BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Leony Tanuwidjaja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Adapun jenis penelitiannya peneliti menggunakan jenis analisis semiotik dengan menggunakan model Semotika Halliday. Alasan peneliti menggunakan penelitian Semiotik ini adalah bahwa objek yang dikaji oleh peneliti disini adalah arti dan makna dari opini Prof. Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa Di Majalah Aula No. 10 Tahun XXXII Oktober 2010 tentang fenomena konflik warga Ciketing Bekasi jema'at HKBP, karena tanda-tanda yang muncul dalam opini yang dinyatakan oleh Prof.Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa tentang tragedi penyerangan jema'at HKBP di majalah Aula No. 10 Tahun XXXII Oktober 2010 berupa kata-kata yang dirangkai dalam isi berita, frase ataupun kalimat yang kemudian digunakan untuk membentuk cara pemberitaaan sebuah opini. 2. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini, peniliti menggunakan paradigma kritis. Hal ini dikarenakan peneliti berusaha menguraikan kata-kata yang dirangkai dalam isi berita, frase ataupun kalimat yang kemudian membentuk cara pemberitaaan sebuah opini yang dinyatakan oleh Prof. Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa tentang fenomena konflik warga Ciketing Bekasi dengan jema'at HKBP dan telah tersusun oleh di majalah Aula No. 10 Tahun XXXII Oktober 2010 yang tidak semata-mata 64
2 65 hanya untuk menarik minat khalayak atau pembaca akan tetapi juga membangun konstruk tersendiri pada masyarakat terhadap sebuah opini yang di sajikan di media massa (majalah Aula). Sehingga khalayak lebih tertuju pada pesan tersebut yang saling berkaitan dalam sutu konteks yang unik. 49 karena penelitian ini menurut peneliti sangat tepat untuk melihat kehidupan sosial, dan wacana masyarakat dalam menyikapi hubungan berita dan pemikirannya. Disini fokus peran penelitian analisis semiotik ini dapat membedakan mana yang baik dijadikan sebagai pijakan untuk menentukan mana yang dirugikan dan mana yang di untungkan untuk dilihat. Sehingga khalayak lebih tahu betapa pentingnya sebuah opini tersebut bagi khalayak. Sesuai dengan paradigma kritis dalam aliran Frankfurt maka dari itu jenis penelitian kualitatif bagi peneliti sangat tepat untuk digunakan untuk memberikan kedalaman ketika memaknai sebuah opini dengan mendasarkan pada beberapa hal: penanda dan petanda, fenomena sesuai fakta-fakta tersebut. B. Unit Analisis Dalam penelitian ini peneliti memfokuskan pada satu tema yaitu: Anailisis Semiotik opini Prof.Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa di majalah Aula No. 10 Tahun XXXII Oktober 2010 tentang fenomena konflik warga Ciketing Bekasi dengan jema'at HKBP dengan unitunit yang akan peneliti analisis adalah tanda-tanda berupa kata-kata yang 49 Eriyanto, Analisis Framing, ( Yogyakarta : LKIS,2002 ), h
3 66 dirangkai dalam isi berita, frase ataupun kalimat yang kemudian membentuk cara pemberitaaan sebuah opini yang dinyatakan oleh Prof.Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa tentang tragedi penyerangan jema'at HKBP dan telah tersusun oleh di majalah Aula No. 10 Tahun XXXII Oktober 2010 menjadi serta nantinya akan peneliti kelompokkan menjadi 3 kategori analisis sebagaimana dalam kerangka analisis semiotika Halliday yakni medan wacana (field of discourse), pelibat wacana (tenor of discourse), dan sarana wacana (mode of discourse) 50. C. Tahap Penelitian Adapun tahapan penelitiannya adalah sebagai berikut: Mencari Topik Dalam hal ini peneliti membaca dan mengamati berbagai berita yang dimunculkan oleh media massa mengenai fenomena konflik warga Ciketing Bekasi dengan Jamaat HKBP yang terdapat dalam media televisi swasta, koran, serta majalah dengan lebih mengutamakan media massa seperti situs internet untuk mencari sebuah data dan fenomena yang terkait dengan peneliti perlukan sebagai bahan acuan. 2. Menentukan Alasan Dari Penelitian Setelah mencari data dari berbagai media cetak peneliti kemudian membaca dan mengkliping berbagai berita maupun opini yang dihasilkan oleh media massa tersebut, akhirnya peneliti menentukan sebuah tema 50 Alex Sobur, Analisis Teks Media: Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, Dan Analisis Framing (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2006), h Alex Sobur, Analisis Teks Media: Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, Dan Analisis Framing (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2006), h
