PREDIKSI KECEPATAN ANGIN MENGGUNAKAN MODEL ARTIFICIAL NEURAL NETWORK BERBASIS ADABOOST
|
|
|
- Fanny Tanuwidjaja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PREDIKSI KECEPATAN ANGIN MENGGUNAKAN MODEL ARTIFICIAL NEURAL NETWORK BERBASIS ADABOOST Abdul Syukur 1, Catur Supriyanto 2, Akhmad Khanif Zyen Pasca Sarjana Teknik Informatika Universitas Dian Nuswantoro ABSTRACT Prediction is an attempt to predict the future by examining the past. This prediction consists of the bias estimation of the magnitude of future several variables, such as sales, on the basis of knowledge of the past, present, and experience. Adaboost is one of the optimization algorithm which can improve the accuracy of a predictive value. Previous research examines the exchange rate prediction of wind speed using back propagation Artificial Neural Network algorithm. The purpose of this study is intended to improve the accuracy of prediction of wind speed previously predicted using Artificial Neural Network Backpropagation algorithm then improved the prediction accuracy using adaboost algorithm during the process of training and added back propagation Artificial Neural Network algorithm in the learning process.the results showed that the prediction accuracy of the wind speed values previously predicted using Artificial Neural Network back propagation algorithm with an accuracy of prediction error at sample time per 10 minute predictions of managed to reduce the value of the accuracy of the prediction error using adaboost algorithm during training and coupled Artificial Neural Network algorithm Backpropagation learning process with an accuracy of prediction error amounting to Keywords : Prediction, Wind Speed, Backpropagation Artificial Neural Network, Adaboost. 1. LATAR BELAKANG Ada banyak energi sumber daya alam yang digunakan untuk menghasilkan listrik diantaranya Air, Uap, Gas, Panas Bumi, Surya, Ombak Laut, Sampah, Nuklir dan Angin. Salah satu energi sumber daya alam yang banyak dikembangkan secara signifikan di seluruh dunia saat ini adalah energi angin [1]. Angin merupakan sumber energi yang bebas polusi dan layak secara ekonomis untuk mengeksplorasi dalam hal memproduksi energi listrik secara besar-besaran, sehingga energi angin ini tak kalah kompetitifnya dengan sumber energi lain [2][3]. Energi angin juga berdampak aman pada lingkungan karena sesuai dengan proses produksinya energi ini tidak memancarkan gas polusi. Karena banyak nilai positif yang dihasilkan pada energi angin yang diproduksi menjadi energi listrik saat ini, Prediksi adalah salah satu teknik yang paling penting dalam mengetahui kecepatan angin yang dihasilkan. Keputusan dalam prediksi adalah sangatlah penting, karena dengan prediksi dapat dihitung jumlah energi listrik yang dihasilkan dengan jumlah kebutuhan listrik. dan prediksi yang baik adalah prediksi secara akurat[4]. Untuk melakukan prediksi secara akurat maka diperlukan metode yang tepat pula. Artificial Neural Network atau biasa disebut juga jaringan syaraf tiruan adalah suatu metode komputasi yang meniru sistem jaringan saraf biologi. Metode ini menggunakan elemen perhitungan non-linier dasar yang disebut neuron yang diorganisasikan sebagai jaringan yang saling berhubungan, sehingga mirip dengan jaringan saraf 31
2 manusia[5]. Jaringan saraf tiruan ini dibentuk untuk memecahkan suatu masalah tertentu seperti pengenalan pola atau klasifikasi karena proses pembelajaran[6]. Ada beberapa kelemahan dan kekurangan dari algoritma Backpropagation yang pertama dikemukakan oleh H. Selcuk Nogay, dkk menemukan masalah dalam melaksanakan Artificial Neural Network dalam prediksi kecepatan angin ketika hasil pelatihan dan pengujian tidak seperti apa yang diharapkan. Hal ini terjadi karena masalah utama saat ini informasi yang tidak dapat ditangkap oleh komputer telah mengubah pola Artificial Neural Network di antara pelatihan dan data pengujian fase [7]. Boosting merupakan teknik yang ampuh untuk mengkombinasikan banyak classifier untuk membentuk suatu gabungan yang perfomanya lebih baik dibanding performa tiap classifier dasar tersebut. Pada penelitian ini akan dilakukan peningkatkan akurasi algoritma Artificial Neural Network Backpropagation dalam memprediksi atau meramalkan tingkat akurasi eror dalam memprediksi kecepatan angin untuk menghasilkan energi listrik dengan menggunakan data time series dan algoritma Adaboost sebagai proses training sehingga diharapkan dapat memiliki akurasi yang tinggi yaitu dengan melihat rendahnya tingkat error dalam memprediksi besarnya kecepatan angin yang dihasilkan. Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah disebutkan dalam uraian sebelumnya maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : tingkat akurasi yang dihitung menggunakan data time series dengan algoritma Backpropagation tidak sesuai dengan yang diharapkan [8]. Adaboost sebagai algoritma yang dapat memprediksi sangat akurat diharapkan dapat meningkatkan akurasi prediksi dengan melihat tingkat error dalam memprediksi besarnya kecepatan angin. Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan akurasi prediksi kecepatan angin dengan melihat tingkat error dalam memprediksi besarnya kecepatan angin yang dihasilkan dengan menggunakan model adaboost sebagai proses training dan di dalamnya menggunakan Artificial Neural Network Backpropagation sebagai proses learningnya Manfaat hasil penelitian ini adalah agar para pengguna kecepatan angin untuk menghasilkan listrik dapat menggunakan model Artificial Neural Network berbasis Adaboost sebagai alat untuk menganalisis dan memprediksi besarnya kecepatan angin dalam waktu-waktu tertentu guna menghitung antara besarnya kebutuhan listrik dengan jumlah energi listrik yang dihasilkan dari kecepatan angin dengan akurasi yang tinggi. 2. LANDASAN TEORI 2.1. Data mining Data adalah sumber daya yang berharga karena dapat menghasilkan wawasan yang baru dan dapat membuat pengaturan komersial untuk keunggulan yang kompetitif, sedangkan data mining adalah tentang memecahkan masalah dengan cara menganalisis data yang sudah ada dalam database [9]. Misalnya dengan proses menemukan pola-pola dalam data. Proses ini otomatis atau seringnya semiotomatis. Pola yang ditemukan harus penuh arti dan pola tersebut memberikan keuntungan, biasanya keuntungan secara ekonomi. Data yang dibutuhkan dalam jumlah besar[10] Prediksi Prediksi adalah salah satu strategi yang umum digunakan di sebagian besar perusahaan di sekitar dunia untuk merencanakan pekerjaan mereka sebelum itu benar-benar terjadi. Ada banyak jenis prediksi atau 32
