: Yoga Wicaksana NPM :
|
|
|
- Hendra Lesmana
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 ANALISIS PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA. Nama : Yoga Wicaksana NPM :
2 Latar Belakang Tujuan Investasi di pasar modal memperoleh capital gain dan deviden, pada investasi jangka pendek investor mengharapkan capital gain dan pada jangka panjang investor dapat mengharapkan deviden selain capital gain yang dapat diperolehnya dari transaksi jual beli saham yang terjadi. Faktor fundamental adalah ROA, NPM, EPS, yang dimana harga saham dipengaruhi oleh keadaan ekonomi, industri, dan perusahaan yang menerbitkan saham yang bersangkutan. Seiring dengan perkembangan yang pesat pada pasar modal, khususnya pada perusahaan industri barang konsumsi yang go public, dan diiringi dengan pola tingkah laku masyarakat yang semakin konsumtif membuat banyak investor tertarik untuk menanamkan modalnya pada perusahaan industri barang konsumsi. Berdasarkan dari latar belakang diatas maka peneliti mengambil judul Analisis Pengaruh Faktor Fundamental Terhadap Return Saham Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia.
3 Rumusan Masalah 1. Apakah Return on Asset (ROA), Earning per Share (EPS), Net Profit Margin (NPM) berpengaruh terhadap return saham? 2. Bagaimana pengaruh Return on Asset (ROA), Earning per Share(EPS), Net Profit Margin (NPM) terhadap return saham?
4 Batasan Masalah Berdasarkan masalah pada penelitian ini adalah objek penelitian yaitu faktor fundamental (Return on Assets, Earning per Share, Net Profit Margin). Data yang digunakan adalah laporan keuangan Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia periode
5 Tujuan Penelitian Tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah : 1. Untuk mengetahui apakah faktor-faktor fundamental seperti Return on Asset (ROA), Earning per Share (EPS), Net Profit Margin (NPM) mempunyai pengaruh terhadap return saham Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia. 2. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor-faktor fundamental Net Profit Margin (NPM), Return on Asset (ROA) dan Earning per Share (EPS) terhadap return saham Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia.
6 DATA DAN OBJEK PENELITIAN PT. Akasha Wira International Tbk. (ADES) PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA) PT. Cahaya Kalbar Tbk. (CEKA) PT. Davomas Abadi Tbk. (DAVO) PT. Delta Djakart Tbk. (DLTA) PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) PT. Multi Bintang Indonesia Tbk. (MLBI) PT. Mayora Indah Tbk. (MYOR) PT. Prasidha Aneka Niaga Tbk. (PSDN) PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) PT. Sekar Bumi Tbk. (SKBM) PT. Sekar Laut Tbk. (SKLT) PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Co. Tbk. (ULTJ)
7 Data/Variabel Yang Digunakan Variabel Terikat ( dependent variabel ) Variabel terikat (dependent variabel) adalah variabel yang dipengaruhi oleh variable bebas. Dalam hal ini variabel terikatnya yaitu return saham. Return Saham adalah keuntungan yang dinikmati oleh pemodal atas investasi yang dilakukannya. Secara matematis return saham dapat diformulasikan sebagai berikut :
8 Variabel Bebas (independent variabel) Variabel bebas (variabel independent) adalah variabel-variabel yang mempengaruhi besar-kecilnya variable terkait. a. ROA (Return on Assets) ROA adalah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba setelah pajak (NIAT) berdasarkan total assets yang dimiliki oleh perusahaan. Nilai ROA dalam penelitian ini berasal dari perbandingan antara NIAT dengan Total Assets yang dimiliki emiten dalam satu tahun tertentu. Secara matematis ROA dapat diformulasikan sebagai berikut :
9 b. NPM (Net Profit Margin) NPM merupakan rasio antara laba bersih setelah pajak (Net Income After Tax) terhadap total penjualan (sales) menunjukkan kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih atas total penjualan bersih yang dicapai oleh perusahaan. Rasio ini secara sitematis dapat diformulasikan sebagai berikut : Dimana : NPM : Net Profit Margin NIAT : Net Income After Tax (Pendapatan bersih setelah pajak) Sales : Total penjualan