4 67 yang dianggap cocok dengan konsentrasi khalayak yaitu komunikasi penyaiaran islam. dengan tema yaitu, opini Prof.Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa di majalah Aula No. 10 Tahun XXXII Oktober 2010 tentang tragedi penyerangan jema'at HKBP sebagai suatu tema yang menarik oleh peneliti untuk diteliti dengan menggunakan model Halliday dengan menemukan tanda-tanda dan makna dari opini. Semua hasil dari tahap ini peneliti sajikan pada bab Merumuskan Penelitian Peneliti mencoba membuat rumusan penelitian yang berpijak pada topik, permasalahan serta tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini. Peneliti melakukan ini pada bab 1 pada sub rumusan masalah dan definisi konsep. 4. Menentukan Metode Pengolahan Sebelum menentukan metode pengolahan peneliti juga menyertakan berbagai referensi kepustakaan mengenai permasalahan penelitian ini, baik itu mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan konstruksi yang dilakukan oleh media massa, eksplanasi kepustakaan mengenai analisis semiotik maupun analisis semiotik dalam pandangan Halliday, sekilas mengenai opini Prof. Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa serta penelitian terdahulu yang relevan. Mengingat tujuan penelitian ini adalah ingin memahami arti dan makna opini Prof. Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa dalam majalah Aula sebelum menentukan metode pengolahan data yang telah peneliti dapatkan serta telah peneliti tentukan, 67
5 68 disamping itu peneliti juga menyertakan berbagai referensi terkait dengan metode pengolahan yang peneliti paparkan dalam penelitian ini yang kesemuanya peneliti sajikan pada bab Klasifikasi Data Dalam mengkalsifikasikan data peneliti mencoba untuk mendokumentasikan data yang merupakan catatan peristiwa sudah berlalu. Dokumen tersebut umumnya berupa tulisan, gambar, atau karyakarya monumental dari berbagai media. Dokumen yang berbentuk gambar, misalnya foto, gambar hidup, sketsa dan lain-lain. Dokumen yang berbentuk karya misalnya karya seni, yang dapat berupa gambar, patung, film, dan lain-lain. Studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode observasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif. 52 Klasifikasi data yang peneliti lakukan ialah dengan mencoba untuk mendokumentasikan data yang merupakan catatan peristiwa sudah berlalu. Dokumen tersebut umumnya berupa opini Prof.Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa di majalah Aula biasa disebut dengan data primer; serta data-data pendukung lainnya yang diperoleh tidak secara langsung. Data sekunder bisa berupa dokumen, arsip, laporan-laporan tertentu maupun buku-buku kepustakaan yang bisa dijadikan acuan oleh peneliti dalam melakukan penelitian ini dan didapat oleh peneliti dari berbagai sumber yang umumnya disebut dengan data sekunder. 52 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, (Bandung: Penerbit Alfabeta, 2008), h
6 69 Pada tahap klasifikasi data primer peneliti hanya melakukan menyeleksi dokumen yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. artinya disini peneliti lebih banyak mengumpulkan data-data dari media cetak yang dianggap sekiranya mempunyai keterkaitan dengan tema penelitian. Pembuatan klasifikasi yang akan dipergunakan dalam metode analisis semiotik Halliday, peneliti juga menyertakan pendekatan, jenis penelitian beserta unit analisis dan tahap penelitian. Peneliti memaparkan tahap ini pada bab 2 dan 3. Selanjutnya pada langkah pada klasifikasi data, peneliti juga memaparkan deskripsi majalah Aula pada bab 4. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara melakukan kliping opini Prof.Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa di majalah Aula No. 10 Tahun XXXII Oktober Kliping Koran peneliti dapatkan majalah pada bulan serta edisi tersebut yang kemudian akan peneliti sajikan opini Prof.Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dengan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa di majalah Aula dengan yang kemudian peneliti paparkan bab 4 sub bab penyajian data serta dalam format foto file format JPEG atau word document yang peneliti sajikan sebagai lampiran. 6. Analisis Data Dalam hal ini peneliti memilih untuk menggunakan metode pengolahan data dengan memakai analisis semiotik model Halliday. Berikut deskripsi analisis data yang lakukan. 69
