BAB 8 DOMAIN NAME SERVICE
|
|
|
- Lanny Tanudjaja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 8 DOMAIN NAME SERVICE SUBAB MATERI Memahami DNS: Zones, Domains, dan Delegasi Berkeley Internet Name Domain (BIND) Instalasi BIND Pembuatan Zona dan File Zona Key Terms BIND Delegasi Domain named.conf Name Server nslookup resolv.conf Zone Zone Forward Zone Reverse
2 Memahami DNS: Zones, Domains, dan Delegasi DNS (Domain Name Service) merupakan sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan/mengkonversikan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya dari alamat IP ke nama host yang disebut dengan reverse-mapping. DNS sangat berguna dalam jaringan terutama internet, sistem ini akan memetakan nama mesin misal server.net.id ke alamat IP misal selain itu juga penggunaannya sangat luas misal, untuk routing , telnet, ftp, web, dan lain-lain. Dengan adanya DNS, informasi host menjadi mungkin untuk diakses oleh komputer di jaringan maupun Internet. Implementasi DNS pada sistem operasi Linux yang sering digunakan adalah BIND meskipun ada juga salah satu implementasi yang cukup baru dan juga banyak dipakai yaitu djbdns. Walaupun banyak sejarah mengenai isu keamanan dan vulnerability-nya, banyak server DNS di dunia masih menggunakan BIND. Alasan yang mungkin adalah kebanyakkan para administrator server DNS tersebut lebih familiar dengan BIND daripada server DNS lain. Seperti halnya dengan penggunaan sendmail yang notabene merupakan server-mail yang punya konfigurasi cryptic daripada server-mail lain tetapi masih tetap digunakan dengan alasan familiar dan kebiasaan administratornya. Struktur dan Cara Kerja DNS Struktur database DNS sangat mirip dengan sistem-berkas/filesystem UNIX yaitu berbentuk hierarki atau pohon. Tingkat teratas pada DNS adalah root yang disimbolkan dengan titik/dot (.) sedangkan pada sistem berkas UNIX, root disimbolkan dengan slash (/). Setiap titik cabang mempunyai label yang mengidentifikasikannya relatif terhadap root (.). Tiap titik cabang merupakan root bagi sub-tree/tingkat bawahnya. Tiap sub-tree merupakan domain dan dibawah domain terdapat sub-tree lagi bernama subdomain. Setiap domain mempunyai nama yang unik dan menunjukkan posisinya pada pohon DNS, pengurutan/penyebutan nama domain secara penuh dimulai dari domain paling bawah menuju ke root (.). Masing-masing nama yang membentuk suatu domain dipisahkan dengan
3 titik/dot (.) dan diakhiri dengan titik yang merupakan nama absolut relatif terhadap root (.). Contoh: raichu.cs.mit.edu. "." merupakan root domain edu merupakan Top Level Domain mit merupakan Second Level Domain cs merupakan Third Level Domain raichu merupakan nama komputer/mesin yang bersangkutan Sistem penulisan nama secara absolut dan lengkap ini disebut FQDN (Fully Qualified Domain Name). Gambar 1. Hierarki DNS dan Sistem Berkas UNIX Tiap organisasi yang telah mendaftar ke Network Information Center(NIC) akan mendapatkan nama domain sesuai dengan organisasi tersebut. Nama domain tersebut bisa dibagi lagi menjadi subdomain sesuai dengan kebutuhan organisasi tersebut sesuai dengan otorisasi domain. Contoh: InterNIC mempunyai semua Top Level Domain termasuk com, perusahaan xxx akan mendaftarkan nama domain xxx.com (komersial), maka xxx diberikan/didelegasikan oleh InterNIC untuk mengelola domain xxx.com yang merupakan sub domain dari com. Indolinux dapat membagi lagi domain indolinux.com ke beberapa sub domain misal coba.xxx.com, lagi.xxx.com. Setiap server DNS pada suatu jaringan mempunyai informasi tentang host-host dalam jaringan tersebut yaitu alamat IP, routing , server ftp, server web, dsb.
4 Selain itu tiap host dalam otorisasi suatu domain juga bisa mendapatkan alias dari nama host-nya dalam domain di atasnya. Misal: rere.xxx.com bisa saja mempunyai alias (canonical name) coba.xxx.com, dimana kedua domain tersebut mengacu ke mesin/host yang sama. Dengan adanya sistem berbentuk hierarki/pohon ini maka tidak ada nama host yang sama pada domain/subdomain yang sama, karena masing-masing dari node/titik-cabang mempunyai nama unik dan tidak boleh ada yang menyamainya kecuali berbeda sub-tree/sub pohon. Tidak akan ada konflik antar organisasi karena masing-masing organisasi mempunyai domain yang berbeda-beda dan ini diatur oleh InterNIC untuk TLD. Misal: xxx menginginkan nama mesin/host di bawah domain xxx.com dengan nama coba (coba.xxx.com), sedang xz juga menginginkan nama yang sama untuk salah satu hostnya dengan domain xz.org. Disini tidak akan terjadi konflik karena masing-masing mempunyai domain sendiri-sendiri. xxx mempunyai coba.xxx.com dan xz mempunyai coba.xz.org. Seperti dijelaskan di atas, tidak boleh suatu nama/label sama yang berada dalam domain sama atau mempunyai parent atau sub-tree atas yang sama karena ini akan membuat konflik pada penamaan domain. Gambar 2. Konflik Domain
5 Sebuah nama domain adalah nama sub-tree dari domain name-space. Suatu host diwakili dengan nama domain yang full/penuh termasuk nama mesin/komputer tersebut, dan host mengacu pada suatu host/komputer secara individu. Sedangkan domain berisi semua host yang berada dibawahnya. Individual host yang berada pada suatu domain menunjukkan informasi mengenai alamat jaringan, perangkat keras, routing mail, dsb. Untuk membedakan nama domain dan subdomain diambil contoh: Coba.xxx.com adalah subdomain dari xxx.com. stwn.raichu.domain.net adalah subdomain dari raichu.domain.net. dst. Top Level Domain (TLD) Top Level Domain adalah domain pada level teratas di bawah root (.). Ada tiga pengelompokkan Top Level Domain: 1. Domain Generik Terdiri atas 7 domain yaitu com Untuk organisasi komersial. contoh: ibm.com, sun.com. net Untuk organisasi/perusahaan penyedia layanan jaringan/internet. contoh: internic.net, nsf.net. gov Untuk lembaga/organisasi pemerintahan. contoh: whitehouse.gov, nasa.gov. mil Untuk badan/organisasi militer. contoh: army.mil. org Untuk organisasi non-komersial. contoh: linux.org. edu Untuk lembaga pendidikan. contoh: mit.edu, berkeley.edu. int Untuk organisasi Internasional. contoh: nato.int.