10 c. EPS (Earnings per Share) EPS merupakan rasio antara laba setelah pajak terhadap jumlah saham yang beredar menunjukkan laba bersih perusahaan yang siap dibagikan kepada semua pemegang saham. Secara sistematis rasio ini dapat diformulasikan sebagai berikut:
11 Metode Analisis Data 1. Regresi Linier Berganda Y = a + b 1 X 1 + b 2 X 2 + b 3 X 3 + e Keterangan Y a b 1,b 2,b 3 X 1 X 2 X 3 : Return saham : Konstanta : Koefisien regresi : Return on Assets : Net Profit Margin : Earning per Share
12 Y = 0,402-0,004X 1 + 0,006X 2 + 6,232X 3 + e t hitung -0,492 0,768 0,360 Signifikan t 0,625 0,446 0,721 R 2 = -0,45 sign. F = 0,848 F hitung = 0,269 Dari persamaan regresi linear berganda tersebut dapat dijelaskan bahwa konstanta bernilai 0,402, berarti jika ROA, NPM dan EPS bernilai 0, maka return saham akan bernilai 0,402. Untuk koefisien ROA nilainya sebesar -0,004 yang berarti jika variabel independen lain tetap dan ROA mengalami kenaikan sebesar 1% maka return saham akan turun sebesar Rp 0,004. Nilai koefisien tersebut bernilai negatif artinya ada hubungan negatif antara ROA dengan return saham, jika ROA naik maka return saham akan mengalami penurunan. ROA menunjukan kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari aktiva yang digunakan untuk operasional perusahaan.
13 Untuk koefisien NPM nilainya sebesar 0,006 yang berarti jika variabel independen lain tetap dan NPM mengalami kenaikan 1% maka return saham akan naik sebesar Rp 0,006. Nilai koefisien tersebut bernilai positif, artinya ada hubungan positif antara NPM dengan return saham, jika NPM naik maka return saham akan mengalami kenaikan. NPM merupakan rasio antara laba bersih setelah pajak (Net Income After Tax) terhadap total penjualan (sales) menunjukkan kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih atas total penjualan bersih yang dicapai oleh perusahaan. Untuk koefisien EPS nilainya sebesar 6,232 yang berarti jika variabel independen lain tetap dan EPS mengalami kenaikan 1% maka return saham akan naik sebesar Rp 6,232. Nilai koefisien tersebut bernilai positif artinya ada hubungan positif antara EPS dan return saham. Jika EPS naik maka return saham akan mengalami kenaikan. EPS menunjukkan laba bersih perusahaan yang siap dibagikan kepada semua pemegang saham.
14 2. Uji Koefisien Regresi secara Parsial (Uji-t) Uji-t pada Return on Assets (ROA) Ho = Ha = Secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan antara ROA terhadap return saham. Secara parsial ada pengaruh signifikan antara ROA terhadap return saham. Uji-t bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROA, NPM dan EPS terhadap total return perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia secara parsial. Kriteria pengujian adalah sebagai berikut: Jika t tabel < t-hitung dan t-hitung < t-tabel maka Ho diterima. Jika t hitung < -t-tabel dan t-hitung > t-tabel maka Ha diterima Jika t hitung > t tabel maka Ha diterima Jika t hitung < t tabel maka Ha ditolak
15 diperoleh hasil nilai t -0,492 dengan nilai probabilitas 0,625 berarti t-hitung (-0,492) < t-tabel (2,010635) (Ho diterima), nilai probabilitas 0,625 > 0,05 (Ho diterima). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ROA tidak berpengaruh terhadap return saham (Ho diterima). Uji-t pada Net Profit Margin (NPM) Ho = Secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan antara NPM terhadap return saham. Ha = Secara parsial ada pengaruh signifikan antara NPM terhadap return saham. Kriteria perbandingan untuk mengetahui hipotesis mana yang akan diterima adalah: Jika t-tabel < t-hitung dan t-hitung < t-tabel maka Ho diterima. Jika t-hitung < -t-tabel dan t-hitung > t-tabel maka Ha diterima Jika signifikasi > 0,05 maka Ho diterima Jika signifikasi < 0,05 maka Ha diterima
16 diperoleh hasil nilai t hitung 0,768, dengan nilai probabilitas 0,446 berarti t-hitung (0,768) < t-tabel (2,010635) (Ho diterima), nilai probabilitas 0,446 > 0,05 (Ho diterima). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa NPM tidak berpengaruh secara signifikan terhadap return saham (Ho diterima). Uji-t pada Earning per Share (EPS) Ha = Ho = Secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan antara EPS terhadap return saham. Secara parsial ada pengaruh signifikan antara EPS terhadap return saham.
