No. 02/01/81/Th.IX, 3 Januari 2017
|
|
|
- Leony Sutedja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 No. 02/01/81/Th.IX, 3 Januari 2017 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU DESEMBER SEBESAR 100,67, TURUN 0,15 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Desember adalah sebesar 100,67, atau turun sebesar 0,15 persen dibanding November yang tercatat sebesar 100,83. Penurunan ini disebabkan oleh terjadinya peningkatan indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 0,44 persen, lebih rendah dari peningkatan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang tercatat sebesar 0,60 persen. NTP tertinggi pada Desember masih terjadi di subsektor tanaman hortikultura yang mencapai 111,11 sedangkan NTP terendah terjadi di subsektor tanaman perkebunan rakyat yang masih tetap bertahan pada level di bawah 100 yaitu sebesar 92,00. Penurunan NTP disumbangkan oleh turunnya NTP pada 3 (tiga) sub sektor yaitu tertinggi subsektor tanaman hortikultura sebesar 1,22 persen, diikuti subsektor tanaman pangan sebesar 0,87 persen dan subsektor peternakan sebesar 0,45 persen. Sedangkan subsektor tanaman perkebunan rakyat dan sub sektor perikanan mengalami peningkatan NTP masing-masing sebesar 1,09 persen dan sebesar 0,96 persen. NTP Provinsi Maluku tanpa Subsektor Perikanan Desember sebesar 100,01 atau turun sebesar 0,29 persen dibanding November yang tercatat sebesar 100,31. Pada Desember, terjadi inflasi perdesaan di Provinsi Maluku sebesar 0,71 persen, disumbangkan oleh 5 (lima) kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi perdesaan, diantaranya yang tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,34 persen, diikuti kelompok kesehatan sebesar 0,49 persen, kelompok sandang sebesar 0,25 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,19 persen, kelompok perumahan sebesar 0,08 persen. Sedangkan kelompok transportasi dan komunikasi mengalami deflasi sebesar 0,09 persen. Untuk kelompok pendidikan, rekreasi & olahraga ternyata tidak mengalami perubahan dibanding November. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Maluku pada Desember tercatat sebesar 119,50, naik sebesar 0,39 persen dibanding November yang tercatat sebesar 119, Nilai Tukar Petani (It) Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) yang diperoleh dari perbandingan Indeks Harga Yang Diterima Petani terhadap Indeks Harga Yang Dibayar Petani (dalam persentase), merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trading) dari harga produk pertanian dengan harga barang dan jasa yang dikonsumsi 1
2 maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli/daya tukar petani. Tabel 1. Nilai Tukar Petani Provinsi Maluku Per Subsektor Desember (2012 = 100) Subsektor B u l a n November Desember Persentase Perubahan (1) (2) (3) (4) 1. Indeks yang Diterima (It) a. Tanaman Pangan b. Hortikultura c. Tanaman Perkebunan Rakyat d. Peternakan e. Perikanan e.1. Perikanan Tangkap e.2. Perikanan budidaya f. Gabungan g. Gabungan Tanpa Ikan Indeks yang Dibayar (Ib) a. Tanaman Pangan b. Hortikultura c. Tanaman Perkebunan Rakyat d. Peternakan e. Perikanan e.1. Perikanan Tangkap e.2. Perikanan budidaya f. Gabungan g. Gabungan Tanpa Ikan Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) a. Tanaman Pangan b. Hortikultura c. Tanaman Perkebunan Rakyat d. Peternakan e. Perikanan e.1. Perikanan Tangkap e.2. Perikanan budidaya f. Gabungan g. Gabungan Tanpa Ikan NASIONAL NASIONAL tanpa Ikan
3 Berdasarkan hasil pemantauan harga harga perdesaan di 42 kecamatan di Provinsi Maluku pada Desember, diketahui bahwa NTP Provinsi Maluku kembali mengalami penurunan sebesar 0,15 persen dibanding November, atau turun dari 100,83 pada November menjadi 100,67 pada Desember. Penurunan NTP pada Desember disebabkan terjadinya peningkatan indeks harga hasil produksi pertanian yang tercatat sebesar 0,44 persen, namun lebih rendah dari peningkatan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga petani maupun untuk keperluan produksi pertanian yang tercatat sebesar 0,60 persen. Penurunan NTP disumbangkan oleh turunnya NTP pada 3 (tiga) sub sektor yaitu tertinggi pada subsektor tanaman hortikultura sebesar 1,22 persen, diikuti subsektor tanaman pangan sebesar 0,87 persen dan subsektor peternakan sebesar 0,45 persen. Sedangkan subsektor tanaman perkebunan rakyat dan sub sektor perikanan mengalami peningkatan NTP masing-masing sebesar 1,09 persen dan sebesar 0,96 persen. NTP Provinsi Maluku tanpa subsektor perikanan pada Desember seperti yang ditunjukan dalam Tabel 1 juga mengalami penurunan sebesar 0,29 persen dibanding November atau dari 100,31 pada November menjadi 100,01 pada Desember. Jika dibandingkan dengan NTP Nasional Desember, maka NTP Provinsi Maluku masih berada di bawah level NTP Nasional yang tercatat sebesar 101, Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Indeks Harga Yang Diterima Petani (It) dari kelima subsektor menunjukkan fluktuasi harga komoditas pertanian yang dihasilkan oleh petani. Data dalam Tabel 1 menunjukan bahwa indeks harga yang diterima petani (it) Provinsi Maluku pada Desember sebesar 127,08. Peningkatan It disumbangkan oleh oleh naiknya It pada (tiga) subsektor, yakni tertinggi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,68 persen, diikuti subsektor perikanan sebesar 1,46 persen, dan subsektor peternakan sebesar 0,22 persen. Sedangkan subsektor tanaman hortikultura dan subsektor tanaman pangan mengalami penurunan It masing-masing sebesar 0,65 persen dan sebesar 0,24 persen. 3. Indeks Harga Yang Dibayar Petani (Ib) Melalui Indeks Harga Yang Dibayar Petani (Ib) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh petani meliputi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk konsumsi rumah tangga dan memproduksi hasil pertaniannya. Pada Desember, Ib Provinsi Maluku tercatat sebesar 126,24, naik 0,60 persen dibanding November yang tercatat sebesar 125,48. Peningkatan ini disebabkan naiknya Ib pada semua subsektor, yakni pada subsektor peternakan sebesar 0,67 persen, subsektor tanaman pangan sebesar 3
4 0,64 persen, subsektor tanaman hortikultura dan subsektor tanaman perkebunan rakyat masing-masing sebesar 0,58 persen, dan subsektor perikanan sebesar 0,49 persen. 4. Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor a. Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) Pada Desember, NTP-P mengalami penurunan sebesar 0,87 persen karena terjadi penurunan It sebesar 0,24 persen sedangkan Ib justru mengalami peningkatan sebesar 0,64 persen. Penurunan It disumbangkan oleh turunnya indeks pada kelompok palawija sebesar 1,02 persen, sedangkan kelompok padi mengalami peningkatan It sebesar 2,08 persen. Peningkatan Ib disumbangkan oleh naiknya Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) sebesar 0,72 persen serta indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) sebesar 0,02 persen. b. Subsektor Hortikultura (NTP-H) Pada Desember, NTP-H mengalami penurunan sebesar 1,22 persen dibanding November, karena terjadi penurunan It sebesar 0,65 persen, sedangkan Ib justru naik sebesar 0,58 persen. Penurunan It disebabkan turunnya It pada semua kelompok yakni kelompok sayur sayuran sebesar 0,86 persen, kelompok buah-buahan sebesar 0,45 persen, dan kelompok tanaman obat sebesar 1,76 persen. Peningkatan Ib disebabkan naiknya IKRT dan indeks BPPBM masingmasing sebesar 0,67 persen dan sebesar 0,01 persen. c. Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-R) Pada Desember, NTP-R mengalami peningkatan sebesar 1,09 persen dibanding November, karena terjadi peningkatan It mencapai 1,68 persen, lebih tinggi dari peningkatan Ib yang tercatat sebesar 0,58 persen. Penurunan peningkatan It disebabkan oleh naiknya indeks kelompok tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,68 persen. Peningkatan pada Ib disebabkan naiknya IKRT sebesar 0,68 persen sedangkan indeks BPPBM tidak mengalami perubahan dibanding November. d. Subsektor Peternakan (NTP-T) Pada Desember, NTP-T mengalami penurunan sebesar 0,45 persen dibanding November. Hal ini disebabkan terjadi peningkatan It sebesar 0,22 persen, namun masih lebih rendah dari peningkatan Ib yang tercatat sebesar 0,67. 4