6 Selain 7 domain di atas ada lagi 7 domain baru dari ICANN ( yaitu: aero Untuk industri atau perusahaan udara. biz Untuk perusahaan atau lembaga bisnis. coop Untuk perusahaan atau lembaga kooperatif info Untuk penggunaan umum. museum Untuk museum. name Untuk registrasi bagi penggunaan individual/personal. pro Untuk para profesional seperti: akuntan, dan lain-lain. 2. Domain Negara Merupakan standar pembagian geografis berdasarkan kode negara. Contoh: id untuk Indonesia, au untuk Australia, uk untuk Inggris, dan lain-lain. Domain negara ini dapat dan umumnya diturunkan lagi ke level-level di bawahnya yang diatur oleh NIC dari masingmasing negara, untuk Indonesia yaitu IDNIC. Contoh level bawah dari id yaitu net.id, co.id, web.id. 3. Domain Arpa Merupakan domain untuk jaringan ARPAnet. Tiap domain yang tergabung ke Internet berhak memiliki name-space.in-addr.arpa sesuai dengan alamat IP-nya. Name-Server dan Zone Name-server adalah program server yang memiliki informasi mengenai host di bawah domain tertentu. Name-server mempunyai bagian-bagian informasi mengenai domain namespace yang dikenal dengan zone. Zone ini akan dimuat dari berkas yang disimpannya atau dari server DNS lain. Sebagai contoh domain id bisa dibagi menjadi beberapa zone yaitu
7 ac.id, net.id dan dari zone tersebut bisa dibagi lagi menjadi zone-zone yang lebih kecil misal undip.ac.id, dst. Disini yang bertanggung jawab ialah organisasi/lembaga yang memiliki domain tersebut. Gambar 3. Pembagian Zone Ada dua tipe dari name-server yaitu: Primary Master Primary Master name-server bertanggung jawab terhadap suatu zone dengan memuat informasi dari berkas database pada dirinya sendiri. Secondary Master (Slave) Secondary Master name-server memuat informasi zone dari server lain yang otoritatif pada suatu zone yang disebut Master Server. Secondary Master akan melakukan zone-transfer dari Master Server untuk mendapatkan data/informasi pada suatu zone yang dikelolanya.
8 Gambar 4. Primary Master dan Secondary Master Server DNS Untuk dapat bekerja name-server membutuhkan resource-record untuk domain yang dikelola. Resource-record adalah data yang mengacu/menunjukkan pada informasi mengenai host pada jaringan atau domain tertentu. Komponen DNS DNS sebenarnya merupakan suatu sistem server-client, jadi ada suatu mekanisme dari client untuk meminta informasi dari server yang akan memberikan informasi yang diminta sang client. Seperti yang disebutkan di atas program pada server tersebut sering disebut dengan name-server. Pada client sering disebut dengan resolver. DNS mempunyai beberapa komponen yaitu: Resolver Resolver yaitu suatu rutin pustaka yang akan membuat suatu permintaan/query dan mengirimkannya lewat jaringan ke sebuah name-server. Program tersebut berjalan pada host yang menginginkan informasi mengenai suatu host di Internet. Resolver juga menginterpretasikan respon dari name-server apakah informasi yang diminta merupakan record ataupun kesalahan. Resolution Resolution yaitu proses pencarian name-server yang mempunyai tanggung jawab terhadap suatu domain yang akan diminta. Setelah name-server yang dicari ditemukan maka server akan memberikan informasi name-server yang bersangkutan kepada pemintanya. Caching
9 Caching yaitu suatu rutin yang akan menyimpan hasil pencarian domain dalam database dari name-server yang pernah diminta. Time To Live (TTL) merupakan batas waktu dimana server DNS dapat menyimpan/caching infomasi yang pernah dicari. Gambar 5. Resolver, Caching, dan Resolution Pengelola dari sistem DNS terdiri dari tiga komponen: DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi. recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver, dan mengembalikan jawaban kepada para resolver tersebut; authoritative DNS server yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya) Sebuah contoh dari teori rekursif DNS Sebuah contoh mungkin dapat memperjelas proses ini. Andaikan ada aplikasi yang memerlukan pencarian alamat IP dari Aplikasi tersebut bertanya ke DNS recursor lokal. 1. Sebelum dimulai, recursor harus mengetahui dimana dapat menemukan root nameserver; administrator dari recursive DNS server secara manual mengatur (dan melakukan update secara berkala) sebuah file dengan nama root hints zone (panduan akar DNS) yang menyatakan alamat-alamt IP dari para server tersebut.
10 2. Proses dimulai oleh recursor yang bertanya kepada para root server tersebut - misalkan: server dengan alamat IP " " - pertanyaan "apakah alamat IP dari 3. Root server menjawab dengan sebuah delegasi, arti kasarnya: "Saya tidak tahu alamat IP dari tapi saya "tahu" bahwa server DNS di memiliki informasi tentang domain org." 4. Recursor DNS lokal kemudian bertanya kepada server DNS (yaitu: ) pertanyaan yang sama seperti yang diberikan kepada root server. "apa alamat IP dari (umumnya) akan didapatkan jawaban yang sejenis, "saya tidak tahu alamat dari tapi saya "tahu" bahwa server memiliki informasi dari domain xxx.org." 5. Akhirnya, pertanyaan beralih kepada server DNS ketiga ( ), yang menjawab dengan alamat IP yang dibutuhkan. Proses ini menggunakan pencarian rekursif (recursion / recursive searching). Istilah-istilah Pada DNS RR atau Resource Records adalah kumpulan sumber informasi yang berhubungan dengan nama-nama domain. Namespace adalah struktur dari seluruh DNS yang berbentuk pohon terbalik Nameserver adalah program-program yang menyimpan informasi tentang namespace domain. TLD or Top-Level Domain adalah level domain paling atas dibawah root (. ). Contoh dari TLD adalah.com,.net,.org, dan sebagainya. Delegation atau delegasi adalah memberikan sbuah tanggung jawab kepada sebuah subdomain untuk mengatur dirinya sendiri. Registry adalah sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk menjaga file-file data di TLD dan mendelegasikannya ke setiap subdomain dari TLD itu. Contoh Verisign untuk mengelola TLD.com dan.net. Registrar adalah sebuah organisasi yang bertindak sebagai antar muka (interface) antara pelanggan dan registry atau lebih dikenal dengan nama ISP. Contohnya idwebhost.
