di antara umat Allah. Saudara juga akan memahami mengapa Yehuwa berurusan dengan umat-nya dengan cara tertentu. Saudara juga akan melihat bagaimana Yehuwa mengevaluasi tindakan pemerintah-pemerintah, bangsa-bangsa, dan individu-individu. Hal itu akan memberi Saudara pemahaman yang lebih luas tentang cara berpikir-nya. Sejarah Alkitab akan lebih menarik apabila Saudara membayangkan tempat terjadinya peristiwa yang Saudara baca. Peta negeri-negeri Alkitab menyingkapkan keadaan tanahnya serta jarak antar tempat. Sebagai contoh, di mana kira-kira bangsa Israel menyeberangi Laut Merah? Berapa luas Tanah Perjanjian? Seberapa jauh Yesus berjalan kaki sewaktu melaksanakan pelayanannya di bumi? Pemandangan macam apa yang Paulus lihat dalam perjalanan utusan injilnya? Peta dan penjelasan geografis menyediakan perincian yang menghidupkan pembacaan Saudara. Di mana Saudara dapat menemukan peta negerinegeri Alkitab? Beberapa terdapat dalam Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru. Kedua jilid buku Insight memuat kira-kira 70 peta berikut indeks peta di bagian akhir jilid pertama. Gunakan Indeks Publikasi Menara Pengawal untuk menemukan peta-peta lainnya. Jika bahan referensi tersebut tidak tersedia, gunakan peta-peta yang ada dalam terbitan Menara Pengawal untuk melengkapi pembacaan Alkitab Saudara. Dalam Kitab-Kitab Ibrani, Raja Daud memuji-muji Yehuwa, demikian, Betapa berharganya pikiranmu bagiku! Oh, Allah, betapa besar jumlah keseluruhannya! (Mz. 139:17) Dalam Kitab-Kitab Yunani Kristen, rasul Paulus memuji Yehuwa karena Ia telah menyinari hati [kita] untuk meneranginya dengan pengetahuan yang mulia tentang Allah melalui muka Kristus. (2 Kor. 4:6) Masa hidup Daud dan Paulus terpisah berabad-abad; tetapi, keduanya menyenangi Firman Allah. Saudara pun akan merasakan hal demikian apabila Saudara menyediakan waktu untuk membaca semua yang telah Yehuwa sampaikan kepada Saudara melalui halaman-halaman Firman-Nya yang terilham.

Perhatikan Cara Kamu Mendengarkan MENDENGARKAN adalah faktor penting dalam proses belajar. Mendengarkan juga mempengaruhi prospek selamat-tidaknya seseorang. Ketika Yehuwa bersiap-siap hendak membebaskan umat-nya dari perbudakan di Mesir, Ia memberikan petunjuk kepada Musa, yang memberitahukan kepada para tua-tua Israel hal-hal yang harus mereka lakukan untuk menyelamatkan putra sulung mereka dari malaikat maut. (Kel. 12:21-23) Kemudian, para tua-tua menyampaikan informasi itu ke tiap-tiap rumah tangga. Penyampaiannya dilakukan secara lisan. Orang-orang harus mendengarkannya dengan saksama. Bagaimana tanggapan mereka? Alkitab melaporkan, Segenap putra Israel melakukannya tepat seperti yang Yehuwa perintahkan kepada Musa dan Harun. Mereka melakukannya tepat seperti itu. (Kel. 12:28, 50, 51) Alhasil, bangsa Israel dibebaskan dengan sangat menakjubkan. Dewasa ini, Yehuwa sedang mempersiapkan kita untuk mengalami pembebasan yang jauh lebih besar. Pastilah, petunjuk yang Ia sediakan harus kita perhatikan dengan sungguh-sungguh. Petunjuk itu disampaikan di perhimpunan. Apakah Saudara memanfaatkan sepenuhnya tiap-tiap perhimpunan? Manfaatnya banyak bergantung pada cara Saudara mendengarkan. Apakah Saudara mengingat pokok-pokok penting dari petunjuk yang diberikan di perhimpunan? Apakah Saudara membiasakan diri, minggu demi minggu, untuk selalu tanggap dalam menerapkan petunjuk-petunjuk itu dalam kehidupan Saudara atau untuk membagikannya kepada orang lain? Siapkan Hati Saudara Agar dapat memperoleh manfaat sepenuhnya dari petunjuk yang diberikan di perhimpunan Kristen, kita perlu mempersiapkan hati. Pentingnya hal itu tampak dalam peristiwa pada masa pemerintahan Raja Yehosyafat dari Yehuda. Yehosyafat berpendirian teguh dalam menjunjung ibadat sejati. Ia menyingkirkan tempat-tempat tinggi serta tonggak-tonggak suci dari Yehuda dan menugasi beberapa pembesar, orang Lewi, dan imam untuk mengajarkan Hukum Yehuwa kepada orang-orang di semua kota Yehuda. Namun, tempat-tempat tinggi tidak dilenyapkan. (2 Taw. 17:6-9; 20:33) Ibadat kepada allah-allah palsu serta bentuk ibadat yang tidak sah kepada Yehuwa yang dipraktekkan di tempat-tempat tinggi yang kafir itu begitu beruratberakar sampai-sampai tidak bisa diberantas. 