BAB 4. AKTIVITAS KETIGA
|
|
|
- Suharto Jayadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 4. AKTIVITAS KETIGA Capaian yang diharapkan setelah membaca bab aktivitas ketiga dalam materi Laporan Keuangan (Financial Statement) adalah stakeholder mampu: 1. Memahami tujuan laporan keuangan (Financial Statement). 2. Memahami asumsi dasar pembuatan laporan keuangan (Financial Statement). 3. Menjelaskan Posisi Keuangan (Neraca / Balance Sheet). 4. Menjelaskan Kinerja (Laporan Laba Rugi / Income Statement). 5. Mendeskripsikan penyesuaian Pemeliharaan Modal. 6. Menjelaskan Laporan Perubahan Ekuitas (Statement of Owner s Equity) 7. Menjelaskan Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows) 8. Mendeskripsikan Catatan Atas Laporan Keuangan. 4.1 Laporan Keuangan (Financial Statement) Pada bab ini akan menjelaskan Laporan Keuangan (Financial Statement) dengan menguraikan tentang tujuan Laporan Keuangan (Financial Statement), Asumsi Dasar Pembuatan Laporan Keuangan (Financial Statement), Posisi Keuangan (Neraca/Balance Sheet) Kinerja (Laporan Laba Rugi / Income Statement), Penyesuaian Pemeliharaan Modal, Laporan Perubahan Ekuitas (Statement of Owner s Equity), Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows), dan Catatan Atas Laporan Keuangan Tujuan Laporan Keuangan (Financial Statement) Tujuan dari laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. 24 Jurusan Akuntasi FEB Universitas Jember
2 4.1.2 Asumsi Dasar Pembuatan Laporan Keuangan (Financial Statement) Terdapat asumsi dasar dalam pembuatan laporan keuangan yaitu: dasar akrual dan kelangsungan usaha. Sedangkan karakteris tik kualitatif laporan keuangan yang juga dipertimbangkan dalam pembuatan laporan meliputi: dapat dipahami, relevan, materialitas, keandalan, penyajian jujur, substansi mengungguli bentuk, netralitas, pertimbangan sehat, kelengkapan, dan dapat dibandingkan. Sedangkan kendala informasi yang relevan dan andal dari laporan keuangan adalah: tepat waktu, keseimbangan antara biaya dan manfaat, keseimbangan di antara karakteristik kualitatif, dan penyajian wajar. Selanjutnya apa yang dimaksud dengan laporan keuangan akan dijelaskan secara rinci seperti berikut ini Posisi Keuangan (Neraca/Balance Sheet) Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah aktiva, kewajiban, dan ekuitas. Pos-pos ini didef inisikan sebagai berikut. a. Aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh. Perusahaan menyajikan aset lancar terpisah dengan aset tidak lancer. Aset lancar disajikan menurut ukuran likuiditas. b. Kewajiban merupakan utang perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu. Penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi. Perusahaan menyajikan kewajiban jangka pendek terpisah dari kewajiban jangka panjang dan kewajiban disajikan menurut ukuran jatuh temponya. c. Ekuitas adalah hak residual atas aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban. Jurusan Akuntasi FEB Universitas Jember 25
3 4.1.4 Kinerja (Laporan Laba Rugi / Income Statement) Penghasilan bersih (laba) seringkali digunakan sebagai ukuran kinerja atau sebagai dasar bagi ukuran yang lain seperti imbalan investasi (return on investment) atau penghasilan per saham (earnings per share). Unsur yang langsung berkaitan dengan pengukuran penghasilan bersih (laba) adalah penghasilan dan beban yang didefinisikan sebagai berikut. a. Penghasilan (income) adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanaman modal. b. Beban (expenses) adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aset atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal Penyesuaian Pemeliharaan Modal Revaluasi atau pernyataan kembali (restatement) aset dan kewajiban