BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Budi Jayadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Untuk melakukan suatu proses penelitian, perlu dilakukan metode penelitian yang dimaksudkan sebagai dasar untuk memeperoleh kelengkapan data dengan proses yang ilmiah. Sebagaimana menurut Sugiyono (2013: 3) bahwa metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, yakni metode yang berlandaskan pada filsafat postpositivime (memiliki kelemahan dan hanya mengandalkan pengamatan langsung) dan proses penelitian bersifat seni (kurang terpola) dengan hasil data yang lebih berkenan dengan interprestasi terhadap data yang ditemukan dilapangan (Sugiyono, 2013: 12). Maksud penulis dalam penelitian ini adalah upaya untuk memaparkan, mengetahui, dan menganalisis hasil dari ragam hias berbagai jenis ulos Batak Toba dalam kehidupan masyarakat Batak Toba. Karena penelitian ini dilakukan dengan penelitian deskrikptif murni atau survei seperti yang dijelaskan oleh Arikunto (2010: 3) bahwa penelitian ini hanya memaparkan apa yang terdapat dalam sebuah kancah, lapangan, atau wilayah tertentu. Untuk penelitian kualitatif menurut Bogdan dan Biklen (dalam Sugiyono, 2013, hlm 15 16) yaitu, memiliki 5 karakteristik, yakni: a. Dilakukan pada kondisi yang ilmiah (lawan eksperimen), langsung ke sumber data dan peneliti adalah instrumen kunci. b. Lebih bersifat deskriptif, yakni lebih menekankan pada kata-kata atau gambar, tidak berupa angka. c. Lebih menekankan pada proses daripada produk (outcome). d. Analisis data yang dilakukan adalah secara induktif. e. Lebih menekankan makna. Adapun sumber data penelitian kualitatif menurut Moleong (dalam Arikunto, 2010, hlm 22) adalah: ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
2 tampilan yang berupa kata-kata lisan atau tertulis yang dicermati oleh peneliti, dan benda-benda yang diamati sampai detailnya agar dapat ditangkap makna yang tersirat dalam dokumen atau bendanya. Selain itu juga, Arikunto (2010: 24) menjelaskan bahwa penelitian kualitatif memiliki dua teknik sampling, yakni: sampling secara internal yang dilakukan terkait dengan apa yang diteliti, dengan siapa yang akan diwawancara, kapan dan berapa lama pengamatan akan dilakukan, dan berapa banyak data akan dikumpulkan. Dan sampling waktu, yang menyangkut berapa lama peneliti melakukan wawancara dengan subjek. B. Lokasi, Subjek dan Objek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Untuk lokasi penelitian akan difokuskan disekitaran Danau Toba dan beberapa lokasi di kota Medan. Di kota Medan, tempat yang ditelusuri adalah Sumatran Loom Gallery di Jl. Sultan Hasanuddin, No.28, Museum Sumatera Utara di Jl. H.M.Jhomi, No. 51. Dikarenakan, lokasi-lokasi tersebut merupakan pusat untuk memperoleh sumber data-data informasi yang terkait seputar kain ulos. 2. Subjek Penelitian Untuk subjek itu sendiri adalah narasumber yang terpercaya seperti pengrajin-pengrajin kain ulos, orang-orang yang memahami seputar kain ulos seperti pedagang kain Ulos atau orang yang sudah mengetahui seluk beluk kain Ulos dan tak luput juga kain ulos itu sendiri. 3. Objek Penelitian Untuk objek penelitian, penulis memfokuskan kepada ragam hias yang ada pada 10 jenis kain Ulos saja yakni Ulos Ragi Jugia, Ulos Ragi Idup, Ulos Ragi Hotang, Ulos Sadum, Ulos Ragi Runjat, Ulos Ragi Sibolang, Ulos Ragi Mangiring, Ulos Bintang Maratur, Ulos Ragi Sitolutuho, dan Ulos Ragi Suri-suri Ganjang. ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