5 Peningkatan It disumbangkan oleh naiknya It pada kelompok unggas dan kelompok hasil ternak masing-masing sebesar 1,62 persen dan sebesar 0,16 persen. Peningkatan Ib disebabkan naiknya IKRT sebesar 0,87 persen dan indeks BPPBM sebesar 0,18 persen. e. Subsektor Perikanan (NTP-NP) Pada Desember, NTP-NP kembali mengalami peningkatan sebesar 0,96 persen dibanding November, karena terjadi peningkatan It mencapai 1,46 persen lebih tinggi dari peningkatan Ib yang tercatat sebesar 0,49 persen. Peningkatan It disebabkan naiknya indeks pada kelompok penangkapan sebesar 1,74 persen sedangkan kelompok budidaya tidak mengalami perubahan dibanding November. Peningkatan Ib disumbangkan oleh naiknya IKRT dan indeks BPPBM masing-masing sebesar 0,61 persen dan sebesar 0,23 persen. e.1.) Kelompok Perikanan Tangkap (NTN) Pada Desember, NTN naik sebesar 1,23 persen karena terjadi peningkatan It sebesar 1,74 persen, lebih tinggi dari peningkatan Ib yang tercatat sebesar 0,50 persen. e.2.) Kelompok Perikanan Budidaya (NTPi) Pada Desember, NTPi turun sebesar 0,43 persen, terjadi karena It tidak mengalami perubahan dibanding November, sedangkan Ib justru naik sebesar 0,43 persen. Peningkatan Ib disumbangkan oleh peningkatan IKRT sebesar 0,61 persen sedangkan indeks BPPBM tidak mengalami perubahan dibanding November. Tabel 2. Nilai Tukar Petani Provinsi Maluku Per Subsektor dan Perubahannya Desember (2012=100) B u l a n Persentase Kelompok dan Sub Kelompok November Desember Perubahan (1) (2) (3) (4) 1. Tanaman Pangan (NTPP) a. Indeks Diterima Petani Padi Palawija b. Indeks Dibayar Petani Indeks Konsumsi Rumah Tangga Indeks BPPBM Hortikultura (NTPH) a. IndeksDiterimaPetani Sayur-sayuran Buah-buahan Tanaman Obat
6 b. IndeksDibayarPetani Indeks Konsumsi Rumah Tangga Indeks BPPBM Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) a. IndeksDiterimaPetani Tanaman Perkebunan Rakyat (TPR) b. IndeksDibayarPetani IndeksKonsumsiRumahTangga Indeks BPPBM Peternakan (NTPT) a. IndeksDiterimaPetani Ternak Besar Ternak Kecil Unggas Hasil Ternak b. Indeks Dibayar Petani Indeks Konsumsi Rumah Tangga Indeks BPPBM Perikanan (NTNP) a. Indeks Diterima Petani Penangkapan Budidaya b. Indeks Dibayar Petani Indeks Konsumsi Rumah Tangga Indeks BPPBM Perikanan Tangkap (NTN) a. Indeks Harga yang Diterima Petani Penangkapan Laut b. Indeks Harga yang Dibayar Petani Indeks Konsumsi Rumah Tangga BPPBM Perikanan Budidaya (NTPi) a. Indeks Harga yang Diterima Petani Budidaya Air Tawar Budidaya Laut b. Indeks Harga yang Dibayar Petani Indeks Konsumsi Rumah Tangga BPPBM BPPBM= Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal 5. Inflasi Pedesaan Perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mencerminkan angka inflasi jika terjadi kenaikan dan deflasi jika terjadi penurunan di wilayah perdesaan. Hasil survei harga yang dilakukan di 20 Pasar Tradisonal yang tersebar di 20 Kecamatan di daerah perdesaan Provinsi Maluku pada Desember 6
7 menunjukan terjadi peningkatan IKRT atau terjadi inflasi perdesaan di Maluku sebesar 0,71 persen. Peningkatan IKRT disumbangkan oleh 5 (enam) kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi perdesaan, diantaranya yang tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,34 persen, diikuti kelompok kesehatan sebesar 0,49 persen, kelompok sandang sebesar 0,25 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,19 persen, kelompok perumahan sebesar 0,08 persen. Sedangkan kelompok transportasi dan komunikasi mengalami deflasi sebesar 0,09 persen. Untuk kelompok pendidikan, rekreasi & olahraga ternyata tidak mengalami perubahan dibanding November. Data dalam Tabel 3 juga menunjukan bahwa inflasi perdesaan Provinsi Maluku lebih tinggi dari angka nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,42 persen. Tabel 3. Persentase Perubahan Indeks Harga Konsumen Pedesaan Menurut Kelompok Pengeluaran Rumah Tangga di Provinsi Maluku Desember (2012=100) K e l o m p ok Perubahan (%) (1) (2) Bahan Makanan 1.34 Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 0.19 Perumahan 0.08 Sandang 0.25 Kesehatan 0.49 Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 0.00 Transportasi & Komunikasi Umum / Gabungan 0.71 Nasional Kecepatan Perubahan Harga per Kelompok Pengeluaran Data dalam Tabel 4 menunjukan kecepatan kenaikan harga per kelompok pengeluaran dari tahun dasar 2012 sampai dengan Desember yang dirinci dari kelompok pengeluaran tertinggi ke terendah. Kelompok bahan makanan masih menduduki urutan tertinggi dengan nilai indeks 7