menimbulkan kenaikan atau penurunan ekuitas. Meskipun memenuhi definisi penghasilan dan beban, menurut konsep pemeliharaan modal tertentu, kenaikan dan penurunan ini tidak dimasukkan dalam laporan laba rugi. Sebagai alternatif, pos ini dimasukkan dalam ekuitas sebagai penyesuaian pemeliharaan modal atau cadangan revaluasi Laporan Perubahan Ekuitas (Statement of Owner s Equity) Perusahaan harus menyajikan laporan perubahan ekuitas sebagai komponen utama laporan keuangan. Perubahan ekuitas perusahaan menggambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode bersangkutan berdasarkan 26 Jurusan Akuntasi FEB Universitas Jember
4 prinsip pengukuran tertentu yang dianut dan harus diungkapkan dalam laporan keuangan Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows) Laporan arus kas disusun berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan dalam pernyataan Standar Akuntansi Keuangan terkait. Laporan arus kas dapat memberikan infor masi yang memungkinkan para pemakai untuk mengevaluasi perubahan dalam aset bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas), dan kemampuan untuk mem-pengaruhi jumlah serta waktu arus kas dalam rangka adaptasi dengan perubahan keadaan dan peluang. Ada dua metode penyajian laporan arus kas yaitu metode langsung dan tidak langsung. Metode langsung mengungkapkan kelompok utama dari penerimaan kas bruto dan pengelaran kas bruto. Metode tidak langsung menggunakan penyesuaian laba atau rugi bersih dengan mengoreksi pengaruh dari transaksi bukan kas, penangguhan (deferral) atau akrual dari penerimaan atau pembayaran kas untuk operasi di masa lalu dan masa depan, dan unsur penghasilan atau beban yang berkaitan dengan arus kas investasi atau pendanaan. Perusahaan-perusahaan yang Go Public di Bursa Efek Indonesia diharuskan menggunakan metode langsung dalam penyusunan Laporan Arus Kasnya. Sedangkan bagi perusahaan yang menggunakan SAK ETAP atau yang tidak terdaftar di BEI bisa menggunakan metode langsung atau tidak langsung asalkan diterapkan secara konsisten Catatan Atas Laporan Keuangan Catatan atas laporan keuangan harus disajikan secara sistematis. Setiap pos dalam neraca, laporan laba rugi dan laporan arus kas harus berkaitan dengan informasi yang terdapat dalam catatan atas laporan keuangan. Jurusan Akuntasi FEB Universitas Jember 27
5 Bentuk dan unsur laporan keuangan (financial statement) dapat dilihat didalam aplikasi atau contoh soal dari perusahaan jasa yang akan dijelaskan pada halaman berikut ini. 4.2 Evaluasi Laporan Keuangan (Financial Statement ) Pilihan Ganda: Pilihlah jawaban yang menurut Anda paling tepat untuk setiap soal di bawah ini. 1. Sumber peningkatan uang kas dalam perusahaan dapat berasal dari, kecuali: a. Penambahan modal b. Penambahan utang c. Penambahan peralatan d. Penambahan pendapatan 2. Perubahan ekuitas dapat disebabkan oleh hal-hal berikut, kecuali: a. Setoran pemilik b. Pembagian laba c. Pembayaran beban usaha d. Pinjaman bank 3. Pos di bawah ini tidak akan mempengaruhi laporan laba rugi: a. Pendapatan jasa b. Beban gaji c. Beban bunga d. Prive 4. Laporan posisi keuangan menunjukkan: a. Hasil usaha b. Aset, liabilitas dan ekuitas 28 Jurusan Akuntasi FEB Universitas Jember
6 c. Perubahan ekuitas d. Laba bersih 5. Laporan laba rugi menunjukkan: a. Hasil usaha b. Posisi keuangan c. Perubahan modal d. Laba bersih 6. Jika pada akhir periode total aset Rp ; dan ekuitas pemilik Rp , maka jumlah liabilitas adalah: a. Tidak dapat ditentukan dengan data yang ada b. Rp c. Rp d. Rp Biaya yang masih harus dibayar merupakan kelompok: a. Aset b. Pendapatan c. Liabilitas d. Beban 11. Jika ekuitas Rp ; dan liabilitas Rp , maka nilai aset adalah: a. Tidak dapat ditentukan dengan data yang ada b. Rp c. Rp d. Rp Jurusan Akuntasi FEB Universitas Jember 29