17 Kriteria perbandingan untuk mengetahui hipotesis mana yang akan diterima adalah: Jika t-tabel < t-hitung dan t-hitung < t-tabel maka Ho diterima. Jika t-hitung < -t-tabel dan t-hitung > t-tabel maka Ha diterima Jika signifikasi > 0,05 maka Ho diterima. Jika signifikasi < 0,05 maka Ha diterima.
18 diperoleh hasil nilai t hitung 0,360 dengan nilai probabilitas 0,721 berarti t- hitung (0,360) < t-tabel (2,010635) (Ho diterima), nilai probabilitas 0,721 > 0,05 (Ho diterima). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa EPS tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham (Ho diterima). UJI ANOVA Hipotesis: Ho = Tidak ada pengaruh yang signifikan antara ROA, NPM dan EPS secara stimultan terhadap total return saham. Ha = Ada pengaruh yang signifikan antara ROA, NPM dan EPS secara stimultan terhadap total return saham. Dari uji ANOVA didapatkan F hitung 0,269 < F tabel 2,98 maka Ho diterima. Nilai probabilitas sebesar 2,98 > 0,05 maka Ho diterima. Dengan demikian keputusan yang dapat diambil bahwa ROA, NPM, dan EPS tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham (Ho diterima).
19 Analisis Koefisien Determinasi (R²) regresi koefisien determinasi, persamaan regresi yang ditaksir memiliki kecocokan data bahwa 45 % return saham dalam penelitian ini dapat dijelaskan oleh variabel yaitu ROA, NPM dan EPS, sedangkan 55 % return saham dapat dijelaskan oleh variabel lainnya.
20 Kesimpulan Berdasarkan data, perhitungan dan analisis yang telah dilakukan pada penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa: Secara parsial ROA, NPM, dan EPS tidak berpengaruh terhadap return saham. Namun secara simultan ROA, NPM, dan EPS berpengaruh terhadap return saham. Peningkatan ROA mengakibatkan return saham akan mengalami penurunan. Sedangkan untuk koefisien NPM dan EPS bernilai positif, artinya jika NPM dan EPS mengalami kenaikan maka return saham akan mengalami kenaikan.
21 SARAN 1. Apabila kinerja keuangan perusahaan stabil dan cenderung meningkat, maka akan semakin banyak investor yang akan menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut. Namun, kinerja keuangan bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi return saham. Investor juga harus mempertimbangkan faktor-faktor eksternal lainnya seperti nilai tukar kurs, tingkat suku bunga bank yang selalu berfluktuasi setiap waktu dan kondisi ekonomi maupun situasi politik serta kebijakan pemerintah dalam industri dan dunia usaha. 2. Sedangkan untuk para investor, ketika menanamkan dana mereka dalam bentuk saham sebaiknya memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham sebagai bahan pertimbangan bagi keputusan investasinya agar dapat memperoleh return yang maksimum dari hasil investasinya.
Tabel 4.1 Daftar Populasi Perusahaan Food and Beverages
Lampiran 1 Tabel 4.1 Daftar Populasi Perusahaan Food and Beverages No Nama Perusahaan Kode Kriteria Penentuan Sampel 1 2 3 4 Sampel 1 PT Akasha Wira International Tbk. ADES 1 2 PT Tiga Pilar Sejahtera
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data
33 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data penelitian yang di peroleh peneliti dari berbagai sumber yang telah ada dan secara
BAB III METEDOLOGI PENELITIAN. Lokasi penelitian adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar
54 BAB III METEDOLOGI PENELITIAN 1.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar dibursa efek Indonesia sejak tahun 2008 sampai 2012, dan ruang lingkup penelitian
BAB 3 METODA PENELITIAN. 3.1 Jenis Penelitian dan Gambaran Populasi (Obyek) Penelitian
38 BAB 3 METODA PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian dan Gambaran Populasi (Obyek) Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Pendekatan penelitian kuantitatif dapat diartikan
BAB 3 METODE PENELITIAN. consumer goods yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009.