3 peramalan yang dihasilkan[11]. Prediksi juga merupakan suatu usaha untuk meramalkan masa depan dengan memeriksa masa lalu. Ini terdiri dari menghasilkan estimasi bias dari besarnya masa depan beberapa variabel, seperti penjualan, atas dasar pengetahuan masa lalu dan sekarang dan pengalaman Artificial Neural Network Salah satu produk terbaru dari upaya manusia tentang penelitian dan imitasi dari alam adalah jaringan syaraf tiruan teknologi. Artificial Neural Network s adalah program yang dirancang untuk mensimulasikan perilaku sistem saraf biologi sederhana. Artificial Neural Network dibentuk oleh penataan yang diramalkan suatu jumlah sel syaraf tiruan dalam arsitektur tertentu untuk memproses data. Struktur ini biasanya terdiri dari beberapa lapisan, yang diberi nomor[8][7]. Lebih lanjut dijelaskan bahwa ANN dibentuk sebagai generalisasi model matematika dari jaringan syaraf biologi dengan asumsi: pemrosesan informasi terjadi pada banyak elemen sederhana (neuron); sinyal dikirimkan diantara neuron-neron melalui penghubung-penghubung; penghubung antar neuron memiliki bobot yang akan memperkuat atau memperlemah sinyal; dan untuk menentukan output setiap neuron menggunakan fungsi aktivasi yang dikenakan pada jumlahan input yang diterima, besarnya output ini selanjutnya dibandingkan dengan suatu batas ambang. Dengan demikian ANN ditentukan oleh tiga hal, yaitu: pola hubungan antar neuron (disebut arsitektur jaringan); metode untuk menentukan bobot penghubung (disebut metode training/ learning/ algoritma); dan fungsi aktivasi[12][13]. ANN telah banyak diaplikasikan dan sangat sukses digunakan untuk memecahkan berbagai masalah dalam berbagai disiplin ilmu seperti bidang komputer, teknik, ilmu murni, perdagangan, financial dan lain-lain[4] Backpropagation Perambatan galat mundur (Backpropagation) adalah sebuah metode sistematik untuk pelatihan multiplayer jaringan saraf tiruan. Metode ini memiliki dasar matematis yang kuat, obyektif dan algoritma ini mendapatkan bentuk persamaan dan nilai koefisien dalam formula dengan meminimalkan jumlah kuadrat galat error melalui model yang dikembangkan (training set)[8]. a. Dimulai dengan lapisan masukan, hitung keluaran dari setiap elemen pemroses melalui lapisan luar. b. Hitung kesalahan pada lapisan luar yang merupakan selisih antara data aktual dan target. c. Transformasikan kesalahan tersebut pada kesalahan yang sesuai di sisi masukan elemen pemroses. d. Propagasi balik kesalahan-kesalahan ini pada keluaran setiap elemen pemroses ke kesalahan yang terdapat pada masukan. Ulangi proses ini sampai masukan tercapai. Ubah seluruh bobot dengan menggunakan kesalahan pada sisi masukan elemen dan luaran elemen pemroses yang terhubung[2]. Langkah berikutnya adalah menghitung nilai Mean Square Error (MS Error). Dihitung sebagai berikut : MSE = Mean Square Error Dt = Close Ft = Prediksi N = Total jumlah periode.2.1 Backpropagation dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut. 33
4 a. Algoritma Pelatihan Pelatihan suatu jaringan dengan algoritma Backpropagation meliputi dua tahap : perambatan maju dan perambatan mundur. Selama perambatan maju, tiap unit masukan (xi) menerima sebuah masukan sinyal ini ke tiaptiap lapisan tersembunyi z1,..,zp. Tiap unit tersembunyi ini kemudian menghitung aktivasinya dan mengirimkan sinyalnya (zj) ke tiap unit keluaran. Tiap unit keluaran (yk) menghitung aktivasinya (yk) untuk membentuk respon pada jaringan untuk memberikan pola masukan. Selama pelatihan, tiap unit keluaran membandingkan perhitungan aktivasinya yk dengan nilai targetnya tk untuk menentukan kesalahan pola tersebut dengan unit itu. Berdasarkan kesalahan ini, faktor δk (k = 1,..,m) dihitung. δk digunakan untuk menyebarkan kesalahan pada unit keluaran yk kembali ke semua unit pada lapisan sebelumnya (unit-unit tersembunyi yang dihubungkan ke yk). Juga digunakan (nantinya) untuk mengupdate bobotbobot antara keluaran dan lapisan tersembunyi. Dengan cara yang sama, faktor (j = 1,,p) dihitung untuk tiap unit tersembunyi zj. Tidak perlu untuk menyebarkan kesalahan kembali ke lapisan masukan, tetapi δj digunakan untuk mengupdate bobot-bobot antara lapisan tersembunyi dan lapisan masukan.setelah seluruh faktor δ ditentukan, bobot untuk semua lapisan diatur secara serentak. Pengaturan bobot wjk (dari unit tersembunyi zj ke unit keluaran yk) didasarkan pada faktor δk dan aktivasi zj dari unit tersembunyi zj. didasarkan pada faktor δj dan dan aktivasi xi unit masukan. b. Prosedur Pelatihan Langkah 0 : Inisialisasi bobot. (sebaiknya diatur pada nilai acak yang kecil), Langkah 1 : Jika kondisi tidak tercapai, lakukan langkah 2-9, Langkah 2 : Untuk setiap pasangan pelatihan, lakukan langkah 3-8, c. Perambatan Maju : Langkah 3 : Tiap unit masukan (xi, i = 1,, n) menerima sinyal xi dan menghantarkan sinyal ini ke semua unit lapisan di atasnya (unit tersembunyi), Langkah 4 : Setiap unit tersembunyi (xi, i = 1,, p) jumlahkan bobot sinyal masukannya,..2.2 voj = bias pada unit tersembunyi j aplikasikan fungsi aktivasinya untuk menghitung sinyal keluarannya, zj = f (z_inj), dan kirimkan sinyal ini keseluruh unit pada lapisan di atasnya (unit keluaran). Langkah 5 : Tiap unit keluaran (yk, k = 1,, m) jumlahkan bobot sinyal masukannya, 2.3 wok = bias pada unit keluaran k dan aplikasikan fungsi aktivasinya untuk menghitung sinyal keluarannya, yk = f (y_ink). 34
5 d. Perambatan Mundur Langkah 6 : Tiap unit keluaran (yk, k = 1,, m) menerima pola target yang saling berhubungan pada masukan pola pelatihan, hitung kesalahan informasinya,..2.4 hitung koreksi bobotnya (digunakan untuk memperbaharui wjk nantinya),..2.5 hitung koreksi biasnya (digunakan untuk memperbaharui wok nantinya), dan kirimkan δk ke unitunit pada lapisan dibawahnya, Langkah 7 : Setiap unit lapisan tersembunyi (zj, j = 1,, p) jumlahkan hasil perubahan masukannya (dari unit-unit lapisan diatasnya),..2.6 kalikan dengan turunan fungsi aktivasinya untuk menghitung informasi kesalahannya,..2.7 hitung koreksi bobotnya (digunakan untuk memperbaharui voj nanti), Langkah 8 : Tiap unit keluaran (yk, k = 1,, m) update bias dan bobotnya (j = 0,, p) :..2.8 Tiap unit lapisan tersembunyi (zj, j = 1,, p) update bias dan bobotnya (I = 0,,n) :..2.9 Langkah 9 : Test kondisi berhenti. e. Prosedur Pengujian : Setelah pelatihan, jaringan saraf Backpropagation diaplikasikan dengan hanya menggunakan tahap perambatan maju dari algoritma pelatihan. Prosedur aplikasinya adalah sebagai berikut : Langkah 0 : Inisialisasi bobot (dari algoritma pelatihan). Langkah 1 : Untuk tiap vektor masukan, lakukan langkah 2-4. Langkah 2 : for i = 1,, n : atur aktivasi unit masukan xi. Langkah 3 : for j = 1,, p : Langkah 4 : for k = 1,, m : Langkah 5 : Jika yk 0,5 maka yk = 1, else yk =