8 sebesar 146,39, diikuti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dengan nilai indeks sebesar 124,21, selanjutnya kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 121,69, kelompok sandang sebesar 120,82, kelompok perumahan sebesar 118,73, kelompok kesehatan sebesar 114,47, dan terendah adalah kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 108,88. Tabel 4. Indeks Harga Per Sub Kelompok Pengeluaran Rumah Tangga ( 2012 = 100 ) U r a i a n November Desember Inflasi/ Deflasi (1) (2) (3) (4) Bahan Makanan Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau Transportasi dan Komunikasi Sandang Perumahan Kesehatan Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga UMUM / GABUNGAN Kebutuhan Petani Untuk Biaya Produksi Kebutuhan petani untuk biaya produksi terdiri dari Bibit, Obat-Obatan dan Pupuk, Sewa Lahan, Pajak dan Lainnya, Transportasi, Penambahan Barang Modal, dan Upah Buruh Tani. Kebutuhan biaya produksi ini dihitung dalam bentuk Indeks Harga Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) seperti yang terlihat pada Tabel 5 secara rata-rata mengalami peningkatan sebesar 0,06 persen dibanding November. Jika dirinci menurut kelompok pengeluaran seperti yang terlihat dalam Tabel 5, maka ada 3 (tiga) kelompok pengeluaran yang memberikan sumbangan terhadap peningkatan indeks BPPBM yaitu, kelompok bibit sebesar 0,20 persen, kelompok transportasi sebesar 0,13 persen, dan kelompok sewa lahan, pajak, & lainnya sebesar 0,07 persen. Sedangkan kelompok obat-obatan & pupuk serta kelompok penambahan barang modal mengalami penurunan sebesar 0,02 persen dan sebesar 0,05 persen. Untuk kelompok upah buruh tani ternyata tidak mengalami perubahan dibanding November. 8
9 Data dalam Tabel 5 juga menunjukan bahwa kelompok transportasi masih tetap menduduki urutan tertinggi indeks pengeluaran petani untuk ongkos produksi yakni sebesar 114,80 dan terendah adalah kelompok upah buruh tani sebesar 102,02. Tabel 5. Indeks Harga BPPBM dan Laju Inflasi/Deflasi Provinsi Maluku Pada Desember ( 2012 = 100 ) Kelompok November Desember Inflasi/Deflasi (1) (2) (3) (4) BPPBM Bibit Obat-Obatan dan Pupuk Sewa Lahan, Pajak dan Lainnya Transportasi Penambahan Barang Modal Upah Buruh Tani Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) per Subsektor Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib), dimana komponen Ib hanya terdiri dari Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM). Dengan dikeluarkannya konsumsi dari komponen indeks harga yang dibayar petani (Ib), NTUP dapat lebih mencerminkan kemampuan produksi petani, karena yang dibandingkan hanya produksi dengan biaya produksinya. Data dalam Tabel 6 menunjukan bahwa NTUP Provinsi Maluku pada Desember mengalami peningkatan sebesar 0,39 persen dibanding November, yaitu dari 119,04 menjadi 119,50. Hal ini terjadi karena It mengalami peningkatan sebesar 0,44 persen, lebih tinggi dari peningkatan indeks BPPBM yang tercatat sebesar 0,06 persen. Peningkatan NTUP pada Desember oleh naiknya NTUP pada 3 (tiga) subsektor, yakni tertinggi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,68 persen, subsektor perikanan sebesar 1,22 persen, dan subsektor peternakan sebesar 0,04 persen. Sedangkan subsektor tanaman 9
10 pangan dan subsektor tanaman hortikultura mengalami penurunan NTUP masing-masing sebesar 0,26 persen dan sebesar 0,66 persen. Tabel 6. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian Provinsi Maluku per subsektor pada Desember ( 2012 = 100 ) Subsektor B u l a n Perubahan November Desember (%) (1) (2) (3) (4) a. Tanaman Pangan b. Hortikultura c. Tanaman Perkebunan Rakyat d. Peternakan e. Perikanan e.1. Perikanan Tangkap e.2. Perikanan Budidaya f. Gabungan g. Gabungan Tanpa Ikan NASIONAL NASIONAL Tanpa Ikan