20 BAB 3 METODE PENELITIAN 1.1. Objek Penelitian Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan consumer goods yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009. 1.2. Populasi dan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Saham menjadi salah satu alternatif investasi di pasar modal yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Saham menjadi salah satu alternatif investasi di pasar modal yang paling banyak digunakan oleh para investor karena keuntungan yang diperoleh lebih besar
DAFTAR ISI. Halaman. viii
DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... ii SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI... iii MOTTO DAN PERSEMBAHAN... iv KATA PENGANTAR... v ABSTRAKSI... vii DAFTAR ISI... viii DAFTAR TABEL...
BAB I PENDAHULUAN. mengalami perkembangan yang semakin pesat. Dengan adanya perusahaanperusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan zaman maka dunia usaha dan industri juga mengalami perkembangan yang semakin pesat. Dengan adanya perusahaanperusahaan baru yang
BAB I PENDAHULUAN. Dalam kegiatan operasi sebuah perusahaan bagian yang terpenting yaitu
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam kegiatan operasi sebuah perusahaan bagian yang terpenting yaitu bidang keuangannya, baik itu pada perusahaan go public ataupun yang belum go public, terutama
BAB III METODE PENELITIAN. minumanyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian dimulai sejak bulan
55 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada beberapa perusahaan makanan dan minumanyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian dimulai sejak bulan
I. PENDAHULUAN. Perusahaan makanan dan minuman merupakan salah satu kategori sektor industri
1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan makanan dan minuman merupakan salah satu kategori sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mempunyai peluang untuk tumbuh dan berkembang. Industri
BAB I PENDAHULUAN. poitif. Bedasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Beberapa tahun belakangan ini pertumbuhan ekonomi di indonesia menunjukkan angka yang poitif. Bedasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Objek pada penelitian ini adalah perusahaan food and beverage
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Data Penelitian 4.1.1 Deskripsi Objek Penelitian Objek pada penelitian ini adalah perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan dengan electronic research melalui situs IDX dan
46 BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi dan waktu penelitian Penelitian ini dilakukan dengan electronic research melalui situs IDX dan melalui Pojok Bursa UIN SUSKA dan Pusat Informasi Pasar Modal
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian dilakukan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2013 yang seluruh data keuangannya
Daftar Populasi dan Sampel
Lampiran i Daftar Populasi dan Sampel No Kode Perusahaan Nama Perusahaan Kriteria Sampel 1 2 3 1 ADES PT. Akasha Wira International Sampel 1 2 AISA PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Sampel 2 3 CEKA PT. Cahaya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. keuangan selama periode penelitian yang dilakukan. yang dijadikan bahan kajian penelitian lebih akurat.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Objek Penelitian Penelitian ini mengenai Analisis Struktur Modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Perusahaan manufaktur yang digunakan dalam penelitian
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Tinggi rendahnya tingkat likuiditas perusahaan dapat ditunjukkan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tinggi rendahnya tingkat likuiditas perusahaan dapat ditunjukkan oleh aset likuid yang mudah dikonversi menjadi kas diantaranya kas, bank, piutang, surat-surat berharga,
BAB III METODELOGI PENELITIAN. melalui Pojok Bursa UIN SUSKA dengan data waktu penelitian periode 2009-
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan electronic research melalui situs IDX dan melalui Pojok Bursa UIN SUSKA dengan data waktu penelitian periode
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dan didukung oleh teoriteori yang dipelajari dan hasil pembahasan yang diperoleh mengenai analisis prediksi kebangkrutan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Saham 1. Pengertian Saham Saham adalah tanda penyertaan modal pada perseroan terbatas seperti yang telah diketahui bahwa tujuan pemodal membeli saham untuk memperoleh penghasilan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Pembangunan perekonomian suatu negara dibutuhkan biaya atau dana
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pembangunan perekonomian suatu negara dibutuhkan biaya atau dana yang tidak sedikit. Dana tersebut dapat diperoleh dari pinjaman maupun modal sendiri yang
ABSTRACT Keyword : Return on Assets (ROA), Net Profit Margin, and Basic Earnings Power (BEP) and Corporation Tax to Turn Over Ratio (CTTOR).