7 70 Gambar 3.2 Skema Analisis Data Halliday, seorang ahli yang meletakkan dasar-dasar bagi analisis semiotik untuk studi isi berita (teks), dalam artian Kata-kata yang dirangkai dalam isi berita, frase ataupun kalimat yang kemudian membentuk cara pemberitaaan sebuah opini yang dinyatakan oleh Prof. Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa tentang tragedi penyerangan jema'at HKBP menurut Halliday, semitoika pertama mengulas masalah makna (the problem of meaning) atau bagaimana orang memahami pesan? Informasi apa yang dikandung dalam struktur sebuah pesan?. Kedua masalah tindakan (the problem of action) atau pengetahuan tentang bagaimana memeperoleh sesuatu melalui pembicaraaan?, dan yang ketiga ialah masalah koherensi (the problem of coherence) yang menggambarkan bagaimana membentuk suatu pola pembicaraan masuk akal (logic) dan dapat dimengerti (sensible). Selanjutnya peneliti melakukan interpretasi/ penafsiran data yang diperoleh, pada tahap ini peneliti akan menafsirkan data yang telah ada berdasarkan medan wacana (field of discourse), pelibat wacana (tenor of 70
8 71 discourse), dan sarana wacana (mode of discourse) yang dilakukan oleh majalah Aula No. 10 Tahun XXXII Oktober 2010; yang kemudian peneliti akan melakukan perbandingan opini Prof. Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa sehingga peneliti bisa mendapatkan masalah makna (the problem of meaning) atau bagaimana orang memahami pesan? Informasi apa yang dikandung dalam struktur sebuah pesan?. Kedua masalah tindakan (the problem of action) atau pengetahuan tentang bagaimana memeperoleh sesuatu melalui pembicaraaan?, dan yang ketiga ialah masalah koherensi (the problem of coherence) yang ditonjolkan majalah Aula ketika memuat opini Prof. Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa tentang tragedi penyerangan jema'at HKBP pada edisi 10 Tahun XXXII Oktober Peneliti melakukan tahap ini pada bab 4 sub bab konfirmasi temuan dengan teori. 7. Kesimpulan Pada fase ini peneliti menganalisis semua data yang diperoleh baik itu data primer maupun sekunder juga dengan melakukan konfirmasi dengan teori yang ada untuk menemukan benang merah dari penelitian ini, sehingga peneliti menemukan suatu kesatuan yang jelas serta utuh tentang penelitian yang peneliti lakukan. Peneliti akan memaparkan fase ini pada bab 4 poin pembahasan serta bab 5 pada poin kesimpulan dan saran. Penjelasan seperti mencari topik sampai pada tahap analisis data sebenarmya telah peneliti paparkan pada sub bab diatas, namun yang menjadi penekanan dari peneliti dari skema diatas ialah proses simultan dan kontinum dari sebuah klasifikasi data yang mengharuskan peneliti 71
9 72 untuk mengambil kesimpulan demi terbangunnya sebuah reduksi data dengan menyingkirkan data-data yang tidak diperlukan dalam penelitian maupun menyusun data yang telah didapatkan serta dibutuhkan dalam penelitian yang ditujukan untuk memudahkan peneliti dalam melakukan analisa data. Secara teknis, dalam memenuhi tahap analisa data apa yang peneliti lakukan juga tidak jauh berbeda pada tahap klasifikasi data. Pada tahap ini diperlukan penarikan kesimpulan tertentu terhadap teknik penulisan jurnalistik tertentu yang ditampilkan majalah Aula ketika menyajikan opini Prof.Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, hal ini sangat diperlukan mengingat dalam menyajikan produk jurnalistiknya pers sering kali memuat konstruksi tertentu berdasarkan situasi sosial tertentu. Penarikan kesimpulan dalam tahap analisa data tentunya sangat membantu peneliti menganalisis data-data yang ditampilkan majalah Aula pada edisi 10 Tahun XXXII Oktober 2010 ketika memuat opini Prof. Dr. KH. Said Aqiel Sirodj dan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa tentang fenomena konflik warga Ciketing Bekasi dengan jema'at HKBP agar tetap dalam kajian kepustakaan tentang model semiotika Halliday maupun kerangka teori refrensial dan kontekstual. Tahap menarik kesimpulan, pada flowchart diatas ada keterkaitan dengan tahap analisis data maupun klasifikasi data, hal ini menjadi memang menjadi hal yang umum pada kerangka penelitian manapun (baik itu kuantitatif, kualitatif atau kajian pustaka). Hal ini dikarenakan tahap menarik kesimpulan merupakan proses peneliti untuk membangun benang 72