11 Registration adalah proses dimana pelanggan memberitahukan ke sebuah registrar untuk mendelegasikan sebuah subdomain kepadanya. Zone atau zona adalah sebuah daerah yang mencakup sebuah domain utuh atau hanya sebagian saja. Berkeley Internet Name Domain (BIND) BIND merupakan salah satu implementasi dari DNS yang paling banyak digunakan pada server di Internet. Implementasi DNS pertama adalah JEEVES buatan Paul Mockapetris. BIND dibuat untuk sistem operasi BSD UNIX 4.3 oleh Kevin Dunlap, tapi kemudian banyak di-porting ke banyak turunan UNIX termasuk Linux. BIND sampai sekarang masih dikoordinasi oleh Internet Software Consortium. Program utama dari BIND adalah bernama named yaitu sebuah daemon yang bila dijalankan akan menunggu koneksi pada port 53 (default). Koneksi pada port 53 ini adalah koneksi permintaan informasi pemetaan dari nama domain/mesin ke alamat IP dan sebaliknya. Jika sebuah server DNS mempunyai otorisasi terhadap suatu domain maka si server DNS tersebut akan memberikan informasi mengenai nama-nama mesin/domain yang berada di bawah domain yang dipegangnya. BIND secara umum terdiri dari beberapa berkas yang mendukung yaitu: 1. /etc/resolv.conf Berkas konfigurasi berisi domain atau alamat IP name-server yang pertama dicari oleh resolver ketika sebuah domain/nama mesin diminta untuk dipetakan ke alamat IP. 2. /etc/nsswitch.conf Berkas konfigurasi sistem untuk melakukan mekanisme switch sistem database dan name-service. Switch dapat melalui berkas, name-server, atau NIS server. 3. /etc/named.conf Berkas konfigurasi dari BIND yang utama, berisi informasi mengenai bagaimana
12 klien DNS mengakses port 53, letak dan jenis berkas database yang diperlukan. Umumnya berisi letak berkas konfigurasi name-server root, domain, localhost/loopback, dan reverse-mapping. 4. /var/named/named.ca Berkas database name-server root yang bertanggung jawab terhadap Top Level Domain di Internet. Digunakan untuk mencari domain di luar domain lokal. Nama berkas ini bisa anda definisikan sendiri tetapi tetap harus mengacu ke named.conf sebagai berkas konfigurasi utama dari BIND. 5. /var/named/named.local Berkas database name-server untuk alamat loopback/host lokal/alamat diri sendiri. Nama berkas ini bisa anda definisikan sendiri tetapi tetap harus mengacu ke named.conf sebagai berkas konfigurasi utama dari BIND. 6. /var/named/db.domain-kita.com Berkas database name-server untuk domain domain-kita.com yang berisi resource record, informasi nama host dan alamat IP yang berada di bawah domain domainkita.com. Berkas ini bisa lebih dari satu tergantung jumlah domain yang kita kelola. Nama berkas ini bisa anda definisikan sendiri tetapi tetap harus mengacu ke named.conf sebagai berkas konfigurasi utama dari BIND. 7. /etc/rndc.conf Berkas konfigurasi program rndc yaitu suatu program untuk administrasi dan kontrol operasi name-server BIND. Installasi BIND Install package bind dan cache-nameserver dengan mengetikan perintah: ~]# yum install bind bind-utils cache-nameserver Pada terminal linux CentOS, akan tampak seperti gambar di bawah ini.
13 Pembuatan Zona dan File Zona Untuk membuat DNS, kita perlu melakukan beberapa langkah konfigurasi seperti berikut: 1. Edit konfigurasi named.conf yang terletak pada directory /etc dengan membuatkan zone forward dan zone reverse dengan mengetikkan perintah : [root@server ~]# nano /etc/named.conf kemudian isikan konfigurasi seperti berikut :
14 // // named.conf // // Provided by Red Hat bind package to configure the ISC BIND named(8) DNS // server as a caching only nameserver (as a localhost DNS resolver only). // // See /usr/share/doc/bind*/sample/ for example named configuration files. // options { listen-on port 53 { ; ; }; listen-on-v6 port 53 { ::1; }; directory "/var/named"; dump-file "/var/named/data/cache_dump.db"; statistics-file "/var/named/data/named_stats.txt"; memstatistics-file "/var/named/data/named_mem_stats.txt"; allow-query { ; ; any; }; allow-query-cache { ; ; any; }; }; logging { channel default_debug { file "data/named.run"; severity dynamic; }; }; zone "comlabs.net.id" { type master; file "/etc/named/comlabs.net.id"; }; zone " in-addr.arpa" IN { type master; file "/etc/named/ rev"; allow-update { none; }; }; Kemudian save, seperti gambar di bawah ini.
15 2. Membuat zone forward untuk domain comlabs.net.id dengan nama file comlabs.net.id dan letakkan file tersebut sesuai dengan konfigurasi named.conf di atas, yaitu di /etc/named/. Isi dari konfigurasi file tersebut adalah :
16 $TTL IN SOA comlabs.net.id. root.comlabs.net.id.( ;Serial 3600 ;Refresh 1800 ;Retry ;Expire ;Minimum TTL IN NS IN NS IN A ns1 IN A ns2 IN A IN MX 10 mail.comlabs.net.id. www IN A mail IN A ezine IN A Kemudian save konfigurasi tersebut dengan nama comlabs.net.id pada direktori /etc/named, seperti gambar di bawah ini. 3. Setelah itu membuat zone reverse domain dengan tujuan mentranslasikan ip address dari server ke alamat domain yang merupakan kebalikan dari zone forward. Untuk
17 zone reverse nama file dan lokasi file harus disesuaikan dengan nama dan lokasi yang telah ditentukan pada konfigurasi named.conf. Pada konfigurasi di atas nama reverse zone adalah rev (IP Address server yang dibalik) dan diletakan dalam directory /etc/named/. Isikan konfigurasi reverse zone seperti berikut : $TTL IN SOA comlabs.net.id. root.comlabs.net.id.( ;Serial 3600 ;Refresh 1800 ;Retry ;Expire ;Minimum TTL ) IN NS ns1.comlabs.net.id. IN NS ns2.comlabs.net.id. 215 IN PTR comlabs.net.id Lalu save konfigurasi file tersebut dengan nama rev, seperti gambar berikut ini. Keterangan: o SOA (Start Of Authority) untuk mengidentifikasikan otoritas name-server pada zone data atau informasi nama host domain. o TTL (Time To Live) merupakan waktu yang diperlukan server DNS untuk menyimpan hasil resolving ke cache-nya.
18 o Serial merupakan nomor seri database-cache domain my-server.com. Jika ada perubahan data pada berkas zone comlabs.net.id, misalnya menambahkan domain blog.comlabs.net.id, maka harus mengubah/menambah nomor serinya. Sebaiknya digunakan format tahun-bulan-tanggal-jam untuk nomor serialnya. Pada berkas database untuk zone domain comlabs.net.id tersebut terakhir di-update tanggal 10 Oktober 2014 hanya saja untuk 2 digit terakhirnya bukan format jam, melainkan angka 01 itu mendakan bahwa file tersebut telah diedit sebanyak 1 kali. Fungsi dari serial ini adalah untuk memberitahukan kepada secondary-master name-server untuk meng-update database-cache-nya jika ada perubahan pada primary-master nameserver yaitu dengan melakukan pengecekan nomor serial. Jika nomor serial berubah/bertambah maka secondary-master name-server akan segera melakukan zone-transfer dari primary-master name-server. o Refresh adalah selang waktu yang diperlukan (dalam detik) secondary-master nameserver untuk melakukan pengecekan perubahan database-cache pada primary-master name-server. o Retry adalah waktu (dalam detik) yang digunakan secondary-master name-server untuk menunggu pengulangan cek berkas zone jika pada saat proses refresh primarymaster name-server tidak memberikan respon. o Expire adalah waktu (dalam detik) yang digunakan secondary-master name-server untuk mempertahankan berkas zone jika tidak dapat melakukan zone-refresh. Jika setelah waktu expire telah habis tapi secondary-master name-server tidak dapat melakukan zone-refresh maka berkas zone pada secondary-master name-server akan dihapus. o Minimum adalah nilai waktu (TTL) default untuk semua resource-record yang ada dalam berkas zone. menunjukkan bahwa zone yang bersangkutan adalah zone domain yang ditunjukkan berkas named.conf ke berkas database-cache tersebut atau origin zone o IN adalah singkatan dari Internet. Semua informasi Internet digunakan IN dan untuk informasi non-internet digunakan kode lain.