ABSTRACT Taxes are the biggest source of state revenue that derive from non-oil sector which is used for development in the present and future. The purpose of this research is to determine whether there
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. perusahaan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang
3.1. Lokasi dan waktu penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam melakukan penelitian ini, penulis memilih tempat penelitian pada salah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yaitu : perusahaan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dari pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan tekstil yang terdaftar di BEI periode 2006 sampai dengan 2010, maka
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar
BAB I PENDAHULUAN. dapat dimanfaatkan secara baik dan maksimal. Dalam hal ini menyebabkan. dengan kemampuan perusahaan memperoleh laba.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan ekonomi di era globalisasi mengakibatkan persaingan semakin tajam menuntut setiap manager keuangan perusahaan untuk selalu berupaya membuat struktur
BAB III METODE PENELITIAN. perusahaan foods and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan foods and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2013
Didasarkan pada pertimbangan bahwa bursa efek di Indonesia yang aktif
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Didasarkan pada pertimbangan bahwa bursa efek di Indonesia yang aktif dan lebih dikenal karena letaknya di pusat ibukota negara adalah di Bursa Efek Jakarta
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pasar modal adalah sarana yang mempertemukan penjual dan pembeli
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pasar modal adalah sarana yang mempertemukan penjual dan pembeli dana.tempat penawaran penjualan efek ini dilaksanakan berdasarkan satu lembaga resmi yang disebut bursa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2009-2011 (3
BAB I PENDAHULUAN. menjanjikan. Pertumbuhan industri makanan dan minuman akan tetap baik bahkan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Prospek dan perkembangan subsector makanan dan minuman sangat menjanjikan. Pertumbuhan industri makanan dan minuman akan tetap baik bahkan terus mengalami
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Kinerja perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kinerja perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui
BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN
BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek penelitian Objek penelitian merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dipisahkan dari suatu penelitian. Menurut Jogiyanto (2007:61) objek penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan pasar modal terbesar di Indonesia hasil gabungan antara Bursa Efek Surabaya dan Bursa Efek Jakarta pada tahun 2007.
BAB III METODE PENELITIAN. Cash Turnover, Receivable Turnover, dan Inventory Turnover terhadap Return On Asset.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis ada atau tidaknya pengaruh Cash Turnover, Receivable Turnover, dan Inventory Turnover terhadap Return
:Anggun Kartika Wati Npm :
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR FUNDAMENTAL INTERNAL TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Kasus Pada Industri Rokok yang Go Public di BEI (Bursa Efek Indonesia) periode tahun 2009-2013 Nama :Anggun Kartika Wati Npm : 10210852
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dijabarkan sebagai suatu usaha bisnis yang sistemtis dan terorganisasi untuk
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini dijabarkan sebagai suatu usaha bisnis yang sistemtis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah dengan tujuan mencari jawaban atau solusi
MUHAMMAD HARIS ABSTRACT
ANALISIS PENGARUH VARIABEL FUNDAMENTAL TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman di BEI Periode 2008-2012) MUHAMMAD HARIS 10510077 ABSTRACT Kebijakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini data kuantitatif, yaitu data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan (Sugiyono, 2004) dan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan September April 2014 di Pojok Bursa Efek Universitas Mercu Buana, yang berlokasi di gedung A, Ruang A- 204,
BAB I PENDAHULUAN. Bursa Efek Jakarta (BEJ) atau Jakarta Stock Exchange (JSX) adalah sebuah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Bursa Efek Jakarta (BEJ) atau Jakarta Stock Exchange (JSX) adalah sebuah bursa saham di Jakarta yang merupakan bursa tempat dimana orang memperjualbelikan
BAB I PENDAHULUAN. Tabel 1.1 Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Bursa Efek Indonesia mengelompokkan seluruh perusahaan terbuka yang mencatatkan sahamnya ke dalam sembilan sektor pada kelompok sektor industri, yaitu sektor pertanian,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dan Minuman yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2016 dengan objek penelitian yaitu Analisis Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan
BAB I PENDAHULUAN. dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa datang. Pihak-pihak
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Investasi merupakan salah satu sarana penting dalam meningkatkan kemampuan untuk mengumpulkan dan menjaga kekayaan. Investasi dapat diartikan sebagai komitmen