10 73 merah dari bab I-V, hasil pelaksanaan tahap ini akan peneliti sajikan pada bab V yang akan terbagi menjadi 2 sub bab yang terdiri dari sub bab kesimpulan maupun saran. 73
BAB I PENDAHULUAN. untuk melakukan perbuatan baik serta menjauhi perbuatan yang buruk. 2 Hal
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dakwah atau yang umumnya dikenal dengan usaha mengajak orang lain untuk melakukan perbuatan baik serta menjauhi perbuatan yang buruk. 2 Hal ini telah lama disampaikan
BAB III METODE PENELITIAN. dikarenakan peneliti berusaha menguraikan makna teks dan gambar dalam
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian. Pendekatan penelitian, peneliti menggunakan paradigma kritis. Hal ini dikarenakan peneliti berusaha menguraikan makna teks dan gambar dalam
BAB III METODE PENELITIAN. selanjutnya dicarikan cara pemecahannya. 1
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian yaitu seperangkat pengetahuan tentang langkahlangkah yang sistematis dan logis tentang pencairan data yang berkenaan dengan masalah tertentu untuk diolah, dianalisis,
BAB III METODE PENELITIAN. analisis isi, dengan model analisis framingnya model Zhongdang Pan dan
47 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis isi, dengan model analisis framingnya model Zhongdang Pan dan
BAB III METODE PENELITIAN A. PENDEKATAN DAN JENIS PENELITIAN. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan
49 BAB III METODE PENELITIAN A. PENDEKATAN DAN JENIS PENELITIAN Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan konstruksionis. Dan pendekatan ini mempunyai paradigma yang mempunyai posisi dan pandangan
BAB III METODE PENELITIAN. tentang langkah-langkah yang sistematis dan logis tentang pencarian data yang
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian atau metodologi riset adalah seperangkat pengetahuan tentang langkah-langkah yang sistematis dan logis tentang pencarian data yang berkenaan dengan masalah tertentu
BAB III METODE PENELITIAN. kebenaran atau untuk lebih membenarkan kebenaran. Usaha untuk mengejar
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian pada hakikatnya merupakan suatu upaya untuk menemukan kebenaran atau untuk lebih membenarkan kebenaran. Usaha untuk mengejar kebenaran
BAB III METODE PENELITIAN. upaya untuk memperoleh fakta-fakta dan prinsip dengan sabar, hati-hati dan
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara atau teknis yang dilakukan dengan upaya untuk memperoleh fakta-fakta dan prinsip dengan sabar, hati-hati
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
46 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini memiliki fokus penelitian yang kompleks dan luas. Ia bermaksud memberi makna
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Sifat Penelitian Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut pakar Jalaludin Rahmat penelitian deskriptif adalah penelitian
BAB III. Metode Penelitian. Universitas Frankfurt Jerman yang digawangi oleh kalangan neo-marxis Jerman.
BAB III Metode Penelitian 3.1 Paradigma Penelitian Penelitian ini menggunakan paradigma kritis, paradigma kritis adalah paradigma yang berusaha melakukan analisa secara tajam dan teliti terhadap realitas.
METODOLOGI PENELITIAN. kualitatif. Menurut pakar Jalaludin Rahmat penelitin deskriptif adalah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Sifat Penelitian Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut pakar Jalaludin Rahmat penelitin deskriptif adalah penelitian yang
peristiwa lebih mudah menyentuh dan diingat oleh khalayak.