13 TIPS MENYIMAK YANG EFEKTIF Berdoalah memohon bantuan untuk memusatkan perhatian pada acara perhimpunan Arahkan mata Saudara pada pengkhotbah Sewaktu ayat dikutip, carilah itu dalam Alkitab Saudara, dan ikutilah pembacaannya Carilah tujuan khotbah Dalam pikiran, jawablah tiap-tiap pertanyaan yang diajukan; dengarkan dengan saksama komentar yang diberikan Buatlah catatan singkat Beri perhatian khusus pada buah-buah pikiran yang hendak Saudara terapkan

14 Perhatikan Cara Kamu Mendengarkan Mengapa petunjuk yang Yehosyafat tetapkan gagal menghasilkan pengaruh yang bertahan lama? Catatan itu selanjutnya menyebutkan, Bangsa itu belum mempersiapkan hati mereka untuk Allah bapak-bapak leluhur mereka. Mereka mendengar, tetapi tidak bertindak selaras dengan hal-hal yang mereka dengar. Mungkin, mereka merasa bahwa menempuh perjalanan ke bait di Yerusalem untuk mempersembahkan korban sangatlah merepotkan. Lagi pula, hati mereka tidak digerakkan oleh iman. Agar tidak terseret mundur ke jalan-jalan dunia Setan, kita harus menyiapkan hati kita untuk menerima petunjuk yang Yehuwa sediakan dewasa ini. Bagaimana caranya? Salah satu cara terpenting adalah berdoa. Kita hendaknya berdoa agar kita menerima petunjuk ilahi dengan rasa syukur. (Mz. 27:4; 95:2) Hal itu akan membantu kita menghargai upaya saudara-saudara kita yang, sekalipun tidak sempurna, menyediakan diri untuk digunakan Yehuwa guna mengajar umat-nya. Kita pun akan tergerak untuk bersyukur kepada Yehuwa, bukan saja atas kesempatan mempelajari hal-hal baru, melainkan juga atas kesempatan memperdalam penghargaan akan hal-hal yang sudah pernah kita pelajari. Dengan hasrat untuk melakukan kehendak Allah sepenuhnya, kita berdoa, Ajarlah aku, oh, Yehuwa, tentang jalanmu... Bulatkanlah hatiku untuk takut akan namamu. Mz. 86:11. Pusatkan Perhatian Saudara Ada banyak hal yang dapat merintangi Saudara untuk mendengarkan dengan penuh perhatian. Pikiran kita mungkin sedang kalut. Suara bising dan gerakan di antara hadirin atau di luar tempat perhimpunan dapat menyimpangkan perhatian kita. Ketidaknyamanan fisik dapat menyulitkan kita berkonsentrasi. Saudara-saudari yang membawa anak kecil sering kali perhatiannya terbagi. Apa yang dapat membantu kita memusatkan perhatian pada acara perhimpunan? Mata sangat mempengaruhi fokus perhatian kita. Manfaatkanlah mata Saudara untuk membantu Saudara berkonsentrasi dengan mengarahkannya ke pengkhotbah. Sewaktu ia mengutip ayat Alkitab sekalipun itu ayat yang terkenal bukalah dan simaklah sewaktu ia membacakannya. Lawanlah godaan untuk menoleh ketika timbul suara bising atau ketika orang lain mulai bergerak. Jika mata Saudara terus mengirimkan informasi yang menyimpangkan perhatian ke pikiran, Saudara akan kehilangan banyak keterangan berharga yang disajikan dari mimbar. Jika ada pikiran yang menggelisahkan yang membuat Saudara sulit memusatkan perhatian pada acara, berdoalah kepada Yehuwa memohonkan ketenangan pikiran dan hati supaya Saudara dapat memusatkan perhatian. (Mz. 94:19; Flp. 4:6, 7) Berdoalah berulang-ulang, jika perlu. (Mat. 7:7, 8) Perhimpunan adalah persediaan dari Yehuwa. Saudara dapat merasa yakin bahwa Ia ingin Saudara memperoleh manfaat dari acara perhimpunan. 1 Yoh. 5:14, 15.