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. memperhatikan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan dan. meningkatkan profit, hal ini daya tarik bagi investor dalam
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Profitabilitas a. Pengertian Profitabilitas Profitabilitas merupakan alat yang digunakan untuk menganalisis kinerja manajemen. Para investor di pasar modal
Lampiran 1 Daftar Populasi dan SampelPerusahaan Manufaktur Tahun
LAMPIRAN Lampiran 1 Daftar Populasi dan SampelPerusahaan Manufaktur Tahun 2012-2015 NO Nama Perusahaan Kode Kriteria 1 2 3 Sampel 1 Akasha Wira International Tbk ADES 1 2 Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
ANALISIS PENGARUH RASIO PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI BURSA EFEK INDONESIA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STRATA-I MEDAN ANALISIS PENGARUH RASIO PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI BURSA EFEK INDONESIA DRAFT SKRIPSI
III. METODE PENELITIAN. Penelitian deskriptif merupakan suatu metode penelitian yang ditunjukkan untuk
36 III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan suatu metode penelitian yang ditunjukkan
BAB IV GAMBARAN SUBYEK PENELITIAN DAN ANALISIS DATA. pengaruh model fundamental dan risiko sistematik terhadap harga saham, dengan
BAB IV GAMBARAN SUBYEK PENELITIAN DAN ANALISIS DATA 4.1. Gambaran Subyek Penelitian Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian mengenai pengaruh model fundamental dan risiko sistematik terhadap
I. PENDAHULUAN. Indonesia sebagai negara berkembang memiliki karakter perekonomian yang
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Indonesia sebagai negara berkembang memiliki karakter perekonomian yang tidak berbeda jauh dengan negara sedang berkembang lainnya. Tujuan pencapaian tingkat
BAB III METODE PENELITIAN. BEI Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini menggunakan sumber data yang diambil yaitu dari Pojok BEI Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. 3.2 Jenis dan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pemilihan sampel menggunakan purpose sampling dengan beberapa syarat. Tabel 4.1 Data Sampel yang di Teliti
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Data Penelitian 4.1.1 Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah perusahaan manufaktur khusus di bidang makanan dan minuman
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dimulai dari bulan April 2012 sampai dengan Juli 2012, mengambil dari data dari BEI. Penelitian ini dilakukan di Jakarta dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Tabel 1.1 Omzet Penjualan Sektor Food And Beverage Tahun (dalam Triliun Rupiah) Tahun
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Dalam Undang-Undang No.3 tahun 2014 tentang perindustrian Pasal 1 disebutkan bahwa Perindustrian adalah tatanan dan segala kegiatan yang bertalian dengan
BAB III METODE PENELITIAN. berupa bukti, catatan atau laporan historis perusahaan. Pengambilan sumber data
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang umumnya berupa bukti, catatan atau laporan historis perusahaan. Pengambilan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis, Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian adalah suatu proses untuk mencapai (secara sistematis dan di dukung oleh data) jawaban. Menurut Zulkarnain
PENGARUH RETURN ON ASSETS, RETURN ON EQUITY
PENGARUH RETURN ON ASSETS, RETURN ON EQUITY, DEBT TO EQUITY RATIO DAN EARNING PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN
LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara
LAMPIRAN 85 Lampiran 1. Daftar Populasi Dan Pemilihan Sampel Perusahaan No Kode Nama Perusahaan Kriteria Sampel 1 2 3 1 ADES Akasha Wira Internasional Tbk,PT v v v 2 AQUA PT Aqua Golden Mississippi Tbk
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Profitabilitas a. Pengertian Profitabilitas Profitabilitas merupakan alat yang digunakan untuk menganalisis kinerja manajemen, tingkat profitabilitas akan
KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA SKRIPSI
KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA SKRIPSI Diajukan Oleh : Rizkalia Wahyuningtias 1012010041/FE/EM FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan akan mampu memberikan deviden kepada pemegang saham, kelangsungan hidup suatu perusahaan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kinerja perusahaan merupakan penentuan ukuran tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba. Keberhasilan suatu perusahaan dalam
Lampiran 1 Daftar Populasi dan Sampel Perusahaan Manufaktur Tahun NO Nama Perusahaan Kode
LAMPIRAN Lampiran 1 Daftar Populasi dan Sampel Perusahaan Manufaktur NO Nama Perusahaan Kode Kriteria Sam 1 2 3 pel 1 Akasha Wira International Tbk ADES 1 2 Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk AISA - - 3 Tri
No Nama Perusahaan Kode Sampel. PT. Pioneerindo Gourmet Internasional
Lampiran i Daftar Populasi Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Nama Sampel 1 2 3 1 PT. Ultra Jaya Milk Tbk ULTJ Sampel 1 2 PT. Tunas Baru Lampung Tbk TBLA x - 3 PT. Siantar Top Tbk STTP Sampel 2
BAB I PENDAHULUAN. terjadi demi memperoleh keunggulan kompetitif dari perusahaan lain. Salah satu
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di era globalisasi saat ini, perusahaan dituntut untuk dapat melakukan penyesuaian terhadap keadaan yang
ABSTRAK. Kata Kunci: Return on Assets, Return On Equity, Debt to Equity Ratio, dan Book Value Equity per Share, dan Harga Saham.