19 o A menyatakan Address Internet atau alamat IP dari mesin yang ditangani oleh DNS ini proses penerjemahan namanya. o NS menyatakan Name Server. o NS Record merupakan daftar name-server yang otoritatif untuk zone bersangkutan. Pada database domain comlabs.net.id name-servernya adalah ns1.comlabs.net.id dan ns2.comlabs.net.id. NS Record ini yang nantinya akan diserahkan kepada pengelola domain TLD (Top Leve Domain) agar terdaftar dalam registar domain. o MX (Mail Exchanger) merupakan record routing , untuk domain comlabs.net.id dalam hal ini akan diarahkan ke mail.comlabs.net.id. Sebagai host yang ditunjuk sebagai mail exchanger akan memproses atau meneruskan mail untuk domain comlabs.net.id. o Angka 10 pada MX 10 mail.acenk90.web.id. merupakan nilai preferensi (preference value) untuk menunjukkan tingkat prioritas mail exchanger yang digunakan untuk memproses atau meneruskan mail yang menuju domain my-server.com. o Kata mail dan ezine pada bagian mail IN A ezine IN A berfungsi sebagai pengalamatan subdomain pada domain comlabs.net.id sebagai mail. comlabs.net.id dan ezine. comlabs.net.id nantinya. o CNAME (Canonical Name) fungsinya untuk alias, jadi suatu host dapat mempunyai nama lebih dari satu. o PTR (POINTER) menyatakan pemetaan alamat IP ke domain comlabs.net.id yang merupakan reversed-address. Reverse Address ini sangat diperlukan jika kita membuat mail server karena dengan adanya reverse IP Address ke alamat domain kita. Maka proses sent/receive protocol SMPT pada mesin mail server kita dapat berjalan normal. Tanpa adanya reverse Address, IP kita dianggap sebagai spammer oleh mesin smtp mail server lain karena tidak dikenal.
20 4. Selanjutnya restart service bind dengan mengetikkan perintah : [root@server ~]# service named restart Pastikan service bind/named running OK, seperti gambar di bawah ini. Jika saat merestart service bind/named, terdapat kasus proses generating file rndc.key tidak kunjung selesai, seperti berikut : [root@server ~]# etc/init.d/named restart Stopping named: [ OK ] Generating /etc/rndc.key: Maka solusinya adalah cancel terlebih dahulu proses tersebut, kemudian buatkan file rndc.key nya secara manual dengan mengetikkan perintah : [root@server ~]# rndc-confgen -a -r /dev/urandom Pada terminal linux pastikan file rndc.key nya sudah terbuat, lalu restart kembali service named/bind seperti cara sebelumnya. 5. Kemudian atur search hostname dan nameserver menjadi comlabs.net.id dan dengan mengedit file /etc/resolv.conf kemudian save, seperti gambar di bawah ini. [root@server ~]# nano /etc/resolv.conf 6. Konfigurasi iptables untuk mengizinkan DNS server dari luar network tersebut. Buka file /etc/sysconfig/iptables, lalu tambahkan dua baris perintah berikut: [root@server ~]# nano /etc/sysconfig/iptables
21 # Firewall configuration written by system-config-firewall # Manual customization of this file is not recommended. *filter :INPUT ACCEPT [0:0] :FORWARD ACCEPT [0:0] :OUTPUT ACCEPT [0:0] -A INPUT -p udp -m state --state NEW --dport 53 -j ACCEPT -A INPUT -p tcp -m state --state NEW --dport 53 -j ACCEPT -A INPUT -m state --state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT -A INPUT -p icmp -j ACCEPT -A INPUT -i lo -j ACCEPT -A INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 22 -j ACCEPT -A INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 80 -j ACCEPT -A INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 443 -j ACCEPT -A INPUT -j REJECT --reject-with icmp-host-prohibited -A FORWARD -j REJECT --reject-with icmp-host-prohibited COMMIT Lalu save konfigurasi tersebut seperti pada gambar di bawah ini: 7. Selanjutnya restart iptables dengan mengetikkan perintah : [root@server ~]# service iptables restart Pastikan service iptables running OK, seperti gambar di bawah ini.
22 8. Cek konfigurasi DNS dan file zone dengan perintah berikut: ~]# named-checkzone comlabs.net.id /etc/named/comlabs.net.id ~]# named-checkzone rev /etc/named/ rev Pastikan semua konfigurasi OK dan tidak terdapat error. 9. Untuk memastikan konfigurasi forward domain success, cek konfigurasi dengan menggunakan nslookup terhadap domain yang telah dikonfigurasi tadi dengan mengetikkan perintah : [root@server ~]# nslookup comlabs.net.id [root@server ~]# nslookup Pastikan hasilnya seperti pada gambar berikut:
23 10. Untuk melakukan pengujian terhadapat konfigurasi pointer reverse domain sukses dan berjalan sebagaimana mestinya maka ketikan perintah: ~]# host Pastikan hasilnya seperti pada gambar berikut: 11. Untuk melakukan pengecekkan secara keseluruhan terhadap konfigurasi DNS server yang telah dikonfigurasi tadi maka ketikkan perintah : [root@server ~]# dig comlabs.net.id Pastikan hasilnya seperti pada gambar berikut:
24 12. Melakukan pengujian dengan cara melalukan ping terhadap domain yang telah dikonfigurasi tadi dan untuk memastikan domain sudah berfungsi dengan normal. ~]# ping comlabs.net.id Pastikan hasilnya seperti pada gambar di bawah: 13. Melakukan pengujian testing akses domain yang sudah dikonfigurasi tadi melalui client windows 7 dengan melakukan ping terhadap domain comlabs.net.id. Sebelumnya, tambahkan terlebih dahulu alamat DNS server pada client windows 7 tersebut seperti tampilan berikut ini. Pastikan hasil yang didapat reply seperti tampilan berikut ini. Jika sudah reply maka konfigurasi sukses.
25 Lakukan juga pengujian dengan perintah nslookup seperti gambar berikut.
MUHAMMAD ZEN SAMSONO HADI, ST. MSc.