3 C. Definisi Operasional Definisi operasional bertujuan untuk menjelaskan fokus penelitian yang telah dipilih. Dalam penelitian ini, penulis mencoba memberikan informasi seputar pengklasifikasian terhadap kain ulos di antaranya 1. Ragam Hias Penulis mencoba mengamati bentuk-bentuk ragam hias yang ada pada kain Ulos. Baik segi warna, ukuran, dan jenisnya. 2. Kain Ulos Batak Toba Dikarenakan jumlah kain Ulos terbilang cukup banyak ± 200 jenis, maka penulis hanya mencoba 10 jenis kain Ulos sesuai pada objek penelitian. 3. Kehidupan masyarakat Batak Toba Dalam hal ini, penulis hanya memaparkan strata pemberian pada kain ulos namun tidak dibenarkan orang yang lebih muda memberikan kain Ulos kepada orang tua, kemudian prinsip-prinsip Suku Batak Toba, dan tingkatan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. D. Instrumen Penelitian Adapun instrumen penelitian adalah upaya sebagai alat bantu dalam penelitian di lapangan dalam mengumpulkan data-data dari sumber yang ada. Penggunaan alat bantu dalam penelitian ini adalah berupa lembar observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Dalam penyusunan dalam pengembangan dari kisi-kisi yang diperoleh dari instrumen penelitian adalah sebagai berikut: KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT Tabel 3.1: Kisi-kisi Instrumen Penelitian No. Variabel/Aspek Indikator Teknik Pengumpulan Data 1. Latar Belakang a. Latar belakang pembuatan ulos Wawancara ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
4 Batak Toba. dan Observasi b. Proses pembuatan kain ulos Batak dari awal sampai akhir. c. Jenis-jenis kain ulos Batak Toba. d. Fungsi dari kain ulos dari tiaptiap jenis ulos Batak Toba. 2. Motif Ragam Hias Ulos Batak Toba a. Alat dan bahan b. Nama motif ragam hias yang ada pada kain ulos Batak Toba. c. Makna motif kain ulos Batak Toba. d. Unsur visual: Garis (line), Bidang (shapes), Warna (colour), Irama (rhytme), Tekstur (texture), Komposisi, Dominasi (center of interest), dan Kesatuan (totalitas) e. Teknik pembuatan motif ragam hias kain ulos Batak Toba. Wawancara dan Observasi Berdasarkan kisi-kisi yang ada diatas, maka instrumen penelitian akan dikembangkan dalam bentuk wawancara atau lembar observasi. E. Teknik Pengumpulan Data Dalam proses penelitian, teknik pengumpulan data memiliki peranan yang kuat agar data yang dimilki sesuai dengan apa yang diteliti. Dalam teknik pengumpulan data tidaklah mudah dikarenakan waktu yang dimiliki harus lama agar penelitian yang diperoleh sangat akurat dan tepat. Adapun kiat-kiat dalam teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah sebagai berikut: ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
5 1. Observasi Observasi merupakan proses pengamatan yang menggunakan indra tubuh manusia seperti penciuman, penglihatan, perasa, peraba, dan pendengaran yang dilakukan secara pengamatan langsung (Arikunto, 2010: 272). Untuk penelitian ini menggunakan observasi sistematis yakni pengamatan yang dibantu oleh instrumen penelitian yang telah ada. Yakni menelusuri tempattempat yang dipercaya memiliki data yang dibutuhkan penulis seperti museum maupun pusat dimana kain Ulos dibuat. Sebelumnya penulis mencari sumber-sumber dari buku-buku yang ada maupun artikel di media sosial. Akan tetapi, data yang diberikan masih tergolong ke dalam tata cara penggunaan atau pemakaian saja dan tidak banyak memfokuskan ragam hiasnya secara spesifik atau jelas. Maka dari itu, penulis mencoba menelaah apa sajakah nama-nama, bentuk, dan ukuran pada ragam hias di kain Ulos Batak Toba. Ketika sampai pada lokasi penelitian, penulis mencoba mengamati proses penenunan kain Ulos dan tanya jawab kepada narasumber. 2. Wawancara (Interview) Menurut Arikunto (2010:198) wawancara adalah dialog percakapan yang dilakukan oleh pewawancara untuk memperoleh informasi dari terwawancara. Dalam buku Arikunto (2010), dalam pelaksanaannya wawancara dapat dibagi menjadi 3 yakni sebagai berikut: a. Wawancara bebas (Inguided Interview), dalam khasus ini pewawancara bebas bertanya apa saja mengenai seputar data penelitian yang akan dikumpulkan. Selama di lapangan, jenis wawancara ini yang terkadang digunakan oleh penulis untuk memberikan kesan seolah-olah obrolan biasa namun juga harus memperhatikan inti-inti selama wawancara. b. Wawancara terpimpin (Guided Interview), pewawancara membawa deretan pertanyaan yang lengkap dan terperinci. Selama dalam proses wawancara, penulis juga menggunakan lembar wawancara agar proses wawancara tidak melenceng dari pokok wawancara sehingga tidak terkesan monoton. ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