11 BPS PROVINSI MALUKU Informasi lebih lanjut hubungi: Ir. Jessica Eliziana Pupella Kepala Bidang Statistik Distribusi [email protected] Telepon: ,
No. 02/03/81/Th.IX, 1 Maret 2017
No. 02/03/81/Th.IX, 1 Maret 2017 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU FEBRUARI 2017 SEBESAR 100,02, NAIK 0,45 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Februari 2017 adalah sebesar 100,02, atau
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
No. 02/05/81/Th.IX, 2 Mei 2017 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU APRIL 2017 SEBESAR 100,43 NAIK 0,04 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada April 2017 adalah
No. 02/12/81/Th.VIII, 1 Desember 2016
No. 02/12/81/Th.VIII, 1 Desember NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU NOVEMBER SEBESAR 100,83, TURUN 0,10 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada November adalah sebesar 100,83, atau turun sebesar
No. 02/08/81/Th.VIII,1 Agustus 2016
No. 02/08/81/Th.VIII,1 Agustus 2016 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU JULI 2016 SEBESAR 103,14, NAIK 0,13 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Juli 2016 adalah sebesar 103,14, atau naik
No. 02/09/81/Th.VIII,1 September 2016
Hari Statistik Nasional, 26 September 2016 No. 02/09/81/Th.VIII,1 September 2016 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU AGUSTUS 2016 SEBESAR 102,28, TURUN 0,84 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku
No. 02/10/81/Th.VIII, 3 Oktober NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU SEPTEMBER SEBESAR 101,52, TURUN 0,74 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada September adalah sebesar 101,52, atau turun
https://ambonkota.bps.go.id
No. 02/11/81/Th.VII,2 November 2015 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU OKTOBER 2015 SEBESAR 101,10, NAIK 0,54 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Oktober 2015 adalah sebesar 101,10, atau
NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU MEI 2017 SEBESAR 100,69 NAIK 0,26 PERSEN
No. 02/06/81/Th.IX, 2 Juni 2017 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU MEI 2017 SEBESAR 100,69 NAIK 0,26 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Mei 2017 adalah sebesar 100,69, atau naik sebesar
No. 02/07/81/Th.VIII,1 Juli 2016 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU JUNI 2016 SEBESAR 103,01, TURUN 0,48 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Juni 2016 adalah sebesar 103,01, atau turun
No. 02/10/81/Th.IX, 2 Oktober NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU SEPTEMBER SEBESAR 101,33, NAIK 0,17 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada September adalah sebesar 101,33, atau naik sebesar
https://ambonkota.bps.go.id
No. 02/09/81/Th.IX, 4 September 2017 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU AGUSTUS 2017 SEBESAR 101,16, NAIK 0,31 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Agustus 2017 adalah sebesar 101,16, atau
BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
o. 04/04/62/Th. I, 2 Juni 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH No. 03/02/62/Th.X,1 Februari 2016 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) Pada Januari 2016 NTP Kalimantan Tengah tercatat sebesar 96,94 atau
BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
o. 04/04/62/Th. I, 2 Juni 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH No. 03/11/62/Th.IX, 2 November 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) Pada Oktober 2015 Nilai T ukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah tercatat
BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
o. 04/04/62/Th. I, 2 Juni 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH No. 03/10/62/Th.IX, 1 Oktober 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) Pada September 2015 Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah tercatat
BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