7 12. Satu dari kegiatan di bawah ini bukan merupakan kegiatan yang harus dicatat dalam akuntansi perusahaan: a. Membayar utang kepada pemasok b. Membeli kendaraan secara kredit c. Menaikkan harga jual barang d. Pemilik menyetor modal 13. Manakah pernyataan yang paling benar di bawah ini: a. Beban menambah ekuitas pemilik b. Penarikan oleh pemilik akan menambah ekuitas c. Kerugian usaha akan menambah ekuitas pemilik d. Pendapatan menambah ekuitas pemilik 14. Berikut ini yang tidak masuk kategori aset lancar adalah: a. Piutang usaha b. Perlengkapan (bahan habis pakai) c. Peralatan d. Persediaan barang dagang 15. Berikut ini yang tidak masuk kategori aset tetap adalah: a. Perlengkapan (bahan habis pakai) b. Peralatan c. Kendaraan d. Wesel tagih (piutang wesel) berjangka waktu 3 tahun 30 Jurusan Akuntasi FEB Universitas Jember
METADATA INFORMASI DASAR
METADATA INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Indikator Sektor Korporasi 2 Penyelenggara Statistik : Departemen Statistik, Bank Indonesia 3 Alamat : Jl. M.H. Thamrin No. 2 Jakarta 4 Contact : Divisi Statistik
BAB XV PENYAJIAN KEMBALI (RESTATEMENT) NERACA
BAB XV PENYAJIAN KEMBALI (RESTATEMENT) NERACA A. DEFINISI PSAP 10 Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 paragraf 42 menyatakan bahwa perubahan kebijakan akuntansi harus disajikan pada Laporan Perubahan
Laporan Keuangan: Neraca
Laporan Keuangan: Neraca MATERI 1. Sifat dan kegunaan laporan keuangan 2. Jenis Laporan Keuangan 3. Isi dan Elemen Laporan Keuangan, Khusus untuk Neraca 4. Catatan Atas Laporan Keuangan 5. Keterbatasan
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Laporan Keuangan 1) Pengertian Laporan Keuangan Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2009:1), laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Laporan Keuangan Sebagai Obyek Penelitian
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Laporan Keuangan Sebagai Obyek Penelitian 2.1.1 Pengertian Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan yang bertujuan untuk menyediakan informasi
BAB II LANDASAN TEORI. keuangan, jadi laporan keuangan merupakan suatu ringkasan transaksi yang
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Laporan Keuangan Hasil akhir dari proses pencatatan akuntansi disebut dengan laporan keuangan, jadi laporan keuangan merupakan suatu ringkasan transaksi yang dilakukan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berikut pengertian dari usaha mikro, kecil dan menengah berdasarkan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2008: 2.1.1 Usaha Mikro Berdasarkan Undang-Undang
BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI
BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI A. Penggolongan Akun / Perkiraan Pengertian Akun / rekening (account) adalah tempat untuk mencatat perubahan setiap laporan yang setiap saat dapat menunjukkan saldo pos tersebut.
30 Juni 31 Desember
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 Juni 2012 dan 31 Desember 2011 30 Juni 31 Desember ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas 73102500927 63710521871 Investasi 2072565000 1964636608 Piutang usaha - setelah
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN ADALAH ANTARA LAIN : 1. INVESTOR 2. KREDITOR 3. PEMASOK 4. KREDITOR USAHA LAIN 5. PELANGGAN 6. PEMERINTAH
BAB II LANDASAN TEORI. Suatu unit usaha atau kesatuan akuntansi, dengan aktifitas atau kegiatan ekonomi dari
BAB II LANDASAN TEORI II.1 Rerangka Teori dan Literatur II.1.1. Pengertian Entitas Suatu unit usaha atau kesatuan akuntansi, dengan aktifitas atau kegiatan ekonomi dari unit tersebut sebagai fokusnya.