6 c. Wawancara bebas terpimpin merupakan gabungan dari wawancara bebas dan wawancara terpimpin. Proses wawancara ini paling sering menonjol selama penulis di lapangan. Sebagian narasumber ketika diwawancara menjelaskan secara berkesinambungan artinya pertanyaan-pertanyaan yang belum dilontarkan sudah dijawab pada pertanyaan sebelumnya. 3. Studi Dokumentasi Studi dokumentasi merupakan proses studi yang berdasarkan sumbersumber yang telah ada sebelumnya seperti buku-buku referensi, dokumentasi foto atau gambar maupun lisan. Selama di lapangan, penulis mengumpulkan beberapa foto-foto berupa kain Ulos baik berupa foto keseluruhan, ragam hias, proses penenunan, alat dan bahan. Selain itu itu juga, penulis mencari beberapa sumber buku yang bisa membantu proses penulisan penelitian. F. Teknik Analisis Data Dalam penelitian kualitatif, proses untuk menganalisa data telah dilakukan sebelum dan sesudah dilapangan. Menurut Arikunto (2010; 278), ada 3 langkah dalam pekerjaan analisis data yakni persiapan, tabulasi, dan penerapan data yang sesuai dengan pendekatan penelitian. Di dalam persiapan yang dimaksud adalah semua kebutuhan untuk melakukan penelitian seperti kelengkapan data baik identitas maupun uraian data yang seluruhnya harus tepat dan lengkap sesuai kebutuhan yang diminta. Sebelum melakukan penelitian di lapangan, perlu untuk mengetahui analisis data yang harus dikerjakan. Dalam Sugiyono (2013: 333), analisis yang dimaksud adalah analisis yang telah dikerjakan terhadap data hasil studi pendahuluan atau data sekunder yang digunakan sebagai fokus penelitian yang bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian telah dilakukan selama di lapangan. Sebelum melakukan pekerjaan menganalisis, penulis melakukan persiapan berupa mencari beberapa artikel dan buku-buku yang membahas tentang kain ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
7 Ulos. Namun karena merasa ada yang kurang dari sumber-sumber tersebut, maka penulis mencoba ingin mencari tahu apakah ada sumber-sumber terkait yang lebih memfokuskan ragam hias baik nama dan ukuran secara baik. Tetapi hasilnya tidak terlalu meyakinkan karena cenderung banyak membahas tentang cara pemakaian dan lain-lain namun tidak mengarah pada motif apa yang di dalam kain Ulos. Maka dari itu, penulis mencoba menganalisa beberapa bentuk ragam hias yang terdapat pada kain Ulos. Berupa nama ragam hias, ukuran, warna, dan maknanya. Penulis mencoba mengamati bentuk dan warna sembari bertanya jawab kepada nara sumber. Namun tidak melenceng dari rumusan masalah agar tidak monoton. G. Tahapan-tahapan Penelitian Sebelum melaksanakan penelitian terlebih dulu harus dilakukan tahapantahapan penelitian. Adapun langkah-langkah penelitian yang harus dilakukan oleh penulis yakni: a. Memilih masalah Terkadang untuk memilih masalah tidaklah mudah karena ada masalahmasalah yang tidak dapat dipecahkan melalui penelitian karena berbagai penyebab. Dalam penelitian ini, penulis mencari permasalahan yang sesuai pada rumusan masalah yang penulis dapatkan. Setelah itu, diajukan berupa bentuk proposal agar bisa disetujui oleh dosen penguji proposal. b. Merumuskan masalah Selanjutnya penulis merumuskan masalah yang ada pada proposal tersebut sebagai pedoman untuk memulai penelitian di lapangan. c. Merumuskan anggapan dasar Menurut Arikunto (2010;63), anggapan dasar adalah Sesuatu yang diyakini kebenarannya oleh peneliti yang akan berfungsi sebagai hal-hal yang dipakai untuk tempat berpijak bagi peneliti di dalam melaksanakan penelitiannya. ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