o. 04/04/62/Th. I, 2 Mei 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH No. 03/10/62/Th.VIII, 1 Oktober 2014 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) Pada September 2014 Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah tercatat
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DI JAWA TENGAH BULAN MEI 2009
BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 04/07/33/Th. III, 01 Juli 2009 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DI JAWA TENGAH BULAN MEI 2009 NTP Umum Provinsi Jawa Tengah Bulan Mei 2009 tercatat sebesar 97,86 atau naik 0,02
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
No. 27/05/72/Th. XVIII, 04 Mei 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI Selama April 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 96,52 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama April 2015
BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
o. 04/04/62/Th. I, 2 Mei 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH No. 03/12/62/Th.VIII, 1 Desember 2014 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) Pada November 2014 Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah tercatat
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) No.04 /01/15/Th. IX, 2 Januari 2015 NILAI TUKAR PETANI PROVINSI JAMBI BULAN DESEMBER 2014 TURUN 0,65 PERSEN MENJADI 95,06 DAN NILAI TUKAR USAHA RUMAH TANGGA PERTANIAN
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 44/08/72/Th.XVIII, 03 Agustus 2015 Selama Juli 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 98,21 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Juli 2015
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 58/10/72/Th.XVIII, 01 Oktober 2015 Selama September 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 98,50 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama September
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
No. 39/07/72/Th. XVIII, 01 Juli 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI Selama Juni 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 97,62 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Juni 2015 sebesar
BPS PROVINSI JAWA TENGAH
BPS PROVINSI JAWA TENGAH No 04/10/33/Th. II, 06 Oktober 2008 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DI JAWA TENGAH BULAN AGUSTUS 2008 Bulan Agustus 2008, NTP Umum Provinsi Jawa Tengah sebesar 101.08 atau naik
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
No. 35/06/72/Th.XVIII, 01 Juni 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI Selama Mei 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 96,70 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Mei 2015 sebesar
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)
o. 04/04/62/Th. I, 2 Juni 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) No. 03/01/62/Th. XI, 3 Januari 2017 Selama Desember, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 98,81 Persen dan
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
No. 56/10/72/Th. XVII, 1 Oktober 2014 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI Selama September 2014, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 102,26 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama September
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DI JAWA TENGAH BULAN SEPTEMBER 2009
BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 04/11/33/Th.III, 02 Nopember 2009 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DI JAWA TENGAH BULAN SEPTEMBER 2009 NTP Umum Provinsi Jawa Tengah Bulan September 2009 tercatat sebesar 99,69
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) No. 37/07/15/Th. X, 1 Juli NILAI TUKAR PETANI PROVINSI JAMBI JUNI SEBESAR 99,18 ATAU TURUN 0,40 PERSEN DAN NILAI TUKAR USAHA RUMAH TANGGA PERTANIAN SEBESAR 105,18
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) No. 27/05/15/Th. IX, 4 Mei NILAI TUKAR PETANI PROVINSI JAMBI MARET SEBESAR 94,72 ATAU TURUN 1,13 PERSEN DAN NILAI TUKAR USAHA RUMAH TANGGA PERTANIAN SEBESAR 98,14
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 09/02/72/Th.XIX, 01 Februari 2016 Selama Januari 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 99,09 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Januari