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian ini menggunakan analisis framing, analisis framing adalah pendekatan untuk mengetahui bagaimana perspektif atau cara pandang yang digunakan oleh wartawan dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hal tersebut didasari oleh penggunaan data bahasa berupa teks di media massa
BAB 3 METODOLOGI. Universitas Indonesia Representasi jilbab..., Sulistami Prihandini, FISIP UI, 2008
31 BAB 3 METODOLOGI 3.1. Paradigma Penelitian Paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Sebagaimana dikatakan Patton (1990), paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metodologi penelitian atau metodologi riset berasal dari Bahasa Inggris. Metodologi berasal dari kata methology, yang berarti ilmu yang menerangkan metode-metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Paradigma menurut Nyoman Kutha Ratna (2011:21) adalah seperangkat keyakinan mendasar, pandangan dunia yang berfungsi untuk menuntun tindakantindakan manusia
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kegiatan sehari-hari tidak terlepas dari yang namanya komunikasi. Antarindividu tentu melakukan kegiatan komunikasi. Kegiatan komunikasi bisa dilakukan secara
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
37 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Penelitian Dalam hal ini penulis ingin mengetahui bagaimana nilai pendidikan pada film Batas. Dalam paradigma ini saya menggunakan deskriptif dengan pendekatan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian dan Jenis Penelitian Burhan Bungin (2003:63) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif mengacu pada prosedur penelitian yang menghasilkan data secara
BAB III METODE PENELITIAN. latar dan individu secara holistic yang disebut dengan kualitatif.
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian Untuk mengungkap realita sosial yang ada, maka seseorang harus menggunakan berbagai jenis metodologi penelitian, dengan melalui sebuah prosedur
BAB I PENDAHULUAN. jenis, media massa elektronik, media massa cetak, dan media massa online.
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Semenjak tumbangnya rezim orde baru media massa terus berkembang hingga di era demokrasi saat ini. Berbagai jenis media massa telah tumbuh dan berkembang di
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Penelitian. Kota berasal dari kata urban yang mengandung pengertian kekotaan dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Konteks Penelitian Kota berasal dari kata urban yang mengandung pengertian kekotaan dan perkotaan. Kekotaan menyangkut sifat-sifat yang melekat pada kota dalam artian fisikal, sosial,
BAB III METODE PENELITIAN
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan pada studi ini adalah pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Pandangan konstruktivis memelihat realitas sebagai hasil konstruksi
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1. ParadigmaKonstruktivis Pandangan konstruktivis memelihat realitas sebagai hasil konstruksi manusia atas realitas. Konstruktivisme melihat bagaimana setiap orang pada
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Penelitian Kata Paradigma berasal dari Bahasa yunani, paradeigma, yang bearti pola, Thomas Kuhn (1962) menggunakan kata paradigma untuk menunjukan kerangka konseptual
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
25 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe atau jenis penelitian ini adalah penelitian interpretif dengan pendekatan kualitatif. Paradigma merupakan sebuah konstruksi manusia yaitu gagasan
KARAKTERISTIK STRUKTUR PERCAKAPAN DAN KONTEKS PADA RUBRIK KARTUN OPINI DALAM HARIAN KOMPAS
KARAKTERISTIK STRUKTUR PERCAKAPAN DAN KONTEKS PADA RUBRIK KARTUN OPINI DALAM HARIAN KOMPAS Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Dalam hal ini peneliti ingin mengetahui bagaimana nilai Humanisme dan Budaya pada film Okuribito. Dalam penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan paradigma
BAB III METODE PENELITIAN 1. Pendekatan dan Jenis Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan paradigma kontruktivist sebagai interpretatif menolak obyektifitas. Obyektifitas sebagaimana
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan & Jenis Penelitian Eriyanto (2001) menyatakan bahwa analisis wacana adalah salah satu alternatif dari analisis isi selain analisis isi kuantitatif yang dominan
BAB III METODE PENELITIAN. ilmiah tertentu sehingga hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan. Atas dasar
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian merupakan kerja akademik yang menuntut penerapan prosedur ilmiah tertentu sehingga hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan. Atas dasar inilah penulis memandang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Wardi Bahtiar dalam bukunya Metodologi Penelitian Dakwah. kesimpulan dan selanjutnya dicarikan cara pemecahannya 26.