8 Penulis memiliki anggapan dasar terhadap Kain Ulos yang telah ada agar mempermudah penulis untuk bisa mencoba mencari lebih spesifik lagi seputar kain Ulos Batak Toba. d. Analisis Data Setelah penulis melakukan penelitian di lapangan telah memadai maka penulis menarik kesimpulan yang tepat. Namun harus disesuaikan dengan pengumpulan data yang telah dilaksanakan. Dan dijadikan dalam bentuk laporan tertulis. ANALISA RAGAM HIAS BERBAGAI JENIS ULOS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Menurut Surakhmad (1998:131) menjelaskan bahwa: Selanjutnya Sugiyono (2010:2) mengungkapkan bahwa: Metode
BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Proses penelitian harus memperhatikan mengenai hal teknik dan metode. Menurut Surakhmad (1998:131) menjelaskan bahwa: Metode merupakan cara utama yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Untuk memecahkan dan menemukan jawaban dari suatu permasalahan diperlukan metode dan pendekatan yang tepat agar data yang diperoleh relevan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi penelitian Lokasi penelitian merupakan tempat di mana penelitian akan dilakukan, yang harus disertai dengan jalan berikut kotanya. Hal
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengembangkan atau memvaliditasi produk-produk yang digunakan dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Sugiyono dalam bukunya metode kuantitatif kualitatif dan R & D, menyatakan bahwa penelitian merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mengembangkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian merupakan kegiatan pencarian data, penyelidikan dan percobaan dalam suatu bidang tertentu yang dimaksudkan dan dilakukan untuk mendapatkan fakta-fakta dan prinsip-prinsip
MODIFIKASI ULOS BATAK
MODIFIKASI ULOS BATAK (Studi Etnografi Tentang Perubahan Fungsi dan Ekonomi Kreatif) OLEH NESSYA PRESELLA SIBURIAN 080905034 DEPARTEMEN ANTROPOLOGI SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS
BAB III METODE PENELITIAN. skripsi ini, Peneliti mengambil lokasi penelitian Pusat Kajian Zakat dan Wakaf
50 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Adapun lokasi penelitian yang akan digunakan sebagai acuan penyusunan skripsi ini, Peneliti mengambil lokasi penelitian Pusat Kajian Zakat dan Wakaf el-zawa
BAB III METODE PENELITIAN. Swadaya Masyarakat) Qouma Kabupaten Bandung. Qouma adalah sebuah
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Peneliti melakukan penelitian yang berlokasi di LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Qouma Kabupaten Bandung. Qouma adalah sebuah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metodologi Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sugiyono (2014, hlm. 15) mengemukakan
BAB III METODE PENELITIAN. yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta dan prinsip-prinsip dengan sabar,
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Metode adalah suatu cara atau teknis yang dilakukan dalam proses penelitian. Sedangkan penelitian adalah upaya dalam bidang ilmu pengetahuan
METODE PENELITIAN. fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Kemudian menurut Muhammad Ali (1985:120) metode deskriptif adalah metode
21 III. METODE PENELITIAN A. Metodologi Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Menurut Sumadi Suryabrata (2000:18), bahwa metode penelitian deskriptif adalah suatu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data, tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan cara ilmiah, data ilmiah dan kegunaan (Sugiyono, 2014:
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena dalam penelitian kualitatif ini, peneliti ingin mempelajari