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 44/8/72/Th.XVIII, 01 Agustus Selama Juli, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 100,59 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Juli sebesar 100,59
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 53 /09/72/Th.XVIII, 01 September 2015 Selama Agustus 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 97,71 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Agustus
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 52/09/72/Th.XX, 04 September 2017 Selama Agustus 2017, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 94,22 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Agustus
BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
o. 04/04/62/Th. I, 2 April 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH No. 03 / 12 / 62 /Th.V, 1 Desember 2011 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI Pada November 2011, Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah tercatat
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)
o. 04/04/62/Th. I, 2 Juni 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) No. 03/05/62/Th. XI, 2 Mei Selama April, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 98,98 Persen, Terjadi Deflasi
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 38/07/72/Th.XX, 03 Juli 2017 Selama Juni 2017, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 93,84 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Juni 2017 sebesar
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) No. 18/03/15/Th. IX, 2 Maret NILAI TUKAR PETANI PROVINSI JAMBI FEBRUARI SEBESAR 96,38 ATAU NAIK 0,76 PERSEN DAN NILAI TUKAR USAHA RUMAH TANGGA PERTANIAN SEBESAR 100,41
BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
o. 04/04/62/Th. I, 2 April 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH No. 03 / 11 / 62 /Th.V, 1 November 2011 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI Pada Oktober 2011, Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah tercatat
NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI PROVINSI SULAWESI UTARA MEI 2016 SEBESAR 96,63 ATAU MENURUN SEBESAR 0,52 PERSEN
No.40/06/71/Th.X, 01 Juni 2016 NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI PROVINSI SULAWESI UTARA MEI 2016 SEBESAR 96,63 ATAU MENURUN SEBESAR 0,52 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Sulawesi Utara pada bulan
2. Indeks Harga Dibayar Petani (Ib)
No. 36 / 07 / 94 / Th. X, 03 Juli 2017 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) PROVINSI PAPUA BULAN JUNI 2017 TURUN -0,51 PERSEN Pada Bulan Juni 2017, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Papua mengalami
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 44/08/72/Th.XX, 01 Agustus 2017 Selama Juli 2017, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 93,02 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Juli 2017 sebesar
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 25/05/72/Th.XIX, 02 Mei 2016 Selama April 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 99,48 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama April 2016 sebesar
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)
o. 04/04/62/Th. I, 2 Juni 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) Selama Agustus, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 97,20 Persen No. 03/09/62/Th.X, 1 September Nilai Tukar
NILAI TUKAR PETANI (NTP) SULAWESI UTARA AGUSTUS 2017
No. 80/09/71/Th.XI, 4 September 2017 NILAI TUKAR PETANI (NTP) SULAWESI UTARA AGUSTUS 2017 Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulawesi Utara pada 2017 turun 0,07 persen; dari nilai 92,32 pada bulan Juli turun
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 03/01/72/Th.XX, 03 Januari 2017 Selama Desember 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 97,87 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Desember
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN INFLASI PEDESAAN
NTP Provinsi Papua Barat Desember 2016 sebesar 100,17 atau turun 0,64 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan laju Indeks Harga yang Diterima Petani (It) turun 0,30 persen lebih