Domain Name System 1 MUHAMMAD ZEN SAMSONO HADI, ST. MSc. Intro to DNS DNS merupakan sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan/mengkonversikan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet
Internet Protocol (IP) address
Internet Protocol (IP) address Pengertian IP address nternet Protocol (IP) address adalah alamat numerik yang ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan komputer yang memanfaatkan
: Konfigurasi Network, install paket2 dan konfigurasi DNS
PART I : Konfigurasi Network, install paket2 dan konfigurasi DNS Sebelum kita menginstall paket-paket yang dibutuhkan dan konfigruasi DNS, kita harus menyetting mesin Virtual Box terlebih dahulu. Berikut
MAKALAH DOMAIN NAME SERVICE (DNS)
MAKALAH DOMAIN NAME SERVICE (DNS) Disusun oleh: Muhammad Reyan Dirul Adha Andesta Aiyuha Azka Ria Guspamawanda Merti Sasmita Sehat Yogi TEKNIK INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI PADANG 2012 DAFTAR ISI Halaman
Bagian 7 Name Service
Bagian 7 Name Service Unix FreeBSD sudah include didalamnya BIND (Berkeley Internet Name Domain). Software bind ini digunakan untuk Name Service. Ada baiknya jika anda telah mengetahui dan memahami sebelumnya
Minggu 9 Layer Aplikasi dan Domain Name System
Minggu 9 Layer Aplikasi dan Domain Name System 1 Layer Aplikasi Layer ini berurusan dengan program komputer yang digunakan oleh user. Program komputer yang berhubungan hanya program yang melakukan akses
Konsep & Cara Kerja DNS DNS (Domain Name System) adalah suatu system yang mengubah nama host (seperti linux.or.id) menjadi alamat IP (seperti 64.29.24.175) atas semua komputer yang terhubung langsung ke
Bab 3 Setting DNS Server
Bab 3 Setting DNS Server Konsep & Cara Kerja DNS DNS (Domain Name System) adalah suatu system yang mengubah nama host (seperti linux.or.id) menjadi alamat IP (seperti 64.29.24.175) atas semua komputer
Oleh Tim Network Administrator PENS ITS Politeknik Elektronikan Negeri Surabaya Institut Tekonolgi Sepuluh Nopember Surabaya
Domain Name System Oleh Tim Network Administrator PENS ITS Politeknik Elektronikan Negeri Surabaya Institut Tekonolgi Sepuluh Nopember Surabaya Intro to DNS DNS merupakan sistem berbentuk database terdistribusi
PERCOBAAN III DOMAIN NAME SYSTEM (DNS)
PERCOBAAN III DOMAIN NAME SYSTEM (DNS) 4.1. Tujuan Mengetahui struktur dan hirarki DNS. Mengetahui cara DNS bekerja dari sisi client-server Mengetahui konfigurasi BIND. 4.2. Peralatan Yang Digunakan Perangkat
Membuat DNS Server di Debian 5 (Lenny)
Membuat DNS Server di Debian 5 (Lenny) di 15:19 Diposkan oleh David 1 komentar 1. Apakah Itu DNS? DNS (Domain Name Server) bekerja dengan konsep client server. Sebuah komputer yang menjalankan fungsi server
DOMAIN NAME SYSTEM. Oleh Tim Network Administrator PENS ITS. Politeknik Elektronikan Negeri Surabaya Institut Tekonolgi Sepuluh Nopember Surabaya
DOMAIN NAME SYSTEM Oleh Tim Network Administrator PENS ITS Politeknik Elektronikan Negeri Surabaya Institut Tekonolgi Sepuluh Nopember Surabaya INTRO TO DNS Merupakan sistem berbentuk database terdistribusi
MODUL 4. DNS (Domain Name System)
MODUL 4 DNS (Domain Name System) 1.1 Tujuan : 1. Mahasiswa mengerti DNS. 2. Mahasiswa memahami cara kerja DNS. 3. Mahasiswa mengerti penggunaan DNS. 4. Mahasiswa mampu mengimplementasikan DNS. 1.2 Tugas
MODUL 6 PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER DNS SERVER. Oleh:
MODUL 6 PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER DNS SERVER Oleh: Kelompok 10 I Wayan Aditya Setiawan 1208605057 I Made Ari Widjaja Bukian 1208605058 Kadek Tedy Ari Pramarta 1208605060 Ni Luh Putu Ratna Sri Andi Yani
SMK PASUNDAN 2 BANDUNG
SMK PASUNDAN 2 BANDUNG TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN Modul 1 IP Address & DNS SERVER DI Linux Debian Oleh Syaiful Watoni, ST. 1 DNS SERVER Cara Kerja DNS Server DNS (Domain Name System) adalah suatu system
DNS Server Administrator
Modul 35: Overview Domain Name System (DNS) 1. Sistem yang menerjemahkan antara alamat IP dan host name Internet. 2. Sistem pemberian alamat yang digunakan dalam lingkungan Internet. Intinya memberi nama
-KONFIGURASI DNS SERVER UBUNTU SERVER
-KONFIGURASI DNS SERVER UBUNTU SERVER 11.04 - Dalam melakukan konfigurasi DNS Server Ubuntu Server 11.04, kita akan menggunakan bind9 sebagai server DNS. Dalam Ubuntu Server 11.04, pakage bind9 sudah ter-install,
su - root]# mount /media/cdrom/ Kemudian jalankan perintah rpm untuk memulai instalasi sepeti berikut:
[kaygenz@localhost$ su - [root@localhost root]# mount /media/cdrom/ Kemudian jalankan perintah rpm untuk memulai instalasi sepeti berikut: [root@localhost root]# rpm -ivh /media/cdrom/redhat/rpms/bind-9.2.4-2.i386.rpm
DNS SERVERS. 1. Lakukan login sebagai root pada terminal #su
DNS SERVERS 1. Lakukan login sebagai root pada terminal #su 2. Lakukan installasi paket tersebut dengan perintah #apt-get install bind9 3. Setelah melakukan installasi terbentuk Konfigurasi file yang ada
DNS SERVER. Jaringan Komputer
DNS SERVER Jaringan Komputer Apa itu DNS? DNS atau Domain Name System adalah sebuah server yang berfungsi menangani translasi penamaan hos-host kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani
A I S Y A T U L K A R I M A
A I S Y A T U L K A R I M A STANDAR KOMPETENSI Pada akhir semester, mahasiswa mampu merancang, mengimplementasikan dan menganalisa sistem jaringan komputer KOMPETENSI DASAR Menguasai terminologi DNS Menguasai
Management Server. Aditya Mahendra Saputra KA34
Management Server Aditya Mahendra Saputra 10110199 4KA34 Server Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor
PRAKTIKUM 13 DYNAMIC DNS
PRAKTIKUM 13 DYNAMIC DNS A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memahami dan mampu memahami cara kerja dari DDNS 2. Mampu mengintegrasikan DHCP dan DNS sehingga menjadi DDNS 3. Mampu mengujicoba DDNS B. DASAR TEORI
Bab V DNS pada IPV6 Iljitsch van Beijnum
Bab V DNS pada IPV6 Iljitsch van Beijnum 1 DNS Memang pada dasarnya untuk memahami IP address utamanya pada IPv6 sangatlah rumit Dan DNS berfungsi agar ketika kita berhadapan dengan IP lebih user-friendly
PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN KOMPUTER. DNS SERVER (Domain Name System) Oleh : Idris Winarno
PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN KOMPUTER DNS SERVER (Domain Name System) Oleh : Idris Winarno JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA
1 BAB I DOMAIN NAME SERVER (DNS)
1 BAB I DOMAIN NAME SERVER (DNS) 1.1 IDENTITAS Kajian Network Access Topik 1. Domain dan subdomain 2. Forward Zone 3. Reverse Zone Referensi 1. Ubuntu, Ubuntu Server Guide, https://help.ubuntu.com/13.10/
Membangun DNS Server dengan Bind9 pada Ubuntu-Server 10.04
+ Membangun DNS Server dengan Bind9 pada Ubuntu-Server 10.04 1. Sekilas Tentang DNS DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menjaga informasi tentang nama host (hostname) dan juga nama domain
DNS adalah salah satu jenis sistem yang melayani permintaan pemetaan IP Address ke FQDN (Fully Qualified Domain Name) dan FQDN ke IP Address.