6 2.5. AdaBoost Boosting merupakan teknik yang ampuh untuk mengkombinasikan banyak classifier untuk membentuk suatu gabungan yang perfomanya lebih baik dibanding performa tiap classifier dasar tersebut. Bentuk boosting yang banyak digunakan adalah Adaboost, singkatan dari adaptive boosting, yang dikembangkan oleh Freund dan Schapire. Performa boosting dapat menghasilkan klasifikasi yang bagus, meskipun tiap classifier dasar-nya hanya sedikit lebih bagus daripada algoritma random. Satuan classifier ini dapat disebut weak learner. Salah satu algoritma boosting yang populer adalah Adaboost. Pada algoritma Adaboost ini, pertamatama nilai bobot untuk setiap tuple pada himpunan D diinisialisasi sebesar 1/d (d=jumlah anggota himpunan D). Setelah suatu model Mi dibangkitkan, kemudian dihitung tingkat kesalahannya (error rate), dengan cara menjumlahkan nilai bobot dari setiap tuple yang misclassified (salah klasifikasi) pada Mi. Error rate ini dapat dihitung menggunakan rumus: Berikut ini adalah langkah-langkah dari algoritma Adaboost: Input: a. D, suatu himpunan yang terdiri dari sebanyak d class-labeled training tuple b. K, banyaknya classifier yang akan dibangkitkan c. Suatu classification learning scheme Output: a. Inisialisasi nilai bobot untuk setiap tuple pada himpunan D sebesar 1/d; b. For i=1 to k do c. Lakukan sampling pada himpunan D untuk mendapatkan Di; d. Gunakan Di untuk menurunkan sebuah model Mi; e. Hitung tingkat kesalahan (error rate) Mi; f. If error(mi)>0,5 then g. Inisialisasi lagi nilai bobot sebesar 1/d; h. Kembali ke langkah nomor 3 dan coba lagi; i. Endif; j. For (setiap tuple pada Di yang sudah terklasifikasi dengan benar) do k. Kalikan nilai bobot pada tuple dengan (error(mi)/(1-error(mi))); l. Normalisasi nilai bobot pada setiap tuple; m. Endfor 3. METODE PREDIKSI KECEPATAN ANGIN MENGGUNAKAN MODEL ARTIFICIAL NEURAL NETWORK BERBASIS ADABOOST Proses pertama atribut akan di training terlebih dahulu menggunakan algoritma Adaboost karena Adaboost sebagai algoritma yang dapat memprediksi sangat akurat diharapkan mampu memprediksi secara akurat, kemudian dilanjutkan dengan proses learning menggunakan algoritma Artificial Neural Network dan kemudian ditesting yaitu proses pengetasan hasil pengolahan dari training menggunakan Adaboost dan di Learning menggunakan Artificial Neural Network, dari hasil testing ini kemudian akan dianalisis tingkat akurasinya menggunakan MSE (Mean Sequare Error) dan diharapkan menghasilkan nilai akurasi prediksi kecepatan angin yang lebih akurat dan nilai RMSE yang lebih kecil daripada penelitian sebelumnya. 36
7 PROBLEMS Apakah algoritma Backpropagation dapat ditingkatkan akurasinya pada data time series untuk memprediksi kecepatan angin DATA GATHERING AND PRE-PROCESSING Data Kecepatan Angin didapat dari Badan Meteorologi Jepara. Direkapitulasi dengan antribut : Start, High, Low, End LEARNING PROCESS WITH ARTIFICIAL NEURAL NETWORK Proses pembelajaran prediksi menggukanan Artificial Neural Network TRAINING PROCESS WITH ADA BOOST Data kecepatan angin ditraining menggunakan adaboost TESTING Proses pengetesan hasil pengolahan dari training menggunakan adaboost dan di learning menggunakan Artificial Neural Network EVALUATION AND VALIDATION Analisis dan Akurasi Prediksi Menggunakan MSE (Mean Sequare Error) RESULT Diketahui bahwa Algoritma Adaboost dapat meningkat akurasi prediksi Kecepatan Angin Gambar 1. Diagram Alir Metode Penelitian 3.1. Metode Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan data statistik kecepatan angin yang didapat dari badan meteorologi Jepara dari tanggal 1 Januari 2014 pukul sampai dengan tanggal 8 Januari 2014 pukul sebanyak 297 menggunakan alat pengukur kecepatan angin yang disebut dengan Anemometer, alat ini terdiri dari tiga buah mangkuk yang dipasang simetris pada sumbu vertikal. Pada bagian bawah dari sumbu vertical dipasang generator, yang terputar oleh ketiga mangkuk. Tegangan dari generator sebanding dengan kecepatan berputar dari mangkuk - mangkuk. Wind Vane atau alat penunjuk arah angin adalah sebuah instrumen yang digunakan untuk mengetahui arah horizontal pergerakan angin (angin permukaan). Data ini terdiri atas atribut star, high, low, end. Tiap baris data adalah perubahan nilai besar kecepatan angin mulai dari kecepatan awal, kecepatan tinggi, kecepatan rendah, dan kecepatan akhir dalam selang waktu 10 menit, 30 menit dan 60 menit. 37
8 3.2. Metode Training Menggunakan Ada Boost Penelitian ini menggunakan model Adaboost sebagai proses training dari hasil pengumpulan data. Dalam proses training data statistik kecepatan anginakan diproses terlebih dahulu untuk mengubah nilai nominal menjadi numerik, karena Adaboost tidak dapat membaca nilai nominal. Dari hasil data numerik tersebut kemudian data di training menggunakan adaboost Metode Learning Menggunakan Model Artificial Neural Network Penelitian ini menggunakan model Artificial Neural Network (Backpropagation) dalam proses learning, sebelum proses learning data statistik kecepatan angin akan diproses terlebih dahulu untuk mengubah nilai nominal menjadi numerik Metode Testing Pada tahap ini data hasil pengolahan antara training menggunakan model adaboost dan learning menggunakan model Artificial Neural Network (Backpropagation) di testing guna mengukur berapa akurasi trend dari prediksi Metode Evaluasi dan Validasi Terdapat banyak algotrima yang dapat dipakai untuk memprediksi besar kecepatan angin namun belum diketahui apakah model Artificial Neural Network berbasis Adaboost memiliki kinerja lebih akurat. Sehingga perlu diuji untuk mengetahuinya. Model yang diusulkan adalah model analisis tingkat akurasi dari algoritma Backpropagation berbasis Adaboost untuk memprediksi besar kecepatan angin. Algoritma ini akan di implementasikan dengan menggunakan Rapid Miner x HASIL DAN PEMBAHASAN Data awal dalam penelitian ini memakai data nilai kecepatan angin yang didapatkan dari badan meteorologi Jepara sudah berupa data yang terdiri dari atribut star, high, low, end. Tiap baris data adalah nilai kecepatan angin mulai dari awal mula kecepatan angin, nilai kecepatan angin tertinggi, nilai kecepatan angin terendah, dan nilai akhir kecepatan angin dalam selang waktu 10 menit, 30 menit, dan 60 menit Penelitian ini memakai data nilai kecepatan angin yang berada di daerah Jepara dengan kurun waktu setiap 10 menit, 30 menit, dan 60 menit dari tanggal 1 Januari 2014 pukul hingga tanggal 8 januari 2014 pukul 01:30 sebanyak 297 data. (data awal terlampir) Hasil Penelitian Dari hasil penerapan menggunakan algoritma optimasi Adaboost untuk meningkatkan akurasi prediksi kecepatan angin dengan menggunakan data nilai kecepatan angin yang berada di daerah Jepara yang di dapat dari badan meteorologi Jepara dengan menggunakan Rapid Miner 5.1. maka didapat hasil bahwa algoritma Adaboost mampu meningkatkan akurasi prediksi dari algoritma Artificial Neural Network dalam memprediksi kecepatan angin per 10 menit sebesar 15 persen didapat dari besar nilai error prediksi kecepatan angin per 10 menit menggunakan algoritma Artificial Neural Network sebesar dikurangi besar nilai error prediksi kecepatan angin per 10 menit menggunakan model Artificial Neural Network berbasis adaboost yaitu Pembahasan Nilai akurasi prediksi dikatakan tinggi apabila nilai MSEnya rendah maka untuk mengukur keandalan prediksi dalam penelitian ini menggunakan MSE (Mean Sequare Error). Dari hasil percobaan prediksi yang telah dilakukan maka didapat : 38