Bab I Pendahuluan 1 BAB I PENDAHULUAN
Bab I Pendahuluan 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Melihat situasi politik ekonomi yang terjadi saat ini, perkembangan perusahaan banyak mengalami hambatan. Keadaan ini mengharuskan pimpinan
PEMAKAI DAN KEBUTUHAN INFORMASI
LAPORAN KEUANGAN Analisa laporan keuangan merupakan suatu proses analisis terhadap laporan keuangan dengan tujuan untuk memberikan tambahan informasi kepada para pemakai laporan keuangan untuk pengambilan
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET POS POS - NOMINAL ASET 1.Kas 713,152 2.Penempatan pada Bank Indonesia 1,646,374 3.Penempatan pada bank lain 1,505,970
AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I. Modul ke: 06FEB. LAPORAN ARUS KAS Sumber : Dwi Martani. Fakultas. Fitri Indriawati, SE., M.Si
Modul ke: AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I Fakultas 06FEB LAPORAN ARUS KAS Sumber : Dwi Martani Program Studi S1 Akuntansi Fitri Indriawati, SE., M.Si Laporan Arus Kas PSAK 2 Informasi arus kas entitas berguna
LAPORAN KEUANGNAN DAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN. Febriyanto, S.E., M.M.
LAPORAN KEUANGNAN DAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN Febriyanto, S.E., M.M. LAPORAN KEUANGAN Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, HIPOTESIS
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, HIPOTESIS 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Analisis Laporan Keuangan 2.1.1.1 Pengertian Analisis Laporan Keuangan Analisis terhadap laporan keuangan pada dasarnya karena
Akuntasi Koperasi Sektor Riil sebagai STANDAR AKUNTANSI
Koperasi sebagai badan usaha sekaligus gerakan ekonomi rakyat haruslah dikelola secara profesional dengan menerapkan prinsip keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas yang dapat diakui, diterima dan
Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Usaha UKM Mitra Binaan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali. I Nyoman Darmayasa, Ak., BKP., CPMA.
Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Usaha UKM Mitra Binaan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali I Nyoman Darmayasa, Ak., BKP., CPMA. Inna Sindhu Beach Sanur Kamis, 20 September 2012 Pembukuan
PSAK KERANGKA DASAR PENYUSUNAN DAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN
Teori Akuntansi Keuangan PSAK KERANGKA DASAR PENYUSUNAN DAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN Penyusun : Mikael Siahaan (1406645168) Muhammad Gunawan H.M (1406645765) Muhammad Iqbal (1406645771) PROGRAM EKSTENSI
Penerapan PSAK No.1 Tentang Penyajian Laporan Keuangan pada PT. LMI
Penerapan PSAK No.1 Tentang Penyajian Laporan Keuangan pada PT. LMI Ajeng Suci Ramanda Program Studi Akuntansi STIE STEMBI, [email protected] Abstrak Tujuan_Menganalisa penerapan PSAK
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET (dalam jutaan) ASET 1.Kas 20,146 2.Penempatan pada Bank Indonesia 474,607 3.Penempatan pada bank lain 228,927 4.Tagihan
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET PT BPD MALUKU DAN MALUKU UTARA Jl. Raya Pattimura No 9, Ambon 97124 0911354214 Per March-2016 (dalam jutaan) POS
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Manajemen Keuangan Manajemen keuangan merupakan salah satu fungsi manajemen yang sangat penting dalam menjalankan kelangsungan hidup perusahaan, berikut beberapa pendapat mengenai
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Analisis Pengertian analisis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dikutip oleh Yuniarsih dan Suwatno (2008:98) adalah: Analisis adalah penguraian suatu pokok atas
KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN (FINANCIAL STATEMENT)
KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN (FINANCIAL STATEMENT) Pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dijelaskan bahwa informasi yang disajikan dalam laporan keuangan suatu perusahaan bersifat umum. Hal ini berarti bahwa
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET POS POS - NOMINAL ASET 1.Kas 1,252,115 2.Penempatan pada Bank Indonesia 13,056,710 3.Penempatan pada bank lain 4,717,147
Manajemen Keuangan LAPORAN KEUANGAN. Bentuk Bentuk Laporan Keuangan. Idik Sodikin,SE,MBA,MM. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS
Modul ke: 02 Manajemen Keuangan LAPORAN KEUANGAN Bentuk Bentuk Laporan Keuangan Fakultas EKONOMI DAN BISNIS Program Studi Akuntansi Idik Sodikin,SE,MBA,MM Pendahuluan Apa yang yang dimaksud Laporan Keuangan
BAB II BAHAN RUJUKAN
BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Laporan Keuangan 2.1.1 Pengertian Laporan Keuangan Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi, dimana dalam proses akuntansi tersebut semua transaksi yang terjadi
BAB II LANDASAN TEORI. Pada Umumnya Laporan Keuangan terdiri dari 4 laporan penting, yaitu: neraca,
BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Laporan Keuangan Pada Umumnya Laporan Keuangan terdiri dari 4 laporan penting, yaitu: neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DENGAN METODE COMMON SIZE PADA PT. HOLCIM INDONESIA Tbk.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DENGAN METODE COMMON SIZE PADA PT. HOLCIM INDONESIA Tbk. Nama : Syarif Saefullah NPM : 26210788 Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Silvia Avira SE.,MM. bab1 Latar Belakang Banyak
BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP)
BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) SAK ETAP yaitu standar yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia yang bertujuan untuk memudahkan
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET POS POS - NOMINAL ASET 1.Kas 1,165,134 2.Penempatan pada Bank Indonesia 10,428,596 3.Penempatan pada bank lain 5,348,082
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET POS POS - NOMINAL ASET 1.Kas 1,460,463 2.Penempatan pada Bank Indonesia 10,427,524 3.Penempatan pada bank lain 7,238,000
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 36,289 2.Penempatan pada Bank Indonesia 227,373 3.Penempatan pada bank lain 166,693 4.Tagihan spot dan derivatif 0 5.Surat berharga 202,056 a.diukur pada nilai wajar melalui
proses akuntansi yang dimaksudkan sebagai sarana mengkomunikasikan informasi keuangan terutama kepada pihak eksternal. Menurut Soemarsono
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Laporan Keuangan 1. Pengertian Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah laporan berisi informasi keuangan sebuah organisasi. Laporan keuangan diterbitkan oleh perusahaan merupakan
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 686,475 2.Penempatan pada Bank Indonesia 1,803,434 3.Penempatan pada bank lain 2,954,516 4.Tagihan spot dan derivatif 0 5.Surat berharga 4,026,977 a.diukur pada nilai wajar
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 761,682 2.Penempatan pada Bank Indonesia 1,667,267 3.Penempatan pada bank lain 2,107,807 4.Tagihan spot dan derivatif 0 5.Surat berharga 3,680,218 a.diukur pada nilai wajar
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 757,482 2.Penempatan pada Bank Indonesia 9,746,511 3.Penempatan pada bank lain 1,696,236 4.Tagihan spot dan derivatif 0 5.Surat berharga 11,235,946 a.diukur pada nilai wajar
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 1,694,861 2.Penempatan pada Bank Indonesia 21,240,432 3.Penempatan pada bank lain 10,300,588 4.Tagihan spot dan derivatif 268,526 5.Surat berharga 16,326,035 a.diukur pada
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) /BALANCE SHEET REPORT
LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) /BALANCE SHEET REPORT ASET 1.Kas 18,791 2.Penempatan pada Bank Indonesia 5,086,538 3.Penempatan pada bank lain 354,221 4.Tagihan spot dan derivatif 481,514 5.Surat berharga
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 653,818 2.Penempatan pada Bank Indonesia 2,236,907 3.Penempatan pada bank lain 5,351,817 4.Tagihan spot dan derivatif 0 5.Surat berharga 3,988,383 a.diukur pada nilai wajar
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) /BALANCE SHEET REPORT
LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) /BALANCE SHEET REPORT ASET 1.Kas 18,042 2.Penempatan pada Bank Indonesia 8,781,296 3.Penempatan pada bank lain 1,105,912 4.Tagihan spot dan derivatif 534,156 5.Surat berharga
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) /BALANCE SHEET REPORT
LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) /BALANCE SHEET REPORT ASET 1.Kas 18,568 2.Penempatan pada Bank Indonesia 11,687,077 3.Penempatan pada bank lain 804,336 4.Tagihan spot dan derivatif 549,367 5.Surat berharga
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN) / CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA / BALANCE SHEET
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN) / CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA / BALANCE SHEET 21-39838747 Per Oktober - 217 ASSET 1. Kas 13,568 2. Penempatan Pada Bank Indonesia 322,13 3. Penempatan Pada
Pedoman Tugas Akhir AKL2
Pedoman Tugas Akhir AKL2 Berikut adalah pedoman dalam penyusunan tugas akhir AKL2: 1. Tugas disusun dalam bentuk format berikut ini: No Perihal LK Emiten Analisis 1 Pengungkapan Pihak Berelasi (PSAK 7)
BAB II AKUN DAN KODE AKUN
7 BAB II AKUN DAN KODE AKUN 2.A. Pengertian Akun/Perkiraan. 2.B. Akun. 2.C. Laporan Keuangan dan unsur-unsurnya. A. PENGERTIAN AKUN/ PERKIRAAN 1. Pengertian Akun Akun adalah daftar atau tempat yang digunakan
PT GARUDA METALINDO Tbk
LAPORAN KEUANGAN INTERIM 31 MARET 2016 DAN 31 DESEMBER 2015 SERTA UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2016 DAN 2015 (MATA UANG INDONESIA) LAPORAN KEUANGAN INTERIM 31 MARET 2016
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 39,999 2.Penempatan pada Bank Indonesia 6,569,714 3.Penempatan pada bank lain 12,842,356 4.Tagihan spot dan derivatif 2,363,368 5.Surat berharga 15,707,321 a.diukur pada
BAB II KAJIAN PUSTAKA. menerima simpanan giro, tabungan dan deposito. Disamping itu bank adalah
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Pengertian Bank Bank dikenal sebagai lembaga keuangan yang kegiatan utamanya menerima simpanan giro, tabungan dan deposito. Disamping itu bank adalah badan
BAB 7 LAPORAN ARUS KAS
21 BAB 7 LAPORAN ARUS KAS A. TUJUAN 1. Laporan arus kas bertujuan menyajikan informasi perubahan historis atas kas dan setara kas PDAM, yang menunjukkan secara terpisah perubahan yang terjadi selama satu
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET PT BANK METRO EXPRESS Jl. Hayam Wuruk No. 19-20, Jakarta 10120 2311888 Per Januari-2016 (dalam jutaan) POS POS -
Analisis Laporan Arus Kas Pada PO. Gunung Sembung Putra Bandung
Repositori STIE Ekuitas STIE Ekuitas Repository Final Assignment - Diploma 3 (D3) http://repository.ekuitas.ac.id Final Assignment of Accounting 2016-01-08 Analisis Laporan Arus Kas Pada PO. Gunung Sembung
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 16,759,641 2.Penempatan pada Bank Indonesia 80,471,984 3.Penempatan pada bank lain 23,244,287 4.Tagihan spot dan derivatif 350,870 5.Surat berharga 112,209,309 a.diukur
LAPORAN PUBLIKASI (BULANAN)/CONDENSED FINANCIAL STATEMENT (MONTHLY) NERACA/BALANCE SHEET
NERACA/BALANCE SHEET ASET 1.Kas 17,187,307 2.Penempatan pada Bank Indonesia 77,687,669 3.Penempatan pada bank lain 17,066,417 4.Tagihan spot dan derivatif 98,564 5.Surat berharga 114,809,237 a.diukur pada