DNS adalah salah satu jenis sistem yang melayani permintaan pemetaan IP Address ke FQDN (Fully Qualified Domain Name) dan FQDN ke IP Address. FQDN lebih mudah untuk diingat oleh manusia daripada IP Address.
LAPISAN APLIKASI DNS DAN TELNET. Budhi Irawan, S.Si, M.T
LAPISAN APLIKASI DNS DAN TELNET Budhi Irawan, S.Si, M.T DOMAIN NAME SYSTEM Domain Name System (DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis
Praktikum 3. Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
PRAKTIKUM 3 Domain Name System pada Linux (Ubuntu) 1 Praktikum 3 Domain Name System POKOK BAHASAN: Paket DNS Server pada Linux (Ubuntu) Konfigurasi paket DNS Server pada Linux (Ubuntu) pengecekan DNS Server
Pertama. Kedua. nano /etc/bind/named.conf.options
Pertama Langkah pertama konfigurasi adalah mengedit file /etc/bind/named.conf.options untuk menambahkan DNS Forward, disini saya gunakan DNS public dari google saja. root@lab13:~# nano /etc/bind/named.conf.options
JOOBSHEET ADMINISTRASI SERVER
JOOBSHEET ADMINISTRASI SERVER HARI/TANGGAL :... KELAS : XI TKJ NAMA :... KOMPETENSI DASAR : MENGADMINISTRASI SERVER ALOKASI WAKTU : 3 X 45 MENIT MATERI : MEMBANGUN DNS SERVER MENGGUNAKAN DEBIAN SERVER
Dhynamic Host Configuration Protocol Dan Domain Name System
Dhynamic Host Configuration Protocol Dan Domain Name System Mubtasir [email protected] Abstrak Dynamic Host Configuration Protocol atau yang biasa dikenal dengan DHCP adalah layanan pemberian nomor
INSTALL DAN KONFIGURASI DNS SERVER PADA SERVER CENTOS MENGGUNAKAN BIND DNS BIDANG KEGIATAN : PKM-ARTIKEL ILMIAH
INSTALL DAN KONFIGURASI DNS SERVER PADA SERVER CENTOS MENGGUNAKAN BIND DNS BIDANG KEGIATAN : PKM-ARTIKEL ILMIAH Diusulkan oleh: Aji Prastiya 1111002 / 2011 M. Lutfi Ainun N. 1110032 / 2010 Rika Arsita
Domain Name System. Oleh Ronald Adrian, S.T., M.Eng.
Domain Name System Oleh Ronald Adrian, S.T., M.Eng. Intro to DNS DNS merupakan sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan/mengkonversikan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet
REMOTE ACCESS DNS SERVER
ADMINISTRASI SERVER REMOTE ACCESS DNS SERVER Remote Access Keuntungan dari jaringan komputer yaitu memudahkan kita dalam berbagi resource hardware ataupun software yang ada. Remote Access adalah salah
PRAKTIKUM 12 APPLICATION LAYER (DNS)
PRAKTIKUM 12 APPLICATION LAYER (DNS) I. Tujuan 1. Mahasiswa memahami konsep aplikasi DNS. 2. Mahasiswa mampu membangun dan mengkonfigurasi DNS II. Peralatan Yang Dibutuhkan 1. Beberapa komputer yang berfungsi
VINCENSIUS YUDHISTIRA LINDUNG S. FB :
VINCENSIUS YUDHISTIRA LINDUNG S. Email : [email protected] FB : www.facebook.com/spirit.lindung Langkah pertama membuat DNS server dengan asumsi telah terinstal Bind9 di Linux Ubuntu adalah sebagai
JARINGAN KOMPUTER DNS. Zaid Romegar Mair, S.T., M.Cs
JARINGAN KOMPUTER DNS Pertemuan 20 Zaid Romegar Mair, S.T., M.Cs PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA Jl. Kolonel Wahid Udin Lk. I Kel. Kayuara, Sekayu 30711 web:www.polsky.ac.id mail: [email protected]
Worksheet. Instalasi Bind9 pada Debian I SMK NEGERI 1 TAPIN SELATAN
I Worksheet Instalasi Bind9 pada Debian 2014 JL. S R A G E N S A W A N G K E C. T A P I N S E L A T A N, K A B. T A P I N K A L I M A N T A N S E L A T A N, 71181 TUJUAN 1. Siswa mampu melaksanakan instalasi
III PERANCANGAN SISTEM
Bab III PERANCANGAN SISTEM 1.1 Rancangan Topologi Rancangan topologi jaringan yang digunakan pada DNS Cache Poisoning dan DNS Spoofing pada DNS Server seperti gambar berikut : Gambar 3.1 Rancangan Topologi
DNS SERVER LINUX DEBIAN 8.5
DNS SERVER LINUX DEBIAN 8.5 A. Pengertian DNS Server DNS atau Domain Name Service adalah sebuah sistem yang dikembangkan untuk mengelola penamaan suatu komputer, layanan ataupun sumber daya di jaringan
ADMINISTRASI SERVER KELAS 11
Kegiatan Belajar 5 ADMINISTRASI SERVER KELAS 11 Oleh Alimansyah Aprianto Tek. Komputer dan Jaringan Kegiatan Belajar 5 Mengadministrasi DNS Server Domain Name System (DNS) Server Internet memiliki dua
Setup DNS di Debian 7.x.x
DOMAIN NAME SYSTEM Setup DNS di Debian 7.x.x Seting IP Address Jika menggunakna virtual box, konfigurasi network pada vbox diseting bridge. Seting ip address pada linux debian, pada kasus ini akan digunakan
Konfigurasi DNS Server di FreeBSD
Konfigurasi DNS Server di FreeBSD Iwan Setiawan [email protected] http://student.eepis-its.edu/~eone/ DNS (Domain Name System) adalah server yang bertugas memetakan hostname ke IP dan juga sebaliknya
TKJ SMK Negeri 1 Bangli
Administrator Jaringan 4.1. Lab - Instalasi dan Konfigurasi (Domain Name System) Introduction DNS adalah singkatan dari Domain Name System, DNS itu adalah nama sebuah sistem database yang dibuat untuk
KONFIGURASI DNS SERVER. Dengan Ubuntu Server
KONFIGURASI DNS SERVER Dengan Ubuntu Server OLEH: Ibrahim Naki Salam Ilmu Untuk Kita Semua KONFIGURASI DNS SERVER Dengan Ubuntu Server Ubuntu merupakan sistem operasi gratis berbasis Linux yang Open Source.
Belajar membuat DNS Server Sendiri (ubuntu server)
Belajar membuat DNS Server Sendiri (ubuntu server) Nama Penulis [email protected] http://maynet.ictbatola.net Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2006 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com
Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) Abdul Jabbar Febianto, 10/308936/PTK/07028 Rozzi Kusuma Dinata, 10/308845/PTK/07018 Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta 2010 1.1 PENDAHULUAN Domain Name System (DNS) adalah
MODUL 3 APLIKASI WEB
MODUL 3 APLIKASI WEB (USER DIREKTORI & VIRTUAL HOST) TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Mahasiswa mampu memahami aplikasi web server dengan user direktori. 2. Mahasiswa mampu memahami aplikasi web server dengan virtual
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Domain Name System (DNS) Pengalamatan di protokol Internet yang menggunakan kombinasi angka cukup sulit untuk diingat. Penggunaan alamat dengan nama akan lebih mudah diingat.