9 No Waktu Prediksi Tabel 2. Keandalan Prediksi Menggunakan MSE MSE (Mean Sequare Error) Artificial Neural Network Adaboost + NN 1. Per 10 menit Per 30 menit Per 60 menit Gambar 2. Keandalan Prediksi Menggunakan MSE Dari Tabel dan Grafik Keandalan prediksi menggunakan MSE di atas didapat nilai kesalahan error prediksi per 10 menit menggunakan Artificial Neural Network sebesar sedangkan nilai kesalahan error Adaboost lebih rendah yaitu sebesar , nilai kesalahan error prediksi per 30 menit menggunakan Artificial Neural Network sebesar sedangkan nilai kesalahan error Adaboost lebih rendah yaitu sebesar , nilai kesalahan error prediksi per 60 menit menggunakan Artificial Neural Network sebesar sedangkan nilai kesalahan error Adaboost lebih rendah yaitu sebesar Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai MSE Adaboost + NN dalam memprediksi lebih kecil dibandingkan Artificial Neural Network maka nilai prediksi menggunakan Adaboost lebih akurat dibandingkan dengan Artificial Neural Network. 39
10 5. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Hasil penelitian pertama yang telah dilakukan dengan menggunakan Algoritma Artificial Neural Network Backpropagatioan menunjungkan tingkat akurasi error prediksi pada waktu prediksi per 10 menit sebesar , per 30 menit sebesar , per 60 menit sebesar dan hasil penelitian kedua yang telah dilakukan menggunakan Algoritma Optimasi Adaboost pada proses training dan ditambah Artificial Neural Network Backpropagation pada proses learning menunjukkan tingkat akurasi error prediksi pada waktu prediksi per 10 menit sebesar , per 30 menit sebesar , per 60 menit sebesar Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Algoritma Optimasi Adaboost pada proses training ditambah dengan Artificial Neural Network Backpropagation pada proses learning memiliki tingkat akurasi error yang lebih rendah dibandingan dengan tingkat akurasi error pada Artificial Neural Network Backpropagation sehingga berhasil meningkatkan akurasi prediksi kecepatan angin Saran Berdasarkan hasil penelitian, penerapan perhitungan nilai akurasi error pada prediksi bisnis kecepatan angin menggunakan algoritma Adaboost dapat berguna dalam memprediksi nilai Kecepatan Angin Pada Prediksi Kecepatan Angin, namun terdapat beberapa hal yang perlu penulis sarankan antara lain algoritma optimasi prediksi ini akan menghasilkan hasil yang optimal jika menggunakan data dan atribut lebih banyak. DAFTAR PUSTAKA [1] A. J. Deppe, W. a. Gallus, and E. S. Takle, A WRF Ensemble for Improved Wind Speed Forecasts at Turbine Height, Journal American Meteorological Society., vol. 28, no. 1, pp , May [2] S. M. Giebel, M. Rainer, and N. S. Aydın, Simulation and Prediction of Wind Speeds : A Artificial Neural Network for Weibull, JIRSS. vol. 12, no. 2, pp , June [3] U. Cali, B. Lange, J. Dobschinski, M. Kurt, C. Moehrlen, and B. Ernst, Artificial Neural Network based wind power forecasting using a multi-model approach,. Journal WEBPROG. pp. 1 6, May [4] S. Kalogirou, C. Neocleous, S. Pashiardis, C. Schizas, and P. O. Box, Wind Speed Prediction Using Artificial Neural Network s * Ministry of Agriculture, Natural Resources and Environment, University of Cyprus Department Of Computer Science".University Of Cyprus [5] O. Ohashi, Wind speed forecasting using spatio-temporal indicators, [6] J. J. G. De Rosa, J. G. Ramiro, J. Melgar, A. Agüera, and A. Moreno, Comparison of Models for Wind Speed Forecasting. PAIDI TIC no.168, pp Mar [7] H. S. Nogay, Application of Artificial Neural Network s for short term wind speed forecasting in Mardin, Turkey, Journal Of Energy in Shouthern Africa. vol. 23, no. 4, pp. 2 7, Mar [8] P. Gomes, Wind Speed and Wind Power Forecasting using Statistical Models : AutoRegressive Moving Average ( ARMA ) and Artificial Neural Network s ( ANN ), International Journal of Sustainable Energy Development (USED). vol. 1, no. June, pp , [9] W. H. Ian, F. Eibe, "Data mining, Practical Machine Learning Tools and Techniques, second edition QA76.9.D343W58, [10] W. H. Ian, F. Eibe, "Data mining, Practical Machine Learning Tools and Techniques, third edition QA76.9.D343W58, [11] D. Lugt, Improving GLAMEPS wind speed forecasts by statistical postprocessing, Royal Netherlands Meteorological Institute. July
11 [12] J. Lari, Production Planning of a Wind Farm Based on Wind Speed Forecasting, ESPOO, AS-74 April [13] J. M. Sloughter, T. Gneiting, and A. E. Raftery, Probabilistic Wind Speed Forecasting Using Ensembles and Bayesian Model Averaging, Journal Of The American Statistical Association, vol. 105, no. 489, pp , Mar
PREDIKSI KECEPATAN ANGIN MENGGUNAKAN MODEL NEURAL NETWORK UNTUK MENGHETAHUI BESAR DAYA LISTRIK YANG DIHASILKAN
PREDIKSI KECEPATAN ANGIN MENGGUNAKAN MODEL NEURAL NETWORK UNTUK MENGHETAHUI BESAR DAYA LISTRIK YANG DIHASILKAN R. Hadapiningradja Kusumodestoni, Akhmad Khanif Zyen Fakultas Sains dan Teknologi UNISNU Jepara
JARINGAN SARAF TIRUAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION UNTUK MENDETEKSI GANGGUAN PSIKOLOGI
Media Informatika, Vol. 2, No. 2, Desember 2004, 1-11 ISSN: 0854-4743 JARINGAN SARAF TIRUAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION UNTUK MENDETEKSI GANGGUAN PSIKOLOGI Kiki, Sri Kusumadewi Jurusan Teknik Informatika,
Analisis Jaringan Saraf Tiruan dengan Metode Backpropagation Untuk Mendeteksi Gangguan Psikologi
Analisis Jaringan Saraf Tiruan dengan Metode Backpropagation Untuk Mendeteksi Gangguan Psikologi Kiki, Sri Kusumadewi Laboratorium Komputasi & Sistem Cerdas Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi
VOL. 01 NO. 02 [JURNAL ILMIAH BINARY] ISSN :
PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PRODUKSI AIR MINUM MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKPROPAGATION (STUDI KASUS : PDAM TIRTA BUKIT SULAP KOTA LUBUKLINGGAU) Robi Yanto STMIK Bina Nusantara
PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK
PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK Yudhi Andrian 1, Erlinda Ningsih 2 1 Dosen Teknik Informatika, STMIK Potensi Utama 2 Mahasiswa Sistem Informasi, STMIK
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.6. Jaringan Syaraf Tiruan Jaringan syaraf tiruan atau neural network merupakan suatu sistem informasi yang mempunyai cara kerja dan karakteristik menyerupai jaringan syaraf pada
ANALISIS PENAMBAHAN NILAI MOMENTUM PADA PREDIKSI PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN BACKPROPAGATION
ANALISIS PENAMBAHAN NILAI MOMENTUM PADA PREDIKSI PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN BACKPROPAGATION Eka Irawan1, M. Zarlis2, Erna Budhiarti Nababan3 Magister Teknik Informatika, Universitas Sumatera
SATIN Sains dan Teknologi Informasi
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi, Vol. 2, No., Juni 206 SATIN Sains dan Teknologi Informasi journal homepage : http://jurnal.stmik-amik-riau.ac.id Jaringan Syaraf Tiruan Peramalan Inventory Barang
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Semua negara mempunyai mata uang sebagai alat tukar. Pertukaran uang dengan barang yang terjadi disetiap negara tidak akan menimbulkan masalah mengingat nilai uang
PREDIKSI PERHITUNGAN DOSIS RADIASI PADA PEMERIKSAAN MAMMOGRAFI MENGGUNAKAN ALGORITMA JARINGAN SYARAF TIRUAN PROPAGASI BALIK
Berkala Fisika ISSN : 1410-9662 Vol.18, No.4, Oktober 2015, hal 151-156 PREDIKSI PERHITUNGAN DOSIS RADIASI PADA PEMERIKSAAN MAMMOGRAFI MENGGUNAKAN ALGORITMA JARINGAN SYARAF TIRUAN PROPAGASI BALIK Zaenal
PREDIKSI BISNIS FOREX MENGGUNAKAN MODEL NEURAL NETWORK BERBASIS ADA BOOST MENGGUNAKAN 2047 DATA
PREDIKSI BISNIS FOREX MENGGUNAKAN MODEL NEURAL NETWORK BERBASIS ADA BOOST MENGGUNAKAN 2047 DATA Suyatno Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Sistem Informasi Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
Perbaikan Metode Prakiraan Cuaca Bandara Abdulrahman Saleh dengan Algoritma Neural Network Backpropagation
65 Perbaikan Metode Prakiraan Cuaca Bandara Abdulrahman Saleh dengan Algoritma Neural Network Backpropagation Risty Jayanti Yuniar, Didik Rahadi S. dan Onny Setyawati Abstrak - Kecepatan angin dan curah
Penerapan Jaringan Saraf Tiruan Metode Backpropagation Menggunakan VB 6
Penerapan Jaringan Saraf Tiruan Metode Backpropagation Menggunakan VB 6 Sari Indah Anatta Setiawan SofTech, Tangerang, Indonesia [email protected] Diterima 30 November 2011 Disetujui 14 Desember 2011
ANALISIS ALGORITMA INISIALISASI NGUYEN-WIDROW PADA PROSES PREDIKSI CURAH HUJAN KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK
ANALISIS ALGORITMA INISIALISASI NGUYEN-WIDROW PADA PROSES PREDIKSI CURAH HUJAN KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK Yudhi Andrian 1, M. Rhifky Wayahdi 2 1 Dosen Teknik Informatika,
ANALISIS PENAMBAHAN MOMENTUM PADA PROSES PREDIKSI CURAH HUJAN KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK
Seminar Nasional Informatika 0 ANALISIS PENAMBAHAN MOMENTUM PADA PROSES PREDIKSI CURAH HUJAN KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK Yudhi Andrian, Purwa Hasan Putra Dosen Teknik Informatika,
ANALISA NILAI UJIAN MASUK STT WASTUKANCANA BERDASARKAN NILAI UJIAN NASIONAL MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION
ANALISA NILAI UJIAN MASUK STT WASTUKANCANA BERDASARKAN NILAI UJIAN NASIONAL MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION Program Studi Teknik Informatika STT Wastukancana Jl. Raya Cikopak No.53, Sadang, Purwakarta
lalu menghitung sinyal keluarannya menggunakan fungsi aktivasi,
LAMPIRAN 15 Lampiran 1 Algoritme Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik Standar Langkah 0: Inisialisasi bobot (bobot awal dengan nilai random yang paling kecil). Langkah 1: Menentukan maksimum epoch, target
ABSTRAK. Kata Kunci : Artificial Neural Network(ANN), Backpropagation(BP), Levenberg Marquardt (LM), harga emas, Mean Squared Error(MSE), prediksi.
ABSTRAK Prediksi harga emas merupakan masalah yang sangat penting dalam menentukan pengambilan keputusan perdagangan dalam pertambangan. Prediksi yang akurat untuk pertambangan dapat memberikan keuntungan
PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT PENGANGGURAN DI SUMATERA BARAT
PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT PENGANGGURAN DI SUMATERA BARAT Havid Syafwan Program Studi Manajemen Informatika, Amik Royal, Kisaran E-mail: [email protected] ABSTRAK:
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Forecasting Forecasting (peramalan) adalah seni dan ilmu untuk memperkirakan kejadian di masa yang akan datang. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan data historis dan memproyeksikannya
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER PERCEPTRON PADA APLIKASI PRAKIRAAN CUACA
Aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan Multilayer Perceptron (Joni Riadi dan Nurmahaludin) APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER PERCEPTRON PADA APLIKASI PRAKIRAAN CUACA Joni Riadi (1) dan Nurmahaludin
PERANCANGAN PARAMETER TERBAIK UNTUK PREDIKSI PRODUKSI BAN GT3 MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RESILIENT PROPAGATION
PERANCANGAN PARAMETER TERBAIK UNTUK PREDIKSI PRODUKSI BAN GT3 MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RESILIENT PROPAGATION Fitrisia, Adiwijaya, dan Andrian Rakhmatsyah Program Studi S1 Teknik Informatika,
PERBANDINGAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN REGRESI PADA PERAMALAN WAKTU BEBAN PUNCAK
Jurnal POROS TEKNIK, Volume 6, No. 2, Desember 2014 : 55-10 PERBANDINGAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN REGRESI PADA PERAMALAN WAKTU BEBAN PUNCAK Nurmahaludin (1) (1) Staff Pengajar Jurusan
Implementasi Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation dan Steepest Descent untuk Prediksi Data Time Series
Implementasi Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation dan Steepest Descent untuk Prediksi Data Time Series Oleh: ABD. ROHIM (1206 100 058) Dosen Pembimbing: Prof. Dr. M. Isa Irawan, MT Jurusan Matematika
MATERI DAN METODE. Cara Pengambilan Data
MATERI DAN METODE Lokasi dan Waktu Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Bagian Ilmu Produksi Ternak Perah, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Penelitian dilaksanakan selama dua
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Suara Manusia Menurut Inung Wijayanto (2013), produksi suara manusia memerlukan tiga elemen, yaitu sumber daya, sumber suara dan pemodifikasi suara. Ini adalah dasar dari teori
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI PENJUALAN HANDPHONE DENGAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION (Studi Kasus : CV.