Perhatikan Cara Kamu Mendengarkan 15 Menyimak Khotbah Kemungkinan, Saudara dapat mengingat kembali buah-buah pikiran favorit yang telah Saudara dengar dari sebuah khotbah. Akan tetapi, menyimak sebuah khotbah mencakup lebih dari sekadar menghimpun buah pikiran yang menonjol. Khotbah dapat disamakan dengan sebuah perjalanan. Meskipun di sepanjang jalan terdapat banyak hal yang menarik untuk dilihat, yang terpenting adalah tempat yang dituju, tujuan khotbah itu. Pengkhotbah mungkin berupaya menuntun hadirin untuk mencapai kesimpulan tertentu atau untuk menggerakkan mereka mengambil tindakan tertentu. Perhatikan khotbah Yosua kepada bangsa Israel, yang dicatat di Yosua 24:1-15. Tujuan khotbah itu adalah untuk menggerakkan bangsa itu agar berpendirian teguh bagi ibadat sejati dengan memisahkan diri sepenuhnya dari penyembahan berhala bangsa-bangsa di sekelilingnya. Mengapa khotbah itu begitu penting? Meluasnya ibadat palsu merupakan ancaman serius terhadap reputasi bangsa itu di hadapan Yehuwa. Bangsa itu menyambut imbauan Yosua dengan mengatakan, Mustahil bagi kami untuk meninggalkan Yehuwauntukmelayaniallah-allahlain...KamijugaakanmelayaniYehuwa. Dan, mereka melakukannya! Yos. 24:16, 18, 31. Sewaktu Saudara menyimak sebuah khotbah, berupayalah memahami tujuan khotbah itu. Perhatikan bagaimana pokok-pokok yang dikemukakan turut mendukung tujuan khotbah itu. Tanyakan kepada diri sendiri, apa yang diharapkan dari Saudara berdasarkan informasi itu. Menyimak Pembahasan Tanya Jawab Pelajaran Menara Pengawal, Pelajaran Buku Sidang, dan bagian-bagian Perhimpunan Dinas disampaikan dalam bentuk pembahasan tanya jawab berdasarkan bahan tercetak yang bersumber dari Alkitab. Menyimak pembahasan tanya jawab kurang lebih dapat disamakan dengan turut serta dalam suatu percakapan. Agar dapat memperoleh manfaat sepenuhnya, dengarkanlah baik-baik. Amatilah arah pembahasan itu. Perhatikan bagaimana sang pemimpin menandaskan tema dan pokok-pokok utamanya. Dalam pikiran, jawablah pertanyaan-pertanyaan yang ia ajukan. Dengarkanlah sewaktu orang-orang menjelaskan atau menerapkan bahan pelajaran. Melihat informasi berdasarkan sudut pandangan orang lain dapat memberi Saudara pemahaman baru terhadap pokok bahasan yang telah Saudara kenal baik. Ikut sertalah dalam diskusi itu dengan memberikan pernyataan iman Saudara sendiri. Rm. 1:12. Mempelajari bahan pelajaran jauh di muka akan memudahkan Saudara mengikuti pembahasan dan memahami komentar orang lain. Jika keadaan Saudara tidak memungkinkan Saudara mempelajari bahan itu dengan saksama, setidaknya gunakan beberapa menit untuk meninjau bahan pelajaran beberapa waktu sebelum berhimpun. Dengan demikian, Saudara akan dapat memperoleh lebih banyak manfaat dari pembahasan.

16 Perhatikan Cara Kamu Mendengarkan Menyimak di Kebaktian Di kebaktian, mungkin terdapat lebih banyak lagi hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian daripada di sidang. Dalam keadaan seperti itu, menyimak menjadi tantangan yang lebih besar lagi. Apa yang dapat membantu kita? Salah satu faktor penting adalah cukup istirahat di malam hari. Sebelum acara mulai, camkan baik-baik tema kebaktian pada hari itu. Lihatlah judul tiap-tiap khotbah, dan berupayalah mengantisipasi apa yang akan disajikan. Gunakanlah Alkitab Saudara sebaik-baiknya. Banyak orang mendapati bahwa membuat catatan singkat tentang pokok-pokok utamanya membantu pikiran mereka tetap terfokus pada acara. Catatlah petunjuk yang hendak Saudara terapkan dalam kehidupan atau pelayanan Saudara. Bahaslah beberapa buah pikiran dalam perjalanan pergi ke atau pulang dari tempat kebaktian setiap hari. Hal itu akan membantu Saudara mengingat informasinya. Melatih Anak-Anak untuk Menyimak Orang tua Kristen dapat membantu anak-anak mereka bahkan yang masih bayi agar menjadi berhikmat untuk keselamatan dengan membawa mereka ke perhimpunan dan kebaktian. (2 Tim. 3:15) Mengingat berbedabedanya watak dan kesanggupan tiap-tiap anak untuk memperhatikan, dibutuhkan daya pengamatan untuk membantu mereka belajar menyimak dengan penuh perhatian. Saudara mungkin dapat memanfaatkan