LAPORAN JARINGAN KOMPUTER DOMAIN NAME SERVER
LAPORAN JARINGAN KOMPUTER DOMAIN NAME SERVER KELOMPOK : 6 NAMA MAHASISWA : 1. Ni Wayan Sri Manik Handari (13101226) 2. Elva Ade Kurniawati (14101409) 3. Melansari Mamonto (14101704) 4. Ni Luh Eka Juniartini
Praktikum DNS Tujuan II. Keperluan III. Dasar Teori
Praktikum DNS I. Tujuan Praktikan mampu memahami apa yang itu DNS, cara kerja DNS. Mampu melakukan instalasi serta mampu melakukan setting DNS server pada sistem operasi Linux II. Keperluan a. Koneksi
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ADMINISTRASI MANAJEMEN JARINGAN DNS SERVER
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ADMINISTRASI MANAJEMEN JARINGAN DNS SERVER Mata Kuliah Dosen Pengampu Departemen Jurusan : Praktikum Administrasi Manajemen Jaringan : Ferry Astika Saputra, S.T. M.Sc. : Departemen
Pertemuan IX Client-Server Computing
Pertemuan IX Client-Server Computing Arsitektur Jaringan Terdapat dua arsitektur dalam jaringan yang menjelaskan bagaimana sebuah jaringan dibangun, yaitu : 1.Peer to peer (workgroup) 2.Client Server (Domain)
Peranan Graf/Tree dalam sejarah perkembangan DNS Internet
Peranan Graf/Tree dalam sejarah perkembangan DNS Internet Habibie Faried (13511069) Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung
~ Q u i c k N o t e s ~
~ Q u i c k N o t e s ~ Tutorial RedHat Server WEB dan DNS LEMBAGA KURSUS LINUX Hamda Linux Center ~ e v e r y t h i n g a b o u t l i n u x ~ Pendahuluan Latar Belakang Tutorial ini dibuat sebagai jawaban
Domain Name System. Febby muhammad ilham. Abstrak
Domain Name System Febby muhammad ilham [email protected] Abstrak Setiap kali akan mengakses suatu halaman di pengguna biasanya mengetikkan nama domain yang ingin diakses. Misalnya saja, ketika
Mata Pelajaran : Materi Kompetensi Tahun Pelajaran 2011/2012. : Membangun PC Router dan Internet Gateway (edisi.1)
Satuan Pendidikan : SMK Al-Muhtadin Depok Mata Pelajaran : Materi Kompetensi Tahun Pelajaran 2011/2012 Judul Kompetensi Sistem Operasi Program Keahlian Disusun Oleh E-Mail : Membangun PC Router dan Internet
ADMINISTRASI JARINGAN DEBIAN SERVER
ADMINISTRASI JARINGAN DEBIAN SERVER Login sebagai Administrator : root Cek setting ipaddress : ifconfig Setting ipaddress : /sbin/ifconfig eth0 192.168.1.3 netmask 255.255.255.0 Restart Networking : /etc/init.d/networking
Konfigurasi DNS Server pada Linux Redhat
Konfigurasi DNS Server pada Linux Redhat 1. Pastikan paket DNS servernya telah terinstall. Untuk mengeceknya dengan perintah berikut: # rpm qa grep bind 2. Lakukan konfigurasi pada file named.conf. dengen
MEMBANGUN DNS MENGGUNAKAN IPv6
MEMBANGUN DNS MENGGUNAKAN IPv6 DOSEN : MUHAMMAD ZEN SAMSONO HADI, ST. MSc. Gusti Ridwan R. (7208 040 043) Wahyu Priyantono (7208 040 045) Zedy Nurwahyudi (7208 040 057) Hal-hal yang perlu diketahui sebelum
Debian Squeeze Konfigurasi Debian Server
Debian 6.0.5 Squeeze Konfigurasi Debian Server Teknik Komputer dan Jaringan Membuat Virtual Host Pada Debian * Pada tutorial ini, kita akan membuat beberapa domain dalam satu server. Contohnya, kita akan
Domain Name Service (DNS)
Domain Name Service (DNS) Sistem Penamaan Domain atau DNS (Domain Name service) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host dan nama domain dalam bentuk database terdisdtribusi didalam
DOMAIN NAME SYSTEM (DNS)
DOMAIN NAME SYSTEM (DNS) Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control
MODUL 1 DOMAIN NAME SERVER [DNS] DENGAN BIND 9
MODUL 1 DOMAIN NAME SERVER [DNS] DENGAN BIND 9 TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Mengenalkan pada mahasiswa tentang konsep DNS di linux 2. Mahasiswa memahami cara instalasi DNS di Linux 3. Mahasiswa mampu melakukan
Instalasi Bind dalam sistem chroot
Instalasi Bind dalam sistem chroot Mengapa instalasi nya dalam chroot? Karena bind ini memiliki sejarah yang panjang dalam urusan lubang keamanan (sering ditemukan celah, yang menyebabkan sistem Anda bisa
Langkah Mudah Memahami Pembuatan DNS Server InsyaAllah Mudah di Pahami Oleh Para Siswa SMK-TKJ (By : Aa Riz)
Langkah Mudah Memahami Pembuatan DNS Server InsyaAllah Mudah di Pahami Oleh Para Siswa SMK-TKJ (By : Aa Riz) Hostname : ns1 (bisa yang lain/terserah) Domain : smkn1-reteh.sch.id IP Server : 192.168.1.61
DOMAIN NAME SYSTEM (DNS)
DOMAIN NAME SYSTEM (DNS) Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control
1. Anda harus login dulu ke server anda dengan menggunakan root 2. Kemudian cek apakah paketnya sudah terinstall atau tidak dengan perintah berikut
Install DNS Server (Domain Name Servis) di Slackware 13 Setelah selesai melakukan konfigurasi webserver penulis mencoba kembali untuk menginplementasikan webserver tersebut dan merubah web tersebut supaya
MODUL PRAKTEK DEBIAN SERVER
MODUL PRAKTEK DEBIAN SERVER Dibuat oleh : Yudi Firman Santosa, S.T. Dipersiapkan untuk Latihan Siswa Praktek Ujian Nasional 2012 Internet PC Client Switch Server Gateway Perencanaan Debian Server untuk
2. Klik add/remove programs - add/remove windows component
Langkah langkah membuat FTP Server, DNS, dan WEB Server : A. Mengaktifkan ISS (Internet Information Services) 1. Aktifkan IIS (Internet Information Services) dengan cara mengeklik pada Start -Settings
TUTORIAL KONFIGURASI FIREWALL DENGAN DEBIAN SERVER
TUTORIAL KONFIGURASI FIREWALL DENGAN DEBIAN SERVER Anggota kelompok : Agung permana putra Dandy bagja saputra Muhammad dicky Nuzul sindu kusumah Konfigurasi server konfigurasi ip pada server debian dan
MEMBUAT MAIL SERVER DENGAN WINDOWS SERVER 2003
MEMBUAT MAIL SERVER DENGAN WINDOWS SERVER 2003 LANGKAH LAANGKAH SETTING : 1. Setting Active directory Pertama masuklah ke windows server 2003 yang telah diinstall. Isikan user name dan password yang telah
Pembahasan UPK Paket 1