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI PENJUALAN HANDPHONE DENGAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION (Studi Kasus : CV. Bryan Ponsel) Des Indeks Giawa Mahasiswa Teknik Informatika STMIK Budi
BAB 2 KONSEP DASAR PENGENAL OBJEK
BAB 2 KONSEP DASAR PENGENAL OBJEK 2.1 KONSEP DASAR Pada penelitian ini, penulis menggunakan beberapa teori yang dijadikan acuan untuk menyelesaikan penelitian. Berikut ini teori yang akan digunakan penulis
WAVELET -JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PREDIKSI DATA TIME SERIES
J. Math. and Its Appl. ISSN: 1829-605X Vol. 4, No. 2, November 2007, 53 64 WAVELET -JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PREDIKSI DATA TIME SERIES Daryono Budi Utomo Jurusan Matematika FMIPA Institut Teknologi
PERBANDINGAN ANTARA MODEL NEURAL NETWORK DAN MODEL DUANE UNTUK EVALUASI KETEPATAN PREDIKSI WAKTU KERUSAKAN SUATU KOMPONEN
Feng PERBANDINGAN ANTARA MODEL NEURAL NETWORK DAN MODEL DUANE UNTUK... 211 PERBANDINGAN ANTARA MODEL NEURAL NETWORK DAN MODEL DUANE UNTUK EVALUASI KETEPATAN PREDIKSI WAKTU KERUSAKAN SUATU KOMPONEN Tan
PENENTUAN MODEL RETURN HARGA SAHAM DENGAN MULTI LAYER FEED FORWARD NEURAL NETWORK MENGGUNAKAN ALGORITMA RESILENT BACKPROPAGATION SKRIPSI
PENENTUAN MODEL RETURN HARGA SAHAM DENGAN MULTI LAYER FEED FORWARD NEURAL NETWORK MENGGUNAKAN ALGORITMA RESILENT BACKPROPAGATION (Studi Kasus : Harga Penutupan Saham Unilever Indonesia Tbk. Periode September
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Data Yang Digunakan Dalam melakukan penelitian ini, penulis membutuhkan data input dalam proses jaringan saraf tiruan backpropagation. Data tersebut akan digunakan sebagai
Pengembangan Aplikasi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dengan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation
Erlangga, Sukmawati Nur Endah dan Eko Adi Sarwoko Pengembangan Aplikasi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dengan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Erlangga, Sukmawati Nur Endah dan Eko Adi Sarwoko
PERAMALAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN ELMAN DENGAN ALGORITME GRADIENT DESCENT ADAPTIVE LEARNING RATE
PERAMALAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN ELMAN DENGAN ALGORITME GRADIENT DESCENT ADAPTIVE LEARNING RATE oleh BETA VITAYANTI M0110012 SKRIPSI Ditulis dan diajukan untuk
Jaringan Syaraf Tiruan Menggunakan Algoritma Backpropagation Untuk Memprediksi Jumlah Pengangguran (Studi Kasus DiKota Padang)
Jaringan Syaraf Tiruan Menggunakan Algoritma Backpropagation Untuk Memprediksi Jumlah Pengangguran (Studi Kasus DiKota Padang) Hadi Syahputra Universitas Putra Indonesia YPTK Padang E-mail: [email protected]
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dielaskan mengenai teori-teori yang berhubungan dengan penelitian ini, sehingga dapat diadikan sebagai landasan berpikir dan akan mempermudah dalam hal pembahasan
PERKIRAAN PENJUALAN BEBAN LISTRIK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RESILENT BACKPROPAGATION (RPROP)
PERKIRAAN PENJUALAN BEBAN LISTRIK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RESILENT BACKPROPAGATION (RPROP) Apriliyah, Wayan Firdaus Mahmudy, Agus Wahyu Widodo Program Studi Ilmu Komputer Fakultas MIPA Universitas
ANALISIS PERBANDINGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN REGRESI LINEAR BERGANDA PADA PRAKIRAAN CUACA
ANALISIS PERBANDINGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN REGRESI LINEAR BERGANDA PADA PRAKIRAAN CUACA Nurmahaludin (1) (1) Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Banjarmasin Ringkasan Kebutuhan
PREDIKSI KUALITAS AIR BERSIH PDAM KOTA PALU MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION
JIMT Vol. 4 No. Juni 207 (Hal 47-55) ISSN : 2450 766X PREDIKSI KUALITAS AIR BERSIH PDAM KOTA PALU MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION J.R. Mustakim, R. Ratianingsih 2 dan D. Lusiyanti 3,2,3 Program Studi
ADLN - Perpustakaan Universitas Airlangga ABSTRAK. viii
Muhammad Arif Santoso, 2015. Peramalan Penjualan Produk Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Metode Extreme Learning Machine. Skripsi ini dibawah bimbingan Auli Damayanti,S.Si, M.Si dan Dr. Herry Suprajitno,
METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Kerangka Pemikiran Perusahaan dalam era globalisasi pada saat ini, banyak tumbuh dan berkembang, baik dalam bidang perdagangan, jasa maupun industri manufaktur. Perusahaan
STUDI ESTIMASI CURAH HUJAN, SUHU DAN KELEMBABAN UDARA DENGAN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION
STUDI ESTIMASI CURAH HUJAN, SUHU DAN KELEMBABAN UDARA DENGAN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION Muh. Ishak Jumarang 1), Lyra Andromeda 2) dan Bintoro Siswo Nugroho 3) 1,3) Jurusan Fisika,
PENENTUAN MODEL RETURN HARGA SAHAM DENGAN MULTI LAYER FEED FORWARD NEURAL NETWORK MENGGUNAKAN ALGORITMA RESILENT BACKPROPAGATION
ISSN: 2339-2541 JURNAL GAUSSIAN, Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016, Halaman 203-209 Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian PENENTUAN MODEL RETURN HARGA SAHAM DENGAN MULTI LAYER FEED FORWARD
JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI CURAH HUJAN SUMATERA UTARA DENGAN METODE BACK PROPAGATION (STUDI KASUS : BMKG MEDAN)
JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI CURAH HUJAN SUMATERA UTARA DENGAN METODE BACK PROPAGATION (STUDI KASUS : BMKG MEDAN) Marihot TP. Manalu Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, STMIK Budidarma
Presentasi Tugas Akhir
Presentasi Tugas Akhir Bagian terpenting dari CRM adalah memahami kebutuhan dari pelanggan terhadap suatu produk yang ditawarkan para pelaku bisnis. CRM membutuhkan sistem yang dapat memberikan suatu
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Jaringan Syaraf Biologi Jaringan Syaraf Tiruan merupakan suatu representasi buatan dari otak manusia yang dibuat agar dapat mensimulasikan apa yang dipejalari melalui proses pembelajaran
oleh WAHYUNI PUTRANTO NIM. M SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains Matematika
PERBANDINGAN METODE GRADIENT DESCENT DAN GRADIENT DESCENT DENGAN MOMENTUM PADA JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION DALAM PERAMALAN KURS TENGAH RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA oleh WAHYUNI PUTRANTO NIM.
PERAMALAN BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK DI BALI MENGGUNAKAN PENDEKATAN ADAPTIVE NEURO-FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS)
PERAMALAN BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK DI BALI MENGGUNAKAN PENDEKATAN ADAPTIVE NEURO-FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) L K Widyapratiwi 1, I P A Mertasana 2, I G D Arjana 2 1 Mahasiswa Teknik Elektro, Fakultas
SATIN Sains dan Teknologi Informasi
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi, Vol. 2, No., Juni 206 SATIN Sains dan Teknologi Informasi journal homepage : http://jurnal.stmik-amik-riau.ac.id Penerapan Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Estimasi Needs
ANALISIS JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH RESERVASI KAMAR HOTEL DENGAN METODE BACKPROPAGATION (Studi Kasus Hotel Grand Zuri Padang)
ANALISIS JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH RESERVASI KAMAR HOTEL DENGAN METODE BACKPROPAGATION (Studi Kasus Hotel Grand Zuri Padang) 1 Musli Yanto, 2 Sarjon Defit, 3 Gunadi Widi Nurcahyo
IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER FEEDFORWARD DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION SEBAGAI ESTIMASI NILAI KURS JUAL SGD-IDR
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 205 STMIK AMIKOM Yogyakarta, 6-8 Februari 205 IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER FEEDFORWARD DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION SEBAGAI ESTIMASI
PREDIKSI PENDAPATAN ASLI DAERAH KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION
PREDIKSI PENDAPATAN ASLI DAERAH KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION Dwi Marisa Midyanti Sistem Komputer Universitas Tanjungpura Pontianak Jl Prof.Dr.Hadari Nawawi, Pontianak
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI PENJUALAN OBAT Pada PT. METRO ARTHA PRAKARSA MENERAPKAN METODE BACKPROPAGATION
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI PENJUALAN OBAT Pada PT. METRO ARTHA PRAKARSA MENERAPKAN METODE BACKPROPAGATION Zulkarnain Mahasiswa Teknik Informatika STMIK Budi Darma Jl. Sisingamangaraja