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode, Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data 1. Metode Penelitian Dalam melakukan penelitian skripsi tentang kerajinan atau kriya kayu lame di kampung Saradan, penulis menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Subjek Penelitian 1. Lokasi Lokasi yang dijadikan objek penelitian ini adalah perajin tenun di Kampung Tenun Panawuan Loa di Desa Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul,
BAB I PENDAHULUAN. yang dalam bahasa Batak disebut dengan istilah gorga. Kekayaan ragam hias
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia yang memiliki kekayaaan berbagai khasanah ragam hias atau ornamen yang tersebar di wilayah Nusantara, dari Sabang sampai Merauke, masing-masing daerah
BAB III METODE PENELITIAN
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pendekatan yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif yang disebut juga penelitian naturalistik. Dipilihnya pendekatan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
42 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian 1. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif, yaitu memandu peneliti untuk mengungkapkan atau memotret situasi sosial yang akan diteliti
BAB III METODE PENELITIAN. dan Taylor (Moleong, 2000:3) penelitian kualitatif adalah prosedur
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor (Moleong, 2000:3) penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Sugiyono (2015, hlm. 2) mengatakan, Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian membutuhkan data yang obyektif, pembahasan penelitian dibahas secara teoritis dan empiris. Pembahasan teoritis bersumber pada kepustakaan yang merupakan karangan ahli
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode atau pendekatan kualitatif yaitu; penelitian yang tidak menggunakan perhitungan statistik.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif analitis, dimana
56 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif analitis, dimana pertanyaan Bagaimana menjadi permasalahan utama untuk menjawab permasalahan yang
BAB III METODE PENELITIAN. lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Menurut Nazir (2005 : 63) yang dimaksud dengan penelitian deskriptif adalah suatu penelitian yang bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sugiyono (2012: 15) mengemukakan bahwa:
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
BAB III METODE PENELITIAN I. Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Menurut Yin (1984a: 1981b dalam Robert K. Yin, 2006:
BAB V LAPORAN PERANCANGAN
BAB V LAPORAN PERANCANGAN 5.1 Ulos dan Upacara Adat 5.1.1 Ulos Jenis - jenis ulos Batak Toba terpilih untuk diulas dalam buku ini adalah ulos - ulos yang paling sering digunakan dalam upacara adat Batak
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian diskriptif kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. PENDEKATAN PENELITIAN Pendekatan teoritis dan empiris dalam penelitian sangat di perlukan. Oleh karena itu sesuai dengan judul skripsi ini, penulis menggunakan penelitian kualitatif
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Untuk mencapai sasaran yang diinginkan penulis memerlukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Untuk mencapai sasaran yang diinginkan penulis memerlukan penganalisaan dan metode penelitian yang tepat. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif
40 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Seperti yang sebelumnya telah dijelaskan sekilas pada bab satu, bahwa dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian adalah suatu kegiatan yang dilakukan seseorang dalam upaya menjawab pertanyaan yang timbul tentang gejala yang dilihat, dirasakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
47 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Pendekatan Penelitian Fokus penelitian adalah manajemen kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode penelitian menggambarkan tentang
BAB III METODE PENELITIAN. Obyek dalam penelitian kualitatif adalah obyek yang alamiah atau natural setting.