33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pada dasarnya penelitian itu merupakan usaha menemukan, mengembangkan dan melakukan verifikasi terhadap kebenaran suatu peristiwa atau
BAB III METODE PENELITIAN. dalam bukunya metode penelitian menyatakan bahwa penelitian. menerus untuk memecahkan suatu masalah. 1 Penelitian merupakan
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Metode penelitian adalah seperangkat alat pengetahuan tentang langkah-langkah sistematis dan logis tentang pencarian data yang berkenaan dengan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang dianggap telah mapan dan dominan di dalam komunitas ilmiah. 55 Sedangkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Paradigma Paradigma adalah cara pandang atau kerangka berpikir berdasarkan fakta atau gejala hasil interpretasi. Kuhn mendefinisikan paradigma merujuk pada teori yang
BAB III METODE PENELITIAN. mempunyai langkah-langkah sistematis. Sedangkan penelitian adalah terjemahan
BAB III METODE PENELITIAN Metode adalah suatu prosedur atau cara untuk mencapai sesuatu, dan mempunyai langkah-langkah sistematis. Sedangkan penelitian adalah terjemahan dari bahasa Inggris research. Research
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Media massa merupakan salah satu wadah atau ruang yang berisi berbagai
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Media massa merupakan salah satu wadah atau ruang yang berisi berbagai macam informasi. Media massa sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat, karena
BAB III METODE PENELITIAN. Tipe penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Tipe penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menggunakan latar alamiah. Penelitian kualitatif itu bertumpu secara mendasar pada
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Digital Communications Award for Social Media Presence pada News Overview
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Paradigma Penelitian Paradigma dalam penelitian berita berjudul Maersk Line Wins European Digital Communications Award for Social Media Presence pada News Overview menggunakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. produksi dan strukstur sosial. Pandangan kritis melihat masyarakat sebagai suatu
35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Kritis Penelitian ini termasuk dalam kategori paradigma kritis. Paradigma ini mempunyai pandangan tertentu bagaimana media dan pada akhirnya informasi yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisa semiologi komunikasi. Sebagai sebuah penelitian deskriptif, penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pengertian metode berasal dari kata methodos (Yunani) yang dimaksud adalah
31 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pengertian metode berasal dari kata methodos (Yunani) yang dimaksud adalah cara atau menuju suatu jalan. Metode merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan suatu cara
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Berita sudah menjadi hal yang dapat dinikmati oleh masyarakat dengan berbagai macam bentuk media seperti media cetak dalam wujud koran dan berita gerak (media
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Bank Syariah Mandiri OKU Timur yang beralamat di Jalan Merdeka No. 420 Kelurahan Terukis Raya Kecamatan Martapura Kabupaten Ogan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Paradigma penelitian kualitatif melalui proses induktif, yaitu berangkat dari konsep khusus ke umum, konseptualisasi, kategori, dan deskripsi yang dikembangkan
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian Metode penelitian adalah pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Media massa saat ini berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan media massa sangat erat kaitannya dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Media massa saat ini berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan media massa sangat erat kaitannya dengan komunikasi, lisan maupun tulisan. Seiring perkembangan teknologi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Paradigma Penelitian Penelitian ini menggunakan paradigma konstruksionis. Menurut Bogdan dan Bikien, paradigma adalah kumpulan longgar dari sejumlah asumsi yang dipegang bersama,
BAB III METODE PENELITIAN. beberapa masjid di Surabaya, sebagaimana seseorang peneliti dalam kegiatan
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian Guna mengungkap realita sosial yang ada dalam usaha untuk memaknai sebuah pesan dalam khutbah yang disampaikan oleh H. Sunarto di beberapa masjid
BAB III METODE PENELITIAN. Muhammad Nazir dalam bukunya "Metode Penelitian", menyatakan bahwa. terus-menerus untuk memecahkan masalah.