ANALISIS PERBANDINGAN METODE BACKPROPAGATION DAN RADIAL BASIS FUNCTION UNTUK MEM PREDIKSI CURAH HUJAN DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
ANALISIS PERBANDINGAN METODE BACKPROPAGATION DAN RADIAL BASIS FUNCTION UNTUK MEM PREDIKSI CURAH HUJAN DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN Abstrak Vinsensius Rinda Resi - NIM : A11.2009.04645 Program Studi Teknik
IDENTIFIKASI POLA IRIS MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION
JURNAL MANUTECH 43 IDENTIFIKASI POLA IRIS MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION Yoan Elviralita 1, Asrul Hidayat 2 1 Program Studi Teknik Mekatronika-Politeknik Bosowa 2 Program Studi Perawatan dan Perbaikan
Analisis Prediksi Indeks Harga Konsumen Berdasarkan Kelompok Kesehatan Dengan Menggunakan Metode Backpropagation
Analisis Prediksi Indeks Harga Konsumen Berdasarkan Kelompok Kesehatan Dengan Menggunakan Metode Backpropagation Anjar Wanto STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar Pematangsiantar, Indonesia [email protected]
PERAMALAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA KE LOMBOK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
PERAMALAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA KE LOMBOK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN Titik Misriati AMIK BSI Jakarta Jl. R.S Fatmawati No. 24 Pondok Labu, Jakarta Selatan [email protected] ABSTRACT
Muhammad Fahrizal. Mahasiswa Teknik Informatika STMIK Budi Darma Jl. Sisingamangaraja No. 338 Simpanglimun Medan
IMPLEMENTASI JARINGAN SARAF TIRUAN DALAM MEMPREDIKSI SERVICE KENDARAAN RODA 4 DENGAN METODE BACKPROPAGATION (STUDI KASUS PT. AUTORENT LANCAR SEJAHTERA) Muhammad Fahrizal Mahasiswa Teknik Informatika STMIK
Prediksi Pergerakan Harga Harian Nilai Tukar Rupiah (IDR) Terhadap Dollar Amerika (USD) Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation
1 Prediksi Pergerakan Harga Harian Nilai Tukar Rupiah (IDR) Terhadap Dollar Amerika (USD) Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Reza Subintara Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Universitas
PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PESERTA KB BARU DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE BACKPROPAGATION
PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PESERTA KB BARU DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE BACKPROPAGATION Restiana Putri Abstract - On a government agencies Badan Keluarga Berencana
Analisis Prediksi Indeks Harga Konsumen Berdasarkan Kelompok Kesehatan Dengan Menggunakan Metode Backpropagation
Analisis Prediksi Indeks Harga Konsumen Berdasarkan Kelompok Kesehatan Dengan Menggunakan Metode Backpropagation Anjar Wanto STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar Pematangsiantar, Indonesia [email protected]
BAB 3 METODE PENELITIAN
31 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pengumpulan Data (Data gathering). Pengumpulan data harus mampu mendeskripsikan data yang ada, serta memiliki kontribusi terhadap pengetahuan. Data yang tidak lengkap perlu
SATIN Sains dan Teknologi Informasi
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi, Vol. 2, No. 1, Juni 2015 SATIN Sains dan Teknologi Informasi journal homepage : http://jurnal.stmik-amik-riau.ac.id Jaringan Syaraf Tiruan untuk Memprediksi Prestasi
BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK AS A METHOD OF FORECASTING ON CALCULATION INFLATION RATE IN JAKARTA AND SURABAYA
BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK AS A METHOD OF FORECASTING ON CALCULATION INFLATION RATE IN JAKARTA AND SURABAYA Anggi Purnama Undergraduate Program, Computer Science, 2007 Gunadarma Universiy http://www.gunadarma.ac.id
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Beban dan Prakiraan Beban Listrik Di dalam sebuah sistem kelistrikan terdapat 2 sisi yang sangat berbeda, yaitu sisi beban dan sisi pembangkitan. Pada sisi beban atau beban
PEMILIHAN WARNA LIPSTIK BERDASARKAN INFORMASI USIA DAN WARNA KULIT DENGAN MENGGUNAKAN METODA ARTIFICIAL NEURAL NETWORK
PEMILIHAN WARNA LIPSTIK BERDASARKAN INFORMASI USIA DAN WARNA KULIT DENGAN MENGGUNAKAN METODA ARTIFICIAL NEURAL NETWORK Bilqis Amaliah 1, Amethis Oktaorora 2 1,2 Teknik Informatika, FTIf - ITS,Surabaya
Model Arsitektur Backpropogation Dalam Memprediksi Faktor Tunggakan Uang Kuliah (Studi Kasus AMIK Tunas Bangsa)
IJCCS, Vol.x, No.x, July xxxx, pp. 1~5 ISSN: 1978-1520 1 Model Arsitektur Backpropogation Dalam Memprediksi Faktor Tunggakan Uang Kuliah (Studi Kasus AMIK Tunas Bangsa) Agus Perdana Windarto* 1, Dedy Hartama
Prediksi Beban Listrik Pulau Bali Dengan Menggunakan Metode Backpropagasi
Prediksi Beban Listrik Pulau Bali Dengan Menggunakan Metode Backpropagasi Qoriatul Fitriyah 1),Didi Istardi 2) 1) Jurusan Teknik Elektro Politeknik Batam, Batam 29461, email: [email protected] Jurusan
PENERAPAN MODEL NEURAL NETWORK BACKPROPAGATION UNTUK PREDIKSI HARGA AYAM
PENERAPAN MODEL NEURAL NETWORK BACKPROPAGATION UNTUK PREDIKSI HARGA AYAM Nanik Susanti 1* 1 Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Muria Kudus Gondangmanis, PO Box 53, Bae, Kudus
UJM 3 (1) (2014) UNNES Journal of Mathematics.
UJM 3 (1) (2014) UNNES Journal of Mathematics http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujm APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION DALAM PERAMALAN BEBAN PUNCAK DISTRIBUSI LISTRIK DI WILAYAH PEMALANG
PENERAPAN TEKNIK JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK PERAMALAN HARGA SAHAM Putra Christian Adyanto
PENERAPAN TEKNIK JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK PERAMALAN HARGA SAHAM Putra Christian Adyanto Teknik Informatika, Univesitas Dian Nuswantoro ABSTRACT: Peramalan saham merupakan
PREDIKSI HARGA SAHAM MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION
PREDIKSI HARGA SAHAM MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION Siti Amiroch Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, [email protected] Abstract. In the stock market, stock price prediction is
ANALISIS LEARNING RATES PADA ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK KLASIFIKASI PENYAKIT DIABETES
ANALISIS LEARNING RATES PADA ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK KLASIFIKASI PENYAKIT DIABETES Thomas Brian Universitas Trunojoyo Madura Bangkalan, Indonesia [email protected] Abstrak Salah satu algoritma
ABSTRACT. Kata kunci: Fuzzy Tsukamoto, Jaringan Syaraf Tiruan, Backpropagation 1. LATAR BELAKANG MASALAH
PERBANDINGAN PREDIKSI HARGA SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN FUZZY TSUKAMOTO COMPARISON OF SHARE PRICE PREDICTION USING ARTIFICIAL NEURAL NETWORK AND FUZZY TSUKAMOTO ABSTRACT
Arsitektur Jaringan Salah satu metode pelatihan terawasi pada jaringan syaraf adalah metode Backpropagation, di mana ciri dari metode ini adalah memin
BACK PROPAGATION Arsitektur Jaringan Salah satu metode pelatihan terawasi pada jaringan syaraf adalah metode Backpropagation, di mana ciri dari metode ini adalah meminimalkan error pada output yang dihasilkan
T 11 Aplikasi Model Backpropagation Neural Network Untuk Perkiraan Produksi Tebu Pada PT. Perkebunan Nusantara IX
T 11 Aplikasi Model Backpropagation Neural Network Untuk Perkiraan Produksi Tebu Pada PT. Perkebunan Nusantara IX Oleh: Intan Widya Kusuma Program Studi Matematika, FMIPA Universitas Negeri yogyakarta
JARINGAN SYARAF TIRUAN PREDIKSI PENYAKIT LUDWIG ANGINA
doi: https://doi.org/10.5281/zenodo.1207339 JARINGAN SYARAF TIRUAN PREDIKSI PENYAKIT LUDWIG ANGINA Siti Aisyah (1), Abdi Dharma (2), Mardi Turnip (3) Sistem Informasi Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer
BAB III. METODOLOGI. kegiatan manusia membuat penelitian dengan domain teknik informatika
BAB III. METODOLOGI 3.1. Kerangka Pikir Teknik informatika yang memiliki andil yang cukup besar dalam berbagai kegiatan manusia membuat penelitian dengan domain teknik informatika merupakan hal yang menarik
BAB I PENDAHULUAN I-1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kabupaten Purworejo adalah daerah agraris karena sebagian besar penggunaan lahannya adalah pertanian. Dalam struktur perekonomian daerah, potensi daya dukung
Kenyo Puspito Rini 1), Ir. Usman Effendi, MS. 2), Dhita Morita Ikasari, STP, MP. 2)
PERAMALAN PERMINTAAN MINUMAN KESEHATAN INSTAN JAHE MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN dan METODE TIME SERIES (Studi Kasus di Agroindustri Minuman Kesehatan Instan DIA Malang) Kenyo Puspito Rini 1), Ir.
SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan mendapatkan gelar Strata Satu Jurusan Informatika. Disusun Oleh: WINA ISTI RETNANI NIM.
PERBANDINGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION LEVENBERG MARQUARDT (LM) DENGAN BACKPROPAGATION GRADIENT DESCENT ADAPTIVE GAIN (BPGD/AG) DALAM PREDIKSI JUMLAH PENGANGGURAN DI PROVINSI JAWA TENGAH SKRIPSI Diajukan
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN Ahyuna 1), Komang Aryasa 2) 1), 2) Jurusan Teknik Informatika, STMIK Dipanegara Makassar 3) Jl. Perintis
PERAMALAN BEBAN PEMAKAIAN LISTRIK JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DENGAN
PERAMALAN BEBAN PEMAKAIAN LISTRIK JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN HYBRID AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE NEURAL NETWORK Disusun oleh : Berta Elvionita Fitriani 24010211120005
JARINGAN SYARAF TIRUAN MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI NILAI UJIAN AKHIR SEKOLAH (STUDI KASUS DI MAN 2 PADANG)
Jurnal Teknologi Vol 7, No 2, Oktober 2017, Hal 183-192 E- ISSN : 2541-1535 ISSN : 2301-4474 JARINGAN SYARAF TIRUAN MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI NILAI UJIAN AKHIR SEKOLAH (STUDI
PENGENALAN POLA HURUF ROMAWI DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN PERSEPTRON LAPIS JAMAK
PENGENALAN POLA HURUF ROMAWI DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN PERSEPTRON LAPIS JAMAK Eko Budi Wahyono*), Suzuki Syofian**) *) Teknik Elektro, **) Teknik Informatika - Fakultas Teknik Abstrak Pada era modern
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Bab ini menguraikan analisa penelitian terhadap metode Backpropagation yang
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM Bab ini menguraikan analisa penelitian terhadap metode Backpropagation yang diimplementasikan sebagai model estimasi harga saham. Analisis yang dilakukan adalah menguraikan penjelasan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian Penelitian ini menggunakan satu definisi variabel operasional yaitu ratarata temperatur bumi periode tahun 1880 sampai dengan tahun 2012. 3.2 Jenis dan
PERBANDINGAN BEBERAPA MODEL UNTUK KINERJA ALGORITMA BACKPROPAGATION COMPARISON OF SOME MODEL FOR PEFORMANCE IMPROVEMENT IN BACKPROPAGATION ALGORITHM
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol.6 No. 2, Desember 217 : 8-91 PERBANDINGAN BEBERAPA MODEL UNTUK KINERJA ALGORITMA BACKPROPAGATION COMPARISON OF SOME MODEL FOR PEFORMANCE IMPROVEMENT IN BACKPROPAGATION
PENERAPAN ALGORITMA JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PREDIKSI STATUS PERMOHONAN HUTANG DAN HARGA JAMINAN HUTANG MOTOR
PENERAPAN ALGORITMA JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PREDIKSI STATUS PERMOHONAN HUTANG DAN HARGA JAMINAN HUTANG MOTOR Angga Wahyu Wibowo Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Indonesia
BAB I PENDAHULUAN. universitas swasta yang memiliki 7 Fakultas dengan 21 Program Studi yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Universitas Muhammadiyah Ponorogo merupakan salah satu universitas swasta yang memiliki 7 Fakultas dengan 21 Program Studi yang terdiri dari : 3 program studi
BAB II DASAR TEORI Jaringan Syaraf Tiruan. Universitas Sumatera Utara
BAB II DASAR TEORI Landasan teori adalah teori-teori yang relevan dan dapat digunakan untuk menjelaskan variabel-variabel penelitian. Landasan teori ini juga berfungsi sebagai dasar untuk memberi jawaban
PERBANDINGAN AKURASI ALGORITME PELATIHAN DALAM JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PERAMALAN JUMLAH PENGGUNA KERETA API DI PULAU JAWA
PERBANDINGAN AKURASI ALGORITME PELATIHAN DALAM JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PERAMALAN JUMLAH PENGGUNA KERETA API DI PULAU JAWA Budho Setyonugroho 1), Adhistya Erna Permanasari 2), Sri Suning Kusumawardani
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI INISIALISASI NGUYEN WIDROW PADA METODE BACKPROPAGATION UNTUK PREDIKSI JENIS PENYAKIT PARU - PARU
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI INISIALISASI NGUYEN WIDROW PADA METODE BACKPROPAGATION UNTUK PREDIKSI JENIS PENYAKIT PARU - PARU KOMPETENSI REKAYASA PERANGKAT LUNAK SKRIPSI ADE KURNIAWAN NIM.0708605016 PROGRAM
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Definisi Masalah Dalam beberapa tahun terakhir perkembangan Computer Vision terutama dalam bidang pengenalan wajah berkembang pesat, hal ini tidak terlepas dari pesatnya
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 4, No.2, (2015) ( X Print) A-31
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol 4, No2, (2015) 2337-3520 (2301-928X Print) A-31 Perbandingan Performansi Metode Peramalan Fuzzy Time Series yang Dimodifikasi dan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation (Studi
KLASIFIKASI UNTUK DIAGNOSA DIABETES MENGGUNAKAN METODE BAYESIAN REGULARIZATION NEURAL NETWORK (RBNN)
JURNAL INFORMATIKA VOL.11.NO1, JAN 2017 KLASIFIKASI UNTUK DIAGNOSA DIABETES MENGGUNAKAN METODE BAYESIAN REGULARIZATION NEURAL NETWORK (RBNN) M.Fadly Rahman 1, M.Ilham Darmawidjadja 2, Dion Alamsah 3 Teknik
IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST) UNTUK MEMPREDIKSI HASIL NILAI UN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION
IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST) UNTUK MEMPREDIKSI HASIL NILAI UN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION Yusran Program Studi Pendidikan Informatika STKIP PGRI Sumbar [email protected] Submitted
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. menggunakan teknik statistik, matematika, kecerdasan buatan, tiruan dan machinelearning
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Data Mining Data mining adalah kombinasi secara logis antara pengetahuan data, dan analisa statistik yang dikembangkan dalam pengetahuan bisnis atau suatu proses yang menggunakan
KLASIFIKASI DATA MENGGUNAKAN JST BACKPROPAGATION MOMENTUM DENGAN ADAPTIVE LEARNING RATE
KLASIFIKASI DATA MENGGUNAKAN JST BACKPROPAGATION MOMENTUM DENGAN ADAPTIVE LEARNING RATE KLASIFIKASI DATA MENGGUNAKAN JST BACKPROPAGATION MOMENTUM DENGAN ADAPTIVE LEARNING RATE Warih Maharani Fakultas