Pembahasan UPK Paket 1 Skenario Dalam kegiatan uji kompetensi ini anda bertindak sebagai Teknisi Jaringan, tugas anda sebagai seorang teknisi Jaringan adalah merancang bangun dan mengkonfigurasi sebuah
KOMUNIKASI DATA & JARINGAN KOMPUTER (TUTORIAL DNS SERVER)
TUGAS KOMUNIKASI DATA & JARINGAN KOMPUTER (TUTORIAL DNS SERVER) DI SUSUN OLEH: NAMA : MUAJJI USMAN N P M : 030 PRODI RUANG SEMESTER : TEKNIK INFORMATIKA : INFO 1 (satu) : V (lima) FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA
Domain & Web Hosting. Wisnu Hera
2015 Domain & Web Hosting Wisnu Hera Pendahuluan Kebutuhan akses Offline vs Online IP Address vs Word IP Addresses vs Word Domain Name Merupakan string yang nantinya diterjemahkan menjadi satu atau lebih
Gambar 1. Topologi Soal Paket 1
Satuan Pendidikan : SMK Al-Muhtadin Depok Materi Pembahasan : Soal Paket 1 Uji Kompetensi Keahlian (UKK) TP. 2015/2016 1. Membangun Gateway Internet 2. Membangun Web Server 3. Membangun DNS Server Sistem
Cara Migrasi Ke Amazon Route 53
Pendahuluan Amazon Route 53 Amazon Route 53 merupakan salah satu aplikasi dari Amazon Web Service yang menawarkan domain name system (DNS) server yang berbasis cloud. Salah satu fitur dari Amazon Route
Modul 3 Server Web dan DNS
Modul 3 Server Web dan DNS 1. Tujuan - Praktikan dapat memahami konsep dasar dari Web Server - Praktikan dapat memahami konsep dasar dari Domain Name Server (DNS) - Praktikan dapat melakukan konfigurasi
Muhammad Riza Hilmi, ST. SERVER
Muhammad Riza Hilmi, ST. [email protected] SERVER SERVER Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Flow Pengerjaan Sistem Metode yang digunakan untuk perancangan sistem adalah metode waterfall di mana setiap tahap dilakukan sampai akhir, dan kemudian diakukan evaluasi
Membangun Network Services di Linux
Membangun Network Services di Linux Sub Materi : 1. Routing Static 2. Network Address Translation (NAT) 3. SSH Server 4. DHCP Server 5. DNS Server 6. Linux Apache MySQL PHP 7. Proxy Squid 8. Postfix Mail
Konfigurasi IP Address berikut langkah-langkah untuk mengkonfigurasi IP Address:
LAMPIRAN A : Konfigurasi IP Address pada Site Jakarta Konfigurasi IP Address berikut langkah-langkah untuk mengkonfigurasi IP Address: 1. Klik hyperlink Manage Network Connections pada applet Net work
Pengertian [1] naming context.
Pengertian [1] Dalam sistem terdistribusi, nama digunakan untuk menunjuk ke suatu resource yang beragam dan tersebar seperti komputer, layanan (services), file dan remote object. Layanan penamaan berfungsi
Application Layer. Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111
Application Layer Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111 Pendahuluan Layer ini berurusan dengan program komputer yang digunakan oleh user. Program
A. Membuat Active Directory dan User
A. Membuat Active Directory dan User Membuat Active Directory 1. Jalankan Windows Run lalu ketik dcpromo lalu tekan tombol enter 2. Berikutnya akan muncul jendela untuk membuat active directory, lalu klik
Laporan Praktikum. Anggota kelompok : Dayanni Vera Versanika Ichtiar Testament Gea Rizal Putra Ramadhan
Laporan Praktikum Anggota kelompok : Dayanni Vera Versanika Ichtiar Testament Gea Rizal Putra Ramadhan WINDOWS SERVER 2008 Laporan ini mencakup tentang : 1. Definisi dari DNS itu sendiri. 2. Cara Kerja
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dirancang akan menggunakan RRAS yang mendukung proses otentikasi. Selain itu
82 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Sistem elektronik check-in dengan menggunakan jaringan nirkabel yang dirancang akan menggunakan RRAS yang mendukung proses otentikasi. Selain itu dirancang pula suatu
Application Layer Protocol and Services DNS Service and Protocol WWW dan HTTP
Application Layer Protocol and Services DNS Service and Protocol WWW dan HTTP JARINGAN KOMPUTER TEKNOLOGI INFORMASI / PROGAM VOKASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA Disusun oleh : Zulkfli : 113140707111022 Deddy
BAB III Firewall Sebagai Pelindung dalam Jaringan Komputer
BAB III Firewall Sebagai Pelindung dalam Jaringan Komputer Pendahuluan Firewall merupakan sebuah tembok yang membatasi suatu sistem jaringan yang ada di baliknya dari berbagai macam ancaman dan gangguan
KONFIGURASI DNS SERVER
SMK-TI TRAINING AND CERTIFICATION Modul 7 KONFIGURASI DNS SERVER Team Training SMK TI 56 SMK-TI TRAINING AND CERTIFICATION Tujuan: Siswa dapat mengerti serta memahami lebih lanjut mengenai apa dan bagaimana
INSTALASI DNS SERVER-WEBSERVER-PROXY SERVER-FTP SERVER
INSTALASI DNS SERVER-WEBSERVER-PROXY SERVER-FTP SERVER TUTORIAL SOAL UKK PAKET 1 TEKNIK KOMPUTER JARINGAN Membangun DNS Server, Gateway, Proxy server, FTP server, dan Web Server pada jaringan Opsi konfigurasi
Konfigurasi Dns Server
Konfigurasi Dns Server Domain Name System (DNS) Server adalah konfigurasi sistem komputer yaitu hardware dan software pada model client server. Dimana DNS merupakan tempat berkumpulnya Domain dan IP address.
Pengenalan Linux Konfigurasi TCP/IP
ADMINISTRASI SERVER Pengenalan Linux Konfigurasi TCP/IP Pengenalan Linux Berawal dari eksperimen Linus Trovalds dengan Komputer Minix miliknya, terciptalah Sistem Operasi Linux. Sejak saat itu, Dia terus
APPLICATION LAYER. Pengertian Application layer Service application layer (HTTP, DNS, SMTP)
APPLICATION LAYER Pengertian Application layer Service application layer (HTTP, DNS, SMTP) Domain Name System; DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam
Membangun Gateway Internet (Membangun PC Router dan Proxy Server)
Bay Networks Membangun Gateway Internet (Membangun PC Router dan Proxy Server) Gambaran Kerja : Internet Gateway Internet = 192.168.3.1 IP Internet = eth0 192.168.3.2/27 PC Server IP Lokal = eth1 192.168.50.1/24