34 BAB III METODE PENELITIAN Berbagai literature dalam metodologi penelitian menyatakan bahwa penelitian dilaksanakan dalam rangka memperoleh pemecahan terhadap masalah. Muhammad Nazir dalam bukunya "Metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian 3.1.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif dilakukan untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Penelitian Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme. Paradigma konstruktivisme memandang realitas kehidupan sosial bukanlah
BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan uraian bab-bab terdahulu, pada bab ini akan disajikan
BAB V SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan uraian bab-bab terdahulu, pada bab ini akan disajikan simpulan dan saran penelitian ini. Simpulan dan saran diberikan berdasarkan temuan penelitian dalam menjawab pertanyaan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metodologi berasal dari kata Yunani 'methodologia' yang berarti teknik
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi berasal dari kata Yunani 'methodologia' yang berarti teknik atau prosedur, yang lebih merujuk kepada alur pemikiran umum atau menyeluruh dan juga gagasan teoritis
BAB III METODE PENELITIAN. yang menggunakan metode analisis framing dari Zhongdang Pan dan Gerald
31 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk dalam penelitian dengan pendekatan kualitatif, yang menggunakan metode analisis framing dari Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki,
BAB III METODELOGI PENELITIAN. terstruktur/rekonstruksi pada iklan Cocacola Versi Live Positively disini peneliti
3.1. Paradigma Penelitian BAB III METODELOGI PENELITIAN Peneliti memakai paradigma konstruksionis yakni menjabarkan secara terstruktur/rekonstruksi pada iklan Cocacola Versi Live Positively disini peneliti
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Dalam suatu penelitian, seorang peneliti memerlukan suatu metode untuk dijadikan pijakan dalam mengerjakan penelitiannya tahap demi tahap. Dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. jenis penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalamdalamnya.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalamdalamnya.
BAB I PENDAHULUAN. manusia dapat saling berinteraksi. Manusia sebagai animal symbolicium,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bahasa pada prinsipnya merupakan alat komunikasi. Melalui bahasa manusia dapat saling berinteraksi. Manusia sebagai animal symbolicium, merupakan makhuk yang
BAB III METODE PENELITIAN. seperangkat pengetahuan tentang langkah-langkah sistematis dan logis tentang
50 BAB III METODE PENELITIAN Fungsi penelitian adalah untuk mencari penjelasan dan jawaban terhadap permasalahan yang ada. Oleh karena itu diperlukan metodelogi penelitian, yakni seperangkat pengetahuan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Sifat Penelitian Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang memberikan gambaran atau uraian atas
BAB I PENDAHULUAN. sarana komunikasi. Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu. menggunakan bahasa dalam berbagai bentuk untuk mengungkapkan ide,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bahasa merupakan salah satu ciri yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya. Salah satu fungsi bahasa bagi manusia adalah sebagai sarana komunikasi. Dalam
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1. Sifat Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat interpretatif yaitu peneliti melakukan pengamatan langsung secara menyeluruh dari
BAB VI PENUTUP. penelitian yang telah dipaparkan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan Bertolak dari rumusan persolan penelitian, hasil analisis dan hasil interpretasi data penelitian yang telah dipaparkan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: a) Proses
BAB III METODE PENELITIAN. oleh proses sejarah dan kekuatan-kekuatan sosial, budaya dan ekonomi
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan kritis secara ontologi berpandangan bahwa realitas yang teramati (virtual reality) merupakan realitas semu yang telah terbentuk oleh proses
BAB III METODOLOGI PENELITIAN\ sejelas mungkin tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti. 1. Penelitian deskriptif yang ditujukan untuk: 2
BAB III METODOLOGI PENELITIAN\ 1.1 Sifat Penelitian Penelitian ini menggunakan sifat penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif ini adalah jenis penelitian yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
36 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Paradigma dikenal dengan usaha untuk mengejar kebenaran dilakukan oleh para filsuf, peneliti, maupun oleh para praktisi melalui model-model tertentu. Paradigma
ANALISIS ISI PROGRAM TELEVISI LOKAL BERJARINGAN DI BANDUNG (STUDI PADA PROGRAM KOMPAS TV, TVRI, DAN IMTV)
ANALISIS ISI PROGRAM TELEVISI LOKAL BERJARINGAN DI BANDUNG (STUDI PADA PROGRAM KOMPAS TV, TVRI, DAN ) Fathania Pritami Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom Jl. Telekomunikasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan paradigma kritis. Paradigma kritis menyajikan serangkaian metode dan perspektif yang memungkinkan untuk
BAB I PENDAHULUAN. Analisis Qacan Kritis Teks Jurnalistik Pada Surat Kabar Online Le Monde