saran-saran berikut ini. Di rumah, aturlah waktu untuk melatih anak-anak kecil Saudara duduk tenang dan membaca atau melihat gambar-gambar di publikasi Kristen kita. Di perhimpunan, jangan gunakan mainan untuk membuat anak-anak sibuk. Sebagaimana halnya di Israel zaman dahulu, demikian pula di zaman sekarang anak-anak datang berhimpun agar mereka mendengarkan dan belajar. (Ul. 31:12) Apabila dirasa praktis, beberapa orang tua bahkan mengupayakan agar anak-anak mengikuti acara dengan menggunakan publikasi mereka sendiri. Sewaktu anak-anak bertambah usia, bantulah mereka membuat persiapan untuk ambil bagian dalam acara perhimpunan yang melibatkan partisipasi hadirin. Alkitab menyingkapkan adanya kaitan yang erat antara mendengarkan Yehuwa dan menaati Dia. Hal itu dapat terlihat pada kata-kata Musa kepada bangsa Israel, Aku menaruh kehidupan dan kematian di hadapan engkau, berkat dan laknat; dan pilihlah kehidupan agar engkau tetap hidup...dengan mengasihi Yehuwa, Allahmu, dengan mendengarkan perkataannya dan dengan berpaut padanya. (Ul. 30:19, 20) Dewasa ini, mendengarkan instruksi yang Yehuwa sediakan dan dengan taat menerapkannya dalam kehidupan kita sangatlah penting untuk memperoleh perkenan Allah dan berkat berupa kehidupan abadi. Kalau begitu, alangkah pentingnya kita mengindahkan imbauan Yesus, Perhatikanlah cara kamu mendengarkan! Luk. 8:18.

Saudara Dapat Meningkatkan Daya Ingat ALLAH YEHUWA menciptakan otak manusia dengan memberinya kesanggupan mengingat yang menakjubkan. Otak dirancang-nya sebagai suatu reservoir yang dapat selalu diambil isinya tanpa pernah kehabisan hal-hal berharga yang pernah dimasukkan ke dalamnya. Desain otak benar-benar konsisten dengan maksud-tujuan Allah bahwa umat manusia seharusnya hidup kekal. Mz. 139:14; Yoh. 17:3. Namun, Saudara mungkin merasa kehilangan banyak informasi yang telah Saudara masukkan ke dalam pikiran. Informasi tersebut tak kunjung muncul pada saat Saudara membutuhkannya. Apa yang dapat Saudara lakukan untuk meningkatkan daya ingat? Perlihatkan Minat Minat merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya ingat. Jika kita membiasakan diri untuk selalu tanggap, selalu berminat kepada orang-orang serta hal-hal yang terjadi di sekeliling kita, pikiran kita akan selalu aktif. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi kita untuk menunjukkan minat serupa sewaktu membaca atau mendengar hal-hal yang memiliki nilai yang bertahan lama. Merupakan hal yang umum jika seseorang sulit mengingat nama-nama orang. Namun, sebagai orang Kristen, kita tahu bahwa tiap-tiap manusia itu penting rekan-rekan Kristen kita, orang-orang yang kita beri kesaksian, serta orang-orang lain yang berurusan dengan kita dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dapat membantu kita mengingat nama-nama yang sudah semestinya kita ingat? Rasul Paulus menyebutkan 26 nama orang di sidang yang ia surati. Minat pribadinya kepada mereka tampak dari fakta bahwa ia tidak sekadar mengetahui nama mereka tetapi juga menyebutkan hal-hal spesifik yang menyangkut diri kebanyakan dari antara mereka. (Rm. 16:3-16) Beberapa pengawas keliling zaman modern dari Saksi-Saksi Yehuwa mempunyai kesanggupan yang sangat baik dalam mengingat nama, walaupun mereka selalu berpindah-pindah sidang setiap minggunya. Apa yang membantu mereka? Mereka membiasakan diri untuk menyebutkan beberapa kali nama lawan bicara mereka saat pertama kali berbincang-bincang. Mereka berupaya menghubungkan nama orang itu dengan wajahnya. Selain itu, mereka menggunakan waktu dengan berbagai orang dalam dinas pengabaran dan sewaktu bersantap bersama. Sewaktu Saudara 17 CARA MENINGKATKAN DAYA INGAT SEWAKTU MEMBACA Setelah membaca suatu bagian teks, tanyalah kepada diri sendiri, Apa pokok utamanya? Jika Saudara tidak dapat mengingat pokok kuncinya, bacalah kembali dan carilah pokok kuncinya dalam bahan pelajaran itu Apabila Saudara selesai membaca seluruh pasal atau artikel, ujilah kembali diri Saudara. Sebutkan satu per satu semua pokok utamanya. Jika masih belum ingat, bacalah kembali dan tinjau apa yang Saudara baca.