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bertujuan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah (sebagai lawannya eksperimen). Obyek
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
40 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian a. Pendekatan kualitatif Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah penelitian yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
09 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Subjek Penelitian Setelah melakukan proses berpikir melihat keadaan di sekitar Kota yang memiliki kaitan dengan Desain Komunikasi Visual (DKV), maka pada hari
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. DESAIN PENELITIAN Metode penelitian merupakan rangkaian cara atau kegiatan pelaksanaan penelitian yang didasari oleh asumsi-asumsi dasar, pandangan-pandangan filosofis
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan ini berusaha memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dimana dengan pendekatan ini berusaha memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya terhadap
BAB III METODE PENELITIAN. dimana subjek penelitian ini merupakan orang yang mengalami masalah.
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian Subjek penelitian merupakan orang, ataupun benda yang sedang diteliti, dimana subjek penelitian ini merupakan orang yang mengalami masalah. Dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Menurut Sugiyono (2010) penelitian kualitatif adalah penelitian yang didasarkan pada filsafat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah kualitatif. Tujuan dari penelitian kualitatif ini ditujukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Menurut Poerwandari (1998) penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehingga pada giliranya
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Sugiyono (2002:1) menyatakan bahwa penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Dalam suatu penelitian diperlukan
BAB III METODE PENELITIAN
77 BAB III METODE PENELITIAN A. PENDEKATAN DAN JENIS PENELITIAN Metodologi penelitian adalah proses, prinsip dan prosedur yang kita gunakan untuk mendekati problem dan mencari jawaban. Dengan ungkapan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Metode penelitian dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan dan dibuktikan, suatu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Peneliti melakukan penelitian yang berlokasi di UPT P2TP2A Kota Bandung, UPT P2TP2A adalah Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan
BAB III METODE PENELITIAN. teknik validasi hasil penelitian, dan instrumen penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab III ini, akan dibahas subbab-subbab sebagai berikut: jenis dan pendekatan penelitian, tempat dan waktu penelitian, prosedur penelitian, subjek penelitian, instrumen
BAB III METODE PENELITIAN
24 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara atau usaha yang dilakukan secara sistematis, ilmiah, rasional dan empiris untuk mendapatkan suatu informasi atau data
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Kerajinan merupakan suatu benda hasil karya seni manusia yang berkaitan
A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Kerajinan merupakan suatu benda hasil karya seni manusia yang berkaitan dengan keterampilan tangan. Selain memiliki nilai estetis bentuk benda kerajinan tersebut memiliki
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian hukum merupakan suatu kegiatan ilmiah, yang didasarkan pada metode, sistematika, dan pemikiran tertentu, yang bertujuan untuk mempelajari sesuatu atau beberapa
BAB III METODE PENELITIAN. Skripsi ini menggunakan pendekatan yang menjadi landasan kerja
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Skripsi ini menggunakan pendekatan yang menjadi landasan kerja adalah penelitian kualitatif yang berdasarkan fenomenologis. Dimana pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Pada penelitian ini peneliti menggunakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang tidak menggunakan perhitungan angka-angka dalam menguji
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
32 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandung, yaitu sebagai
BAB III METODE PENELITIAN. desa Mungseng sebagai tempat penelitian karena desa Mungseng merupakan
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di desa Mungseng yang berada di wilayah Kecamatan Temanggung Kabupaten Temanggung Jawa Tengah.