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Media massa pada masa kini telah menjadi salah satu komponen terpenting dalam kehidupan sosial manusia. Melalui media massa, masyarakat dapat mengetahui segala
III. METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode Historis dengan
III. METODE PENELITIAN A. Metode yang digunakan Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode Historis dengan menggunakan sumber primer dan sekunder sebagai objek penelitian. Metode Historis
BAB III METODE PENELITIAN. Tipe penelitian ini adalah deksriptif. Penelitian deskriptif merupakan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Tipe penelitian ini adalah deksriptif. Penelitian deskriptif merupakan penggambaran pengalaman dan pemahaman berdasarkan hasil pemaknaan sebagai bentuk pengalaman
BAB III METODE PENELITIAN
37 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian atau metode riset berasal dari Bahasa Inggris. Metode berasal dari kata method, yang berarti ilmu yang menerangkan cara-cara. Kata penelitian merupakan terjemahan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Kualitatif. Metode Penelitian Kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk
BAB I PENDAHULUAN. mempunyai hubungan pengertian antara yang satu dengan yang lain (Rani dkk,
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Wacana ialah satuan bahasa yang terdiri atas seperangkat kalimat yang mempunyai hubungan pengertian antara yang satu dengan yang lain (Rani dkk, 2006: 49). Menurut
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti memilih penelitian ini
III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti memilih penelitian ini karena penelitian kualitatif bersifat menyeluruh (holistic), dinamis dan tidak
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah usaha untuk menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan yang dilakukan secara metodologis dan sistematis. Metodologis berarti menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. didasarkan pada ciri-ciri keilmuan. Yaitu rasional, empiris, dan sistematis. 54
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini beranjak untuk memahami kontruksi nasionalisme dalam film,
35 BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe penelitian Penelitian ini beranjak untuk memahami kontruksi nasionalisme dalam film, menanggapi fenomena sosial tentang nasionalisme yang disinyalir mulai memudar.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masyarakat yang kian berkembang pada dasarnya memiliki rasa ingin tahu yang besar. Mereka ingin tahu apa yang terjadi di tengah-tengah dunia global. Program informasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode memiliki arti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan. 1 Sedangkan penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara
Konveksi Lida Jaya Padurenan Kudus.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Tujuan penelitian studi kasus atau lapangan adalah untuk mengetahui evaluasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Paradigma Penelitian Paradigma kualitatif ini merupakan sebuah penelitian yang memiliki tujuan utama yaitu untuk mengkaji makna-makna dari sebuah perilaku, simbol maupun
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bahasa memegang peranan penting dalam komunikasi manusia. Melalui bahasa, manusia dapat mengungkapkan perasaan (emosi), imajinasi, ide dan keinginan yang diwujudkan
BAB III METODE PENELITIAN. yang hasil temuannya tidak berdasar pada hitung hitungan angka stastitik. 1
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hal ini karena neuristik, maksudnya adalah harus sesuai adanya non hitung, dengan wawasan seluas luasanya
BAB I PENDAHULUAN. dalam mendapatkan informasi dari luar dirinya. Berbagai upaya dilakukan oleh
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Manusia adalah makhluk sosial yang memerlukan pemenuhan kebutuhan dalam mendapatkan informasi dari luar dirinya. Berbagai upaya dilakukan oleh manusia dalam mendapatkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis penelitian 1. Pendekatan Penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yakni memahami tentang apa yang dialami
BAB 1 PENDAHULUAN. adalah alat yang dekat dan mampu berinteraksi secara eksplisit dan implisit
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Wacana tidak hanya dipandang sebagai pemakaian bahasa dalam tuturan dan tulisan, tetapi juga sebagai bentuk dari praktik sosial. Dalam hal ini, wacana adalah
BAB I PENDAHULUAN. Adanya komunikasi dalam kehidupan manusia sangatlah penting. Setiap hari
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Adanya komunikasi dalam kehidupan manusia sangatlah penting. Setiap hari manusia pasti melakukan komunikasi, baik dengan antar individu, maupun kelompok. Karena
BAB III METODE PENELITIAN. Untuk mencapai suatu tujuan yang diharapkan, diperlukan suatu metode
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Untuk mencapai suatu tujuan yang diharapkan, diperlukan suatu metode agar mendapatkan hasil yang diinginkan. Metode adalah suatu prosedur atau cara untuk
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif adalah sebagaimana Cress well mendefinisikannya sebagai suatu
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah sebagaimana Cress well mendefinisikannya sebagai suatu pendekatan