i v ABSTRAK Pasar modal merupakan tempat investor memperoleh tambahan modal/ dana. Investor dalam menanamkan modal harus dapat mengolah dan menganalisis informasi yang ada baik internal maupun eksternal
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasar modal di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat karena dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Banyak investor yang mengalokasikan dana yang
ANALISIS PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN LQ 45 YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE
ANALISIS PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN LQ 45 YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2009-2013 Nama : Siti Wulandari NPM : 19210954 Fakultas / Jurusan : Ekonomi /Manajemen Latar Belakang
BAB III METODE PENELITIAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini mengambil data-data
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian ini dilakukan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan pada saat ini membuat dunia usaha mengalami perubahan
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan pada saat ini membuat dunia usaha mengalami perubahan yang sangat pesat dan menjadi lebih baik dalam persaingan bisnis. Setiap perusahaan saling
BAB I PENDAHULUAN. kelebihan dana yang ingin melakukan investasi. Investor dapat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bursa Efek Indonesia merupakan media pertemuan antara pihak yang membutuhkan modal untuk menjalankan usaha dan pihak lain yang memiliki kelebihan dana yang ingin
A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Beberapa tahun terakhir ini seiring dengan membaiknya perekonomian Indonesia jumlah emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia meningkat. Meningkatnya jumlah emiten
Pengaruh Kinerja Keuangan Perusahaan Terhadap Return Saham Pada
Pengaruh Kinerja Keuangan Perusahaan Terhadap Return Saham Pada Vol. 9, No 18 Desember 2011 1412-4521 ISSN Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Terhadap Loyalitas Ridho Murjoko, Muchsin Saggaff Shihab
BAB 3 METODA PENELITIAN. 3.1 Jenis Penelitian Dan Gambaran dari Populasi (Obyek) Penelitian
BAB 3 METODA PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Dan Gambaran dari Populasi (Obyek) Penelitian Jenis penelitian yang saya lakukan ini adalah jenis penelitian deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengenai pengaruh antara efisiensi modal kerja terhadap
BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Metode Penelitian 1.1.1 Desain Penelitian Penelitian ini mengenai pengaruh antara efisiensi modal kerja terhadap profitabilitas perusahan industri makanan dan minuman yang
BAB 3 METODE PENELITIAN. Desain penelitian meliputi: tujuan studi, tipe hubungan variabel, setting penelitian,
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian meliputi: tujuan studi, tipe hubungan variabel, setting penelitian, unit analisis, horizon waktu, skala pengukuran dan metode pengujian data
BAB I PENDAHULUAN. akan semakin besar juga seiring dengan semakin berkembangnya kegiatan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam upaya mengembangkan kegiatan bisnis, perusahaan membutuhkan dana yang besar untuk menjalankan kegiatan operasionalnya. Kebutuhan dana akan semakin besar juga
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data-data dari laporan
36 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data-data dari laporan keuangan perusahaan sektor industri barang konsumsi yang go public dari internet. Waktu