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian, karena memandu penelitian agar hasil dari penelitian benar-benar valid
BAB III METODE PENELITIAN Metode merupakan suatu yang pokok dan penting dalam melaksanakan penelitian, karena memandu penelitian agar hasil dari penelitian benar-benar valid dan dapat dipertanggung jawabkan.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. metode penelitian kualitatif dan metode kuantitatif, akan tetapi metode tersebut
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Secara umum dalam penelitian terdapat dua metode penelitian, yaitu metode penelitian kualitatif dan metode kuantitatif, akan tetapi metode tersebut memiliki kelebihan dan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebudayaan Indonesia tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh wilayahnya. Setiap daerah di Indonesia memilki ciri khas kebudayaan yang berbeda-beda.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Furchan (1992:21), metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang
14 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 1.1 Metode Penelitian Pada penelitian ini, Peneliti mendeskripsikan data yang sesuai kenyataan dilapangan, yaitu menggunakan metode kualitatif yang bersifat desktiptif
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Data; (D) Instrumen Penelitian; (E) Data dan Sumber Data; (F) Teknik Analisis Data;
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab III ini akan membahas tentang hal-hal sebagai berikut: (A) Jenis dan Pendekatan Penelitian; (B) Tempat Dan Waktu Penelitian; (C) Teknik Pengumpulan Data; (D) Instrumen
BAB III METODE PENELITIAN
37 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian sangat penting keberadaannya didalam proses penelitian yang dilakukan secara terencana dan sistematis, metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah
BAB III METODE PENELITIAN. organisasi dalam badan sosial tersebut. cukup untuk diolah, maka peneliti akan memperpanjang waktu.
BAB III METODE PENELITIAN D. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di Badan Sosial Mardiwuto, Yayasan dr. Yap Prawirohusodo, Yogyakarta. Peneliti mengambil lokasi tersebut karena di tempat
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain secara
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan/penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah suatu langkah prosedur
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengetahui proses dan bahan, bentuk dan fungsi, serta ornamen yang tampak pada
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Adapun sifat penelitian ini dapat ditentukan dengan melihat masalah dan tujuan yang ingin dicapai oleh penulis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian adalah suatu proses penyelidikankan yang ilmiah melalui pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyimpulan data berdasarkan pendekatan,
BAB III METODE PENELITIAN. postpositivistik, karena berlandaskan pada filsafat postpositivisme. Filsafat
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif dinamakan sebagai metode postpositivistik, karena
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Medan adalah ibukota provinsi Sumatera Utara. Kota Medan merupakan kota metropolitan terbesar di luar Pulau Jawa dan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta
BAB III METODE PENELITIAN. langkah-langkah yang antara lain : pendekatan penelitan, penentuan objek
BAB III METODE PENELITIAN Dalam suatu penelitian dituntut adanya teknik tertentu untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan. Sehingga dapat berhasil dengan baik untuk memahami dan memecahkan masalah penelitian,
BAB III METODE PENELITIAN
diamati. 1 Dalam hal ini penulis menafsirkan dan menjelaskan data-data yang 53 BAB III METODE PENELITIAN 1. Jenis Penelitian dan Sifat Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Sesuai dengan yang telah kami singung di bab pertama, pada bab III ini akan mendeskripsikan tentang metode penelitian yang ruang lingkupnya meliputi; pendekatan penelitian, sumber
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode analitis. Bogdan dan Taylor dalam Moleong (2010, hlm. 4) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif
juga sangat mendukung sekali untuk terciptanya sebuah produk alas kaki yang indah dan menarik (wawancara dengan H. Otang Suherman, 10 Oktober 2012).
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Kelom Geulis merupakan produk kerajinan masyarakat Tasikmalaya hasil kreatifitas yang memiliki nilai fungsi sekaligus memiliki nilai estetis. Kelom diambil
BAB III METODE PENELITIAN. di daerah Gunungkidul masih banyak terdapat pelaku bank plecit yang. memberikan pinjaman dengan bunga tinggi kepada
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di Kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Peneliti memilih lokasi ini karena di daerah Gunungkidul masih
dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. 84 popularitasnya belum lama, dinamakan metode postpositivistik karena
BAB II METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk memahami