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN INFLASI PEDESAAN
No.33/06/91 Th. IX, 01 Juni 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN INFLASI PEDESAAN PROVINSI PAPUA BARAT NTP Provinsi Papua Barat Mei 2015 sebesar 101.19 atau naik 0.60 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN INFLASI PEDESAAN
NTP Provinsi Papua Barat Desember 2015 sebesar 100,35 atau naik 0,43 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan laju Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik 1,15 persen lebih cepat
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI
No. 18/03/72/Th. XVIII, 2 Maret 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI Selama Februari 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 97,75 Persen Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sulawesi Tengah selama Februari
NTP Sulawesi Utara September 2017 Naik 0,79 Persen
BADAN PUSAT STATISIK PROVINSI SULAWESI UTARA NTP Sulawesi Utara 2017 Naik 0,79 Persen Dari 92,26 di bulan Agustus naik menjadi 92,99 di bulan 2017 Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulawesi Utara pada 2017 naik
BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
o. 04/04/62/Th. I, 2 April 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH No. 03 / 03 / 62 /Th.VI, 1 Maret 2012 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI Pada Februari 2012, Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah tercatat
Grafik 1 Perkembangan NTP dan Indeks Harga yang Diterima/Dibayar Petani Oktober 2015 Oktober 2016
o. 04/04/62/Th. I, 2 Juni 2007 BPS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) No. 03/11/62/Th.X, 1 November Selama Oktober, Nilai Tukar Petani (NTP) Sebesar 97,96 Persen dan Terjadi
NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI PROVINSI SULAWESI UTARA SEPTEMBER 2016 SEBESAR ATAU MENURUN SEBESAR 0.36 PERSEN
No.66/10//71/Th.X, 3 Oktober 2016 NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI PROVINSI SULAWESI UTARA SEPTEMBER 2016 SEBESAR 95.82 ATAU MENURUN SEBESAR 0.36 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Utara pada bulan
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN INFLASI/ DEFLASI PEDESAAN
BPS PROVINSI SUMATERA SELATAN No. 43/08/16/Th.XIX, 1 Agustus 2017 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN INFLASI/ DEFLASI PEDESAAN A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI (NTP) JULI 2017 SEBESAR
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN INFLASI PEDESAAN
NTP Provinsi Papua Barat Februari 2016 sebesar 99,29 atau naik 0,15 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan laju Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik 0,60 persen lebih cepat
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI SUKOHARJO BULAN OKTOBER 2015
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI SUKOHARJO BULAN OKTOBER 2015 No.39/11/3311/Th.II, 24 November 2015 NILAI TUKAR PETANI (NTP) OKTOBER 2015 SEBESAR 100,06 ATAU TURUN 3,33 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Sukoharjo
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU UTARA BULAN DESEMBER 2016
No. 02/01/82/Th.XVI, 03 Januari 2017 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI PROVINSI MALUKU UTARA BULAN DESEMBER Pada Desember, Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku Utara sebesar 102,04 atau mengalami penurunan
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI JULI 2016
BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI JULI 2016 NILAI TUKAR PETANI (NTP) JULI 2016 SEBESAR 100,46 No. 02/07/53/Th. XIX, 01 AGUSTUS 2016 Nilai Tukar Petani (NTP) bulan Juli 2016
NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI PROVINSI SULAWESI UTARA NOVEMBER 2016 SEBESAR 94,44 ATAU MENURUN SEBESAR 0.11 PERSEN
No.82/12//71/Th.X, 1 Desember 2016 NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI PROVINSI SULAWESI UTARA NOVEMBER 2016 SEBESAR 94,44 ATAU MENURUN SEBESAR 0.11 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Utara pada bulan
